INFOSEKAYU.COM - Darmizon bandar besar sabu ini, harus meregang nyawa setelah ditembak anggota Ditresnarkoba Polda Sumsel di bagian punggung hingga menembus dadanya.



Tersangka terpaksa ditembak mati, lantaran tidak menghiraukan tembakan peringatan saat akan ditangkap di Jalan Lintas Palembang Jambi, tepatnya di depan SPBU Lubuk Lancang, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Rabu (12/9), sekitar pukul 20.00.

Dari tangan tersangka, polisi menemukan shabu shabu seberat tiga kilogram yang disimpan tersangka di dalam tas ransel yang dibawanya.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Farman mengungkapkan, tersangka yang ditembak mati ini merupakan bandar besar di wilayah Betung yang dikenal sangat licin.

“Malam itu anggota mendapatkan informasi bahwa tersangka akan bertransaksi shabu. Setelah ciri ciri tersangka diketahui anggota melakukan perburuan. Saat itu tersangka membawa shabu dengan mengendarai motor matic,” katanya saat press rilis di kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, Kamis (13/9/2018) seperti dikutip dari sumselupdate.com.

Menurut dia, saat diminta untuk menghentikan motornya tersangka malah tancap gas.

Anggota berupaya agar tersangka menghentikan motornya dengan memberikan tembakan peringatan, tapi tidak dihiraukan oleh tersangka.

“Anggota pun memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak tersangka dan tepat mengenai punggung hingga menembus dadanya. Setelah itu tersangka kami bawa ke rumah sakit, namun di tengah perjalanan tersangka meninggal dunia,” tambahnya.

Dijelaskan Farman, tersangka merupakan bandar jaringan lintas Provinsi.

Shabu yang diamankan dari tersangka diyakini berasal dari Aceh. Meski kemasannya berbeda dari kemasan shabu yang ditangkap dari tersangka sebelumnya.

“Dengan diamankannya shabu seberat tiga kilogram ini, sedikit nya 18 ribu orang yang berhasil diselamatkan dari bahaya penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya. /red/


Share To:

Post A Comment: