Top News


Sekayu, Muba - Membudayakan literasi di lingkungan keluarga bukanlah hal mudah. Butuh proses agar anak mengenal dan mencintai buku. Orang tua berperan penting meningkatkan literasi keluarga. Mereka perlu cara kreatif untuk mengenalkan buku kepada anak. 

Pesan ini disampaikan Duta Baca Indonesia, Najwa Shihab, saat hadir dalam acara Talkshow Interaktif literasi digital yang digalakkan oleh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Muba, Kamis (12/12/2019) di Opproom Pemkab Muba.

Presenter yang akrab disapa Nana tersebut,
hadir berbagi tips membaca kepada pelajar dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan warga masyarakat muba /komunitas baca di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muba dan meningkatkan minat baca di tengah-tengah masyarakat. 

“Perlu banyak cara kreatif mengenalkan anak agar gemar membaca buku. Sebab, kemampuan itu bukan dihasilkan secara otomatis. Misalnya, anak diajak ke toko buku, kalau ke mall atau orang tua di rumah bisa memberi contoh membaca buku,” kata Najwa.

Dikatakannya juga menjadikan orang gemar membaca harus melalui proses belajar, karena kemampuan membaca perlu terus dilatih.

Hal yang sama, disampaikan, Kepala Perpustakaan Nasional RI diwakili Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpusnas, Dra Woro Titi Haryanti MA, dalam kesempatan tersebut dirinya mengajak ratusan pelajar dan ASN di lingkungan Pemkab Muba untuk membudayakan literasi. 

Sementara, Bupati Musi Banyuasin H. Dodi Reza Alex dalam sambutannya mengatakan bahwa ditengah meningkatkan teknologi digital yang memberikan kemudahan dalam mengakses informasi secara cepat, membaca masih menjadi kebutuhan dinomor duakan. 

"Kita patut berbangga hari ini, karena Najwa Shihab Duta Baca Indonesia telah hadir di kabupaten Musi Banyuasin. Dan berharap, mbak nana membagi ilmunya kepada kita semua,"katanya.

Selain itu, Dodi menerangkan adanya kata-kata bijak yang tertempel diberbagai sekolah/madrasah "membaca, membuka Dunia", belum mampu mendobrak minat baca bangsa ini, sehingga minat baca di Indonesia dikenal masih rendah.

Untuk itu, lanjutnya dibutuhkan model yang mampu memberikan contoh gemar membaca untuk masyarakat. 

"Untuk kepentingan ini, kami laporkan kepada kepala perpustakaan nasional RI dan Ibu Najwa Shihab, Pemerintah Kabupaten Muba telah melakukan beberapa gebrakan yaitu mengangkat dan mengukuhkan ketua tim penggerak PKK, Ibu Hj. Erini Mutia Yufada sebagai Bunda baca kabupaten Muba. Selanjutnya, kami mengangkat dan mengukuhkan Sdr. Rojaki, MPd., sebagai duta baca kabupaten Muba. Selain itu, kami juga telah melakukan pemilihan dan penyeleksian para pelajar SMP dari semua SMP, bai negeri maupun swasta untuk menjadi duta baca pelajar tingkat SMP sebanyak 76 duta baca sejak  September 2018 sampai saat ini,"terangnya.

Muba, Sekayu -Skyland Internasional circuit, Kota Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin pekan ini ramai dengan raungan knalpot dari motor pembalap Supermoto yang datang dari dari 7 negara (Malaysia, Philipina, Singapura, Taiwan, Indonesia, Australia dan Inggris) dan sorak Sorai ribuan penonton masyarakat Muba, Minggu (8/12/2019).

Para penonton sangat antusias melihat motor trail di lintasan aspal circuit Muba, apalagi ada aksi jumping yang membuat pecah para penonton.

Para pembalap dengan lincahnya terbang menghibur para penonton yang memadati tribun Skyland Internasional circuit Muba. Para penonton pun tak jual mahal menyoraki para pembalap yang lewat di depan mereka.
Waw... keren, gass gass!, ini ucapan yang sering keluar dari para penonton ketikan pembalap-pembalap menunjukkan aksi-aksi terbaiknya. "Keren-keren dengan lintasan yang sangat menantang pembalap pembalap menunjukkan aksi-aksi luar biasanya,"ungkap Ardi saat menyaksikan laga tersebut.

