Articles by "Gambo Muba"
Tampilkan postingan dengan label Gambo Muba. Tampilkan semua postingan

INFOSEKAYU - Setelah berhasil dan menyedot perhatian banyak pihak khususnya di bidang pecinta fashion, produk eco fashion Gambo Muba yang berasal dari produk alami getah gambir asli Muba, kini memperluas pangsa pasar untuk produk non fashion yakni menjadi bahan untuk kelengkapan furniture dan interior hotel.


Salah satu hotel bintang lima yang bakal menggunakan Gambo Muba untuk furniture dan interior yakni hotel bintang lima Kempinski di Jakarta.

“Ya, kesepakatan ini setelah Gambo Muba mengikuti pameran beberapa waktu lalu di Jakarta. Dan Alhamdulillah, nantinya desain interior dan furniture di Kempinski Hotel Jakarta  akan memakai Gambo Muba,” ucap Inisiator Gambo Muba yang juga Ketua TP PKK Muba, Thia Yufada Dodi Reza.

Dikatakan Thia, kerjasama dengan Kempinski Hotel ini sudah disepakati bahwa Gambo Muba menjadi pemenang tender.

“Target kami adalah untuk memperkenalkan pewarna alami getah gambir khas Muba yang ternyata tampil sangat menawan saat diterapkan di bahan-bahan industri interior,” ungkap peraih Penghargaan Perempuan Hebat Indonesia 2019 itu.

Thia optimis produk asli daerahnya ke depan dapat terus bersaing. Sehingga memang harus ada inovasi-inovasi kekinian yang terus berkembang.

“Sesuatu yang tidak berguna kami coba manfaatkan dengan maksimal supaya memiliki nilai tinggi dan menghasilkan sesuatu yang luar biasa, terutama untuk perkembangan industri tekstil,” ulasnya.

“Selanjutnya Gambo Muba juga akan tampil pada Jakarta Fashion Week di Senayan Jakarta pada tanggal 22 Oktober 2019”, jelasnya.

Bahkan malamnya juga akan ada Talk Show terkait Gambo Muba di Jakarta Fashion Week 2020.

Thia menyebut Gambo Muba sebagai eco fashion yang mampu mengangkat ekonomi petani getah gambir lantaran dikerjakan oleh tangan-tangan terampil para ibu di desa. Hasilnya telah menambah penghasilan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan.

Gambo Muba adalah tekstil khas metode jumputan, diwarnai dengan dicelup getah gambir yang awalnya dianggap limbah dan dibuang percuma.

Kini Thia mampu mendorong perajin gambir dengan merubah  limbah menjadi pewarna utama kain. Sebagai prosuk Eco fashion, Gambo Muba memakai  100 persen pewarna anti kimia.

“Ini menjawab isu international bahwa lebih dari 50 persen limbah kimia berasal dari limbah tekstil. Gambo Muba adalah aksi alternatif dan sumbangan Muba untuk dunia tekstil. Kami tidak menghasilkan limbah kimia tetapi memanfaatkan limbah getah gambir untuk pewarna alami Gambo Muba,” terangnya.

Sebelumnya pula jumputan Musi Banyuasin berbasis pewarna alami ini berhasil bikin Ibu Negara Irina Joko Widodo kagum.

Iriana menyebut produk Gambo Muba telah mengangkat kearifan lokal dan memberikan kontribusi positif bagi petani gambir dan pengrajin Gambo Muba. /red/


INFOSEKAYU - Pagi cerah menghiasi Sabtu (28/9/2019) di Kota Sekayu Kabupaten Muba. Tepat memasuki usia ke-63 Bumi Serasan Sekate yang sarat akan prestasi dan kaya akan sumber daya alam di bawah kepemimpinan Bupati Muba Dodi Reza begitu menjadi sorotan publik.


Suasana berbeda dalam rangkaian Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Muba Dalam Rangka Hari Jadi ke-63 Kabupaten Muba Tahun 2019 di Kantor DPRD Muba, tampak ribuan tamu undangan yang terdiri dari Forkopimda serta tamu kehormatan lainnya menghiasi perayaan HUT Muba ke 63 dengan mengenakan Gambo Muba.

"Jadi hari ini kompak semua tamu yang hadir memakai Gambo Muba. Ini penting Gambo harus membumi dahulu di Muba meski Gambo Muba sudah dikenal dan jadi trend fashion saat ini," ujar Inisiator Gambo Muba yang juga Ketua TP PKK Muba, Thia Yufada Dodi Reza.

Lebih lanjut, kata Thia, dari sejarah teknik Jumputan berasal dari negeri tirai bambu ini dibawa oleh para saudagar asal India. Karena keragaman warna dan motif yang indah, maka teknik ini mulai berkembang di Nusantara.

Khusus Indonesia batik Jumputan biasa diproduksi oleh daerah tertentu, seperti Yogyakarta, Solo, Pekalongan, Bali dan Sumatera Selatan yang saat ini sedang go international adalah batik Jumputan Gambo Muba.

"Alhamdulillah Gambo Muba mulai dilirik dan dapat bertengger di industri fashion baik di level nasional atau internasional," kata Thia.

Dia ingin daerah yang dipimpin oleh Dodi Reza Alex itu punya kekhasan yang bisa dibanggakan. Terutama di kancah dunia di bidang fashion.

"Namanya kain Gambo, Gambo Muba ini biasa disebut oleh orang Sekayu. Gambir di daerah Babat Toman yang paling baik menurut peneliti, ini tentu berbeda jauh dari daerah lain dan ada khasnya," imbuh ibu dua orang anak ini.

Thia menyebut Gambo Muba sebagai eco fashion yang mampu mengangkat ekonomi petani getah gambir lantaran dikerjakan oleh tangan-tangan terampil para ibu di desa. Hasilnya telah menambah penghasilan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan.

Gambo Muba adalah tekstil khas metode jumputan, diwarnai dengan dicelup getah gambir yang awalnya dianggap limbah dan dibuang percuma. Kini Thia mampu mendorong perajin gambir dengan merubah limbah menjadi pewarna utama kain. Sebagai prosuk Eco fashion, Gambo Muba memakai 100 persen pewarna anti kimia.

"Ini menjawab isu international bahwa lebih dari 50 persen limbah kimia berasal dari limbah tekstil. Gambo Muba adalah aksi alternatif dan sumbangan Muba untuk dunia tekstil. Kami tidak menghasilkan limbah kimia tetapi memanfaatkan limbah kimia getah gambir untuk pewarna Gambo Muba," ujarnya.

Kampanye hijau yang melekat pada produk Gambo Muba sudah hinggap beberapa kali di ajang fashion nasional dan internasional. Pecinta fashion memberikan respons positif pada kerajinan tangan Gambo Muba.

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru dalam kesempatan menghadiri Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Muba Dalam Rangka Hari Jadi ke-63 Kabupaten Muba Tahun 2019 di Kantor DPRD Muba mengaku sangat nyaman memakai Gambo Muba.

"Ini benar-benar produk kearifan lokal yang mendunia dan sangat mengangkat derajat kesejahteraan petani gambir," imbuhnya.

Sebelumnya pula jumputan Musi Banyuasin berbasis pewarna alami ini berhasil bikin Irina Joko Widodo kagum.

Memang, istri orang nomor satu di Indonesia ini tidak sedang menjadi fashion editrix (editor/pengulas mode). Namun penilaian, ucapannya jelas mampu mempengaruhi dan menggerakkan seputar dunia mode.

"Saya sangat terpukau dengan produk Gambo Muba ini. Karya orang lokal namun kualitasnya internasional," ujar Iriana.

Iriana menyebut produk Gambo Muba telah mengangkat kearifan lokal dan memberikan kontribusi positif bagi petani gambir dan pengrajin Gambo Muba.

"Yang membuat saya terpukau bahannya dari getah gambir dan ini tentunya sangat ramah lingkungan. Saya juga mendengar cerita dari Thia Yufada yang juga inisiator Gambo Muba bahwasanya produk ini sudah dipasarkan hingga ke mancanegara," katanya. (rel)

INFOSEKAYU - Pelaksanaan pembukaan Pekan Daerah (Peda) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke-13 Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang akan dipusatkan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) pada 24 Juni 2019 nanti direncanakan akan dibuka secara langsung oleh Menteri Pertanian. 


Tidak hanya diisi kegiatan yang meriah dan menarik, Kepala Daerah 17 Kabupaten/Kota di Sumsel yang akan turut hadir nantinya, pada pembukaan Peda KTNA yang mana Muba bertindak menjadi tuan rumah akan mengenakan seragam khas Muba yakni Gambo Muba. 

"Jadi nantinya pada pembukaan KTNA, Kepala Daerah dari masing-masing Kabupaten/Kota yang hadir akan memakai Gambo Muba," ungkap Sekda Muba Drs H Apriyadi, MSi. 

Lanjutnya, Gambo Muba merupakan eco fashion yang saat ini sudah menuju go Internasional dan juga bertengger di event-event fashion tingkat internasional. 

"Ini merupakan kearifan lokal yang kini mulai dilirik di kancah internasional, oleh sebab itu kita harus terus mendukung dan mengangkat Gambo Muba, sebagai kain tenun khas kabupaten Musi Banyuasin yang diinisiasi oleh ibu ketua TP PKK MUBA Hj Thia Yufada ini dan pada kesempatan baik Muba sebagai Tuan Rumah KTNA XIII tingkat provinsi yang diselengggarakan Di Ibu Kota Musi Banyuasin Sekayu Kota Randik,  tentu moment ini juga kita manfaatkan mengangkat seluruh potensi potensi kearifan lokal Musi Banyuasin salah satunya Kain Jumputan Gambo Muba dan termasuk potensi pertanian perkebunan perikanan dan potensi lainnya yang wajib kita promosikan," pungkas sekda H Apriyadi.

Sementara itu Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan, Ir A Thamrin mengatakan bahwa bahan baju saat pembukaan kain jumputan gambo Muba sudah didistribusikan ke seluruh Kepala Daerah yang ada di Sumsel termasuk Tamu undangan VVIP lainnya.

"Kami cek dan konfirmasi ulang dan dipastikan masing masing daerah telah menerimanya," ungkap Thamrin. /red/


INFOSEKAYU - Bertepatan dengan puncak Peringatan Hari Kartini ke 140 di Kabupaten Musi Banyuasin, Ketua Dekranasda Kabupaten Muba, Hj Thia Yufada Dodi Reza meluncurkan Gambo Muba Online, Kamis (25/4/2019).


Peluncuran Gambo Muba Online ditandai dengan pemutaran video tentang produk Gambo Muba yang berdurasi 2 menit 27 detik, diiringi dengan penampilan Fashion Show Gambo Muba by Dovi Rustam di bawah binaan Thia Yufada Dodi Reza.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Dekranasda yang sekaligus sebagai Penasehat DWP Kabupaten Muba mengatakan, peluncuran Gambo Muba Online ini dengan tujuan mempermudah para konsumen pencinta jumputan Gambo Muba bisa dengan mudah mendapatkan produk tersebut.

"Awalnya pendistribusian produk Gambo Muba ini hanya ingin diperjualbelikan di gerai Gedung Dekranasda Kabupaten Muba saja. Namun dengan seiring waktu banyak peminat Gambo Muba dari luar daerah yang menginginkannya tapi terkendala karena lokasi yang jauh, oleh karena itu sekarang dilaunching Gambo Muba online," jelas Thia.

Istri Bupati Muba ini juga menyampaikan, pembelian Gambo Muba via online ini dapat diakses dengan mengikuti (follow) instagram @gambo_muba, di sana tersedia macam-macam produk Gambo Muba.


"Ayo yang belum follow instagram gambo muba buruan difollow ya, bagi yang udah follow bisa mendapatkan diskon dengan membeli produk Gambo Muba,"ujarnya dengan penuh canda. /red/


INFOSEKAYU.COM - Kain Jumputan Gambo Muba khas Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) semakin mendunia. Bertempat di Gedung Inews Tower Jakarta, Kamis (28/3/2019), Ketua TP PKK Kabupaten Muba, Hj Thia Yufada Dodi Reza tampil di MNC TV Nasional program Good Morning Indonesia “Talk Show Gambo Muba”.


Mengenakan jumputan Gambo Muba, istri Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin ini berbincang langsung secara live dengan menjawab sejumlah pertanyaan dari presenter MNC News terkait Gambo Muba.

Dikatakannya, sudah dua tahun terakhir ini dirinya sangat bersemangat untuk menggagas dan mempromosikan kain jumputan khas Kabupaten Muba yang dikenal dengan Gambo Muba dikarenakan, untuk di Indonesia hanya ada di pulau jawa dan sumatera penghasil kerajinan jumputan dan batik.

Thia juga mejelaskan, keberadaan produk Gambo Muba ini juga sekaligus mengkampanyekan komitmen go green dan mengencarkan produk kearifan lokal asli Kabupaten Muba.

"Getah gambir Muba ini merupakan getah gambir terbaik yang ada, jadi hasil olahan pewarna getah gambir kain jumputan gambo Muba ini memang menjadi buruan pecinta fashion, jadi gambo Muba ini menggunakan pewarna alami jadi aman untuk kesehatan kulit," jelasnya.

Ketua Dekranasda Kabupaten Muba ini juga memaparkan, untuk saat ini promosi Gambo Muba melalui media sosial, dan alhamdullilah respon sangat baik, bahkan permintaan produk hingga ke luar negeri.

"Saat ini sudah banyak inovasi gambo Muba yang dibuatkan beberapa produk yang tidak hanya fashion kain jumputan dan jaket boomber tapi sekarang sudah ada tas, payung, dan pernak-pernik untuk souvenir yakni kain jumputan yang didesain menjadi seperti hewan gajah. Nah, inovasi-inovasi produk gambo Muba ini akan terus ditambah ke depannya," ungkap Thia.

Lanjutnya, saat ini sudah ada puluhan pelaku UMKM pengrajin gambo Muba di Bumi Serasan Sekate.

"Bahkan, saat ini saja produk gambo Muba ini sangat banyak yang pesan dan waiting list, Alhamdulillah ini menjadi berkah bagi pengerajin gambo Muba," tambahnya.

Thia juga menyampaikan, saat ini Gambo Muba ada di Indonesia Fashion Week (IDFW) 2019 di Jakarta Convention Center (JCC) berlangsung pada tanggal 27-31 Maret 2019.

Selain itu Gambo Muba juga akan tampil mengikuti Fashion Show by Dovi Rustam yang akan dihadiri 50 undangan pada Sabtu 30 Maret 2019 mendatang pukul  10.00 Wib bertempat di Plenary Hall JCC Jakarta.


Sebelumnya juga stand-stand Gambo Muba sudah bertengger di ajang pelaksanaan fashion yang bergengsi misalnya saja Palembang Fashion Week pada Desember 2018 lalu, Asian Games Agustus 2018, Pameran Kriyanusa September 2018 dan dalam waktu dekat akan ikut serta ajang Inacraft. /red/


INFOSEKAYU.COM - Mengenakan jumputan Gambo Muba, Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin beserta istri Thia Yufada mengunjungi pelaksanaan Indonesia Fashion Week (IDFW) 2019 di Jakarta Convention Center (JCC).


Kedatangan keduanya sekaligus juga untuk mengunjungi stand Gambo Muba yang tahun ini turut bertengger di ajang IFW 2019, Rabu (27/3/2019).

Dengan konsep go green, stand Gambo Muba tampil berbeda dari stand-stand fashion lainnya. Beberapa jenis kain jumputan Gambo Muba yang berbahan getah gambir ini pun membuat pengunjung IDFW 2019 silih berganti tertarik mengunjunginya dan ingin mengetahui lebih detail tentang proses pembuatan jumputan Gambo Muba.

Sebelumnya juga stand-stand Gambo Muba sudah bertengger di ajang pelaksanaan fashion yang bergengsi misalnya saja Palembang Fashion Week pada Desember 2018 lalu, Asian Games Agustus 2018, Pameran Kriyanusa September 2018 dan dalam waktu dekat akan ikut serta ajang Inacraft.

"Keikutsertaan Gambo Muba di ajang IDFW 2019 kali ini untuk lebih mengenalkan lagi keberadaan jumputan Gambo Muba yang merupakan produk eco fashion baik di Indonesia sendiri maupun di mancanegara," ujar Inisiator Gambo Muba yang juga Ketua TP PKK Muba, Thia Yufada.

