Articles by "Ekonomi"
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan

INFOSEKAYU - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menyalurkan bantuan gerobak untuk pedagang kaki lima yang biasa berjualan di Gelanggang Remaja Sekayu, diberikan melalui Kelurahan Serasan Jaya Kecamatan Sekayu, pada hari Selasa (17/9/2019).


Camat Sekayu Marko Susanto, SSTP, MSi, mengapresiasi kegiatan tersebut, bahwa dengan memanfaatkan dana kelurahan untuk membantu para pedagang.

"Dengan bantuan gerobak ini akan membuat pedagang tertib serta pemandangan Lapangan Gelanggang ke depannya lebih bagus lagi," kata Marko.

Lurah Serasan Jaya Abu Jaya menuturkan pemberian gerobak itu dalam rangka mendukung Pemkab Muba menuju KKS dan Kota Adipura.

"Harapan kita dengan adanya program ini yang diawali diadakan pembinaan tentang penataan kuliner di sekitar gelanggang remaja secara rapi, nyaman dan bersih karena Gelanggang Remaja merupakan gerbang utama Kota Sekayu," tutur Abu.

Lanjutnya, Kelurahan Serasan Jaya juga telah mengadakan pembinaan terhadap para pedagang kuliner di Gelanggang Remaja Lingkungan 7 Sekayu tersebut.

"30 orang pedagang telah kita berikan pelatihan agar mereka dapat menyajikan kuliner secara baik dan bersih serta dapat  berkembang," jelasnya.

Terpisah Eka (40) salah satu pedagang yang mendapatkan bantuan gerobak mengaku merasa senang dan bersyukur, karena Pemerintah Kabupaten Muba telah peduli terhadap pedagang.

"Kami ucapkan terimakasih, dan semoga adanya bantuan gerobak ini bisa membuat kami lebih semangat," pungkasnya. /red/


Sekayu, Infosekayu.com- Mengkonsumsi ikan jelas mencerdaskan dan berperan melawan stunting, walaupun kegiatan ini terlihat sederhana tapi makna sangat besar dan tinggal bagaimana cara ibu-ibu implementasikan ke desa, mari kita maksimalkan program seperti ini terutama hasil produksi masyarakat Muba yang punya potensi besar,  memproduksi ikan dan manfaatkan potensi perikanan yang ada. Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Muba, Drs H Apriyadi MSi saat membuka lomba masakan serba ikan tingkat kabupaten di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Kamis (26/7/2018).

Sekda mengatakan, luas wilayah Kabupaten Muba sebesar 14.477 km², dan dilalui Tiga hingga Lima sungai besar, diantaranya sungai musi, sungai rawas, musi, sungai batanghari dan sungai Lalan, belum lagi  ada danau dan lebaknya, ini artinya, besar potensi perikanan di Muba, sayang sekali jika tidak dimanfaatkan masyarakat terutama dalam pengolahan pangan. 

"Jujur saya kaget melihat langsung kegiatan lomba masakan serba ikan pada hari ini, ternyata ikan bisa diolah berbagai macam jenis makanan, baik kudapan, lauk menu keluarga , kue bahkan minuman yang berbahan dasar ikan tapi tidak lagi ada baunya.  Tentu sangat kreatif dan penuh inovasi, benar pesan Ketua TP PKK, jangan hanya ditampilkan disini, tapi di implementasikan dirumah masing-masing sajian bagi keluarga, "tukasnya.

Sekda juga mengatakan, "makan ikan jelas mencerdaskan dan berperan melawan stunting, 
walaupun kegiatan ini terlihat sederhana tapi makna sangat besar dan tinggal bagaimana cara ibu-ibu implementasikan ke desa, mari kita maksimalkan program seperti ini terutama hasil produksi masyarakat Muba yang punya potensi besar,  memproduksi ikan dan manfaatkan potensi perikanan yang ada, "imbuhnya.

Menurut Ketua TP PKK Muba, Hj Thia Yufada Dodi Reza, dikatakannya sosialisasi gerakan memasyarakatkan makan ikan (Gemar Ikan) merupakan gerakan yang diharapkan sebagai stimulus dari upaya pemerintah meningkatkan angka konsumsi ikan, pemasaran ikan dan nilai tambah produk olahan ikan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam Kabupaten Muba melalui pemenuhan gizi masyarakat.

"Kegiatan sosialisasi gemar ikan tahun 2018 ini bertujuan mensosialisasikan kepada masyarakat Kabupaten Muba pentingnya memanfaatkan sumber daya perikanan yang ada dalam Kabupaten Muba untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, "ujarnya.

Lebih lanjut Istri Bupati Muba ini mengharapkan masyarakat khususnya ibu-ibu rumah tangga di Muba dapat menyajikan maskaan berbahan baku ikan, baik sebgai makanan pokok, kudapan, maupun makanan pendamping ASI (PASI) bagi bayi dan balita untuk keluarga sendiri maupun diolah lebih lanjut untuk menngkatkan nilai tambah ekonomi keluarga.

