Top News


 

Sekayu, Musi Banyuasin - Ribuan pasukan orange atau petugas kebersihan hingga tukang ojek di Kabupaten Muba Rabu (3/4/2024) pagi berkumpul di halaman Rumah Dinas Bupati Muba. 

Suasana tersebut rupanya Pj Bupati Apriyadi Mahmud didampingi istri Asna Aini Apriyadi dan Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Drs Thabrani Rizky menyalurkan Tunjangan Hari Raya (THR) sekaligus secara simbolis memberikan Piala Adipura ke-14 yang diraih Kabupaten Muba dengan kategori Kota Terbersih di Indonesia. 

"Semoga sedikit uang THR ini bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan menyambut hari Raya Idul Fitri 1445 H nanti," ucap Pj Bupati Apriyadi Mahmud.

Ia merinci, Pemkab Muba melalui DLH mengucurkan anggaran sebesar Rp485 juta untuk pemberian THR kepada petugas kebersihan DLH.

"Tiap petugas dapat Rp500 ribu untuk total 597 petugas kebersihan," ungkap mantan Kadinsos Pemprov Sumsel itu.  

Kandidat Doktor Unsri ini mengaku, pemberian THR ini merupakan tradisi setiap tahun yang dilakukan Pemkab Muba. "Tahun ini Alhamdulillah masih diberi kesempatan berjumpa dengan teman-teman petugas kebersihan," ucapnya. 

Ia juga menambahkan, melalui BazNas Muba juga menyalurkan THR untuk dhuafa di Muba sebanyak 905 terdiri dari tukang ojek, tukang parkir, buruh harian lepas, dan masyarakat yang tidak memiliki penghasilan tetap.

"Saya berharap THR yang kami berikan ini bisa membantu untuk kebutuhan menyambut lebaran," tuturnya. 

Sementara itu, salah satu petugas kebersihan di Sekayu Yanti mengaku sangat senang mendapatkan THR dari Bupati Muba Apriyadi Mahmud. 

"Alhamdulillah tahun ini kembali mendapatkan THR dari pak Apriyadi. Semoga pak Apriyadi selalu dalam lindungan Allah SWT dan terus mengabdi di Muba," ucapnya. 

Senada diungkapkan Febri, ia mengaku sangat senang mendapatkan THR dari Bupati Muba Apriyadi Mahmud. "Ini sangat bermanfaat untuk keluarga kami, semoga pak Apriyadi sehat selalu," tukasnya.(ril)


 

Sekayu, Musi Banyuasin - Pj Bupati Apriyadi Mahmud, Selasa (2/4/2024) secara resmi melalukan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Adminstrasi dan Pejabat Fungsional yang Diberi Tugas Tambahan Sebagai Kepala Puskesmas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin. 

Hal ini dilakukan merujuk dari persetujuan Kemendagri melalui Surat Mendagri nomor : 100.2.2.6/1972/OTDA Tanggal 8 Maret 2024 perihal surat persetujuan pengangkatan, pelantikan, mutasi dan pemberhentian pejabat administrator, pejabat pengawas, pejabat fungsional dan pelaksana di lingkungan Pemkab Muba dan

Surat BKN nomor : 1048/R-AK.02.02/SD/K/2024 tanggal 19 Februari 2024 perihal pertimbangan teknis pengangkatan, promosi, mutasi dan pemberhentian pejabat administrator, pejabat pengawas, pejabat pelaksana dan pejabat fungsional di lingkungan Pemkab Muba. 

Diketahui, ada sebanyak 174 ASN yang dilantik terdiri dari 53 orang Administrator, 112 Pengawas, dan 9 Kepala Puskesmas.

"Pelantikan dan rotasi ini hal yang biasa, dalam upaya memaksimalkan roda Pemerintahan di lingkungan Pemkab Muba," ujar Pj Bupati Apriyadi Mahmud.

"Kepada ASN yang dilantik untuk cepat menyesuaikan diri di tempat dan posisi yang baru," tambahnya.

Kandidat Doktor Universitas Sriwijaya ini menegaskan, kepada para pejabat yang telah dilantik di tempat posisi baru untuk tidak membawa aset Pemerintah di posisi yang sebelumnya. 

