Articles by "info pemerintahan"
Tampilkan postingan dengan label info pemerintahan. Tampilkan semua postingan
SEKAYU, INFOSEKAYU.COM  - Setelah resmi diputuskan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Musi Banyuasin (Muba), Beni Hernedi menggelar Rapat Staf Bersama Jajaran Pemkab Muba yang dihadiri oleh Para Staf Ahli Bupati Muba, Para Asisten, Kepala Perangkat Daerah dan seluruh Camat di Lingkungan Pemkab Muba, bertempat di Auditorium Pemkab Muba, Selasa (19/10/2021).

Dalam kesempatan tersebut Plt Bupati Muba mengajak para OPD dan camat di lingkungan Pemkab Muba, untuk tetap solid dan fokus menjalankan program kerja yang telah direncanakan. 

"Meneruskan apa yang dikatakan Gubernur Sumsel pada penyerahan SK Plt Bupati Minggu malam kemarin, agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah termasuk seluruh ASN untuk menghindari perbuatan yang tidak sesuai aturan ataupun melanggar hukum,"ucap Beni.

Beni juga menyebutkan bahwa Asisten Bidang Pengembangan Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Drs H Yusuf Amilin mulai hari ini ditugaskan sebagai Plt Kepala Dinas PUPR, dengan tujuan untuk menkonsolidasikan Dinas PUPR agar semua pekerjaan tetap bisa dijalankan.

"Perlu dilakukan pengecekkan dan pengawasan, guna memastikan para ASN dan staf di Dinas PUPR tetap bekerja sebagaimana mestinya, bekerja sesuai tupoksi menjalankan kewajiban,"pungkasnya.

"Terakhir saya tegaskan, bahwa kita semua jajaran Pemkab Muba harus siap menjalankan roda pemerintahan secara normal, walaupun ada gangguan-gangguan yang datang terhadap masalah yang ada, kita harus tetap solid, tidak ada geng tetap satu narasi untuk mewujdkan Muba Maju Berjaya,"tukasnya.
Sekayu, Infosekayu.com - Progress capaian suntik vaksin di Kabupaten Muba menunjukan angka positif. Tercatat hingga 18 Oktober 2021, realisasi suntik vaksin di Muba sudah mencapai 42,20 persen. 

"Sudah 190.273 yang disuntik vaksin, dengan target sasaran 450.831 orang. Artinya, sudah 42 persen lebih yang disuntik vaksin," ungkap Kadinkes Muba, dr Azmi Dariusmansyah MARS. 

Lanjutnya, capaian vaksin tersebut juga bagian indikator dari terus melandainya jumlah masyarakat yang terpapar COVID-19 di Muba. "Bisa dikatakan hampir separuh target sasaran sudah divaksin, ini akan terus kita gencarkan," ujarnya. 

Plt Bupati Muba, Beni Hernedi SIP terus mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi baik di fasilitas layanan kesehatan atau gerai vaksin yang disiapkan untuk memfasilitasi vaksinasi COVID-19 masyarakat.

Beni juga menyampaikan Pemkab Muba bersama TNI-Polri terus masifkan pelaksanaan vaksin. Seperti halnya, pada Senin 18 Oktober ini dari hasil monitoring tercatat di 17 Puskesmas kecamatan - kecamatan di Muba melaksanakan vaksin. 

"Hari ini 16 Puskesmas di Muba melaksanakan vaksin serentak, dan ini akan terus digencarkan," ujar Beni. 

Ia menambahkan, adapun Puskesmas yang melaksanakan vaksin diantaranya 1.Puskemas Babat Toman, 2.Puskesmas Suka Damai, 3.Puskesmas Ngulak, 4.Puskesmas Lubuk Bintialo, 5. Puskesmas Berojaya Timur, 6.Puskesmas Srigunung, 7. Puskesmas Cinta Karya, 8. Puskesmas Peninggalan, 9. Puskesmas Ulak Paceh. 

"Kemudian, 10. Puskesmas Bukit Selabu, 11.Puskesmas Suka Jaya, 12. Puskesmas Sidorahayu, 13. Puskesmas Balai Agung, 14. Puskesmas Bayung Lencir, 15. Puskesmas Tanjung Kerang, dan 16.Puskesmas Jirak Jaya," tandasnya.
Palembang, Infosekayu.com - Gubernur Sumsel H Herman Deru, Minggu (17/10/2021) malam secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) Bupati kepada Wakil Bupati Muba Beni Hernedi SIP, adapun SK tersebut bernomor surat 130/3105/I/2021 perihal Penugasan Wakil Bupati Muba sebagai Pelaksana Tugas Bupati Muba. 

"Roda Pemerintahan Pemkab Muba tetap berjalan normal, saya akan berkoordinasi dengan Sekda dan para Kepala OPD agar tetap melaksanakan tugas masing-masing dengan maksimal," ungkap Plt Bupati Muba, Beni Hernedi SIP. 

Ketua PMI Muba ini menyebutkan, program-program kerja Pemkab Muba tetap berlangsung seperti biasa. "Tidak ada yang berubah, tupoksi pelayanan publik juga tetap normal berjalan seperti biasa demi melayani masyarakat Muba, juga terus menjaga soliditas, kekompakan menyatukan pikiran untuk membangun Kabupaten Musi Banyuasin" terangnya. 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Muba Drs Apriyadi MSi menyebutkan, Pemkab Muba tetap memaksimalkan pelayanan publik. "Pelayanan kepada masyarakat terutama percepatan pelaksanaan vaksin tentu menjadi prioritas utama," ujarnya. 

Lanjutnya, terkait pembangunan  infrastruktur sebagaimana yang telah dilaksanakan tetap berjalan. "Koordinasi antar OPD pun tetap maksimal dalam upaya menunjang roda pemerintahan di Kabupaten Muba," sebutnya. 

Gubernur Sumsel H Herman Deru menyebutkan, jajaran Pemkab Muba beserta Forkopimda bekerja secara komperensif. "Jaga stabilitas ekonomi, politik, dan kamtibmas, Pak Beni sudah diberi mandat untuk melaksanakan tugas Bupati," tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut turut dihadiri Pj Sekda Pemprov Sumsel SA Supriono, serta Forkopimda Muba diantaranya Ketua DPRD Muba Sugondo SH, Dandim 0401 Muba Letkol Arh Faris, Kurniawan SST MT MSi, Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy SH Sik MSi, Kajari Muba Marcos MM Simare-Mare SH MHum, Ketua Pengadilan Negeri Sekayu Hendra Halomoan SH MH diwakili hakim anggota  M Novriyanto SH, Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Muba H Yudi Herzandi SH MH dan Kepala Bagian Tapem Setda Muba H Irwan Syazili

Infosekayu.com - Kepemimpinan pemerintahan Kabupaten Musi Banyuasin, tampaknya langsung diisi. Setelah beberapa jam, Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin menjadi tersangka kasus suap dan ditahan KPK, Gubernur Herman Deru langsung mengambil langkah.

Sabtu (16/10/2021 malam), Gubernur Herman Deru langsung menunjuk Wakil Bupati Musi Banyuasin (MubaBeni Hernedi sebagai Pelaksana tugas  (Plt) sebagai Bupati Musi Banyuasin (Muba).

"Saya izin ke Kemendagri melalui Dirjen Otonomi Daerah (Otda) untuk menunjuk Plt. Pelantikan ini ditujukan agar tidak terjadi kekosongan kekuasaan di kabupaten Muba. Ini sudah sesuai UU jika kepala daerah berhalangan maka wakilnya akan menggantikan," ungkap Herman Deru di Griya Agung Palembang, Sabtu (16/10/2021).

Deru menjelaskan, penunjukan Beni sebagai Plt Bupati mulai berlaku usai dirinya mengumumkan kepada publik malam ini. Surat penunjukan tercatat pada SK Gubernur Sumsel nomor 130/3105/2021 mengenai pengangkatan Beni Hernedi sebagai plt Bupati disisa masa jabatan. 

Menurut Deru penunjukan Plt Bupati Muba diatur dalam Pasal 65 ayat 4 UU nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah sebagaimana diubah dalam UU nomor 9 tahun 2015 tentang perubahan UU sebelumnya.

"Seyogyanya SK ini saya berikan langsung ke Plt Bupati. Namun karena tugas beliau dan hari libur tidak diberikan secara langsung. Akan tetapi SK ini bertujuan agar provinsi dan kabupaten dapat saling membantu mewujudkan stabilitas politik dan keamanan masyarakat," jelas Deru.

Dikatakan Deru, tugas dan kewenangan Plt harap selalu dikoordinasikan dengan provinsi. Plt memiliki legitimasi menjalankan tugas yang sudah ada dari visi misi Bupati, membuat peraturan. Lalu merancang anggaran APBD dan berkonsultasi dengan Kemendagri RI.

"Apa lagi dalam waktu dekat Muba akan memasuki proses tahapan penentuan APBD 2022. Kita akan segera bertemu Plt bupati untuk membahas persoalan ini," ujarnya. 

Masih dikatakan Deru, dirinya tidak mau kejadian ini terus berulang apa lagi sebelumnya sempat terjadi kekosongan kekuasaan setelah Bupati OKU meninggal dunia dan wakilnya ditangkap KPK. Lalu Muara Enim juga demikian bupati dan wakilnya ditangkap KPK.

Ia berharap pemerintahan akan berjalan normal dengan kreativitas bupati dan wakilnya. Dirinya meminta Beni Hernedi dapat menjalankan tugas sebaik-baiknya agar roda pemerintahan dan pelayanan tetap berjalan baik.

"Roda pembangunan dan pelayanan jangan sampai terganggu karena terlambat  mengambil kebijakan," tegas Deru.

Ia juga meminta kepada masyarakat Muba untuk bersabar dengan proses hukum yang tengah berjalan. Dodi Reza yang tengah tersandung kasus hukum diharapkan tegar menghadapi permasalahannya.

