Top News


Sungai Keruh – Sedekah bumi merupakan tradisi yang dilaksanakan secara turun-temurun oleh masyarakat serta Pemerintahan Desa Sungai Dua Kecamatan Sungai Keruh Kabupaten Musi Banyuasin. Kegiatan ini sebagai wujud syukur dan pelestarian adat serta budaya kearifan lokal para pendahulu desa.

Diketahui, Sedekah bumi adalah suatu upacara adat yang melambangkan rasa syukur terhadap bumi yang telah memberikan rezeki berupa segala bentuk yang dihasilkan bumi yang melimpah tahun ini.

Sedekah bumi Desa Sungai Dua ini dilaksanakan setelah panen padi dan dilaksanakan di halaman Kantor Desa Sungai Dua, Selasa (28/05/2024).

Di awal kegiatan, Kepala Desa (Kades) Sungai Dua, Sudirman menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, di mana dapat menyelenggarakan tradisi adat guna melestarikan budaya kearifan lokal Tahun ini.

“Sedekah bumi ini sebagai ungkapan syukur dan nguri-uri budoyo yang telah lama dilaksanakan oleh masyarakat di Desa Sungai Dua, sekaligus sebagai sarana untuk membina wawasan kebudayaan lokal bagi pemuda khususnya yang ada di desa,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Camat Sungai Keruh, Dendi Suhendar SE MSI, putra kelahiran Desa Sungai Dua menjelaskan, bahwa sedekah bumi yang diselenggarakan saat ini guna menghormati peninggalan leluhur atau pendahulu desa.

Ia menguraikan, sejarah pemimpin-pemimpin di Desa Sungai Dua, hari ini Sudirman ini Kepala Desa Ke 9 yang memimpin Desa Sungai Dua.

“Terima kasih kepada pemerintah desa, sanak dolor, jiron tetangga dan seluruh masyarakat desa Sungai Dua telah melestarikan budaya dan adat istiadat kearifan lokal pada setiap tahunnya, tahun ini luar biasa, banyak kejutan dan hiburannya” tuturnya.


 

SEKAYU-- Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang di inisiasi sejak tahun 2017 lalu dan menjadi program percontohan di Indonesia memberikan banyak dampak positif bagi petani sawit.

Seperti salah satu program PSR yang telah dinyatakan berhasil yakni KUD Barokah Jaya yang berada di A4 Desa Tegal Mulyo, Kecamayan Keluang, Kabupaten Muba berhasil memanen sawit ribuan ton.

Seperti yang disampaikan, Ketua KUD Barokah Jaya Suparji menyebutkan sejak dilakukan PSR pada tahun 2020 lalu peremajaan sawit yang berada di Desa Tegal Mulyo sudah berjalan dengan baik.

"Pada KUD Barokah Jaya ini menaungi 14 kelompok tani dan yang dilakukan pemanen pada hari ini terdapat 2 kelompok. Alhamduillah, panen yang dilakukan pada 2 kelompok ini merupakan yang terakhir,"kata Suparji, Selasa (28/5/2024).

Lanjutnya, jenis sawit yang dilakukan panen pada KUD Barokah Jaya merupakan jenis sawit Lonsum. Sedangkak untuk harga TBS saat ini berkisar Rp2,400 sampai Rp2.600 rupiah.

"Dari sawit 14 kelompok tani dihasilkan 1.500 ton sawit dan bagi hasil ke petani 5 ton. Lalu peserta PSR mendapatkan Rp4 sampai Rp5 jutaan. Ini merupakan langkag yang baik dalam pemberdayaan petani sawit khususnya petani rakyat,"ungkapnya.

Sementara itu, Kadisbun Muba, Akhmad Toyibir SSTP, MM menjelaskan Kementerian Perkebunan khususnya Dirjen Perkebunan menilai upaya dan langkah yang dilakukan Kabupaten Muba dalam PSR sangat baik serta menjadi contoh bagi daerah lain

"Partisipasi Muba terkait program peremajaan sawit rakyat telah telah sejalan dengan visi Direktorat Jenderal Perkebunan untuk mendorong peningkatan produksi dan produktivitas kelapa sawit nasional,"ujar Thoyobir.