"Jangan bawa aset, saya tegaskan disini untuk meninggalkan aset di posisi sebelumnya," tegasnya.  

Sementara itu, Kepala BKPSDM Muba Drs RE Aidil Fitri MSi proses Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Adminstrasi dan Pejabat Fungsional yang Diberi Tugas Tambahan Sebagai Kepala Puskesmas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin telah mendapatkan persetujuan Kemendagri dan BKN. 

"Ini mengacu Surat Mendagri nomor : 100.2.2.6/1972/OTDA Tanggal 8 Maret 2024 dan Surat BKN nomor : 1048/R-AK.02.02/SD/K/2024 tanggal 19 Februari 2024," ungkapnya. 

Diketahui, pejabat yang dilantik tersebut diantaranya Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Agung Perdana SSTP MSi, Sekretaris Dinkominfo Muba Nurzahrawati SPd MT rotasi menjadi Kabag Organisasi Setda Pemkab Muba, Camat Sekayu Edy Herianto SH MSi, dan Camat Sungai Keruh Dendi Suhendra SE MSi.(ril)


 

Sekayu, Muba- Tiba di kabupaten Musi Banyuasin, rasa bahagia terpancar dari raut wajah para perantau asal Muba yang baru pulang dari pulau Jawa (Jogja, Bandung, Jakarta).

Kedatangan merekapun disambut langsung oleh Pj Bupati Muba H Apriyadi Mahmud beserta jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Muba di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Senin (01/04/2024) sore.

Menurut laporan Kepala Dishub Muba Musni Wijaya melalui Sekretaris Dishub Agus Kurniawan Saputra SIP.,MSi bahwa Pemudik berjumlah 221 orang yang terdiri dari mahasiswa 207 orang, pelajar 4 0rang, dan masyarakat umum 10.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati H Apriyadi Mahmud mengucapkan selamat datang, dan selamat berkumpul merayakan idul Fitri 1445 hijriah bersama keluarga tercinta.

Ia mengajak kepada seluruh perantau Muba yang berada di pulau Jawa khususnya bagi pelajar dan mahasiswa untuk ikut serta membangun Muba agar bisa berkembang untuk menjadi daerah yang berpotensi di berbagai bidang, khususnya bidang wisata dan peningkatan ekonomi.

"Saya sangat bersyukur adek adek dan anak-anak ku dari mulai berangkat sampai tiba di Muba berjalan lancar. Program ini sebagai bentuk apresiasi, kepedulian kami Pemkab Muba kepada adik-adik dan anak-anak ku semua dalam mencari ilmu,"ungkapnya.

Dikatakannya, pemudik pulang ke pulau Jawa juga akan difasilitas dan diantara langsung ke wilayah masing masing. "Jadi mudik gratis pulang juga difasilitasi gratis. Insyaallah kedepannya akan kita tambah lagi kuotanya. Salam hormat kami kepada keluarga, dan kalau ada kesempatan yuk sholat bersama,"katanya.

Sementara, perwakilan pemudik selaku ketua IKPM (ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa) Muba Jogjakarta Muhammad Ramadhan menyampaikan ucapan terima kepada Pemkab Muba khususnya Pj Bupati H Apriyadi Mahmud yang telah memfasilitasi mereka dengan mudik gratis.

"Kami sangat beruntung memiliki pemimpin yang sangat perhatian dan peduli kepada kami masyarakat Muba yang berada di pulau Jawa. Terimakasih pak atas program mudik gratis ini, dan telah menyambut kami langsung. Kami bangga kepada bapak Pj Bupati Muba yang sangat penduli,"tandasnya.

Hal senada diungkapkan Rickadesti Ramadhana mahasiswa dari Universitas Negeri Yogyakarta Pendidikan Jasmani S3 menyampaikan ucapan terima atas program mudik gratis dan bangga disertai bahagia bisa melihat kemajuan yang sangat pesat di kabupaten Muba.

"Terimakasih pak Pj Bupati H Apriyadi, berkat program mudik gratis ini kami bisa kumpul dengan keluarga tercinta dan bisa melihat perkembangan kampung halaman kami. Kami berharap program ini dapat terus terlaksana dan makin berkembang dengan kuota yang lebih banyak dan semoga nanti juga dapat diselenggarakan kembali fasilitas gratis ke jawa,"pungkasnya.(Ril)


 

Sekayu, Sumselupdate.com –  Kegembiraan warga pelanggan MEP di desa yang akan beralih listrik ke PLN tampak tak terbendung. Pasalnya, terhitung mulai 4 April 2024 ini pembangunan jaringan PLN mulai dibangun.