Even di kota Sekayu ini memang sangat istimewa dan luar biasa, sudah dua pekan ini, ajang bergengsi selalu tampil memukau dan sangat menghibur.

Apa hendak dikata? ajang ini, selain banyak penonton yang menggemarinya, juga banyak pembalap yang ikut ambil bagian meramaikan kegiatan bergengsi ini. 

"Saya masyarakat Musi Banyuasin tentunya, sangat bangga kepada Pemerintah Kabupaten Muba terutama kepada Bupati Muba Bapak H. Dodi Reza Alex yang sudah memberikan hiburan menarik dan berkualitas tanpa ada pemungutan biaya tiket masuk. Terima kasih Bupati Muba, telah memfasilitasi dan mengratiskan acara ini, sehingga kami bisa nonton bareng sama keluarga,"tutupnya.

SEKAYU- Satu hari jelang pelaksanaan event balap motor Internasional Muba Internasional Supermoto di sirkuit internasional Skyland Musi Banyuasin, diberi waktu latihan bebas. Ini agar pada Minggu tanggal 8 Desember 2019 mendatang, para pebalap dari 3 Benua lebih mengenal arena sirkuit. Saat ini mereka semua  tiba di kota Sekayu.Tepatnya Jumat (6/12/2019) sebanyak 18 pebalap latihan bebas di sirkuit internasional Skyland, sebagai bekal jelang tampil di balapan sebenarnya pada Minggu 8 Desember 2019 pukul 9.00 WIB.

Berdasarkan pantauan di lapangan, para pembalap dari 3 benua tersebut sangat menikmati aesi latihan bebas mereka. Tidak mau kehilangan kesempatan, tim mediapun sempat mewawancarai peserta pembalap yang berasal dari Australia yaitu Dominic Fletcher.

Dominic memuji penyediaan sarana dan prasarana serta fasilitas di sirkuit internasional Skyland Muba. Menurutnya, posisi lintasan di sirkuit internasional Skyland Muba menarik dan sangat menantang.

Tidak hanya itu, Pebalap muda ternama yang juga mantan pebalap Grand Prix (GP) 250 cc yakni Doni Tata Pradita asal Indonesia tampak gesit latihan dan siap meraih kemenangan di ajang bergengsi tersebut.
Adapun pebalap yang akan meramaikan Supermoto di Skyland Minggu ini, yaitu Muhammad Habibullah bin Mohd Salleh (Malaysia), Mohammad Khuzaini bin Mahmood (Malaysia), Mohd Dahnial bin Yunasri (Malaysia), Mohammad Khairi bin zakaria (Malaysia), Ahmad Daniel haiqal bin Ahmad Samsul Nizam (Malaysia), Aqil Rusyaidi bin Shaharum (Singapura), Mohammad Fazli bin Kamaruddin (Singapura), Abdul Rahman bin Rahmad (Singapura).

Kemudian, Bryan Kuang Fuyou (Singapura), Lewis Cornish (United Kingdom), Doni Tata Pradita (Indonesia), Pedro Wuner, (Indonesia), Tommi Salim (Indonesia), Raffi Tangka (Indonesia), Farudilla Adam (Indonesia), Kenneth san Andres (Philipines), Dominic Fletcher (Australia), dan Yang Kai Hung (Taiwan).

Ajang bergengsi ini dipastikan bakal lebih menggelora dan mendongkrak semarak Skyland Internasional Circuit Muba.

Ayo!!! yang cinta otomotif, jangan sampai ketinggalan keseruan balapnya pada hari Minggu besok.

Bayung Lencir, Musi Banyuasin - Sebanyak 100 orang warga Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin mendapat bantuan Modal Usaha dari Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, melalui Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Muba, Rabu (4/12). Penyerahan dilaksanakan di Kantor Camat Bayung Lencir.

Pendistribusian bantuan Baznas Kabupaten Muba ini diserahkan langsung oleh tim dari Baznas Kabupaten Muba dipimpin oleh Kepala Baznas Muba Lukmanul Hakim selain Program Ekonomi berupa bantuan modal usaha untuk usaha produktif, juga pendistribusian program kemanusiaan berupa santunan Fakir Miskin sejumlah 50 orang. 