Sumber : SuaraSumsel.id

PALEMBANG, INFOSEKAYU.COM  - Pemerintah Provinsi Sumsel akan memberikan mandat kepada Wakil Bupati (Wabup) Musi Banyuasin (Muba) Beni Hernedi akan ditetapkan sebagai Plt Bupati. Hal ini, agar roda pemerintahan di Pemkab Muba tetap berjalan.

Keputusan ini diambil Gubernur Sumsel Herman Deru selaku perpanjangan tangan pemerintahan pusat, Pasca Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin resmi ditetapkan oleh KPK sabagai tersangka lantaran terlibat kasus dugaan suap terkait proyek infrastruktur, Sabtu (16/10/2021).

"Malam ini, selaku perpanjangan tangan pemerintah pusat, maka saya akan memberikan mandat Wabup Muba sebagai Plt Bupati Muba," kata Herman Deru, Sabtu (16/10/2021).

Diterangkannya, meskipun Pemerintahan Kabupaten Muba masih ada Wabupnya, namun ini dilakukan agar tidak terjadi kekosongan tampuk kekuasaan di Muba, khususnya dalam pengambil kebijakan.

"Meski ada Wabup, tapi kalau tidak ada mandat untuk Plt Bupati, maka tidak ada kewenangan untuk kelanjutkan roda pemerintahan dan pembangunan. Apalagi lagi dalam waktu dekat akan ada pembahasan APBD induk Sumsel 2022 dan sebagainya, sehingga diperlukan Plt," ujarnya.

Penyerahan SK Plt Bupati Muba akan diserahkan Gubernur Sumsel Herman Deru kepada Beni Hernedi di Griya Agung Palembang, Sabtu 16 Oktober pukul 21.00 Wib, dengan dihadiri sejumlah Porkompinda Muba.
SEKAYU, INFOSEKAYU.COM - Puluhan masyarakat Sekayu terjaring razia di Bundaran Sekayu yang digelar Polres Musi Banyuasin, Kamis (14/10/2021) sore ketibaan rezeki. Awalnya para pengendara yang melanggar lalu lintas merasa cemas karena biasanya dalam razia, mereka selalu ditilang, sebaliknya diberikan hadiah berupa vaksinasi gratis COVID-19.

Dalam kegiatan ini, Polres Muba bersinergi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Muba untuk mendukung Pemkab Muba mengakselerasi percepatan kekebalan kelompok (herd immunity) melalui percepatan vaksinasi COVID-19.

"Kami dari Polres Muba beserta Dinas kesehatan kabupaten Muba melaksanakan giat vaksin di jalan, mungkin orang orang berpikiran ada razia apa?, ternyata bukan razia, melainkan kami meminta dan menghibau warga Muba yang belum divaksin untuk mau ikut vaksinasi supaya cepat mencapai herd immunity, khususnya di Kabupaten Muba sendiri,"ungkap Kasatbinmas AKP Nofrizal.

Vaksinasi ini, menurut Nofrizal akan dilakukan Polres setiap hari. Ia juga berharap agar masyarakat Muba umur diatas 12 tahun tervaksin semuanya. "Sasaran kita pengendara roda 2 pengendara roda 4 yang kebetulan lewat di bundaran STIER ini, bagi yang belum vaksin kita arahkan vaksin disini,"ungkapnya.

Meskipun telah divaksin, lanjutnya diharapkan masyarakat tetap menjalankan disiplin protokol kesehatan lainnya di tengah kondisi penerapan PPKM level I yang masih berlangsung.

Senada, Kepala Dinas Kesehatan Muba dr H Azmi Dariusmansyah MARS melalui Kasi Surveilans dan Imunisasi Seftiani Peratita SS MKes juga menghimbau masyarakat Muba yang belum divaksin agar segera vaksin dan tetap menerapkan prokes guna menekan penularan COVID-19.

"Jadi mari kita jangan lengah tetap patuhi prokes COVID-19 dengan cara pakai masker, terus cuci tangan dan menjaga jarak. Kalau kita sudah melakukan Prokes yang ketat InsyaAllah pandemi COVID-19 akan segera berakhir dan kita bisa kembali beraktivitas dengan kondisi normal,"ungkapnya.
SEKAYU, INFOSEKAYU.COM - Meskipun Kasus COVID-19 di Kabupaten Musi Banyuasin menurun drastis, tidak membuat pengawasan Kepala Dinas Komunikasi dan informatika Musi Banyuasin Herryandi Sinulingga AP menjadi kendor.

Bahkan dirinya terus meningkatkan pengawasan guna memastikan kesehatan pegawainya dalam keadaan sehat dan aman. Rabu (13/10/2021) secara mendadak dirinya berkerjasama dengan pihak dinas kesehatan Kabupaten Muba melakukan tracking COVID-19 bagi ASN dan tenaga kontrak yang ada di lingkungan Dinkominfo Muba mengingat ASN dan TKK di kominfo ini mobilitasnya tinggi sering melakukan peliputan bagi pimpinan baik keluar daerah maupun dalam daerah nah resiko tertular itu sangat tinggi itu makanya kita tidak boleh lengah dan harus selalu waspada untuk menjaga kesehatan tim kerja saya dan menghimbau mereka tetap prokes dalam melaksanakan tugas sehari harinya .