Perjuangan panjang ini berhasil dituntaskan Pj Bupati Apriyadi Mahmud bersama Tim Percepatan di lingkungan Pemkab Muba.

Pantauan di Desa Sukamaju dan Desa Tenggulang Jaya, Kecamatan Babat Supat, Minggu (31/3/2024) siang tampak warga sangat antusias membantu tim PLN membersihkan lokasi yang akan dijadikan tempat pembangunan jaringan PLN.

Diketahui, pelanggan MEP di 14 Kecamatan akan teraliri listrik PLN, dimana untuk tahap pertama ada 12 MOF (titik ukur) yang akan segera dilaksanakan pembangunannya yaitu MOF Nusa Serasan (Kec. Sungai Lilin), MOF Tenggulang Jaya (Babat Supat), MOF.

Kemudian, Bayat (Kecamatan Bayung Lencir), MOF Mendis (Kecamatan Bayung Lencir), MOF Lubuk Harjo (Kecamatan Bayung Lencir), MOF Setia Jaya (Kecamatan Jirak), MOF Layan (Kecamatan Jirak), MOF Sungai Dua (Kecamatan Sungai Keruh), MOF Tanjung Agung (Kecamatan Lais), MOF Rantau Keroya (Kecamatan Lais), MOF Danau Cala (Kecamatan Lais), MOF

Mekar Jaya (Kecamatan Keluang). Sedangkan untuk 7 MOF (titik ukur) lagi masuk dalam proses Tahap 2.

“Alhamdulillah, Insya Allah 4 April 2024 ini jaringan PLN untuk peralihan pelanggan MEP mulai dibangun, mohon bantuan dan support masyarakat Muba,” ucap Pj Bupati Apriyadi Mahmud.

Dikatakan, saat ini pihak PLN sudah mulai melakukan mobilisasi alat dan sarana untuk pembangunan jaringan listrik. “Semoga dalam perjalannya berjalan lancar, dan warga bisa menikmati aliran listrik yang layak,” ungkap dia.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba sekaligus selaku Ketua Satgas Percepatan Pembangunan dan Peralihan Listrik Kabupaten Muba Andi Wijaya Busro, SH, MHum menyampaikan harapan masyarakat dan Pemkab Muba yang sudah lama menunggu akan dibangun jaringan listrik pengganti ini sangat antusias.

“Bahwa inilah dimulainya era migrasi pembangunan jaringan ini semoga selesai dilaksanakan dari PT. MEP ke PT PLN sesuai jadwal tahapan serta tepat waktu,” imbuhnya.

“Saya kira ini adalah momen berkah ramadhan tahun ini yang sudah lama ditunggu oleh masyarakat Muba selama ini terutama para pelanggan PT MEP. Alhamdulillah upaya yang dilakukan dan diperjuangkan Pj Bupati Musi Banyuasin H Apriyadi  ini terealisasi dengan cepat sehingga persoalan ini dapat dituntaskan dengan baik,” tambahnya. (**)

 


 

Bayung Lencir, Musi Banyuasin - 3 SPBU di kecamatan Bayung Lencir di datangi personil Polsek Bayung Lencir, Sabtu (30/3/2024) siang. Hal itu lantaran untuk memastikan tidak adanya kecurangan pada SPBU oleh oknum-oknum nakal.

Kapolsek Bayung Lencir, Iptu Mas Suprayitno STrk melalui Kanitreskrim Eko Purnomo SH MH mengatakan, bahwa menjelang lebaran Idul Fitri 1445H/2024 ini juga untuk memantau stok BBM pada SPBU yang ada di kelurahan Bayung Lencir, desa Mekar Jaya, serta SPBU yang ada di desa Sukajaya.

"Alhamdulillah dari pengecekan rutin personil Polsek Bayung Lencir tidak ditemukan adanya indikasi kecurangan di 3 SPBU dalam kecamatan Bayung Lencir," ujarnya.

