Top News


INFOSEKAYU - Delapan pemain Muba United dipanggil untuk memperkuat tim sepak bola Sumsel di ajang Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) X Sumsel 2019. Mereka adalah Harlan Suardi, Rizky Bayu, M Lutfi Hermanwan, Habib Arif Fadillah, Nurrofik, Dody Alfayet, Adistya Wicaksana dan Nurdian M Chaniago.


Kedelapan pemain andalan MU -singkatan Muba United- ini bakal mengarungi ajang Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2020 di Bengkulu, 22 Oktober hingga 2 November mendatang. Achmad Haris manajer MU mengaku bangga para pemainya bisa memperkuat tim sepak bola Sumsel.

“Ya, alhamdulillah kita berharap anak-anak kita bisa memberikan kontribusi bagi sepak bola Sumsel. Kita support dan doakan semoga anak-anak berhasil meraih hasil maksimal di Porwil,” kata Haris, sapaan akrabnya.

Pria yang juga Staf Khusus Bupati Muba Bidang Pemuda dan Olahraga ini tidak menampik jika persiapan menuju zona Regional Liga 3 Indonesia 2019 sedikit terganggu. “Ya, seharusnya kita fokus bersiap hadapi zona Regional Sumatera. Tapi tidak apa-apa ini semua demi sepak bola Sumsel,” tambah mantan wakil manajer Sriwijaya FC ini.

Haris menambahkan usai juara Liga 3 Wilayah Sumsel 2019 para pemain Laskar Ranggonang -julukan Muba United- diliburkan. Tim besutan Ibnu Grahan bakan kembali berlatih di Stadion Serasan Sekate, Sekayu, Muba, Senin nanti.

“Sembari menanti jadwal zona Regional kita tetap bersiap diri. Pemain yang lain tetap berlatih seperti biasa pagi dan sore di Sekayu,” tukas dia.

Sementara itu Eka Rahmah Humas Muba United berharap para pemain untuk lebih disiplin. “Kita beri waktu libur cukup lama. Kita berharap tidak ada lagi pemain yang molor saat latihan perdana paska libur nanti,” terang Eka.

Seperti diketahui, pada Porwil sepak bola Sumsel tergabung di pool B bersama para kandidat juara. Sebut saja kesebelasan Sumatera Utara, Aceh, Kepulauan Riau dan Kepulauan Bangka Belitung.

Sedangkan pool A dihuni tuan rumah Bengkulu,  Jambi, Lampung, Riau dan Sumatera Barat. Cabor sepak bola Porwil baru akan dimulai 24 Oktober nanti dan berakhir 2 November mendatang.

Ada dua stadion yang bakal digunakan dalam Pra PON wilayah Sumatera ini. Yaitu Stadion Padang Panjang, Bengkulu Selatan untuk grup B dan Stadion Semarak Bengkulu untuk grup A dan final.

Cabor sepak bola Porwil menggunakan sistem penyisihan grup. Masing-masing juara grup langsung melaju ke partai final. Sementara runner up grup harus berebut medali perunggu atau peringkat ketiga.

Peraih medali emas dan perak berhak atas tiket PON. Pada Porwil sebelumnya Sumsel berhasil meraih medali emas. Pada partai final berhasil mengalahkan Sumatera Utara. /red/

Skuat Tim Sepak Bola Sumsel di Ajang Porwil 2019

– Penjaga Gawang

Halran Suardi (Muba United), Edo Januardi (PS Pali)

-Defender

Rizki Bayu (Muba United), M Rahka Ramadhan (PS Palembang), Didik (PS Pali), M Lutfi Hermawan (Muba United), M Naufal Afif Muzaki (Bak Sumsel), Habib Arif Fadillah (Muba United)

– Midfielder

Nurrofik (Muba United), Anggun Pratama Murti (Persimura), Anjas Ariansyah (PS Pali), Dody Alfayet (Muba United), Adistya Wicaksana (Muba United), Sanjen Prakash (PS Pali), Akbar (PS Pali), Ferry Maulana (PS Palembang)

