Articles by "Headline"
Tampilkan postingan dengan label Headline. Tampilkan semua postingan

Infosekayu.com  - Curah hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Palembang, Sumatera Selatan sejak Rabu (5/10/2022) sore membuat hampir seluruh sudut kota mengalami banjir. Hal ini juga disebabkan meluapnya sungai musi.

Bahkan, hingga saat ini luapan air masih menggenangi beberapa ruas jalan hingga menimbulkan kemacetan karena banyaknya kendaraan yang mogok lantaran kemasukan air.

Pantauan di lapangan, ruas titik banjir tersebut berada di kawasan jalan R Soekamto, Sekip Bendung dan Seduduk Putih.

Di lokasi tersebut, air masih menggenangi jalan sekitar 20 sentimeter, sehingga banyak kendaraan yang ekstra waspada ketika melewati kawasan tersebut.

Stasiun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, curah hujan yang tinggi itu merupakan kejadian langka yang dialami selama 30 tahun terakhir. Berdasarkan catatan mereka, curah hujan ekstrem terakhir kali terjadi pada 6 Oktober 1980 lalu.

“Hujan deras yang mengguyur Palembang sejak Rabu sore hingga malam hari yang terakumulasi pada Kamis pagi mencapai 188,7 mm. Ini curah hujan tertinggi yang kedua tercatat. Sementara hujan tertinggi pertama sebesar 137 mm yang terjadi pada 6 Oktober 1980,” kata Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumatera Selatan Wandayantolis, dalam keterangan tertulis, yang diterima KOMPAS.com, Kamis (6/10/2022).

Dijelaskannya, potensi terjadinya hujan ekstrem ini telah mereka peringatkan sejak satu bulan lalu.

Penyebab curah hujan tersebut dikarenakan masih menguatnya La Nina dan IOD negatif yang mendorong peningkatan curah hujan selama musim hujan yang berlangsung pada 2022 sampai 2023.

“Fenomena cuaca skala sinoptik dan lokal merupakan faktor-faktor pendorong terjadinya hujan ekstrem tersebut. Secara umum Sumatera Selatan telah berada pada periode musim hujan dengan prakiraan sifat hujannya sebagian besar di atas normal. Artinya selama musim hujan 2022 dan 2023 curah hujannya akan berada di atas rata-rata,”jelasnya.

Dengan meningkatnya curah hujan di wilayah Palembang dan Sumatera Selatan potensi bencana hidrometeorologi tak dapat dihindarkan. Ia pun mengimbau kepada masyarakat yang berada di kawasan bencana untuk waspa.

“Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor. Untuk kewaspadaan perlu terus ditingkatkan dengan terus memantau peringatan dini BMKG dan himbauan dan pemerintah setempat,”imbuhnya. (Kompas) 


Jakarta, Infosekayu.com  - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan penetapan enam tersangka terkait tragedi Kanjuruhan, Malang. Ada tiga polisi yang ditetapkan sebagai tersangka.

Salah satu yang ditetapkan tersangka adalah Kabag Ops Polres Malang Wahyu S. Wahyu disebut mengetahui terkait adanya aturan FIFA tentang penggunaan gas air mata tapi tidak mencegah atau melarang pemakaian gas air mata.

Selain itu, Danki Brimob Polda Jatim berinisial H menjadi tersangka. Dia memerintahkan anggotanya menembakkan gas air mata di Stadion Kanjuruhan.

"Kemudian Saudara H Brimob Polda yang bersangkutan memerintahkan anggotanya untuk melakukan penembakan gas air mata," ujar Kapolri dalam jumpa pers, Kamis (6/10/2022).

Kasat Samapta Polres Malang Bambang Sidik Achmadi juga menjadi tersangka. Dia juga memerintahkan anggotanya menembakkan gas air mata. (detikNews)

Jakarta, Infosekayu.com  - Timnas futsal Indonesia gagal ke semifinal Piala Asia 2022. Tim Merah-Putih ditumbangkan Jepang dengan skor 2-3.

Laga perempatfinal Indonesia vs Jepang berlangsung di Saad Al Abdullah Hall, Kuwait City, Selasa (4/10/2022) malam WIB. Kedua tim bermain imbang 0-0 di babak pertama.

Indonesia mampu mencuri keunggulan 1-0 lebih dulu saat babak kedua baru berjalan dalam hitungan detik. Serangan balik yang cepat diakhiri dengan baik oleh Samuel Eko.

Jepang menggila setelah kebobolan dan membuat Indonesia terpaksa lebih banyak bertahan. Pertahanan anak asuh Mohammad Hashemzadeh pun runtuh juga oleh Sora Kanazawa saat laga tersisa delapan menit.

Gol tersebut membuat Jepang seperti berada di atas angin dan Indonesia tertekan. Jepang dalam waktu singkat mampu berbalik unggul 2-1 lewat gol Soma Mizutani.

Tertinggal 2-1, timnas Indonesia memutuskan melakukan skema permainan power play. Namun sayang taktik ini menjadi bumerang bagi skuat Garuda.

Melalui skema serangan balik, Higor Pires melihat posisi kiper Indonesia yang terlalu maju. Dia melepaskan tembakan yang masuk ke gawang Indonesia. Skor berubah menjadi 3-1 untuk keunggulan Jepang.

Meski dalam posisi tertinggal dua gol, Indonesia tidak menyerah. Kurang dari 1 menit sebelum babak kedua berakhir, Timnas Indonesia berhasil memperkecil kedudukan setelah Dewa Rizky Amanda sukses menceploskan bola dari umpan sepak pojok.

Pendukung Indonesia sempat bersorak gembira setelah tembakan Rio Pangestu berhasil masuk ke gawang Jepang. Namun, sayang gol itu tidak disahkan karena tepat sebelum Rio mencetak gol, waktu sudah habis, jadi Indonesia kalah 2-3 dari Jepang.

SEKAYU, INFOSEKAYU.COM - Pelaku UMKM di Bumi Serasan Sekate penuh dengan kegembiraan. Pasalnya, selama pelaksanaan Muba Expo 2022 berhasil membukukan transaksi mencapai Rp5.628.000.000.

