Articles by "Headline"
Tampilkan postingan dengan label Headline. Tampilkan semua postingan
Jakarta, Infosekayu.com  - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerbitkan surat telegram (STR) usai kasus oknum polisi membanting mahasiswa di Tangerang, Banten, hingga polisi lalu lintas (polantas) menganiaya pengendara sepeda motor di Sumatera Utara. Sigit meminta para Kapolda menindak tegas para anggota yang melakukan pelanggaran dengan menggunakan kekerasan secara berlebihan.

"Benar," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono saat dimintai konfirmasi, Senin (18/10/2021).

Telegram itu bernomor ST/2162/X/HUK2.9/2021. Surat telegram tersebut diterbitkan dan ditandatangani oleh Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo atas nama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Melalui surat telegram tersebut, Sigit menyoroti 3 kasus kekerasan yang dilakukan anggota Polri baru-baru ini. "Satu, kasus Polsek Percut Sei Tuan, Polrestabes Medan, Polda Sumut, yang diduga tidak profesional dan proporsional dalam penanganan kasus penganiayaan. Dua, pada tanggal 13 Oktober 2021, terjadi kasus anggota Polresta Tangerang Polda Banten membanting mahasiswa yang melakukan unjuk rasa. Tiga, pada tanggal 13 Oktober 2021, terjadi kasus anggota Satlantas Polresta Deli Serdang Polda Sumut melakukan penganiayaan terhadap pengendara sepeda motor," tulis Sigit.

Sigit meminta kejadian kekerasan seperti itu tidak terulang. Dia meminta para Kapolda mengambil langkah-langkah yang telah ditentukan demi mencegah kejadian serupa.

"Agar mengambil alih kasus kekerasan berlebihan yang terjadi serta memastikan penanganannya dilaksanakan secara prosedural, transparan, dan berkeadilan," jelasnya.

"Melakukan penegakan hukum secara tegas dan keras terhadap anggota Polri yang melakukan pelanggaran dalam kasus kekerasan berlebihan terhadap masyarakat," sambungnya.

Berikut arahan lengkap Jenderal Sigit dalam surat telegram yang beredar seperti dilihat detikcom:

1. Agar mengambil alih kasus kekerasan berlebihan yang terjadi serta memastikan penanganannya dilaksanakan secara prosedural, transparan, dan berkeadilan

2. Melakukan penegakan hukum secara tegas dan keras terhadap anggota Polri yang melakukan pelanggaran dalam kasus kekerasan berlebihan terhadap masyarakat

3. Memerintahkan Kabid Humas untuk memberikan informasi kepada masyarakat secara terbuka dan jelas tentang penanganan kasus kekerasan berlebihan yang terjadi

4. Memberikan petunjuk dan arahan kepada anggota pada fungsi operasional khususnya yang berhadapan dengan masyarakat agar pada saat melaksanakan pengamanan atau tindakan kepolisian harus sesuai dengan kode etik profesi Polri dan menjunjung tinggi hak asasi manusia

5. Memberikan penekanan agar dalam pelaksanaan tindakan upaya paksa harus memedomani SOP tentang urutan tindakan kepolisian sesuai dengan peraturan Kapolri No 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian

6. Memberikan penekanan agar dalam pelaksanaan kegiatan pengamanan dan tindakan kepolisian yang memiliki kerawanan sangat tinggi harus didahului dengan arahan pimpinan pasukan, latihan simulasi atau mekanisme tactical wall game untuk memastikan seluruh anggota yang terlibat dalam kegiatan memahami dan menguasai tindakan secara teknis, taktis, dan strategi

7. Memperkuat pengawasan, pengamanan, dan pendampingan oleh fungsi Propam, baik secara terbuka maupun tertutup pada saat pelaksanaan pengamanan unjuk rasa atau kegiatan upaya paksa yang memiliki kerawanan atau melibatkan massa

8. Mengoptimalkan pencegahan dan pembinaan kepada anggota Polri dalam pelaksanaan tugasnya tidak melakukan tindakan arogan, sikap tidak simpatik, berkata-kata kasar, penganiayaan, penyiksaan, dan tindakan kekerasan yang berlebihan

9. Memerintahkan fungsi operasional khususnya yang berhadapan langsung dengan masyarakat untuk meningkatkan peran dan kemampuan para first line supervisor dalam melakukan kegiatan pengawasan melekat dan pengendalian kegiatan secara langsung di lapangan

10. Memerintahkan para Direktur, Kapolres, Kasat, dan Kapolsek untuk memperkuat pengawasan dan pengendalian dalam setiap penggunaan kekuatan dan tindakan kepolisian agar sesuai dengan SOP dan ketentuan yang berlaku

11. Memberikan punishment atau sanksi tegas terhadap anggota yang terbukti melakukan pelanggaran disiplin atau kode etik maupun pidana khususnya yang berkaitan dengan tindakan kekerasan berlebihan, serta terhadap atasan langsung yang tidak melakukan pengawasan dan pengendalian sesuai tanggung jawabnya.

Sumber : detik.com 

LUBUKLINGGAU, INFOSEKAYU.COM  - Wali Kota Lubuklinggau H SN Putra Sohe menyambut baik terbentuknya Forum Admin Media Sosial (FAMS) Sumsel. Hal itu disampaikan saat ditemui perwakilan anggota  FAMS Sumsel dari Lubuklinggau di Rumah Dinas pribadinya. Selasa, (19/10/2021). 

H SN Prana Putra Sohe mengatakan sangat mendukung dengan adanya FAMS Sumsel ini, ia berharap dengan adanya FAMS Sumsel mampu membantu pemerintah dalam memberikan informasi kepada masyarakat, serta mempromosikan destinasi wisata dan produk UMKM yang ada di Kota Lubuklinggau. 

"Semoga adanya FAMS Sumsel ini, mampu memberikan informasi kepada masyarakat, serta mempromosikan destinasi wisata dan produk UMKM yang ada di Kota Lubuklinggau. Saya secara pribadi sangat mendukung kegiatan yang bernilai positif seperti ini," ungkapnya. 

Wako melanjutkan, selamat atas terbentuknya FAMS Sumsel dan semoga media sosial jambore 2021 di Palembang yang diikuti oleh admin media sosial se-Sumsel berjalan sukses. 

"Selaras dengan program Pemkot Lubuklinggau Ayo Ngelong Ke Lubuklinggau, untuk kedepan Kota Lubuklinggau siap menjadi tuan rumah kegiatan tersebut," tutupnya. 

Sementara itu, Eko Sutrisno admin dari @infolubuklinggau mengatakan Forum Admin Media Sosial Sumatera Selatan (FAMS Sumsel) adalah sebuah organisasi yang dibentuk untuk merangkul semua admin akun publik yang berada di wilayah Sumatera Selatan. 

"Dengan dibentuknya FAMS Sumsel diharapkan dapat menjadi ruang untuk bersilaturahmi, berdiskusi dan berjejaring antar admin media sosial serta dapat berkontribusi positif untuk Sumatera Selatan," katanya. 

Selain @infolubuklinggau hadir juga admin @linggauterkini @berita_lubuklinggau @bgkekinianllg @seputarlubuklinggau @pesonalubuklinggau @miminlubuklinggau.
SEKAYU, INFOSEKAYU.COM  - Setelah resmi diputuskan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Musi Banyuasin (Muba), Beni Hernedi menggelar Rapat Staf Bersama Jajaran Pemkab Muba yang dihadiri oleh Para Staf Ahli Bupati Muba, Para Asisten, Kepala Perangkat Daerah dan seluruh Camat di Lingkungan Pemkab Muba, bertempat di Auditorium Pemkab Muba, Selasa (19/10/2021).

Dalam kesempatan tersebut Plt Bupati Muba mengajak para OPD dan camat di lingkungan Pemkab Muba, untuk tetap solid dan fokus menjalankan program kerja yang telah direncanakan. 

"Meneruskan apa yang dikatakan Gubernur Sumsel pada penyerahan SK Plt Bupati Minggu malam kemarin, agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah termasuk seluruh ASN untuk menghindari perbuatan yang tidak sesuai aturan ataupun melanggar hukum,"ucap Beni.

Beni juga menyebutkan bahwa Asisten Bidang Pengembangan Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Drs H Yusuf Amilin mulai hari ini ditugaskan sebagai Plt Kepala Dinas PUPR, dengan tujuan untuk menkonsolidasikan Dinas PUPR agar semua pekerjaan tetap bisa dijalankan.

"Perlu dilakukan pengecekkan dan pengawasan, guna memastikan para ASN dan staf di Dinas PUPR tetap bekerja sebagaimana mestinya, bekerja sesuai tupoksi menjalankan kewajiban,"pungkasnya.

"Terakhir saya tegaskan, bahwa kita semua jajaran Pemkab Muba harus siap menjalankan roda pemerintahan secara normal, walaupun ada gangguan-gangguan yang datang terhadap masalah yang ada, kita harus tetap solid, tidak ada geng tetap satu narasi untuk mewujdkan Muba Maju Berjaya,"tukasnya.
Sekayu, Infosekayu.com - Progress capaian suntik vaksin di Kabupaten Muba menunjukan angka positif. Tercatat hingga 18 Oktober 2021, realisasi suntik vaksin di Muba sudah mencapai 42,20 persen. 

"Sudah 190.273 yang disuntik vaksin, dengan target sasaran 450.831 orang. Artinya, sudah 42 persen lebih yang disuntik vaksin," ungkap Kadinkes Muba, dr Azmi Dariusmansyah MARS. 

Lanjutnya, capaian vaksin tersebut juga bagian indikator dari terus melandainya jumlah masyarakat yang terpapar COVID-19 di Muba. "Bisa dikatakan hampir separuh target sasaran sudah divaksin, ini akan terus kita gencarkan," ujarnya. 

Plt Bupati Muba, Beni Hernedi SIP terus mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi baik di fasilitas layanan kesehatan atau gerai vaksin yang disiapkan untuk memfasilitasi vaksinasi COVID-19 masyarakat.

Beni juga menyampaikan Pemkab Muba bersama TNI-Polri terus masifkan pelaksanaan vaksin. Seperti halnya, pada Senin 18 Oktober ini dari hasil monitoring tercatat di 17 Puskesmas kecamatan - kecamatan di Muba melaksanakan vaksin. 

"Hari ini 16 Puskesmas di Muba melaksanakan vaksin serentak, dan ini akan terus digencarkan," ujar Beni. 

Ia menambahkan, adapun Puskesmas yang melaksanakan vaksin diantaranya 1.Puskemas Babat Toman, 2.Puskesmas Suka Damai, 3.Puskesmas Ngulak, 4.Puskesmas Lubuk Bintialo, 5. Puskesmas Berojaya Timur, 6.Puskesmas Srigunung, 7. Puskesmas Cinta Karya, 8. Puskesmas Peninggalan, 9. Puskesmas Ulak Paceh. 

"Kemudian, 10. Puskesmas Bukit Selabu, 11.Puskesmas Suka Jaya, 12. Puskesmas Sidorahayu, 13. Puskesmas Balai Agung, 14. Puskesmas Bayung Lencir, 15. Puskesmas Tanjung Kerang, dan 16.Puskesmas Jirak Jaya," tandasnya.

PAGAR ALAM, INFOSEKAYU.COM – Polisi berhasil mengungkap pelaku pembunuhan mayat seorang wanita yang terbungkus di dalam karung di kawasan Air Suban Simpang Petani, RT 03 RW 02, Kelurahan Alun, Kecamatan Pagar Alam Utara, Pagar Alam pada Minggu kemarin (17/10/2021).

Polres Pagar Alam menguak misteri pembunuhan ini kurang 24 jam pasca penemuan mayat tersebut. Pelakunya, tidak lain merupakan suami dari korban itu sendiri, Syamsu Sulaiman (68). Sementara identitas korban diketahui bernama Waldansi (63).

Syamsu saat ini sudah diamankan di Mapolres Pagar Alam. Dia mengakui telah melakukan pembunuhan terhadap istrinya. Dibincangi saat tiba di Mapolres, Syamsu mengungkapkan, dirinya nekat membunuh Waldansi, karena sikapnya yang terlalu cuek dan tidak mau menuruti kemauannya.

Tak terima perlakuan istrinya yang terlalu cuek, membuatnya khilaf dan menghabisi nyawa sang istri dengan cara mencekik leher menggunakan tali sapi. Kemudian dibuang dialiran Sungai.

Aku tu dak terimo, pas ku suruh buat kopi, dio nyuruh buat dewek. Ku suruh nyuci baju, dio jugo masa bodoh. Laki mano yang dak sakit cubo,” ungkapnya, Senin (18/10/2021).

Dia menceritakan, bahwa perbuatan tersebut ia lakukan pada malam hari, tepatnya pukul 22.00 WIB, sepekan sebelum mayat ditemukan. Pembunuhan ini ia lakukan saat istrinya sedang tertidur.

Setelah dio katek nyawo, kugotong dewek ke belakang rumah. Kareno berat, jadi kutinggalke dan aku langsung kabur,” ucapnya.

Menurut Syamsu, mereka baru saja menikah sekitar satu bulan, dan belum tercatat secara resmi di Kantor Urusan Agama (KUA), alias nikah siri. “Bini ku ini Wong Jawo,aku kenal dio di Pasar,” ucapnya.

Untuk diketahui, tertangkapnya Syamsu Sulaiman, setelah tim khusus Polres Pagar Alam melakukan penyelidikan dengan beberapa barang bukti. Salah satunya, berkaitan etat dengan keberadaan rumah yang tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).

Dari sinilah awal terungkapnya pelaku pembunuhan yang menguatkan pada tersangka. Syamsu Sulaiman akhirnya berhasil ditangkap di Prabumulih tadi pagi, sekira pukul 04.00 WIB.

Sebelumnya, pasca ditemukan masyarakat di Aliran Sungai Suban Simpang Petani, identitas korban cukup sulit diketahui. Kondisi badan mayat tersebut, khususnya pada jari tangan, sudah tidak terbaca saat diidentifikasi sidik jari. Sedangkan pada bagian muka atau kepala juga sudah hancur menjadi tengkorak.

Sementara pengenal lain, seperti cincin, jam tangan, gelang dan semacamnya yang melekan pada tubuh mayat, juga tidak ada. Hanya ada baju berwarna biru donker motif batik serta celana legging warna hitam.

Sumber : 


Muba, Infosekayu.com  - Polsek Tungkal Jaya Resor Muba mengamankan dua dari lima orang pelaku Pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia di halaman rumah korban dusun II Desa Sinar Harpan  Kec. Tungkal Jaya Kab. Muba. Sabtu, (16/10/21) Pukul 02.00 wib. 

Kapolres Musi banyuasin Akbp Alamsyah Pelupessy, SH, S.ik, M. Si melalui Kapolsek Tungkal Jaya Iptu Nirwan Haryadi, SH saat di hubungin mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berkat kerjasama Team Penyengat Tuja yang langsung bergerak melakukan olah TKP dan penangkapan.

"Tidak sampai tiga jam, satu pelaku an. Aji Bambang (25) terlebih dahulu kita tangkap dan malam kemaren pelaku utama menyerahkan diri ke mapolsek kita" Kata Nirwan. 

Lanjutnya, pengungkapan kasus ini tak membutuhkan waktu lama, Kanit Reskrim Aipda Aprianto SH, Kanit Intel Aipda Agus Riyanto, Kanit Shabara Bripka Fatoni Beserta Tim Penyengat Tuja Unit Reskrim Polsek Tungkal Jaya langsung bergerak menyisir wilayah Tungkal Jaya. alhasil, saat dalam perjalanan dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Tungkal Jaya Aipda Aprianto SH mendapatkan informasi dari warga tentang keberadaan salah satu pelaku langsung menuju salah satu rumah warga masyarakat tempat pelaku Aji bambang bersembunyi. 

"Aji ini menurut pengakuan nya hanya ikut memukul beserta tiga rekan nya yang DPO, sedangkan satu pelaku yang menyerahkan diri an. Radit Raymundu (25). Radit lah yang membacok korban hingga meninggal dunia, tidak sampai 3 jam pelaku kita tangkap"kata kanit reskrim Aprianto. 

Diceritakan, kejadian berawal Jum’at tgl 15 Oktober 2021 sekira pukul 22.00 wib, masalah dari korban Febrianton (24) mahasiswa yang merupakan warga Dusun 2 Desa Sinar Harapan Kec. Tungkal Jaya Kab. Muba ini memboceng Cewek yang diduga pacar pelaku Radit untuk mengajak makan bersama, sontak pelaku radit yang melihat langsung menyetop nya dijalan raya dan terjadilah keributan. 

Korban dan temannya perempuan lalu pulang kerumah masing - masing, tak lama kemudian pelaku radit mengajak 4 kawan nya kerumah korban dengan membawa senjata tajam jenis pedang dan kayu. 

Luka pada korban masing - masing mengenai korban yakni robek di bagian dada hingga menembus paru - paru dan jantung, telapak tangan sebelah kiri terbelah hingga sebagian jari Jempol putus. Tak hanya itu luka robek lengan sebelah kiri bagian Atas, luka memar di leher bagian kiri dan kanan, luka robek di bagian pinggang kiri atas dan luka robek di bagian siku tangan kiri.

Belum sampai diDi RSUD Bayung Lencir, korban menghembuskan nafas terakhirnya. 

Sampai berita ini diturunkan, baru dua pelaku yang sudah diamankan dan dimintai keterangan nya. Tiga pelaku yang turut serta masih melarikan diri (DPO). 

"Saya menghimbau untuk tiga pelaku yang belum menyerahkan diri agar segera menyerahkan diri, sebelum kami Polsek bertindak tegas" Kata kapolsek. Pelaku akan dikenakan Primer Pasal 340, subsider pasal 338 lebih subsider Pasal 170, ayat (2) ke -3 KUHPidana. (aajm/hms).
Jakarta, Infosekayu.com - KPK mengungkap survei Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengenai biaya yang harus dikeluarkan calon kepala daerah. Para calon kepala daerah harus memiliki sedikitnya Rp 30 miliar untuk mencalonkan diri sebagai bupati atau wali kota.

"Dari survei Kemendagri itu, paling tidak Rp 30 miliar yang dikeluarkan oleh calon kepala daerah tingkat bupati atau wali kota," ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam jumpa pers di gedung Merah Putih KPK, Sabtu (16/10/2021).

Alex menyebut bahkan di beberapa daerah bisa lebih dari Rp 30 miliar, yakni mencapai Rp 100 miliar. Karena itulah, menurutnya, biaya modal menjadi kepala daerah menjadi pemicu adanya tindakan korupsi.

Kalau ingin menang, bahkan itu dia harus menyediakan sampai Rp 60-75 miliar, di beberapa daerah itu ada yang di atas Rp 100 miliar," katanya.

"Tidak cukup penghasilan seorang kepala daerah selama 5 tahun untuk menggantikan biaya-biaya yang dikeluarkan. Kalau itu berasal dari sponsor, ya nanti imbalannya bagi-bagi proyek ya, bagi-bagi proyek sejak perencanaan dalam proses perencanaan APBD itu, nanti sudah ditentukan proyek ini nanti siapa yang akan mengerjakan," sambungnya. Alex mengungkapkan hal itu yang terjadi di Kabupaten Musi Banyuasin yang berujung operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Dodi Reza Alex Noerdin selaku bupati.

"Nah yang terjadi seperti itu di Musi Banyuasin dan juga di daerah lain. Nyaris hampir sama terkait proses APBD itu. Kebanyakan proses lelangnya hanya formalitas, itu juga rata-rata harga perkiraan sendiri. Itu juga sudah di mark up, ditinggikan. Ya ini tentu kami berharap ya PUPR itu bisa menjadi instansi pembina. Persoalannya kan tidak ada hubungan antara Kementerian PUPR dengan Dinas PUPR di daerah," imbuh Alex.

Serangan Fajar Disebut Jadi Penyebab Biaya Politik Mahal
Menurut Alex serangan fajar menjadi salah atu penyebab biaya politik mahal. Diketahu serangan fajar merupakan pemberian uang pada saat hari pencoblosan.

"Kita tahu juga ketika menjelang pemilihan atau hari pencoblosan itu ada pemberian atau istilah umumnya itu serangan fajar, pemberian uang kepada rakyat masyarakat, itu yang menyebabkan biaya politik menjadi sangat mahal," ujarnya.

Alex juga menyinggung soal uang mahar dalam mencari 'kendaraan politik' agar memberikan dukungan. Hal itu disebutnya sudah menjadi hal yang lumrah.

"Belum lagi juga adanya tuntutan atau permintaan yang kita kenal dengan istilahnya itu uang mahar untuk mencari kendaraan politik di parpol-parpol itu. Nah itu sesuatu yang meskipun tidak terungkap secara terbuka, tapi kita semuanya mendengar dan itu sudah sering disampaikan oleh calon-calon kepala daerah ini," katanya.

Alex mengatakan hal seperti ini memang sudah menjadi perhatian KPK dalam pengalokasian dana yang benar. KPK sudah berkoordinasi dengan LIPI untuk mengawasi masalah ini.

"Ini tentu menjadi perhatian kami di KPK. Kami sudah melakukan kajian bersama LIPI, agar ada alokasi dana yang cukup dari APBN kepada parpol. Yang tujuannya apa? Supaya partai politik itu dikelola dengan profesional, dikelola dengan benar. kaderisasinya juga benar," ujarnya.

Sumber : detik.com 

Palembang, Infosekayu.com - Gubernur Sumsel H Herman Deru, Minggu (17/10/2021) malam secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) Bupati kepada Wakil Bupati Muba Beni Hernedi SIP, adapun SK tersebut bernomor surat 130/3105/I/2021 perihal Penugasan Wakil Bupati Muba sebagai Pelaksana Tugas Bupati Muba. 

"Roda Pemerintahan Pemkab Muba tetap berjalan normal, saya akan berkoordinasi dengan Sekda dan para Kepala OPD agar tetap melaksanakan tugas masing-masing dengan maksimal," ungkap Plt Bupati Muba, Beni Hernedi SIP. 

Ketua PMI Muba ini menyebutkan, program-program kerja Pemkab Muba tetap berlangsung seperti biasa. "Tidak ada yang berubah, tupoksi pelayanan publik juga tetap normal berjalan seperti biasa demi melayani masyarakat Muba, juga terus menjaga soliditas, kekompakan menyatukan pikiran untuk membangun Kabupaten Musi Banyuasin" terangnya. 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Muba Drs Apriyadi MSi menyebutkan, Pemkab Muba tetap memaksimalkan pelayanan publik. "Pelayanan kepada masyarakat terutama percepatan pelaksanaan vaksin tentu menjadi prioritas utama," ujarnya. 

Lanjutnya, terkait pembangunan  infrastruktur sebagaimana yang telah dilaksanakan tetap berjalan. "Koordinasi antar OPD pun tetap maksimal dalam upaya menunjang roda pemerintahan di Kabupaten Muba," sebutnya. 

Gubernur Sumsel H Herman Deru menyebutkan, jajaran Pemkab Muba beserta Forkopimda bekerja secara komperensif. "Jaga stabilitas ekonomi, politik, dan kamtibmas, Pak Beni sudah diberi mandat untuk melaksanakan tugas Bupati," tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut turut dihadiri Pj Sekda Pemprov Sumsel SA Supriono, serta Forkopimda Muba diantaranya Ketua DPRD Muba Sugondo SH, Dandim 0401 Muba Letkol Arh Faris, Kurniawan SST MT MSi, Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy SH Sik MSi, Kajari Muba Marcos MM Simare-Mare SH MHum, Ketua Pengadilan Negeri Sekayu Hendra Halomoan SH MH diwakili hakim anggota  M Novriyanto SH, Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Muba H Yudi Herzandi SH MH dan Kepala Bagian Tapem Setda Muba H Irwan Syazili

INFOSEKAYU.COM - Indonesia mampu mengalahkan China dalam perebutan gelar juara Thomas Cup 2020, Minggu (17/10) WIB. Gelar ini merupakan yang ke-14 bagi Indonesia di ajang Thomas Cup 2020, sekaligus membuat Indonesia menjadi peraih gelar terbanyak Thomas Cup.

Pada partai pertama, Anthony Sinisuka Ginting berhadapan dengan atlet China, Lu Guang Zu. Unggulan pertama China, Shi Yuqi terpaksa tidak bermain dikarenakan cedera yang dialaminya pada semifinal melawan Kento Momotan. Kemenangan pun mampu diberikan Ginting dengan rubber gim 18-21 21-14 21-16.

Di partai kedua Indonesia menurunkan unggulan tujuh dunia, Fajar Alfian/Muhammad Rian yang melawan He Ji Ting/Zhou Hao Dong. Di gim pertama, Fajar/Rian unggul jauh dengan skor 21-12. Perlawanan pun diberikan oleh pasangan China di gim kedua, namun begitu Fajar/Rian mampu mengatasi dengan baik untuk kembali memenangkan gim kedua 21-19 sekaligus membuat Indonesia menjauh 2-0 atas China.

Dalam partai ketiga, Indonesia menurunkan Jonatan Christie yang melawan Li Shi Feng. Jojo pun menjadi penentu kemenangan Indonesia dengan menang atas wakil China tersebut dengan rubber gim 21-14 18-21 21-14.

Gelar Thomas Cup 2020 ini menjadi gelar ke-14 bagi tim Indonesia di ajang tersebut sekaligus mengakhiri penantian panjang selama 19 tahun. Terakhir kali Indonesia meraih gelar juara Thomas Cup pada tahun 2002, dimana ketika itu Indonesia menang atas Malaysia dengan skor 3-2 pada partai final.

Indonesia mendominasi gelar juara Thomas Cup sepanjang turnamen tersebut terselenggara sejak tahun 1949. Total, 14 gelar juara Indonesia belum bisa dikalahkan oleh negara manapun. Pesaing terdekat, China saat ini hanya mengoleksi sebanyak 10 gelar Thomas Cup.

Selamat untuk tim Thomas Cup Indonesia dan mengucapkan terimakasih mewakili segenap masyarakat Indonesia atas perjuangannya!

Sumber: Bravaradio

PALEMBANG, INFOSEKAYU.COM - Harga karet di Sumatera Selatan (Sumsel) untuk kadar karet kering (KKK) 100 persen hingga 40 persen sempat tembus di atas Rp 21 ribu per kg. Namun di akhir pekan ini ditutup dengan turun.

"Indikasi harga karet pada Jumat (15/10) turun Rp 127 per kg dibandingkan indikasi harga karet hari, Kamis (14/10) untuk KKK 100 persen," kata Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel Ir. Agus Darwa M.Si melalui Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel Rudi Arpian MSi, Sabtu (16/10/2021).

Berdasarkan data Singapore Commodity yang diolah Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel bersama Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Sumsel, harga karet KKK 100 persen pada 14 Oktober 2021 Rp 20,781 per kg.

Sedangkan harga karet hari Jumat (15/10/2021) untuk KKK 100 persennya di harga Rp 20,654 per kg, artinya ada penurunan Rp 127 per kg dibandingkan harga hari Kamis.

Lalu untuk KKK 70 persen hari ini, diharga 14,458 per kg, KKK 60 persen diharga Rp 12.392 per kg, KKK 50 persen diharga Rp 10.327 per kg, dan KKK 40 persen diharga Rp 8.262 per kg.

Menurut Rudi, harga karet di pasar berjangka tercatat terus menurun akibat dampak krisis energi dunia di negara importir karet China dan Amerika.

"Banyaknya permintaan energi akibat memasuki musim dingin membuat penurunan produksi mobil. Penurunan terjadi akibat krisis energi global dan krisis listrik yang melanda dunia," katanya.

Sebagaimana diketahui karet adalah bahan baku pembuatan ban yang menjadi komponen utama dari perakitan mobil. Untuk itu terganggunya produksi mobil berdampak pada tekanan pada harga karet di bursa berjangka.

Rudi pun memberikan tips agar kadar karet kering ditingkat petani lebih maksimal caranya yaitu pakai bahan pembeku yang dianjurkan dan harus seragam. Bisa pakai Specta, Asap Cair atau Deorub.

Lalu umur bahan olah karet rakyat (Bokar) harus sama, misal kalau umur seminggu dijual seragam umur seminggu. Jangan dicampur dengan Bokar yang ber umur 2 atau 3 hari. Kemudian, tidak boleh direndam dan dicampur dengan bahan bukan karet, makin cepat ditumpahkan dari bak pembeku makin tinggi KKK nya.