Apa yang dilakukan merupakan Inovasi Model Pendampingan sawit rakyat swadaya Program Peremajaan Sawit Rakyat di Musi Banyuasin adalah penguatan dari Hulu hingga ke Hilir menjadikan pekebun mandiri berdaulat.

"Pelaku usaha kelapa sawit swadaya merasa sangat senang berdampak secara langsung dalam membangun kebun sangat baik serta berhasil sangat memuaskan serta dapat meningkatkan pendapatan,"ungkapnya.(Ril)


 

Sekayu, Musi Banyuasin - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muba sepakati jadwal Pembahasan Tiga Raperda Kabupaten Muba yakni, Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Muba Tahun Anggaran 2023, Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Tahun 2025 – 2045 serta Raperda Pencegahan dan peningkatan kualitas terhadap Perumahan kumuh dan pemukiman Kumuh.

Jadwal pembahasan ini disepakati dalam Rapat Badan Musyawarah DPRD Kabupaten Muba, yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Muba H Sugondo dan dihadiri para anggota DPRD Muba, Pj Bupati Muba diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Andi Wijaya Busro SH MHum serta perwakilan OPD terkait, rapat berlangsung di ruang rapat Banmus DPRD Muba, Senin (27/5/2024).

Dalam rapat tersebut, Ketua DPRD Muba menyampaikan bahwa penjadwalan pembahasan 3 (tiga) Raperda Kabupaten Muba Tahun 2024 disetujui untuk dijadwalkan dengan rentang waktu mulai tanggal 3 Juni 2024 sampai dengan tanggal 24 Juni 2024.

"Dalam rangka efektivitas pelaksanaan kinerja DPRD, dikarenakan Badan Anggaran berwenang membahas Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD, maka untuk Pembahasan Raperda RPJPD Kabupaten Muba Tahun 2025-2045 dan Raperda tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas terhadap Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh, diusulkan dibentuk 2 (dua) Panitia Khusus yang berasal dari keanggotaan Badan Musyawarah,"jelas Sugondo.

Sementara itu Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Andi Wijaya Busro SH MHum dalam kesempatan itu mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Muba menyetujui jadwal yang disampaikan oleh Ketua DPRD Muba terkait Tiga Pembahasan Raperda Muba tentang; Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Muba Tahun Anggaran 2023, Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Tahun 2025 – 2045 serta Raperda Pencegahan dan peningkatan kualitas terhadap Perumahan kumuh dan pemukiman Kumuh.

"Pada prinsipnya kita eksekutif setuju dan tidak ada permasalahan dengan jadwal Pj Bupati Muba. Kita harap kegiatan ini dapat berjalan lancar seperti apa yang telah kita rencanakan bersama," tutupnya


 

Sekayu – Berita duka datang dari Mendagri Tito Karnavian, PhD, sang ibunda yakni Supriyatini binti Ranu Dikromo tutup usia saat sedang dirawat di RSUP Muhammad Hoesin Palembang di usia ke-66 tahun, Minggu (26/5/2024) pukul 02.55 WIB dini hari.

Mendengar informasi tersebut, pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) beserta jajarannya mengucapkan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya.

“Saya atas nama pribadi dan selaku Penjabat Bupati Muba mengucapkan turut berduka cita atas berpulangnya  Ibu Supriyatini Binti Ranu Dikromo Ibunda dari Bapak Mendagri Tito Karnavian. Semoga segala amal baiknya dapat mempermudah beliau menuju surganya Allah SWT,” tutur Pj Bupati Muba H Sandi Fahlepi.

Sandi Fahlepi juga merasakan duka mendalam yang menimpa segenap keluarga Mendagri Tito Karnavian. “Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, Amin ya rabbal allamin,” tuturnya.

Senada diungkapkan Sekda Muba Apriyadi Mahmud. Ia mengucapkan belasungkawa atas berpulangnya ibunda Mendagri Tito Karnavian.

“Saya beserta keluarga dan masyarakat Muba mengucapkan turut berduka cita, semoga almarhuma ibunda pak Mendagri Husnul Khotimah, dan keluarga yang ditinggal diberi ketabahan,” tandasnya. (**)

 

 


 

Bayung Lencir, Musi Banyuasin - "Selamat datang di SD N 2 Sukajaya, bapak ibu," teriak sejumlah siswa dan para guru menyambut kedatangan dari tim penilai Sekolah Adiwiyata Provinsi Sumatera Selatan, Rabu, (24/5/2024) sore.


Tim yang dikomandoi oleh Kepala Seksi Perundang-undangan dan peran masyarakat Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Selatan, Dela Agusnaini ini disambut dengan barisan siswa dan para guru sejak menginjakkan kaki dibawah gapura sekolah.

Dela dan rombongan langsung masuk dan dituntun ke ruangan kelas. Ia bersama tim DLH Muba dan tim visitasi sekolah Adiwiyata Sumsel lainnya langsung memberikan penjelasan kepada pihak sekolah, kemudian dilanjutkan dengan berkeliling sekolah.

Tim visitasi melihat secara langsung fasilitas yang ada di sekolah, melihat taman sekolah, Bank Sampah, kerajinan Sampah Plastik, kerajinan Eco Brick (bata ramah lingkungan), School Market, Mushola Hijau, IPAL Mini Carboxyl, hutan sekolah, kantin ramah lingkungan, pusat energi listrik tenaga surya, dan area pusat pengaplikasian Game Android Bocil Keling.

"Jadi ini kedatangan kami yang kedua kalinya ni, kemarin 2023 kami sudah datang dan ternyata (SDN 2 Sukajaya) belum berkesempatan untuk lolos ke tingkat Provinsi. Tahun ini Sekolah mengusulkan lagi, hingga tahapan verifikasi lapangan hari ini," ujarnya diwawancarai usai berkeliling sekolah.


Pihaknya menyebutkan menemui adanya perubahan pada SD N 2 Sukajaya ini. Dimana saran dari pihaknya pada tahun 2023 lalu memberikan saran untuk sejumlah item dibenahi.

"Namun intinya bukan masalah sudah tercapai progresnya. Tapi intinya gerakan PBLHS ini harus dilaksanakan disaat pada kurikulum pembelajaran. Jadi harus dilakukan pada mata pelajaran, ekstrakurikuler, dan muatan lokal. Warga Sekolah khususnya siswa dan guru itu harus bisa melaksanakan pembelajaran yang berkarakter ramah lingkungan," terangnya.


Sekolah pendampingan oleh PHE Jambi Merang ini akan bersama salah satu SD lainnya di Muba yang akan mewakili Muba berkontestasi memperebutkan gelar sekolah Adiwiyata Provinsi Sumsel. Menurut Dela, sekolah yang mengusulkan menjadi sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi sebanyak 58 sekolah.

"Namun nanti kita ambil 40 Sekolah pak. Tapi itu dibandingkan dengan tahun 2023 itu agak lebih sedikit. Tahun 2023 itu 78 sekolah yang kita verlap (verifikasi lapangan), yang kita ambil 35 sekolah. Nah jadi mungkin peluangnya (SDN 2 Sukajaya) jadi agak lebih besar ya pak ya," terangnya.


Kepala Sekolah SDN 2 Sukajaya, Sukasmino mengharapkan sekali gelar Sekolah Adiwiyata Provinsi Sumsel ini. Menurutnya gelar itu tidaklah yang utama, namun sebuah kebanggaan tersendiri bagi siswa dan para guru serta pegawai jika gelar tersebut bisa diraih.

"Yang paling utama adalah Sekolah kami menghasilkan Sumber Daya Manusia yang memiliki karakter ramah lingkungan. Ketika mereka lulus sekolah nantinya bisa menjadi agen peduli lingkungan," harapnya.

 


 

Sekayu, Musi Banyuasin - Pelatihan Musik dan Tari Kabupaten Musi Banyuasin yang di selenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin di Sekayu lokasi Hotel Gambo pada 21-22/05/2024.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin berupaya terus untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia Bidang Kebudayaan. Yang berdasarkan pada Undang-undang No. 5 Tahun 2017 Tentang Objek Pemajuan Kebudayaan. Pelatihan yang melibatkan peserta dari Sanggar Seni dan Komunitas Budaya di Kabupaten Musi Banyuasin. Dengan demikian dalam memajukan kebudayaan sangat penting, Dari hal tersebut.