"Alhamdulillah ini berkah bagi pelaku UMKM di Muba, dan rangkaian Muba Expo 2022 berjalan lancar dan sukses," ungkap Pj Bupati Apriyadi saat menghadiri Penutupan Muba Expo dan Festival Randik Dalam Rangka Peringatan
Hari Jadi Kabupaten Musi Banyuasin ke-66 Tahun 2022 di Lapangan
Terminal Randik
Sekayu, Selasa (4/10/2022) malam. 

Apriyadi berharap, capaian transaksi dari rangkaian Muba Expo 2022 dapat kembali menggairahkan semangat pelaku UMKM di Muba. "Perekonomian kembali bangkit, dan terus semangat menciptakan inovasi baru di bidang UMKM," harapnya. 

Sementara itu, Kepala Disdagperin Muba Azizah SSos MT menyebutkan rata-rata pengunjung selama pelaksanan Muba Expo mencapai 3-5 ribu orang, sedangkan total partisipan mencapai 127 booth. 

"Ada juga pedagang kuliner sebanyak 172 orang dan pedagang UMKM 55 orang, dimana transaksi harian yang diperoleh mencapai Rp546.000.000 dan sektor kuliner mencapai Rp258.000.000 dengan total perputaran transaksi selama 7 hari mencapai Rp5,6 Miliar," tandasnya.
Polres Muba, Infosekayu.com  - Pasca terjadinya tanah longsor yang menimpa rumah milik warga yaitu Sarkoni dan Ali, warga di RT.13 RW.005 Kelurahan Kayuara Kec.Sekayu kab.musi Banyuasin,  Selasa(4/10/2022), Kapolres Muba AKBP Siswandi yang diwakili Wakapolres Kompol Satria Dwi darma meninjau langsung lokasi bencana.

Dalam kunjungan tersebut, wakapolres yang didampingi kasat Sabhara, kasih humas dan personil sat Sabhara juga menyalurkan bantuan berupa sembako kepada warga yang tertimpa musiba, Selasa (04/10/2022).

Hari ini kita datang untuk mengunjungi korban dan memberikan sedikit bantuan kepada korban yang terkena bencana alam tanah longsor. Ini adalah bentuk kepedulian Polri khususnya Polres Muba kepada masyarakat, semoga dengan bantuan ini bisa meringankan beban saudara kita yang terkena musibah,” ujar Wakapolres.

Wakapolres juga menghimbau kepada warga masyarakat yang tinggal di bantaran sungai dan daerah rawan longsor agar selalu waspada jika terjadi turun hujan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat selalu waspada ketika terjadi hujan lebat terlebih pada daerah yang rawan tanah gerak atau tidak stabil karena bisa terjadi longsor,” tutupnya.

Kejadian longsor sebelumnya terjadi pada Selasa 04/10/2022, yang diakibatkan karena adanya hujan deras yang mengguyur di wilayah kec. Sekayu, sehingga mengakibatkan tebing yang berada dipinggir sungai Musi tersebut longsor mengenai dapur rumah milik warga di kelurahan kayuara kec.sekayu

Dalam kejadian tersebut meski tidak ada menimbulkan korban jiwa hanya kerugian material.
SEKAYU, INFOSEKAYU.COM  - Penjabat Bupati Musi Banyuasin Drs H Apriyadi MSi bersama Jajaran Forkopimda Muba menunjukan kemampuan menembaknya pada kejuaraan Menembak Executive dan Umum di Lapangan Tembak Polsek Sekayu, Senin (3/10/2022).

Lomba menembak yang diselenggarakan atas kerjasama Perbakin Muba bersama Kodim 0401/Muba dalam rangka Peringatan Hari Jadi Kabupaten Muba ke-66 dan Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-77 Tahun 2022 Kodim 0401/Muba.

Lomba menembak tersebut juga diikuti Dandim 0401 Muba Letkol Arm Dede Sudrajat SH, Kapolres Muba AKBP Siswandi SH Sik MH, Kajari Muba Markos Marudut Mangapul Simare Mare SH MHum, dan Ketua Pengadilan Agama Sekayu A Syarkawi SAg MH, Sekda Muba Musni Wijaya SSos MSi, dan pihak perusahaan dalam Kabupaten Muba.

Dalam kesempatan saat menjajal sebuah pistol magazine, Pj Bupati Muba berhasil meraih poin yang cukup baik. Beberapa tembakannya berhasil mengenai target yang telah ditentukan. 

Menurut Pj Bupati Muba, kegiatan olahraga menembak itu selain menyalurkan hobi juga melatih diri dalam mempertahankan keamanan negara.

"Terima kasih sudah menyiapkan acara ini, mudah-mudahan kegiatan kita hari ini baik eksekutif maupun umum dan berjalan baik," ujarnya 

Lanjut orang nomor satu di Bumi Serasan Sekate ini, dalam rangkaian HUT Kabupaten Muba dan HUT TNI, Pemkab Muba banyak menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang dapat memberikan hiburan untuk masyarakat yang sudah tiga tahun tidak melaksanakan kegiatan karena Pandemi Covid-19.

"Tahun ini kita mulai kembali menggelar berbagai kegiatan, yang dapat menggairahkan dan mengembangkan pelaku UMKM, Alhamdulillah semenjak kita melaksanakan kegiatan-kegiatan ini mereka bergairah kembali, memberikan semangat baru semenjak pandemi Covid-19 melanda," imbuhnya.

Sementara Dandim 0401 Muba Letkol Arm Dede Sudrajat SH mengatakan, perlombaan terbagi dua kategori, eksekutif dan umum.

"Target sasaran plat dan lesan dengan jarak tembak 15 meter, mudah-mudahan berjalan dengan lancar," pungkasnya.

Infosekayu.com - Ada tiga wilayah yang mendapat keistimewaan soal pelat nomor. Sebab ketiga wilayah tersebut resmi menggunakan pelat nomor hijau. Yup, menggunakan latar berwarna hijau tulisan hitam.

Wilayah tersebut yakni Batam, Bintan dan Karimun. Keputusan ini tertuang dalam Peraturan Kepolisian No. 7 Tahun 2021 tentang Registerasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor.

Sebab Batam, Bintan dan Karimun masuk kawasan Free Trade Zone (FTZ) atau perdagangan bebas.