Lanjutnya, bahwa untuk ketersediaan stok sendiri masih aman. Meskipun ada stok BBM subsidi yakni solar di 2 SPBU kosong.

"Menurut pengelola, solar tidak tentu (adanya) kemungkinan akan masuk di sore hari. Kami mengimbau kepada pengelola maupun masyarakat untuk tidak melakukan kecurangan di SPBU. Kalau kedapatan melakukan kecurangan, akan ditindak sesuai hukum yang berlaku," tutupnya.

 


 


Sekayu, Musi Banyuasin - Ratusan keluarga korban pembunuhan sadis hingga dikuburkan di TPU tanpa nisan di desa Mangsang, kecamatan Bayung Lencir, Muba mendatangi Polres Muba, Kamis (28/3/2024) untuk meminta menangkap terduga pelaku yang masih berkeliaran.

Diketahui korban bernama Yudi Bin Edi (22) telah dibunuh secara sadis oleh tersangka Jefri pada 13 Februari lalu. Dalam hal ini, pihak keluarga merasa kasus yang menimpa korban berlarut-larut dan belum ada kepastian hukum yang menjerat tersangka Jefri.

Ibu korban, Yahuna (40) melalui kuasa hukumnya, Jon Heri SH mengatakan, adapun kronologi kejadian perkara pembunuhan ini bermula saat tersangka Jefri dan rekannya memesan motor kepada korban untuk dibeli dan minta diantar di SPBU C2. Sungai lilin. 

"Saat itu tersangka Jefri mengajak para pelaku lain untuk melakukan aksinya. Saat korban datang di SPBU C2, korban langsung dipukuli, disiksa dan dibawa ke dalam mobil sampai ke tempat Tran PDI Desa mangsa kecamatan Bayung lencir," ujarnya saat ditemui di Polres Muba, Kamis (28/3/2024).  

Kemudian saat di dalam mobil para pelaku membuat video dengan mengatakan sembari menjinjing rambut korban akan dipateni (dibunuh) dan dibakar setelah tiba di Tran PDI.

"Setelah tiba di Tran PDI atau Desa Mangsang, sudah ada sekelompok orang yang telah menunggu kedatangan pelaku untuk dibakar dan korban. Kemudian pelaku Jefri, Agung, Idan dan lainnya melakukan aksi kejam dengan menyiksa, membakar dan menanam korban hidup-hidup sesuai dengan yang direncanakan dalam video," bebernya.

Aksi kejahatan ini bahkan sudah diakui pelaku saat dilakukan rekontruksi di Polres Muba. Merasa kasusnya mengambang, pihak keluarga pun meminta Polri untuk mengatensi kasus ini.

"Kami datang ke Polres Muba untuk meminta mengambil alih kasus yang ditangani oleh Polsek Bayung Lencir," ucapnya.

Selain itu, pihaknya meminta untuk menangkap seluruh seluruh pelaku yang terlibat pada pembunuhan sadis dan terencana ini.

"Hukum pelaku seberat-beratnya sesuai UU yang berlaku. Karena kasihan pihak keluarga yang ditinggalkan dan meminta keadilan. Apalagi korban dibunuh dengan cara tak normal," tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Muba melalui Kasi Humas AKP Susianto mengatakan perkara ini sudah ditangani oleh Polres Muba dan tersangka juga sudah dilakukan penahanan.

"Suatu hal yang wajar dari keinginan masyarakat agar polisi ini menindaklanjuti kasus tersebut. Namun semua ada prosedur, yang jelas kedatangan keluarga sudah kita terima dan kita jelaskan apa yang menjadi tuntutan mereka," ungkapnya. (cr1)

 


Sekayu, Musi Banyuasin - Dipercaya sebagai tuan rumah pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-XXX Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2024. Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) terus memaksimalkan persiapan.

Kali ini, Pemkab Muba kembali menggelar rapat persiapan pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) dengan melibatkan perangkat daerah terkait dan pihak Event Organizer (EO), di Ruang Rapat Sekda Muba, Selasa (26/3/2024).

Rapat dipimpin oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Muba Musni Wijaya SSos MSi, pada kesempatan ini Musni berharap semua persiapan harus dimaksimalkan, termasuk persiapan tempat pembukaan dan penutupan dan juga venue-venue yang sudah ditetapkan.

