Top News

Sanga Desa , Infosekayu.com  -
Kurang dari 1x 24 jam Jajaran Polsek Sanga Desa di bantu Uni Pidum Sat- Reskrim Polres Muba membekuk pelaku pembunuhan terhadap Riyan (22) warga 
Desa Kemang Kecamatan Sanga Desa Musi Banyuasin.

Kedua pelaku yakni Ilham Brades (32) Warga Desa  Tanjung Raya  Kecamatan Sanga Desa,Muba dan Murni (47) warga 
Desa Menggala Kota Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang Lampung.

Kapolsek Sanga Desa Iptu Imam Dipsa Maulana S.TR.K Mewakili Kapolres Muba Akbp Alamsyah Pelupessy, SH, S.ik, M.si mengatakan Setelah mendapatkan informasi tentang terjadinya peristiwa tersebut tersebut anggota Reskrim dibantu Sat Reskrim Polres Muba dipimpin Kanit Pidum Polres Muba Iptu Dedi Kurniawan SH dan Kanit Reskrim Ipda Nasirin SH beserta Anggota langsung menuju tempat kejadian dan melakukan pengejaran terhadap pelaku kejahatan.

"Kemudian  sekitar pukul 05.00 wib pelaku berhasil diamankan dirumah nya didesa Tanjung raya,selanjutnya pelaku dan barang bukti berupa satu bilah pisau diamankan dan dibawa kemapolsek Sanga Desa guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut." Ungkap Dipsa

Untuk motifnya sendiri, dijelaskan Dipsa yakni pelaku tersinggung dengan korban.

"Jadi pada saat kejadian pelaku menunggu korban melintas lewat depan rumah tersangka Ilham saat korban dengan menggunakan sepeda motor akan melintasi rumah,terlihat oleh tersangka Ilham dan langsung mengejar korban yang diikuti oleh Terasangka murni,melihat kedua pelaku mengejarnya,korban langsung terjatuh dari sepeda motor miliknya." Ujarnya ke liputan tribratamubanews. Com

Lanjut Dipsa, kemudian korban berlari kedalam semak belukar, namun kedua tersangka terus mengejar korban kedalam semak belukar.

" Saat bertemu korban, kemudian tersangka Ilham yang pertama kali mengejar dan menusuk korban sebanyak dua kali pada bagian pinggang belakang sebelah kiri dan menikam bagian belakang ketiak korban yang disusul murni langsung membacok korban berkali kali kearah tubuh korban, Paparnya

Ditambahkannya lagi akibat kejadian tersebut korban mengalami - luka bacok pada wajah sebelah kiri, luka bacok pada telapak tangan kiri, luka bacok pada bawah ketiak sebelah kiri, luka bacok, " Korban mengalami luka bacok pada paha sebelah kiri, luka bacok pada betis kaki kiri, luka tusuk pada bokong sebelah kiri, luka bacok pada paha kanan, luka bacok pada mata kaki sebelah kanan, luka memar perut samping kanan,  yang mengakibatkan korban meninggal dunia sampai di puskesmas Babat Toman." Jelasnya.

Diketahui pembunuhan terjadi yang di Dusun VII Desa.Keban 1 Kecamata Sanga Desa Musi Banyuasin. Minggu  (22 /5/2022) sekitat pukul 14.00 WIB.

 Informasi yang dihimpun dari masyarakat telah terjadi perkelahian yang mengakibatkan korban atas nama Ryan dengan mengalami luka bacok di pipih sebelah kiri sepanjang 15 cm dan lebar 3cm.(Omi/liputantribratamubanews.com)

BANYUASIN, INFOSEKAYU.COM - Kecelakaan terjadi di Jalan Lintas Timur tepatnya di Jalan Palembang Betung KM 28 Desa Lalang Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin, Selasa (24/5/2022) pukul 05.00 WIB.

Kecelakaan ini, melibatkan mobil Suzuki APV BD 1728 K dengan truk pengangkut bahan bangunan BG 8610 UV.

Kecelakaan terjadi, diduga karena sopir mobil APV mengantuk sehingga hilang kendali dan menabrak truk yang datang dari arah berlawanan.

Kasatlantas Polres Banyuasin AKP Ricky Mozam yang ditemui menuturkan, kronologis kecelakaan yang terjadi di Jalan Lintas Timur terjadi sekitar pukul 05.00 wib di KM 28 Desa Lalang Kecamatan Sembawa Banyuasin.