Dirlantas Polda Kepri, Kombes Tri Yulianto menjelaskan, perbedaan warna pelat nomor kendaraan tersebut berdasarkan Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas.

Pelaksanaan kawasan perdagangan bebas itu diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK 04/2021 tentang pemasukan dan pengeluaran barang ke dan dari kawasan yang telah ditetapkan sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas yang kendaraan bermotor tidak boleh dioperasionalkan atau dimutasikan ke wilayah Indonesia lainnya.

Untuk kawasan FTZ sesuai aturan tersebut, warna hijau tulisan hitam untuk kendaraan di kawasan perdagangan bebas yang mendapatkan fasilitas pembebasan bea masuk dan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan," ucap Tri dikutip dari NTMC Polri, (30/9/22).

Dengan kata lain, kendaraan dengan pelat nomor hijau adalah yang dibeli tanpa dikenakan bea masuk.

Kendaraan tersebut hanya boleh beroperasi di Batam, Bintan dan Karimun.

Sementara kendaraan yang didatangkan dari luar negeri dan dikenakan bea masuk, diperlakukan sama dengan kendaraan lainnya dan bisa dioperasikan di luar kawasan perdagangan bebas.

Selain pelat nomor hijau dengan tulisan hitam, masih ada beberapa jenis pelat nomor lagi dengan warna yang berbeda-beda.

Keempat jenis pelat nomor kendaraan itu sah digunakan, oleh mobil atau motor. Namun, tidak sembarang terkait peruntukannya. Adapun untuk aturan mengenai arti dari warna pelat nomor kendaraan kini sudah diganti.

Awalnya mengacu pada Perkap Kapolri Nomor 5 Tahun 2012 tentang Regident Ranmor lalu menjadi Perpol Nomor 7 Tahun 2021 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor.

Pada Pasal 45, dijelaskan berbagai arti dari setiap warna pelat kendaraan bermotor.
Pertama untuk warna dasar putih dengan tulisan hitam untuk kendaraan bermotor perseorangan, badan hukum, Perwakilan Negara Asing (PNA) dan Badan Internasional.

Kedua warna dasar kuning tulisan hitam, ditujukan untuk kendaraan bermotor umum, baik kendaraan barang maupun angkutan penumpang.

Ketiga berwarna dasar merah dengan tulisan putih, dipasang untuk kendaraan bermotor instansi pemerintah.

Keempat berwarna dasar hijau tulisan hitam untuk kendaraan bermotor di kawasan perdagangan bebas yang mendapat fasilitas pembebasan bea masuk atau berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sementara kendaraan listrik, Korlantas Polri sudah menentukan pembeda TNKB-nya dengan memasang tanda tambahan khusus berupa warna biru. (Otomotifnet.com )

Infosekayu.com  - Mengantri ketika mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) atau bensin,  memang membutuhkan waktu yang cukup lama karena banyak orang lain yang membutuhkannya. Uniknya ada bapak-bapak yang berinisiatif melakukan kegiatan lain sambil menunggu gilirannya. 

Membeli bensin di SPBU Pertamina di jam-jam tertentu memang membutuhkan waktu yang cukup lama. Pasalnya banyak orang lain yang membutuhkan bensin untuk kendaraannya. Baik itu motor atau mobil dengan ukuran dan merek yang berbeda. 

Hal ini yang membuat orang-orang harus mengantri selama beberapa menit, bahkan berjam-jam demi mendapatkan bensin untuk kendaraan. Dalam menunggu giliran mendapatkan bensin, biasanya orang-orang hanya menunggu sambil berdiri atau duduk di kursi kemudi. 

Namun, tidak selamanya orang-orang melakukan hal tersebut. Ada kalanya orang-orang yang melakukan tindakan tidak biasa, sambil menunggu antrian bensin. Contohnya pada video yang diunggah oleh akun Instagram @kepoin_trending. 

Akun ini memperlihatkan antrian BBM yang berlangsung di sebuah SPBU Pertamina. Kondisi saat itu panas terik dan cukup banyak orang yang mengantri demi mendapatkan bensin untuk kendaraannya. Salah satunya adalah bapak-bapak ini. 

Uniknya bapak ini memiliki caranya sendiri ketika menunggu antrian bensin. Berbeda dengan yang lain, bapak-bapak ini memilih untuk menikmati makanan. Dengan santainya bapak-bapak itu santai makan siang, sembari menunggu antrian bensin. 

Bapak-bapak yang santai makan siang, sambil mengantri isi bensin pun viral di Instagram. Warganet  yang melihat video ini mendapatkan berbagai komentar dari warganet. 

“Menghargai bekal yang sudah dipersiapkan istri tercinta atau bahkan mungkin anandanya yang perhatian dengan si bapak,” ucap warganet. 

“Ide bapak ini bisa dicoba ini, lumayan bisa sambil sarapan atau  maksi,” imbuh warganet. 

“Utamakan makan teratur pak ya jaga kesehatan..soal perutnya motor mah belaKangan yang penting si empunya kenyang duluan,” ujar warganet.

“Daripada lambungnya kambuh mending makan sambil antri di pom, antriannya panjang lama. Nanti pingsan sambil nyetir mau gimana coba,” ungkap warganet. 

Hingga kini video masih banyak mendapatkan komentar dari warganet, dan video juga berhasil memperoleh 3.449 like dari warganet. (Suarayogja)

SEKAYU, INFOSEKAYU.COM  - Penjabat Bupati Musi Banyuasin Drs H Apriyadi MSi memimpin rapat finalisasi kajian evaluasi kelembagaan Perangkat Daerah Kabupaten Muba oleh Tim Kajian STIA LAN Bandung, di Ruang Rapat Guest House Griya Bumi Serasan Sekate, Kamis (29/9/2022).

Rapat tersebut diikuti oleh Asisten III Setda Muba Safaruddin, Kepala Perangkat Muba terkait, Wakil Direktur I Bidang Akademik Poltek STIA LAN Bandung Muhamad Nur Afandi SPd MT, dan Tim Kajian STIA LAN Bandung secara virtual.