– Striker

Handoko (Persimura), Derry Anggara Poetra (PS Palembang), Nurdian M Chaniago (Muba United) Wilmar Dwi Sukma (PS Pali)

Pelatih : Hendri Wicaksana (Muba United), Sunardi (PS Pertamina), Roby Saut (Palembang)

INFOSEKAYU - Sejak lima tahun belakangan 2014-2019 alumni-alumni SMA Negeri 3 Palembang yang tergabung dalam Ikatan Alumni SMA Negeri 3 Palembang (IKA-SMANTA) terus bertambah dan memperkuat silaturahmi antar alumni.


Hal ini tidak terlepas dari kegencaran Ketua IKA SMANTA Periode 2014-2019 yang juga merupakan Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi yang sangat getol menginventarisir alumni-alumni IKA-SMANTA yang tersebar di seluruh Indonesia bahkan mancanegara.

Ketua IKA SMANTA Periode 2014-2019, Drs H Apriyadi MSi mengatakan selama lima tahun belakangan dirinya bersama pengurus IKA-SMANTA secara konsisten dan komitmen merangkul semua alumni dari seluruh angkatan.

“Alhamdulillah silaturahmi antar alumni terus terjaga dan memberikan kontribusi positif untuk sekolah tercinta kita yakni SMA Negeri 3 Palembang,” ujar Apriyadi yang merupakan alumni angkatan 1986 di sela Pengukuhan Pengurus IKA-SMANTA Periode 2019-2023, Sabtu (19/10/2019) di Halaman Griya Agung Palembang.

Apriyadi berharap, agar alumni yang tergabung dengan IKA-SMANTA terus mempererat silaturahmi antar alumni. “Terus jaga silaturahmi dan berbuat yang terbaik untuk memberikan manfaat bagi semua pihak,” tuturnya.

Sementara itu, Dewan Penasehat IKA-SMANTA, Herman Deru yang juga Gubernur Sumsel mengucapkan terima kasih kepada Pengurus IKA-SMANTA Periode 2014-2019 yang sangat maksimal dalam mempererat silaturahmi antar alumni.

“Saya ucapkan terima kasih kepada pengurus IKA-SMANTA Periode 2014-2019 dan untuk pengurus yang baru mari terus konsisten untuk menjaga silaturahmi antar alumni SMAN 3 Palembang,” pungkasnya. /red/

JAKARTA- Ketua TP PKK Musi Banyuasin Thia Yufada Dodi Reza kembali meraih penghargaan berupa Apresiasi Perempuan Hebat Indonesia 2019. Penghargaan yang diberikan oleh Sindo Weekly bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen-PPPA) ini digelar di Hotel Aryaduta Jakarta, Jumat (18/10/2019). Pada acara ini Thia menerima anugerah perempuan hebat yang telah telah menunjukan dedikasi, prestasi, keteladanan, inspiratif, dan inovatif di Indonesia.

Thia Yufada Dodi Reza yang juga peraih Wanita Inspiratif 2019 ini tidak sendiri.  Bersama 14 Perempuan Hebat Indonesia lainnya, ia menerima anugerah  yakni diantaranya Christin Djuarto - CEO PT Shopee Indonesia, Leberina Louisa Evelin Louhenapessy Ketua TP PKK Kota Ambon, Mira Lesmana - Founder Miles Film, Amany Burhanuddin Umar Lubis- Rektor Universitas Islam Negeri Jakarta / Syarif Hidayatullah, Nurhayati Subakat - CEO PT Paragon Technology and  Innovation (Wardah).
Kemudian, Setia N Milatia Moemin - Direktur Utama Perum DAMRI, Dian Siswarini - CEO PT XL Axiata Indonesia Tbk, CEO PT Paragon Technology and  Innovation  (Wardah), Hasinah Jusuf - Direktur Allianz Life Indonesia, Khofifah Indar Parawansa - Gubernur Jawa Timur, Neni Moerniaeni - Walikota Bontang, Retno Lestari Priansari Marsudi - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, dan Sri Puguh Budi Utami - Direktorat Jenderal  Permasyarakatan. 

