Articles by "Headline"
Tampilkan postingan dengan label Headline. Tampilkan semua postingan
SEKAYU, INFOSEKAYU.COM - Pemkab Musi Banyuasin melalui Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Muba menggelar bimbingan teknis Pendataan Lengkap dan Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (PL-KUMKM) bagi Enumerator tahun 2022.

Bimtek bertajuk "Data Tunggal Menjadikan Program Koperasi dan UMKM tepat, Terukur dan Akuntabel" ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Selatan Ir H Amiruddin MSi ditandai dengan pengalungan tanda peserta, diikuti oleh 78 orang peserta, Selasa (24/05/2022) berlangsung di Gambo Hotel and Ressidence Sekayu.

Kegiatan ini juga disupport dan didukung oleh Bank Sumsel Babel cabang Sekayu. Sebagai bentuk supportnya dan dukungannya Bank Sumsel Babel akan memberikan bantuan baju dan Topi seragam kepada 78 peserta UMKM Muba.

Dalam arahannya, Kepala Dinas Koperasi dan UMK Provinsi Sumsel Ir H Amiruddin MSi menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut dan apresiasinya kepada kepada para peserta yang antusias mengikuti Bimtek. 

Menurutnya, kegiatan ini akan membawa dampak positif bagi koperasi UMKM di dalam Kabupaten Muba. Selain itu, ia juga menyampaikan ucapan terima kasih atas support dan dukungan Bank Sumsel Babel kepada Pemkab Muba dalam memajukan kesejahteraan UMKM. 

"Semoga kegiatan bimtek ini dapat berjalan dengan lancar, dan diharapkan juga kepada para peserta untuk dapat mengikuti pelatihan ini dengan serius. Sehingga apa yang didapatkan pada hari ini bermanfaat bagi kita semua,"tandasnya. 

Sementara, kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Muba Ir Zulfakar MSi melalui Sekretaris Dinas koperasi dan UKM Drs H Muhammad Jaya dalam sambutannya berharap dengan adanya Bimtek Enumerator ini dapat memberikan pemahaman kepada Enumerator terkait penggunaan aplikasi pendataan, penjelasan mengenai kategori lapangan usaha yang menjadi target pendataan, serta data-data UMKM yang harus ditanyakan saat wawancara.

Dikatakan Muhammad Jaya, bahwa kegiatan Bimtek yang dilaksanakan ini dalam rangka mempercepat proses pembangunan basis data tunggal KUMKM. Selain itu, memberikan pemahaman dan menyampaikan aplikasi tentang pendataan satu data koperasi dan usaha mikro kecil dan menengah, sehingga dapat meningkatkan kualitas SDM yang berdaya saing. 

"Kegiatan ini berdasarkan petunjuk pelaksanaan pendataan lengkap Koperasi dan UMKM nomor 10 tahun 2020, Kemudian peserta bimtek ini berjumlah 78 orang. Kepada para peserta selamat mengikuti bimtek ini, semoga apa yang didapatkan pada hari ini bermanfaat,"tandasnya.
Sanga Desa , Infosekayu.com  -
Kurang dari 1x 24 jam Jajaran Polsek Sanga Desa di bantu Uni Pidum Sat- Reskrim Polres Muba membekuk pelaku pembunuhan terhadap Riyan (22) warga 
Desa Kemang Kecamatan Sanga Desa Musi Banyuasin.

Kedua pelaku yakni Ilham Brades (32) Warga Desa  Tanjung Raya  Kecamatan Sanga Desa,Muba dan Murni (47) warga 
Desa Menggala Kota Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang Lampung.

Kapolsek Sanga Desa Iptu Imam Dipsa Maulana S.TR.K Mewakili Kapolres Muba Akbp Alamsyah Pelupessy, SH, S.ik, M.si mengatakan Setelah mendapatkan informasi tentang terjadinya peristiwa tersebut tersebut anggota Reskrim dibantu Sat Reskrim Polres Muba dipimpin Kanit Pidum Polres Muba Iptu Dedi Kurniawan SH dan Kanit Reskrim Ipda Nasirin SH beserta Anggota langsung menuju tempat kejadian dan melakukan pengejaran terhadap pelaku kejahatan.

"Kemudian  sekitar pukul 05.00 wib pelaku berhasil diamankan dirumah nya didesa Tanjung raya,selanjutnya pelaku dan barang bukti berupa satu bilah pisau diamankan dan dibawa kemapolsek Sanga Desa guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut." Ungkap Dipsa

Untuk motifnya sendiri, dijelaskan Dipsa yakni pelaku tersinggung dengan korban.

"Jadi pada saat kejadian pelaku menunggu korban melintas lewat depan rumah tersangka Ilham saat korban dengan menggunakan sepeda motor akan melintasi rumah,terlihat oleh tersangka Ilham dan langsung mengejar korban yang diikuti oleh Terasangka murni,melihat kedua pelaku mengejarnya,korban langsung terjatuh dari sepeda motor miliknya." Ujarnya ke liputan tribratamubanews. Com

Lanjut Dipsa, kemudian korban berlari kedalam semak belukar, namun kedua tersangka terus mengejar korban kedalam semak belukar.

" Saat bertemu korban, kemudian tersangka Ilham yang pertama kali mengejar dan menusuk korban sebanyak dua kali pada bagian pinggang belakang sebelah kiri dan menikam bagian belakang ketiak korban yang disusul murni langsung membacok korban berkali kali kearah tubuh korban, Paparnya

Ditambahkannya lagi akibat kejadian tersebut korban mengalami - luka bacok pada wajah sebelah kiri, luka bacok pada telapak tangan kiri, luka bacok pada bawah ketiak sebelah kiri, luka bacok, " Korban mengalami luka bacok pada paha sebelah kiri, luka bacok pada betis kaki kiri, luka tusuk pada bokong sebelah kiri, luka bacok pada paha kanan, luka bacok pada mata kaki sebelah kanan, luka memar perut samping kanan,  yang mengakibatkan korban meninggal dunia sampai di puskesmas Babat Toman." Jelasnya.

Diketahui pembunuhan terjadi yang di Dusun VII Desa.Keban 1 Kecamata Sanga Desa Musi Banyuasin. Minggu  (22 /5/2022) sekitat pukul 14.00 WIB.

 Informasi yang dihimpun dari masyarakat telah terjadi perkelahian yang mengakibatkan korban atas nama Ryan dengan mengalami luka bacok di pipih sebelah kiri sepanjang 15 cm dan lebar 3cm.(Omi/liputantribratamubanews.com)

BANYUASIN, INFOSEKAYU.COM - Kecelakaan terjadi di Jalan Lintas Timur tepatnya di Jalan Palembang Betung KM 28 Desa Lalang Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin, Selasa (24/5/2022) pukul 05.00 WIB.

Kecelakaan ini, melibatkan mobil Suzuki APV BD 1728 K dengan truk pengangkut bahan bangunan BG 8610 UV.

Kecelakaan terjadi, diduga karena sopir mobil APV mengantuk sehingga hilang kendali dan menabrak truk yang datang dari arah berlawanan.

Kasatlantas Polres Banyuasin AKP Ricky Mozam yang ditemui menuturkan, kronologis kecelakaan yang terjadi di Jalan Lintas Timur terjadi sekitar pukul 05.00 wib di KM 28 Desa Lalang Kecamatan Sembawa Banyuasin.

"Mobil Suzuki APV nopol BD 1728 K dikemudikan Iwan. Di dalam mobil itu berpenumpang Sobirin, Sari, Sutri, Novi. Dari pengecekan kami di lapangan dan keterangan saksi, bila sopir ini mengantuk sehingga hilang kendali," ujar Ricky.

Mobil APV yang dikemudikan Iwan, datang dari arah Jambi tujuan Palembang.

Saat tiba di lokasi kejadian, diduga sopir yang mengantuk hilang kendali dan masuk ke jalur berlawanan.

Namun, saat yang bersamaan, datang dari arah berlawanan truk bermuatan bahan bangunan nopol BG 8610 UV yang dikemudikan Febriansyah.

Karena tidak dapat dihindari lagi, sehingga membuat tabrakan antara kedua kendaraan tidak dapat dihindari lagi.

"Sopir mobil APV yakni Iwan mengalami patah kaki kanan dan kiri di bawa ke RS Siti Khodijah Palembang. Sedangkan penumpang mobil yakni Sobirin mengalami luka robek di pelipis kanan, Novi mengalami patah kaki, Sutri mengalami patah kaki dan Sari mengalami luka lecet. Semuanya sudah dievakuasi ke RSUD Banyuasin," katanya. (Tribunsumsel) 

PALEMBANG, INFOSEKAYU.COM - Pemerintahan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) optimis Para Kalifah Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) asal Kabupaten Muba dapat memberikan prestasi yang terbaik. Hal ini terungkap saat Pengelepasan Kalifah Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIX Kabupaten Musi Banyuasin untuk mengikuti MTQ Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2022, di  Rid's Hotel Palembang, Minggu (22/2/2022).

Dikatakan Plt Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi SIP melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Muba H Yudi Herzandi SH MH bahwasanya, Pemkab Muba sangat berharap para peserta MTQ Muba yang akan mengikuti MTQ XXIX tingkat Provinsi Sumsel di Kota Madya Palembang mampu tampil dengan maksimal dan memperoleh prestasi yang membanggakan, hingga berlanjut untuk tampil di tingkat Nasional membela Provinsi Sumsel dan tingkat Internasional mengharumkan nama NKRI.

"Semoga prestasi dan kesuksesan dari para kafilah ini merupakan salah satu wujud dan sugesti untuk pencapaian visi pembangunan Pemkab Muba “Menuju Muba Berjaya Tahun 2022”. Serta semua usaha dan pengorbanan yang adik-adik lakukan, mendapatkan pahala dan ganjaran yang berlimpah dari Allah SWT,"tuturnya.

Selanjutnya, Yudi berpesan kepada seluruh peserta kafilah MTQ Muba, untuk mengikutinya dengan sungguh-sungguh. "Kepada seluruh panitia, pembina, official yang akan mendampingi. Saya ucapkan terima kasih berikanlah pendamping yang terbaik. Semoga  senantiasa di berikan kemudahan dan kelancaran dalam semua kegiatannya, kami siap untuk selalu mensupport kalian,"ungkapnya. 

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Muba H Opi Palopi dalam laporannya mengatakan perlombaan yang akan di laksanakan di Kota Madya Palembang dari tanggal 22 Mei hingga 30 Mei 2022. Adapun para peserta yang mengikuti MTQ tersebut sudah diseleksi untuk mencari peserta yang terbaik. 

Dengan jumlah peserta sebanyak 52 orang. Diantaranya mengikuti Tartil, Tilawah Anak, Tilawah Remaja, Tilawah Dewasa, Tilawah Golongan Qiro'at Mujawwad, Tilawah Golongan Murottal Dewasa dan Murottal Remaja. Selanjutnya, Tahfiz Juz 1, Juz 5, Juz 10, juz 20 dan Juz 30. Tafsir Qur'an Bahasa Arab, Indonesia dan Inggris. Fahmil Qur'an, Syarhil Qur'an, Khotil Qur'an dan KTIQ. 

"Semoga peserta yang telah terpilih dapat memberikan prestasi yang baik. Sehingga bisa membantu untuk menciptakan generasi tilawati yang berbasis Agama. Mari kita tanamkan sikap rasa percaya diri, karena penananaman mental sangat penting sehingga kita dapat meraih kesuksesan dalam MTQ. Semoga semangat memperdalam Al-Qur'an ini tidak hanya menghafal saja tetapi juga mengamalkannya,"pungkasnya.
SANGA DESA, INFOSEKAYU.COM – Tragis nasib dialami Riyan (22). Pria asal Lampung yang tinggal di Desa Kemang Kecamatan Sanga Desa ini meregang nyawa di tangan temannya sendiri. Kabarnya hanya oleh karena hal omongan.

Berdasarkan informasi didapatkan di lapangan, peristiwa pembunuhan yang terjadi di Dusun VII Desa Keban I Kecamatan Sanga Desa sekitar pukul 14.00 WIB. Belum diketahui motifnya, dugaan terjadi karena cek cok mulut antara korban dan tersangka.

Warga yang melihat korban terkapar dan bersimbah darah langsung membawa jenazah Ke Puskesmas selanjutnya dibawa ke rumah duka di Desa Kemang Kecamatan Sanga Desa. “Kami tidak tahu peristiwa nya seperti apa, tiba tiba kami melihat sih korban sudah terkapar di semak semak dengan bersimbah darah,” ujar warga setempat.

Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupesy SH SIK MSI, IPTU Imam Dipsa Maulana melalui Kanit Reskrim Polsek Sanga Desa, IPDA Nasirin SH mengatakan, memang benar adanya laporan peristiwa tersebut.

“Mengenai motif dan pelaku tindak pidana pembunuhan di Desa Keban 1 Kab. Musi Banyuasin masih dalam penyelidikan. Kami mohon doanya semoga pelaku bisa segera diamankan, identitas sudah diketahui,” katanya. (Harianmuba)
SEKAYU, INFOSEKAYU.COM - Plt Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi SIP bersama Direktur Utama PT Bina Karya Persero Ir Irman Indrayadi MM menandatangani nota kesepahaman tentang pembangunan Kawasan Industri Hijau (KIH) Berbasis Ekonomi Sirkular (BES) di Kabupaten Muba, Jumat (20/5/2022).

Penandatanganan MoU yang dilakukan di Ruang Audiensi Bupati Muba tersebut, merupakan langkah lanjutan bagi kedua belah pihak untuk bersinergi guna memfasilitasi pembangunan KIH.

Dirut PT Bina Karya Persero memberikan apresiasi atas keseriusan Pemerintah Kabupaten Muba dalam upaya memiliki KIH, dan penandatanganan komitmen bersama itu menjadi langkah dalam proses pembangunannya.

"Setidaknya kita bisa memulai, walaupun prosesnya cukup panjang, namun kita tetap berjalan. Kami melihat Pemerintah Kabupaten Muba sangat serius (pembangunan KIH), dan saya juga jadi semangat," ungkapnya.

Lanjut, Ir Irman Indrayadi MM selain berharap apa yang menjadi keinginan bersama dapat berjalan dengan baik, ia juga memohon dukungan dari Pemkab Muba terkait data serta lainnya perihal pembangunan KIH.

"Setelah ini kami berencana akan meninjau langsung kelapangan, ke lokasi pembangunan yang kita rencanakan," tandasnya.

Sementara itu Plt Bupati Muba Beni Hernedi SIP bersyukur atas respon yang baik dari PT Bina Karya Persero terkait inisiasi Pemkab Muba dalam pembangunan KIH.

Menurutnya, Bumi Serasan Sekate memiliki potensi yang luar biasa untuk mengembangkan KIH, dimana Kabupaten Muba memiliki komoditas unggulan seperti perkebunan sawit yang berkelanjutan, karet, serta sumber daya alam minyak dan gas bumi.

"Potensi di Muba sangat besar, selain mempunyai komoditas unggulan dan SDM yang luar biasa, di kabupaten kita juga ada Sungai Mus yang panjangnya sekitar 700km. Disamping itu dilewati proyek pembangunan jalan tol lintas Sumatera," tuturnya.

Ia berharap pembangunan KIH tidak hanya memperhatikan dari sisi lingkungan saja, melainkan juga dari berdasarkan dari kesejahteraan masyarakat Muba.

"Kita harus terus berjibaku dalam hal ini, saat ini kita sudah memulainya, semoga apa yang diharapkan dapat berjalan dengan lancar," pungkasnya.

Penandatanganan MoU ini turut dihadiri Plt Kepala Bappeda Muba Drs Iskandar Syahrianto MH, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Muba Andi Wijaya Busro SH MHum, dan Senior Manager PT Bina Karya Persero Selly Indrawati ST MSc.
SEKAYU, INFOSEKAYU.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi SIP berpamitan menjelang berakhirnya masa jabatannya sebagai sebagai Plt Bupati Muba.