Mantan Presenter Metro TV ini juga menjelaskan, keberadaan produk Gambo Muba ini juga sekaligus mengkampanyekan komitmen go green dan mengencarkan produk kearifan lokal asli Kabupaten Muba.

"Getah gambir Muba ini merupakan getah gambir terbaik yang ada, jadi hasil olahan pewarna getah gambir kain jumputan gambo Muba ini memang menjadi buruan pecinta fashion," urainya.

Thia yang juga dinobatkan sebagai Wanita Inspiratif 2018 berkat terobosan Gambo Muba ini menyebutkan, saat ini sudah banyak inovasi gambo Muba yang dibuatkan beberapa produk yang tidak hanya fashion kain jumputan dan jaket boomber.

"Jadi, sekarang sudah ada tas, payung, dan pernak-pernik untuk souvenir yakni kain jumputan yang didesain menjadi seperti hewan gajah. Nah, inovasi-inovasi produk gambo Muba ini akan terus ditambah ke depannya," ungkap Thia.

Lanjutnya, saat ini sudah ada puluhan pelaku UMKM pengrajin gambo Muba di Bumi Serasan Sekate. "Bahkan, saat ini saja produk gambo Muba ini sangat banyak yang pesan dan waiting list. Alhamdulillah ini menjadi berkah bagi pengerajin gambo Muba," tambahnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin mengaku sangat optimis produk eco fashion gambo Muba ini akan meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM Gambo Muba dan petani gambir di Muba.

"Ini juga bentuk komitmen Pemkab Muba dalam menjalankan ekonomi go green yang ramah alam," imbuhnya.

Bahkan, Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Sumsel ini juga menambahkan UMKM berupa kain Gambo Muba saat ini sudah dipasarkan di kancah internasional.

"Saat ini saja, Gambo Muba sudah dibawa dan dipasarkan di beberapa negara diantaranya Perth-Australia, dan ke depan saya akan mengajak berbagai pihak yakni diantaranya Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) untuk berdampingan memasarkan Gambo Muba dan membina pelaku UMKM nya ini supaya lebih dikenal lagi di negara-negara lain," tuturnya.

Dodi menambahkan, PR ke depan dari produk gambo Muba yakni harus siap untuk suplay ke depan jika gambo Muba ini sudah menjadi tren.

"Jadi persiapan ke depan kita harus maksimal mempersiapkan bahan baku yakni diantaranya pohon gambir dan petani gambir itu sendiri untuk melancarkan pembuatan produk-produk gambo Muba," pungkasnya. /red/



INFOSEKAYU.COM - Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi tanggal 20 Februari mendatang akan mengikuti Rapat Kerja Nasional Forum Sekretariat Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) di Kota Balikpapan Kalimantan Timur.


"Forsesdasi ini Sebagai wadah untuk berkomunikasi, berkoordinasi dan bersilaturahmi Sekda Se-indonesia. Rakernas nanti kita akan membahas isu-isu strategis  berbagai persoalan dan tentu mencari solusi berkenaan dengan bagaimana birokrasi ASN berjalan dengan baik ke depan," ungkapnya usai mengikuti Rapat Koordinasi Forsesdasi Sumsel di Ruang Rapat Bina Praja Palembang, Kamis (7/2/2019).

Ketua bidang hukum dan politik pada Forsesdasi Sumsel, Apriyadi menyampaikan 7 usulan program kegiatan yang akan disampaikan salah satunya mengusulkan ke Pemerintah agar pengorganisasian Korpri dapat diperkuat kelembagaan menjadi Lembaga Struktural.

"Rencana Program kerja kita sedikit saja asal diterima sehingga bisa membantu sekda yang fungsinya sangat strategis dalam Pemerintahan di Daerah," ungkapnya.

Kepala Bagian Organisasi Azizah SSos MT menambahkan pada Rakernas nanti akan mengenakan batik gambo Muba. "Nanti batiknya kita siapkan sebagai bagian upaya kita mempromosikan hasil kerajinan masyarakat ke kanca nasional," ujarnya.