Diketahui, program ini juga merupakan bagian dari implementasi Perda Zakat yang di inisiasi Bupati Muba Dodi Reza bersama pihak legislatif Muba. 

Kepala Baznas Kabupaten Muba, Lukmanul Hakim, mengatakan untuk program Bantuan Modal usaha ini Kecamatan Bayung Lencir memang baru kali pertama ini. Kecamatan lain sudah semua, ada 2 Kecamatan lagi yang belum, yakni Batanghari Leko besok kita lakukan, dan Babat Supat di tanggal 10 (Desember),

"Nanti tahun depan program ini akan ada lagi, tapi seyogyanya penerimanya berganti, arti kata orang lain lagi penerimanya, Harapan kita mudah-mudahan bisa menambah modal usaha, bisa semangat lagi usahanya, bisa berkembang dan bisa berbagi melalui zakat juga" Kata Lukman.

Sementara itu, kebahagiaan tampak tersorot dari para penerima program Baznas tersebut. Salah satu penerima bantuan Program Ekonomi, Arsa subik (30) warga Kelurahan Bayung Lencir Indah yang berusaha menjual bibit buah-buahan, mengaku berterima kasih atas bantuan tersebut. Menurutnya,  bantuan ini sangat membantu dan bisa menambah modal usahanya.

"Selama ini modal kecil-kecilan, omset belum menentu karena bibit masih dikit jadi cuma bisa menjual di Kecamatan Bayung Lencir, mudah-mudahan bisa memperbanyak bibit, kami ucapkan terimakasih kepada Baznas dan Pemkab Muba, semoga tiap tahun program ini ada, agar lebih banyak lagi yang terbantu," Katanya.

Senada diungkapkan Nursima (70), warga Kelurahan Bayung Lencir ini saat ditanyai mengaku bantuan tersebut akan dipergunakan olehnya untuk keperluan rumah tangganya.

"Ya nanti dirumah akan dipergunakan untuk beli kebutuhan dapur, mokasih nian ke Pemerintah sudah memberikan bantuan bagi kami yang kurang mampu ini," katanya singkat.

Bupati Muba Dodi Reza berpesan kepada penerima manfaat agar bisa memanfaatkam modal usaha tersebut dengan sebaik mungkin. "Pergunakan untuk mengembangkan usaha, saya mendoakan agar usahanya lancar," ucap Dodi. 

Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah ini juga menambahkan, pemberian bantuan modal usaha dari Baznas Muba ini merupakan wujud bahwasannya Perda Zakat di Muba berjalan efektif. "Dan sangat memberikan kontribusi positif untuk masyarakat Muba," pungkasnya.

SEKAYU, - Organisasi Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Musi Banyuasin menggelar Lomba Kreasi Kemasan Makanan Non Plastik, dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-91 dan HUT DWP ke-20 di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Rabu (4/12/2019).

Ketua DWP Muba Hj Asna Aini Apriyadi yang membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa perempuan mempunyai hak dan kewajiban yangg sama dengan laki-laki sesuai dengan proposinya masing-masing. Dan berharap dengan adanya lomba itu bisa meningkatkan kualitas sumber daya perempuan dan mampu mengembangkan potensi kemampuan yang dimiliki.

"Selain itu perempuan dapat terlibat dalam kampanye mengurangi limbah plastik sesuai semboyan kita Muba Bebas Sampah Plastik," kata Ketua DWP Muba.

Sementara itu Ketua Pelaksana Kegiatan Hj Rosiana Ibnu menuturkan, lomba diikuti anggota DWP, dan Perangkat Daerah, Bhayangkari, Persit, organisasi kewanitaan Iwapi, dan ibu-ibu dari kecamatan.
"Dewan juri lomba ini terdiri dari 3 (tiga) orang bapak Prayitno (SMP 6 sekayu), Suyono (SMP 5 sekayu) dan Rahman (SMP 2 sekayu)," tuturnya.