Berdasarkan keputusan dewan juri, pemenang lomba masakan serba ikan tingkat kabupaten untuk kategori menu keluarga, juara 1 diraih oleh Kecamatan Sungai Keruh, juara 2 Kecamatan Plakat Tinggi dan juara 3 Kecamatan Lawang Wetan. Untuk kategori Kudapan, juara 1 diraih Kecamatan Batanghari Leko, juara 2 Kecamatan Tungkal Jaya dan juara 3 Kecamatan Sanga Desa. Kemudian kategori menu balita juara 1 diraih Kecamatan Sekayu, juara 2 kecamatan Bayung Lencir dan juara 3 Kecamatan Sanga Desa. Masing-masing pemenang diberikan hadiah berupa tropi dan uang pembinaan Rp 1.100.000 untuk juara satu, Rp 800.000 juara dua dan Rp 650.000 untuk juara tiga. 

Tambahan pemenang Kategori Paling seru diraih Kecamatan Lalan dengan menu Sate ikan patin, Kategori paling unik diraih Kecamatan Tungkal Jaya dengan menu Pizza singkong ikan patin dan kategori Paling Cantik diraih Kecamatan Babat Toman dengan menu Sushi ikan patin Saos Tiram. (Edp)





Jakarta, Infosekayu.com- Berdasarkan Survei Pricewaterhouse Coopers (PwC) Indonesia, 72 persen responden yang merupakan bankir eksekutif senior menganggap GoJek sebagai pesaing baru yang patut diperhitungkan di Indonesia. Selain itu, sebesar 62 persen bankir juga menilai Alibaba dan fasilitasnya yaitu Alipay beserta layanan-layanan lannya juga berpotensi menjadi tantangan baru bagi perkembangan bisnis perbankan di Indonesia.

PwC Indonesia Consulting Directir Santoso Widjaja menjelaskan, untuk dapat meningkatkan daya saing, penyedia layanan perbankan dapat berkolaborasi dengan penyedia layanan komunikasi untuk menciptakan solusi-solusi berupa dompet elektronik (e-wallet) dan uang elektronik (e-money).

“Kita berharap untuk melihat di tahun-tahun mendatang, ekspansi layanan digital dari perusahaan-perusahaan telekomunikasi dapat semakin memperkuat solusi-solusi dompet elektronik atau uang elektronik mereka,” ujar Santoso di Jakarta, Selasa (10/7/2018).

Penguatan sistem dompet elektronik atau uang elektronik dinilai diperlukan, sebab dalam survei juga ditunjukkan, pemberian pengalaman nasabah terbaik masih dipimpin oleh kantor-kantor cabang fisik. Baru kemudian disusul oleh jalur pelayanan melalui seluler dan internet yang masing-masing sebesar 64 persen dan 56 persen.
“Sementara kantor-kantor cabang digital, uang elektronik, dan jalur media sosial masih memerlukan perbaikan untuk meningkatkan pengalaman nasabahnya,” kata Santoso. (Edp)



Plakat Tinggi, Infosekayu.com- Petani kelapa sawit dan karet di kecamatan Plakat Tinggi yang melakukan replanting atau penanaman kembali kebunnya diminta segera membentuk kelompok Koperasi agar bisa dibantu pembiayaannya oleh Pemerintah.

"Bila sudah terbentuk segera ajukan ke Disbun supaya bisa dibantu pembiayaannya oleh pemerintah", ujar Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi pada Safari Ramadhan Pemeritah Kabupaten Musi Banyuasin di Halaman masjid Nurul Islam Desa Sido Mukti Kecamatan Plakat Keluang, Kamis (07/06/2018).

Ia juga mengatakan dalam waktu dekat akan menguji coba pengaspalan jalan menggunakan bahan baku karet di kecamatan Sungai Lilin.
"Kami prihatin beberapa tahun terakhir harga jual karet kita rendah, jika uji coba bisa diterapkan tentunya bisa meningkatkan harga karet petani", ujarnya sambut tepuk tangan para petani yang hadir.

Selain itu Apriyadi juga mensosialisasikan perda pesta malam, Asian Games 2018 di Palembang dan larangan membuka kebun dengan cara membakar.

Turut mendampingi kegiatan tersebut Kepala Pengadilan Agama Muba, Staf Ahli Bupati bidang Keuangan, Asisten III Sekda, sejumlah kepala OPD dan ketua Dharmawanita persatuan Muba beserta anggota. (Edp)


Palembang, Infosekayu.com- Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sumatera Selatan (Sumsel)  mulai membuka pelayanan penukaran uang pecahan kecil di Benteng Kuto Besak (BKB) dalam menghadapi Bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H, Selasa (22/5/2018).

Layanan penukaran uang pecahan kecil yang berada di pusat keramaian itu akan berlangsung selama 7 hari yakni 22-24 Mei 2018, kemudian dilanjutkan pada 4-7 Juni 2018 mendatang.

“Tahun ini kita siapkan Rp 8,1 triliun naik dari tahun lalu. Kegiatan penukaran uang ini kita adakan tujuannya biar adil, semua kebagian,”kata Muhammad Seto Pranoto, Kepala Divisi Sistem Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah dan Layanan Administrasi Bank Indonesia Palembang.

Kegiatan ini merupakan kegiatan yang kedua digelar, kegiatan serupa dengan menggandeng 7 bank di Palembang. Hanya saja, terang Seto pihaknya perlu membatasi penukaran uang oleh masyarakat yakni sebesar Rp3,8 juta per KTP.
“Dalam kegiatan transaksi penukaran uang kecil tahun ini ada sepuluh bank kita ajak untuk melayani masyarakat, antara lain Bank Sumsel Babel, Bank Mandiri, BRI, BTN, BCA, BNI, Bank Mega, dan Bank Permata,”katanya.

Seto melanjutkan pihaknya juga mengajak perbankan di Sumsel untuk mengoperasikan mobil kas dalam pelayanan tersebut. Selain itu, masyarakat juga bisa menukarkan uang langsung ke kantor bank.

Seto menjelaskan, penukaran uang pecahan kecil menjadi fenomena saat Idul Fitri. Yang mana masyarakat masih ingin memegang uang baru di saat Lebaran yang akan diberikan kepada keluarga.
“Ya semacam THR lah yang diberikan kepada keluarga yang datang berkunjung terutama kepada anak-anak,” jelasnya.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah BNI Palembang Dodi Widjajanto menyatakan secara total pihaknya menyiapkan uang tunai Rp2,8 triliun untuk melayani kebutuhan masyarakat dan nasabah selama Ramadan.
“Alokasi itu tidak hanya di lokasi sini melainkan juga di outlet-outlet kami yang lain. Kami juga punya layanan bergerak di Pintu Tol Palembang Indralaya dan di Terminal Alang-Alang Lebar,” jelasnya.(Edp)



INFOSEKAYU.COM- Dengan pengguntingan pita dan juga penandatanganan prasasti, Plt Bupati Muba, Beni Hernedi secara simbolis meresmikan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Berlian Makmur Bangkit yang berlokasi di Desa Berlian Makmur Kecamatan Sungai Lilin pada Kamis siang (19/4/2018).

Plt Bupati yang hadir didampingi beberapa kepala OPD serta Camat mengaku bangga dan gembira karena di pelosok desa mulai tumbuh lembaga-lembaga keuangan berbentuk Bumdes atas prakarsa Kepala Desa di Kecamatan Sungai Lilin.

“Saya berharap Bumdes Bersama Berlian Makmur Bangkir ini akan membuat ekonomi rakyat menjadi lebih baik,” kata Plt Bupati.

Beni juga mengintruksikan kepada pemerintahan Desa agar mengelola BUMDes sesuai dengan kebutuhan masyarakat bukan hanya pameran. "BUMDes ini memperkuat potensi desa sebagai penggerak perekonomian desa, jadi pengurus harus betul-betul berkomitmen pengelolaannya bukan hanya seperti pameran", katanya. (Edp)




INFOSEKAYU.COM- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian, kembali menggelar Pasar Sembako Murah menjelang bulan ramadhan, kali ini giliran untuk warga Kecamatan Sekayu, tepatnya di Desa Muara Teladan, Selasa (17/4/2018).

Pantauan dilapangan, terlihat warga sangat antusias untuk membeli paket-paket sembako yang di sediakan. Berbondong-bondong datang untuk membeli Sembilan bahan pokok, seperti beras, minyak goreng, gula pasir, gandum, telur, mie instan, susu, margarin dan sirup  untuk untuk persiapan menghadapi bulan suci Ramadhan mendatang.

Romlah (34), warga Desa Muara Teladan mengaku, pasar sembako murah sangat membantu memenuhi kebutuhan pokok. "Lumayan daripada harus beli langsung ke pasar mending beli disikak bae,Kalau beli dipasar juga lebih mahal," ucapnya.


Ditempat yang sama, Plt Bupati Muba menyampaikan apresiasi atas digelarnya pasar sembako murah, "ini tentu adalah gerakan awal, mengingat disetiap kecamatan ada banyak sekali perusahaaan kedepan kita harapkan dapat ikut mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini melalui program CSR nya," jelasnya.

Pasar sembako murah, kata Beni ditujukan untuk meringankan beban masyarakat menghadapai bulan Rhamadan. "Kita berikan subsidi harga sebesar 50% dari harga pasar, mekanisme nya sendiri yaitu dengan menggunakan kupon sehingga arahnya benar-benar tertuju kepada masyarakat kita yang urang mampu yang mendapatkan subsisdi ini," imbuhnya.

Sebagai informasi pihak penyelenggara telah menyiapkan sebanyak 500 kupon khusus untuk pelaksanaan pasar sembako murah di kecamatan Sekayu ini, kupon tersebutlah yang nantinya digunakan untuk membeli sembako murah,kata Zainal Arifin ST MM pada acara pembukaan pasar sembako murah di lapangan bola desa Muara Teladan Kecamatan Sekayu.

Hadir dalam acara pembukaan tersebut diantaranya ,Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekda Muba, H Rusli SP MM, Kepala Dinas Disdukcapil serta OPD terkait lainya. (Edp)




INFOSEKAYU.COM- Kabar gembira bagi masyarakat Musi Banyuasin khusunya Kecamatan Sekayu dan sekitarnya, pasalnya Jaringan gas bumi untuk rumah tangga sebanyak 6.031 pelanggan yang dibangun secara gratis oleh kementerian ESDM tahun lalu telah mulai didistribusikan.

"sejak tanggal 22 Maret 2018 gas bumi untuk rumah tangga telah mulai didistribusikan di sektor Randik dan Villa Bukit Sejahtera sebanyak 490 SR sudah menikmati dan akan berjalan terus pendistribusiannya ke pelanggan", disampaikan Plt Bupati Muba Beni Hernedi saat bertemu dengan pihak Perusahaan Gas Negara (PGN) di Bappeda Muba, Senin (16/04/2018).

