Top News


 

Sekayu, Musi Banyuasin - Penjabat (Pj) Bupati Muba Drs H Apriyadi Mahmud diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dr Iskandar Syahrianto MH, membuka kegiatan Lokakarya 7 “Panen Hasil Belajar” Program Guru Penggerak Angkatan 8 Kabupaten Musi Banyuasin, Minggu (3/12/2023) di Aula SMP Negeri 6 Unggul Sekayu. 

Pada kesempatan ini Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muba menyampaikan, bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas adalah kunci kemajuan pembangunan bangsa.

"Artinya, pada konteks ini, pendidikan menempati posisi penting sebagai upaya nyata dalam menciptakan generasi yang cerdas, berbudi pekerti, dan memiliki pengetahuan yang luas, guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia," Kata Iskandar.

Lanjutnya, mengingat sedemikian pentingnya dunia pendidikan dalam kemajuan bangsa, pemerintah terus berupaya menciptakan akses bagi warganya dalam mengakses pendidikan.

"Untuk itu, pemkab Muba sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini 

dengan harapan semoga para guru penggerak mampu tergerak, bergerak, dan menggerakkan rekan-rekan pada komunitas belajarnya, sehingga mampu membawa kemajuan pendidikan di wilayah Kabupaten Muba," tuturnya. 

Sementara, Koordinator PP (Pengajar Praktik) Kabupaten Muba Indah Maryani Mpd mengatakan, Guru Penggerak setiap satu bulan sekali ada pertemuan, pengajar praktik membina lima guru calon guru penggerak. PASIL, materi memakai zoom, anak muridnya adalah CGP.


 

Sekayu, Musi Banyuasin - Sarana edukasi budaya museum penghulu muhammad soleh menyajikan berbagai benda-benda koleksi sebagi bukti peradaban sejarah dan budaya di Kabupaten Musi Banyuasin, kali ini museum penghulu muhammad soleh menerima kunjungan Edukasi dari SD N 12 Sekayu pada 09/11/2023. 

Memberikan edukasi sejarah dan budaya sejak dini tentu suatu hal baik dilakukan oleh tenaga pendidik dan orang tua untuk mengajarkan sejarah dan budaya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin Dr. Iskandar Syahriyanto. MH yang diwakili oleh Kepala Bidang Kebudayaan Henri S.Pd . M.Si menjelasakan "sejarah dan budaya merupakan saksi dan jejak peradaban yang harus di ajarkan kepada para pelajar sejak dini, karena sejarah dan budaya merupakan aset bangsa yang harus di ketahui sejak dini, harapan kedepan nya semoga para pelajar terus berkunjung dan untuk menggali ilmu pengetahuan serta kami sangat terbuka bagi siapapun untuk berkunjung dan belajar di museum penghulu muhammad soleh". Jelasnya

Sementara itu Kepala Sekolah SD N 12 Sekayu Ernaliza. S.Pd., M.Pd mengungkapkan "kami berkunjung ke museum Penghulu Muhammad Soleh untuk belajar dan mengenalkan kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin kepada Siswa Siswi SD N 12 Sekayu dapun jumlah peserta yang kami kirimkan sebanyak Kelas 1B 25 orang Kelas 2A 25 orang beserta Guru pendamping 3 orang ". Ungkapnya

Terlihat aktivitas siswa belajar, membaca buku sejarah, melihat foto galeri budaya dan benda-benda koleksi museum.

Terpantau kunjungan edukasi di arahkan oleh staff permuseuman dan nonton film kearifan lokal di museum serta belajar edukasi perkenalan seni dan budaya Kabupaten Musi Banyuasin.


 

Musi Banyuasin - Kunjungan tim media pada Jum'at 01 Desember 2023 Salah satu Destinasi Cagar budaya di Kabupaten Musi Banyuasin yang telah di tetapkan oleh pemerintah tingkat Kabupaten Kompleks Rumah Pangeran Anang Mahidin yang terletak di Desa Ngulak Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Musi Banyuasin yang di tetapkan pada 04 Februari 2022 lalu.

Dasar hukum Undang-undang No. 11 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya Atas Rekomendasi dari Kajian Penelitian Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Provinsi Sumatera Selatan. Bupati Musi Banyuasin menetapkan Nomor: 91/ KPTS-DIKBUD/ 2022. Sebagai Cagar Budaya Peringkat Kabupaten.

Musi Banyuasin secara resmi telah memiliki Objek destinasi Cagar Budaya Kompleks Rumah Pangeran H. Anang Mahidin. "Dengan luas lahan 83.16 M X 92.83 M dengan Titik Koordinat Latitude: -2°45`41, 007" S Longitude: 103° 24' 18, 255.6" E. Dengan batas Sebelah utara Jalan Lubuk Linggau-Sekayu, sebelah selatan Jalan setapak, sebelah barat jalan setapak, sebelah timur lahan milik pardin yunus".