"Berdasarkan penilaian tim dan rekam jejak Ibu Thia sendiri, maka Ibu Thia Yufada ini sangat pas dan pantas meraih Apresiasi Perempuan Hebat Indonesia 2019 kategori Perempuan Hebat Kreatif Entrepreneur Digital," ungkap Pemimpin Redaksi Sindo Weekly Nevyhetharia.

Lanjutnya, kreasi dan inovasi dari Thia Yufada dapat terlihat dari kegetolan mengangkat derajat petani Gambir dengan implementasi inisiasi fashion Gambo Muba yang kini menjadi trend fashion. 

"Gambo Muba ini menyedot perhatian dunia fashion, selain mengangkat produk kearifan lokal. Gambo Muba ini pula mampu mengangkat derajat serta kesejahteraan petani gambir.

Dikatakan, dari ratusan perempuan-perempuan hebat di Indonesia yang masuk kategori penilaian, 15 perempuan ini telah banyak memberikan kontribusi positif dan menginspirasi banyak pihak utamanya kaum hawa. 

"Kami berharap apresiasi ini dapat menjadi bagian support agar perempuan-perempuan Indonesia terus memberikan kontribusi positif untuk kemajuan Indonesia dan selalu menginspirasi banyak orang," ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Muba Thia Yufada mengucapkan terima kasih atas kepercayaan untuk mendapatkan penghargaan Apresiasi Perempuan Hebat Indonesia 2019. 

"Penghargaan ini saya persembahkan untuk kaum perempuan di Muba khususnya kaum perempuan petani Gambir dan pengerajin Gambo Muba," ujarnya

Kini, lanjut Thia, Gambo Muba secara masif bahkan menyentuh kalangan selebriti ibukota di Jakarta. Thia mengaku sedang benar-benar antusias memperkenalkan kain Jumputan tradisional dari daerahnya.

Dia ingin daerah yang dipimpin oleh Dodi Reza Alex itu punya kekhasan yang bisa dibanggakan. Terutama di kancah dunia di bidang fashion.

"Namanya kain Gambo, Gambo Muba ini biasa disebut oleh orang Sekayu. Gambir di daerah Babat Toman yang paling baik menurut peneliti, ini tentu berbeda jauh dari daerah lain dan ada khasnya," imbuh ibu dua orang anak ini.

Lebih lanjut, kata Thia, dari sejarah teknik Jumputan berasal dari negeri tirai bambu ini dibawa oleh para saudagar asal India. Karena keragaman warna dan motif yang indah, maka teknik ini mulai berkembang di Nusantara.

Khusus Indonesia batik Jumputan biasa diproduksi oleh daerah tertentu, seperti Yogyakarta, Solo, Pekalongan, Bali dan Sumatera Selatan yang saat ini sedang go international adalah batik Jumputan Gambo Muba.

"Alhamdulillah Gambo Muba mulai dilirik dan dapat bertengger di industri fashion baik di level nasional atau internasional," kata mantan Presenter TV Nasional ini.

Thia optimis produk asli daerahnya ke depan dapat terus bersaing. Sehingga memang harus ada inovasi-inovasi kekinian yang terus berkembang.

"Sesuatu yang tidak berguna kami coba manfaatkan dengan maksimal supaya memiliki nilai tinggi dan menghasilkan sesuatu yang luar biasa, terutama untuk perkembangan industri tekstil," ulasnya.

Thia menyebut Gambo Muba sebagai eco fashion yang mampu mengangkat ekonomi petani getah gambir lantaran dikerjakan oleh tangan-tangan terampil para ibu di desa. Hasilnya telah menambah penghasilan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan.