Sementara itu Ketua Forsesdasi Sumsel Dr Drs H Achmad Tarmizi, SE, MT, MSi, selaku Pemimpin Rapat mengatakan Rakernas forsesdasi yang akan dilaksanakan di Kaltim rencananya akan dihadiri langsung oleh Bapak Presiden Republik Indonesia.

"Agenda rakernas ini akan mengubah nama organisasi dari forum menjadi Asosiasi Sekretaris Daerah seluruh Indonesia. Dan kita (Forsesdasi Sumsel) nanti akan menyampaikan program kerja strategis", jelasnya.

Turut mendampingi Sekretaris Daerah Muba dalam Rapat tersebut Kepala Bagian Organisasi Azizah SSos MT dan Kepala Bagian Keuangan M Ali. /red/


INFOSEKAYU.COM - Produk Gambo Muba terus menuai apresiasi dan capaian  positif dari berbagai pihak. Sang inisiator Thia Yufada pun berhasil mengangkat produk lokal itu hingga ke mancanegara. Kali ini hasil olahan getah gambir tersebut berhasil menghantarkan Ketua TP PKK Muba menjadi Wanita Inspiratif 2018 yang digelar oleh TP PKK Provinsi Sumsel.

 
Pelaksanaan Wanita Inspiratif 2018 ini diikuti istri Kepala Daerah se-Sumsel dan beberapa Tokoh Perempuan di Sumsel. Adapun Tim Dewan Juri Wanita Inspiratif 2018 yakni di antaranya Rektor IBA, Dr Karin Agustina, Direktur Pascasarjana UMP serta Ketua Forum CSR Sumsel Dr Sri Rahayu Rianthony Nata Kusuma. 

"Bu Thia Yufada kami nilai sangat menginspirasi, berhasil mengangkat produk lokal Gambo Muba hingga ke level internasional," ujar Ketua Dewan Juri Wanita Inspiratif 2018, Dr Sri Rahayu, Sabtu (22/12/2018) malam pada rangkaian ajang Wanita Inspiratif 2018 di Griya Agung Palembang.

Dikatakan, apa yang dilakukan Thia Yufada tersebut sangatlah menginspirasi dan mempunyai segmen yang jelas.

"Dengan adanya gambo Muba ini saya berkeyakinan perekonomian masyarakat akan meningkat, dengan dilibatkannya mereka untuk membuat Gambo Muba serta lahan perkebunan getah gambir di Muba tentu akan bertambah, mengingat gambir ini sangat bisa tumbuh subur di wilayah Muba saja," jelasnya.

Sementara itu, Thia Yufada sebelumnya menyebutkan, enam bulan lalu hanya ada enam orang pelaku UMKM gambo Muba dan saat ini bertambah hingga mencapai 33 orang.

"Bahkan saat ini juga gambo muba ini waiting list, sudah banyak yang pesan. Beberapa warga Indonesia yang berada di luar negeri juga turut getol memasarkan gambo Muba ini," kata mantan presenter Metro TV tersebut.

Lanjutnya, TP PKK Muba akan terus berinovasi setelah sukses dengan jaket bomber, payung, dan batik gambo. Ke depan akan terus berinovasi dengan produk menarik lainnya. "Harapan TP PKK Muba gambo ini dapat mengangkat pelaku UMKM di Muba dan menjadi program yang turut serta menyukseskan Muba Maju Berjaya di Tahun 2022," sebut Thia. 

Thia menambahkan, penghargaan Wanita Inspiratif 2018 ini dipersembahkannya untuk seluruh wanita di Kabupaten Musi Banyuasin khususnya pengerajin Gambo Muba. "Penghargaan ini untuk semua wanita di Muba dan masyarakat yang selama ini mensupport produk Gambo Muba," pungkasnya.

