Top News

Muba, Infosekayu.com - Angka kematian terpapar COVID-19 masih tinggi di sejumlah wilayah yang menerapkan PPKM Level IV. Kondisi ini diprediksi bakal membuat PPKM belum segera berakhir.  Data satgas covid19 menyebutkan hingga hari ini sebanyak 21 provinsi dan 45 kabupaten/kota di Indonesia sudah menerapkan PPKM Level IV terhitung sejak 26 Juli lalu hingga 2 Agustus mendatang. 

"Andai memang di Muba PPKM Level IV akan diperpanjang tentu prinsipnya Muba siap. Aktifitas tetap berjalan dengan batasan ketat serta selalu mematuhi protokol kesehatan (Prokes) COVID-19," ucap Dodi Reza dalam kesempatan Video Conference Evaluasi Perkembangan dan Tindak Lanjut PPKM Level IV, Sabtu (31/7/2021). 

Kepala Daerah Inovatif ini melaporkan, sejak penerapan PPKM Level IV di Kabupaten Muba, disamping tetap memprioritaskan pembatasan kegiatan masyarakat dan memaksimalkan pencegahan serta penanganan COVID-19 dirinya  juga memaksimalkan perhatian ke pasien isolasi mandiri (isoman) di Muba. 

Ia menambahkan, Pemkab Muba juga akan memaksimalkan tempat isolasi terpusat. "Dengan harapan angka pasien sembuh terpapar COVID-19 terus bergerak cepat," ulasnya. 

Dodi menambahkan, sejauh ini Kabupaten Muba tidak menemukan kendala serius. "Terkait oksigen kita pastikan stok banyak dan RS Darurat COVID-19 tetap disiagakan," ucapnya. 

Sementara itu, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan peran seluruh Kepala Daerah dan Forkopimda dalam menekan angka terpapar COVID-19 sangat penting. 

"Dalam kesempatan ini juga saya minta agar di setiap daerah yang masuk PPKM Level IV untuk memperkuat 3T yakni testing, tracing, dan treatment," sebutnya. 

Pada rapat ini Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA turut didampingi Kepala Dinkes Muba dr Azmi Dariusmansyah MARS, Kepala BPBD Muba Joni Martohonan AP MSi dan Kepala Dinkominfo Muba Herryandi Sinulingga AP.
SEKAYU, INFOSEKAYU.COM - Warga kecamatan Jirak Jaya kabupaten Muba dibuat heboh lantaran mendapati beberapa orang anak remaja memakan buah kecubung. Dari ketujuhnya, satu diantaranya sampai meninggal dunia pada, Jumat (30/7/2021).

Adapun ketujuh remaja tersebut yakni DL (13) yang mengaku hanya makan sedikit, PN (15) dalam kondisi mabuk berat. Sementara 4 anak lainnya mengaku tidak makan buah tersebut yakni JN (13), RK (16), DF (14), AD (14). Dan terakhir AL (13) yang diketahui sampai meninggal dunia.

Kapolsek Sungai Keruh, IPTU Vico Fajar mengatakan, kronologis kejadian sendiri berawal dari ketujuhnya pulang memancing dan ingin mencari keong di sungai dusun V desa Jirak. Saat di perjalanan pulang, mereka menemukan tanaman buah kecubung tersebut.

"Kemungkinan besar mereka ini penasaran, lantas memakan buah tersebut. Namun hingga saat ini kami masih mendalami kasus ini," ujarnya.
Pihaknya pun langsung menerjunkan tim guna melakukan olah TKP sekaligus memeriksa sejumlah saksi.

Salah satu anak mengaku, jika rencana mereka semula ingin cari keong. Terus anak berinisal AL ingin ikut. Namun sebelum mereka pergi ke sungai terlebih dahulu makan buah kecubung tersebut.
"Kami makan buah itu di samping rumah RT (Metro), jadi yang punya ide makan kecubung ini si AL," ujarnya.

Dengan berjalan kaki mereka pun menuju sungai dan mencari keong. Namun anak beranama AL ingin pulang duluan karena mengaku pusing.
Sementara itu Camat Jirak Jaya, Yudi Suhendra mengatakan, pihaknya baru menerima laporan pada pukul 13.00 WIB. 

"Usai kejadian, mereka langsung dibawa ke unit kesehatan terdekat. Anak yang meninggal dunia diduga mabuk kecubung ini diketahui masih kelas 2 SMP," jelasnya.

Sumber :sumsel.tribunnews.
Jakarta, Infosekayu.com - Greysia Polii/Apriyani Rahayu ke final nomor ganda putri cabor bulutangkis Olimpiade 2020. Mereka mengalahkan Lee Sohee/Shin Seungchan 21-19 dan 21-17.

Di Musashino Forest Sport Plaza, Sabtu (31/7/2021) pagi WIB, Sohee/Seungchan langsung menekan di awal gim pertama. Pasangan Korsel itu mendapat 2 poin beruntun. Sebuah pukulan keras Greysia menghentikan poin Sohee/Seungchan.

Greysia/Apriyani tertinggal saat interval. Smash dari Seungchan ke arah Apriyani tak bisa diantisipasi, skor 8-11.

Greysia/Apriyani mengejar usai interval, mereka meraih 3 poin beruntun. Netting terukur dari Apriyani membuat kedudukan menjadi imbang, 11-11.

Untuk pertama kalinya di gim pertama, Greysia/Apriyani unggul. Penempatan jitu dari Greysia gagal diantisipasi. Ganda Indonesia meraih 5 poin beruntun, pukulan Seungchan menyangkut net. Kedudukan 13-11.

Jalannya gim pertama berjalan ketat. Pukulan Apriyani yang menyangkut net membuat kedudukan 14-14. Dua kesalahan Greysia/Apriyani membuahkan poin beruntun untuk Sohee/Seungchan. Tapi, Greysia/Apriyani bisa membalas hingga berbalik unggul 16-15.

Permainan depan net bagus dari Apriyani melebarkan jarak. Pukulannya gagal diantisipasi Sohee/Seungchan, Greysia/Apriyani unggul 17-15.

Pertarungan gim pertama berjalan sengit, kejar-mengejar poin Greysia/Apriyani dengan Sohee/Seungchan sampai skor 19-19. Smash Sohee/Seungchan menyangkut di net, lalu pukulan Apriyani yang gagal diantisipasi Seungchan memastikan kemenangan pasangan Indonesia di gim pertama 21-19 dalam durasi 37 menit.

Gim kedua dimulai, kembali berjalan ketat. Greysia/Apriyani dan Sohee/Seungchan susul-menyusul poin 5-5. Usai itu, Sohee/Seungchan meraih poin beruntun. Pengembalian Apriyani, yang keluar, membuat kedudukan menjadi 5-7.

Kesalahan servis, Sohee/Seungchan membuahkan poin untuk Greysia/Apriyani. Tapi, antisipasi smash Apriyani yang melebar kembali membuat jarak melebar 6-8. Margin dua poin untuk keunggulan Sohee/Seungchan terjaga saat interval. Skornya 11-9.

Sama seperti gim pertama, Greysia/Apriyani langsung meraih dua poin. Skor menjadi 11-11. Greysia/Apriyani berbalik unggul 13-12! Smash pasangan Korsel yang menyangkut net penyebabnya. Sesaat kemudian, smash Sohee kembali membuat kedudukan 13-13.

Penempatan shuttlecock jitu Apriyani tak bisa diantisipasi Sohee/Seungchan. Ganda Indonesia unggul lagi 14-13. Laga ketat! Kejar-kejaran poin Greysia/Apriyani dengan Sohee/Seungchan sampai skor 16-16. Greysia/Apriyani tak terkejar lagi setelah itu.

Kemenangan Greysa/Apriyani ditentukan dengan sambaran antisipasi servis Sohee/Seungchan oleh Greysia. Skornya 21-17. Greysia/Apriyani akan melawan pemenang laga Kim So-yeong/Kong Hee-yong melawan Chen Qingchen/Jia Yifan di babak final.

Indonesia masih mempunyai dua wakil di cabang olahraga bulutangkis di Olimpiade Tokyo 2020. Di nomor tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting melawan tunggal Denmark, Anders Antonsen, untuk berebut tiket ke semifinal.