Beni meminta PGN Solution selaku pengelola jaringan gas bumi ke rumah tangga segera mempercepat pendistribusiannya sehingga masyarakat bisa menikmati gas alam yang relatif lebih hemat/murah dibandingkan penggunaan tabung LPG. "Kami berkeinginan pelayanan gas ini segera dinikmati masyarakat dan pemkab Muba akan memperluas jaringannya dengan mengajukan penambahan 5000 jaringan gas ke Kementrian ESDM", ujarnya

Menanggapi adanya laporan masyarakat yang dipungut biaya oleh oknum yang tidak bertanggung jawab pada proses pemasangan. Beni menegaskan tidak ada pembebanan biaya/gratis saat Konversi kompor ke pelanggan tetapi jika ada pergantian selang (tidak layak) akan dikenakan biaya.

"Kita buat surat edaran agar informasi di masyarakat tidak simpang siur, mari kita sukseskan pemasangan jaringan gas bumi untuk rumah tangga dalam rangka mewujudkan Muba go green dan pembangunan hijau berkelanjutan", himbaunya. (Edp)




INFOSEKAYU.COM-  Ribuan Masyarakat di beberapa desa Kecamatan Lawang Wetan, berduyun-duyun mendatangi gelaran pasar murah sembilan bahan pokok (sembako) yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan di Desa Ulak Taberau, Senin (09/04/2018).

Warga terlihat sangat antusias dari pagi mengantri untuk membeli paket-paket sembako yang di sediakan diantaranya beras, gandum, telur, mie instan, susu, minyak goreng, margarin, sirup dan gula pasir untuk persiapan menghadapi bulan suci Ramadhan mendatang.

Drs H Apriyadi MSi , Sekretaris Daerah Muba mengatakan naik turunnya harga sembako di pasaran menjelang bulan suci Ramadhan, membuat Pemkab Muba memberi perhartian dengan mengelar pasar murah sembako yang bertujuan untuk meringankan beban masyarakat golongan ekonomi kurang mampu untuk membeli bahan pokok makanan dengan murah.
"ada sembilan bahan pokok yang dijual Pemkab Muba dengan subsidi mencapai 50%, ini adalah salah satu bentuk kepedulian pemerintah untuk membantu rakyatnya menjelang bulan suci Ramadhan", ujarnya disambut tepuk tangan meriah setempat.

Lanjutnya, ada banyak program Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang selalu berpihak ke masyarakat diantaranya ada juga bantuan PKH, Program Indonesia pintar, Program Indonesia Sehat, seragam dan alat tulis untuk siswa baru serta masih banyak program lainnya.

Mekanisme pelaksanaan Pasar Murah Sembako ini diberikan dengan cara membagikan kupon ke kepada masyarakat yang kurang mampu, selanjutnya masyarakat menukarkan kupon kepada panitia, sehingga masyarakat dapat membeli bahan sembako dengan harga yang lebih murah dari harga pasar. Adapun komoditi pasar murah sembako dijual dengan harga lebih murah dari harga pasar dengan kisaran harga 1.500 hingga 5.000 rupiah. Seperti beras seharusnya 13.000 rupiah perkilogram dijual hanya 8.000 rupiah perkilogram, gula pasir dari 14.000 rupiah menjadi 8.000 rupiah perkilogram, telur ayam dari 22.500 rupiah menjadi 17.000 rupiah perkilogram, dan mie instan dari 2.700 menjadi 1.200 rupiah perbungkus.

Rohayati (36) salah satu warga desa Ulak Teberau saat dibincangi mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Muba selalu tanggap dan membuat terobosan yang berpihak ke masyarakat mulai dari seragam dan alat tulis gratis untuk siswa baru, perbaikan infrastruktur jalan dan listrik serta 
"Pembangunan sudah bisa kami rasakan. Terima kasih pak bupati tegangan listrik kami sudah stabil, jalan sudah diperbaiki dan hari ini pasar sembako murah sangat membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari", ucapnya. (Edp)




INFOSEKAYU.COM- Plt Bupati Muba dengan didampingi sejumlah kepala perangkat daerah melakukan peninjauan kondisi di Pasar Baru Bayung Lencir, Jumat pagi (9/3/2018). Beni menginstruksikan kepada Camat Bayung Lencir, Akhmad Toyibir SSTP MM agar melakukan penataan terhadap pasar baru.

“Pasar ini dibangun hasil swadaya masyarakat setempat, oleh karena itu kita Pemkab Muba akan segera bantu kekurangan dalam pembangunan pasar baru ini, saya instruksikan kepada camat untuk berkoordinasi dengan Dinas PU PR untuk membenahi pasar kita ini, jagalah kebersihannya”, pesan Beni.

Beni mengharapkan warga mendukung pembangunan jalan maupun sarana dan prasarana pasar tersebut. Menurutnya pasar penting dalam menunjang perekonomian masyarakat. Selain itu, agar pasar tersebut lebih refresentatif sesuai perkembangan perdagangan di daerah. Sehingga dengan pembangunan tersebut perekonomian warga akan meningkat. Sebab itu keberadaan pasar baru Bayung Lencir mendapatkan perhatian khusus Plt Bupati.

Saat Plt Bupati meninjau Pasar Baru di Kecamatan Bayung Lencir, Toyibir menunjukkan batas-batas lahan pasar. Termasuk juga melihat kondisi lokasi pasar yang sering banjir ketika sungai meluap dimusim banjir, terletak persis di samping Jembatan Bayung Lencir.

