Top News

SEKAYU, INFOSEKAYU.COM -Ketua TP PKK Kabupaten Musi Banyuasin Hj Thia Yufada didampingi Kepala Dinas Koperasi UKM Muba Ir Zulfakar,
meninjau dan membuka secara resmi Pasar Bedug dalam rangka Menyambut
Bulan Suci Ramadhan 1442 H / 2021 M di Lapangan
Gelanggang
Remaja Sekayu, Selasa (13/4/2021).

Terpantau di lokasi para pelaku UMKM kuliner sangat antusias berjualan di lokasi walaupun ditengah Pandemi COVID-19, pedagang dan pengunjung juga sangat mengedepankan Protokol Kesehatan COVID-19.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Muba Hj Thia Yufada Dodi Reza mengatakan bahwa tempat ini menjadi satu alternatif kunjungan bagi warga Sekayu dan siapapun yang melintas.

Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk berbelanja dipusat jajanan kuliner yang telah disediakan. "Bangunan ini didirikan atas bantuan atau biaya dari APBN, serta bantuan DID untuk Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Disdagperin,"katanya.

Kemudian, lanjut perempuan inspiratif Sumsel ini, "Setelah bicara dengan Dinas Koperasi, PKK Muba menyanggupi untuk mengelola lokasi ini, karena begitu banyak kegiatan masyarakat yang perlu dan bisa difasilitasi di gedung ini yang pertama tentu menjadi tempat pujasera. InshaAllah yang kita saksikan dan kita datangi pada hari ini adalah cikal bakal pujasera di Sekayu nanti akan segera terwujud,"ujarnya.

Ia juga berpesan agar para pelaku UMKM kuliner yang berjualan di pasar bedug tersebut untuk menjaga mutu baik dari rasa, kesehatan, dan kemasannya.

"Kami sangat mengapresiasi respon cepat dari IWAPI Muba dalam membantu Pemerintah membangkitkan perekonomian masyarakat dimasa pandemi saat ini", tambahnya

Sementara, Kepala Dinas koperasi UMK Ir Zulfakar dalam laporannya menyampaikan dengan jelas bahwa tempat tersebut sudah difasilitasi pihaknya untuk UMKM kuliner Sekayu secara gratis tidak ada sewa menyewa.

Ia juga mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik atas pengelolaan pasar bedug yang dilakukan ketua PKK Muba bersama IWAPI Muba.

"Ini salah satu upaya pemerintah Kabupaten Muba untuk memulihkan perekonomian masyarakat khususnya bagi pedagang kuliner dalam wilayah Kabupaten Muba ini. Jadi silahkan manfaatkan tempat ini dengan sebaik-baiknya. Dan kedepanya nanti kita bisa kembangkan menjadi tempat pusat jajanan kuliner UMKM Sekayu,"pungkasnya.
Sungai Keruh, Infosekayu.com – Hari ini, Selasa (13/04/2021) hari pertama puasa Ramadhan 1442 Hijriyah. Ada yang berbeda di Desa Sungai Dua tahun ini, pasalnya pasar bedug hadir untuk menjual berbagai bagai jenis menu puasa, di Desa Sungai Dua. 

Pasar Bedug yang terletak di Desa Sungai Dua Kecamatan Sungai Keruh di banjiri pengunjung guna membeli menu untuk buka.

Pasar bedug ini baru di adakan tahun ini dan insyaallah akan rutin bila Bulan Ramadan Tiba kedepannya, pengunjung Pasar bedug pun tidak cuman dari masyarakat sekitar Desa Sungai Dua bahkan dari luar daerah Seperti Desa Talang Akar (PALI) juga banyak yang datang.

Amer salah satu pengunjung saat ditemui Tim Kulu Kilo lagi belanja menu puasa mengatakan, dirinya sangat senang dengan adanya pasar bedug. 
 
Dengan adanya Pasar bedug ini saya tidak perlu repot-repot lagi mencari menu untuk berbuka, karena semua tersedia.

Mulai dari jenis minuman dan makanan lengkap dengan harga terjangkau untuk masyakarat kalangan menengah ke bawah.