Gambo Muba adalah tekstil khas metode jumputan, diwarnai dengan dicelup getah gambir yang awalnya dianggap limbah dan dibuang percuma. Kini Thia mampu mendorong perajin gambir dengan merubah  limbah menjadi pewarna utama kain. Sebagai prosuk Eco fashion, Gambo Muba memakai  100 persen pewarna anti kimia.

"Ini menjawab isu international bahwa lebih dari 50 persen limbah kimia berasal dari limbah tekstil. Gambo Muba adalah aksi alternatif dan sumbangan Muba untuk dunia tekstil. Kami tidak menghasilkan limbah kimia tetapi memanfaatkan limbah getah gambir sebagai pewarna alami Gambo Muba," terangnya.

Sebelumnya pula jumputan Musi Banyuasin berbasis pewarna alami ini berhasil bikin Ibu Negara Irina Joko Widodo kagum.

Iriana menyebut produk Gambo Muba telah mengangkat kearifan lokal dan memberikan kontribusi positif bagi petani gambir dan pengrajin Gambo Muba.
Muba akan membuka lowongan  241 formasi CPNS pada tahun 2019. Kepastian jumlah formasi didapat berdasarkan Keputusan Menpan RB, no. 319 tahun 2019 tentang Penetapan Kebutuhan PNS di Lingkungan Pemerintah Kabupaten  Musi Banyuasin TA 2019. Kepala BKPSDM Muba, Sunaryo menyebutkan formasi CPNS Muba diketahuinya setelah usai mengikuti rapat pemantapan formasi CPNS di Bidakara, Jakarta. 

"Ditetapkan dari Kemenpan RB,  kebutuhan PNS di Muba yakni sebanyak 241 formasi terdiri dari Tenaga Pendidik 86, Tenaga Kesehatan 76 dan tenaga teknis 79," jelas dia.

Menurut Sunaryo, ada 20 formasi usulan yg tidak  disetujui dari  261 usulan formasi yang diajukan Pemkab Muba. Penyerahan formasi ini didapatnya pada rakor persiapan pengadaan CPNS 2019 di Hotel  Bidakara Jakarta , Kamis, ( 17 okt 2019). Kepala BKPSDM, Muba Sunaryo hadir mewakili Bupati Muba H Dodi Reza Alex.

Seiring dengan diterimanya formasi CPNS tersebut, ditambahkan Sunaryo, bahwa pendaftaran diperkirakan dibuka pada bulan Oktober 2019. 
"Untuk tanggal pastinya bisa dicek langsung di situs  SSCAN BKN atau di  bkpsdm.mubakab.go.id atau di medsos  resmi milik BKPSDM Muba," tandasnya.

Selanjutnya pada proses rekrutmen mendatang   BKPSDM Muba selaku panitia instansi siap melaksanakan pengadaan CPNS 2019. 

Bupati Muba Dodi Reza Alex menyambut baik formasi untuk CPNS Muba. Dirinya yang getol melakukan perbaikan mutu dan manajemen ASN berharap masyarakat Muba mampu menangkap peluang ini.
" Mari,  masyarakat Muba  mempersiapkan diri kalian  semaksimal mungkin. saya peringatkan  jangan tergiur oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab dan menawarkan diri bisa mengakali atau menjanjikan lolos tes dengan segala sama cara tak terpuji.  Seperti tahun 2018 lalu, sistem penerimaan  menggunakan CAT BKN dan dijamin hasilnya cepat, akuntable dan transparan. Jadi jangan coba-coba ada yang memanfaatkan untuk kepentingan tak bertanggung jawab. ASN kekinian adalah yang percaya diri, disiplin, cerdas dan bentanggungjawab," pesan Dodi.