Plt. Bupati mengarahkan pembangunan disesuaikan dengan kondisi. Di antaranya termasuk menimbun lahan persis dibagian dataran rendah pasar. Peninjauan pasar oleh Plt Bupati ini mendapat sambutan antusias pedagang dan masyarakat setempat.
Masyarakat juga memanfaatkan momentum itu untuk bersalaman dan berdialog langsung dengan Plt Bupati Muba tersebut. (Edp)



INFOSEKAYU.COM - Untuk meningkatkan pendanaan dan memperlancar kegiatan ekonomi, mendorong pembangunan komoditas unggulan daerah guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menggandeng PT Jamkrida Sumatera Selatan mendirikan kantor unit pelayanan Perusahaan Penjamin Kredit Daerah (PPKD) di Pragulo Kecamatan Sekayu, Rabu (28/02/2018).

Direktur Utama PT Jamkrida Sumsel, Ir Dian Askin Hatta MM CRGP mengatakan, menjelang 4 tahun berdirinya, PT jamkrida Sumsel membuka kantor unit pelayanan Sekayu guna melayani kebutuhan penjaminan kredit dan penerbitan jaminan proyek bagi masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Musi Banyuasin dan sekitarnya.

"Dengan semua potensi yang dimiliki dan dukungan yang kuat dari pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, kehadiran kantor unit pelayanan Sekayu diharapkan dapat mempermudah para penyedia barang/jasa di Muba dapat mengakses produk surety Bond Jamkrida Sumsel", ujarnya.


Ia juga berharap, Pemkab Muba dapat mendukung penguatan modal jamkrida Sumsel melalui penyertaan modal saham pada APBD perubahan tahun 2018. Sehingga jamkrida Sumsel dapat semakin meningkatkan kapasitas penjaminan dalam rangka mendukung program dan kebijakan pembangunan serta pengembangan perekonomian melalui pemberdayaan UMKM diMuba.

"Dengan penyertaan modal di Jamkrida Sumsel, Pemkab Muba akan mendapatkan deviden atas laba jamkrida Sumsel sehingga menambah sumber pendapatan asli daerah kabupaten", dijelaskannya
Plt Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi Dalam sambutannya merasa bangga karena menjadi daerah yang kedua setelah kota Palembang tempat berdirinya kantor unit pelayanan PT Jamkrida Sumsel (BUMD Provinsi) dalam upaya mewujudkan kesejahteraan UMKMK dan masyarakat Muba khususnya.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaannya, semoga keberadaan PT Jamkrida Sumsel ini diharapkan membawa angin segar bagi kemajuan UMKMK di Muba yang selama ini terkendala persyaratan kredit perbankan", ucapnya
Beni juga meyakini kehadiran Jamkrida Sumsel di kabupaten Muba akan terus berkembang karena tujuannya sejalan dengan komitmen Pemkab Muba dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. (Edp)




BATANGHARI LEKO, infosekayu.com - Usai melakukan pembinaan di Keluang, Ketua dan Wakil beserta pengurus Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) secara maraton melanjutkan pembinaan ke Kecamatan selanjutnya, yaitu di Kecamatan Batanghari Leko, Selasa (12/12/2017) Ketua TP PKK Kabupaten Muba, Hj Thia Yufada Dodi Reza didampingi Wakil Ketua, Susi Imelda Beni Hernedi saat melakukan pembinaan mengatakan, untuk meningkatkan perekonomian maka harus bisa menggali potensi yang ada di lingkungan pedesaan.Kenapa harus di desa, karena masyarakat itu banyaknya di desa, jadi berangkat dari desa. 

"Kegiatan pembinaan ini merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya namun harus diseriusi, disini kita fokus bagaimana melakukan pemberdayaan perempuan untuk meningkatkan perekonomian, tujuan pembinaan selain keselarasan program kerja tentunya saling memberikan pengalaman dan mudah-mudahan dapat terjalin komunikasi yang terpadu, "ucapnya. 

Thia merasa sangat bangga dengan produk hasil olahan beberapa desa dari Kecamatan Batanghari Leko yang ditampilkan pada Bazar acara Pembukaan Pembinaan, baik itu berupa kerajinan songket, makanan, dan yang lainnya sehingga menjadi produk unggulan bagi kabupaten Muba. Namun masih kurang dalam hal pengemasan produk sehingga kurang daya tarik bagi peminat konsumen dari luar daerah. "Dengan adanya pemikiran baru dari ibu-ibu sekarang ini tentunya dapat meningkatkan perekonomian kesejahteraan keluarga bisa meningkat, untuk kendala terkait pengemasan produk yang belum menarik nantinya kita TP PKK Kabupaten bekerjasama akan menyiapkan peralatan yang modern dan membantu mempromosikan produk hasil kerajinan ibu-ibu di setiap desa sehingga bisa menghasilkan pemasukan bagi keluarga dan meningkatkan perekonomian di desa, "tukasnya. 