"Mobil Suzuki APV nopol BD 1728 K dikemudikan Iwan. Di dalam mobil itu berpenumpang Sobirin, Sari, Sutri, Novi. Dari pengecekan kami di lapangan dan keterangan saksi, bila sopir ini mengantuk sehingga hilang kendali," ujar Ricky.

Mobil APV yang dikemudikan Iwan, datang dari arah Jambi tujuan Palembang.

Saat tiba di lokasi kejadian, diduga sopir yang mengantuk hilang kendali dan masuk ke jalur berlawanan.

Namun, saat yang bersamaan, datang dari arah berlawanan truk bermuatan bahan bangunan nopol BG 8610 UV yang dikemudikan Febriansyah.

Karena tidak dapat dihindari lagi, sehingga membuat tabrakan antara kedua kendaraan tidak dapat dihindari lagi.

"Sopir mobil APV yakni Iwan mengalami patah kaki kanan dan kiri di bawa ke RS Siti Khodijah Palembang. Sedangkan penumpang mobil yakni Sobirin mengalami luka robek di pelipis kanan, Novi mengalami patah kaki, Sutri mengalami patah kaki dan Sari mengalami luka lecet. Semuanya sudah dievakuasi ke RSUD Banyuasin," katanya. (Tribunsumsel) 

PALEMBANG, INFOSEKAYU.COM - Pemerintahan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) optimis Para Kalifah Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) asal Kabupaten Muba dapat memberikan prestasi yang terbaik. Hal ini terungkap saat Pengelepasan Kalifah Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIX Kabupaten Musi Banyuasin untuk mengikuti MTQ Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2022, di  Rid's Hotel Palembang, Minggu (22/2/2022).

Dikatakan Plt Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi SIP melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Muba H Yudi Herzandi SH MH bahwasanya, Pemkab Muba sangat berharap para peserta MTQ Muba yang akan mengikuti MTQ XXIX tingkat Provinsi Sumsel di Kota Madya Palembang mampu tampil dengan maksimal dan memperoleh prestasi yang membanggakan, hingga berlanjut untuk tampil di tingkat Nasional membela Provinsi Sumsel dan tingkat Internasional mengharumkan nama NKRI.

"Semoga prestasi dan kesuksesan dari para kafilah ini merupakan salah satu wujud dan sugesti untuk pencapaian visi pembangunan Pemkab Muba “Menuju Muba Berjaya Tahun 2022”. Serta semua usaha dan pengorbanan yang adik-adik lakukan, mendapatkan pahala dan ganjaran yang berlimpah dari Allah SWT,"tuturnya.

Selanjutnya, Yudi berpesan kepada seluruh peserta kafilah MTQ Muba, untuk mengikutinya dengan sungguh-sungguh. "Kepada seluruh panitia, pembina, official yang akan mendampingi. Saya ucapkan terima kasih berikanlah pendamping yang terbaik. Semoga  senantiasa di berikan kemudahan dan kelancaran dalam semua kegiatannya, kami siap untuk selalu mensupport kalian,"ungkapnya. 

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Muba H Opi Palopi dalam laporannya mengatakan perlombaan yang akan di laksanakan di Kota Madya Palembang dari tanggal 22 Mei hingga 30 Mei 2022. Adapun para peserta yang mengikuti MTQ tersebut sudah diseleksi untuk mencari peserta yang terbaik. 

Dengan jumlah peserta sebanyak 52 orang. Diantaranya mengikuti Tartil, Tilawah Anak, Tilawah Remaja, Tilawah Dewasa, Tilawah Golongan Qiro'at Mujawwad, Tilawah Golongan Murottal Dewasa dan Murottal Remaja. Selanjutnya, Tahfiz Juz 1, Juz 5, Juz 10, juz 20 dan Juz 30. Tafsir Qur'an Bahasa Arab, Indonesia dan Inggris. Fahmil Qur'an, Syarhil Qur'an, Khotil Qur'an dan KTIQ. 