“Kami mengunjungi Pasar bedug ini selain untuk berburu menu makanan dan minuman untuk berbuka puasa kami juga menghibur diri jelang saatnya berbuka.” Katanya. 

Infosekayu.com - Pemerintah resmi menetapkan awal Ramadan 1442 Hijriah jatuh pada Selasa, 13 April 2021. Penetapan tersebut berdasarkan sidang isbat penentuan awal Syawal 1442 Hijriah yang digelar di kantor Kementerian Agama secara virtual, pada Senin (12/4).

"Di sidang isbat sudah ada 13 orang di bawah sumpah, hilal sudah dilihat keputusan isbat tanpa ada perdebatan dengan suara bulat menetapkan bahwa awal Ramadhan 1442 H jatuh pada 13 April 2021, bertepatan Selasa esok hari, besok saur, dan menjalankan puasa," kata Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

"Selamat menjalankan ibadah Ramadan," lanjutnya

Yaqut mengumumkan penetapan 1 syawal didampingi Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid. Sementara itu sidang isbat dihadiri oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Abdullah Zaidi, Ketua Komisi VIII Yandri Susanto, dan Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin. Sidang juga diikuti perwakilan ormas melalui aplikasi daring.

Sebelumnya Tim Unifikasi Kalender Hijriyah Kementerian Agama Cecep Nurwendaya mengatakan saat ini terdapat referensi pelaporan jika hilal awal Ramadan 1442 H teramati di wilayah Indonesia pada Senin (12/4). Hal tersebut disampaikan Cecep saat memberikan paparan mengenai posisi hilal Awal Ramadan 1442H dalam rangkaian pelaksanaan sidang itsbat yang digelar Kementerian Agama di Gedung Kemenag, Jl. MH. Thamrin No. 6, Jakarta.

"Ada referensi bahwa hilal awal Ramadan 1442 Hijriah hari Senin tanggal 12 April 2021 dapat teramati dari wilayah Indonesia," ungkapnya.

Dia menjelaskan ijtimak terjadi pada hari Senin, 12 April 2021, sekitar pukul 09.31 WIB. Pada saat terbenam matahari, lanjut Cecep, di seluruh Indonesia sudah terjadi ijtimak atau konjungsi

"Hilal awal Ramadan sudah cukup tua, umurnya sudah lebih delapan jam. Di Indonesia hilal berada pada posisi signifikan untuk dilihat," tuturnya.

"Untuk di Pos Observasi Bulan (POB) Cibeas Pelabuhan Ratu, posisi hilal saat terbenamnya matahari pada posisi 3,59 derajat dengan umur bulan 8 jam 23 menit, 12 detik," tambahnya.

Dijelaskan Cecep, hilal awal Ramadan 1442H pada hari Senin, 12 April 2021 sudah memenuhi kriteria visibilitas hilal yang ditetapkan MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura). Yaitu, tinggi hilal minimal 2 derajat, elongasi bulan ke Matahari minimal 3 derajat atau umur hilal minimal 8 jam.

Sumber : Merdeka.com 

PALEMBANG, INFOSEKAYU
COM - Senyum sumringah dan raut wajah bahagia tampak jelas dari Kepala Madrasah Aliyah Raudhatun Nasihin Ashrin Muftadi ketika menerima alat dan kostum drumband lengkap secara langsung dari Kepala Daerah Inovatif Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, Senin (12/4/2021). 

"Alhamdulillah kami sangat senang dapat bantuan ini, pak Dodi dengan menggunakan dana pribadi-nya memfasilitasi kami dengan memberikan alat dan kostum drumband yang lengkap," ungkap Kepala Madrasah Aliyah Raudhatun Nasihin, Ashrin Muftadi. 

Diceritakan Ashrin, awal mulai MA Raudhatun Nasihin mendapatkan bantuan alat dan kostum drumband dari Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA yang juga Bupati Muba tersebut dikarenakan dirinya mengajukan permohonan untuk agar mendapatkan pembinaan drumband dari sosok Dodi Reza. 