Dalam kesempatan itu Ketua Tim Kajian STIA LAN Bandung Rofi Ramadhona Iyoega memaparkan hasil rekomendasi kajian penguatan kelembagaan Perangkat Daerah Kabupaten Muba dengan menerapkan tiga perspektif pengkajian, yakni yuridis/normatif, akademis atau teoritis, dan kebutuhan empiris. Ia menyebutkan ada beberapa unit dan fungsi perangkat daerah perlu di-merger hingga perubahan struktur organisasi.

"Seperti Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Tanaman Pangan Holtikultura, dan Dinas Perikanan. Kemudian Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan dan Anak dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, juga Dinas Koperasi Usaha Menengah Kecil Mikro, dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian, ke tujuh perangkat daerah ini perlu di aliansi atau merger mengingat ada unit dan fungsinya yang perlu disinergikan," paparnya.

Lanjutnya, ada juga perangkat daerah yang perlu di reorientasi, adalah Dinas Perhubungan bertambah urusan Penerangan Jalan Umum (PJU), sementara Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang berkurang urusan PJU.

Kemudian, Tim Kajian STIA LAN juga merekomendasikan refungsionalisasi Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, sebagai upaya memfungsikan kembali unit organisasi yang belum berkinerja optimal sesuai tugas.

"Terkait refungsionalisasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, ada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 mengamanatkan bahwa sub urusan kebakaran merupakan sub urusan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar bidang ketentraman ketertiban umum dan perlindungan masyarakat. Sub urusan kebakaran setara dengan sub urusan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar lainnya, yang meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum dan penataan ruang, perumahan rakyat dan kawasan pemukiman, serta sosial," beber Rofi.

Wadir I Bidang Akademik Poltek STIA LAN Muhamad Nur Afandi SPd MT merasa bersyukur proses penyusunan pengkajian penguatan kelembagaan Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Muba berjalan baik, hingga penyampaian laporan akhir sabagai tahap akhir pengkajian.

"Harapan kami, semoga ini menjadi masukan mengambil kebijakan dalam penguatan kelembagaan pemerintah Daerah Kabupaten Muba," ucapnya.

Sementara itu Pj Bupati Muba H Apriyadi mengucapkan terima kasih kepada Tim Kajian STIA LAN yang telah menyiapkan laporan akhir pengkajian evaluasi kelembagaan Perangkat Daerah Muba.

"Hari ini kita akan melakukan kesimpulan atas rekomendasi dan diskusi selama ini terkait rencana penataan kelembagaan 
Semoga hasil ini maksimal, tentu kedepan kita akan coba menindaklanjuti rekomendasi ini," pungkasnya.
SEKAYU, INFOSEKAYU.COM  - Ribuan warga Kabupaten Muba memadati LapanganTerminal RandikSekayu, Rabu (28/9/2022) malam pada rangkaian pembukaan Muba Expo dan Malam Puncak Perayaan HUT Kabupaten Muba ke-66. 

Semarak dan meriah tampak suasana membuat euforia yang tak terbendung setelah dua tahun event tahunan ini vakum karena pandemi COVID-19. 

Didampingi istri tercinta Hj Asna Aini Apriyadi, Forkopimda serta Kepala Perangkat Daerah Pemkab Muba tampak Pj Bupati Muba Drs Apriyadi MSi semangat menyaksikan fashion show hingga penampilan penyanyi dangdut Rara LIDA dan Asep Paken.

"Alhamdulillah kita masih diberikan kesehatan dan dapat memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Muba ke-66 di tahun ini," ungkap Pj Bupati Muba Drs Apriyadi MSi. 

Apriyadi berharap, di usia Kabupaten Muba ke-66 di tahun 2022 ini menjadi momentum untuk terus meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat Muba dan meningkatkan perekonomian dari segala sektor. 

"Mari kita bergandengan tangan untuk Bangkit Sinergi Membangun Muba untuk semua masyarakat Muba," tuturnya. 

Sementara itu, pada rangkaian acara malam Puncak HUT Muba ke-66 Rara LIDA dan Meggy Diaz tampak membius ribuan pengunjung. "Selamat hari jadi Kabupaten Muba ke-66, Bangkit Sinergi Membangun Muba," pungkas Rara.
MUBA, INFOSEKAYU.COM - Isu kerusakan lingkungan dan penekanan emisi menjadi konsen Pj Bupati Muba Drs Apriyadi MSi untuk upaya menjaga Kabupaten Muba. Selasa (27/9/2022) siang dengan menempuh perjalanan yang jauh, Pj Bupati Apriyadi mendatangi Blok Rehabilitas Suaka Margasatwa Dangku Desa Dawas Kecamatan Keluang. 

Bersama masyarakat kawasan hutan dan BKSDA Sumsel, Pj Bupati Apriyadi menanam ratusan pohon dan buah Durian, pohon Jengkol hingga Kayu Meranti. 

"Kita pulihkan ekosistem dan pengendalian karhutlah serta deforestasi dengan aksi nyata kita hari ini melalui gerakan tanam pohon," ujar Apriyadi. 

Mantan Kabag Kesra Pemkab Muba ini menyebutkan melalui penanaman pohon juga berdampak positif ke lingkungan dan perekonomian masyarakat. 

"Hari ini kita membuktikan kalau masyarakat kawasan hutan di 
Dangku Desa Dawas
Kecamatan Keluang mempunyai keinginan besar untuk menjaga hutan yang berkelanjutan," tuturnya. 

Apriyadi juga mengingatkan kepada masyarakat kawasan hutan Desa Dawas bahwasannya masyarakat diberikan kebebasan untuk mengelola lahan hutan. 

"Ingat masyarakat hanya diberikan porsi mengelola bukan untuk menjual lahan, jangan mau kalau ada Mafia lahan yang mau iming iming membeli lahan, urusannya bisa di pidana," tegasnya. 

Kandidat Doktor Unsri ini merinci, saat ini tercatat sudah 314 hektar lahan yang dikelola masyarakat dari total luas lahan sebesar 38 ribu hektar. "Di kawasan hutan Dangku ini juga ada sebanyak 51 KK warga yang mengelola lahan disini," urainya. 

Sementara itu, Kepala BKSDA Sumsel Ujang Wisnu Bharata SHut MSi aksi penanaman pohon yang dilakukan merupakan upaya untuk pemulihan Ekosistem dan pengurangan emisi gas rumah kaca Dalam Rangka
Mendukung Indonesia’s Folu Net Sink 2030.