Sementara itu Ketua TP PKK Batanghari Leko, Ardila Nwardi Endang dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kedatangan Ketua, Wakil dan Pengurus TP PKK Kabupaten Muba ke Kecamatan Batanghari Leko dalam rangka pembinaan rutin setiap tahunnya. "Kami ucapkan terimakasih atas kesempatannya bisa mendapatkan ilmu pembinaan dari TP PKK Kabupaten, hari ini pembinaan diikuti 16 Desa, berharap dengan pembinaan yang diberikan hari ini, Kecamatan Batanghari Leko akan menjadi kecamatan paling unggul ataupun sejajar dengan kecamatan laiinya di Kabupaten Muba, "tukasnya. (hum)

SEKAYU, infosekayu.com - Rainforest alliance dan Pemerintah kabupaten Musi Banyuasin menggelar lokakarya bertajuk Perencanaan Pemanfaatan Lahan yang Ramah Lingkungan. Acara yang dimotori oleh The David Lucile & Packard, USA ini merupakan salah bentuk kepedulian Pemkab Muba dalam rangka Pembangunan yang berbasis friendly environment (ramah lingkungan). Acara yang berlangsung 12-13 Desember 2017 ini diikuti oleh seluruh Kepala Desa (kades) yang ada di Kecamatan di Lalan. (12/12). 

Dalam paparannya, Wakil Bupati Musi Banyuasin, Beni Hernedi mengatakan bahwa Indonesia dan Brasil saat ini sedang menjadi pusat perhatian dunia terkait dengan aspek kelestarian lingkungan. 

"Sebagai paru-paru dunia, Pemkab Muba dan Rainforest alliance berusaha maksimal untuk mengembangkan ekonomi "hijau" di Musi Banyuasin, khususnya di Kecamatan Lalan yang didukung oleh Kepala Desa," kata Wakil Bupati Beni Hernedi. 

Lanjutnya, implementasi untuk ekonomi hijau ini sekiranya bisa dimulai di Kecamatan Lalan Kabupaten Muba dan diikuti Kecamatan lainnya. 

"Saya berharap hal ini juga dapat diterapkan di kecamatan-kecamatan lain yang ada di Musi Banyuasin dan untuk seluruh peserta, saya menghimbau agar dapat mengikuti lokakarya ini dengan fokus sehingga nantinya dapat di implementasikan dengan baik," pungkasnya.(hum)
Polres Muba, Infosekayu.com - Teranyar Polres Musi Banyuasin Membentuk Team Berantas Pungli Guna mengantisipasi terjadinya prektek pungli di wilayah hukum Polres Muba. Kegiatan tersebut dimulai sejak (2/12/2017) kemarin,sekira pukul 20.00 wib 50 personel polres muba didampingi 2 personel dari Sub Denpom Sekayu Melakukan giat patroli sebagai upaya untuk mengantisipasi Praktek pungli di jalan lintas tengah kabupaten Muba.

Dibawah Pimpinan Kabag Ops Polres Muba Kompol Erwin S Manik S.IK melakukan patroli di sekitar wilayah bailangu tepatnya dipondok pondok yang diduga tempat berkumpulnya para pelaku pungli,tetapi untuk sementara belum membuahkan hasil. Selanjutnya team saber pungli pergi menuju kearah terminal randik. Yang diduga marak terjadinya praktek pungli dipinggir jalan namun belum juga membuahkan hasil.

Untuk mencegah adanya praktek Pungli team berantas pungli Polres Muba menghimbau kepada para sopir agar memberitahukan kepada pihak kepolisian dengan menghubungi call center 110 apabila mengetahui adanya praktek pungli.

Kapolres Muba Melalui Kabag Ops Polres Muba Kompol Erwin S Manik,S.IK menerangkan bahwa polres muba telah membentuk team berantas pungli untuk melakukan penindakan terhadap para pelaku pungli di wilayah hukum Polres Muba yang dipimpin oleh Kanit Idik Tiga Sat Reskrim Polres Muba Ipda Jon Kenedi.

Team Berantas Pungli ini dimulai pada 2 Desember kemarin. Kita akan terus berupaya memberantas para pelaku praktek pungli yang ada di wilayah kabupaten Muba,untuk memberikan rasa aman kepada sopir sopir yang melintas di wilayah kita. (Mawar)


Balai Agung, infosekayu.com - Persoalan distribusi pupuk yang sering kurang di Kabupaten Muba menjadi perhatian serius Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin, oleh sebab itu Bupati mendesak PT Pusri untuk menambah pasokan pupuk di wilayah Muba. Persoalan kekurangan pasokan pupuk tersebut disampaikan langsung Bupati saat melakukan Audiensi dengan Management PT. Pusri Palembang di guest house griya Serasan Sekate, Rabu (8/11).

"Ini kami menyampaikan langsung keinginan dan aspirasi petani di Muba, terlebih pupuk ini kebutuhan vital bagi petani, jadi kami sangat berharap kuota distribusi pupuk di Muba ini bisa ditambah," ujar Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin, Rabu (8/11).

Menurutnya, sudah sangat wajar pihak PT Pusri menambah alokasi distribusi pupuk untuk Kabupaten Muba, pasalnya Kabupaten Muba yang memiliki kekayaan sumber daya alam berupa gas telah mengaliri Pusri untuk operasional sehari-hari. "Kami berharap PT Pusri bisa memahami kebutuhan petani di Muba," ulasnya.

Sementara itu, Dirut PT Pusri Palembang, Mulyono mengatakan pihaknya sangat menyambut baik kepedulian Bupati Muba terhadap petani di daerah. "Selama ini distribusi pupuk di Muba ini sebanyak 15.700 ton per-tahun tentu jumlah ini sangat kurang dan tidak sesuai dengan jumlah lahan pertanian yang ada di Muba," ungkapnya.