Dan alhasil 30 orang yang di tes hasilnya semua negatif.  Walaupun demikian, Lingga juga berharap pegawainya dan masyarakat Muba tetap taat protokol kesehatan dan tidak lengah walaupun kasus ini mengalami penurunan. 

"Saat ini secara keseluruhan kasus COVID-19 di Kabupaten Muba cenderung menurun, bahkan Muba turun PPKM ke level I. Tapi kita harus tetap waspada, jangan kendor dan kondisi ini merupakan kesempatan  bagi kita untuk lebih memastikan apa yang terjadi sebenarnya di lapangan. Ini salah satu upaya kita dari Dinkominfo mendukung Pemkab Muba dalam mewujudkan Herd Immunity. Untuk itu, saya menghimbau, agar tracing terus digenjot,"tandasnya.

Senada, Kepala Dinkes Muba dr H Azmi Dariusmansyah, MARS mengatakan ada 30 ASN dan TKK Dinkominfo Muba yang dilakukan tes Rapid Antigen sebagai tracking dan Alhamdulillah semua negatif. Tak hanya tracking, kami Dinkes Muba juga akan terus ingatkan masyarakat agar patuhi Prokes COVID-19.

"Saya memperkirakan penurunan kasus ini merupakan salah satu hasil Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan makin masifnya kegiatan vaksinasi. Jadi mari kita jangan lengah tetap patuhi prokes COVID-19 dengan cara pakai masker, terus cuci tangan dan menjaga jarak. Semoga pandemi COVID-19 ini segera berakhir,"ungkapnya.

Sementara Fitri salah satu TKK Dinkominfo Muba mengatakan bahwa dirinya bersama pegawai lainnya menyambut baik apa yang dilakukan oleh atasannya.

Menurut Fitri, apa yang dilakukan pimpinannya tidak lain adalah bentuk kepeduliannya terhadap stafnya dan lingkungan Kabupaten Muba sendiri agar tetap sehat dan kondusif dalam beraktivitas sehingga kondisi kembali normal. "Kami sangat mendukung dan dengan senang hati mengikuti kegiatan yang dilakukan pak Kadin "pungkasnya.
SEKAYU, INFOSEKAYU.COM - Setelah sukses meraih juara Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) pada tingkat Nasional di tahun 2020 dengan menampilkan Gambo Muba. Kini Kabupaten Muba kembali mengikuti perlombaan UP2K, kali ini diwakili dari Desa Supat Barat dengan menampilkan produk unggulan berupa Kerupuk dari Biji Karet. 

Rabu 13 Oktober 2021, TP-PKK Provinsi Sumatera Selatan melakukan kunjungan ke Desa Supat Barat, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin. Kunjungan ini dalam rangka melakukan penilaian lomba Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) TP PKK Tingkat Provinsi Sumatera Selatan.

Kedatangan dari PKK Sumsel dipimpin Sekretaris TP-PKK Sumsel Endang Pratiwi, Ketua Pokja II TP PKK Provinsi Sumsel Dedeh Daswila. Kemudian diterima oleh Camat Babat Supat Rio Aditiya SIp MSi, Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Muba Susi Imelda Beni, Sekretaris TP-PKK Muba Hj Halimah Rusli serta sejumlah Ketua dan Pengurus Pokja PKK Kabupaten Muba. Ketua TP-PKK Kecamatan Babat Supat Septiana Puji Lestari SE beserta anggota, Kepala Desa Supat Barat Sarnyoto dan Ketua TP PKK Desa Supat Barat Dewi Sri Jumarwi beserta anggotanya. 

Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP-PKK Muba Hj Thia Yufada Dodi Reza melalui Wakil Ketua TP-PKK Muba Susi Imelda Beni Hernedi 
menyampaikan, Kelompok UP2K Kerupuk Biji Karet (BIKAR) di Desa Supat Barat Kecamatan Babat Supat, "alhamdulillah terpilih masuk nominasi lomba UP2K Tingkat Provinsi Sumatera Selatan untuk mewakili Kabupaten Musi Banyuasin, semoga dapat menjadi yang terbaik,"ucapnya. 

Biji karet yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal dan dibuang sebagai limbah, ternyata biji karet dapat dijadikan bahan dasar dalam pembuatan kerupuk. Selain mengandung protein biji karet juga mengandung asam amino. 

"Inovasi yang telah tercipta ini semoga dapat diaplikasikan secara berkelanjutan oleh warga untuk membantu masalah kemiskinan dan gizi buruk,"tuturnya. 

Sambung Susi, Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) suatu program yang bertujuan untuk lebih meningkatkan peran kader dalam rangka membantu keluarga-keluarga agar mampu mewujudkan kesejahteraan hidup melalui peningkatan usaha ekonomi mikro dan kecil serta untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan. Kegiatan UP2K dapat dikelola oleh kelompok maupun perorangan yang modalnya bersumber dari swadaya masyarakat, bantuan pemerintah serta sumber lain yang sah. 

Keberadaan kelompok UP2K yang semakin meningkat di Kabupaten Muba dari tahun ke tahun menandakan suatu hal yang positif dalam hal pemberdayaan masyarakat. Peningkatan ini tentunya tidak terlepas dari peran aktif masyarakat itu sendiri dan peran serta dari Tim Penggerak PKK yang merupakan mitra kerja dari pemerintah. 

"Untuk itu, semoga acara lomba ini dapat dijadikan momentum bagi kita semua untuk meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pemberdayaan ekonomi keluarga sekaligus merupakan forum belajar berwirausaha dan meningkatkan keterampilan usaha ekonomi produktif keluarga,"ulasnya. 

Ketua Pokja II TP PKK Provinsi Sumatera Selatan Dedeh Daswila menyampaikan, terima kasih atas sambutan yang luar biasa ini. "Saya ucapkan selamat Kepada Kabupaten Muba yang dalam hal ini diwakili oleh Desa Supat Barat telah mengikuti lomba UP2K Tingkat Provinsi, untuk saat ini Kabupaten Muba sudah masuk dalam nominasi 4 besar se Sumatera Selatan," ujarnya.

Seperti yang telah diketahui sebelumnya, Kabupaten Muba telah mengukir prestasi dengan menjadi juara nasional dalam perlombaan UP2K di tahun 2020. 

Adapun program unggulan yang ditampilkan pada saat itu berupa kain jumputan bernama Gambo Muba, yang dalam pewarnaan memakai pewarna alami dari getah gambir. Inovasi ini dinilai sangat baik sehingga bisa mendapatkan juara pada tingkat nasional. 

"Tentunya dalam penilaiannya, kita nilai secara objektif, salah satu yang menjadi hal penting dalam penilaian ialah melihat inovasi yang telah dilakukan. Seperti ini, dengan memanfaatkan biji karet kemudian di kelola menjadi kerupuk yang bisa dinikmati dan menambah nilai ekonomi. Semoga produk Kerupuk Bikar yang menjadi produk unggulan dari Muba ini dapat terus berlanjut dan bisa meraih juara pada perlombaan UP2K,"urainya. 

Sementara, Badan Pengurus Daerah Indonesia Chef Association Sumsel (ICA) Asmawaty membeberkan, bahwasanya produk unggulan dari Muba berupa Kerupuk Biji Karet ini sangatlah membuat takjub. Produk yang dibuat secara konvensional tetapi sudah seperti pabrik dan ini sangat luar biasa. 

"Terkait dengan rasa saya kira ini akan sangat mudah diterima oleh masyarakat setempat, karena rasa yang dihasilkan dari pengelolaan Biji Karet menjadi kerupuk ternyata enak. Mungkin nanti bisa dilakukan variasi dalam rasa, seperti original pedas dan lainnya, yang tentunya sehat dan menggunakan bahan alami. Dilihat dari kerjasama dan kerja keras yang telah dilakukan oleh para kader dan pemerintah semoga nanti bisa membuahkan hasil yang memuaskan,"pungkasnya.

Jakarta, Infosekayu.com  - Pemerintah secara resmi telah menggeser hari libur peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dari sebelumnya 19 Oktober menjadi 20 Oktober 2021.

Sejalan dengan keputusan tersebut, kalangan aparatur sipil negara (ASN) telah dilarang bepergian dan mengambil cuti selama periode 18 hingga 22 Oktober mendatang.

Instruksi kepada ASN telah dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi 13/2021, seperti dikutip CNBC Indonesia, Rabu (13/10/2021).

Ketentuan di atas dikecualikan bagi para abdi negara yang cuti melahirkan atau sakit. Selain itu, pengecualian berlaku bagi ASN yang bertempat tinggal dan bekerja di instansi yang berlokasi dalam satu wilayah aglomerasi untuk melaksanakan tugas kedinasan di kantor.

Adapun pengecualian lainnya yaitu untuk ASN yang melaksanakan tugas kedinasan dan memperoleh surat tugas dari Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) atau Kepala Kantor Satuan Kerja.

Bagi ASN yang dalam keadaan darurat juga perlu melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah dan telah mendapatkan izin tertulis dari Pejabat Pembina Kepegawaian di instansinya.

Pembatasan kegiatan bepergian ke luar daerah dan cuti bagi pegawai negeri sipil (PNS) memang diperlukan untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Dalam SE tersebut, pembatasan kegiatan ke luar daerah memang dilakukan selama hari libur nasional, baik sebelum maupun sesudah libur nasional.

Jika ada ASN yang melanggar, Pejabat Pembina Kepegawaian diminta untuk memberikan langkah penegakan dengan memberikan hukuman disiplin bagi para ASN yang melanggar.

Sumber: CNBC.indonesia 

SEKAYU, INFOSEKAYU.COM- Pemkab Musi Banyuasin dibawah kepemimpinan Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA bersama Wabup Beni Hernedi SIP siap menerapkan katalog elektronik lokal danprogram bela pengadaan di Kabupaten Musi Banyuasin.

Selasa (12/10/2021) ini,  Pemkab Muba melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Muba mengadakan sosialisasi katalog elektronik lokal danprogram bela pengadaan Kabupaten Musi Banyuasin, di Auditorium Pemkab Muba. Sosialisasi berlangsung selama dua hari hingga Rabu ini bertujuan meningkatkan potensi prekonomian daerah di bidang dunia usaha berbasis digital yang semua jenis produk  barang dan jasa berasal dari penyedia lokal. Sosialisasi dibuka secara resmi oleh Wabup Muba Beni Hernedi SIP di  Auditorium Pemkab Muba, dihadiri Deputi Bidang Hukum dan Penyelesaian Sanggah LKPP RI diwakili Direktur Advokasi Pemerintah Daerah, Iwan Herniwan. Tampak hadir, Kepala Bagian LPSE Prov Sumsel Tetra Riani S.Kom MT, dan kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Muba.

Beni Hernedi mengatakan Pemkab Muba memiliki komitmen terus mendorong pelaku bisnis UMKM agar turut berperan menjadi penyedia dalam kegiatan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

"Kita sudah sampai pada masa dimana hampir semua bidang dimudahkan dengan adanya teknologi,  khususnya internet. Orang-orang biasa menyebutnya sebagai era digital, era dimana hampir seluruh bidang dalam tatanan kehidupan sudah dibantu dengan teknologi digital,"ungkap Beni.

Dengan fasilitas internet,  tandas Beni, orang  dengan mudah bisa berkomunikasi, membeli dan mengetahui kabar dari tempat yang secara geografis sangat jauh.

"Mencermati hal ini, Pemerintah Kabupaten Muba memiliki komitmen  mendorong pelaku bisnis UMKM ikut berperan menjadi penyedia dalam kegiatan pengadaan barang dan jasa pemerintah, mengingat banyak produk unggulan di Kabupaten Muba yang dapat diusulkan masuk  dalam katalog lokal. Untuk itu, kita berharap para peserta mengikuti sosialisasi ini dengan sebaik-baiknya," terangnya.

Sementara, Direktur Advokasi Pemerintah Daerah Iwan Herniwan menerangkan bahwa katalog ini menjadi instrument baru dalam menciptakan pengadan barang/jasa pemerintah yang efisien lebih transparan dan akuntabel. 

Katalog elektronik yang disusun dan dikelola oleh pemerintah daerah guna mendukung kebijakan pemerintah terkait pengadaan melalui katalog elektronik yang lebih cepat, mudah, aman dan transparan  memiliki peran penting bagi perekonomian daerah. Tidak cukup hanya disana, tetapi juga bagaimana meningkatkan peran usaha mikro kecilnya.  Pengadaan barang jasa pemerintah tidak jauh antara pasar pengadaan tempat bertemunya pembeli dan penjual.  Belanja APBD adalah amanah dari rakyat yang harus dijaga akuntabilitasnya, sehingga harus punya keperpihakan pada peningkatan usaha mikro kecil menengah.

"Kementerian dan pemerintah daerah wajib mencanangkan 40% dari belanja pengadaan ini untuk usaha mikro kecil dan produk dalam negeri, ini sudah menjadi amanah Perpres 12 tahun 2021,"tandasnya.
BATANG HARI LEKO, INFOSEKAYU.COm  - Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA merasa bangga dengan Program Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kabupaten Muba yang sudah berjalan sejak tahun 2019 Lalau, saat ini sudah bergeliat dan berkembang bahkan di tengah Pandemi COVID-19, untuk perkuat ketahanan pangan rumah tangga serta mensejahterakan masyarakat.

Hal ini disampaikan Bupati Dodi saat melaunching Warung KWT di Kecamatan Batang Hari Leko, sedikit ada tiga Warung KWT yang diresmikan dalam acara tersebut yakni Warung KWT Indah Desa Pengaturan BHL, Warung KWT Cempaka Desa Bukit Sejahtera, Warung KWT Rambutan Desa Tanah Abang, di Desa Tanah Abang Kecamatan Batang Hari Leko, Selasa (12/10/2021).

"Acara ini sangat penting, inilah hikmah pandemi COVID-19. Tidak disangka, KWT ini semakin subur dan berkembang disaat kita mengalami wabah penyakit, untuk memperkuat ketahanan pangan rumah tangga," ujarnya yang pada kesempatan tersebut turut didampingi Ketua TP PKK Muba Hj Thia Yufada Dodi.

Lanjutnya, di tingkat Provinsi Sumsel program ketahanan pangan tersebut baru akan dilaunching tapi di Muba sudah berjalan selama dua tahun yang dilakukan bukan hanya menanam cabai dan sayuran dipekarangan tapi sudah berinovasi membentuk warung untuk menjual hasil produk KWT dan petani setempat.

"Jadi ini sejalan dengan program kita pemulihan ekonomi nasional (PEN). PEN itu bukan hanya program besar saja tapi yang penting menyentuh kebawah seperti ini, yang dibutuhkan masyarakat," bebernya.

Oleh karena dikatakannya, Pemerintah Kabupaten Muba akan mendorong program itu untuk terus dijalankan di seluruh desa dalam kabupaten Muba.

"Semoga KWT ini berkembang bukan hanya mandiri pangan, tapi juga mandiri untuk rakyat, untuk mensejahterakan masyarakat Muba," tandasnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Muba H Ali Badri ST MT menuturkan Program KWT di Muba dilaksanakan pada tahun 2019 bertujuan mengurangi angka kemiskinan, kemudian tahun 2020 ada edaran dari Pemerintah Pusat dalam rangka mengurangi stunting.

"Tahun 2020 ternyata COVID-19 melanda, di tahun 2020 inilah kegiatan terus bergulir dan kami gencarkan. Kegiatan ini juga dikawal Tim Tipikor Kepolisian dalam rangka pemulihan ekonomi nasional," ungkapnya.

Ia menyebutkan Program KWT juga  dalam rangka mendorong ibu-ibu berjiwa entrepreneur yang selain berkebun, hasil mereka itu bisa di jual melalui Warung KWT.

"Saat ini KWT di Muba terbanyak di Sumsel, tahun 2021 ini ada 104 KWT yang dari APBD, dan APBN 30. Tahun 2022 kita targetkan 203 KWT terbentuk di Muba," kata Ali Badri.

Dalam kesempatan yang sama Ketua TP PKK Muba Hj Thia Yufada Dodi Reza mengatakan program KWT adalah langkah menuju kemandirian pangan bukan hanya ketahanan pangan.

"Dimana dulu KWT hanya menjadi sentra sekarang sudah turun ke tingkat rumah tangga. Kemudian langkah ke depan KWT akan dikembangkan menjadi pusat berseri pembibitan, jadi warga bisa membeli bibit unggul di KWT. Dan KWT menjadi produsen bukan hanya konsumen lagi," ujarnya.

Sementara itu Rina Ketua KWT Mawar Desa Bukit Pangkuasan Kecamatan Batang Hari Leko mengucapkan terima kasih kepada Bupati Muba yang terus mendorong dan melakukan pembinaan terhadap KWT untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

"Melalui program ini kami sangat terbantu, selain bisa memenuhi kebutuhan gizi keluarga, hasilnya bisa kami jual. Kami juga menyediakan layanan pemesanan barang yang kami jual secara online kepada warga sekitar desa kami," pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan Susi Imelda Beni sekaligus Wakil Ketua TP PKK Muba, Anggota DPRD Muba Yamin, Camat Batang Hari Leko Yuliarto, Pimpinan Bank Sumsel Babel Sekayu Dede Abdul Halim, FKPD dan Kepala Perangkat Daerah Muba.

Acara dilanjutkan dengan pemotongan pita peresmian Warung KWT Kecamatan Batang Hari Leko, dan peninjauan hasil produk, kebun domplot KWT, dan peresmian kebun hidroponik kerjasama TP PKK Muba dengan Bank Sumsel Babel Sekayu yang sudah disebarluaskan seluruh kecamatan dalam Kabupaten Muba.
Sekayu, Infosekayu.com - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal RI memutuskan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Muba memiliki kinerja yang sangat baik. 

Hal ini tertuang dalam Keputusan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal RI Nomor 139 Tahun 2021. "DPMPTSP Muba raih kategori sangat baik untuk Kabupaten di Indonesia dengan nilai 87,764 dan nilai tertinggi di Sumsel untuk kategori kabupaten," ungkap Kepala DPMPTSP Muba, Erdian Syahri SSos MSi. 

Lanjutnya, peraihan ini akan lebih memotivasi DPMPTSP Muba untuk selalu menjadi pelayanan publik yang profesional dan cepat tanggap. 

"Sesuai arahan pak Bupati Dodi Reza agar DPMPTSP Muba terus meningkatkan kinerja demi mewujudkan Pelayanan terbaik yang  prima untuk kepentingan masyarakat," ulasnya. Erdian menambahkan, dalam hal perizinan, DPMPTSP Muba juga telah meraih penghargaan sebagai Unit Penyelenggara Pelayanan Publik dengan Kategori Pelayanan Prima tahun 2020 dari Kemenpan RB. 

Sementara itu, Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengucapkan selamat kepada seluruh Tim Pelayanan DPMPTSP Muba atas capaian yang telah diraih saat ini.

"Pertahankan bahkan terus ditingkatkan, ini semua kita lakukan demi kepentingan dan kemudahan pelayanan publik di Muba bagi Masyarakat Musi Banyuasin dan memudahkan layanan investasi bagi Semua  orang yang mau berinvestasi Di Bumi Serasan Sekate ," tutur Kepala Daerah Inovatif ini. 

Dodi Reza Alex mengatakan, pihaknya akan terus mendorong Seluruh OPD untuk  melakukan inovasi-inovasi pelayanan yang memudahkan bagi masyarakat. "Terlebih pelayanan digital agar masyarakat bisa menggunakannya lebih mudah, lebih murah dan  lebih efesien serta  Terwujudnya Pelayanan Prima  bagi Warga Masyarakat dimanapun berada," tandasnya.
BABAT SUPAT, INFOSEKAYU.COM- Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Musi Banyuasin Hj Thia Yufada Dodi Reza melakukan peninjauan  produk Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga  (UP2K) yang dikelola PKK Desa Supat Barat Kecamatan Babat Supat, Jum'at (8/10/2021). 