"Dan hari ini Kabupaten Muba telah memulainya, kami sangat apresiasi komitmen dan support Pemkab Muba dalam menjaga lingkungan," tuturnya. 

Lanjutnya, aksi nyata ini juga telah meningkatkan serapan emisi serta membuat hutan tropis baru. "Aksi ini tentu harus melibatkan masyarakat secara langsung, dan Kabupaten Muba sangat mempunyai komitmen yang besar," tandasnya.
SEKAYU, INFOSEKAYU.COM - Persoalan sengketa tanah tak terlepas dari keberadaan mafia tanah yang seringkali memanfaatkan situasi. Dalam kaitan ini Pemkab Muba bersama BPN serta Forkopimda mempunyai komitmen besar untuk menekan persoalan agraria yang tak jarang merugikan masyarakat kecil. 

Hal ini dipertegas Pj Bupati Muba Drs Apriyadi MSi saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) dalam Peringatan Hari Ulang Tahun ke-62 Undang-undang Nomor 5 tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-pokok Agraria (UUPA) tahun 2022 atau Hari Agraria dan Tata Ruang (Hantaru) di Halaman Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Muba, Senin (26/9/2022).

"Harus kita akui saat ini mafia tanah masih bergentayangan, bisa-bisa malah kita menjadi korban. Sesuai arahan pak Menteri ATR/BPN kita turut terlibat memberantasnya," tegas Apriyadi. 

Dikatakan, saat ini Pemkab Muba bersama BPN Muba sedang gencar menjalankan program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL). Nah, program ini diyakini dapat memininalisir keberadaan Mafia tanah di Muba. 

"Mari kita support program PTSL ini dan menyasar tanah-tanah masyarakat hingga ke kawasan pelosok di Muba," ujarnya. 

Dalam kesempatan itu, Apriyadi mengucapkan selamat pada peringatan Hantaru 2022 yang mengusung tema, "Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional cepat, berkualitas dan tangguh" akan mewujudkan percepatan transformasi digital dalam sistem pelayanan publik, pengaduan, perizinan, penanganan masalah, dan data base yang akan menyebabkan layanan kepada masyarakat yang transparan, cepat, efektif,dan efisien.

"Semoga sinergi Pemkab Muba bersama BPN Muba akan menghasilkan program-program yang berdampak positif untuk masyarakat Muba," ulasnya. 

Usai pelaksanaan Upacara Peringatan Hantaru ke-62, secara Simbolis Pj Bupati Muba didampingi Kepala ATR/BPN Muba Ahmad Aminullah SH MKn menyerahkan sertifikat tanah. Pertama sertifikat hak pakai Pemkab Muba, sertifikat hak pakai Pemerintah RI Kementerian Keuangan RI, sertifikat PTSL atas nama Ahmad Priyanto, sertifikat PTSL atas nama Triyono dan sertifikat PTSL atas nama Juliandi SE.

Turut hadir dalam upacara, Dandim 0401 Muba Letkol Arm Dede Sudrajat SH,  Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Muba H Musni Wijaya SSos MSi, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Muba H Yudi Herzandi SH MH dan Kepala BPKAD Muba H Zabidi SE MM.
SEKAYU, INFOSEKAYU.COM - Pengawasan obat dan makanan mempunyai implikasi yang luas terhadap kesehatan masyarakat. Sebagai konsumen makanan, masyarakat membutuhkan perlindungan dari risiko peredaran produk pangan yang tidak memenuhi syarat. 

Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Bupati Muba H Apriyadi melalui Asisten Administrasi Umum Setda Muba Drs Syafaruddin MSi, saat membuka acara seminar Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) Keamanan Pangan, Senin (26/9/2022) di Gedung Dharma Wanita Sekayu. 

“Melalui kegiatan ini kita harapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pangan yang aman, bermutu dan bermanfaat serta meningkatkan peran berbagai pihak dalam pengawasan makanan yang beredar di masyarakat,”Kata Syafaruddin.

Lanjutnya, pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang pemenuhannya merupakan hak asasi manusia, sehingga harus tersedia dalam jumlah yang cukup, aman dan bergizi. Namun, pada 
keadaannya masih ditemukannya  produk pangan yang tidak memenuhi persyaratan. Masih banyak dijumpai kasus keracunan makanan. Bahkan Diare merupakan penyakit yang paling banyak terjadi. 

"Untuk itu, seminar Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) Keamanan Pangan ini sangat penting, untuk memberikan pemahaman agar kita semua dapat memilih pangan sesuai dengan standarnya dan terbebas dari berbagai penyakit,"ungkapnya. 

Sementara, Ketua pelaksana kegiatan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Maryadi SKM MKes menyampaikan, masyarakat pada umumnya beranggapan bahwa  makanan yang dikonsumsi dianggap sebagai sumber energi. Padahal lebih dari itu, didalam makanan yang akan dikonsumsi harus terdapat kuantitas dan kualitasnya. 

"Jadi kita harus mengetahui kuantitas maupun kualitas yang akan dikonsumsi. Apakah yang makanan yang dikonsumsi mempunyai manfaat atau tidak. Karena makanan dapat mempengaruhi kesehatan seseorang,"ungkapnya. 

Disampaikan juga oleh Maryadi, bahwasanya melalui Seminar Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) Keamanan Pangan bertujuan, untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat agar dapat melindungi dirinya dari makanan yang tidak memenuhi ketentuan dan mengerti akan pentingnya keamanan pangan.

"Dengan ini, dapat kami laporkan peserta yang mengikuti seminar (KIE) Keamanan Pangan sebanyak -+ 200 orang. Diharapkan yang hadir dapat mengikuti seminar ini dengan sungguh-sungguh, kemudian bisa menyampaikan informasi yang didapatkan ini  kepada keluarga, teman dan para tetangga,"tandasnya.

Infosekayu.com - Sumatera Selatan (Sumsel) mengungkapkan terus mengawal persiapan guna menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 yang bakal berlangsung Mei-Juni 2022 di Indonesia.

Gubernur Sumsel Herman Deru memastikan Sumsel dapat menjadi tuan rumah yang sukses sesuai dengan harapan negara dan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA).

"Di titik ini nanti (Stadion Sriwijaya) akan dilaksanakan pertandingan tingkat dunia U-20. Kita harus bersiap diri tidak hanya lapangan namun semuanya,” kata Herman Deru.

Herman Deru menilai upaya yang dilakukan dalam memperbaiki rumput dan mempercantik Stadion Jakabaring sudah dapat terlihat dengan kasat mata. Ia mengajak semua pihak terkait dan masyarakat untuk turut serta dalam mensukseskan perhelatan sepak bola bergengsi itu.

Pengalaman menjadi tuan rumah beragam ajang skala internasional, SEA Games dan Asian Games, Sumsel semakin percaya diri karena sarana dan prasarana yang tersedia sudah memenuhi standar FIFA.

Kini yang menjadi perhatian yakni bagaimana mempercantik Kota Palembang karena akan didatangi para tamu manca negara.

Herman Deru mengharapkan perbaikan beragam sarana dan prasarana umum dapat dilakukan sedini mungkin.

“Adanya penundaan ini justru membuat kita lebih matang dalam persiapan,” ujarnya. [ANTARA]


Infosekayu.com  – Korlantas Polri mulai menerapkan pelat nomor kendaraan atau Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) berwarna putih. Aturan perubahan warna pelat nomor itu tertuang dalam Perpol Nomor 7 Tahun 2021 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor.“

TNKB kendaraan motor perseorangan, badan hukum, Perwakilan Negara Asing (PNA), dan juga Badan Internasional akan berwarna putih dengan tulisan hitam,” bunyi Pasal 45, seperti dikutip Jumat (23/9/2022). Sebelumnya, pelat nomor kendaraan berwarna dasar hitam dengan tulisan putih. 

Adapun pada pelat nomor putih ini menggunakan warna dasar putih dan teks berwarna hitam. Perubahan tersebut bertujuan untuk mendukung program Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik.

Dalam pelaksanaan tilang elektronik, polisi lalu lintas kerap mengalami kendala dalam mengidentifikasi pelat nomor pengendara. Pasalnya pelat nomor dengan dasar hitam sulit tertangkap kamera dan menghasilkan rekaman yang kurang akurat.

Misalnya, angka 5 yang sering terbaca menjadi S sehingga menyulitkan polisi lalu lintas untuk melakukan identifikasi pada pelat kendaraan.

Kemudian pelat nomor putih ini akan mulai dipasangkan pada kendaraan yang baru dibeli pada masa pemberlakukan pelat warna ini. Selain itu, kendaraan yang masa berlaku pelatnya habis dan perlu memperpanjang serta berubah pemilik kendaraan, juga harus mengganti dengan pelat nomor putih.

Adapun kebijakan perubahan pelat nomor warna putih ini mulai berlaku pada Juni 2022. Oleh karena itu, rencananya pada tahun 2027 semua pelat nomor kendaraan sudah berganti menjadi warna putih.

Kendati demikian, belum semua kendaraan boleh menggunakan pelat nomor tersebut. Jika ada yang mengganti tidak sesuai dengan prosedur maka akan tetap dianggap sebagai pelanggaran.S Sementaraitu, penggantian pelat nomor putih ini tidak dikenakan biaya. (NESIATIMES)

BANYUASIN, INFOSEKAYU.COM  - Truk trailer pengangkut alat berat mogok di Jalan Lintas Timur Palembang-Betung tepatnya di KM 34 seputaran RM Barokah Desa Langkan Kecamatan Banyuasin III, mogok dan melintang di jalan, Minggu (25/9/2022) pagi.

Truk trailer yang mogok menutupi badan jalan, berimbas pada lalu lintas dari dua arah tidak dapat melintas. Kemacetan diperparah, karena ulah dari setiap pengendara yang berupaya mendahului. Sehingga membuat arus lalu lintas menjadi terkunci di dua sisi jalan Palembang-Betung.

"Macet sudah dua jam, katanya ada truk mogok melintang. Tetapi saya tidak tahu pasti, karena kendaraan tidak bisa bergerak"ujar Husin pengendara yang terjebak macet di Jalan Palembang-Betung.

Personil PATAKA Satlantas Polres Banyuasin yang mendapat informasi adanya trailer pengangkut alat berat yang mogok dan melintang di tengah jalan, langsung mendatangi lokasi.

Setidaknya, membutuhkan waktu selama satu jam setengah untuk mengevakuasi trailer yang mogok dan melintang di tengah jalan.
Kesulitan mengevakuasi trailer ini, karena alat berat yang diangkut trailer tersebut.

Kasatlantas Polres Banyuasin AKP Ricky Mozam ketika dikonfirmasi membenarkan adanya trailer yang mogok karen patah as roda.

Saat patah as roda, posisi trailer baru hendak keluar dari rumah makan sehingga membuat badan trailer melintang di badan jalan.

"Karena patah as roda, sehingga membuat trailer tidak dapat bergerak. Personil di lapangan, meminta agar trailer diperbaiki sementara untuk bisa dilakukan evakuasi," ujar Ricky.

Selang satu setengah jam, trailer bisa lakukan evaluasi dengan dimundurkan ke halaman rumah makan. Personil Satlantas Polres Banyuasin, melakukan pengaturan di dua sisi jalan lantaran terkunci karena semua kendaraan mengambil lajur di dua sisi jalan. Cukup lama, personil Satlantas Polres Banyuasin untuk melakukan penguraian arus lalulintas karena kedua arah.

Karena, kendaraan yang sudah memadati kedua jalur jalan untuk saling mendahului ketika terjadi kemacetan.

"Cukup lama mengurai kendaraan, sampai anggota harus mengendarai motor untuk memberikan himbauan kepada pengendara agar tidak saling mendahului," uajr Ricky.

Selain itu, Ricky juga menghimbau kepada para pengendara untuk tidak saling mendahului ketika ada truk yang mogok di Jalan Lintas Timur Palembang-Betung.

Hal ini dapat membuat kondisi arus lalulintas dari dua terkunci.

Sehingga, setelah kendaraan selesai dievakuasi akan sulit kembali untuk melakukan penguraian arus lalulintas karena terkunci. Kondisi Jalintim saat ini sudah normal dan bisa dilalui kendaraan.

"Kami harapkan, kerjasama seluruh pengendara. Memang, semuanya mau cepat sampai tujuan. Akan tetap, bila kondisi jalan yang terkunci maka akan butuh waktu untuk diurai. Bila patuh dan tidak saling mendahului, maka setelah kendaraan selesai dievakuasi kondisi arus lalulintas bisa cepat terurai," pungkasnya. (Sripoku)

Infosekayu.com - Bersamaan digelarnya kegiatan HUT Lalu Lintas ke-67 Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Toni Harmanto MH meminta meminta Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) untuk memberikan edukasi dan himbauan kepada masyarakat dalam hal budaya tertib berlalu lintas. Ia menerangkan, bahwa dengan membudayakan tertib berlalu lintas akan menekan angka pelanggaran hingga angka kecelakaan yang ada di Sumsel.

“Kita mencatat ada sekitar 25.000 pelanggaran yang dilakukan masyarakat kita dalam berlalu lintas,” katanya Toni saat usai digelarnya HUT lalu lintas ke-67 di lantai 7 gedung Presisi Mapolda Sumsel, Kamis (22/9/2022).

Lanjut Toni beberkan bahwa data ini berdasarkan data yang terekam Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang tersebar diwilayah provinsi Sumsel.

“Hal ini merupakan inovasi dalam masalah lalu lintas dimana Polda kita merupakan Polda terbanyak dalam hal pemasangan ETLE secara nasional dan khususnya se-Sumatera,” bebernya.

Lebih lanjut dia ungkapkan akan ada 65 titik ETLE yang tersebar diwilayah Sumsel untuk mencatat jumlah pelanggaran dengan harapan masyarakat dapat tergerak dan bisa membudayakan tertib berlalu lantas.

“Terima kasih kepada Ditlantas dan jajarannya, atas kerja kerasnya dan mendapatkan hasil yang signifikan dari sebaran ETLE yang ada di Sumsel,” ucapnya Toni.

Oleh karena itu Toni meminta kepada Ditlantas agar terus melakukan inovasi sehingga akan menekan permasalahan berlalu lintas di Sumsel.

“Teruslah melakukan evaluasi, untuk mendapatkan hasil yang luar biasa dengan menekan angka kecelakaan hingga pelanggaran lalu lintas,” imbuhnya.

Terakhir dia berpesan kepada seluruh personel, khususnya anggota Ditlantas Polda Sumsel dan jajaran menjadi polisi petarung yang mampu memberikan warna dan dicintai masyarakat. “Saya juga mengucapkan selamat HUT Lalu Lintas ke-67, semoga semakin maju dan inovatif, ” tutupnya Toni.

Infosekayu.com - Propam Polda Sumsel menempatkan oknum anggota Polda Sumsel, Aipda Syafruddin (42) di tempat khusus. Alias ditahan.

Aipda Syafruddin diduga menyewakan lahan gudang di Jalan Mayjend Satibi Darwis, Kecamatan Kertapati, Palembang kepada BR, yang akhirnya diamuk si jago merah Kamis, 22 September 2022 siang.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhammad Ngajib didampingi Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi dan Kasi Propam Polrestabes Palembang, Kompol Agustan Kesuma Nuryadin mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan akhirnya Aipda Syafruddin dilakukan tindakan tegas.

"Yang bersangkutan sudah dilakukan tindakan tegas berupa ditempatkan di tempat khusus di Polrestabes Palembang, mulai terhitung 23 September hingga 23 Oktober 2022 mendatang, " tegas Kombes Pol Ngajib kepada wartawan, Sabtu 24 September 2022.

Selama 30 hari ditempatkan di tempat khusus, penyidik Propam Polda Sumsel akan terus melengkapi berkas perkara.

"Yang bersangkutan melanggar kode etik profesi Polri, terkait permasalahan kebakaran maupun gudang minyak pengepul solar tersebut," ujarnya.

Untuk perkara pelanggaran kode etik profesi Syafruddin, menurut dia, ditanggani Provost Polda Sumsel.

“Disini hanya untuk ditempatkan sementara,” ungkap orang nomor satu di Polrestabes Palembang Sumsel ini.

Sedangkan untuk kasus ini lanjut Kombes Pol Ngajib mengatakan, hingga saat ini pemeriksaan masih terus berlanjut sesuai Perkap No 7 Tahun 2022 tentang KEPP dan KKEP.

"Saat ini kami masih terus melengkapi berkasnya. Tetap kami akan tindak dan proses sesuai hukum yang berlaku di negara Republik Indonesia, dan selama di tempat khusus oknum polisi tersebut akan terus dilakukan pemeriksaan terkait masalah ini," tutupnya.  

Sat Reskrim Polrestabes Palembang sudah memanggil dan memeriksa sekaligus minta keterangan pemilik lahan dan rumah yang terbakar.

Yakni anggota Polda Sumsel inisial SP, yang diketahui lahannya dipakai untuk lokasi penimbunan solar, kemudian terbakar hebat.

Kata Kapolrestabes Kombes Pol Mokhammad Ngajib didampingi Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi, hasil pemeriksaannya, diketahui kalau lahan pekarangan rumah SP disewakan kepada BR sudah lima bulan.

Setiap bulan dikenakan sewa sebesar Rp5 juta.

“SP sudah pernah tanya ke BR terkait asal usul solar tersebut. Namun dari pengakuan SP, yang bersangkutan (BR, red) terus-terusan menghindar ketika ditanya soal itu. Dia tidak tahu apakah solar itu ilegal atau tidak,” ungkapnya dikutip dari koran sumeks, Sabtu 24 September 2022.

SP hanya mengetahui lahan yang dia sewakan dijadikan gudang penyimpanan solar. Kapolrestabes menambahkan, status SP hingga saat ini hanya dimintai keterangan sebagai saksi.

“Namun bila nanti hasil pengembangan turut serta ikut, akan lain ceritanya. Yang pasti, kita akan menindak tegas hal tersebut, terutama soal penimbunan solar subsidi ini,” tandasnya. Selain SP, penyidik juga memeriksa K dan S, dua karyawan BR.

”Dari pemeriksaan tiga orang saksi ini, kami menyimpulkan kebakaran disebabkan percikan api ketika pemindahan solar ke tempat penampungan. Ada unsur kelalaian di sana, ” ujar Ngajib, Sedangkan BR kini dalam pencarian.


“Saya imbau BR menyerahkan diri secara baik-baik,” tegas Ngajib, Jumat 23 September 2022.(palpres.com)

INFOSEKAYU.COM  – Warga Kelurahan Indralaya Indah, Kabupaten Ogan Ilir geger lantaran tiba-tiba muncul semburan lumpur dari dalam tanah di belakang asrama putri Sekolah Menara Fitrah. 

Bahkan ketinggian semburan lebih dari 100 meter. Fenomena alam itu terjadi akibat aktivitas penggalian sumur bor di lokasi, yang berada di Jalintim Palembang-Indralaya KM 35. 

Pantauan di lapangan, warga berduyun-duyun mendatangi lokasi sumur bor yang masih dalam pengerjaan. Semakin malam, wargapun makin ramai memadati lokasi. Bahkan mereka bergantian mengabadikan fenomena alam ini.

Informasi yang berhasil dihimpun, Sekolah Menara Fitrah Indralaya mendapatkan bantuan sumur bor dari Pemprov Sumsel untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

Di Ogan Ilir, ada 6 titik lokasi sekolah islam yang mendapatkan bantuan sumur bor. 

Antara lain, Ponpes Attauhid Pemulutan, Sekolah Menarah Fitrah Indralaya, RU Alquran Payaraman, dan sebagainya.

Menurut pengurus Yayasan Menarah Fitrah Mut-in, Sabtu, 24 September 2022 malam, empat hari lalu ada tim yang menggali sumur menggunakan bor di belakang Asrama Putri Sekolah Menara Fitrah. 

Tidak terjadi apapun selama pengeboran berlangsung. 

“Namun pada hari ini sekitar pukul 18.30 WIB, tiba-tiba saya dipanggil oleh salah seorang yang mengerjakan sumur bor tersebut. Ini sumurnya keluar air lumpur, kemarin pada saat penggalian 75 meter, belum ada air yang keluar,” katanya. 

Kemudian, saat penggalian sampai di kedalaman 100 meter, ia melanjutkan, air juga belum didapat. Namun tiba-tiba sesaat kemudian dari dalam tanah keluar air lumpur. 

“Sampai saat ini semburan keras air lumpur dan bunyi deru seperti air ombak di laut terus terdengar," terang Mut-In.

Menurutnya, kejadian tersebut belum pernah terjadi di sekolahnya."Kami telepon kepala pelaksananya. Dia bilang hal ini bisa di atasi. Namun harus masukkan pipa. Tapi sampai saat ini tidak datang. Di asrama putri, ada 16 siswi, yang sudah kami evakuasi ke asrama lainnya demi keamanan," katanya.

Sekitar pukul 21.10 WIB, Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar Mawardi langsung meninjau ke lokasi fenomena semburan air lumpur. Bahkan ia langsung melihat dengan jarak 15 meter dari lokasi semburan.

Warga Indralaya, Lubis mengaku sangat khawatir dengan fenomena ini. Apalagi, rumahnya berada dekat dengan sekolah tersebut, sekitar 150 meter dari lokasi.

"Jangan sampai seperti kejadian seperti lumpur Lapindo. Namun kami cemas dan khawatir karena hal tidak pernah terjadi di sini. Diharapkan pihak terkait segera mengatasinya demi keamanan warga. Alhamdulillah, Pak Bupati Panca langsung meninjau sekolah ini untuk melihat langsung semburan air lumpur," tuturnya. (Palpres)

SEKAYU, INFOSEKAYU.COM - Tendangan pertama Penjabat (Pj) Bupati Musi Banyuasin H Apriyadi MSi, didampingi Dandim 0401 Muba Letkol Arm Dede Sudrajat SH, Kapolres Muba AKBP Siswandi SH SIK MH serta Pj Sekda Musni Wijaya SSos MSi menandakan secara resmi telah dibukanya Muba Futsal Championship dalam rangka
memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Musi Banyuasin
ke-66 dan Hari Ulang Tahun Karang Taruna ke-62, Sabtu (24/9/2022) di Stable Berkuda
Sekayu.

Dengan semangat yang membara Pj Bupati menyampaikan, diadakannya Muba Futsal Championship ini tujuannya selain mencari bibit baru juga untuk memupuk rasa persaudaraan semua tim yang akan bertanding.

"Untuk itu, junjung tinggi sportifitas dalam bertanding jaga kekompakan, bermain dengan baik dan tunjukkan bagaimana bermain yang baik terutama dalam ajang ini yang merupakan momen silaturahmi,"Ungkap Apriyadi. 

Lanjutnya, kegiatan semacam ini merupakan salah satu langkah positif yang harus didukung. Sebab, gairah olahraga di Bumi Serasan Sekate ini sedang tumbuh dan digemari dari berbagai kalangan.

"Maka nya, kembali saya tegaskan agar seluruh tim mengedepankan sportifitas. Karena ajang ini tidak semata-mata mencari siapa juara tetapi bagian dalam melatih kita untuk memiliki jiwa-jiwa atlet yang sejati. Selamat bertanding untuk seluruh tim, mari kita sama-sama sukseskan Muba Futsal Championship ini,”tegasnya. 

Sementara, Ketua Afkab Muba Akhmad Toyibir SSTP mengatakan, Muba Futsal Championship 2022 dalam rangka
memperingati HUT Muba
ke-66 dan HUT Karang Taruna ke-62, akan digelar selama 5 (lima) hari yang dimulai dari tanggal 24 September hingga 28 September 2022. 

Adapun peserta yang mengikuti Muba Futsal Championship terdapat 2 kategori yaitu, kategori kelompok OPD yang berjumlah 25. Kemudian, kategori peserta U18 32 Tim. 

"Ada banyak harapan dari kegiatan Muba Futsal Championship salah satunya ialah, dapat menghasilkan talenta-talenta bibit terbaik dari pemain futsal, yang nantinya akan kita persiapkan untuk mengikuti Porprov di tahun 2023,"tandasnya.