Top News


INFOSEKAYU - Himbauan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin Kepada Jajaranya dan seluruh stakehorlder terkait di Musi Banyuasin untuk membantu secara bergotong royong warga terkena bencana kebakaran di daerahnya.


Kini bantuan untuk warga yang terkena dampak kebakaran hutan perkebunan dan lahan (karhutbunlah) terus berdatangan, setelah Jajaran OPD Pemkab Muba ramai-ramai menyalurkan bantuan sembako, kali ini pihak Badan Zakat Nasional (Baznas) Muba menyalurkan dana sebesar Rp 57.500.000.

"Baznas Muba sudah membantu Rp 57.500.000, sesuai permohonan Ketua PMI Muba yang juga Wakil Bupati Muba, Beni Hernedi yang digunakan untuk beli susu Rp20.000.000, dan mie instan Rp37.500.000," ungkap Ketua Baznas Muba Lukmanul Hakim.

Tidak hanya itu, Baznas Muba juga sebelumnya menyalurkan bantuan untuk korban kebakaran di Desa Epil Kecamatan Lais yang menghanguskan enam rumah milik warga.

"Bantuan tersebut disalurkan ke Dinas Sosial Muba yang langsung diberikan kepada korban kebakaran," ujarnya.

Kemudian, sebelumnya pada 14 Agustus lalu Baznas Muba juga menyalurkan dana sebesar Rp 31 juta yang diperuntukkan bagi veteran dan janda veteran. "Total ada sebanyak 155 orang veteran dan janda veteran yang masing-masing dapat Rp 200 ribu," bebernya.

Dijelaskan, dana yang dikucurkan Baznas Muba ini sebagian besar berasal dari zakat ASN di Lingkungan Pemkab Muba. "Ini juga dampak positif yang dirasakan dari implementasi Perda Zakat yang di inisiasi pak Bupati Dodi Reza," tukasnya.

Sementara itu, Khasanah (56) warga Bayung Lencir mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Muba dan Bupati Muba Dodi Reza yang telah meringankan beban warga sekitar yang terkena dampak karhutbunlah.

"Kami sangat berterimakasih atas perhatian pak Bupati Dodi Reza. Alhamdulillah bantuan terus mengalir dari Pemkab Muba kepada kami warga di Desa Muara Medak Bayung Lencir ini," pungkasnya. (rel)

INFOSEKAYU - Mewakili Bupati Musi Banyuasin (Muba) H Dodi Reza Alex, Sekretaris Daerah (Sekda) Drs H Apriyadi, MSi melantik 33 pejabat fungsional dan 2 CPNS lulusan IPDN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Muba di Auditorium Setda Muba, Rabu (21/8/2019).


Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilantik meliputi tenaga pendidik dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dan tenaga kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Muba.

Dikatakan Sekda, jabatan fungsional merupakan kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak seorang ASN dalam suatu satuan organisasi. Yang mana dalam pelaksanaan tugasnya didasarkan keahlian dan keterampilan.

"Jabatan teknis yang tidak tercantum dalam struktur organisasi, tetapi dari sudut pandang fungsinya sangat diperlukan dalam pelaksanaan tugas-tugas pokok organisasi," katanya.

Apriyadi menyatakan bahwa pelantikan pejabat fungsional bertujuan agar fungsi organisasi guna meningkatkan kinerja semakin kuat dan penyelenggaraan tugas serta pelayanan kepada masyarakat kian maksimal.

Oleh karena itu ia berharap semua pejabat fungsional dan dua CPNS lulusan IPDN yang telah dilantik mempunyai kemauan yang kuat, wawasan yang luas, dan bersedia membantu pimpinan dalam merumuskan serta melaksanakan kebijakan.

"Disiplin adalah nomor satu, selanjutnya kembangkan kemampuan. Sesuai aturan bahwa pemerinrah setiap tahun wajib memberikan penambahan pengetahuan kepada ASN. Namun dibalik kewajiban pemerintah, selaku ASN kita wajib mencari dan tambah wawasan sendiri, jangan hanya menunggu apa yang dilakukan pemerintah," imbau Sekda.

Sekda juga menyampaikan bahwa Pemkab Muba sudah lakukan rapat internal dengan TAPD, efektif di tahun 2020 akan terapkan Tunjangan Kinerja (Tukin). Konsepnya, draf, Perbup sudah dikerjakan, dan Anjab sedang dikerjakan.

"Jadi dengan Tukin diterapkan tidak ada lagi ASN yang nongkrong tidak punya tanggung jawab. Di Muba kurang lebih ada 8000 ASN dan tupoksi sudah dibagi habis, nanti dalam Tukin ini kehadiran akan dinilai 40% dan 60% adalah kerja. Jadi kalau mau penilaian 100 persen maka silahkan tunjukan kinerja," ucap Sekda. (rel)

INFOSEKAYU - Lebih dari 600 peserta bersemangat mengikuti lomba tarik tambang yang digelar Pemkab Musi Banyuasin (Muba) dalam rangka memperingati dan memeriahkan HUT Republik Indonesia ke 74 tahun  di Halaman Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Muba, Rabu (21/8/2019).


Mewakili Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin, Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi, MSi, membuka langsung perlombaan tarik tambang, disaksikan perwakilan Forkopimda dan Perangkat Daerah di Lingkungan Pemkab Muba.

Ketua Pelaksana Perlombaan Tarik Tambang, Kepala Bagian Keuangan Setda Muba Muhammad Ali mengatakan, peserta terdiri dari 36 regu putra dan 30 regu putri, dengan komposisi 10 pemain dan 2 cadangan di setiap regu. Mereka berasal dari dinas instansi, kelurahan dan unsur vertikal lainnya.

“Hadiah bagi pemenang juara satu, dua dan tiga berupa trophy dan uang pembinaan untuk masing-masing regu putra dan putri, ” jelas Ali.

Sementara itu dalam sambutannya Sekda mengatakan lomba tarik tambang merupakan salah satu bentuk kebahagiaan merayakan HUT RI ke 74.

“Berbagai lomba yang digelar seperti tarik tambang ini semoga menjadi wahana hiburan sekaligus memupuk rasa kekompakan dan kebersamaan diantara peserta dan masyarakat,” ujar Apriyadi.

Sekda juga mengatakan, hikmah dari lomba tarik tambang yang terpenting adalah terpupuknya rasa kekompakan,  karena jika tidak kompak maka tenaga tidak maksimal.

"Nah rasa kekompakan ini bisa dibawa dalam bekerja di kantor. Kepada para peserta junjung tinggi sportivitas, jangan ada kecurangan dalam proses tarik tambang. Karena bukan juara yang dikejar tapi silaturahmi, kekompakan dan kebersamaan yang di ambil," tutup Sekda.

Pada kesempatan itu, Apriyadi membuka perlombaan perdana tim putra antara Dinas Kominfo melawan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Pada perlombaan tersebut tim putra Dikbud memenangkan perlombaan. Selama Perlombaan Sekda juga menyaksikan dari dekat perlombaan tarik tambang baik tim putra maupun tim putri. /red/


PALEMBANG Pengedar narkotika jenis Sabu Senin (19/8/2019) diciduk Unit Reskrim Polsek Plakat Tinggi Polres Muba saat melaksanakan Razia di Jalan Poros Desa Sido Rahayu depan SDN 1 Bukit Indah Kecamatan Plakat Tinggi Kabupaten Muba.


Dari dalam saku celana depan sebelah kiri tersangka Sudar (24) ditemukan 6 plastik narkotika jenis sabu beserta 1 unit hape merek Nokia model 105 warna hitam, 2 buah korek api gas warna biru dan merah muda, 1 buah kotak bungkus rokok merk Clas, 1 buah kertas timah rokok yang berisikan pipet yang berbentuk sekop, 1 lembar uang Rp.100.000, dan 1 unit sepeda motor merk Honda Mega Pro warna merah dengan nopol BG 3644 ZF.

Tersangka Sudar (24) warga Dusun IV Desa Sido Rahayu Kecamatan Plakat Tinggi Kabupaten Muba tak berkutik saat Aparat Kepolisian yang melakukan razia meringkusnya beserta barang buktinya.

"Kita meringkusnya saat anggota kita sedang lakukan razia, dan kita menemukan barang bukti sabu,” ujar Kapolres Musi Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, SIk melalui Kapolsek Plakat Tinggi Iptu Teguh HD, SH, saat dikonfirmasi melalui telepon.

"Berawal dari informasi masyarakat tentang maraknya peredaraan narkoba langsung ditanggapi cepat dan memerintahkan anggota untuk lakukan razia rutin, alhasil didapatlah dalam razia tersangka beserta barang buktinya, selanjutnya di bawa ke Mapolsek guna pemeriksaan," tutup Kapolsek baru. /red/



INFOSEKAYU - Kemenangan besar berhasil diraih Muba United pada laga pertama saat menghadapi PS Bank Sumsel Babel, Liga 3 Wilayah Sumsel di Stadion Serasan Sekate, Selasa (20/8/2019).


Gol-gol klub besutan Ibnu Grahan masing-masing dipersembahkan Nurdian S Chaniago yang berhasil memborong empat gol atau quatrick pada menit 9 dan 28, 65, dan 71.

Kemudian Febri Setiadi hatrick pada menit 14, 26, serta 40. Dan satu gol penutup dipersembahkan Asri Ibrahim pada injury time lewat titik putih.

Torehan tiga poin membuat Muba United bertengger pada posisi puncak klasemen dengan koleksi 3 poin. Posisi kedua ditempati PS Palembang dengan torehan poin sama setelah pada laga sebelumnya berhasil mengalahkan PS Banyuasin dengan skor 3-0.

Kemudian posisi ketiga dan keempat ditempati Persimura dan Persipra Prabumulih yang pada laga sebelumnya bermain imbang 2-2.

Sekretaris Daerah Kabupaten Muba H Apriyadi turut menyaksikan laga tersebut mengaku puas. "Alhamdulillah ini langkah awal yang bagus tim kita. Mudah-mudahan kedepan tetap konsisten dan kembali meraih kemenangan demi kemenangan," ujar H Apriyadi.

Sementara itu Manajer Muba United FC, Achmad Haris mengaku bersyukur tiga poin laga perdana. "Kami terima kasih pada semua pemain yang bekerja keras hari ini. Hasil yang luar biasa bagi kami," terang pria yang juga Staf Khusus Bupati Muba Bidang Pemuda dan Olahraga ini.

Ibnu Grahan pelatih Muba United mengatakan kita bersyukur memenangkan pertandingan perdana. "Sayang kartu merah Doni Setiawan. Jadi harus absen pada laga berikutnya besok (21/8) hadapi PS Banyuasin," terang mantan pelatih Persebaya ini.

Evaluasi Ibnu Grahan Mahyadi Panggabean masih terlalu agresif. "Mereka menganggap ini seperti laga final jadi habis-habisan. Jadi ke depan harus mengatur ritme, karena jadwal kita sangat padat kita harus main lima kali dalam kurun waktu sembilan hari," tutut mantan kapten Persebaya ini.

Namun secara umum Ibnu Grahan memberikan aplaus pada penampilan klub kebanggaan Macan Ranggonang -julukan Muba United ini. "Saya angkat topi dengan performa pemain hari ini. Terima kasih buat masyarakat dan suporter yang hadir langsung hari ini memberikan dukungan bagi kami," tukas dia. /red/

Sumber : Muba Online

INFOSEKAYU - Forkopimda Muba bersinergi dan berkolaborasi untuk percepatan pemadaman api di Bayung Lencir. Dari Senin (19/8) sore kemarin, Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex telah menginstruksikan Wakil Bupati Beni Hernedi turun ke lokasi kebarakan yang terjadi di Kecamatan Bayung Lencir bersama Danrem 044 GAPO Kol ARH Sonny Septiono, Dandim 0401 Muba Letkol Arm Muh Saifuddin Khoiruzzamani, Plt Kepala Dinas BPBD Muba Indita Purnama dan Kadisbun Muba Iskandar Syahrianto, Kamis (15/8/2019).


Mereka langsung ke lokasi kebakaran hutan kebun dan lahan di Desa Muara Medak Kecamatan Bayung Lencir. Mereka bersama tim gabungan Karhutbulah berjibaku memadamkan api.

Diketahui, kebakaran di desa tersebut terjadi sejak tanggal 12 Agustus 2019 yang merambat ke lahan gambut dan semak belukar.

Beni mengatakan saat ini upaya pemadaman kebakaran terus dilakukan bersama tim gabungan dan dibantu masyarakat dari darat dan udara dengan menurunkan helikopter water bombing.

"Semoga api dapat segera dipadamkan dan tidak meluas kelahan-lahan lainnya," ujar Beni.

Selain itu Wabup Muba meminta kepada perusahaan-perusahaan sekitar lokasi turut serta membantu mempercepat pemadaman Karhutbulah tersebut.

"Kita minta juga pihak perusahaan bersinergi percepat penanggulangan kebakaran ini," imbuhnya. /red/

INFOSEKAYU - Semarak dan meriah, beginilah suasana dari rangkaian Hari Pramuka ke-58 Tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), di mana tahun ini bertindak sebagai tuan rumah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang digelar di halaman Rumah Dinas Bupati Muba Griya Pendopoan Serasan Sekate, Selasa (20/8/2019).


Ribuan peserta yang terdiri dari anggota Pramuka dari 17 Kabupaten/Kota di Sumsel serta beberapa Bupati dan Wali Kota yang hadir, tampak takjub dengan rangkaian pertunjukan parade pembukaan Hari Pramuka ke-58 tersebut.

Dalam pelaksanaan Hari Pramuka ke-58 ini turut dihadiri Asisten Deputi Organisasi Kepemudaan dan Pengawasan Kepramukaan Kemenpora RI, Drs Abdul Rafur, S I Kom, MSi, Asisten I Pemprov Sumsel Dr Akhmad Najib, SH, MHum, Ka Kwarda Sumsel Mukti Sulaiman, SH, MHum, Wakil Wali Kota Palembang yang juga Ka Kwarcab Kota Palembang Hj Fitrianti Agustinda, Wabup Mura selaku Ka Kwarcab Mura Hj Suwarti, Perwakilan Ka Mabicab, serta Perwakilan Ka Kwarcab Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumsel.

Dalam sambutannya Ka Kwarda Pramuka Provinsi Sumsel, Mukti Sulaiman mengaku kagum dan takjub atas partisipasi Kabupaten Musi Banyuasin yang telah menyukseskan Hari Pramuka ke-58 tingkat Provinsi Sumsel.

"Tahun 2018 lalu Muara Enim sukses menjadi tuan rumah, dan tahun 2019 Muba sangat sukses dan memukau karena telah menjadi tuan rumah yang hebat," ujar Ka Kwarda Pramuka Sumsel, Mukti Sulaiman.

Menurutnya, Muba merupakan daerah yang sangat konsisten dan komitmen dalam mendukung dan memajukan gerakan Pramuka. "Banyak kontribusi yang telah diberikan Muba terhadap kemajuan Pramuka, tentu Kwarda Pramuka Sumsel sangat mengapresiasi hal tersebut," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Wakil Bupati Muba yang juga Wakamabicab GP Muba, Beni Hernedi menyebutkan Pemkab Muba akan terus komitmen untuk kemajuan Pramuka di Muba. Hal ini juga di implementasikan dengan dialokasikannya pemberian dana hibah kepada Kwarcab Pramuka Muba yang setiap tahun terus meningkat.

"Tahun 2017 Pemkab Muba memberikan dana hibah kepada Kwarcab Pramuka Muba sebesar Rp300 juta, tahun 2018 1 Miliar, dan tahun 2019 Rp2,5 Miliar dengan dana tambahan sebesar Rp750 juta," ungkap Beni Hernedi.