"Rupanya pak Dodi sangat antusias, dan langsung menyatakan ingin memberikan bantuan alat dan kostum drumband untuk peserta didik MA Raudhatun Nasihin," ungkapnya. 

Sementara itu, Kepala Daerah Inovatif Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengatakan keinginan dirinya secara pribadi memberikan bantuan tersebut karena melihat antusiasme peserta didik MA Raudhatun Nasihin ketika bermain drumband. 

"Saya berharap seperangkat alat dan kostum drumband ini bisa lebih memotivasi peserta didik MA Raudhatun Nasihin untuk memaksimalkan permainan drumband," ujarnya. 

Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia ini menambahkan, penampilan Raudhatun Nasihin nantinya akan lebih memukau dengan bekal alat dan kostum drumband yang baru. "Semoga permainannya semakin bagus dan nanti bisa ikut kompetisi drumband dengan maksimal," pungkasnya.
Jakarta, Infosekayu.com - Pemerintah tahun ini kembali membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Rencananya, pembukaan pada Mei mendatang.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo dalam konferensi pers secara daring, Jumat (9/4).

Tjahjo mengatakan kebutuhan ASN tahun ini sebanyak 1.275.384 formasi. Formasi terdiri dari Pemerintah Pusat 83.669, Pemerintah Daerah (Pemda) 1.191.718 formasi.

"Teman-teman sekalian total kebutuhan tahun 2021 sebanyak 1.275.384," ujar Tjahjo.

Tjahjo merincikan kebutuhan Pemda terdiri dari guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebanyak 1.002.616 formasi dan PPPK non guru 70.008 formasi serta CPNS 119.094 formasi.

Dari seluruh formasi tersebut, sebanyak 546 instansi sudah mengusulkan dan melengkapi dokumen. Hanya 27 instansi yang tidak mengusulkan formasi dan 48 yang sudah mengusulkan namun belum melengkapi dokumen.

"Berkaitan dengan mekanisme pengadaan ASN, pemerintah daerah telah menyampaikan usulan kebutuhan ASN dengan mempertimbangkan analisis jabatan dan analisis beban kerja. 

Kemudian Kemenpan RB menetapkan kebutuhan ASN nasional dengan mempertimbangkan masukan dari Menteri Keuangan dan Kepala BKN (Badan Kepegawaian Negara)," kata Tjahjo

Sumber : Gatra.com

Infosekayu.com – Organisasi Papua Merdeka atau OPM terus melakukan kekerasan di Papua. Baru-baru ini OPM tembak guru dan bakar sekolah di Papua.

Anggota OPM atau Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) menembak mati seorang guru di Kampung Julukoma, Distrik Beoga Kabupaten Puncak Papua pada Kamis (8/4/2021) pagi.

Dari informasi yang diperoleh korban bernama Oktovianus Rayo (43), merupakan guru SD di kampung Distrik Beoga Kabupaten Puncak.

Korban diduga tewas lantaran mengalami luka tembak di bagian rusuk kanan dan perut sebelah kanan.

Pasukan TNI-Polri masih memburu pelaku yang diduga KKSB pimpinan Sabinus Waker.

Kelompok ini diduga sebagai pelaku penembakan guru SD dan membakar tiga gedung sekolah serta rumah guru di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak.

Sabinus Waker DPO Sejak 2018

Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi, Kombes M Iqbal Alqudussy mengatakan, pasukan TNI-Polri saat ini telah berhasil menguasai wilayah Waker di Intan Jaya, kemarin.

“TNI-Polri akan terus bergerak, segera mungkin untuk mengejar KKSB,” ujar Iqbal seperti dikutip dari Antara, Jumat (9/4).

Diduga, KKSB pimpinan Sabinus Waker bergerak menuju ke Ilaga, Kabupaten Puncak.

Sabinus Waker merupakan bawahan dari pimpinan KKSB, Guspi Waker.

Saat ini, kelompok tersebut diduga lari ke daerah Beoga karena posisinya terdesak oleh pasukan TNI-Polri.

