SAWAHLUNTO, INFOSEKAYU -  Sebanyak 65 Penayair Nasional,, Asean dan Eropa ikut berpastisipasi dalam event SAWAHLUNTO Poetry Reading Festival 2918 di Batu Runciang Silungkang yang diselenggarakan dari tanggal 7-9 November 2018.

Dalam sambutannya, Walikota Sawahlunto Deri Asta mengatakan, dengan kembali diadakannya Festival Puisi di Batu Runciang ini, selain menjadi ajang perlombaan serta berbagi ilmu terkait puisi dan sastra juga dapat meningkatkan antusiasme generasi muda “Kota Arang” pada sastra.

"Dengan sastra maka tingkat kepekaan dan kreatifitas generasi muda tersebut didorong untuk lebih meningkat. Juga banyak keuntungan lain yang bisa didapat jika anak-anak dekat dengan sastra – atau dengan istilah lain literasi sejak dini. Tak hanya itu, penyelenggaraan iven itu juga diharap memberikan dampak ekonomi pada warga setempat," tuturnya.

Dalam acara ini, turut serta tiga orang penyair Nasional Muba yaitu Yoyong Amilin, Eko Putra dan Herdoni Syafriansyah serta lima orang lainnya utusan Komunitas Arus Musi (ARSI) Muba, mereka menampilkan puisi mantra di Batu Runciang dan pantun melayu di SMP Muhammadiyah Silungkang.

Herdoni Syafriansyah, Ketua Komunitas Arsi Muba mengatakan, “ini merupakan bentuk eksistensi kita sebagai salah satu komunitas luar daerah yang dapat ikut serta berpartisipasi menghadiri kegiatan di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. Kami sangat  berterima kasih kepada seluruh Panitia kegiatan, pihak Pemkot Sawahlunto, dan juga Pihak Pemerintahan Kab. Muba dalam hal ini Dinas DikBud Muba yang telah mendukung penuh keberangkatan kami”.

Eddy Pramduane, penyair yang memprakarsai Sawahlunto Poetry Reading Festival disela aktifitasnya pada perhelatan sastra tersebut mengatakan, adapun kegiatan Sawahlunto Poetry Reading Festival II (SPRF II)  ini  meliputi Panggung apresiasi, Lomba Baca Puisi Antar Guru se Kota Sawahlunto, Festival Karawitan, Festival Silek, Workshop, Pameran/Bazar Buku, dan Wisata Budaya.

Kepala Dinas Kebudayaan, Peninggalan Bersejarah dan Permuseuman (DKPBP) Hendri Thalib menambahkan, ajang ini terselenggara tak lepas dari dukungan penuh niniak – mamak serta seluruh masyarakat Silungkang, Sawahlunto.

“Ini merupakan penyelenggaraan kedua, Sawalunto Poetry Reading Fest adalah ajang pertemuan sastrawan nusantara guna berekspresi dan berinovasi agar dapat melahirkan penemuan-penemuan baru. (im)
Share To:

Post A Comment: