Top News

SEKAYU, INFOSEKAYU.COM  - Kebijakan nasional di bidang administrasi kependudukan dan catatan sipil sampai saat ini sudah dirasakan manfaatnya dalam berbagai hal seperti peningkatan efektifitas pelayanan kepada masyarakat, peningkatan kualitas demokrasi, mencegah kriminalitas seperti pungli, mencegah teroris, TKI illegal, perdagangan orang dan lain sebagainya. Berpijak dari kebijakan itu, Pemkab Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) melakukan Bimbingan Teknis kepada Operator SIAK (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan) Kecamatan.

Pelatihan dalam rangka penerapan Administrasi Kependudukan Langsung Jadi (KELADI) pada loket pelayanan administrasi kependudukan di kecamatan. Acara dibuka langsung oleh Plt Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Muba, Sunaryo SSTP MSi, di Aula Kantor Dinas Dukcapil, Rabu (22/9/2021).

Dikatakan Sunaryo, Inovasi administrasi KELADI mendorong tagline yang sedang mereka gencarkan yaitu, #masyarakatdudukdilayanilangsungjadi. Jadi kalau pelayanan administrasi bisa langsung jadi kenapa musti pungli. Kendala selama ini proses administrasi kependudukan yang berbelit-belit, memakan waktu lebih dari setengah hari, kemudian alur pelayanan yag tidak jelas.

"Maka dari itu kita one stop service satu pintu, cukup waktu 30 menit pelayanan administrasi bisa selesai, bahkan kalau pembuatan KTP cukup waktu 5 menit selesai. Hari ini kita coba di hari keenam sistem administrasi KELADI ini.  Kalau sukses nantinya akan diterapkan untuk di setiap kecamatan, jadi masyarakat tidak perlu lagi datang ke Dinas Dukcapil, cukup di kantor  kecamatan bisa, oleh karena itu hari ini dimulai kegiatan Bimtek atau pelatihan bagi para operator SIAK kecamatan,"jelasnya.

Asisten administrasi Umum Setda Muba ini juga memaparkan bahwa, pelatihan dilaksanakan selama tiga hari bertempat di Kantor Dinas Dukcapil Kabupaten Muba, dan setiap kecamatan mengutus perwakilan dua orang operator. Senin nanti akan langsung kita uji coba operator kecamatan di pelayanan Dinas Dukcapil Muba. 

"Pelatihan ini akan terbagi jadi lima angkatan, untuk pilot project pertama ini kita latih dulu untuk Kecamatan Sekayu, Bayung Lencir dan Sungai Lilin. Kecamatan lainnya akan dilanjutkan pada sesi berikutnya,"papar Sunaryo.

Terpisah, Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Kepala Dinas beserta jajarannya juga kepada para peserta pelatihan yang merupakan operator kecamatan atas semua inovasi yang telah dilakukan.

Ia mengatakan, selama ini Pemkab Muba terus mewujudkan kondisi kehidupan yang lebih layak bagi administrasi kependudukan. Ada beberapa inovasi seperti pelayanan mobil keliling secara online yang memberi kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh dokumen-dokumen kependudukan.

“Ada lagi inovasi yang bernama Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM). Ini semua merupakan invovasi dan terobosan yang telah dilakukan dan saya mengucapkan terima kasih untuk upaya tersebut. Saya menunggu inovasi-inovasi selanjutnya demi tertibnya administrasi kependudukan di Kabupaten Muba,” ucap Dodi. Ia mengingatkan kepada Disdukcapil untuk terus menyamakan visi bersama-sama meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sehingga masyarakat memperoleh pelayanan  sebaik-baiknya.

Sekayu, Infosekayu.com – Lantaran cukup meresahkan akibat ulahnya mencuri sepeda motor dibawah rumah, kini pelaku Ujang (45), akhirnya berhasil ditangkap Polsek Sanga Desa Polres Musi Banyuasin (Muba), Minggu (19/9/2021).

Warga Dusun I Desa Kemang Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Muba Sumsel ini ditangkap pasca dilakukan penyelidikan oleh petugas.

Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy, SH., S.Ik., M.Si., melalui Kapolsek Sanga Desa Iptu Yohan Wiranata, SH., membenarkan adanya penangkapan pelaku curanmor.

“Setelah dilakukan penyelidikan, didapat informasi bahwa tersangka Ujang sedang membawa satu unit sepeda motor tanpa body dan lampu depan dan belakang, di simpang 4 PT Astaka Dodol, tepatnya di Jalan Padeko Talang Kemang. Selanjutnya Tim Spartan Unit Reskrim Polsek Sanga Desa langsung memberhentikan laju kendaraan tersebut,” ujar Yohan, dikonfirmasi Selasa (21/9/2021).

Lanjut Yohan, sepeda motor yang dibawa tersangka langsung dicek. Dari pengecekan, diketahui nomor rangka dan nomor mesin sama persis.

Kemudian tersangka dan barang bukti langsung dibawa dan diamankan ke Mapolsek Sanga Desa.

“Berdasarkan hasil interogasi, tersangka mengakui kalau dirinya telah mencuri sepeda motor Yamaha Vega R saat diparkiran di bawah rumah,” terang Kapolsek Yohan.

Kemudian, sepeda motor tersebut dibawa tersangka kearah pinggir hutan divisi 6 kebun kelapa sawit PT PIP dan melepaskan body motor agar orang dan korban tidak mengenali lagi sepeda motornya.

Setelah itu, tersangka membawa kembali sepeda motor tersebut keluar PT PIP.

“Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materil diperkirakan senilai Rp5.000.000,” tandasnya.

Sumber : sriwijaya media 

Riau, Infosekayu.com - KEPOLISIAN Daerah (Polda) Riau berhasil mengungkap dugaan korupsi penyelewengan bantuan alat rapid test oleh Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, dr Misri Hasanto. Saat ini, polisi telah melakukan penahanan badan setelah dr Misri ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi kepada wartawan menuturkan, penyalahgunaan wewenang oleh Kadiskes Meranti bermula pada 7 September 2020 lalu. Di mana, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI memberikan 30 ribu pcs alat rapid test antibodi Covid-19 merek Indeck Igg/IgM ke Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Pekanbaru.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 3 ribu pcs diserahkan kepada Diskes Kepulauan Meranti sesuai surat permohonan sebanyak tiga kali. Kadiskes Misri setelah menerima alat rapid test sebanyak 3 ribu pcs, tidak pernah melaporkan ke bagian aset BPKAD maupun pengurus barang pada Diskes Meranti.

"Alat tersebut disimpan di ruangan Kadiskes, yang seharusnya alat rapid test tersebut disimpan pada instalasi farmasi," ujar Kapolda Irjen Agung usai gelar pasukan di Mapolda Riau, Senin (20/9).

Ia melanjutkan, sebagai laporan pertanggungjawaban, Kadiskes mengirimkan sebanyak empat kali daftar nama-nama penggunaan alat rapid dengan hasil nonreaktif untuk total pemanfaat 2.500 orang ke Korwil Kerja KKP Selatpanjang. Dari sana, ditemukan 996 orang yang di daftar, terdiri dari petugas di UPT, sama sekali tidak pernah dilakukan rapid test.

Diskes Meranti juga membuat dan mengirimkan ke KKP Kelas II Pekanbaru untuk laporan ralat daftar nama-nama pengunaan alat rapid test dengan hasil nonreaktif diganti menjadi hasil buffer stock untuk total pemanfaat 1.209 orang.

"Tersangka diduga mengalihkan pemanfaatan alat rapid test untuk pertugas Bawaslu Meranti yang dilaksanakan oleh tenaga kesehatan UPT Puskesmas," pungkasnya.

Selain itu, Kadiskes ditengarai juga menjual rapid test yang seharusnya diperuntukkan secara gratis kepada masyarakat kepada jajaran Bawaslu Meranti sebagai syarat tahapan pengawasan logistik dan kampanye pada 10 November 2020 sebanyak 191 orang dan tanggal 20 November 2020 sebanyak 450 orang. Bawaslu Meranti telah melakukan pembayaran tunai sebesar Rp150 ribu dikalikam 641 orang. Sehingga didapat total bayar sebesar Rp96.150.000 sesuai dengan kwitansi pembayaran Sekretaris Bawaslu Meranti.

Usai melakukan sejumlah penyelidikan, Misri ditangkap pada Jumat, 17 September 2021 sekitar pukul 09.30 WIB di sebuah penginapan di Jalan Tengku Zainal Abidin, Kecamatan Pekanbaru Kota, Pekanbaru.

 "Selanjutnya dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka dan penahanan di Rutan Polda Riau pada tanggal 18 September 2021," tambah Agung.

Pihaknya terus mendalami lebih jauh atas kasus ini. Termasuk juga menelusuri apakah ada pihak lain yang terlibat. Sedangkan untuk ancaman pidana, Kapolda menyebut pihaknya menerapkan Pasal 3, 9 dan 10 Undang-undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

"Soal pasal yang diterapkan nanti penyidik akan menyampaikan lebih lanjut. Di antaranya Pasal 3,9 dan 10. Dengan ancaman 5-10 tahun penjara," tutupnya.

Bupati Meranti Hormati Proses Hukum

Sekretaris Dinas Kesehatan (Diskes) Kepulauan Meranti M Fahri ditunjuk untuk merangkap jabatan sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan mengisi kekosongan jabatan terkait. Langkah itu diambil pascapenetapan dr Misri sebagai tersangka oleh Polda Riau dalam kasus dugaan penyelewengan bantuan Covid-19 di daerah setempat.

Seperti dikatakan Bupati Kepulauan Meranti H M Adil yang mendukung penuh proses penegakan hukum yang sedang ditangani Polda Riau kepada jajarannya. Bahkan siapa yang terbukti bersalah dinilai cukup pantas mendapatkan ganjaran hukuman.

"Jika benar dan terbukti, siapapun yang bersalah harus dihukum. Silakan ditindaklanjuti sesuai dengan aturan yang berlaku," ungkapnya.

Komitmen Adil dalam memberantas korupsi tak bisa dipandang sebelah mata. Saat ini ia telah mengganti posisi Misri sebagai Kadiskes kepada Sekretarisnya M Fahri.

"Posisinya sudah saya isi oleh Plt. Kami tunjuk Fahri sebagai pejabat sementara menjelang JPTP mendatang untuk digantikan kepada pejabat definitif. Tadi saya sudah hubungi Fahri. Untuk SK nanti saya tandatangan." ungkapnya, Senin (20/9).

Sumber : Riaupost.

no image

PALEMBANG, PROSUMSEL.COM— Lantaran tebang pohon kelapa Seorang adik yakni Muhammad Fauzi (35) tega menghabisi nyawa kakak kandungnya sendiri Badaruddin dengan memukul menggunakan sebilah bambu di rumahnya di kawasan Tegal Binangun, Lr Langgar, Kelurahan Plaju Darat, Kecamatan Plaju Palembang, Senin (20/9/2021) sekitar pukul 18:30 WIB.

Romlah ibu dari kedua tersangka dan korban sekaligus saksi yang melihat kejadian menjelaskan, kejadian ini disebabkan hal sepele, bermula ketika korban menebang pohon kelapa.

Tersangka M Fauzi yang merasa sudah menanam pohon tersebut sejak masih bibit tidak senang.

Keributan seketika terjadi, pelaku yang membawa senjata tajam mengejar korban namun ditangkis oleh sang Ibu. Setelah ditangkis, pelaku melempar kursi kepada korban.

Korban terjatuh pingsan, namun karena tidak puas pelaku yang masih dalam emosi mengambil sebilah bambu panjang (satang).

“Saya tangkis, tapi Fauzi tetap beringas. Pas kakaknya jatuh dia teriak ‘biarlah ku bunuh dia mak’.dia pukul kakaknya pakai satang di paha pakai bambu, saya yang sempat menangkis juga kena bambu,” kata Romlah usai dibincangi dirumah korban.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Plaju Iptu Abul Wahab. telah membenarkan kejadian tersebut. Sementara ini Polsek Plaju sudah membawa tersangka untuk dimintai keterangan dan diinterogasi.

“Pelaku sudah kami amankan, sedangkan korban sedang dibawa ke RS Bhayangkara Palembang,” kata Iptu Abdul Wahab saat dikonfirmasi.

Dikatakannya, dari hasil olah TKP, dia menjelaskan, sementara ini pihaknya belum menyimpulkan penyebab korban meninggal dunia.

“Karena di paha korban ada luka lebam, bagian pahanya. Kami belum menyimpulkan penyebab korban meninggal apa,” jelasnya.

Sekayu, Infosekayu- Penanganan dan pencegahan COVID-19 di Muba berjalan sangat baik. Ini diketahui setelah dikeluarkan instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 44 Tahun 2021, dimana Kabupaten Muba berada pada PPKM di level II. 

"Ya, Muba masih di level II dan masuk zona hijau berdasarkan Instruksi Mendagri," ungkap Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA. 

Bupati Dodi Reza ini mengaku, meski level bertahan namun protokol kesehatan dan pelaksanaan vaksin di Muba terus di gencarkan. "Ini berkat kita selalu patuh prokes dan memaksimalkan pelaksanaan vaksin, jadi kita jangan lengah," tuturnya. 

Dodi Reza mengaku, PPKM level II tersebut artinya sejumlah pengetatan aktifitas akan dilonggarkan. "Tetapi bukan berarti kita mengenyampingkan prokes," ulasnya. 

Sementara itu, Kadin Kominfo Muba sekaligus Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Herryandi Sinulingga AP mengatakan tercatat ada sebanyak 10 Kecamatan di Muba yang masuk zona hijau. 

"Adapun zona hijau yakni diantaranya Kecamatan Sekayu, Lawang Wetan, Babat Toman, Batanghari Leko, Sungai Keruh, Jirak Jaya, Babat Supat, Sungai Lilin, Tungkal Jaya, Lalan. 

"Kemudian untuk zona kuning diantaranya Kecamatan Sanga Desa, Lais, Bayung Lencir, Keluang, dan Plakat Tinggi. Untuk capaian vaksin sudah menyasar ke 133.453 orang (29.60 persen)," tandasnya.
SEKAYU, INFOSEKAYU.COM - Setelah sukses melaksanakan event Kejurnas Motoprix di tengah pandemi COVID-19,  Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Muba kembali menggelorakan samangat olahraga dengan pertandingan bulutangkis. Hal ini dilakukan untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun Kabupaten Muba ke 65.

"Jadi malam ini kami mencoba untuk mulai melakukan aktivitas olahraga yang melibatkan beberapa pihak. Kemarin kita sudah melaksanakan Motoprix, alhamdulilah dalam pelaksanaan semuanya berjalan dengan lancar,"ungkap Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi, saat membuka acara
Kejuaraan Daerah Bulutangkis Bupati DRA
Cup 2021, Senin (20/9/2021) di Gedung Olahraga
Ranggonang
Sekayu.  

Apriyadi menyampaikan kegiatan pertandingan bulutangkis ini berskala lokal. Para peserta yang hadir harus disertai hasil tes rapid antigen untuk menjamin apakah mereka ini benar-benar orang yang terbebas dari COVID-19.

"Jadi kita coba menginisiasi ini, untuk mengembalikan semangat olahraga di Kabupaten Musi Banyuasin. Selain untuk menggerakkan olahraga, kita juga menaruh sebuah keyakinan bahwa kegiatan ini bisa berjalan dengan baik dan juga akan berimbas ataupun berpengaruh kepada sektor ekonomi kecil yang ada di kabupaten Muba terutama di kota Sekayu. Namun, disamping itu terus dilakukan upaya   pencegahan terhadap COVID-19 dengan melakukan percepatan vaksinasi dan lain sebagainya,"urai Sekda.

Kepala Dispopar Muba Muhammad Fariz SSTP MM mengatakan, beberapa kegiatan yang telah dan akan dilakukan ini merupakan salah satu upaya untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun Kabupaten Musi Banyuasin. 

Adapun kegiatan yang malam ini akan dilaksanakan yaitu, Kejuaraan Daerah Bulutangkis Bupati DRA
Cup 2021 mulai 20-24 September 2021. Hadiah berupa dana pembinaan telah disiapkan panitia.

"Karena ini merupakan kejuaraan daerah jadi peserta ambil dari bagian umum dan juga dinas instansi. Tercatat peserta sampai saat ini berjumlah 320 orang yang memang berdomisili di Musi Banyuasin baik dari masyarakat langsung dari kecamatan, dinas instansi dan partisipasi club-club yang ada di kabupaten Muba. Untuk minggu depan kita akan memulai secara terbatas pertandingan untuk eksekutif dan rekan-rekan media,"ulasnya.

Terpantau dalam pertandingan ini, peserta dan panita tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan tanpa penonton. Hadir juga Dandim 0401 Muba Letkol Arh Faris Kurniawan SST MT, Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy SH SIK MSi yang ikut melakukan pertandingan bulutangkis bersama dengan beberapa Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Muba.
Sekayu, Infosekayu.com - Usai sudah ajang bergengsi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motoprix Region A Putaran 3 Sumsel Piala Presiden 2021 digelar di Sirkuit Internasional Skyland Sekayu Kabupaten Muba, 18-19 September 2021.

Sebanyak 192 pembalap Region Sumatera dari tiga Klas mengaspal dengan leluasa di sirkuit yang dijuluki sirkuit Minimal Catalunya tersebut. 

Adapun turut menjuarai diantaranya Klas BBK 4TAK 150CC T.U Novice (10 LAP) Juara 1, Nomor 129 Andri Yosa, best time 1:21.257, total time 13:51.430, Sumsel, (Team PPLP-D Muba), Juara 2, Nomor 96 Bintang OP, best time 1:22.628, total time 14:04.728, Kepulauan Riau, (Team H Lanosin Bintang Centula NHK), dan Juara 3, nomor 201 Abung Tom S, best time 1:25.504, total team 14:29.399, Sumsel, (Team Bukit Asam TBK). 

"Kemudian, Klas Sport 2 TAK 140 cc STD Open. Juara 1, nomor 111, Agus Kurniawan, best time 1:24.112, total time 8:35.436, Palembang, team CV Ridlo Sapta Cipta D4 Darul, Juara 2, nomor 40 Rony Aja, best time 1:24.749, total time 8:36.617, Palembang, team Memes Racing CV.Yudi Hasanah, dan Juara 3, nomor 114, Larangga, best time 1:24.722, total time 8:37.357 Palembang, Sapi Balap Studio 81 HJM, "ujar Kadispopar Muba, Muhammad Fariz SSTP MM.

Lalu, Klas BBK 4 TAK 150 CC Tu Mix (MP3) Muba. Juara 1, nomor 77 Aldino Erda, best time 1:29.061, total time 9:05.195 Sekayu, Aprah Racing Team, Juara 2, nomor 22, Romi Mei, best time 1.29.444, total time 9:08.638 Sekayu, Sekayu Racing Team, dan Juara 3, nomor 36B Bram Erda, best time 1:29.637, total time 9.08.780, Muba Korwil IMI Muba.

Selain itu, Klas BBK 4 TAK 125 CC Tu Mix (MP6) Muba, Juara 1, nomor 77 Dino Erda, best time 1:31.410, total time 9:15.917, Muba Korwil IMI Muba Studio 81 HJM, Juara 2, nomor 36B Bram Erda, best time 1:31.600, total time 9:16.113, Muba Korwil IMI Muba, Juara 3, nomor 22, Romi MEI, best time 1:31.124, total time 9:18.888, Sekayu MJM Racing Team. 

Kemudian, Klas Expert Juara 1, nomor 124 Agung Septan AL, best time 1:20.119, total time 14:57.820, Sumsel, team Indra Apdi Racing Team, Juara 2, juara 57 Hafid Jus Marwi, best time 1:20.009, total time 15:13.816 , Sumsel, team H Lanosin Bintang Centula NHK, dan Juara 3, nomor 114, Larangga, best time 1:22.323, total time 15:24.762, Bengkulu , Ocean BM Tech RCB ASIRI Koizumi CLD. 

"Lalu, Klas Novice, Juara 1, nomor 129 Andri Yosa, best time 1:22.094, total time 13:57.747, Muba , PPLP-D Dispopar Muba, Juara 2, nomor 96 Bintang OP , best time 1:22.926, Muba, H Lanosin Bintang Centula NHK, dan Juara 3, nomor 201 , Abung Tom S, best time 1:24.469, total time 14.14.395, Muara Enim," ulasnya. 

Ia menambahkan, untuk Klas BBK 2 TAK 125 CC underbone Open. Juara 1, nomor 92 Kalingga , best time 1:21.992, total time 8:15.939, Palembang, team CV Ridlo Sapta Cipta D4 Darul.

"Untuk Juara 2, nomor 124 Agung Septan AL, best time 1:21.236, total time 8:15.947, Kerinci, Indra Apdi Racing Team, dan Juara 3 , nomor 207 Ega Sipon, best time 1:22.479, total time 8:20.732 , Jambi ,CV Ridlo Sapta Cipta D4 Darul," pungkasnya.
SEKAYU, INFOSEKAYU.COM  - Ditunjuknya Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menjadi tuan rumah acara puncak Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2021 pada Nopember mendatang, Tim API dikomandoi CEO Ayo Jalan-jalan Indonesia, Muhammad Syafa'at bersama anggota tim lainnya mendatangi langsung Kabupaten Muba. 

"Kami datang dari Jakarta sejak kemarin dan sudah keliling langsung Kota Sekayu, melihat langsung objek wisata dan keunggulan yang ada di Muba, sungguh luar biasa. Selaku penyelenggara ajang API kami sangat mengapresiasi kesiapan Kabupaten Muba untuk menyelenggarakan malam puncak Anugerah Pesona Indonesia Ke-6 tahun 2021,"ucap CEO Ayo Jalan-jalan Indonesia, Muhammad Syafa'at saat beraudiensi langsung dengan Bupati Muba, Senin (20/9/2021).

Lanjutnya, penyelenggaraan API sejak tahun 2016 telah banyak memberikan dampak positif terhadap pengembangan pariwisata di Indonesia. Dengan keterlibatan Kabupaten Muba secara langsung dalam penyelenggaraan API 2021 menunjukkan pula bahwa Bupati Muba beserta jajarannya memberi perhatian khusus terhadap pentingnya pengembangan sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

"Kami berharap melalui moment penyelenggaraan API 2021 nantinya dapat meningkatkan, juga mengangkat seluruh potensi pariwisata dan ekonomi kreatif yang dimiliki Kabupaten Musi Banyuasin," ucap Syafa'at.

Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengatakan, bukan tanpa alasan Kabupaten Muba siap untuk ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan API Award 2021.  

"Kita maunya orang mengenal Kabupaten Muba jangan hanya dari sisi potensi hard nya saja seperti SDA yang melimpah Minyak, Bumi dan Gas tapi Kabupaten Muba juga punya potesi dari sisi soft nya seperti wisata alam, kuliner ikan khas Sungai Musi,otomotif dan wisata olahraga, serta potensi wisata lainnya juga ,"ucap Dodi.

Selain itu juga Kabupaten Muba punya inovasi Aspal Karet yang bisa menaikkan harga komoditas karet, yang selama ini harga nya terpuruk. Kemudian potensi dari sisi fashion punya Gambo Muba yang berasal dari limbah gambir, yang berhasil meningkatkan ekonomi kreatif warga. Hal-hal demikian lah diharapkan Kabupaten Muba lebih dikenal.

"Oleh karena itu kita mempersiapkan ini tidak main-main, bukan hanya tugas Dispopar saja tapi semua dinas instansi ikut allout, jadi silahkan saja di survey lebih lanjut dan dikoordinasikan apa saja yang dibutuhkan, intinya kita siap untuk jadi tuan rumah API Award 2021 ini,"pungkasnya.

Kepala Dispopar Kabupaten Muba, Muhammad Fariz SSTP MM mengatakan penyelenggaraan event ini juga bertujuan mendorong peran berbagai pihak. Khususnya, dalam mempromosikan pariwisata daerah masing-masing.

Menurutnya, banyak cara yang bisa dilakukan untuk memajukan pariwisata daerah, tidak harus wisata alam, seperti halnya di Musi Banyuasin yang sangat dikenal dengan kelengkapan fasilitas olahraga dan wisata alam yang sarat dengan spot kegiatan olahraga.

Jadi, olahraga dan pariwisata bisa dipadukan, konsep seperti ini sangat bagus dan tentu tidak hanya mencuri perhatian wisatawan lokal tapi juga mancanegara," ungkapnya.