Adapun yang menjadi juara dari lomba lomba kreasi kemasan makanan non plastik tahun 2019 ini yakni untuk kelompok Perangkat Daerah, Juara I Dinas Lingkungan Hidup, Juara II Dinas Ketahanan Pangan, Juara III Sekretariat Daerah Kabupaten Muba, Juara Harapan I Dinas PU PR Muba, dan Harapan II BKP SDM Muba. Harapan III Dinas Tanaman Pangan Holtikultura

Kemudian Kelompok umum Juara I Kecamatan Bayung Lencir, Juara II Kecamatan Sekayu, dan Juara III Bhayangkari, dengan Juara Harapan I Persit KCK, Harapan II Kecamatan Keluang, dan Juara Harapan III Kecamatan Lais.
Muba - Sat Reskrim Polres Muba menembak kaki tersangka FERY IRAWAN (27) DPO (daftar pencarian orang) karena melawan petugas dan hendak melarikan diri, terkait kasus Curat diPerumahan Praja Permai, Kelurahan Balai Agung, Kecematan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin.

Tersangka dibekuk, Selasa (03/12/19) Subuh. Dua rekan tersangka lainnya sudah terlebih dahulu ditangkap dan sedang mejalani hukuman, barang bukti yang disita dari penangkapan tersebut berupa 1(satu) unit Sepeda Motor No. Pol. BG 6105 SM 1 (satu) Unit Sepeda Motor Supra Fit Tanpa Nopol, 1 (satu) buah kunci leter Y warna Hitam, 1 (satu) buah obeng warna hitam, 2 ( dua) buah kunci Palsu, 1 (satu) Bilah Pisau bergagang kayu lebih kurang 20 Cm.

Sebelumnya ketiga tersangka Selasa (02/10/19) sekira Jam 02.00 Wib lalu ketiganya pergi mengarah ke komplek perumahan Praja Mukti Kel. Balai agung kec. Sekayu kab. Muba. Tersangka yang bernama BOBI ONE Bin NURDIN (sedang menjalani hukuman), PINGKO Alias IWAN Bin ZAINAL (sedang menjalani hukuman) dan FERY IRAWAN Bin MARKUSI, saat itu ketiga sudah merencanakan pencurian dari Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Musi Banyuasin.

Tersangka dengan menggunakan sepeda motor jenis Supra Fit dengan boncengan 3 yang dikendarai oleh tersangka FERI dan yang diboncengnya tersangka BOBI beserta PINGKO, setelah tiba disekayu ke-3 pelaku mutar-mutar untuk mencari sasaran sepeda motor yg akan diambilnya. kemudian melewati perumahan Praja Mukti dan terlihatlah 1 unit sepeda motor Honda Mega Pro BG 6015 SM yang ada di dekat rumah korban, lalu sepeda motor berhenti dan pelaku BOBI ONE turun dari sepeda motor untuk mengambil sepeda motor tersebut sedangkan FERY dan PINGKO stanbay dimotor untuk mengawasi keadaan setempat. Apes nya saat sepeda motor Sudah didorong BOBI ONE sekira 10 meter, tiba-tiba ada yang melihat aksi pencurian tersebut sehingga sepeda motor ditinggalkan dan bobi dikejar massa dan tertangkap.

Sedangkan PINGKO dan FERY melarikan diri kemudian setelah mengetahui identitas pelaku tersebut unit Buser polres Muba melaku pengejaran dan berhasil ditangkap di seberang jembatan Musi simpang dusun lama Kel. Soak baru,, yg mana saat itu tertangkap pelaku PINGKO sedangkan pelaku FERY berhasil melarikan diri, sehigga korban ADI CANDRA Bin HERMAN (23) warga dusun II, Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Musi Banyuasin.

Selanjut nya melaporkan kejadian tersebut ke polres Muba. Satu bulan setengah menjadi DPO sat reskrim Polres muba, akhirnya Selasa subuh setelah mendapat informasi keberadaan tersangka Kanit pidum IPDA NASIRIN,SH berserta Anggota Buser Polres Muba melakukan penangkapan terhadap tersangka di tempat persembunyiannya di kebun miliknya di Desa Gajah Mati, Kecamatan sungai Keruh, Kaupaten Musi Banyuasin.

