Top News


INFOSEKAYU - Dalam rangka implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik guna mendukung terwujudnya Musi Banyuasin (Muba) Smart Regency, Dinas Perpusatakaan dan Kearsipan (DPK) berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Muba menerapkan Sistem Kearsipan Elektronik melalui Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD) di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Muba.


Hal ini terungkap disaat kunjungan Tim Monitoring dan Evaluasi Dinas Kearsipan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bersama DPK Muba ketika mengunjungi Kantor Dinkominfo Muba yang merupakan perangkat daerah percontohan DPK Muba dalam penerapan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD), Jumat (23/8/2019).

Menurut Kepala Dinas Kearsipan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Kepala Seksi Pengawasan Perangkat Daerah, Wina Afrida, mengatakan bahwa kunjungannya dalam rangka Uji Petik Penerapan SIKD.

"Saya lihat di Dinkominfo Muba ini SIKD-nya sudah berjalan. Di samping itu dari segi infrastruktur semua sudah disediakan oleh Dinkominfo Muba untuk mendukung SIKD. Kedepan, kami harap SIKD ini segera bisa di terapkan diseluruh perangkat daerah di Muba," tukasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinkominfo Muba Herryandi Sinulingga melalui Sekretarisnya Dicky Meiriando mengatakan Dinkominfo Muba telah berkolaborasi dengan DPK Muba dalam menerapkan Aplikasi SIKD ini.

"Server dan Jaringan intranet maupun internet untuk SIKD sudah disiapkan oleh Dinkominfo Muba. Untuk penerapan aplikasi SIKD ini keseluruh perangkat daerah,  kami sudah menyediakan jaringan yang terkoneksi semua seluruh perangkat daerah melalui jalur fiber optik. Dan sudah siap untuk digunakan," ujar Dicky.

Sementara itu, Kepala DPK Muba melalui Sekretarisnya Apriyadi mengatakan, DPK Muba akan terus melakukan koordinasi dengan Dinas Kearsipan Provinsi Sumsel dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) untuk melakukan penyempurnaan dari aplikasi SIKD ini dan Dinkominfo Muba terkait jaringan dan keamanan informasi.

"Nanti DPK dan Dinkominfo Muba bersama-sama melakukan pembinaan dalam rangka penerapan SIKD di perangkat daerah lainnya. Selain itu, pada tanggal 9-24 September nanti, DPK Muba akan melaksanakan audit internal kearsipan diseluruh Perangkat Daerah" tutupnya. /red/


INFOSEKAYU - Sebuah truk menghantam tiang listrik di Desa Bailangu Kecamatan Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin pagi ini, Jumat (23/8/2019).


Akibat kecelakaan tersebut dikhawatirkan  akan menyebabkan padamnya listrik, maka seluruh dinas terkait di lingkungan Pemkab Muba, mulai dari Muba siaga 112, Dishub Muba, Pol PP Muba, dan Pihak PLN di Muba telah bergerak cepat untuk menyelesaikan permasalahan.

Menurut pihak PLN, Agus Efendi  menyatakan bahwa jaringan tersebut merupakan jaringan backup dari Gardu Induk Betung ke Sekayu, jadi kondisi supply listrik ke Sekayu aman karena supply dari Gardu Induk Sekayu dan jaringan yang ditabrak merupakan jaringan backup.

"Alhamdulillah aman tidak akan ada pemadaman untuk wilayah Muba. Dan untuk perbaikannya sendiri sekarang petugas kami sedang melakukan penggantian dua buah tiang yang patah," bebernya.

Terpisah, mewakili Bupati Muba H Dodi Reza Alex, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Muba H. Pathi Riduan,  melaporkan bahwa mobil Derek Dishub sudah stand by di Desa Bailangu dan siap menarik mobil truk tersebut guna mencegah terjadinya kemacetan lalulintas di wilayah tersebut.



Ia juga melaporkan, kondisi lokasi kecelakaan dalam keadaan padat. Sedangkan untuk petugas PLN sendiri sudah ada lokasi bersama tim terkait lainnya.

"Jajaran Dinas Perhubungan Kab. Musi Banyuasin  melakukan Pengaturan Arus Lalu Lintas di Desa Bailangu akibat  ditabrak Truk. Mobil truk saat ini masih di lokasi dan tidak bisa ditarik oleh mobil derek karena mobil berisi muatan besi dan ban nya lepas. Untuk arus Lalu lintas sudah lancar dan tiang listrik sedang diperbaiki oleh pihak PLN Rayon Sekayu," pungkasnya. /red/

INFOSEKAYU - Polsek Keluang melaksanakan Shalat Istisqo bersama masyarakat sekecamatan Keluang, pada Jumat (23/8/2019) pukul 08.00 WIB, bertempat di Halaman Polsek Keluang Kabupaten Musi Banyuasin.


Acara dihadiri oleh Unsur Tripika kec. Keluang, Kades dan lurah sekecamatan keluang, unsur dinas terkait, Tokoh agama, pemuda, Ormas, Tomas, Toda, Todat sekecamatan Keluang, Pelajar sekecamatan Keluang.

Dalam kata sambutannya, Camat Keluang Debi Harianto menyampaikan, "Untuk seluruh masyarakat diimbau jangan membuka lahan dan hutan dengan cara membakar. Hati-hati dalam membuang puntung rokok di semak belukar bisa menyebabkan kebakaran hutan".

Usai sambutan, dilanjutkan dengan sholat Istisqo sebagai imam dan khotib Ketua MUI Kecamatan Keluang Ust Umar Ali Rozi.

Di akhir pelaksanaan sholat ditutup dengan memanjatkan doa kepada Sang Maha Kuasa untuk memohon diturunkan hujan.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan berakhir pukul 08.30 WIB. Ditempat dan waktu yang berbeda Polsek Tungkal Jaya, Polsek Babat toyman dan Polsek Sungai Lilin juga turut melaksanakan Sholat Istisqo. /red/

INFOSEKAYU - Upaya Percepatan pemadaman api kebakaran hutan kebun dan lahan (karhutbunlah) di Desa Muara Medak baik di dusun V dan dusun IX Kecamatan Bayung Lencir terus dimaksimalkan, jajaran TIM Pemkab Muba TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, terus berjibaku di lokasi titik api untuk melakukan percepatan pemadaman.


Pantauan di lokasi bahwa  pada hari Kamis (22/8/2019) petang, Kapolda Sumsel Drs Irjen Pol Firli MSi didampingi Sekretaris Daerah Muba Drs Apriyadi MSi yang tampak  masih mengenakan seragam lengkap keduanya melakukan monitoring di zona titik yang saat ini fokus dikerjakan Tim di lapangan

Tidak hanya itu, tampak keduanya pun  ikut serta  mensuport petugas dilapangan untuk percepatan pemadaman api bersama tim karhutbunlah di lokasi tersebut.

"Progress api berkurang sudah ada, namun tim di lapangan terus siaga dan terus meminimalisir titik fire spot dan hot spot, selain itu dengan bantuan alat berat yang diturunkan Pemkab Muba dan perusahaan serta bantuan lainya yang fungsinya mempercepat pemadaman api dan pembuatan sekat api dan sekat kanal oleh tim darat  adalah upaya meminimalisir dan mengisolasi sehingga kebakaran tidak meluas serta menghindari lompatan api yang dapat terjadi karena angin kencang.

Tetapi kerja tim saat ini bekerja keras melakukan itu, begitu juga dengan Tim Udara terus akan bekerja dengan maksimal untuk dapat kita bersama sama menuntaskan pekerjaan ini,” ungkap Kapolda Irjen Pol Firli, MSi.

Sementara itu  Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin melalui Sekda Muba Drs Apriyadi MSi menyebutkan upaya pemadaman terus dilakukan secara intensif, baik pemadaman dari darat maupun udara.

"Alat berat juga telah diberdayakan untuk membuat sekat penahan api. Ada 27 unit alat berat yang Pemkab turunkan di lokasi karhutbunlah ini," ungkap Apriyadi.