Dinas pendidikan dan kebudayaan melalui bidang Kebudayaan melaksanakan kegiatan Pelatihan bidang Musik dan Tari yang di Ikuti oleh Peserta se Kabupaten Musi Banyuasin perwakilan di 15 Kecamatan. Dengan menghadirkan Narasumber yang bertalenta pada bidang seni Musik dan Tari. Narasumber Kristianto Januardi (Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VI) Darta Meilando, S.Sn (Narasumber Pelatihan Musik Tari, Leadership dan Managerial, Produser Musik, Komposer Musik, Arranger Musik, Musik Editor, Video Editor, Teacher Musik Etnik dan Klasik), Surtia Ningsih, M.Hum (Narasumber Pelatihan Tari Kreasi, Koreografer, Juri di Berbagai Festival, Public Speaking Penulis, Founder SRIJAYANASA Foundation)

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dr. Iskandar Syahriyanto. MH yang di wakili oleh Kepala Bidang Kebudayaan Henri. S.Pd., M.Si menyampaikan "Adapun Tujuan diselenggarakan Kegiatan pelatihan ini yaitu:
(1). Mendukung Program Pemerintah dalam usaha pemajuan kebudayaan khususnya dalam bidang Seni Musik dan Tari
(2). Memberikan sosialisasi dan pemahaman mengenai Musik dan Tari kepada anggota sanggar seni, komunitas Musik dan Film dari Kecamatan di Kabupaten Musi Banyuasin.
(3). Menjalin koordinasi dengan lembaga terkait agar terciptanya singkronisasi dalam usaha pemajuan kebudayaan.
(4). Agar dapat menghasilkan suatu karya Musik dan Tari yang sempurna". Ungkap kepala bidang kebudayaan.

Dalam kegiatan tersebut para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan pelatihan Musik dan Tari untuk yang pertama kalinya yang di adakan di Kabupaten Musi Banyuasin. Hal tersebut di ungkapkan oleh salah satu peserta Rosita Wulandari yang akrab disapa Ine mengungkapkan " Kami sangat antusias mengikuti pelatihan ini, momen ini sudah lama dinantikan, terima kasih kepada pelaksana kegiatan pelatihan ini dengan pelatihan ini kami bisa meningkatkan dan mengembangkan kemampuan kami " ungkap Ine, salah satu peserta Seni Tari.

Kegiatan ini dihadiri oleh , Kepala Bidang Kebudayaan, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VI, Dewan Kesenian Kab. MUBA. Pemangku Adat Kab. MUBA. Para Pelatih Musik dan Tari Kab. Musi Banyuasin.


 

Lais, Musi Banyuasin- Jelang Pilkada Serentak 2024 KPU Musi Banyuasin Melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Gelar Wawancara terhadap ratusan calon Panitia Pemungutan Suara (PPS) di 16 Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Musi Banyuasin.

Seperti di Kecamatan Lais, pada 22 Mei 2024 kemarin PPK Kecamatan Lais terpilih untuk bertugas di Pilkada 2024 telah melaksanakan kegiatan wawancara terhadap Calon PPS dari 16 Desa yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Lais, hal itu diungkap Ketua PPK Kecamatan Lais Adi Kusuma.

Sekedar informasi, Ketua PPK Kecamatan Lais Adi Kusuma, Lahir di Teluk Kijing pada 17 Maret 1996 merupakan Ketua PPK Kecamatan Lais Termuda sepanjang sejarah penyelenggara Pemilu Kecamatan Lais, di umurnya yang menginjak 28 Tahun terbilang muda dibandingkan dengan Ketua PPK Kecamatan Lais sejak 2014 lalu hingga 2024 ini.

Kepada Mubaonline Adi mengatakan bahwa wawancara calon PPS di Kecamatan Lais ini sesuai Tahapan Pilkada Serentak di Musi Banyuasin yang mana pelaksanaan wawancara PPS ini dilaksanakan selama Dua hari yakni tanggal 22-23 Mei 2024.