INFOSEKAYU - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bersama jajaran Forkominda kembali menggelar Sholat Istisqo' (sholat minta hujan) di lapangan Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Muba dengan Imam dan Khotib Ustd Thamrin SAg, Jumat (18/10/2019).


Kegiatan Sholat Istisqo' ini dihadiri dan diikuti oleh Jajaran Pemkab Muba, Kodim 0401/Muba, jajaran Kejaksaan Negeri Muba, Personil Polres Muba, para OPD Pemkab Muba, ASN dan Peserta Didik tingat SMA/MA di Kabupaten Muba.

Bupati Muba H Dodi Reza Alex melalui Asisten Bidang Administrasi Umum H Ibnu Saad SSos MSi mengatakan, pada kesempatan yang baik ini atas nama pribadi dan Pemkab Muba marilah memperbanyak isitigfar sebelum melakukan shalat istisqo'.

"Mengaku dihadapan Allah SWT betapa banyak dosa dan kesalahan yang telah kita perbuat, seraya bertaubat dengan taubatan nasuha serta berikhtiar untuk selalu memperbaiki diri berusaha menjadi pribadi yang beriman dan bertaqwa, sehingga dengan ridho, rahmat dan perkenannya akan mengeluarkan dari ujian ataupun musibah yang menimpah kita saat ini," ucapnya.

Dikatakan Ibnu, Sholat Istisqo' yang sudah berulang kali ini akibat dampak kabut asap yang belum hilang di wilayah Kabupaten Muba, dan juga dalam rangka memohon ampun dan memanjatkan doa kepada Allah SWT Agar Segera dihilangkan asap kabut yang melanda wilayah Kabupaten Muba, dan Allah SWT juga segera menurunkan hujan dan menghilangkan musim kemarau ini di bumi serasan sekate ini.

"Untuk itu melalui momen shalat istisqo' ini mari kembali merenungi betapa banyak nikmat Allah SWT berikan, dan sudah selayaknya mari kita terus berusaha untuk menjadi hamba yang pandai bersyukur dengan cara meningkatkan ibadah kepadanya, serta mendayagunakan semaksimal mungkin segala nikmat yang Allah SWT berikan untuk krbahagiaan hidup di dunia dan akhirat,"imbaunya.

Pada kesempatan tersebut Asisten Bidang Administrasi Umum ini juga menyampaikan bahwa sholat dan doa bersama ini dilaksanakan juga sesuai edaran Mendagri terkait himbauan melaksankan kegiatan do'a bersama dalam rangka keselamatan bangsa.

"Doa bersama guna mendorong partisipasi aktif warga masyarakat secara ikhlas untuk melaksanakan kegiatan doa bersama yang bertujuan demi keselamatan bangsa dan kehidupan bermasyarakat yang rukun dan harmonis lahir batin, dan mendoakan kelancaran pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI serta mendo'akan kelancaran kepemimpinan nasional  2019-2024 untuk Indonesia Maju dan Sejahtera," bebernya.

Setelah sholat Istisqo' dan Khotbah dilanjutkan dengan salam - salaman bersama unsur Forkominda dan Jamaah Sholat Istisqo' , Selama kegiatan tersebut berlangsung situasi Kamtibmas dalam keadaan aman, tertib dan kondusif. (rel)



INFOSEKAYU - Satu dari tiga tersangka kasus perampokan kendaraan roda empat yang menimpa korban Untung Suropati (27) dibekuk oleh Aparat Gabungan Polsek Sanga desa dan Polsek Babat toman, Rabu (16/10/19) malam.


Kejadian curas yang dialami oleh warga Desa Bangun Sari Kecamatan Babat Toman Kabupaten Muba ini terjadi di jalan PT PIP Desa Keban I Kecamatan Sanga Desa.

Saat itu korban melintas dengan menggunakan mobil Pickup Mitsubishi L300 Nopol BG 8863 BE, tiba-tiba diberhentikan mendadak oleh tiga orang yang tidak dikenal.