Ia berharap, setelah pertemuan ini akan ada titik temu nantinya dan bisa memenuhi kebutuhan petani di Muba. "PT Pusri dan Pemkab Muba sudah melakukan MoU, ke depan kerjasama ini akan menjadi jalan keluar dari apa yang menjadi keluhan petani selama ini," pungkasnya. (humas)

PALEMBANG, infosekayu.com - Gubernur Sumsel Alex Noerdin harus melayangkan surat ke Angkatan Udara (AU), demi menyelesainkan pembahasan Rencana Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan atas Perda Nomor 10 Tahun 2015, tentang Perubahan Bentuk Badan Hukum Perusahaan Daerah Perhotelan Swarna Dwipa menjadi PT Swarna Dwipa Sumsel Gemilang, yang harus dirampungkan Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Sumsel.
“Sudah diselesaikan, kita sudah ketemu dengan Danlanud, kita sama-sama tidak enak, karena kawan semua. Kalau mau berkeras bisa lama, jadi intinya gubernur membuat surat kepada Angkatan Udara dan hibahkan saja ke kita (Pemprov Sumsel),” ungkap Alex Noerdin, usai rapat paripurna dengan agenda Penyampaian Laporan Hasil Pembahasan dan Penelitian Pansus II DPRD Sumsel, Jumat (27/10).
Alex mengatakan, bahwa hibah yang dikeluarkan pihak AU tersebut sama seperti pembangunan flyover di Simpang Bandara, yang ada sebagian tanahnya merupakan milik AU. “Tapikan tidak semua tanah di daerah tersebut yang bermasalah,hanya sebagian saja,” katanya.
Orang nomor satu di Sumsel itu menerangkan, bahwa setelah perusahaan daerah Swarna Dwipa ini menjadi perseroan terbatas, maka gerak langkah bisa lebih cepat, efisien dan peluang kedepan luar biasa. Tapi, kalau tidak diubah menjadi perseroan terbatas, akan susah bersaing dengan BUMD lain, bahkan ada BUMD provinsi lain yang masuk kesini.
Kemudian, terang Alex, dengan adanya perubahan bentuk badan hukum ini, diharapkan Swarna Dwipa dapat lebih  kreatif dalam mengembangkan bidang usaha-usahanya. Sehinggga dapat berdiri sejajar dengan badan usaha lainnya dan mendukung pertumbuhan ekonomi dan peluang investasi yang ada di Sumsel.
Setelah mendengarkan secara seksama laporan hasil penelitian dan pembahasan melalui juru bicara Pansus II. “Maka kami dalam kesimpulan pendapat akhir yaitu sepakat untuk memberi persetujuan bersama terhadap raperda ini,” terangnya.
Sementara itu, Panitia Khusus (Pansus) II DPRD sumsel akhirnya memahami dan menyetujui Raperda tentang Perubahan Bentuk Badan Hukum Perusahaan Daerah Perhotelan Swarna Dwipa menjadi PT. Swarna Dwipa Sumsel Gemilang.
“Setelah Pansus II mengadakan penelitian dan pembahasan secara seksama serta mendengarkan penjelasan paparan dari Sekda Provinsi Sumsel, Biro Hukum dan HAM, BPKAD Provinsi Sumsel dan Manajemen PT. Swarna Dwipa serta aspirasi anggota pansus. Maka Pansus II memahami dan menyetujui Raperda ini,” tandas Juru Bicara Pansus II, Ir Holda. (for)

Jakarta,Infosekayu.com - Kepala Ekonomi PT Samuel Sekuritas Tbk,memperkirakan target penerimaan pajak sebesar Rp 1.283,6 triliun akan kembali meleset di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2017.Proyeksinya akan terjadi kekurangan (shortfall) penerimaan pajak sekitar lebih dari Rp 200 triliun.

"Kalau melihat realisasi penerimaan pajak dalam dua tahun terakhir yang hanya sekitar 83 persen-85 persen, maka untuk tahun ini pun diperkirakan masih ada shortfall,Jakarta, Jumat (26/10/2017).Untuk diketahui, capaian penerimaan pajak hingga September 2017 sebesar Rp 770,7 triliun atau 60 persen dari target Rp 1.283,6 triliun di APBN-P 2017.

Lana memprediksi, penerimaan pajak akan shortfall lebih dari Rp 200 triliun dengan asumsi realisasi sama dengan dua tahun sebelumnya 83 persen-85 persen."Tapi kalau realisasi penerimaan pajak bisa 90 persen dari target, maka shortfall di tahun ini berkurang sekitar lebih dari Rp 150 triliun," jelasnya.Menurut Lana, Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani dan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak harus kerja keras mengejar target penerimaan pajak mengingat reformasi perpajakan belum berjalan optimal.