“Kita sudah mulai pelaksanaan wawancara sejak kemarin tanggal 22, dan sudah beberapa calon PPS yang mengikuti wawancara ini diantaranya peserta dari Desa Epil, Teluk, Lais, Tanjung agung, Purwosari, Teluk Kijing 1, Teluk Kijing 2 dan Teluk Kijing 3, Lais Utara, Petaling, Epil Barat dan sisanya bagi peserta yang belum wawancara ditanggal 22 bisa mengikuti tes wawancara di tanggal 23 Mei 2024.” Paparnya saat dibincangi mubaonline.com Rabu 22/05/2024.

Ada hal menarik dalam seleksi ini, terlihat peserta wawancara calon PPS Kecamatan Lais 80% didominasi oleh PPS yang bertugas pada Pemilu 2024 yang lalu, dan 20% lainnya merupakan calon peserta yang belum pernah terlibat dalam Penyelenggaraan Pemilu.

“iya kalau dilihat dari peserta yang ikut seleksi, mereka yang ikut seleksi PPS di Pilkada 2024 ini kebanyakan merupakan mantan PPS pada Pemilu 2024 yang lalu di Kecamatan Lais, tentu sudah memiliki pengalaman Kepemiluan ini menjadi nilai tambah bagi mereka. Diharapkan siapapun nantinya terpilih untuk bertugas di desanya masing-masing bisa menjalankan tugasnya dengan baik mensukseskan Pilkada Muba 2024.” Tambahnya.

Masih kata Adi, pelaksanaan Wawancara PPS ini juga terselenggara berkat kerjasama anggota PPK kecamatan Lais yakni Sukendy,M.Pd selaku Divisi Hukum dan Pengawasan, Hendri Gunawan,S.Kom Divisi Perencanaan data dan Informasi, Repiliya,S.Pd Divisi Teknis dan Penyelenggaraan dan Damayanti,S.Sos.I selaku Divisi Sosialisasi ,Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, SDM.

Dari data yang dikonfirmasi Muba online, sebanyak 87 orang Calon PPS yang berasal dari 16 Desa Se-Kecamatan Lais.

Pelaksanaan seleksi wawancara PPS ini terpantau dihadiri langsung oleh Danramil, Polsek Lais dan Pihak Kecamatan Lais.

 

 


 

Sekayu, Musi Banyuasin - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bakal gelar acara Festival Tirto Mulyo di kecamatan Keluang. Digelarnya acara ini sebagai bentuk apresiasi terhadap desa wisata. 

"Festival yang akan di gelar ini, sebelumnya sudah pernah diselenggarakan di kecamatan Babat Toman (Festival Taman Toga) dan kecamatan Jirak Jaya (Festival Manau Kuning). Untuk di kecamatan Keluang akan diselenggarakan pada tanggal 8 Juni 2024 mendatang. Seluruh desa di Kecamatan Keluang akan ikut berpartisipasi dalam festival ini," Ungkap Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Muba Muhammad Fariz SSTP, Rabu (22/5/2024).

Sambungnya, dalam kegiatan festival Tirto Mulyo di kecamatan Keluang. "Akan ada panggung UMKM dan Kuliner, pagelaran seni budaya dan Panggung hiburan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat berjalan dengan lancar, memberikan hiburan untuk masyarakat dan membantu meningkatkan omset UMKM dan kuliner setempat," tuturnya. 

Terpisah, Pj Bupati Muba H Sandi Fahlepi mengatakan, untuk kesuksesan dan kelancaran kegiatan Festival Tirto Mulyo di kecamatan Keluang tersebut, maka koordinasi pematangan kegiatan seperti ini menjadi sangat penting.

Dikatakannya, agar setiap dinas yang terkait dapat ikut kontribusi dan mempersiapkan dengan baik terkait rencana Festival Tirto Mulyo. Kita ingatkan kepada seluruh OPD yang terkait agar bisa bekerjasama serta berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan Festival Tirto Mulyo. Karena kegiatan ini dari dan untuk kita mari kita meriahkan secara bersama," tandasnya.(ril)