Sementara di ganda putra, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan akan melawan Aaron Chia/Soh Wooi Yik dalam upaya meraih medali perunggu di Olimpiade Tokyo 2020.

Sumber : detiksport

SEKAYU, INFOSEKAYU.COM - Hari Jumat pagi selalu disempatkan Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin untuk silaturahmi ke warga masyarakat Muba dan Perangkat Daerah serta Forkopimda. Nah, pada Jumat (30/7/2021) pagi kali ini Bupati Dodi Reza menyempatkan diri menyambangi Kapolres Muba di Sekayu. 

Pantauan di lokasi, tampak Kepala Daerah Inovatif tersebut menyapa anggota Polres Muba bahkan menyempatkan diri untuk memperpanjang masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM) miliknya. 

"Jadi masa berlaku SIM saya itu mau habis. Hari ini selain silaturahmi dengan jajaran anggota Polres Muba saya juga perpanjang masa berlaku SIM," ucapnya. 

Dodi mengaku, ia melihat proses pelayanan administrasi Polres Muba untuk warga sangat berjalan baik dan menerapkan Protokol Kesehatan. 

"Saya juga dalam kesempatan ini mengajak seluruh warga Muba untuk patuh dan mentaati aturan lalu lintas, seperti contoh untuk bisa mengemudikan Kenderaan wajib memiliki SIM. Saya meski Kepala Daerah tetap harus memiliki  SIM yang berlaku," dan patuh terhadap aturan yang ditetapkan dan saat berkendara mari kita bersama mematuhi rambu rambu lalu lintas dan berhati hati dalam berkendara" himbau Dodi Reza Alex.

Sementara Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SH SIk mengucapkan, terima kasih atas kunjungan Bupati Muba sudah bersilaturahmi dan melakukan perpanjangan SIM. 

"Kami siap memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat serta siap bersinergi menjadi mitra pemerintah dalam rangka menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Muba," imbuhnya. 

Dikatakan, sesuai dengan fungsi dan tugas anggota, yaitu memberikan pengamanan dan mendukung kebijakan.

"Semoga melalui silaturahmi ini, dapat meningkatkan sinergitas antara kepolisian dengan komponen Pemerintah dalam membantu mewujudkan pembangunan yang maju dan sejahtera. Diharapkan terciptanya pemahaman dan menyatukan persepsi dalam rangka menjalankan tugas pokok dan pembangunan di daerah. Serta semoga kedepannya kami dapat terus memberikan yang terbaik dalam hal pelayanan kepada masyarakat," tutup Kapolres.
MUBA, INFOSEKAYU.COM - Pencurian hewan ternak yang sering meresahkan warga di kab muba berhasil di tangkap oleh satreskrim polsek Lais pada Selasa (27/07/2021). Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SH Sik, Menyampaikan Saat Press rilis, Kamis (29/7/2021),  satreskrim polsek Lais menangkap 5 orang yang terlibat dalam komplotan pencuri ternak kambing ini. 

Tersangka tersebut yakni Ahmad Alias Ujang (29) , Warga dusun 1 Simpang Empat desa Simpang empat Kecamatan Jejawi kabupaten OKI, Krisdiansyah (24), Warga desa Mangsang kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Muba, Karnadi (45), warga teluk Kemang kelurahan sungai Lilin Kabupaten Muba, Marowi (39), warga kelurahan sungai Lilin, kecamatan sungai Lilin Kabupaten Muba, Miko (19). warga kelurahan sungai Lilin Kabupaten Muba, Mereka ditangkap di Jalan Dusun 3 Talang ucin desa tanjung agung selatan Kecamatan Lais Kabupaten Muba. Sambung Erlin, Awalnya sekitar pukul 14.00 WiB

Saat korban Toto melihat mobil kijang inova warna putih BG.1829 IM. lalu salah satu tersangka turun dan mengambil kambing miliknya dan memasukkan ke dalam mobil saat dilakukan pengejaran oleh warga, mobil tersangka berhenti karena tidak bisa lewat karena ada yang melakukan pengecoran jalan lalu, warga membuka pintu mobil dan salah satu salah satu tersangka mengacungkan senjata api hingga warga mundur dan mobil memutar melarikan diri ke arah tanjung agung timur.