"Semoga peserta yang telah terpilih dapat memberikan prestasi yang baik. Sehingga bisa membantu untuk menciptakan generasi tilawati yang berbasis Agama. Mari kita tanamkan sikap rasa percaya diri, karena penananaman mental sangat penting sehingga kita dapat meraih kesuksesan dalam MTQ. Semoga semangat memperdalam Al-Qur'an ini tidak hanya menghafal saja tetapi juga mengamalkannya,"pungkasnya.
SANGA DESA, INFOSEKAYU.COM – Tragis nasib dialami Riyan (22). Pria asal Lampung yang tinggal di Desa Kemang Kecamatan Sanga Desa ini meregang nyawa di tangan temannya sendiri. Kabarnya hanya oleh karena hal omongan.

Berdasarkan informasi didapatkan di lapangan, peristiwa pembunuhan yang terjadi di Dusun VII Desa Keban I Kecamatan Sanga Desa sekitar pukul 14.00 WIB. Belum diketahui motifnya, dugaan terjadi karena cek cok mulut antara korban dan tersangka.

Warga yang melihat korban terkapar dan bersimbah darah langsung membawa jenazah Ke Puskesmas selanjutnya dibawa ke rumah duka di Desa Kemang Kecamatan Sanga Desa. “Kami tidak tahu peristiwa nya seperti apa, tiba tiba kami melihat sih korban sudah terkapar di semak semak dengan bersimbah darah,” ujar warga setempat.

Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupesy SH SIK MSI, IPTU Imam Dipsa Maulana melalui Kanit Reskrim Polsek Sanga Desa, IPDA Nasirin SH mengatakan, memang benar adanya laporan peristiwa tersebut.

“Mengenai motif dan pelaku tindak pidana pembunuhan di Desa Keban 1 Kab. Musi Banyuasin masih dalam penyelidikan. Kami mohon doanya semoga pelaku bisa segera diamankan, identitas sudah diketahui,” katanya. (Harianmuba)
SEKAYU, INFOSEKAYU.COM - Plt Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi SIP bersama Direktur Utama PT Bina Karya Persero Ir Irman Indrayadi MM menandatangani nota kesepahaman tentang pembangunan Kawasan Industri Hijau (KIH) Berbasis Ekonomi Sirkular (BES) di Kabupaten Muba, Jumat (20/5/2022).

Penandatanganan MoU yang dilakukan di Ruang Audiensi Bupati Muba tersebut, merupakan langkah lanjutan bagi kedua belah pihak untuk bersinergi guna memfasilitasi pembangunan KIH.

Dirut PT Bina Karya Persero memberikan apresiasi atas keseriusan Pemerintah Kabupaten Muba dalam upaya memiliki KIH, dan penandatanganan komitmen bersama itu menjadi langkah dalam proses pembangunannya.

"Setidaknya kita bisa memulai, walaupun prosesnya cukup panjang, namun kita tetap berjalan. Kami melihat Pemerintah Kabupaten Muba sangat serius (pembangunan KIH), dan saya juga jadi semangat," ungkapnya.

Lanjut, Ir Irman Indrayadi MM selain berharap apa yang menjadi keinginan bersama dapat berjalan dengan baik, ia juga memohon dukungan dari Pemkab Muba terkait data serta lainnya perihal pembangunan KIH.

"Setelah ini kami berencana akan meninjau langsung kelapangan, ke lokasi pembangunan yang kita rencanakan," tandasnya.

Sementara itu Plt Bupati Muba Beni Hernedi SIP bersyukur atas respon yang baik dari PT Bina Karya Persero terkait inisiasi Pemkab Muba dalam pembangunan KIH.

Menurutnya, Bumi Serasan Sekate memiliki potensi yang luar biasa untuk mengembangkan KIH, dimana Kabupaten Muba memiliki komoditas unggulan seperti perkebunan sawit yang berkelanjutan, karet, serta sumber daya alam minyak dan gas bumi.

"Potensi di Muba sangat besar, selain mempunyai komoditas unggulan dan SDM yang luar biasa, di kabupaten kita juga ada Sungai Mus yang panjangnya sekitar 700km. Disamping itu dilewati proyek pembangunan jalan tol lintas Sumatera," tuturnya.

Ia berharap pembangunan KIH tidak hanya memperhatikan dari sisi lingkungan saja, melainkan juga dari berdasarkan dari kesejahteraan masyarakat Muba.

"Kita harus terus berjibaku dalam hal ini, saat ini kita sudah memulainya, semoga apa yang diharapkan dapat berjalan dengan lancar," pungkasnya.

Penandatanganan MoU ini turut dihadiri Plt Kepala Bappeda Muba Drs Iskandar Syahrianto MH, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Muba Andi Wijaya Busro SH MHum, dan Senior Manager PT Bina Karya Persero Selly Indrawati ST MSc.
SEKAYU, INFOSEKAYU.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi SIP berpamitan menjelang berakhirnya masa jabatannya sebagai sebagai Plt Bupati Muba.

Hal tersebut diungkapkan Beni bertepatan pada acara Halal Bihalal Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Jum'at (20/5/2022) di Opproom Pemkab Muba.

"Halal Bihalal ini merupakan sarana untuk menyambung silaturahmi dan momentum untuk saling memaafkan. Saya atas nama pribadi dan jajaran pemerintah kabupaten Muba mengucapkan Minal Aidin Walfaizin Mohon Maaf Lahir dan Batin,"ungkap Plt Bupati Muba.

Disampaikan Beni Hernedi, hari ini tanggal 20 Mei 2022 merupakan menjelang dua hari di lima tahun yang lalu dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Periode 2017 - 2022. Sehingga pada dua hari kedepan tepatnya di tanggal 22 Mei 2022, akan mengakhiri dan menyelesaikan tugas sebagai Bupati dan Wakil Bupati Muba.

"Dengan ini saya ingin meminta maaf serta berpamitan dengan seluruh masyarakat Kabupaten Muba. Karena masa kepemimpinan kami akan segera berakhir. Terima kasih atas dukungannya. Yakinlah kami sudah memberikan dan berusaha membangun kabupaten tercinta ini dengan segenap jiwa dan raga kami. Tak ada gading yang tak retak, tak ada insan di dunia ini yang  luput dari khilaf dan salah. Saya berharap di akhir jabatan saya, semoga bisa berakhir dengan baik,"tuturnya.    

Sambung Beni, Selanjutnya Kepemimpinan Kabupaten Muba sampai tahun 2024 / 2025 akan dipimpin oleh Penjabat (PJ) Bupatu yang diangkat oleh Mendagri. PJ yang nantinya diangkat telah melalui proses dan pertimbangan matang, yang tentunya harus kita dukung. 

Penjabat Bupati Muba yang mulai bertugas pada tanggal 23 Mei 2022 hari Senin nanti. Akan ditugaskan melanjutkan apa yang telah kita rencanakan dan bahwasanya PJ tidak membawa Visi dan Misi.

"Untuk itu, saya mengajak semuanya, mari kita mengawal rencana pembangunan daerah ini, sebagai wujud kecintaan kita kepada Kabupaten Musi Banyuasin,"ucapnya.
SEKAYU, INFOSEKAYU.COM  - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Musi Banyuasin (Muba) Beni Hernedi secara resmi melakukan pelantikan pengurus Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Muba periode 2022-2024 di Auditorium Pemkab Muba, Jumat (20/5/2022). 

Wakil Ketua I TP PKK Muba Susy Imelda Beni dimandatkan sebagai Ketua LKKS Kabupaten Muba untuk masa bakti tiga tahun kedepan bersama 22 pengurus lainnya sesuai dengan SK Bupati Muba Nomor 81 tahun 2022 tertanggal 31 Januari 2022. 

Dikatakan Susy, peran LKKS ini adalah membantu pemerintah sebagai lembaga non pemerintah, bersifat terbuka, independen dan mandiri. Pentingnya peran LKKS ini tentunya dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak, karena lembaga ini adalah salah satu mitra pemerintah untuk mengentaskan masalah sosial masyarakat. 

"Sesuai Instruksi Presiden nomor 3 tahun 2010 melalui program LKKS, melaksanakan penanggulangan kemiskinan melalui peningkatan dan intensitas pelayanan, penyediaan bantuan beasiswa, serta tindakan di bidang kesehatan/KB, pendidikan, rehabilitas dan perlindungan sosial dengan sasaran masyarakat yang berpenghasilan rendah, penyandang cacat, anak penyandang masalah sosial serta lanjut usia,"bebernya. 

Anggota DPRD Provinsi Sumsel ini juga menyebutkan, LKKS merupakan lembaga atau organisasi yang memberikan pelayanan konseling, konsultasi, pemberian informasi, penjangkauan, perlindungan, dan pendampingan bagi keluarga. Termasuk merujuk sasaran ke lembaga pelayanan lain yang mampu memecahkan masalahnya secara lebih intensif. 

"Kami berharap melalui pelantikan ini dapat memperkuat peran serta dalam mewujudkan kesejahteraan sosial dan memiliki tanggung jawab bersama, dalam memperkuat target ini secara berkelanjutan,"ujar Susy. 

Sementara itu Plt Bupati Beni Hernedi mengatakan, dalam mengoptimalkan peran LKKS perlu adanya dukungan dari berbagai pihak dalam melaksanakan tugas sebagai pengentasan masalah sosial di masyarakat. Adapun tugas LKKS adalah mengkoordinasikan lembaga atau organisasi sosial yang berada di daerah, membina organisasi dan berbagai macam organisasi masyarakat, mengembangkan model-model kesejahteraan sosial sesuai perkembangan kondisi sosial daerah maupun dalam lingkungan masyarakat dan menyelenggarakan forum komunikasi serta konsultasi organisasi masyarakat setempat. 

"Saya berharap kepada pihak-pihak terkait kiranya dapat mendukung program LKKS, agar dapat berjalan sebagai mana mestinya dan dapat juga mensosialisasikan kepada masyarakat. Selamat kepada jajaran pengurus LKKS Kabupaten Muba yang baru saja dilantik, saya berharap LKKS dapat berperan aktif mendukung Pemkab Muba dalam pembangunan sosial melalui inovasi dan model pelayanan yang inovatif,"pungkasnya. 

Ketua PMI Kabupaten Muba ini juga menyampaikan terkait penghargaan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan kepada Pemkab Muba atas percepatan dan pemenuhan kuota Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) tahun 2022, ini berkat kerja keras Pemkab Muba yang telah melakukan migrasi peserta BPJS sehingga dapat mengoptimalkan pelaksanan program jaminan kesehatan nasional. 

Menurut laporan Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Muba H Ibnu Saad SSos MSi, pelaksanaan kegiatan penetapan pengurus LKKS periode 2022- 2024 ini adalah, dengan mempedomani Peraturan Menteri Sosial RI nomor 6 tahun 2016 tentang tanggung jawab sosial badan usaha dalam penyelengaraan kesejahteraan sosial (Berita Negara Republik Indonesia tahun 2016 nomor 633). 

"Adapun tugas LKKS adalah mengkoordinasikan  lembaga atau organisasi sosial yang berada di daerah, membina organisasi dan berbagai macam organisasi masyarakat, mengembangkan model-model kesejahteraan sosial sesuai perkembangan kondisi sosial daerah maupun dalam lingkungan masyarakat dan menyelenggarakan forum komunikasi serta konsultasi organisasi masyarakat setempat,"paparnya.

PALEMBANG, INFOSEKAYU.COM - Sumatera Selatan (Sumsel) saat ini masuk dalam status kuning wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan ternak.

Hal ini disebabkan sudah ada sapi yang terdeteksi terjangkit penyakit tersebut.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel Ruzuan Effendi menyebutkan wabah PMK hewan ternak terdeteksi di tiga kabupaten dan satu kota.

Empat daerah yang terdeteksi hewan ternak terjangkit PMK, yakni Kabupaten Musi Rawas, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir (OKI), dan Kota Lubuklinggau.

Rincian hewan ternak yang terjangkit PMK, yaitu Lubuklinggau (10 ekor), Musirawas (4 ekor), dan masing-masing satu ekor sapi di Kabupaten Ogan Ilir dan OKI.

"Hewan ternak tersebut sebagian besar dilakukan potong paksa, empat ekor mati, serta dua ekor sedang diupayakan pengobatan dan isolasi agar tidak menulari hewan ternak lainnya, Ruzuan Effendi, Kamis (19/5).

Untuk mengantisipasi penyebarluasan wabah PMK di provinsi dengan 17 kabupaten dan kota itu, Gubernur Sumsel Herman Deru menginstruksikan agar pihaknya memperketat akses keluar dan masuk hewan ternak.

"Melalui upaya tersebut diharapkan wabah PMK tidak semakin banyak menjangkiti hewan ternak dan meluas ke kabupaten dan kota dalam wilayah Sumsel lainnya," ujar Ruzuan. (Antara)