Diketahui, pada ajang Wanita Inspiratif Tahun 2018 tersebut Thia Yufada mendapatkan skor 93.3 di urutan kedua, dan pada urutan pertama diraih dr Noviar Marlina yang merupakan Ketua TP PKK Musi Rawas. Dalam kesempatan tersebut, penghargaan Wanita Insipiratif yang diberikan keThia Yufada diterima atau diwakili oleh Sekretaris TP PKK Muba, Halimah Rusli. /red/


INFOSEKAYU.COM - Putri Indonesia 2017 Bunga Jelitha Ibrani merasa sangat beruntung bisa mendapatkan kesempatan mengenakan Gambo Muba pada ajang Malam Grand Final Kuyung-Kupek Muba 2018, Senin (5/11/2018) malam di Gedung Opproom Pemkab Muba.


Bunga Jelitha yang pernah menjadi wakil Indonesia pada ajang Miss Universe 2017 itu mengaku siap untuk menjadi Duta Gambo yang nantinya akan konsen membawa kerajinan tangan warga Muba berupa bahan jumputan berbahan dasar getah gambir.

"Kalau nanti saya dipercaya untuk menjadi duta Gambo Muba saya sangat siap, bahannya sangat nyaman dan unik," ungkapnya.

Menurutnya, generasi milleneal di Indonesia khususnya di Muba harus wajib memiliki Gambo Muba.

"Gambo Muba ini sudah sangat mendunia, kalau generasi muda juga pro aktif mengkampanyekan untuk mengenakan Gambo Muba tentu Gambo Muba ini akan lebih exist lagi," ulasnya.

Dara cantik kelahiran Jakarta 6 September 1991 ini sangat mengapresiasi inisiator Gambo Muba yakni Hj Thia Yufada yang telah mengangkat Gambo Muba dikenal baik di tingkat nasional maupun internasional.

"Ibu Thia sudah berhasil mengangkat Gambo Muba ini menjadi sangat terkenal dan mendukung produk lokal yang disukai di Tingkat Internasional," ungkapnya.

Ia menambahkan, mengenakan Gambo Muba sangat merasa nyaman dan bisa dipakai untuk di berbagai macam kegiatan. "Yang jelas memakai Gambo Muba itu nyaman, unik, dan mendunia," tuturnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Muba Thia Yufada yang juga Inisiator Gambo Muba mengaku saat ini produk Gambo Muba menjadi buruan banyak orang. "Saat ini Gambo Muba masih waiting list, banyak yang pesan dan tertarik untuk memakainya. Produknya limited edition," bebernya. /red/


INFOSEKAYU.COM - 15 pasang finalis Kuyung dan Kupek Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) tahun 2018 selama enam hari karantina digembleng dengan berbagai materi, dengan tujuan putra-putri terbaik pilihan di Kabupaten Muba dapat menjadi duta penyambung lidah Pemkab Muba untuk mempromosikan daerah.


Di penghujung masa karantina, para finalis kuyung kupek mendapatkan materi langsung dari Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Muba, Hj Thia Yufada Dodi Reza tentang produk unggulan Gamboe Muba, yang merupakan produk kain khas Kabupaten Muba yang berasal dari pewarna alami yaitu Getah gambir.

"Gamboe Muba ini merupakan kain jumputan dengan pewarnaan alami tanpa bahan kimia yaitu berasal dari getah gambir. Di mana getah gambir itu sendiri punya keunikan, tanamannya harus dihasilkan dari salah satu desa di Bumi Serasan Sekate, yaitu Desa Toman Kecamatan Babat Toman," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Thia juga menjelaskan legenda asal Gamboe Muba dan proses cara pembuatannya. Latar belakang Dipesankannya, agar para finalis Kuyung dan Kupek Muba dapat jadi duta Gamboe Muba.

"Malam grandfinal nanti kami harapkan, agar peserta kuyung kupek Muba memakai Gamboe Muba ini harus dengan penuh bangga, karena begitu banyak tenaga yang terlibat untuk menciptakan produk unggulan ini, maka dari itu kami sangat berharap Kuyung Kupek Muba bisa menjadi duta dalam mempromosikan produk Gamboe Muba," harapnya. /red/


INFOSEKAYU.COM - Kain khas karya anak Negeri Musi Banyuasin, Jumputan Gambo Muba terus gencar diperkenalkan ke dunia dan telah merambah ke Industri Fashion Internasional.