Pemkab Muba juga sejak awal kebakaran telah menurunkan tim medis dari Dinas Kesehatan untuk door to door mengecek kesehatan warga yang terkena dampak karhutbunlah. "Selain itu, tim Dinas Kesehatan Muba juga membagikan alat masker kepada warga-warga," tuturnya.

Kemudian, pada kesempatan kali ini juga, Lanjut Apriyadi dirinya bersama Kapolda Sumsel juga mengecek fasilitas tim pemadam api karhutbunlah.

"Makan dan minum tim pemadam api ini juga disiapkan dengan baik, ada dapur umum yang disiapkan Pemkab Muba melalui Dinsos Muba,  selain itu melalui himbauan bapak bupati Dodi Reza Alex Noerdin Baik perusahaan perkebunan pertambangan dan termasuk masyarakat muba telah memberikan suport dan bantuan baik baik sembako alat berat personil serta Kebutuhan yang diperlukan dilapangan terus mengalir dan kami ucapkan terimakasih dan kami yakin dengan semua stakeholder terkait bersinergi pekerjaan ini akan lebih ringan kita kerjakan,” pungkasnya. (rel)


INFOSEKAYU - Kabar gembira bagi masyarakat bumi Serasan Sekate khususnya kawula muda pecinta olahraga futsal. Pasalnya, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Musi Banyuasin (Muba) bersama Ikatan Mahasiswa Musi Banyuasin (IMMUBA) pada 6-8 September mendatang akan menggelar turnamen futsal U-30 di Lapangan Futsal Gelanggang Remaja Sekayu.


"Syaratnya setiap pemain cukup melampirkan fhotocpy KTP dan untuk biaya pendaftaran setiap tim dibebankan Rp250 ribu," ungkap Plt Kadispopar Muba, Muhammad Fariz.

Dikatakan Fariz, untuk pembukaan pendaftaran berlangsung mulai 19 Agustus - 4 September 2019 dengan bisa mendatangi langsung kantor Dispopar Muba atau menghubungi kontak 082373355316, dan pelaksanaan TM akan dilakukan pada 5 September.

"Hingga saat ini terdata sudah ada 32 tim yang mendaftar, untuk peserta kita batasi hanya 45 tim. Nah, bagi yang ingin ikut serta kuota masih tersedia dan silahkan mendaftar," bebernya.

Lanjutnya, turnamen futsal U-30 ini digelar selain memasyarakatkan olahraga di Muba yang sejalan dengan program pak Bupati Dodi Reza, juga guna menjaring bibit bertalenta pemain futsal di wilayah Muba.

"Junjung tinggi sportivitas, kita sukseskan turnamen futsal U-30 ini bersama-sama," tukasnya. /red/


INFOSEKAYU - Gelar Teknologi Tepat Guna XV tingkat Provinsi Sumsel tahun 2019 yang berpusat di alun-alun Kota Pangkalan Balai Kabupaten Banyuasin mulai 22-24 Agustus mendatang, merupakan kesempatan bagi seluruh kabupaten/kota di Sumsel untuk menampilkan teknologi yang dimiliki daerahnya masing-masing.


Seperti halnya dilakukan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Musi Banyuasin yang menampilkan berbagai teknologi. Antara lain, teknologi keripik biji karet, makanan ringan dari biji mangrove, dan keripik kelapa.

Kepala DPMD Kabupaten Muba, Richard Chahyadi, keripik biji karet yang ditampilkan pada GTTG XV tahun 2019 ini merupakan hasil inovasi masyarakat di Kecamatan Babat Supat. Kemudian, untuk makanan ringan dari biji mangrove adalah hasil inovasi masyarakat Kecamatan Lalan.

“Khusus untuk makanan ringan biji mangrove kita sudah pamerkan sampai ke Norwegia, sedangkan keripik biji karet ini merupakan inovasi yang hanya dimiliki Kabupaten Muba tidak ada tempat lain,” terang Richard dijumpai pada acara Pembukaan GTTG XV tingkat Provinsi Sumsel tahun 2019.

Melalui kegiatan ini, Richard berharap, inovasi yang dimiliki setiap desa khususnya dari Kabupaten Muba bisa dipublikasikan dan dipasarkan baik dilevel daerah maupun nasional, atau bahkan sampai ke level internasional.

“Produk yang dihasilkan ini semuanya sudah sesuai dengan standar kesehatan. Bahkan sudah diuji oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI),” tutupnya. /red/


INFOSEKAYU – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin membangun Mushola MTS Negeri 2 Muba, ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Muba H Dodi Reza Alex diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Muba H Rusli, SP, MM, bertempat di halaman sekolah MTS Negeri 2 Muba Desa Lumpatan II Kecamatan Sekayu, Kamis (22/8/2019).


Kepala Kantor Kementerian Agama Muba, Drs Subrata SPdI mengapresiasi atas kepedulian Pemkab Muba mengalokasikan anggaran untuk pembangunan Mushola MTS Negeri 2 Muba.

"Saya pribadi sangat berterimakasih atas partisipasinya dalam pembangunan Musholla ini. Merupakan suatu kebanggan bagi kami, karena sangat peduli akan pembangunan sarana ibadah bagi peserta didik terkhusus madrasah ini. Dan semoga di awal peletakan batu ini bisa menjadikan bangunan Musholla yang bermanfaat khususnya untuk murid-murid MTs," ucapnya.

Sementara itu dalam sambutan Bupati Muba disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra mengatakan, Mushola merupakan tempat atau rumah kecil menyerupai masjid yang digunakan sebagai tempat ibadah bagi umat islam.

Mushola bukan hanya tempat menunaikan ibadah sholat, tapi dapat dipergunakan sebagai pusat pendidikan dan penyebaran syiar islam.

"Pendidikan karakter adalah sesuatu yang sangat penting, dan mushola tempatnya peribadatan menjadi kata kunci yang tidak bisa dipisahkan dari budi luhur dan kebaikan masing-masing kita," ujar Rusli.

Rusli berharap dengan adanya peletakan batu pertama ini dapat terus diikuti, proses yang tidak terputus, selesai tepat waktu sehingga pembangunan ini berjalan lancar dan sukses.

"Mushola ini diharapkan dapat dikembangkan fungsinya secara optimal, sehingga keberadaan mushola ini dapat dirasakan oleh masyarakat di sekitar terutama siswa/siswi MTS Negeri 2 Muba," harapnya. /red/

INFOSEKAYU - Sebagai bentuk kepedulian terhadap petugas dan korban akibat kebakaran hutan perkebunan dan lahan (karhutlah) di Desa Muara Medak Kecamatan Bayung Lincir Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) membuat Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Muba menyalurkan bantuan berupa sembako dan masker.


Hal itu sesuai himbauan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin beberapa hari yang lalu Kepada Jajaranya dan seluruh stakeholder terkait di Muba, termasuk PMI Cabang Muba untuk membantu secara bergotong royong bagi warga yang terkena bencana kebakaran di daerahnya.

Menurut Ketua PMI Cabang Muba Beni Hernedi melalui wakilnya Chandra Wijaya mengatakan bahwa perlu adanya bantuan baik bagi petugas yang sedang memadamkan api maupun untuk warga yang terkena dampak karhutlah tersebut.

"Maka dari itu Kita sudah menurunkan satu team relawan yang saat ini sudah standby di lokasi bencana, selain menyalurkan bantuan berupa sembako dan masker yang semua itu bersumber dari banyak donatur yang tidak mengikat salah satunya Bank Sumsel Babel dan Baznas. PMI pun berupaya membantu mengevakuasi para korban bencana Karhutlah serta membantu petugas untuk memadamkan api juga," ujarnya Rabu (22/8/2019).

Chandra menambahkan bahwa relawan PMI Muba yang standby di lokasi bencana akan bergantian, bagi para donatur dan darmawan yang baik hati, silahkan kalau ingin menyalurkan bantuannya melalui PMI Muba, sebab sampai hari ini kami PMI tetap menerima saluran bantuan atau donasi. /red/