Salah satunya,saran Lana, dengan mengejar potensi penerimaan dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Menurutnya, masih ada ruang untuk menggenjot setoran pajak dari PPN ketimbang Pajak Penghasilan (PPh)ada potensi penerimaan pajak dari PPN hingga Rp 1.200 triliun. Perhitungannya berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDB) dikalikan tarif PPN 10 persen. Jika PDB Indonesia mencapai Rp 12 ribu triliun, lalu dikalikan 10 persen, maka hasilnya Rp 1.200 triliun."Tapi kan tidak 100 persen kegiatan ekonomi ada PPN, mungkin 70 persen. Nah 70 persen dari Rp 1.200 triliun, berarti ada potensi penerimaan dari PPN sekitar Rp 840 triliun dibanding realisasi sekarang ini baru sekitar Rp 450 triliun," tuturnya.

"Sebenarnya menambah penerimaan pajak dari PPN sekitar Rp 200 triliun saja, pemerintah bisa kok. Dengan demikian, potensi shortfall masih bisa teratasi kalau bisa mengejar PPN," pungkas Lana.(ss)
Palembang, infosekayu.com - Maskapai penerbangan asal Singapura, Scoot, meluncurkan rute terbaru Palembang-Singapura.
Frekwensinya akan diterabas empat kali seminggu. Dan rute baru ini, akan terbang perdana pada 23 November 2017 dengan pesawat A320.

"Palembang kami pilih karena buat kami paling pas. kami juga ingin mempromosikan Palembang sebagai tempat tujuan baru. Tambahan rute ini menyusul tiga rute yang sudah lebih dulu beroperasi di Indonesia," kata Chief Commercial Officer Scoot, Vinod Kannan, di Jakarta seperti dikutip JPNN.

Untuk menandai bergabungnya Palembang dalam jaringan, Scoot menawarkan promo penerbangan satu arah dari Palembang dengan tarif Ekonomi FLY yang menarik. Promo ini berlangsung mulai pukul 09:00 pada 23 Oktober 2017 hingga pukul 22:59 pada 5 November 2017.
Harga banderol mulai dari Rp 110.000 dan penerbangan perdana tersebut bakal dilakukan mulai 23 November 2017.

Jadwal Penerbangan Palembang-Singapura akan ditempuh dari jalur Singapura ke Palembang, dengan pesawat bernomor TR250. Dan penerbangannya setiap Hari Selasa dan Minggu berdasarkan waktu setempat berangkat dari bandara Changi jam 15.00 dan tiba di Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang 15.10.
Hari Kamis pukul 10.30 dan akan tiba pukul 10.40. Sedangkan hari Sabtu, akan berngkat dari Singapura pukul 11.05 dan akan tiba di Palembang pukul 11.15

Rute sebaliknya Palembang ke Singapura dengan pesawat bernomor TR251 berangkat dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang jam 15.50 WIB dan akan tiba di Bandara Changi Singapura jam 18.15 untuk hari Selasa dan Minggu (waktu setempat).
Sedangkan untuk hari Kamis, berangkat jam 11.20 dan akan tiba pukul 13.30. Untuk hari Sabtu, akan berangkat dari Palembang jam 11.55 dan akan tiba di Singapura jam 14.25.

Ia menyebutkan pihaknya menyasar target pasar anak muda yang suka bepergian untuk istirahat dari rutinitas. Meski memposisikan diri sebagai maskapai dengan tarif penerbangan yang rendah, Vinod mengatakan, Scoot tetap memiliki kompetitor lokal dari Indonesia.
“Semua maskapai penerbangan sebenarnya kompetitor kita, tetapi yang utama itu Jet Star, Air Asia, Lion Grop,” ujarnya.

Supaya tetap bisa bersaing, Scoot memposisikan diri pada segmen market anak muda yang memiliki kebutuhan spesifik, yakni berlibur. Scoot juga memasang strategi lain dengan terus menjaga kualitas pelayanan pada penumpang, melakukan branding, dan mematok tarif penerbangan yang kompetitif.

Selain itu, pada tanggal yang sama, Scoot juga akan menambah frekuensi penerbangan antara Singapura dan Denpasar menjadi tiga kali dalam sehari dengan pesawat A320.

Karena permintaan yang meningkat, lanjut Kannan, penerbangan harian terbaru ini akan berangkat dari Singapura pada tengah hari dan tiba di Denpasar pada sore hari. Penerbangan dari dan ke Surabaya juga akan ditambah, dari enam kali dalam sepekan menjadi tujuh kali dalam sepekan.

"Dengan perubahan ini, Scoot akan meningkatkan penerbangannya ke Indonesia menjadi 53 penerbangan pulang-pergi setiap minggunya, meningkat dari 41 kali saat ini," urainya.

Menpar Arief Yahya langsung mengapresiasi langkah Maskapai Penerbangan Singapura.
"Ini langkah tepat untuk menambah rute baru, Singapura dan Palembang itu memiliki hubungan historis atau sejarah dan budaya. Singapura memiliki kedekatan dengan Sumatera Selatan sejak masa lalu pada era Kerajaan Sriwijaya. Bagi wisatawan dari Singapura, ini berarti lebih banyak pilihan perjalanan ke Indonesia," ujar Menpar Arief Yahya.

Ditambahkan, Indonesia masih butuh pintu akses lebih banyak lagi untuk memancing wisman dari kolam ikan tetangga, istilahnya memancing di kolam yang banyak turisnya, seperti Singapura ini.

“Dengan biaya yang terjangkau dari Scoot, ditambah dengan mempromosikan seperti Bebas Visa Kunjungan (BVK) ke Indonesia, semoga menjadi daya tarik wisman Singapura untuk berbondong bondong ke Indonesia,” pungkasnya. (iz)