Selain menembak seorang guru SD, membakar tiga sekolah dan rumah guru, kelompok ini juga melakukan pemerasan terhadap warga Beoga.

Sabinus Waker sendiri sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Mimika sejak 2018 atas sederet kasus kejahatan yang dilakukannya.

“Pada 2018, Guspi Waker memberi perintah kepada Sabinus Waker melakukan penembakan di Mile 69 PT Freeport Indonesia di Tembagapura, dengan kerugian barang satu buah kendaraan WLP,” kata Iqbal.

“Polri telah melakukan uji laboratorium balistik terhadap senjata jenis steyer yang digunakan,” pungkasnya. 

(jawapos)

SEKAYU, INFOSEKAYU.COM - Tabung oksigen yang meledak di tempat penyimpanan tabung gas oksigen RSUD Sekayu, Jumat (9/4/2021) sekitar pukul 15.40 WIB tidak membuat operasional RSUD Sekayu terganggu. 

Hanya saja, akibat ledakan tersebut membuat salah satu pegawai honorer RSUD Sekayu yang sedang bertugas terkena luka. 

"Korban mengalami luka di sekitar kaki bagian paha dan saat ini dalam perawatan intensif RSUD Sekayu," ungkap Direktur RSUD Sekayu, dr Makson P Purba MARS melalui Humas RSUD Sekayu, Andodi. 

Dijelaskan, pada saat terjadi ledakan ada beberapa pasien yang sempat panik, dan sesuai prosedur RSUD petugas mengarahkan ke luar ruangan (titik kumpul) RSUD Sekayu. 

"Saat ini RSUD Sekayu sudah beroperasional seperti biasa, dan pasien sudah kembali ke ruang rawat inap tidak ada satupun efek dari kebakaran di ruang penyimpan tabung oksigen," ungkapnya. 

Lanjutnya, saat ini fokus rumah sakit sedang menangani korban dari petugas rumah sakit dan melakukan identifikasi masalah yg akan timbul akibat peristiwa ini. 

"Lalu melakukan langkah-langkah agar layanan RSUD Sekayu tidak terganggu. Untuk penyebab kami sudah menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk mengetahui apa penyebabnya dan saat ini olah TKP sudah selesai dilakukan sehingga kami bisa melakukan analisa masalah yg akan timbul dan secepatnya melakukan perbaikan agar tidak mengganggu layanan kesehatan di RSUD Sekayu," pungkasnya.

Sekayu, Infosekayu.com – Suasana panik terlihat saat terjadi ledakan keras di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sekitar pukul 15.40 Wib, Jum’at (09/04/2021).

Informasi yang berhasil dihimpun, ledakan berasal dari sebuah tabung oksigen yang berada di ruang penyimpanan RSUD Sekayu, dikabarkan 1 orang pegawai honorer mengalami luka bakar dan dilarikan ke ruang IGD.

“Ledakannya sekali, kami sampai terkejut karena suaranya sangat keras pak, banyak orang yang panik berhamburan keluar ruangan” Ujar Ani (37) Warga Sekayu yang berada di RSUD saat terjadi ledakan.

Direktur RSUD Sekayu Makson Parulian Purba, MARS dibincangi melalui humasnya Andodi menjelaskan bahwa yang meledak tersebut adalah tabung oksigen dan menimbulkan kebakaran.

“Korban luka sudah mendapatkan perawatan medis, sedangkan pasien yg panik sesuai prosedur kami petugas mengarahkan ke luar ruangan menuju titik kumpul RSUD Sekayu” Ungkapnya.

Andodi belum bisa menjelaskan kerugian yang ditafsir pihak RSUD Sekayu akibat ledakan tersebut.

“Untuk pelayanan kepada masyarakat tak terganggu dan berjalan seperti biasa” Ungkapnya.

Pantauan dilapangan, 3 unit mobil damkar milik Satpol PP Pemkab Muba diterjunkan untuk menjinakan api, tak berselang lama apipun berhasil dipadamkan. 

Sumber : sumatera deadline