Kompleks rumah Pangeran H. Anang Mahidin terletak terdiri dari tiga rumah yang berjajar dari utara-timur ketiga rumah tersebut menghadap ke timur laut Rumah Pangeran H. Anang Mahidin Berada di tengah, di bagian utara Rumah Pangeran M. Umar, bagian timur rumah Pangeran H. Anang Mahidin yang pertama. Rumah Pangeran H. Anang Mahidin bergaya arsitektur Indisch yang terbuat dari bahan bata. Rumah tapak bukan rumah kiyam yang dapat dibuka ke atas swing seolah-olah berfungsi sebagai plapon. Saat ini rumah limas berfungsi sebagai TPA bagi warga desa ngulak sejak tahun 1980.

Sementara itu pada wawancara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin Dr. Iskandar Syahriyanto. MH yang diwakili oleh Kepala Bidang Kebudayaan Henri S.Pd . M.Si menjelasakan "Sejarah singkat pada awal ke-20 desa ngulak merupakan bagian dari marga sanga desa onder afdeeling Musi ilir yang ber ibu kota Sekayu. Ini merupakan bagian afdeeling banyuasin en kubu streken. Sekitar tahun 1924 - 1953 Pemerintahan marga sanga desa di pimpin Pasirah H. Anang Mahidin, selanjutnya beliau membangun rumah gudang di tepi jalan tikungan desa ngulak beberapa tahun kemudian Pangeran H. Anang Mahidin memindahkan rumah-rumah di desa yang awalnya berada di seberang sungai musi ke lokasi saat ini". Jelasnya Kabid Kebudayaan.

Terpantau di lokasi setiap akhir pekan masyarakat berkunjung ke lokasi Destinasi Cagar Budaya Rumah Pangeran H. Anang Mahidin selain sebagai objek sejarah juga memiliki nilai pendidikan dan kearifan lokal dimasa lalu.


 

Musi Banyuasin,  Komunitas Muba Muda Berkarya (MMB) melaksanakan Muba Film Festival Tahun 2023 dengan tema Kearifan Lokal Musi Banyuasin di Museum Daerah Penghulu Muhammad Soleh Kabupaten Musi Banyuasin pada 28-29/11/2023.

Muba Film Festival tahun 2023 merupakan kegiatan kompetisi perfilman Tingkat Kabupaten dalam bentuk lomba film pendek dengan mengangkat tema fiksi Kearifan lokal Musi Banyuasin. Kegiatan ini merupakan program yang di Fasilitasi oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VI Sumsel.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin Dr. Syahriyanto. MH yang di Wakili oleh Kepala Bidang Kebudayaan Henri. S.Pd. M.Si menyampaikan "kami sangat mengapresiasi dan memberikan dukungan Fasilitas sarana dan prasarana untuk pelaksanaan kegiatan tersebut atas terselenggaranya kegiatan Muba Film Festival Tahun 2023 yang dilaksanakan oleh Komunitas Film Muba Muda Berkarya (MMB) harapannya generasi muda yang ada di Kabupaten Musi Banyuasin terus berkarya membangkitkan nilai budaya dan kearifan lokal salah satunya melalui festival film ini tentunya bodang kebidayaan sangat mensuport". Ungkap Kabid kebudayaan

Sementara itu Ketua Komunitas Muba Muda Berkarya Suwandi. SH dalam menyampaikan "terlaksananya kegiatan ini dengan tujuan untuk membangkitkan para sineas film yang ada di daerah Kabupaten Musi Banyuasin di daerah Kecamatan-kecamatan para generasi muda yang aktif berkreatifitas film, kegiatan ini untuk memantik para generasi muda untuk berkreatifitas dan berinovasi dalam budaya dan kearifan lokal dalam bentuk film. Harapan kami kedepannya dengan menyelenggarakan kegiatan ini untuk membangkitkan sutradara-sutradara muda lokal Musi Banyuasin untuk terus berkarya sampai ke tingkat Provinsi Nasional maupun Internasional, jadi kami ingin kedepannya ada generasi muda yang menciptakan karya film dengan baik dari Musi Banyuasin". Ungkap sutradara terbaik sumsel art Film Festival 2014 tersebut.