Tambah nya yang mana setelah diamankan tersangka saat itu juga ditemukan 2 (dua) pucuk senjata api rakitan Laras panjang di kediaman tersangka, saat hendak dibawa ke Mapolres untuk penyidikan lebih lanjut tersangka berusaha melakukan perlawanan dan mau melarikan diri sehingga di beri tindakan tegas terukur yang mengenai kaki tersangka. Kapolres Musi Banyuasin AKBP YUDHI SURYA MARKUS PINEM, S.iK melalui kasat Reskrim AKP DELI HARIS, SH, MH membenarkan penangkapan tersebut dan masih dalam penyidikan. 

muba – Dua tersangka Pengedar Narkoba kembali diringkus Aparat kepolisian Sat Reserse Narkoba Polres Muba di Jalan AMD Desa Lumpatan I, Kec.Sekayu, Kab.Muba, Sabtu /(30/11/19) siang. Tersangka pertama bernama Alimin (36) dan tersangka kedua bernama Indra Fahmi yang merupakan warga Desa Muara Teladan, Kec.Sekayu, Kab. Muba.

“Betul, kita kembali mendapatkan pengedar narkoba. Kita akan kejar terus para bandar dan pengedarnya,” kata Kapolres Musi Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, S.iK melalui kasat Narkoba Polres Musi Banyuasin Iptu Dedy Haryanto, S.H, Senin, (2/12/2019).

Kasat menjelaskan, jajarannya telah melakukan pengintaian dan pembuntutan terhadap kedua tersangka bernama Alimin (36) dan Indra Fahmi (42) keduanya merupakan warga Desa Muara Teladan Kec.Sekayu Kab. Muba. Hal ini dilakukan sesuai informasi dari masyarakat. Selanjutnya dilakukan penghadangan dan setelah digeledah, ditemukan barang bukti berupa 20 butir ekstasi disamarkan didalam bungkusan bekas sobekan pilus garuda.

“Satu butir ekstasi di dalam kotak rokok magnum sempat dibuang oleh tersangka pada saat di hadang oleh petugas. Barang tersebut diduga narkotika jenis extasy dengan berat bruto 8,74 gram, berikut 1 (satu) unit sepeda motor honda beat warna hitam BG 5642 BAN. Sesuai hasil intrograsi keduanya diamankan guna penyidikan lebih lanjut,”tutup Kasat.(


SEKAYU - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui progran MUBA ( Membagun Umat Berbasis Agama) kembali memberangkatkan 140 masyarakatnya yang berdomisili di Kabupaten Muba untuk menunaikan ibadah umroh ke tanah suci Mekkah secara gratis. 

Para jamaah umroh dilepas langsung oleh Bupati Muba H Dodi Reza Alex pada acara memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan hari lahir Ponpes Salamun Aitam ke-1 sekaligus peresmian rumah tahfiz Al-Qur'an, bertempat di Halaman Pondok Pesantren (Ponpes) Salamun Aitam, Minggu (1/12/2019).

Dalam sambutannya Bupati mengungkapkan rasa syukur dan bahagia melepas para jamaah umroh di Ponpes yang menjadi kebanggan semua warga Muba.

"Saya sampaikan bahwa jamaah umroh yang diberangkatkan gratis tahun ini oleh Pemkab Muba berjumlah 140, merupakan warga Muba yang benar-benar punya kriteria dan pertimbangan tertentu. InshaAllah progam ini akan kita lanjutkan di tahun akan datang dan do'akan semoga jumlah kuota bisa kita tambah lagi,"ucap Dodi.

Dikatakan Dodi dirinya, menitipkan pesan kepada para jamaah umroh yang akan berangkat, tolong doakan semua kalangan yang belum sempat berangkat agar sehat, selamat dan panjang umur sehingga Pemkab Muba dapat terus membangun dan warga Muba sejahtera.

"Kemudian saya pesankan ini memang musim umroh tentu akan sangat ramai, apa yang disampaikan saat manasik, agar diikuti dan bagi jamaah yang sudah pernah umroh, tolong dibimbing bagi yang belum,"ucapnya.

Sementara itu Kepala Bagian Kesejahteraan Setda Muba, H Opi Pahlopi
melaporkan bahwa total warga Muba yang berangkat umroh sebanyak 163 jamaah, dan dari jumlah tersebut 140 orang diberangkatkan Pemkab Muba secara gratis.

"Warga yang mendapatkan umroh gratis semuanya harus memenuhi kriteria, tentu sudah selayaknya kita semua mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya bagi yang telah di berangkatkan. Semoga tahun depan usulan yang diberangkatkan bisa kita lanjutkan lagi, baik untuk para Disabilitas maupun yang berprestasi dan lainnya,"bebernya.