Selain itu di berbagai kesempatan, baik didalam maupun Luar Negeri, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin dan Ketua TP PKK Muba Thia Yufada Dodi Reza secara terus menerus memperkenalkan dan mempromosikan kain Jumputan “Gambo Muba“ tersebut.

Kali ini, kain jumputan Gambo Muba dibawa terbang dan diperkenalkan di Margareth River Senior High School, Western Australia dan diberikan sebagai cindera mata kepada Principal Margaret River Senior High School (MRSHS)  Mr. Andrew Host

MR. Andrew Host, mengagumi “Gambo Muba” dan sangat tertarik dengan hasil karya binaan TP. PKK Muba itu.

Aneka produk produk turunan dari Gambo Muba tersebut, seperti bomber, baju batik, payung dan tas yang unik, ikut diboyong Ketua TP PKK Thia Yufada saat berkunjung ke MRSHS dalam rangkaian kegiatan Closing Ceremony Partnership Program Lighthouse Schools-Public Schools in Margaret River School, Australia, Jumat (19/10)

Dalam agenda tersebut, Dodi-Thia tampak kompak dan bangga mengenakan jaket bomber berbahan Gambo Muba. /red/



INFOSEKAYU.COM - Setelah sukses mencuri perhatian pada Palembang Fashion Week dan menjadi cinderamata buruan atlet serta official Asian Games dari berbagai negara, kini hasil produk getah gambir Muba yang dibalut dalam industri fashion Gambo Muba diserbu pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia pada pameran Kriyanusa dalam rangka HUT Dekranasda di Jakarta Convetion Center, (30/9/2018).


Produk Gambo Muba ini menjadi atensi tersendiri bagi pengunjung untuk dibeli, di antaranya jaket bomber yang paling diminati. Tidak hanya jaket bomber, produk Gambo Muba lainnya yang dipajang yakni baju, payung, boneka, dan jilbab.

"Kainnya sangat halus, jaket bomber Gambo Muba ini mempunyai ciri khas kedaerahan tersendiri," ungkap Fylinisa salah satu pengunjung pameran Kriyanusa di Jakarta Convention Center.

Senada dikatakan, salah satu pengunjung pameran Kriyanusa, Adis. Ia mengatakan, saat ini di kalangan industri fashion nasional bahkan dunia, penggunaan material berbahan dasar alam (no for chemical) serta penggunaan warna-warna lembut (soft) sedang menjadi trend.

"Nah, produk Gambo Muba ini sangat tepat menjawab kebutuhan industri fashion saat ini.Kreatifitas pengelolanya patut diapresiasi dan ini harus mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah," imbuhnya.

Ketua Dekranasda Muba yang juga Penggagas Gambo Muba, Thia Yufada mengatakan dirinya akan terus berusaha maksimal untuk memperkenalkan Gambo Muba di Nusantara maupun internasional. "Alhamdulillah saat ini Gambo Muba mulai dilirik dan mampu bertengger di industri fashion baik di level nasional dan internasional," bebernya.

Lanjutnya, saat ini sudah ada beberapa produk kreasi “Gambo Muba”dan akan terus berinovasi untuk kebutuhan industri fashion. "Sesuatu yang tidak berguna kami coba manfaatkan dengan maksimal agar mampu bernilai  tinggi dan menghasilkan sesuatu yang luar biasa untuk perkembangan industri tekstil," ungkap Ketua Persatuan Wanita Olahraga Indonesia (Perwosi) Sumsel.

Ketua TP PKK Muba ini juga menambahkan, adanya getah Gambir di Kabupaten Muba ini seperti menjadi sebuah harta karun yg bernilai tinggi yang bisa dimanfaatkan lebih luas dalam mengurangi pemakaian zat kimia dalam industri kain lokal.

"Ini juga bagian dari upaya untuk mengangkat kearifan dan kebudayaan lokal di Muba," ulasnya.

Diketahui, Pameran Kriyanusa dalam rangkat HUT Dekranasda diikuti seluruh perwakilan Dekranasda di Indonesia yang digelar 26 - 30 September 2018 yang juga berbarengan dengan Hut Muba ke 62  dan ini merupakan rangkaian giat untuk mempromosikan industri lokal  muba yang berbahan dasar alam ini, di Jakarta Convention Center. /red/