Kegiatan Muba Film Festival tahun 2023 di ikuti oleh 23 Tim peserta film mewakili komunitas nya masing-masing. Terpantau hadir pada kegiatan tersebut Segenap Unsur kepanitian, Kepala Bidang Kebudayaan, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VI beserta tim nya, para dewan juri film, perwakilan peserta dari setiap film, staf permuseuman Penghulu Muhammad Soleh, Staf bidang Kebudayaan.(cr1)


 MUBA – Rico Stiawan warga asal Dusun IV Desa Toman Kecamatan Babat Toman Kabupaten Muba alami luka serius berupa luka tembak tepat dibagian dekat mata sebelah kanan usai disantroni perampok, Rabu (29/11/2023) dini hari sekitar pukul 00:05 WIB.

“Iya ada pak, benar korban perampokan tadi malam,” ucap Kapolsek Babat Toman AKP Rama Yudha SH saat dikonfirmasi.

Kata AKP Rama Yudha, pelaku diduga berjumlah empat orang yang datang ke TKP dimana korban saat kejadian tengah berjaga toko manisan miliknya.

“Pelaku datang dengan menggunakan mobil Toyota Avanza warna Hitam tanpa Nomor Polisi, kemudian satu pelaku menunggu di dalam mobil, sedangkan 3 pelaku turun dengan dua pelaku membawa senjata tajam jenis pisau dan satu menggunakan senjata api,” ucap dia.

AKP Rama Yudha menjelaskan saat kejadian korban tengah bersama dengan kakaknya, saat didatangi pelaku kedua korban tersebut dipaksa masuk kedalam rumah.

Korban disebut sempat melakukan perlawanan dengan tak menuruti perintah pelaku perampokan.

“Salah satu dari pelaku menembak dengan menggunakan senjata api ke arah korban,” ucap dia.

Setelah menembak korban, ke tiga pelaku tersebut kemudian merampas uang dagangan korban senilai Rp 1 Juta, dan dua unit ponsel milik korban.

“Korban sudah melaporkan, untuk satu korban yang terkena luka tembak sempay dilarikan ke Puskesmas Babat Toman,”ucap dia.

Lebih lanjut, AKP Rama Yudha SH menjelaskan pihaknya tengah melakukan penyelidikan mendalam guna melakukan pengejaran terhadap pelaku.

 

 


 

Sekayu, Muba- Pj Bupati Muba H Apriyadi Mahmud diwakili Asisten administrasi umum Setda Muba Drs Safaruddin MSi menghadiri rapat penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD Kabupaten MusiBanyuasin terhadap 3 (Tiga) Raperda Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2023 .

Ke tiga raperda usulan Pemkab Muba tersebut yaitu Reperda tentang perlindungan dan pemberdayaan petani. Raperda tentang penyelenggaraan ketertiban umum, ketentraman dan perlindungan masyarakat. Selanjutnya, Raperda tentang penambahan modal Pemkab Muba kepada Bank pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung.

Seluruh fraksi-fraksi DPRD Muba menyatakan menerima dan menyetujui tiga Raperda tersebut dijadikan Perda. Fraksi-fraksi tersebut adalah fraksi Golkar, PDI, NasDem, Gerindra, PAN, PKS, Demokrat, Gerindra, PPP, dan fraksi Kebangkitan bangsa (PKB).

Rapat ini dipimpin langsung oleh ketua DPRD Muba Sugondo di ruang rapat Badan musyawarah (Banmus) DPRD Kabupaten Muba, Senin (27/11/2023). "Kami DPRD kabupaten Muba menyampaikan apresiasi kepada pansus bersama perangkat daerah yang telah bekerja keras dengan maksimal sehingga tiga rancangan perda ini dapat dihantarkan dan diputuskan bersama. Hari ini, kami sepakat tiga Raperda untuk ditetapkan menjadi Perda,”Tandas Sugondo.

Sementara, Pj Bupati Muba H Apriyadi Mahmud diwakili Asisten administrasi umum Setda Muba Drs Safaruddin MSi menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada DPRD Muba dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembahasan, sehingga tiga rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dapat disetujui menjadi Peraturan Daerah (Perda) kabupaten Muba.


 

Sekayu Musi Banyuasin - Pengganti Antar Waktu Anggota DPRD Kabupaten Musi Banyuasin dari Partai Hanura Rahman Halim Resmi Dilantik pada Agenda Rapat Paripurna Masa Persidangan I Rapat Ke-32 Tahun 2023 dalam rangka Pelantikan Pengganti Antar Waktu Anggota DPRD Kabupaten Musi Banyuasin dari Partai Hanura Sisa Masa Jabatan 2019-2024, Senin (27/11/2023) Sore.