Hal tersebut diungkapkan Beni bertepatan pada acara Halal Bihalal Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Jum'at (20/5/2022) di Opproom Pemkab Muba.

"Halal Bihalal ini merupakan sarana untuk menyambung silaturahmi dan momentum untuk saling memaafkan. Saya atas nama pribadi dan jajaran pemerintah kabupaten Muba mengucapkan Minal Aidin Walfaizin Mohon Maaf Lahir dan Batin,"ungkap Plt Bupati Muba.

Disampaikan Beni Hernedi, hari ini tanggal 20 Mei 2022 merupakan menjelang dua hari di lima tahun yang lalu dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Periode 2017 - 2022. Sehingga pada dua hari kedepan tepatnya di tanggal 22 Mei 2022, akan mengakhiri dan menyelesaikan tugas sebagai Bupati dan Wakil Bupati Muba.

"Dengan ini saya ingin meminta maaf serta berpamitan dengan seluruh masyarakat Kabupaten Muba. Karena masa kepemimpinan kami akan segera berakhir. Terima kasih atas dukungannya. Yakinlah kami sudah memberikan dan berusaha membangun kabupaten tercinta ini dengan segenap jiwa dan raga kami. Tak ada gading yang tak retak, tak ada insan di dunia ini yang  luput dari khilaf dan salah. Saya berharap di akhir jabatan saya, semoga bisa berakhir dengan baik,"tuturnya.    

Sambung Beni, Selanjutnya Kepemimpinan Kabupaten Muba sampai tahun 2024 / 2025 akan dipimpin oleh Penjabat (PJ) Bupatu yang diangkat oleh Mendagri. PJ yang nantinya diangkat telah melalui proses dan pertimbangan matang, yang tentunya harus kita dukung. 

Penjabat Bupati Muba yang mulai bertugas pada tanggal 23 Mei 2022 hari Senin nanti. Akan ditugaskan melanjutkan apa yang telah kita rencanakan dan bahwasanya PJ tidak membawa Visi dan Misi.

"Untuk itu, saya mengajak semuanya, mari kita mengawal rencana pembangunan daerah ini, sebagai wujud kecintaan kita kepada Kabupaten Musi Banyuasin,"ucapnya.
SEKAYU, INFOSEKAYU.COM  - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Musi Banyuasin (Muba) Beni Hernedi secara resmi melakukan pelantikan pengurus Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Muba periode 2022-2024 di Auditorium Pemkab Muba, Jumat (20/5/2022). 

Wakil Ketua I TP PKK Muba Susy Imelda Beni dimandatkan sebagai Ketua LKKS Kabupaten Muba untuk masa bakti tiga tahun kedepan bersama 22 pengurus lainnya sesuai dengan SK Bupati Muba Nomor 81 tahun 2022 tertanggal 31 Januari 2022. 

Dikatakan Susy, peran LKKS ini adalah membantu pemerintah sebagai lembaga non pemerintah, bersifat terbuka, independen dan mandiri. Pentingnya peran LKKS ini tentunya dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak, karena lembaga ini adalah salah satu mitra pemerintah untuk mengentaskan masalah sosial masyarakat. 

"Sesuai Instruksi Presiden nomor 3 tahun 2010 melalui program LKKS, melaksanakan penanggulangan kemiskinan melalui peningkatan dan intensitas pelayanan, penyediaan bantuan beasiswa, serta tindakan di bidang kesehatan/KB, pendidikan, rehabilitas dan perlindungan sosial dengan sasaran masyarakat yang berpenghasilan rendah, penyandang cacat, anak penyandang masalah sosial serta lanjut usia,"bebernya. 

Anggota DPRD Provinsi Sumsel ini juga menyebutkan, LKKS merupakan lembaga atau organisasi yang memberikan pelayanan konseling, konsultasi, pemberian informasi, penjangkauan, perlindungan, dan pendampingan bagi keluarga. Termasuk merujuk sasaran ke lembaga pelayanan lain yang mampu memecahkan masalahnya secara lebih intensif. 

"Kami berharap melalui pelantikan ini dapat memperkuat peran serta dalam mewujudkan kesejahteraan sosial dan memiliki tanggung jawab bersama, dalam memperkuat target ini secara berkelanjutan,"ujar Susy. 

Sementara itu Plt Bupati Beni Hernedi mengatakan, dalam mengoptimalkan peran LKKS perlu adanya dukungan dari berbagai pihak dalam melaksanakan tugas sebagai pengentasan masalah sosial di masyarakat. Adapun tugas LKKS adalah mengkoordinasikan lembaga atau organisasi sosial yang berada di daerah, membina organisasi dan berbagai macam organisasi masyarakat, mengembangkan model-model kesejahteraan sosial sesuai perkembangan kondisi sosial daerah maupun dalam lingkungan masyarakat dan menyelenggarakan forum komunikasi serta konsultasi organisasi masyarakat setempat. 

"Saya berharap kepada pihak-pihak terkait kiranya dapat mendukung program LKKS, agar dapat berjalan sebagai mana mestinya dan dapat juga mensosialisasikan kepada masyarakat. Selamat kepada jajaran pengurus LKKS Kabupaten Muba yang baru saja dilantik, saya berharap LKKS dapat berperan aktif mendukung Pemkab Muba dalam pembangunan sosial melalui inovasi dan model pelayanan yang inovatif,"pungkasnya. 

Ketua PMI Kabupaten Muba ini juga menyampaikan terkait penghargaan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan kepada Pemkab Muba atas percepatan dan pemenuhan kuota Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) tahun 2022, ini berkat kerja keras Pemkab Muba yang telah melakukan migrasi peserta BPJS sehingga dapat mengoptimalkan pelaksanan program jaminan kesehatan nasional. 

Menurut laporan Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Muba H Ibnu Saad SSos MSi, pelaksanaan kegiatan penetapan pengurus LKKS periode 2022- 2024 ini adalah, dengan mempedomani Peraturan Menteri Sosial RI nomor 6 tahun 2016 tentang tanggung jawab sosial badan usaha dalam penyelengaraan kesejahteraan sosial (Berita Negara Republik Indonesia tahun 2016 nomor 633). 

"Adapun tugas LKKS adalah mengkoordinasikan  lembaga atau organisasi sosial yang berada di daerah, membina organisasi dan berbagai macam organisasi masyarakat, mengembangkan model-model kesejahteraan sosial sesuai perkembangan kondisi sosial daerah maupun dalam lingkungan masyarakat dan menyelenggarakan forum komunikasi serta konsultasi organisasi masyarakat setempat,"paparnya.

PALEMBANG, INFOSEKAYU.COM - Sumatera Selatan (Sumsel) saat ini masuk dalam status kuning wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan ternak.

Hal ini disebabkan sudah ada sapi yang terdeteksi terjangkit penyakit tersebut.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel Ruzuan Effendi menyebutkan wabah PMK hewan ternak terdeteksi di tiga kabupaten dan satu kota.

Empat daerah yang terdeteksi hewan ternak terjangkit PMK, yakni Kabupaten Musi Rawas, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir (OKI), dan Kota Lubuklinggau.

Rincian hewan ternak yang terjangkit PMK, yaitu Lubuklinggau (10 ekor), Musirawas (4 ekor), dan masing-masing satu ekor sapi di Kabupaten Ogan Ilir dan OKI.

"Hewan ternak tersebut sebagian besar dilakukan potong paksa, empat ekor mati, serta dua ekor sedang diupayakan pengobatan dan isolasi agar tidak menulari hewan ternak lainnya, Ruzuan Effendi, Kamis (19/5).

Untuk mengantisipasi penyebarluasan wabah PMK di provinsi dengan 17 kabupaten dan kota itu, Gubernur Sumsel Herman Deru menginstruksikan agar pihaknya memperketat akses keluar dan masuk hewan ternak.

"Melalui upaya tersebut diharapkan wabah PMK tidak semakin banyak menjangkiti hewan ternak dan meluas ke kabupaten dan kota dalam wilayah Sumsel lainnya," ujar Ruzuan. (Antara) 

SEKAYU, INFOSEKAYU.COM - Muba Vocational Centre (MVC) bersinergi dengan SKK Migas Perwakilan Sumbagsel dalam waktu dekat akan kembali menggelar pelatihan sertifikasi bidang industri migas tahap 4 bagi putra-putri daerah Kabupaten Muba.

Hal ini disampaikan langsung oleh Plt Bupati Beni Hernedi saat melaunching dan Press Conference Program Pelatihan Sertifikasi Bidang Industri Migas Tahun 2022, di Guest House Griya Bumi Serasan Sekate, Kamis (19/05/2022).

Kegiatan ini merupakan rangkaian tindak lanjut dari nota kesepakatan antara Skk Migas dan Pemkab Musi Banyuasin Tanggal 8 April 2021 yang telah kita bangun dan merupakan program strategis dan prioritas urusan ketenagkerjaan Pemkab Muba yang tertuang dalam visi misi dan RPJMD Bupati dan Wakil Bupati Musi Banyuasin.

"Dalam pelatihan ini diberikan bagi SDM-SDM Muba yang dari nol, jadi dalam pelatihan itu Upskillingnya orang yang sudah bisa, tapi perlu disertifikasikan, perlu ditingkatkan biasanya karena kebutuhan pekerjaan, karena industri membutuhkan orang orang yang berkemampuan baru atau sesuai dengan standar, makanya tahun ini pelatihannya sangat panjang selama tiga bulan,"ungkap Beni Hernedi.

Lanjut Beni, Pemkab Muba ada kebijakan SDM lokal yaitu masyarakat Muba diperdayakan. "Terus akan dikembangkan MVC ini, visinya tentu akan tambah banyak Vocational itu artinya sesuai atau yang dibutuhkan oleh industri yang ada. Jadi kami fokusnya di Muba ini yaitu tambang batu bara, perkebunan. Makanya dilakukan pelatihan ini, secara bertahap menyiapkan pelatihan ini bukan hanya orang ada dalam kelas saja, kalau pelatihan skill apalagi bersertifikasi internasional tentu memang lokasi atau tempat pelatihan harus standar. Jadi yang dilakukan MVC ini agar perda ini berjalan dengan baik,"tandasnya.

Senada, kepala Disnakertrans Muba Mursalin SE MM menyampaikan bahwa juga telah dilakukan kunjungan bersama Pemkab Muba, SKK Migas, Pertamina Field Ramba, dan Asosiasi Sains Techno Park Indonesia (ASTPI) ke Muba Vocational Center (MVC) Sekayu dan Eks KSO Pertamina Field Ramba Sungai Lilin. Peninjauan dua lokasi ini, tentunya dengan tujuan kedua lokasi ini menjadi pusat kawasan vokasi terpadu dalam pengembangan SDM unggul Muba dan pusat pengembangan kewirausahaan serta  menjadi pusat riset dan layanan industri serta pelayanan jasa lainnya oleh MVC. Bahkan Pemkab Muba bersama (ASTPI) sertaSKK Migas Perwakilan Sumbagsel berharap penerapan Muba Vocational Center  (MVC) menjadi kawasan sains technopark sebagai program strategis nasional.

Adapun tujuan MVC tersebut untuk meningkatkan kualitas SDM, memfasilitasi lahirnya pengusaha baru, memfasilitasi pertumbuhan dunia usaha dan dunia industry, mengentaskan kemiskinan dan pengangguran serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kapabilitas daerah.

"Pelatihan Ini merupakan tahap ke 4 dan tahun kedua dan dilaksanakan di Muba vocational centre (MVC) di kota Sekayu. pembiayaan melalui APBD dan biaya program pengembangan masyarakat (PPM) TA 2022 SKK Migas dan perusahaan K3S. pelatihan tahun ini dengan jumlah peserta sebanyak 84 orang (APBD = 49 orang dan PPM = 35 orang). terdiri dari pelatihan scaffolder, rigger, perpipaan, pengelasan, kelistrikan. dengan sertifikasi BNSP (nasional) dan ecitb (internasional),"terangnya.

Diterangkannya, Sasaran pelatihan adalah putra Daerah dalam wilayah kab musi banyuasin yang belum memiliki keahlian khusus atau kemampuan (fresh graduate) untuk bekerja di bidang migas. pelatihan berdurasi selama 3 bulan.

"Sinergi juga sudah dilaksanakan dalam hal rekrutmen tenaga kerja, dimana pada tahun 2021 sebanyak 856 orang rekrutmen telah berhasil kita lakukan kerjasama, baik dari sektor migas maupun dari sektor pertambanagan, perkebunan, perbankan, kelistrikan dan alhamdulillah sasaran rekrutmen ini semuanya tenaga kerja lokal putra putri dari Kabupaten Muba,"ungkapnya.

Sementara Kepala SKK Migas Perwakilan Sumbagsel Anggono Mahendrawan mengatakan bahwa pihaknya bersungguh-sungguh membantu pemerintah khususnya pemerintah daerah kabupaten Muba.

Ia juga mengatakan pihaknya optimis bahwa program MVC yang dijalankan akan memberikan kemanfaatan bagi daerah dan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dengan sertifikasi dan akan mempermudah dalam mencari pekerjaan dan mendapatkan posisi posisi yang diharapkan.

"Selain peningkatan PAD bagi daerah, ulu migas juga dapat mengurangi angka kemiskinan dan angka pengangguran. Jadi perusahaan itu inginnya SDM lokal, kita juga ada keterbatasan untuk menerima tenaga kerja, jadi kita sangat mendukung SDM lokal,"pungkasnya.

Muba, Infosekayu.com - Jelang akhir masa jabatan Plt Bupati Musi Banyuasin (Muba) Beni Hernedi SIP yang tinggal menunggu hitungan hari, yakini pada 22 Mei 2022 nanti.

Memiliki segudang prestasi tentunya Beni Hernedi menjadi sosok pemimpin yang dapat membuat suatu daerah lebih maju.

Menjelang masa jabatan Jurnalis Sriwijaya Post mewancarai Plt Bupati Muba Beni Hernedi SIP. Berikut wawancaranya.

1. Bagaimana kesan Anda selama menjabat PLT Bupati kemarin?

Plt Bupati itu sebenarnya tambahan jabatan dan tentunya ada kewanangan di dalamnya kepada wakil bupati. Jadi saya ini terdesain selama 10 tahun ini sebagai wakil bupati dan betul-betul mempengaruhi. Dengan kewenangannya membantu Bupati.

Sebagai orang yang dua kali menjadi PLT Bupati, atas sebuah kondisi yang bermasalah. Jadi kalau ditanya kesannya seperti apa, bisa dibayangkan di tengah situasi kita memimpin daerah dengan kewenangan Bupati tapi di saat kondisi yang dihadapi itu ada masalah di daerahnya.

Apalagi persoalannya tidak enteng, karena OTT KPK sudah dua kali dan saya selalu bupatinya. Tentu saya dalam posisi prihatin, jauh dari rasa senang saat partner kita ada masalah kemudian kita yang harus gantikan.

Tapi di saat bersamaan pemerintahan harus berjalan. Ujian saya ada pada jangan sampai menjadi lebih terpuruk. Plt itu tantangannya bagaimana kondisi kabupaten yang dipimpin tidak Tamba lebih buruk.

Tentunya harus stabilisasi pemerintahan kemudian tentu melakukan perubahan. Tuntutan masyarakat itu besar terhadap daerah yang lagi bermasalah. Banyak pihak yang tampil menyuarakan aspirasinya atau kepedulian kepada Muba.

2. Siapakah orang yang paling berpengaruh/berjasa dalam perjalanan karir Anda selaku PLT Bupati?

Tidak ada yang personal, saya pikir semua orang diajak baik tokoh masyarakat, elit politik, kiyai, ormas/LSM. Saya selalu membuka diri.

Terutama keluarga juga berperan penting karena memberi support dan terkadang keluarga harus berkorban waktunya. Kebiasaan saya tidak mau menolak orang bertamu dan menyampaikan aspirasi.

3. Apa saja tantangan tersulit yang pernah Anda hadapi selama menjabat orang nomor satu di Muba?

Saya kira pengalaman ini sangat luar biasa sekali. Ibarat seorang pencuci piring, kira-kira jangan memecahkan piring. Artinya jangan menambah masalah baru.

Tentu masih ada yang baik sepeninggal Bupati saya dan harus diperbaiki dan dilanjutkan.

Namun yang menjadi masalah harus saya perbaiki. Seperti hubungan pemerintah, saya harus melakukan perubahan. Sekarang tantangannya memperbaiki hubungan barang dan jasa.

Bagaimana menyiapkan sistem yang lebih kuat dan memastikan prilaku sebelumnya tidak terulang lagi.

4. Bagaimana sejauh ini kerjasama Anda dengan OPD sendiri?

Saya memberikan arahan kepada OPD untuk terjadinya pembenahan dari evaluasi yang ada, kondisi yang belum membaik.

5. Adakah program atau keinginan Anda yang belum tercapai selama menjabat PLT Bupati?

Sebelum saya mengakhiri masa jabatan, saya masih harus diwajibkan menyusun rencana pembangunan Muba dari 2023-2026. Setelah saya habis 22 Mei ini, tentu akan dilanjutkan PJ kepala daerah dan harus sesuai rencana.

PJ ini kan tidak menyusun rencana, tapi kamilah yang diberi mandat menyusun itu. 3 tahun ke depan itu panjang, jadi saya pastikan program ke depan itu tepat.

Jadi transisi pemerintahan yang dipegang PJ bisa berjalan dengan baik.

Ada dua hal pokok tujuan utama setelah kami buat untuk rencana ke depan yakni pertama bagaimana memperkuat ekonomi.

Tentunya pasca pandemi yang harus fokus dilakukan. Ada keinginan juga mendorong transformasi ekonomi, karena Muba itu sebetulnya miniatur Indonesia dan transportasi ekonomi sangat dibutuhkan.

Lalu yang kedua, kita ingin fokus peningkatan SDM dan pelayanan publik. Jadi ini sangat erat kaitannya dengan poin pertama tadi, karena ini bukan hanya persoalan pendidikan dasar saja. Kita sudah pada kualitas SDM itu kompetensinya harus sesuai dengan apa yang tersedia untuk lapangan usaha.

6. Apakah Anda sempat meluangkan hobi di tengah kesibukan menjabat PLT Bupati?

Kalau ad waktu luang yang tidak menggangu pekerjaan saya sempat bisa melakukan hobi. Seperti menjelajahi alam, naik perahu sambil mancing menyusuri sungai. Apalagi zaman sosmed saya sekalian mempromosikan daerah saya.

Hanya saja tidak bisa lagi Travelling jauh, tapi kalau di sekitaran wilayah Muba masih. Menurut saya ini me time, agar tidak stres memikirkan pekerjaan.

7. Jelang akhir masa jabatan ini, apa yang ingin Anda lakukan untuk masyarakat Muba?

Bupati dan wakilnya itu kan bekerja berdasarkan program 5 tahun yang disusun. Jadi tentunya konteksnya saya menjadi PLT itu, harus melanjutkan visi misi rencana pembangunan 5 tahun itu.

Ibaratnya saya juga ada di ujung dari masa pemerintahan pak Dodi. APBD sudah selesai, dihadapkan pada pertanggungjawaban program pemerintahan, jadi menurut saya tidak terlalu banyak bisa melakukan hal diluar rencana tersedia sebelumnya.

Ketika akhir tahun 2021 saya dihadapkan bagaimana tutup tahun harus semuanya tuntas, dari sisi keuangan jangan sampai tekor. Menghadapi pemeriksaan dan audit keuangan, harus saya pastikan itu dijalankan. Atau ada rekomendasi yang harus ditindaklanjuti jangan sampai ada permasalahan.

8. Apa rencana Anda setelah habis masa jabatan ini?

Saya kira dunia akan tetap berlanjut, jadi bupati maupun tidak itu hanya soal posisi jabatan porsi dan kewenangan.

Saya akan tetap beraktivitas di dunia politik, apalagi saya ketua PDI Perjuangan kabupaten. Tahun depan merupakan tahun persiapan pemilu dan aktivitas politik pasti meningkat. Saya akan mempersiapkan parpol saya.

Ditambah saya masih ketua PMI yang mengurusi aksi sosial dan kemanusiaan dengan tanggungjawabnya. Apalagi kita tengah persiapkan menghadirkan unit transfusi darah.

Selanjutnya saya juga ketua Dewan Masjid Indonesia untuk di Muba. Bagaimana memberdayakan masjid sebagai tempat ibadah dan tempat persatuan umat.

Selain itu saya juga pembina dan pengasuh beberapa ponpes di Muba, jadi akan tetap eksis disana. Di sisi pendidikan, saya juga sebagai pembina Politeknik Sekayu dan saya juga akan membangun SDM dari sana.

9. Harapan Anda kepada pemimpin Muba ke depannya?

Mungkin ini konteksnya untuk PJ ke depan. Jadi PJ itu jabatan sementara yang karena konstitusi menghendaki pemilu serentak 2024 jadi untuk mengisi kekosongan sementara ditunjuklah PJ oleh Gubernur setempat. Saya berharap PJ ini bisa melanjutkan pembangunan dan pemerintahan Muba itu sesuai rencana yang telah disusun.

PJ juga harus cepat beradaptasi, karena jadi bupati itu dengan kompleksitas kepemimpinan. Jadi bupati itu soal politik, bagaimana memimpin kabupaten itu sesuai kehendak politik rakyat. Nah PJ ini kan tidak dipilih oleh rakyat, tapi melaksanakan fungsi sebagai pemimpin politik. Maka itu PJ harus cepat memahami permasalahan yang ada, bagaimana dia bisa mengkoordinasikan semua pemangku kepentingan untuk mencapai visi misi pembangunan.

10. Apa pesan terakhir Anda selaku PLT Bupati untuk masyarakat Muba?

Saya memilih lebih menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan kepada kami selama ini. Dan saya minta maaf jika selama kepemimpinan kami masih banyak kekurangan. Apalagi saya sudah 10 tahun sebagai wakil bupati, dan saya jujur merasa sangat banyak kekurangan.

Jadi saya secara pribadi telah menunaikan kewajiban yang saya rasa harus diselesaikan. Saya sangat mencintai kabupaten ini, lahir dan besar di kabupaten ini. Kalau bisa sampai akhir hayat akan terus berada di kabupaten Muba.

Oleh karena itu saya tetap berusaha menjalankan amanah dan mandat sebaik-baiknya.

Sekuat tenaga saya tidak akan mengingkari amanah. Saya bukan orang yang sempurna, tapi saya sudah berusaha maksimal untuk menjalankan amanah demi kebaikan dan kemajuan bagi kabupaten Muba.

Sama-sama kita berdoa agar Muba terus lebih baik, rakyat adil makmur dan sejahtera karena itu tugas kita bersama.

Perlu komitmen dan kolaborasi semua pihak. Artinya gorong-gorong kita memajukan dan menyejahterakan kabupaten Muba. (Sriwijaya post)

Muba, Infosekayu.com - Penumpukan buah sawit di pabrik PT WPG (Wanapotensi Guna) kecamatan Sanga Desa kabupaten Musi Banyuasin Muba sudah terjadi dalam kurun waktu beberapa hari terakhir.

Alhasil pihak pabrik pun menyetop sementara pasokan sawit dari luar Muba guna memaksimalkan produksi buah sawit yang ada saat ini.

Pirhot Manurug selalu Manager HRD-Humas PT WPG mengakui jika saat ini pabrik mereka lagi penuh akibat kiriman buah sawit dari luar daerah.

“Ada penumpukan karena banyak buah luar datang dan produksi buah sendiri juga lagi meningkat, jadi untuk pelayanan yang terjadi kurang maksimal akibat penumpukan,”ujarnya saat dikonfirmasi Rabu (18/5/2022).

Adapun buah sawit yang datang dari daerah Uluan seperti Musi Rawas, Jambi dan Bengkulu.

Pirhot mengaku jika selama ini buah-buah sawit dari luar itu tidak pernah masuk ke pabrik mereka.

"Mungkin karena pabrik-pabrik di tempat mereka tutup jadi mereka cari pks yang masih buka," terangnya.

Untuk mengatasi penumpukan yang sudah terlanjur terjadi, rencananya pihak pabrik akan menghabiskan buah yang masih antri.

Maka itu pihaknya sudah 2 hari ini stop terima buah dari luar supaya bisa mereka habiskan yang masih antri di depan pabrik.

"Pokoknya habiskan dulu yang ada saat ini, sekarang kita juga ada kendala tangki timbun sudah hampir penuh dan ini jadi masalah karena biasanya kita jual CPO ke PT SAP dan Musim Mas.

Mereka kirim mobil untuk ambil CPO banyak. Hanya saja persoalanya pihak PT SAP dan Musim Mas belum mengambil stok di pabrik mereka," ucapnya.

Terkait adanya dampak penumpukan buah sawit dengan penyusutan harga, pihaknya masih ikut kontrak dari dinas perkebunan.

"Soal harga tidak berpengaruh, karena kita ikut kontrak harga Disbun," tutupnya.

Sementara itu, salah satu sopir yang tidak ingin disebutkan namanya pembawa buah sawit yang sudah 3 hari di PT WPG mengharapkan pihak perusahaan untuk segera melakukan pengambilan terhadap buah sawit tersebut.

“Sudah 3 hari saya temalam disini pak, buah alami susut. Kalau buahnya susut jadi brondol rugi 20 persen,”ungkapnya.

Oleh karena itu, pihaknya berharap harga buah kembali stabil dan pabrik kembali lancar untuk penggilingan.

“Ya kami berharap pabrik lancar penggilingannya dan kurangin potongan dan sutiran buah nya. Karena kami masuk bawak buah segar sedang di pabrik sampai 4 malam itukan kesalahan pabrik tidak maksimal penggilingannya,”ungkapnya. (Sriwijaya post) 

Sekayu, Infosekayu- Mendapatkan keturunan pertama bayi kembar tiga sekaligus merupakan rezeki yang tak disangka-sangka bagi pasangan suami istri Ahmad (32) dan Sundari (31).

Warga Jalan Letnan H Nur, Kelurahan Soak Baru, Kecamatan Sekayu ini bahkan tidak pernah menjalani program hamil anak kembar sekalipun sebelum mendapatkan kabar jika mereka dianugerahi tiga bayi sekaligus.

Ketiganya lahir dengan selamat lewat operasi Caesar di RSUD pada Selasa, (17/5/2022) dengan rentang waktu yang tak jauh berbeda.

Ahmad mengaku, saat ini istri dan ketiga anaknya masih mendapatkan perawatan insentif dari rumah sakit dan belum bisa ditemui.

"Alhamdulillah lahir dengan selamat semuanya. Anak pertama perempuan, dan kedua laki-laki dan ketiga perempian," ujarnya saat ditemui di RSUD Sekayu, Selasa (17/5/2022) malam.

Bahkan Ahmad sudah mempersiapkan nama bayi ketiga anaknya.

Untuk anak pertama yakni Arsyah Meddina Aldari dengan berat lahir 1.600 gram, anak kedua Arsyad Riyadh Aldari dengan berat 1,400 gram dan anak ketiga Arsyih Mecca Aldari dengan berat 1.450 gram.

"Kalau waktu lahirnya itu hanya selisih beberapa menit. Yang pertama lahir pukul 08.39 WIB, lalu kedua 08.40 WIB dan ketiga 08.41 WIB," jelasnya.

Proses operasi sendiri tidak berlangsung lama, yakni sekitar 15 menit sejak pukul 7.30 WIB operasi. Ahmad mengaku bersyukur istri dan ketiga bayinya lahir dengan sehat dan selamat.

"Jujur saja, kami tidak ada keturunan kembar baik dari saya maupun istri saya. Karena ini kelahiran pertama istri saya, jadi saat tahu hamil pertama kali langsung USG," terangnya.

Perasaan kaget bercampur haru pun langsung menghampiri kedua pasutri ini saat di usia kandungan sang istri 1,5 bulan mereka mendapati ada 3 kantung hamil di rahim istrinya lewat USG.

"Tidak pernah terbayang bakal dapat kembar, bahkan tiga sekaligus. Karena memang tidak ada riwayat keturunan dan tidak program hamil kembar. Namun kembali lagi ini merupakan rezeki dan amanah yang akan kami jaga," ungkapnya.

Karena membutuhkan perhatian ekstra, mereka pun rutin melakukan kontrol kehamilan sebulan sekali. Ahmad mengaku jika pola makan siang istri seperti biasanya ibu hamil pada umumnya.

Ditambah rutin mengkonsumsi susu hamil dan vitamin.

"Jujur saja, baik saya dan istri awalnya tidak punya firasat apapun. Namun kami berkeyakinan ini sudah rezeki kami dan Alhamdulillah ketiganya sudah lahir dengan selamat," ungkap pria yang juga pegawai RSUD ini. (Sriwijaya post)


JAKARTA, INFOSEKAYU.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperbolehkan masyarakat untuk melepas masker saat beraktivitas di luar ruangan. Hal ini setelah pihaknya memperhatikan kondisi penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia yang semakin terkendali

"Maka perlu saya menyampaikan beberapa hal Yang pertama pemerintah memutuskan untuk melonggarkan kebijakan pemakaian masker," ujar Jokowi dalam keterangannya yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (17/5/2022).

Jokowi memperbolehkan masyarakat untuk melepas masker saat beraktivitas di luar ruangan. Namun, harus tetap memakai masker saat di ruangan tertutup dan transportasi publik.

"Jika masyarakat sedang beraktifitas diluar ruangan atau di area terbuka yang tidak padat orang maka diperbolehkan untuk tidak menggunakan masker.

Namun untuk kegiatan di ruang tertutup dan transportasi publik tetap harus menggunakan masker," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin seperti negara-negara lain yang langsung melakukan kebijakan melepas masker. Menurutnya, pemerintah akan melihat situasi pada masa transisi selama enam bulan ke depan.

"Saya tidak ingin kayak negara-negara lain langsung buka masker, ndak. Ini masih masa transisi, kira-kira enam bulan kita lihat seperti apa, baru nanti silakan kalau di luar ruangan buka masker, kalau di dalam ruangan masih pakai masker," ujar Presiden Jokowi dalam keterangan persnya usai meninjau Sirkuit Formula E, Jakarta, Senin (25/4/2022).

Presiden menambahkan bahwa ada sejumlah tahapan yang harus dilewati dan pemerintah tidak akan tergesa-gesa dalam memutuskan kebijakan. Menurutnya, pemerintah juga memiliki sejumlah pengalaman saat menghadapi lonjakan kasus Covid-19 varian Delta maupun Omicron.

"Ada tahapan-tahapan yang kita tidak perlu tergesa-gesa. Apapun, kita punya pengalaman saat Delta seperti apa, saat Omicron seperti apa, sehingga kehati-hatian, kewaspadaan itu tetap harus," tandasnya. (Okezone)

Muba, Infosekayu.com  - ARIO SACI SAPUTRA, 27, ditangkap Polisi usai Aksi nya dengan melakukan Jambret diJalan Lintas Palembang - Jambi Dusun IV Desa Sri Gunung Kec. Sungai Lilin Kab. Muba. 

Pekerja serabutan ini menjambret seorang Guru asal Desa Mulyo Rejo Kec.Sungai Lilin Kab.Muba. Akibat kejadian itu, korban Wida Sevni Yenti mengalami kerugian Uang tunai sebesar Rp. 700.000.

"Korban jambret ini merupakan seorang Guru SMP, unit reskrim kita begerak langsung menangkap tersangka" Kata Zanzibar. 

Zanzibar yang mewakili Kapolres Musi Banyuasin Akbp Alamsyah Pelupessy, SH, S.ik, M.si mengatakan, tersangka baru pertama kali melakukan aksi kejahatan jalanan dikarenakan kepepet membutuhkan Uang

Tersangka berasal dari Desa Cinta Damai Kec. Sungai Lilin Kab. Muba. Dia kepepet Uang sehingga dengan jalan jambret tersangka melakukan  aksi kriminal. 

Korban saat itu sedang mengendarai sepeda motor miliknya hendak pulang. Ditengah perjalanan tersangka dari kejauhan yang melihat korban, langsung memepet korban dari sebelah kanan. Lalu langsung menarik tas korban yang disandang sehingga motor korban menjadi oleng dan stang motor korban menyangkut di jok motor tersangka. Melihat korban yang sudah terjatuh, tersangka langsung membawa lari tas korban. 

"Korban yang terjatuh mengalami luka lecet, untuk tas nya langsung dibawa lari tersangka" Ujar Zanzibar lagi. 

Menerima laporan dari korban Minggu (15 Mei 2022) sekira pukul 10.00 wib bertempat di  Jalan Lintas Palembang Jambi Dusun IV Desa Sri Gunung Kec. Sungai Lilin. 
unit reskrim langsung bergerak cepat dan menyusuri wilayah sungai lilin. 
 
"Selang setengah Jam dengan Berbekal barang bukti dan ciri ciri tersangka, Kita tangkap tersangka di Jalan Pt Asam Merah di Dusun IV Desa Sri Gunung Kab.Muba" Katanya lagi. 

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan (curas). Ancaman hukuman 9 tahun penjara.(liputantribratamubanews.com)
Palembang, Infosekayu.com - Tepat pada 15 Mei 2022 Provinsi Sumatera Selatan genap menduduki usia ke-76 tahun. Semua capaian realisasi pemerataan pembangunan terus dikebut dan salah satunya diperkuat dengan sinergi program kerja Pemerintah Kabupaten Muba. 

Diketahui, dalam kesempatan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Sumatera Selatan Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi Ke-76 Provinsi Sumatera Selatan di Dinning Hall Jakabaring Sport City (JSC) Jakabaring Palembang, Selasa (17/5/2022) dalam hal ini Pemkab Muba dihadiri oleh Plt Bupati Muba Beni Hernedi SIP diwakili Sekda Muba Drs Apriyadi MSi. 

"Selamat hari jadi Provinsi Sumsel ke-76, semoga Sumsel bisa mewujudkan kemandirian pangan dengan sinergi yang maksimal bersama Kabupaten/kota khususnya Kabupaten Muba," ungkap Sekda Muba yang juga Ketua Umum Forsesdasi Sumsel, Drs Apriyadi MSi. 

Menurutnya, program Mandiri Pangan juga masif dilakukan di Kabupaten Muba guna menselaraskan program Pemprov Sumsel serta kesejahteraan warga. "Apalagi Muba sangat konsen dengan program perkebunan dan pertanian," ucap Apriyadi. 

Sementara itu, Gubernur Sumsel H Herman Deru mengatakan mengubah pola hidup masyarakat Sumsel menjadi prioritas. "Terutama menjadi Mandiri melalui gerakan Sumsel Mandiri Pangan," harapnya. 

Melalui kegiatan ini, lanjutnya, diharapkan bisa memutus rantai kemiskinan dan ini mengingatkan semua pihak untuk meningkatkan sinergi berbagai pihak. "Kita targetkan Sumsel menjadi daerah lumbung pangan," tuturnya.
SEKAYU, INFOSEKAYU.COM - Wakil Bupati Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat Richi Aprian SH didampingi istri dan rombongannya melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Jumat (13/5/2022). 

Plt Bupati Muba Beni Hernedi diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Politik Hukum dan Pemerintahan H Ibnu Saad SSos MSi didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Muba, Andi Wijaya Busro SH MHum beserta OPD terkait menerima langsung rombongan Wabup Tanah Datar, bertempat di Guest House Griya Bumi Serasan Sekate. 

Dalam sambutannya Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian SH mengungkapkan bahwa kunker dilakukan dengan tujuan belajar terkait Penerapan Teknologi Pengelolaan
Sampah di Kabupaten Muba. 

"Kunker ini dapat terlaksana berkat kemajuan teknologi, banyak media yang sudah meliput tentang program-program yang telah dilakukan oleh DLH Kabupaten Muba mengenai bagaimana mengelola sampah, salah satunya program Bank Sampah yang membuat kami tertarik untuk mempelajarinya,"ujar Richi. 

Richi juga menyebutkan, kendala yang mereka hadapi dalam proses pengelolaan sampah di Kabupaten Tanah Datar diantaranya, masyarakat yang masih belum sadar akan pengolahan sampah. Kemudian juga dari total 75 desa yang ada, baru 23 desa yang memiliki Bank Sampah, namun belum juga berjalan efektif. 

"Kami ingin mencari solusi, kalau sampah bisa memiliki manfaat maka saya yakin masyarakat akan ada keinginan untuk mengelola sampah. Kami ingin menggali informasi apa yang telah dilakukan DLH Muba sehingga berhasil dalam mengelola sampah dengan baik,"pungkasnya.

Sementara Staf Ahli Bupati Bidang Politik Hukum dan Pemerintahan H Ibnu Saad SSos MSi mengucapkan selamat datang kepada  Wakil Bupati Tanah Datar beserta rombongan di Bumi Serasan Sekate. 

"Kami sampaikan juga salam hormat dari Plt Bupati Muba yang berhalangan hadir karena dalam waktu yang sama ada juga tugas pemerintahan di luar daerah. Jujur kami merasa bangga d kunjungi dalam rangka belajar mengenai pengelolaan sampah ini. Kami juga butuh berbagi informasi dan kerjasama dengan Pemkab Tanah Datar agar bisa lebih baik lagi dalam meningkatkan kemajuan daerah di bidang lingkungan,"ucap Ibnu.

Kepala DLH Kabupaten Muba Andi Wijaya Busro SH MHum memaparkan bahwa yang menjadi landasan kami dalam membuat program kerja pengelolaan sampah ialah, sesuai dengan salah satu Misi Bupati dan Wakil Bupati Muba yaitu, Mengelola Sumber Daya Alam (SDA) secara optimal dan bertanggung jawab dengan memperhatikan aspek kelestarian lingkungan. 

"Pengelolaan sampah di Kabupaten Muba didukung dengan berbagai sarana dan prasarana diantaranya, Bank Samlah sebanyak 75 unit, TPA Induk Sungai Medak 1 unit, TPA Kecamatan 7 unit, Tempat Pembuangan Sampah (TPS) 93 unit  TPS Terpadu 1 unit bertempat di Desa Teladan, TLS 3R sebanyak 2 unit, sarana pengangkut sampah 17 unit dumptruck, 2 unit bentor, 6 unit mobil amrol, 21 unit gerobaj sampah, 3 unit pick up, 2 unit excavator, 1 unit road swipper dan 1 unit bulldozer, serta Petugas kebersihan 986 orang, 814 orang petugas kebersihan dan 172 orang petugas Taman, "paparnya. 

Andi juga menjelaskan, adapun beberapa inovasi pengelolaan sampah di Kabupaten Muba yaitu  Bank Sampah dan Bank Sampah Mart, Call Center Kebersihan, Sosialisasi rutin kepada masyarakat terkait persampahan, Menggiatkan pembuatan kompos di sekolah, Pengelolaan sampah sebagai salah satu kriteria utama penilaian Sekolah Adiwiyata dan Program Kampung Iklim, Pemberian Dana Insentif Desa dan Penguraian sampah organik menggunakan maggot.

Sekayu, Infosekayu.com - Saat ini musim kemarau kian mendekati walaupun di sebagian wilayah di Sumsel sendiri masih turun hujan. Kendati demikian, kondisi cuaca panas sudah mulai dikeluhkan masyarakat terutama di kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang mana curah hujan mulai menurun belakangan ini.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muba H Pathi Riduan mengatakan, memang saat ini sudah mulai musim kemarau namun masih ada basahnya.

"Imbauan untuk masyarakat selalu jaga situasi jangan sampai terjadi Karhutlah atau kebakaran lainnya walaupun masih belum terlalu kemarau kering," ujarnya saat dikonfirmasi Kamis (12/5/2022).

Selain itu mayoritas puncak musim kemarau akan terjadi pada Juli hingga Agustus mendatang. Maka itu ia menyarankan jangan sampai melakukan kegiatan yang bisa memicu kebakaran.

"Sekecil apapun api, kalau kondisi cuaca sudah panas pasti akan mudah membakar area sekitarnya. Apalagi Muba sempat menjadi wilayah yang banyak terdapat titik hotspot tahun-tahun sebelumnya," jelasnya.

Ia menambahkan, berdasarkan monitoring Hari Tanpa Hujan yang update 10 Mei kemarin diketahui sangat pendek kisaran 1-5 hari. Sebagian wilayahnya Banyuasin, Palembang, Ogan Ilir, Musi Banyuasin, Muara enim, Prabumulih, sebagian besar Lahat, sebagian kecil Empat Lawang, Pagar Alam, dan sebagian Musi Rawas.

"Sementara untuk kekeringan ekstrem 60 hari ke depan tidak ada. Artinya masih ada hujan walau potensinya rendah," ungkapnya.

Sedangkan untuk distribusi curah hujan dasarian I Mei 2022 untuk kategori rendah (0-50 mm) sebagian besar wilayah Ogan Komering Ilir, sebagian kota Palembang, Ogan Ilir, sebagian kecil Musi Banyuasin, Musirawas dan Lahat.

Lalu kategori menengah (50-150 mm) sebagian Banyuasin, Musi Banyuasin, sebagian besar Musirawas dan Musirawas Utara, Lubuk Linggau, seluruh Pali, Prabumulih,sebagian besar Muaraenim, sebagian Pagar Alam, sebagian kecil Ogan Ilir, Ogan KOmering Ulu timur, seluruh OKU dan OKU Selatan.

"Untuk kategori tinggi (150-300 mm) itu sebagian kecil Banyuasin, Muara Enim, dan Lahat dengan curah hujan tertinggi di Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat (213.0 mm). Lalu kategori sangat tinggi (>300 mm) tidak ada," tutupnya. (Gatra)


SEKAYU, INFOSEKAYU.COM - Plt Bupati Beni Hernedi SIP diwakili  Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan H Ibnu Sa'ad SSos MSi membuka secara resmi Kegiatan Training Centre (TC) Peserta Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Kafilah Kabupaten Musi Banyuasin dalam persiapan tingkat Provinsi Sumatera Selatan pada tanggal 22 Mei-30 Mei 2022 mendatang. 

Pembukaan Training Centre peserta MTQ ini berlangsung di Auditorium Pemkab Muba, Kamis (12/05/2022).

Kabag Kesra H Opi Palopi MA dalam laporannya menyampaikan pelaksanaan Training center ini guna mempersiapkan kafilah-kafilah Muba dalam mengikuti MTQ ke 30 tingkat Provinsi Sumsel yang akan berlangsung di kota Palembang nantinya.

Dikatakannya, peserta MTQ tersebut sudah diseleksi untuk mencari peserta terbaik. Selain itu, ia juga mengatakan peserta MTQ terbaik di tahun 2019 sampai 2022 akan diberikan penghargaan berupa umroh gratis dari Pemkab Muba. "Mudah mudahan tahun ini, peserta MTQ kabupaten Muba menjadi peserta terbaik. Tetap semangat jaga kesehatan dan tetap patuhi protokol kesehatan,"tandasnya.

Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan H Ibnu Sa'ad SSos MSi dalam  arahannya mengajak seluruh peserta TC, pelatih dan seluruh panitia pelaksana TC untuk mengedepankan niat yang ikhlas dalam melaksanakan dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan tersebut.

Selain itu, ia juga berpesan kepada seluruh peserta TC agar dapat mengikuti dengan serius arahan, bimbingan serta rangkaian dan materi yang diberikan oleh ustadz dan ustadzah para pelatih TC, serta jaga jasmani dan rohani agar selalu siap menerima seluruh materi TC.

"Kepada ustadz dan ustadzah para pelatih kalian adalah orang orang yang profesional dan ahli dalam bidangnya. Harapan dan keinginan seluruh warga kabupaten Muba dipercayakan kepada kalian untuk melatih dan membina peserta TC ini, agar benar-benar menjadi Qori dan Qoriah, hafizh dan Hafizho, mufasir dan mufassiroh serta muhadits dan  muhaditsah yang terbaik, guna dapat mengukir prestasi pada MTQ tingkat provinsi di kota Palembang pada tanggal 22 Mei sampai 30 Mei yang akan mendatang. Saya optimis apa yang kita lakukan hari ini dengan dukungan dan doa warga kabupaten Muba, InsyaAllah kita dapat mewujudkan harapan untuk menjadi juara umum,"tandasnya.
SEKAYU, INFOSEKAYU.COM - Plt Bupati Beni Hernedi SIP diwakili  Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan H Ibnu Sa'ad SSos MSi membuka secara resmi Kegiatan Training Centre (TC) Peserta Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Kafilah Kabupaten Musi Banyuasin dalam persiapan tingkat Provinsi Sumatera Selatan pada tanggal 22 Mei-30 Mei 2022 mendatang. 

Pembukaan Training Centre peserta MTQ ini berlangsung di Auditorium Pemkab Muba, Kamis (12/05/2022).

Kabag Kesra H Opi Palopi MA dalam laporannya menyampaikan pelaksanaan Training center ini guna mempersiapkan kafilah-kafilah Muba dalam mengikuti MTQ ke 30 tingkat Provinsi Sumsel yang akan berlangsung di kota Palembang nantinya.

Dikatakannya, peserta MTQ tersebut sudah diseleksi untuk mencari peserta terbaik. Selain itu, ia juga mengatakan peserta MTQ terbaik di tahun 2019 sampai 2022 akan diberikan penghargaan berupa umroh gratis dari Pemkab Muba. "Mudah mudahan tahun ini, peserta MTQ kabupaten Muba menjadi peserta terbaik. Tetap semangat jaga kesehatan dan tetap patuhi protokol kesehatan,"tandasnya.

Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan H Ibnu Sa'ad SSos MSi dalam  arahannya mengajak seluruh peserta TC, pelatih dan seluruh panitia pelaksana TC untuk mengedepankan niat yang ikhlas dalam melaksanakan dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan tersebut.

Selain itu, ia juga berpesan kepada seluruh peserta TC agar dapat mengikuti dengan serius arahan, bimbingan serta rangkaian dan materi yang diberikan oleh ustadz dan ustadzah para pelatih TC, serta jaga jasmani dan rohani agar selalu siap menerima seluruh materi TC.

"Kepada ustadz dan ustadzah para pelatih kalian adalah orang orang yang profesional dan ahli dalam bidangnya. Harapan dan keinginan seluruh warga kabupaten Muba dipercayakan kepada kalian untuk melatih dan membina peserta TC ini, agar benar-benar menjadi Qori dan Qoriah, hafizh dan Hafizho, mufasir dan mufassiroh serta muhadits dan  muhaditsah yang terbaik, guna dapat mengukir prestasi pada MTQ tingkat provinsi di kota Palembang pada tanggal 22 Mei sampai 30 Mei yang akan mendatang. Saya optimis apa yang kita lakukan hari ini dengan dukungan dan doa warga kabupaten Muba, InsyaAllah kita dapat mewujudkan harapan untuk menjadi juara umum,"tandasnya.