"Cek betul-betul, persiapan harus maksimal. MTQ ini menjadi salah satu talak ukur juga untuk kita sebagai tuan rumah Porprov Sumsel tahun 2025 mendatang," ujarnya.

Sambung Musni, setelah rapat ini maka silahkan dilanjutkan rapat masing-masing koordinator dengan bidangnya. "Kita pastikan pelaksanaan MTQ ini harus berjalan dengan lancar dan sukses. Selain itu, kita bukan hanya ingin sukses dalam pelaksanaan namun kita juga ingin sukses prestasi. Jadi lakukanlah semaksimal mungkin mari kita saling berkoordinasi dan saling mengingatkan,"tegasnya. 

Sementara, Kabag Kesra Setda Muba H Opi Pahlopi menyampaikan, MTQ ke-30 Tingkat Provinsi Sumatera di Kabupaten Muba akan dilaksanakan pada tanggal bulan Mei 2024. 

"Tempat venue yang sudah kita tinjau, opening dan closing akan berlangsung di Stable Berkuda. EO yang mendukung kegiatan ini cukup berpengalaman, mereka juga telah melaksanakan MTQ di Muba tahun 2014 lalu,"tandasnya. 

Hadir dalam rapat tersebut diantaranya, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Drs H Tabrani Rizki, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Andi Wijaya Busro SH MHum, Asisten Administrasi Umum Setda Muba Drs Safaruddin MSi, dan kepala perangkat daerah Muba terkait lainnya.(ril)

 
  


 

Bayung Lencir, Musi Banyuasin - Warga sekitar pengerjaan proyek Tol Bayung Lencir - Tempino (Baleno) berduyun-duyun mendatangi lokasi pasar murah yang digelar oleh pelaksana pembangunan Tol, Kamis (28/3/2024) siang.

Sembako yang dijual murah tersebut ternyata merupakan kegiatan bentuk kepedulian dari sejumlah perusahaan Kerjasama Operasional (KSO) dalam pengerjaan proyek Tol Baleno seksi 2 Sukajaya Mekar Jaya, dan seksi 1 Senawar Jaya Wonorejo.

Ribuan warga tampak antusias memadati lokasi pasar murah yang digelar di 2 tempat yakni di desa Senawar Jaya, dan desa Mekar Jaya kecamatan Bayung Lencir.

Salah satu warga diwawancarai dilapangan menyebut dirinya rela mengantre untuk mendapatkan sembako murah tersebut. "Iya pak, ditengah ekonomi yang sulit seperti ini, sembako murah ini sangat berarti bagi kami," katanya.

Lebih lanjut dirinya mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada pihak yang telah menggelar pasar murah ini. "Terimakasih kepada pemerintah, orang Tol, sama pihak lainnya atas adanya sembako murah ini," ujarnya.

Terpisah, ditanyai dilapangan, Project Manager Adhi Waskita KSO Tol Baleno seksi 1, M Suprayogi Ensa mengaku pihaknya melaksanakan pasar murah ini adalah upaya pihaknya untuk menuangkan rasa kepedulian terhadap warga sekitar Tol Baleno.

"Semoga ini bisa membantu meringankan beban warga yang dekat dengan jalan Tol yang telah hampir rampung ini. Kami merasa bangga ketika warga bahagia," ujarnya.

Sementara, Camat Bayung Lencir, M Imron mengaku mewakili masyarakat kecamatan Bayung Lencir khusunya warga desa Sukajaya, Mekar Jaya, dan Senawar Jaya mengucapkan terimakasih atas kepedulian dari perusahaan yang tergabung dalam KSO pengerjaan proyek Tol Baleno.

"Apalagi ini tepat di momen bulan puasa dan menjelang lebaran. Ya semoga ini menjadi sebuah jembatan penghubung hubungan baik antara masyarakat dan pemerintah dalam suksesi proyek strategis Nasional ini," tutupnya.

Turut hadir pada kegiatan pasar murah tersebut, Danramil 401-04/Bayung Lencir Lettu Cbh Arsidi, S.H., Kapolsek Bayung Lencir, Iptu Mas Suprayitno STrk, sekcam Bayung Lencir, Aka Anggara Saputra SSTP Msi.