Melihat Mobilnya Melarikan diri masuk Ke desa Warga memberi tahu Polsek Lais dan di kepung Ke lima tersangka tidak tahu arah jalan Keluar karena jalan itu buntu Akhirnya Pelaku berhasil ditangkap Polisi bersama warga Jelasnya. 

Ahmat mengatakan kepada Media ini,  daging kambing itu dijual di Sungai Lilin seharga Rp 30.000 per kilogram, Dan tersangka sebelumnya pernah mencuri di beberapa tempat lainnya didesa Bonot Kecamatan Lais Kabupaten Muba.

Tempat yang sama Marowi menyampaikan mendapatkan Senjata Api (Senpi) dibeli dari Rusli seharga Rp 2 juta, hasil dari penjualan kambing bila sudah terjual kami bagi rata tutupnya. Dalam press rilis Waka polres Kompol Irwan Andeta, Kapolsek Lais AKP Herman Junaidi, Kasubag Humas IPTU Indra Jaya, Kanitres Lais IPDA Sunardi. 

Selain mengamankan lima anggota pencuri ternak kambing itu, polisi juga mengamankan barang bukti 2 ekor kambing, 1 mobil inova putih, 2 senjata api Jenis Revolver, tali, lakban, dan 8 butir peluru Tajam. 

Sumber : BERITA-ONE.COM


SEKAYU, INFOSEKAYU.COM - Sesuai intruksi Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat di wilayah Kabupaten Muba dikerahkan untuk melakukan Isoman Care dan Grebek Isoman, untuk langsung door to door menyambangi pasien isoman dan warga terdampak COVID-19. 

Bupati Muba Dr Dodi Reza mengaku, inisiasi Grebek Isoman tersebut dilakukannya untuk menyemangati warga yang sedang isoman agar tetap kuat saat terpapar COVID-19. 

"Kita tahulah, mereka yang isoman karena terpapar COVID-19 ini kan tidak bisa beraktifitas sementara, otomatis mereka yang berpenghasilan menjadi terkendala. Karena itu, butuh bantuan dan harus kita bantu dan beri semangat," ucapnya.

Sementara itu, pantauan di lapangan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, H Yudi Herzandi SH MH didampingi Kabag Tata Pemerintahan, Kabag Hukum Roma Saripurba dan Camat Babat Supat Rio Aditya SSTP ikut turun langsung melakukan Grebek Isoman, kali ini di Desa Tanjung Kerang, Babat Banyuasin, Supat Timur, Langkap, dan Desa Babat Ramba Jaya Kecamatan Babat Supat.

"Kita berikan langsung bantuan Pemkab Muba berupa beras dan sembako kepada warga yg melaksanakan isoman. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan dasarnya serta selalu semangat menjalani isoman ini, jangan lupa selalu  bersyukur dan berdoa semoga pandemi COVID-19 ini cepat selesai sesuai harapan kita bersama,"ungkap Asisten I.

Selain itu tampak sejumlah OPD dan Camat serta Forkopimcam turun ke lapangan menyerahkan bantuan giat Grebek Isoman. Salah satunya Kepala Dinas Perhubungan H Pathi Riduan SE ATD MM dan Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Muhammad Fariz SSTP MM beserta Camat Tungkal Jaya Sugeng Riyadi SPd MM memberikan bantuan langsung untuk warga isoman di Desa Peninggalan Kecamatan Tungkal Jaya.

Pemantauan Isoman Care juga turut dilakukan di Kecamatan Lais oleh Tim gabungan terdiri dari, Kepala BKPSDM Endang Dwi Astuti SE MSi dan Dinas Perikanan Hendra Tris Tomy SSTP MDev didampingi Camat Lais Demoon Herdian Eka Suza SSTP MSi.
 