Rapat Pelantikan yang berlangsung di ruang Rapat Paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD H. Sugondo dihadiri PJ. Bupati Musi Banyuasin Drs. H. Apriyadi, M.Si, Anggota DPRD, Sekretaris Daerah Musni Wijaya, S.Sos.,M.Si, Asisten Setda Musi Banyuasin, Staf Ahli Bupati, Kejaksaan Negeri Sekayu, Sekretaris DPRD Marko Susanto, S.STP.,M.Si, Staf Ahli Bupati, Perangkat Daerah Musi Banyuasin, Tamu Undangan dan Pihak terkait lainnya yang hadir secara Virtual.

Rapat ini menindaklanjuti Surat Keputusan Gubernur Sumatera Selatan Nomor : 871/KPTS/I/2023 Tanggal 9 November 2023 tentang Peresmian Pemberhentian Junsak Hasanudin dan Peresmian Pengangkatan Rahman Halim sebagai Pengganti Antarwaktu Anggota DPRD Kabupaten Musi Banyuasin Sisa Masa Jabatan Tahun 2019-2024.

Acara Pelantikan dan Peresmian PAW Anggota DPRD ini diawali dengan Pembacaan Rancangan Keputusan Gubernur Sumatera Selatan oleh Sekretaris DPRD Kabupaten Musi Banyuasin Marko Susanto, S.STP.,M.Si.

Dalam Keputusan Gubernur Sumatera Selatan tersebut meresmikan Pemberhentian Junsak Hasanudin sebagai Anggota DPRD Kabupaten Musi Banyuasin Masa Jabatan 2019-2024 dan Meresmikan Pengangkatan Rahman Halim sebagai Pengganti Antarwaktu Anggota DPRD Kabupaten Musi Banyuasin Sisa Masa Jabatan 2019-2024 terhitung sejak Tanggal Pelantikan.

Prosesi Pengucapan Sumpah/Janji dan Penandatanganan Berita Acara Sumpah Rahman Halim sebagai Anggota DPRD Kabupaten Musi Banyuasin Periode 2019-2024 dipandu oleh Ketua DPRD H. Sugondo dan Pengukuh Sumpah Mochtar Luthfi, S.Ag.

Dalam kesempatan ini, Ketua DPRD H. Sugondo mengucapkan Selamat kepada Rahman Halim atas dilantiknya sebagai Anggota DPRD Kabupaten Musi Banyuasin Pengganti Antar Waktu (PAW) dari Partai Hanura.

Sementara itu Rahman Halim yang telah dinyatakan resmi sebagai PAW mengatakan bahwa dirinya akan mengikuti Tata Tertib DPRD dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Musi banyuasin serta dapat mendorong Kerja dan Tugas DPRD agar semakin lebih baik lagi.

 


 

MUBA - Tim Data Pokok (DAPOBUD) Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin mengikuti kegiatan percepatan Pendataan Dapobud yang diselenggarakan oleh Direktorat Pelindungan Kebudayaan, Direktorat Jendral Kebudayaan, Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia. Bertempat di Hotel The Zuri Palembang Sumatera Selatan pada 23-25/11/2023.

Dalam upayah peningkatan Optimalisasi keterpaduan data warisan budaya dalam sistem Data Pokok Kebudayaan (Dapobud), mengingat Dapobud merupakan sumber data pokok berbasis Kabupaten/Kota Provinsi. Dengan target peningkatan kualitas dan kuantitas penginputan data pokok kebudayaan kedalam sistem dapobud.

Dalam melaksanakan Undang-undang No 11 tahun 2010 Tentang Cagar Budaya dan Undang-undang No 5 Tahun 2017 Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) Cagar Budaya (CB) dan Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) serta Warisan Budaya Takbenda (WBTB) Dalam upayah peningkatan Inventarisasi Data Pokok Kebudayaan Nasional.

Kabupaten Musi Banyuasin melaui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengirimkan tim untuk mengikuti kegiatan percepatan tersebut. Dr. Iskandar Syahrianto. MH melalui Kepala Bidang Kebudayaan Henri. S.Pd. M. Si yang diwakili oleh Agustinus Ndruru, S.Pd dan Suwandi. SH "dalam kegiatan percepatan pendataan data pokok kebudayaan kami kirimkan tim dapobud bagian penginputan data pokok kebudayaan dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh Kemendikbudristek". Jelasnya

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Perwakilan 17 Kabupaten Kota di Provinsi Sumatera Selatan, Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VI Sumsel (Kepala BPK Wilayah VI, Mentor MBK di BPK wilayah VI, Peserta magang bersertifikat di BPK wilayah VI sumsel. Direktorat Pelindungan Kebudayaan (Dewi Yulianti, Puspa Chattra Barapela, Falentinus Triwiaya Atmoko, Khaesyar Nisfhan).