Sumber : Tribun Sumsel

INFOSEKAYU.COM Indonesia secara luar biasa berhasil lolos ke babak final Thomas Cup 2020 setelah mengalahkan tuan rumah Denmark di babak semifinal.

Bertanding di Ceres Arena, Aarhus, Indonesia berhasil menang meyakinkan dengan skor 3-1 atas tuan rumah Denmark di babak semifinal Thomas Cup 2020.

Di game pertama, tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting harus mengakui keunggulan pebulu tangkis nomor 2 dunia Viktor Axelsen dengan dua set langsung 21-9 dan 21-15.

Kemudian di game kedua, Indonesia berhasil menyamakan kedudukan melalui ganda putra Indonesia  Marcus Gideon - Kevin Sanjaya yang menaklukan pasangan Kim Astrup - Anders Rasmussen dengan rubber 21-13, 10-21 dan 21-15.

Lalu di game ketiga Indonesia berbalik unggul 2-1 setelah Jonathan Christie dengan laga yang cukup alot mampu mengalahkan pebulu tangkis nomor 3 dunia Anders Antonsen dengan rubber 25-23, 15-21 dan 21-16, laga itu berlangsung hampir 2 jam.

Sementara itu di game keempat giliran ganda putra Fajar Alfian - Muhammad Ardianto yang menutup kemenangan Indonesia menjadi 3-1 setelah berhasil menumbangkan pasangan Mathias Christiansen - Frederik Sogaard dua set langsung 21-14 dan 21-14.

Dengan kemenangan 3-1 tersebut, Indonesia berhak lolos ke babak final Thomas Cup 2020 melawan Tiongkok. Tiongkok sendiri di babak semifinal berhasil menyingkirkan Jepang dengan skor akhir 3-1.

Babak final Thomas Cup antara Indonesia melawan Tiongkok akan digelar pada Minggu, 17 Oktober 2021 di Ceres Arena, Aarhus, Denmark.

Sumber : SEPUTARTANGSEL.COM

Infosekayu.com - Kepemimpinan pemerintahan Kabupaten Musi Banyuasin, tampaknya langsung diisi. Setelah beberapa jam, Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin menjadi tersangka kasus suap dan ditahan KPK, Gubernur Herman Deru langsung mengambil langkah.

Sabtu (16/10/2021 malam), Gubernur Herman Deru langsung menunjuk Wakil Bupati Musi Banyuasin (MubaBeni Hernedi sebagai Pelaksana tugas  (Plt) sebagai Bupati Musi Banyuasin (Muba).

"Saya izin ke Kemendagri melalui Dirjen Otonomi Daerah (Otda) untuk menunjuk Plt. Pelantikan ini ditujukan agar tidak terjadi kekosongan kekuasaan di kabupaten Muba. Ini sudah sesuai UU jika kepala daerah berhalangan maka wakilnya akan menggantikan," ungkap Herman Deru di Griya Agung Palembang, Sabtu (16/10/2021).

Deru menjelaskan, penunjukan Beni sebagai Plt Bupati mulai berlaku usai dirinya mengumumkan kepada publik malam ini. Surat penunjukan tercatat pada SK Gubernur Sumsel nomor 130/3105/2021 mengenai pengangkatan Beni Hernedi sebagai plt Bupati disisa masa jabatan. 

Menurut Deru penunjukan Plt Bupati Muba diatur dalam Pasal 65 ayat 4 UU nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah sebagaimana diubah dalam UU nomor 9 tahun 2015 tentang perubahan UU sebelumnya.

"Seyogyanya SK ini saya berikan langsung ke Plt Bupati. Namun karena tugas beliau dan hari libur tidak diberikan secara langsung. Akan tetapi SK ini bertujuan agar provinsi dan kabupaten dapat saling membantu mewujudkan stabilitas politik dan keamanan masyarakat," jelas Deru.

Dikatakan Deru, tugas dan kewenangan Plt harap selalu dikoordinasikan dengan provinsi. Plt memiliki legitimasi menjalankan tugas yang sudah ada dari visi misi Bupati, membuat peraturan. Lalu merancang anggaran APBD dan berkonsultasi dengan Kemendagri RI.

"Apa lagi dalam waktu dekat Muba akan memasuki proses tahapan penentuan APBD 2022. Kita akan segera bertemu Plt bupati untuk membahas persoalan ini," ujarnya. 

Masih dikatakan Deru, dirinya tidak mau kejadian ini terus berulang apa lagi sebelumnya sempat terjadi kekosongan kekuasaan setelah Bupati OKU meninggal dunia dan wakilnya ditangkap KPK. Lalu Muara Enim juga demikian bupati dan wakilnya ditangkap KPK.

Ia berharap pemerintahan akan berjalan normal dengan kreativitas bupati dan wakilnya. Dirinya meminta Beni Hernedi dapat menjalankan tugas sebaik-baiknya agar roda pemerintahan dan pelayanan tetap berjalan baik.

"Roda pembangunan dan pelayanan jangan sampai terganggu karena terlambat  mengambil kebijakan," tegas Deru.

Ia juga meminta kepada masyarakat Muba untuk bersabar dengan proses hukum yang tengah berjalan. Dodi Reza yang tengah tersandung kasus hukum diharapkan tegar menghadapi permasalahannya.

Sumber : SuaraSumsel.id

PALEMBANG, INFOSEKAYU.COM  - Pemerintah Provinsi Sumsel akan memberikan mandat kepada Wakil Bupati (Wabup) Musi Banyuasin (Muba) Beni Hernedi akan ditetapkan sebagai Plt Bupati. Hal ini, agar roda pemerintahan di Pemkab Muba tetap berjalan.

Keputusan ini diambil Gubernur Sumsel Herman Deru selaku perpanjangan tangan pemerintahan pusat, Pasca Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin resmi ditetapkan oleh KPK sabagai tersangka lantaran terlibat kasus dugaan suap terkait proyek infrastruktur, Sabtu (16/10/2021).

"Malam ini, selaku perpanjangan tangan pemerintah pusat, maka saya akan memberikan mandat Wabup Muba sebagai Plt Bupati Muba," kata Herman Deru, Sabtu (16/10/2021).

Diterangkannya, meskipun Pemerintahan Kabupaten Muba masih ada Wabupnya, namun ini dilakukan agar tidak terjadi kekosongan tampuk kekuasaan di Muba, khususnya dalam pengambil kebijakan.

"Meski ada Wabup, tapi kalau tidak ada mandat untuk Plt Bupati, maka tidak ada kewenangan untuk kelanjutkan roda pemerintahan dan pembangunan. Apalagi lagi dalam waktu dekat akan ada pembahasan APBD induk Sumsel 2022 dan sebagainya, sehingga diperlukan Plt," ujarnya.

Penyerahan SK Plt Bupati Muba akan diserahkan Gubernur Sumsel Herman Deru kepada Beni Hernedi di Griya Agung Palembang, Sabtu 16 Oktober pukul 21.00 Wib, dengan dihadiri sejumlah Porkompinda Muba.
SEKAYU, INFOSEKAYU.COM - Puluhan masyarakat Sekayu terjaring razia di Bundaran Sekayu yang digelar Polres Musi Banyuasin, Kamis (14/10/2021) sore ketibaan rezeki. Awalnya para pengendara yang melanggar lalu lintas merasa cemas karena biasanya dalam razia, mereka selalu ditilang, sebaliknya diberikan hadiah berupa vaksinasi gratis COVID-19.

Dalam kegiatan ini, Polres Muba bersinergi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Muba untuk mendukung Pemkab Muba mengakselerasi percepatan kekebalan kelompok (herd immunity) melalui percepatan vaksinasi COVID-19.

"Kami dari Polres Muba beserta Dinas kesehatan kabupaten Muba melaksanakan giat vaksin di jalan, mungkin orang orang berpikiran ada razia apa?, ternyata bukan razia, melainkan kami meminta dan menghibau warga Muba yang belum divaksin untuk mau ikut vaksinasi supaya cepat mencapai herd immunity, khususnya di Kabupaten Muba sendiri,"ungkap Kasatbinmas AKP Nofrizal.

Vaksinasi ini, menurut Nofrizal akan dilakukan Polres setiap hari. Ia juga berharap agar masyarakat Muba umur diatas 12 tahun tervaksin semuanya. "Sasaran kita pengendara roda 2 pengendara roda 4 yang kebetulan lewat di bundaran STIER ini, bagi yang belum vaksin kita arahkan vaksin disini,"ungkapnya.

Meskipun telah divaksin, lanjutnya diharapkan masyarakat tetap menjalankan disiplin protokol kesehatan lainnya di tengah kondisi penerapan PPKM level I yang masih berlangsung.

Senada, Kepala Dinas Kesehatan Muba dr H Azmi Dariusmansyah MARS melalui Kasi Surveilans dan Imunisasi Seftiani Peratita SS MKes juga menghimbau masyarakat Muba yang belum divaksin agar segera vaksin dan tetap menerapkan prokes guna menekan penularan COVID-19.

"Jadi mari kita jangan lengah tetap patuhi prokes COVID-19 dengan cara pakai masker, terus cuci tangan dan menjaga jarak. Kalau kita sudah melakukan Prokes yang ketat InsyaAllah pandemi COVID-19 akan segera berakhir dan kita bisa kembali beraktivitas dengan kondisi normal,"ungkapnya.
SEKAYU, INFOSEKAYU.COM - Meskipun Kasus COVID-19 di Kabupaten Musi Banyuasin menurun drastis, tidak membuat pengawasan Kepala Dinas Komunikasi dan informatika Musi Banyuasin Herryandi Sinulingga AP menjadi kendor.

Bahkan dirinya terus meningkatkan pengawasan guna memastikan kesehatan pegawainya dalam keadaan sehat dan aman. Rabu (13/10/2021) secara mendadak dirinya berkerjasama dengan pihak dinas kesehatan Kabupaten Muba melakukan tracking COVID-19 bagi ASN dan tenaga kontrak yang ada di lingkungan Dinkominfo Muba mengingat ASN dan TKK di kominfo ini mobilitasnya tinggi sering melakukan peliputan bagi pimpinan baik keluar daerah maupun dalam daerah nah resiko tertular itu sangat tinggi itu makanya kita tidak boleh lengah dan harus selalu waspada untuk menjaga kesehatan tim kerja saya dan menghimbau mereka tetap prokes dalam melaksanakan tugas sehari harinya .

Dan alhasil 30 orang yang di tes hasilnya semua negatif.  Walaupun demikian, Lingga juga berharap pegawainya dan masyarakat Muba tetap taat protokol kesehatan dan tidak lengah walaupun kasus ini mengalami penurunan. 

"Saat ini secara keseluruhan kasus COVID-19 di Kabupaten Muba cenderung menurun, bahkan Muba turun PPKM ke level I. Tapi kita harus tetap waspada, jangan kendor dan kondisi ini merupakan kesempatan  bagi kita untuk lebih memastikan apa yang terjadi sebenarnya di lapangan. Ini salah satu upaya kita dari Dinkominfo mendukung Pemkab Muba dalam mewujudkan Herd Immunity. Untuk itu, saya menghimbau, agar tracing terus digenjot,"tandasnya.

Senada, Kepala Dinkes Muba dr H Azmi Dariusmansyah, MARS mengatakan ada 30 ASN dan TKK Dinkominfo Muba yang dilakukan tes Rapid Antigen sebagai tracking dan Alhamdulillah semua negatif. Tak hanya tracking, kami Dinkes Muba juga akan terus ingatkan masyarakat agar patuhi Prokes COVID-19.

"Saya memperkirakan penurunan kasus ini merupakan salah satu hasil Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan makin masifnya kegiatan vaksinasi. Jadi mari kita jangan lengah tetap patuhi prokes COVID-19 dengan cara pakai masker, terus cuci tangan dan menjaga jarak. Semoga pandemi COVID-19 ini segera berakhir,"ungkapnya.

Sementara Fitri salah satu TKK Dinkominfo Muba mengatakan bahwa dirinya bersama pegawai lainnya menyambut baik apa yang dilakukan oleh atasannya.

Menurut Fitri, apa yang dilakukan pimpinannya tidak lain adalah bentuk kepeduliannya terhadap stafnya dan lingkungan Kabupaten Muba sendiri agar tetap sehat dan kondusif dalam beraktivitas sehingga kondisi kembali normal. "Kami sangat mendukung dan dengan senang hati mengikuti kegiatan yang dilakukan pak Kadin "pungkasnya.
MUBA, INFOSEKAYU.COM  – Rico Hutapea (25) warga Kota Lubuk Linggau, ditangkap Sat Reskrim Polres Musi Banyuasin (Muba). Pelaku ditangkap di wilayah Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, Selasa (12/10/2021) dini hari. Pelaku ditangkap karena menyebarkan video asusila dirinya bersama pacarnya berinisial MR.

“Tersangka Rico sudah kita amankan karena telah menyebar poto dan video syur dirinya dan korban MR melalui media sosial, ” ujar Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy, SH, SIK, MSI saat memimpin prees rilis di Mapolres Muba, Kamis (14/10/2021). 

Sambung Alamsyah, penangkapan terhadap tersangka merupakan laporan dari korban MR ke SPKT Polres Muba pada, (02/10/2021). Dijelaskan Alamsyah, Tersangka Rico merekam adegan asusila bersama korban MR itu pada bulan Juli 2021 yang lalu di Kelurahan Kayuara, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Muba. Kemudian video asusila ini disebarkan tersangka, hingga menjadi viral.

Saat ini tersangka Rico sudah kita amankan beserta barang bukti berupa dua buah HP, boneka, sprei dan gelang milik korban, ” beber Alamsyah.

Ditegaskan Alamsyah, terkait kasus ini terdapat 2 (dua) motif. 1. Berharap korban cepat bercerai dengan suaminya. 2. Adanya unsur pemerasan yang dilakukan tersangka Rico terhadap korban.

 “Terhadap tersangka sendiri akan kita jerat pasal 4 ayat 1 jo pasal 29 UU No 44 Tahun 2008 tentang pornografi atau pasal 27 ayat 1 UU RI No 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Uau RI No 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik, dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara, ” tandasnya.

Sementara itu pengakuan tersangka Rico dirinya sudah berpacaran dengan korban MR dari bulan maret 2021 yang lalu. Ia mengaku membuat video asusila itu dikarenakan ditantang oleh korban.

Menurut pengakuan Rico, dirinya kala itu ditelepon oleh korban, lalu bertanya kepadanya kenapa tidak bikin video mesum. “Dio (korban) telpon aku dari HP, ‘mano nak buat video mesum. Kalu kau dak galak kau dak sayang’, ” ujar pelaku, menirukan ucapan korban. Tersangka berdalih sakit hati. Hingga nekat memviralkan video asusila itu.

Sumber : krsumsel.com 

JAKARTA, INFOSEKAYU.COM -- Mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Rasamala Aritonang mengungkapkan nama partai politik yang akan ia dirikan. Hal tersebut diungkapkan eks kepala biro hukum KPK itu melalui cicitannya dalam akun Twitter @RasamalaArt.

"Namanya: "Partai Serikat Pembebasan"," tulis Rasamala Aritonang dalam akun Twitternya, Kamis (14/10).

Dia menjelaskan, serikat bermakna kebersamaan dan kekuatan kolektif sebagai suatu gerakan untuk membebaskan dari belenggu penderitaan. Dia melanjutkan, penderitaan utama adalah akibat kejahatan korupsi. "Ideologinya: Pancasila yang hakiki bukan sekedar jargon," katanya.

Rasamala melanjutkan, masyarakat memerlukan ruang strategis untuk mendorong perubahan yang lebih besar dan Indonesia yang lebih maju. Namun, dia menegaskan, hal tersebut dapat diraih dengan syarat yakni bebas dari korupsi.

Niatan untuk mendirikan partai tersebut lantas diapresiasi oleh mantan ketua wadah pegawai (WP) KPK, Yudi Purnomo Harahap. Dia mengaku mendukung niatan Rasamala untuk mendirikan partai politik tersebut.

Yudi menjamin bahwa integritas Rasamala juga tidak perlu diragukan lagi. Menurutnya, partai yang akan didirikan Rasamala diharapkan juga akan mendapatkan sambutan dari publik luas.

"Saya pribadi selaku mantan ketua WP KPK tentu dukung impian dari setiap 57 (mantan pegawai KPK) ini, yang penting berkontribusi buat rakyat Indonesia, termasuk Bang Rasamala yang ingin bikin parpol," katanya.

Dia mengingatkan Rasamala agar partai politik yang didirikannya harus tetap idealis tetap menjaga konsistensi atas kebenaran, jangan kompromis dan terus menggelorakan semangat antikorupsi. "Karena rakyat memang menanti pemimpin muda dan alternatif yang masih bersih dari korupsi," katanya.

Seperti diketahui, KPK resmi memecat 57 pegawai yang dinilai tidak memenuhi syarat (TMS) berdasarkan TWK, termasuk penyidik senior Novel Baswedan. Pemberhentian tersebut berlaku efektif per 1 Oktober 2021.

TWK yang merupakan proses alih pegawai KPK menjadi ASN kemudian menjadi polemik. Ombudsman telah menemukan banyak kecacatan administrasi serta didapati sejumlah pelanggaran HAM oleh Komnas HAM.

Kepolisian kemudian berencana mengundang 57 mantan pegawai KPK tersebut. Namun pertemuan tersebut belum tahu kapan akan dilaksanakan sebab polri masih memproses dan merancang mekanisme perekrutan oleh SDM.

Sumber : REPUBLIKA.CO.ID

Palembang, Infosekayu.com  - Guna menertibkan aktivitas pengeboran sumur minyak bumi secara ilegal atau illegal driling yang dilakukan oleh masyarakat dan kerap menimbulkan korban jiwa, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) tidak mempunyai kewenangan terkait hal tersebut.

Gubernur Sumsel, Herman Deru, mengakui tak memiliki kewenangan itu membuat pemerintah provinsi setempat kesulitan mengatasinya. Karena itu, pihaknya meminta Pemerintah Pusat agar dapat memberikan kewenangan ke daerah untuk mengawasi sepenuhnya kegiatan sumur minyak ilegal itu.

“Ya, selama ini kita hanya sebatas pengawas saja untuk melegalkan atau mengusulkan menutup yang melanggar. Saya tak punya kewenangan,” ujarnya di Palembang, Rabu (13/10).

Kendati begitu, sambungnya, jika pemerintah provinsi setempat diberi kewenangan oleh pusat untuk memberikan kebijakan, maka dapat bertanggungjawab dalam pengawasan illegal drilling jika ada yang melanggar.

“Jadi, saya akan bertanggungjawab sepenuhnya. Selain itu, tak ada lagi yang namanya lempar batu sembunyi tangan kalau ada kejadian sumur minyak meledak,” katanya.

Dijelaskannya, guna memberantas tambang minyak ilegal dengan cara memberikan sosialisasi kepada masyarakat atau menutup jalurnya dari Ulu hingga Ilir, hal itu dinilai percuma saja. Sebab, market untuk membangun illegal drilling tetap ada, bahkan itu tak hanya di Bumi Sriwijaya saja.

“Ada pemodal, lalu ada pembeli maupun market-nya masih. Itu bukan di sini (Sumsel) saja, akan tetapi di luar juga jadi percuma saja kalau mau menutup sumur minyak itu,” ujarnya.

Terpisah, pada acara virtual Focus Group Discussion (FGD) Penanggulangan Aktivitas Illegal Drilling dalam Perspektif Hukum dan Dampaknya di Kabupaten Muba, Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto, menjelaskan beberapa rekomendasi untuk penanganan illegal driling tersebut. Mulai dari Komitmen Aparat (CJS) untuk bertindak dalam gakkum berani tegas dan tuntas dalam penanganan illegal drilling di wilayah Sumsel, komitmen FKPD dan stakeholder secara bersama-sama (multi doors system) dalam mencari solusi yang terbaik bagi pelaku dan lingkungan pasca kegiatan illegal drilling.

“Penyiapan lapangan kerja yang memadai untuk masyarakat yang melakukan penambangan ilegal oleh pemprov dan pemkot. Sanksi hukum yang tegas bagi hilir (koorporasi) SPBU dan pelaku perorangan illegal drilling guna memutus mata rantai yang menampung penegakan hukum penadah serta monitoring secara kontinuitas,” ujarnya.

Kemudian, lanjutnya, para pelaku penambang illegal drilling dapat dilakukan perekrutan ke perusahaan sebagai upaya pembinaan masyarakat penambang Illegal drilling (perusahaan sebagai bapak angkat bagi masyarakat Penambang). Selanjutnya, pemberian berupa CSR pelatihan dan peenyediaan lapangan pekerjaan berupa security yang diarahkan kepada perusahaan dan pabrik yang ada di Muba.

Rekomendasi lainnya itu dengan melakukan upaya recovery di lahan konservasi bekas illegal drilling untuk perbaikan kondisi lingkungan pasca penambangan illegal drilling. Serta lakukan lidik dan gakkum terhadap pemodal illegal drilling. Selain itu, terobosan yang dilakukan dengan pencanangan kampung hijau bebas illegal drilling.

“Tahapannya sendiri dengan mendirikan tim terpadu (TNI, Polri, Pemda, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Stakeholder). Kontinuitas untuk memonitor kegiatan illegal drilling di wilayah rawan untuk memastikan benar-benar tak terjadi lagi aktifitas illegal drilling, lalu membuat siteplan (kampung hijau bebas drilling), membuat renaksi dan SOP dalam membentuk kampung hijau bebas illegal drilling,” katanya.

Sumber : Gatra.com

Sekayu, infosekayu.com  - Kapolda Sumatera selatan, Irjen Pol. Drs. Toni Harmanto,M.H, yang didampingi waka polda sumsel Brigjen Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. beserta pejabat utama polda sumsel melakukan kunjungan kerja ke Polres Musi Banyuasin, Rabu (13/10/21)

Kedatangan orang nomor satu di jajaran kepolisian sumsel tersebut disambut langsung oleh Bupati Musi banyuasin H. Dodi Reza Alex dipolres musi banyuasin yang didampingi kapolres muba Akbp.Alamsyah Pelupessy,SH.SIK.MS.i., Bersama unsur Forkopinda kab. Musi banyuasin dan disambut dengan peragaan pocil polres muba.

Dari pantauan awak media, disela kegiatan kunjungan tersebut kapolda sumsel juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan ruang tahanan polres muba yang dilanjutkan silaturahmi Bersama personil polres muba yang sekaligus memberikan penekanan kepada seluruh personil dalam rangka harkamtibmas.

Diantara beberapa penekanan Kapolda yang penting bagi personil diantaranya, agar para personil bekerja sesuai dengan tupoksinya dan bekerja secara profesionalisme tanpa menimbulkan permasalahan.

Kapolda juga mengapresiasi atas capaian polres muba meraih WBK dan menuju WBBM, serta capaian dalam ungkap kasus tindak pidana dan juga program infak personil polres muba dalam membantu sesama baik itu untuk kepentingan personil polres muba sendiri hingga masyarakat.

Dalam mengahdapi pilkades serentak yang akan dilaksanakan 22 nopember 2021 nanti kapolda menginstruksikan agar segera lakukan pemetaan secara mendetil, apabila membutuhkan bantuan personil segerah ajukan agar dalam pelaksanaannya nanti dapat berjalan dalam keadaan aman dan kondusif

Sempat menyinggung situasi kamtibmas yang terjadi di kab. Muba saat ini khususnya dalam penangan kasus illegal drilling, kapolda menginstruksikan untuk mengusut tuntas perkara yang terjadi dan beliau mengingatkan personil agar tidak terlibat dalam pengolahan minyak illegal tersebut dan jika terbukti terlibat akan diproses secara hukum ujarnya.

Infosekayu.com - Di masa pandemi ini, masyarakat diwajibkan untuk menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan.

Salah satu protokol kesehatan yang wajib dilakukan adalah menggunakan masker ketika ke luar rumah. Berbagai jenis masker tersedia dengan ragam harganya yang cukup terjangkau, salah satu masker yang banyak dicari yakni KN-95.

Di balik harga masker KN-95 yang relatif mahal, nyatanya kita bisa hemat ketika menggunakan KN-95 menurut para ahli. Di Indonesia menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan 6M.

Dilansir dari Kontan, aturan main protokol kesehatan 6M tertuang di Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 16 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Regulasi ini menyesuaikan dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1-4.

Kebijakan tersebut efektif berlaku mulai 26 Juli 2021 sampai waktu yang ditentukan kemudian, dan akan dievaluasi lebih lanjut sesuai perkembangan terakhir di lapangan atau hasil evaluasi dari kementerian atau lembaga terkait. SE No. 16/2021 menyebutkan, setiap individu yang melaksanakan perjalanan wajib menerapakan dan mematuhi protokol kesehatan 6M:

  1. Memakai masker
  2. Mencuci tangan dengan sabun di air mengalir
  3. Menjaga jarak
  4. Menjauhi kerumunan
  5. Mengurangi mobilitas
  6. Menghindari makan bersama

Lalu bagaimana menggunakan masker KN-95 yang mahal namun bisa tetap hemat?

Dikutip dari Kompas.com, Kamis (29/7/2021) disiplin menggunakan masker dan menyegerakan vaksinasi menjadi langkah utama menangkal infeksi virus Covid-19 varian delta yang lebih cepat menular.

Sejumlah pakar kesehatan di Amerika Serikat menyarankan penggunaan masker KN-95 sebagai pilihan yang lebih efektif untuk melindungi diri.

Biasanya, masker jenis ini hanya ditujukan untuk tenaga medis karena sanggup menyaring partikel aerosol hingga 95 persen. Hanya saja, tidak mudah bagi masyarakat umum di Indonesia untuk mendapatkan masker jenis ini.

Jumlahnya terbatas sehingga diprioritaskan untuk tenaga kesehatan atau individu yang berada di garda depan penanggulangan Covid-19.

Ini Kiat Pakai Masker KN-95 Berulang

Dalam rangkaian kicauannya di Twitter, Dr. Faheem Younus, MD, pakar penyakit menular asal Maryland School of Medicine Health, AS membagikan pendapat soal masker terbaik yang harus dipakai di masa pandemi.

Jika memungkinkan dan sanggup membelinya, ia mengurutkan N95 sebagai yang terbaik, diikuti KN95, dan lalu masker kesehatan biasa. "Tidak perlu masker kain/ desainer mewah. Jangan membeli masker dengan katup depan," ujar dia lewat akun @FaheemYounus.

Dalam kicauan terpisah, ia juga mengatakan masker N95 juga bisa digantikan dengan jenis KN95 dalam menghadapi penyebaran varian Delta.

Namun, kita juga dianjurkan untuk menghindari kerumunan di dalam ruangan tertutup, dan segara mengikuti vaksinasi. Dokter berprestasi ini juga menyadari harga masker KN95 yang tergolong lebih mahal bagi sebagian masyarakat.

Terlebih di era pandemi, ketika biaya kebutuhan kesehatan melonjak, dan ditambah kewajiban mengganti masker secara rutin. Untuk menanggulanginya, ia membagikan tips agar masker KN95 bisa dipakai berulang kali dan bertahan hingga berbulan-bulan.

Seperti apa kiatnya? Beli dua masker KN95. Kita dianjurkan untuk membeli dua buah masker KN95 untuk setiap orang. Sesuaikan jumlahnya dengan anggota keluarga di rumah agar bisa memakainya masing-masing.

Sediakan kantong kertas untuk penyimpanan satu buah masker KN95. Untuk menghematnya, sediakan kantong kertas cokelat untuk menyimpannya setiap kali selesai dipakai.

Selama satu masker disimpan, beralihlah memakai masker lainnya yang masih tersedia. Lakukan hal tersebut bergantian dan jaga agar masker tidak rusak agar bisa terus dipakai. "Terus bergantian selama digunakan oleh orang yang sama," ujar dokter Faheem. Masker bisa bertahan berbulan-bulan.

Dengan cara ini, Faheem menyatakan dua buah masker KN95 yang kita miliki bisa bertahan hingga berbulan-bulan. Tentunya ini dengan catatan masker tidak rusak, kotor, dan kondisinya masih terjaga baik. Bayangkan berapa uang yang bisa kita hemat dengan cara ini. Keluarga tetap aman dari virus, beban keuangan juga bisa terbantu selama masa pandemi.