Saat itu, para pelaku berpura – pura menanyakan alamat. Belum sempat menjawan, salah satu tersangka langsung memegang leher korban sambil menodongkan senjata api laras pendek dan langsung memukul kepala sebelah kanan korban dengan menggunakan gagang senpi.

Korban lalu ditarik keluar dari mobil dan dibawa ke kebun sawit. Korban yang berusaha berontak untuk melepaskan diri harus terkena sabetan senjata tajam milik tersangka yang mengenai bagian dada sebelah kanan korban.

Korban ditinggalkan begitu saja oleh ketiga tersangka yang langsung membawa lari mobil korban.

Dengan penuh luka korban meminta pertolongan warga setempat untuk melaporkan kejadian yang dialaminya ke pihak Polsek Sanga Desa.

Kapolsek Sanga desa yang mendapatkan Laporan tersebut bersama anggota langsung lakukan pengejaran sambil mencari informasi arah lari kendaraan yang dibawa.

Delapan jam dilakukan pengejaran dan penyisiran akhirnya satu dari tiga tersangka dibekuk yang dibantu oleh masyarakat juga. “Betul, satu tersangka ditangkap bernama Hengky Gunawan (20) warga Desa Tanjung Raya Sanga Desa. Sedangkan dua rekannya masih buron yang berinisial A dan D. Untuk barang bukti sudah kita amankan,” beber Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, SIk, melalui Kapolsek Sanga Desa Iptu Benni Okimu, SH saat dikonfirmasi. /red/ 




INFOSEKAYU -  Sebanyak 72 Mahasiswa-mahasiswi Politeknik Sekayu yang dari 3 (tiga) Program Studi (Prodi) yakni Akuntansi 23 orang, Teknik Informatika 25 orang dan Teknik Pendingin dan Tata Udara 24 orang tahun akademik 2018/2019 secara resmi diwisudakan pada Sidang Senat Terbuka Wisuda X, di Opp Room Pemkab Muba, Kamis (17/10/2019).


Dari tiga prodi tersebut terdapat mahasiswa lulusan terbaik, yakni Kendedes dengan IPK 3,93 dari Prodi Akuntansi, Abroida IPK 3,89 Prodi Teknik Informatika, Wahyu Aji Pangestu 3, 69 dari Prodi Teknik Pendingin dan Tata Udara.

Wisuda ke-10 Politeknik Sekayu ini dihadiri Bupati Muba H Dodi Reza Alex diwakili oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Muba H Ibnu Sa'ad SSos MSi, Kodim 0401 Muba Mayor Inf M Daud, Kejaksaan Negeri, Polres Muba, Ketua Yayasan Muba Sejahtera diwakili H M Umar Nawawi, Direktur Politeknik Sekayu Harianto, perwakilan ConocoPhillips Fajri, Koordinator Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah II Sumsel diwakili Rustina SE MSi, alumni dan para orang tua mahasiswa/mahasiswi.

Pada kesempatan itu Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Muba H Ibnu Sa'ad SSos MSi mengucapkan selamat kepada kepada civitas akademika Politeknik Sekayu yang telah melaksanakan wisuda untuk yang ke-10 kalinya dan selamat kepada para wisudawan yang telah menyelesaikan studi dengan baik.

Ia juga mengatakan pembangunan sumber daya manusia merupakan faktor yang sangat strategis dan harus diperhatikan karena dengan sumber daya manusia yang berkualitas, Kabupaten Muba akan mampu merancang, mengembangkan, mengelola, mengawasi dan memelihara pembangunan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia di Musi Banyuasin diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peran para lulusan kelak dalam memanfaatkan dan mengolah sektor-sektor potensial yang dimiliki Muba.

"Peningkatan SDM ini juga dimaksudkan untuk memperbaiki indeks pembangunan masyarakat, sesuai dengan harapan Pemkab Muba yang menargetkan pembangunan paling maju dan terdepan dengan cara melakukan terobosan yang membuat Muba unggul dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat mandiri dan pemerataan pembangunan menuju Muba Maju Berjaya 2022," ujarnya.

Lebih lanjut Ibnu mengatakan sebagai bangsa yang sedang membangun pemerintah tidak hanya memfokuskan pembangunan dalam bentuk fisik saja, namun juga membangun non fisik yaitu pembangunan di bidang mental dan spiritual agar terwujudnya keseimbangan dalam pembangunan.

Menghadapi tantangan pembangunan tersebut, tentu tidak hanya dibutuhkan tingkat kualitas SDM yang unggul dari sisi akademik, namun juga sikap moral yang terpuji dan keteladanan serta sikap profesional dalam bekerja.

"Kami berharap, saudara-saudara yang diwisuda pada hari ini dapat berperan secara aktif dan bersama-sama Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin guna mewujudkan Muba Maju Berjaya untuk Pembangunan Daerah yang kita cintai," tandas Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Muba. /red/


INFOSEKAYU - Bupati Musi Banyuasin (Muba) H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Muba, Drs H Apriyadi, MSi, meminta seluruh Perangkat Daerah (PD) di Kabupaten Muba memaksimalkan pengawasan paket program pengerjaan. Sekda juga mengancam akan jatuhkan sanksi tegas kepada rekanan atau kontraktor yang bekerja tidak sesuai dengan yang sudah ditentukan.


"Saya minta Kepala PD jangan hanya terima laporan, harus turun ke lapangan. Cek ke lokasi, pastikan pengerjaan selesai tepat waktu dan sudah sesuai," tegasnya di sela Rapat Koordinasi Evaluasi dan Pengendalian Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan untuk Triwulan III Tahun Anggaran 2019, Kamis (17/10/2019).

Dikatakan Sekda, Organisasi Perangkat Daerah harus melakukan monitoring di lapangan, apakah hasil pekerjaan sudah memuaskan atau belum, perhatikan kualitas , representatif,  serta tenaga kerja dan administratif yang kurang lengkap.

Terutama kepala PD terhadap kontraktor yang kualitas pekerjaan kurang baik maka beri tegoran, bila perlu kedepan tidak usah di diberi lagi kepercayaan untuk mendapatkan tender.

"Tujuan kita mencari kontraktor yang berkualitas dan bertanggung jawab, karena sesuai aturan mereka sudah diberikan keuntungan, dari pajak dan lainnya sudah kita perhitungkan untung. Maka semakin cepat mereka menyelesaikan pekerjaan, tentu profit mereka akan lebih baik," ujar Sekda.

Sekda juga mengatakan bahwa pengalaman di lapangan untuk pembangunan jalan yang jauh dari lokasi banyak dikerjakan sembrono. Maka dari itu tolong di cek dan benar-benar dipantau. Kalau memang dari sisi isntansi tidak mampu maka bisa pakai konsultan, misalkan personil terbatas.

"Untuk APBD 2019 komitmen kita tetap seperti diawal, saya mengingatkan, pertama kita masih memberikan batasan waktu untuk terakhir kali mencairkan uang di tanggal 21 Desember, di atas tanggal tersebut masih mekanisme lama harus persetujuan Bupati terlebih dahulu, maka dari sekarang cepatlah dikejar agar bisa ditagih," pungkasnya.

Pada kesempatan Rapat Koordinasi Evaluasi dan Pengendalian Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan untuk Triwulan III Tahun Anggaran 2019 tersebut, Kepala Bappeda Kabupaten Muba Ir Zulfakar juga memaparkan Top 5 realisasi fisik di Tahun Anggaran 2019.

Di antaranya, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Inspektorat, Dinas Sosial, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana serta Dinas Perikanan. Adapun Top 5 penyerapan keuangan yaitu Dinas Sosial, Satpol PP, Dinas Koperasi, Inspektorat dan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu. (rel)