Ketua Kwarcab Pramuka Muba yang juga Sekretaris Daerah Pemkab Muba, Drs Apriyadi MSi menuturkan kegiatan-kegiatan pramuka di tingkat Kwarcab Pramuka Muba.

Ia menambahkan, Pemkab Muba bersama Kwarcab Pramuka akan terus bersinergi."Pemkab dan Kwarcab Pramuka akan bersama-sama saling mengisi untuk berkontribusi positif di bumi Serasan Sekate," pungkasnya.

Dalam kesempatan rangkaian Hari Pramuka ke-58 tingkat Provinsi Sumsel di Kabupaten Muba juga dilakukan pemberian penganugerahan Pramuka.

Tercatat ada sebanyak 37 Tokoh Gerakan Pramuka yang diberikan Penganugerahan dan salah satunya Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin yang juga Ka Mabicab GP Muba meraih anugerah Tokoh Inspiratif Terbaik I Gerakan Pramuka. Di mana sebelumnya juga Bupati Muba Dodi Reza Alex meraih anugerah Lencana Darma Bakti dari Kwarnas GP Pusat yang disematkan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo. /red/



INFOSEKAYU - Aksi si jago merah kembali terjadi di Bumi Serasan Sekate. Kali ini menghanguskan 6 unit rumah di Dusun I Desa Epil Kecamatan Lais Kabupaten Musi Bayuasin (Muba), Senin (19/8/19) sekitar pukul 16.30 WIB. Kebakaran tersebut terjadi diduga disebabkan korsleting listrik beruntung dari kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian kebakaran tersebut menurut masyarakat api bermula dari rumah Sihun yang berasal dari ruang tengah. Sehingga api membesar dan menghanguskan rumah Sihun pada saat itu.

Mendapatkan informasi tersebut, Bupati Muba Dodi Reza langsung meninjau lokasi kejadian kebakaran dan menyambangi korban yang terkena dampak kebakaran.

"Ini musibah yang tidak diinginkan, korban kebakaran akan nantinya difasilitasi Pemkab Muba melalui Dinas terkait dan malam ini kita juga berikan bantuan untuk korban kebakaran," ungkap Dodi di sela meninjau lokasi kejadian kebakaran, Senin (19/8) malam. 

Sementara, Camat Lais Deni Sukmana, membenarkan prihal kebakaran yang terjadi tersebut api menurut laporan berasal dari rumah Sihun. Mengenai penyebab kebakaran saat masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

"Api berasal dari rumah Sihun penyebab api masih dalam penyelidikan, untuk korban jiwa tidak ada. Sedangkan kerugian belum bisa diperkirakan," kata Deni.

Api berhasil dipadamkan setelah 7 unit mobil yaitu  mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Lais 1 (satu) unit, Pemkab Muba 3 (tiga ) Unit dan di bantu oleh PT  Medco Energy 3 (tiga) Unit mobil pemadam kebakaran dan dibantu warga sekitar turun memadamkan api, api berhasil dipadamkan sekitat pukul 19.30 WIB.

"Saat ini masih pemadaman sisa-sisa api, selain itu akibat kebakaran ini Jalinteng mengalami macet total dan kini sedang dilakukan penguraian," jelasnya.

Sementara, Plt Kepala Dinas Sosial Muba, Ahmad Nasuhi pihaknya telah mendapatkan laporan terkait kebakaran tersebut. Segera bersama Pak Bupati kita turun langsung sampaikan bantuan untuk korban. Kita juga berdoa agar korban yang tertimpa musibah diharapkan bersabar.

"Selain paket sembako. matras dan Tenda keluarga, kita akan data  kerugian material dan kita rekomendasikan bantuan dana serta rehabilitasi rumah bersama Baznas juga sembako tambahan dari Dinas ketahanan pangan, sesuai dengan arahan Bapak Bupati Dodi Reza," ungkapnya. /red/