"Didapati satu orang nakes Puskesmas Lais yang Isoman di Rumah Dinas Dokter sudah selama tujuh hari, keadaan baik stabil mengarah ke sehat (Negatif COVID-19). Disamping  itu juga ada data empat orang Penduduk yang dirawat di RSUD Sekayu, terkonfirmasi akan segera kembali dalam keadaan baik dan sembuh. Pemantauan Isoman Care dan pemberian bantuan Bupati Muba berupa Sembako sudah dilaksanakan,"papar Camat Lais.

Tim Kecamatan Sanga Desa yang terdiri dari Disdukcapil H Asmarani, Inspektur RE Aidil Fitri dan Disnakertran Mursalin SE MSi didampingi Camat Sanga Desa Hendrik SE MSi juga telah melakukan Grebek Isoman dan Isoman Care ke Kecamatan Sanga Desa.

"Kunjungan kerumah yang positif sebanyak tujuh orang. Tujuh pasien Isoman ini dari Desa Ngulak dua orang, dari Desa Ngulak 1 sebanyak satu orang, Desa Ngulak 2 sebanyak Tiga orang dan Desa Ngunang Satu orang. Kami telah memberikan bantuan sembako bersama tim Kecamatan Sanga Desa,"ujar Camat Sanga Desa, Hendrik SH MSi.

Terpisah Kepala Bagian Kerjasama Setda Muba  kolaborasi Dicky Meiriando SSTP MH dengan Kepala Bagian Kesra Opi Palopi dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Dewi Kartikawati melaksanakan Program Isoman Care, dengan melakukan pemantauan dan penyerahan Bantuan Paket Sembako kepada warga Kecamatan Babat Toman yang sedang isolasi mandiri (Isoman) dikarenakan terpapar COVID-19.

Begitu juga Plt Kadinsos Muba Bapak H Ibnu Sa'ad SSos MSi bersama Kepala DPPKAD Mirwan Susanto SE MM melalui Sekretaris Deni SH dan Camat Sungai Lilin Agus Kurniawan SIP mengunjungi dan  menyerahkan bantuan sembako untuk warga yang sedang menjalani soman di Kelurahan Sungai Lilin.
SEKAYU, INFOSEKAYU.COM - Kabupaten Musi Banyuasin, dibawah kepemimpinan Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menyandang gelar Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2021 Tingkat Nindya.

Penghargaan ini diterima Bupati Muba secara virtual di Guest House Griya Bumi Serasan Sekate, Kamis (29/7/2021). Yang juga diterima oleh 275 provinsi, dan kabupaten kota seluruh Indonesia, dengan predikat dari yang tertinggi Utama, Nindya, Madya, dan Pratama.

Prestasi tingkat nasional yang diberikan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Republik Indonesia ini sudah tiga kali diraih Kabupaten Muba, dari tingkat Pratama tahun 2017, Madya di Tahun 2018 dan 2019, tahun 2020 penyampaian penghargaan KLA di tunda karena Pandemi Covid-19, dan ini tahun 2021 merupakan kali keempat Muba menerima predikat KLA Tingkat Nasional, yang meningkat di Predikat Nindya.

Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dalam kesempatan ini mengatakan Pemerintah Kabupaten Muba akan terus mempertahankan bahkan berupaya meningkatkan predikat Muba yang dipercaya menyandang gelar Kabupaten Layak Anak Tingkat Nindya sejalan dengan kebijakan pemerintah ditengah Pandemi Covid-19.

"Menjadi kewajiban Negara dalam hal ini Pemerintah Daerah untuk memberikan perlindungan terhadap warga negara dan terkhusus anak-anak sebagai generasi muda masa depan, untuk itu tugas pendampingan serta pemberdayaan perempuan dan anak di Muba ini wajib terus ditindaklanjuti dan program ini menjadi komitmen Pemkab Muba, bersama seluruh stakeholder terkait termasuk peran serta orangtua dan tokoh pemuda,tokoh masyarakat, tokoh agama dan peran kita semua " ujarnya.

Bupati Dodi juga meminta, pihak terkait untuk terus berkolaborasi dan bersinergi dengan seluruh stakeholder termasuk camat, kades dan lurah hingga RT, sampai ke pelosok desa dalam mengimplementasikan KLA di Kabupaten Muba.

