INFOSEKAYU.COM - Bupati Musi Banyuasin (Muba), H Rodi Reza Alex usai sidak instansi di lingkungan Pemkab Muba, melanjutkan tinjau kondisi Pasar Randik Pasca penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang Jalan Kapten A Rivai (Talang Jawa), Jalan Letnan Munandar dan seputaran Pasar Perjuangan Sekayu, yang ditertibkan pada hari Minggu (19/8/2018) kemarin.
 

Kepala Disperindag Kabupaten Muba, H Zainal Aripin, ST, MM, melaporkan, dari hasil penertiban Minggu kemarin kendala yang ditemukan, di Pasar Talang Jawa masih ada embrio pasar pribadi sehingga masyarakat/pembeli masih banyak berbelanja di Talang Jawa.

Kemudian kejadian sekarang, di Pasar Randik hanya beroperasi dari jam 00.00 sampai jam 03.00 pagi saja, setelah itu pedagang pindah kembali lagi ke Pasar Talang Jawa.

"Para pedagang berasumsi pindah kembali dikarenakan sepi pembeli, akibatnya pasar di Randik dikosongkan kembali oleh para pedagang," jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Muba didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Muba, Drs H Apriyadi, MSi  mengatakan, penertiban pasar ini memang sejak dahulu tidak dituntaskan, terkesan membiarkan. Oleh karena itu sekarang Pemkab Muba harus tegas, jangan dibiarkan saja karena semakin lama makin banyak PKL menyebabkan kota Sekayu tidak rapi.

"Pada dasarnya kami Pemkab tidak ingin keras kepada PKL, namun telah dilakukan sosialisasi dan himbauan, tapi masyarakat masih saja melanggar. Maka mau tidak mau kita jalankan mekanisme yang ada, maka PKL harus patuhi peraturan dan tentu tujuan penertiban ini untuk kepentingan kita bersama,  penegakkan hukum musti jalan karena percuma saja hanya menghimbau tanpa penegakkan hukum," tukasnya.



Saat meninjau gedung lokasi Pasar Randik, Kamis (23/8/2018), Dodi juga menghimbau kepada pemilik pasar pribadi yang ada di Talang Jawa untuk bekerja sama dan saling pengertian dengan Pemkab agar PKL tidak lagi kembali ke sana.

"Ayo kita kerjasama dan cari solusi agar PKL tidak kembali lagi ke sana, penertiban ini harus jalan, kita tidak ingin pedagang pasar basah ada disana. Saya mengajak semua komponen terkait dan masyarakat setempat untuk mendukung,  setelah penertiban siapkan petugas untuk jaga 24 jam lokasi disana," ujarnya. /red/
 
Share To:

Post A Comment: