Top News

SEKAYU, INFOSEKAYU.COM - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) di bawah kepemimpinan Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dan Wakil Bupati Beni Hernedi SIP resmi memulai proses rekrutmen tenaga kerja lokal di Sumatera Selatan. 

Penyediaan lapangan kerja di tengah pandemi COVID-19 ini bukti keberhasilan Bupati Dodi Reza menekan angka pengangguran di Sumsel khususnya di wilayah Muba. Pagebluk COVID-19 yang memaksa ratusan perusahaan gulung tikar dan merumahkan karyawan, justru di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba)  membuka lapangan pekerjaan. Lowongan kerja kali ini  terbuka bagi tenaga kerja lokal.

"Momen bersejarah hari ini, pertama kali di Kabupaten Muba kita membuka peluang lapangan kerja bagi lulusan SMK asal Kabupaten Muba untuk bekerja di salah satu perusahaan swasta terbesar di indonesia yang bergerak di bidang energi kelistrikan,"ucap Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin pada Launching  Seleksi Rekrutmen Program Pendidikan Tenaga Pembangkit Listrik (PTPL) PT DSSP Power Sumsel, bertempat di Gedung Dharma Wanita Sekayu, Rabu (23/6/2021).

Kepala daerah inovatif ini juga mengatakan, dimulai sejak dulu Muba pelopor sekolah gratis. Dan persiapan  pondasi tersebut berkelanjutan menyiapkan sumber daya manusia mumpuni.  Maka hari ini Kabupaten Muba pelopor pemberi kerja bagi lulusan SMK.

"Alhamdullilah setelah penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemkab Muba dengan perusahaan bisa membuahkan hasil, perusahaan merespon sangat positif sehingga diberikan jalur cepat. Hari ini PT DSSP Power Sumsel memberikan peluang. Sesuai Perda yang ada, perusahaan di Kabupaten Muba harus mempekerjakan tenaga lokal termasuk disabilitas dengan kualifikasi SDM yang  bagus. Maka kita juga sediakan sarana pendikan khusus dilakukan secara masif dengan menggandeng perusahaan,"tandas Dodi.

Dodi juga berpesan kepada peserta yang mengikuti ujian tes tertulis hari ini untuk bersemangat dan fokus. "Beruntung kalian mendapatkan kesempatan mengikuti ujian tes ikatan dinas untuk bisa bekerja di perusahaan swasta nasional. Belum bekerja saja kalian nanti sudah diberi benefit, bahkan setelah lulus gaji akan disesuaikan dengan jabatan. Tentu pola ini bisa meningkatkan kualitas tenaga lokal,"ucapnya.

Bupati Dodi berharap  perusahaan-perusahaan di Kabupaten Muba dapat menduplikasi pola yang diterapkan PT DSSP Power Sumsel ini yang  akan menjadi role model dan berkelanjutan.

"Saya berpesan kepada anak-anak lulusan SMK di Muba agar dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Sudah selayaknya SDM asal Muba menduduki jabatan di perusahaan nasional yang ada di Kabupaten Muba. Jadikan kesempatan ini untuk kalian meraih cita-cita, jadikan pemicu semangat dan sebarkan bahwa tenaga kerja Muba akan selalu jadi prioritas penerimaan tenaga kerja perushaan di Muba,"sebutnya.

Dept Head Public Affair and Legal License PT DSSP Power Sumsel, Willy Hordani mengatakan pihaknya berkomitmen terus mendukung program Pemkab Muba di bawah Bupati Dodi Reza yang dinilainya sosok kepala daerah yang penuh inovasi dan visioner dalampembangunan daerah.

"PT DSSP Power Sumsel bekerjasama dengan Disnakertrans Kabupaten Muba merekrut putra-putri terbaik untuk kami didik, dengan pola ikatan dinas dalam kurun waktu lebih kurang satu tahun. Harapan kami dengan membuka lapangan kerja, bisa mengurangi pengangguran dan angka kemiskinan serta mendukung program Pemkab Muba,"paparnya.

Kepala Disnakertrans Muba Mursalin SE MM melaporkan pelaksanaan seleksi perekrutan tenaga kerja di PT DSSP akan melalui beberapa tahapan, yaitu tes tertulis berupa tes kemampuan umum, karakteristik pribadi dan psikotes. Peserta yang lulus tes tertulis hari ini akan diuji lagi Kamis dan Jumat berupa interview dan tes Medical check up.

"Peserta berjumlah 123 orang berasal dari putra-putri lulusan SMK di Kabupaten Muba. Bagi peserta yang lulus nanti akan menjalani pendidikan selama 1 tahun, selama pendidikan status jadi karyawan kontrak dengan mendapatkan benefit berupa gaji pokok, tunjangan dan BPJS Ketenagakerjaan," jelasnya.
SEKAYU, INFOSEKAYU.COM - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menggelar sunatan (khitan) massal sebagai bagian dari implementasi program organisasi DWP.

Bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Muba dan Puskesmas Balai Agung kegiatan dipusatkan di Gedung Dharmawanita Sekayu dan diikuti 30 anak perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah di  lingkungan Pemkab Muba, Selasa (22/6/2021).

Menurut Ketua DWP Kabupaten Muba, Hj Asna Aini Apriyadi, sunatan massal merupakan bagian program kerja organisasi bidang sosial budaya sekaligus bentuk aksi sosial pengurus bersama anggota dan dilaksanakan dengan mengedepankan protokol kesehatan.

“Kegiatan sunatan massal ini selain implementasi program kerja organisasi, juga syiar agama utamanya melaksanakan syariat Islam bagi kaum muslim,” katanya.

Sunatan massal dikhususkan bagi anak-anak pegawai di masing-masing OPD maupun keluarga dan tetangga sekitar yang dinilai memiliki keterbatasan dan ketidakmampuan ekonomi.

"Awalnya kita batasi 25 anak yang mengikuti sunat masal, tenyata antusias anak-anak banyak yang mau ikut di sunat maka dari itu kita tambah lagi. Melihat antusias warga yang banyak, nanti selanjutnya program ini akan kami laksanakan lagi,"ucap Istri Sekda Muba ini

Lanjutnya, "Kegiatan bhakti sosial ini diharapkan mampu mempererat silaturahmi sesama anggota DWP dan masyarakat serta menguatkan kinerja organisasi sebagai mitra pemerintah,” harapnya.

Dedi (45) orang tua dari Raditya Zahran berusia 7 tahun, salah satu anak yang mengikuti khitanan massal, menyambut dengan senang kegiatan tersebut.

"Saya ucapkan terimakasih kepada segenap DWP Kabupaten Muba sudah mengadakan khitanan massal untuk kami. Semoga dengan telah dilakukan sunat ini, anak kami jadi lebih sehat lagi,"ucapnya.

Terpisah, Pembina DWP Kabupaten Muba Hj Thia Yufada mengapresiasi atas inisiasi DWP Kabupaten Muba, telah melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa khitanan massal bagi anak-anak.

"Harapan kami, melalui kegiatan ini dapat mampu menumbuhkan rasa solidaritas sosial terhadap sesama, dan juga mampu membangun kekerabatan serta kebersamaan kita dalam satu kekeluargaan DWP Kabupaten Muba,"pungkasnya.
SEKAYU, INFOSEKAYU.COM - Produksi pengelolaan pabrik kelapa sawit menjadi IVO di Muba terus berjalan meski ditengah wabah COVID-19. Belum lama ini juga pabrik pengolahan kelapa sawit di Muba didatangi secara langsung oleh tim BPDPKS yang mendokumentasikan pabrik tersebut untuk membuat film dokumenter Bupati Dr Dodi Reza bersama Presiden RI Joko Widodo untuk nantinya ditayangkan di kegiatan Dubai Expo. 

Bahkan, dalam waktu dekat atas inisiasi Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA tersebut bakal memproduksi bahan bakar nabati atau bensin sawit (bensa) yang dinilai sangat ramah lingkungan. 

"Jadi bensa atau bensin sawit ini nantinya akan kita gunakan ke seluruh mobil dinas (mobdin) Pemkab Muba," ungkap Kepala Daerah Inovatif tersebut. 

Dodi mengaku, dengan pemakaian bensa ke mobdin Pemkab Muba selain bisa menekan polusi udara juga meminimalisir cost anggaran. "Nanti kita rencanakan akan disiapkan stasiun pengisiannya secara khusus di Muba," bebernya. 

Sementara itu, Kepala Bappeda Muba Drs Iskandar Syahrianto MH menyebutkan, untuk kepastian pemakaian bensa di mobdin Pemkab Muba tinggal menunggu waktu. "Kita masih menunggu perkembangan, prinsipnya Muba sudah sangat siap atas kegetolan pak Bupati Dodi Reza," ucapnya. 

Iskandar melanjutkan, saat ini pelaksanaan produksi IVO tahap ketiga untuk 1000 ton yang akan dijadikan sampel ke Pertamina dan serta didistribusikan ke pabrik pengolahan lainnya yang akan dijadikan green food. 

"Untuk 1 ribu ton tersebut dihasilkan selama 1-2 minggu di PT Berkat Sawit Sejahtera Sukamaju Kecamatan Sungai Lilin. Terobosan pak Bupati Dodi Reza ini intinya dari Muba untuk Muba dan menjadikan Muba sangat ramah lingkungan," tandasnya.
Tungkal Jaya, Infosekayu.com  - Pria bertato ditangkap pihak Kepolisian karena telah mencabuli putri kandungnya yang masih di bawah umur. Unit Pelayanan Perempuan Dan Anak (PPA) Sat reskrim Polres Muba mengamankan Pelaku berinisial HO ( ), warga Kec. Tungkal Jaya Kab. Muba. 
Kepada polisi, HO mengaku telah mencabuli putri kandungnya berusia 10 Tahun. 

Kasat reskrim Polres Muba Akp Ali Rojikin, SH, MH mewakili Kapolres Muba Akbp Erlin Tangjaya, SH, S.ik mengatakan, Pelaku mengaku melakukan aksi bejatnya tersebut sebanyak tiga kali. 


Pencabulan itu, Lanjut Ali, terjadi di rumahnya sendiri yang menjadi tempat tinggal pelaku Dan korban. 
"HO ini adalah ayah kandung korban. Anak ini berinisial " Z". Pelaku melakukan nya sebanyak tiga kali di rumah tersebut"kata Ali di Ruangannya saat ditemui Tribratamubanews. Selasa, (22/06/21). 

Ali menjelaskan, HO mencabuli korban sebanyak tiga kali dengan paksaan.
"Perbuatan pertama di Lakukannya tanggal 11, 13, 15 bulan Juni ini lah. Pelaku tergiur gara - gara menonton Film Porno sehingga Naik libido nya. Tak tahan korban Dan ibu nya melaporkan ke unit PPA" Tegas Ali. 

ditambahkan Ali lagi, Pelaku tinggal berdua di rumah, sedangkan istrinya sudah menikah lagi. 
Pelaku melakukan nya setiap pagi sekitar jam 10 Wib. 
"Aku dak tahan lagi pak, kuceritokan samo bibi Aku. Habis tu melapor ke unit PPA Polres Muba"Ujar Korban. 
 
Saat ini, pelaku Dan barang bukti sudah di Aman kan di Mapolres Muba. 
Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 82 Jo Pasal 76E UU RI No 35 Tahun 2014 atas Perubahan UU RI No 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dan terancam pidana15 tahun penjara.
BHL, INFOSEKAYU.COM - Sebanyak 220 orang yang berasal dari 7 desa di Kecamatan Batanghari Leko, Kabupaten Musi Banyuasin, Senin (22/6) menjalani vaksinasi massal di halaman kantor Camat Batanghari Leko. Vaksinasi ini merupakan kegiatan pelaksanaan vaksin berkelanjutan dan dinamis (mobile) untuk wilayah kerja UPT Puskesmas Tanah Abang.

"Sasaran untuk vaksinasi kita 500 orang, tapi yang divaksin disini 220 orang. Sasarannya Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), Penyandang Disabilitas (Usia diatas 18 Tahun), Lansia dan seluruh pelayanan publik," ujar Kepala UPT Puskesmas Tanah Abang, Kurniawan SKM MKes.

Adapun peserta vaksin berasal dari tujuh desa yakni Desa Tanah Abang, Tanjung Bali, Saud, Talang Leban, Pinggap, Pengaturan, dan Lubuk Buah. "Sisanya nanti 280 orang akan dilakukan vaksinasi di Puskesmas, karena kalau dilaksanakan satu hari semua tak memungkinkan, kita juga menghindari kerumunan," ungkap Camat Batanghari Leko, Drs Yuliarto MSi.

Selain di wilayah Puskesmas Tanah Abang, program vaksinasi nantinya akan dilakukan juga di dua puskesmas lain yang ada di Kecamatan Batanghari Leko yakni Puskesmas Lubuk Bintialo dan Bukit Selabu. "Kepada masyarakat yang sudah divaksin, tetap harus mematuhi protokol kesehatan. Ini untuk mengurangi potensi penularan Covid-19," kata Yuliarto.
Infosekayu.com Daun kelor atau juga dikenal sebagai Moringa oleifera merupakan tanaman yang memiliki nutrisi tinggi.

Selain itu, tanaman yang berasal dari India Barat Laut ini juga memiliki khasiat obat yang mumpuni.

Sebuah studi berjudul “Investigation of medicinal plants traditionally used as dietary supplements: A review on Moringa oleifera” mengungkapkan bahwa selama ini, daun kelor digunakan sebagai obat herbal untuk mengatasi 300 jenis kondisi.

Beberapa penelitian telah membuktikan beberapa khasiat yang dimiliki daun kelor, salah satunya manfaat untuk kesehatan pria.

Berikut adalah 4 manfaat potensial kelor untuk pria, seperti dilansir dari Healthline.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Meningkatkan kesehatan prostat

Sebuah studi berjudul “The Diversity of Chemoprotective Glucosinolates in Moringaceae (Moringa spp.)” mengungkapkan bahwa biji dan daun kelor kaya akan senyawa yang mengandung belerang bernama glukosinolat.

Senyawa ini mungkin memiliki sifat antikanker.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa glukosinolat dari biji tanaman dapat menghambat pertumbuhan sel kanker prostat manusia.

Penelitian tersebut juga berspekulasi bahwa kelor dapat membantu mencegah hiperplasia prostat jinak (BPH).

Kondisi ini biasanya menjadi lebih umum seiring bertambahnya usia pria dan ditandai dengan pembesaran prostat yang dapat mengganggu buang air kecil.

2. Dapat meringankan disfungsi ereksi

Disfungsi ereksi (DE) adalah ketidakmampuan untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi yang cukup kuat untuk berhubungan seks.

Kondisi ini sering terjadi ketika ada masalah dengan aliran darah, yang mungkin diakibatkan oleh tekanan darah tinggi, kadar lemak yang tinggi dalam darah, atau kondisi tertentu seperti diabetes.

Daun kelor mengandung senyawa polifenol yang dapat meningkatkan aliran darah dengan meningkatkan produksi oksida nitrat dan menurunkan tekanan darah.

3. Dapat meningkatkan kesuburan

Diperkirakan pria berkontribusi 40 persen pada kasus kemandulan secara umum di dunia.

Hal ini disebabkan oleh produksi sperma yang bermasalah.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa daun dan biji kelor merupakan sumber antioksidan yang sangat baik, yang dapat membantu memerangi kerusakan oksidatif.

Kerusakan oksidatif selama ini memang dapat mengganggu produksi sperma atau merusak DNA sperma.

Studi pada kelinci telah menunjukkan bahwa bubuk daun dari tanaman secara signifikan meningkatkan volume air mani, serta jumlah sperma dan motilitas.

Studi pada tikus lebih lanjut menunjukkan bahwa sifat antioksidan ekstrak daun kelor secara signifikan meningkatkan jumlah sperma dalam kasus testis yang tidak turun.

4. Meningkatkan kontrol gula

Diabetes tipe 2 adalah suatu kondisi yang terjadi ketika tubuh tidak menghasilkan cukup insulin atau tidak dapat menggunakannya secara efisien.

Insulin adalah hormon yang diproduksi oleh pankreas, yang dapat menurunkan kadar gula darah setelah makan.

Kondisi ini lebih umum pada pria daripada wanita karena pria cenderung menyimpan lebih banyak lemak berbahaya di sekitar daerah perut mereka, yakni lemak visceral.

Lemak ini menurunkan efektivitas insulin sehingga meningkatkan risiko diabetes.

Beberapa penelitian pada tikus dengan diabetes telah menunjukkan bahwa ekstrak dari daun dan biji kelor dapat menurunkan kadar gula darah baik dengan meningkatkan produksi insulin atau menyerap gula darah ke dalam sel.

Sumber : KOMPAS.com 

BALI, INFOSEKAYU.COM - Kepiawaian Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dalam mengelola serta melakukan inovasi di sektor energi dan Sumber Daya Mineral (SDM) membuat dirinya mendapat amanah untuk menjabat Ketua Bidang Energi Dan Sumber Daya Mineral (SDM) di kepengurusan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Masa Bakti 2021-2026, Sabtu (19/6/2021) di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua Badung Bali. 

Di bidang energi, Dodi Reza yang juga Wakil Ketua Bidang Hubal dan Pengelolaan Migas Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan
(ADPMET) telah berhasil melakukan terobosan dalam pengolahan kelapa sawit menjadi bahan bakar atau bensin. 

Pengukuhan Dewan Pengurus APKASI Masa Bakti 2021-2026 yang diisi 114 orang dilakukan oleh Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan selaku Ketua Umum APKASI pada acara pengukuhan sekaligus Rapat Kerja Nasional XIII APKASI.

Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Muhammad Tito Karnavian yang juga sekaligus membuka secara resmi Rakernas XIII APKASI.

Disela-sela acara yang bertema 'Tantangan dan Harapan Membangun Ekonomi Daerah di Masa Pandemi Covid-19 ini, Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin berharap dapat mengemban amanah tersebut dengan baik dan dapat bersinergi dalam meningkatkan perekonomian di tengah pandemi COVID-19.

"Alhamdulillah kita dipercaya sebagai Ketua Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral, semoga melalui wadah APKASI ini, kita dapat berkontribusi meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional," ujarnya.

Mendagri Muhammad Tito Karnavian dalam arahannya sangat mengapresiasi sekali tema serta penunjukan Bali sebagai tempat kegiatan pengukuhan pengurus dan Rakernas APKASI, karena Provinsi Bali yang sektor pendapatannya sangat tergantung disektor pariwisata merupakan daerah yang paling terdampak akibat Pandemi COVID-19.

"APKASi merupakan organisasi kepala daerah terbesar se Indonesia, yang mana keanggotaannya berjumlah 416. Kami apresiasi atas penunjukan tempat ini, sebagai tempat pengukuhan sekaligus Rakernas XIII APKASI," kata Mendagri.

Terutama Kabupaten Badung, dikatakannya sebelum Pandemi, APBD Badung adalah yang tertinggi seluruh kabupaten di Indonesia yakni mencapai 6,7 triliun, setelah pandemi hanya 2,6 triliun.

"Itu dampaknya sangat terasa, maka kehadiran kita ke Bali ini, kita ingin lihat real langsung, menjadi saksi di depan mata bagaimana beratnya masalah akibat Pandemi COVID-19, kemudian mendukung working from Bali," imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama Gubernur Bali Wayan Koster selaku tuan rumah sangat berimakasih telah memilih Provinsi Bali sebagai tempat rangkaian acara APKASI, sehingga telah menghadirkan lebih dari 700 orang.

Ia menuturkan sejak Pandemi COVID-19 terjadi Bali adalah provinsi yang satunya terkena dampak paling berat, karena perekonomiannya tergantung dari pariwisata.

"Dampaknya pertumbuhan ekonomi tahun lalu -9,3%, tahun ini Triwulan pertama-9,8%. Itulah sebabnya Bapak Presiden memberikan perhatian khusus supaya pertumbuhan ekonomi kita berangsur membaik," katanya.

Wayan menjelaskan saat ini pihaknya  tengah bekerja keras dalam penanganan COVID-19.

"Kita juga mendapatkan prioritas vaksinasi, sampai saat ini yang didrop ke Bali sudah 3 juta dan sudah di suntikan 1,8 juta vaksin. Kabupaten Badung ini kami prioritaskan karena pariwisata paling banyak disini," tuturnya.

Sementara Ketum Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan dilaksakannya prosesi pengukuhan dan Rakernas di Bali sesuai arahan Presiden untuk gotong royong mendukung penguatan ekonomi di Pulau Bali.

"Penyusunan dewan pengurus sudah disusun sesuai kebutuhan organisasi, yang terdiri diantaranya ketua umum, wakil ketua umum, 30 Bidang, perwakilan wilayah, dan secara keseluruhan total perosil sebanyak 114," tandasnya.

Acara dilanjutkan dengan Rakernas yang menghadirkan narasumber Menko Perekonomian, Menko 
Kemaritiman dan Investasi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Menteri Keuangan dan Menteri Koperasi dan UKM.

Medan, Infosekayu.co.  - Marasalem Harahap, jurnalis sekaligus Pemimpin Redaksi salah satu media lokal di Sumatera Utara tewas setelah ditembak orang tak dikenal pada Sabtu dini hari, 19 Juni 2021. Marasalem ditemukan warga sekitar 300 meter dari rumahnya di Huta VII, Pasar III Nagori Karang Anyer, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara sekitar 15 kilometer dari Pematang Siantar, pada pukul 01.05 WIB.