"Selamat kepada Tim  Dinas PPPA Muba Dewi Kartika dan Seluruh OPD terkait atas penghargaan yang kita raih ini, pertahanan dan tingkatkan terus kinerja kedepan, untuk memberikan pelayanan terbaik bagi warga Musi Banyuasin," imbuhnya.

Atas penghargaan KLA Tingkat Nindya tersebut Muba meraih predikat paling tinggi di Provinsi Sumatera Selatan, disamping, Muara Enim dan Muratara meraih Tingkat Madya, Musi Rawas, OKU Timur, Pali, Palembang, Lubuk Linggau, dan Banyuasin meraih Tingkat Pratama.

Menteri PPPA RI Bintang Puspayoga mengucapkan selamat atas sumbangsih dan kerja nyata kepada kota kabupaten yang telah mendapat predikat KLA, dimana penerima penghargaan setiap tahunnya terus meningkat yang sebelumnya 247 dan di tahun 2021 ini meningkatkan menjadi 275 Kabupaten kota penerimaan penghargaan KLA.

"Semoga kegiatan ini memberikan manfaat yang besar bagi perempuan dan anak, dan dapat menjadi inspirasi bagi kabupaten kota menjadikan program pembangunan anak untuk mewujudkan anak terlindungi dan Indonesia maju," ucapnya.
SEKAYU, INFOSEKAYU.COM - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Muba, menggelar Rapat Seleksi Administrasi Pengadaan CPNS dan PPPK Non Guru Pemerintah Kabupaten Muba, Kamis (29/7/2021) bertempat di Ruang Rapat Serasan Sekate.

Rapat dipimpin oleh Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi. Dalam arahannya pada kesempatan ini Sekda menyampaikan, agar setiap panitia yang terlibat untuk bisa bekerja secara maksimal sesuai dengan tugasnya masing-masing dan
mempersiapkan seluruh peralatan dan pastikan semuanya dalam kondisi baik. 

"Bekerjalah dengan objektif dan penuh tanggungjawab. Dalam proses pelaksanaannya nanti harus dapat berjalan secara tranparan dan objektif sesuai dengan pedoman dan petunjuk teknis yang ditetapkan oleh pemerintah,"ungkapnya. 

Apriyadi juga mengingatkan agar para pelamar tidak mudah percaya kepada oknum yang mengatasnamakan panitia. Untuk itu, terus update informasinya dengan melihat akun resmi pemerintah dan langsung menghubungi panitia yang bersangkutan, agar tidak salah langkah. Selanjutnya, dalam pelaksanaan tes semua panitia yang terlibat secara rutin harus melakukan koordinasi, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak dinginkan pada seleksi penerimaan CPNS dan PPPK Non Guru tahun 2021 ini.

"Terlebih lagi saat ini kita masih dalam kondisi pandemi COVID-19.  Jadi ada banyak standar yang harus kita taati agar tidak menjadi cluster dalam penyebaran COVID-19,"ujarnya. 

Sementara, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Muba Endang Dwi Hastuti SE MSi menyampaikan, ada sebanyak 1.218 pelamar CPNS, 460 pelamar PPPK Non Guru, Sedangkan PPPK Guru sebanyak 2.895 pelamar. Untuk pelaksanaan PPPK Guru dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. 

Dari jumlah pelamar CPNS dan PPPK Non Guru terdapat beberapa dari para pelamar yang tidak memenuhi syarat dikarenakan, terdapat kesalahan pada surat lamaran, kesalahan pada surat pernyataan, kesalahan pada ijazah, 
kesalahan pada transkrip nilai, kesalahan pada kualifikasi dan jenjang pendidikan, kesalahan pada KTP dan foto. "Untuk itu, kita ingatkan dalam proses pendaftaran harus dilakukan dengan hati-hati dan lebih teliti karena dalam pengecekan kita lakukan berulang kali, agar tidak ada yang dirugikan,"ulasnya. 

Adapun lokasi yang di rencanakan untuk pelaksanaan tes CPNS dan PPPK Non Guru di Gedung Dharma Wanita Kabupaten Muba. "Tentu dalam pelaksanaannya nanti kami akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak yang terkait guna mensukseskan segala proses penyeleksian,"pungkasnya.