Peninjauan dilakukan untuk mematangkan persiapan lomba UP2K tingkat Provinsi Sumatera Selatan.  Untuk lomba Wanita Inspirasi Sumsel ini mengunggulkan kerupuk olahan biji karet (bikar). 

Thia Yufada datang ke lokasi didampingi Sekretaris TP-PKK Muba Hj Halimah Rusli serta sejumlah ketua Pokja dan pengurus TP PKK Muba. Thia dan rombongan disambut langsung oleh Ketua TP-PKK Kecamatan Babat Supat Septiana Puji Lestari SE,  Kepala Desa Supat Barat Sarnyoto dan Ketua TP PKK Desa Supat Barat Dewi Sri Jumarwi beserta anggota.

Di hadapan penyambutnya, Thia  mengatakan, peninjauan yang dilakukannya untuk melihat langsung kegiatan UP2K di Desa Supat Barat terkait persiapan lomba UP2K Tingkat Provinsi Sumatera Selatan. 

"Peninjauan ini untuk memantapkan dan mendukung kegiatan lomba nanti. Kami juga berkeinginan menjadi partisipan yang baik, mudah-mudahan bisa jadi juara. Dari kegiatan kunjungan ini semoga dapat menambah semangat para kader yang akan mengikuti lomba,"ujarnya. 

Menurutnya lomba ini sangat memotivasi untuk  meningkatkan kegiatan UP2K desa. Berbagai produk UP2K telah dihasilkan anggota TP PKK seperti pengolahan biji karet menjadi kerupuk/keripik.  

“Saya berharap tidak hanya sekedar untuk lomba saja, namun lebih dari itu UP2K dapat memberdayakan masyarakat dan meningkatkan pendapatan keluarga. Termasuk agar pelaku UP2K dapat berinovasi dengan memanfaatkan bahan baku lokal yang ada di sekitar,”ungkapnya.

Ketua TP-PKK Kecamatan Babat Supat Septiana Puji Lestari SE menyampaikan, penilaian lomba UP2K akan dilaksanakan pada 13 Oktober 2021. Peninjauan oleh Ketua TP PKK Muba dapat menjadi bahan evaluasi agar lebih baik lagi. Terkait dengan saran dan juga masukkan yang telah disampaikan, ia meyakini akan sangat didukung dalam  perbaikan persiapan. 
 
"Apa saja yang menjadi kekurangan akan kita perbaiki secara bersama-sama, sehingga pada saat lomba nanti persiapannya sudah matang dan lancar, serta bisa memenuhi semua kriteria-kriteria yang telah ditetapkan,"ulasnya.

Kepala Desa Supat Barat Sarnyoto sangat merespon baik terkait kunjungan ketua TP-PKK Kabupaten Muba, sebab dalam waktu dekat ini akan mengikuti lomba UP2K mewakili Muba ke Tingkat Provinsi Sumsel. 
 
"Persiapannya, Alhamdulillah sudah hampir siap, hanya saja masih ada beberapa yang harus dipersiapkan lagi sebagai finishingnya. Saya juga sangat bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung penuh persiapan perlombaan, karena hal ini tidak akan bisa berjalan dengan baik tanpa adanya dukungan serta kerjasama dan kerja keras antar kita semua,"tutup Kades.
SEKAYU, INFOSEKAYU.COM - Sebanyak  25.000 benih ikan Jelawat ditebar di Sungai Pengumbak Desa Petaling Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Penebaran benih yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Perikanan Muba ini guna peningkatan populasi ikan didaerah tersebut. 

Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex melalui Kepala Dinas Perikanan Muba Hendra Tristomi SSTP MDev mengatakan, kegiatan tersebut telah menjadi agenda rutin pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dengan tujuan untuk menjaga ekosistem ikan di perairan sungai khususnya Sungai Pengumbak. 

"Iya, tadi kami restocking sekitar 25 ribu ikan, yang ditebar adalah bibit ikan jelawat atau bahasa dusun disebut ikan kelemak yang dianggarkan melalui dana APBD 202," jelasnya. 

Kegiatan ini menurutnya, merupakan upaya pemerintah dalam menanggulangi penurunan hasil penangkapan ikan di perairan umum, baik secara secara kualitas dan kuantitas. Selain itu, adanya kesadaran bahwa perlunya pemanfaatan perairan untuk pengembangan kegiatan perikanan berbasis budi daya.

"Adapun tujuan restocking selain menambah stok ikan di perairan, juga agar dapat dipanen sebagai ikan konsumsi. Sekaligus bertujuan mengembalikan fungsi dan peran perairan umum sebagai ekosistem akuatik yang seimbang," pungkasnya. 

Sementara, Camat Lais Demoon Harian Eka Suza SSTP MSi dalam kesempatan itu mengucapkan terimakasih atas kegiatan dinas Perikanan Muba sebagai salah satu bentuk pelestarian ikan. 

"Karena sungai Pengumbak adalah salah satu sungai cukup penting di Desa Petaling, anak sungai Pengumbak menjadi objek lelang setiap tahun guna menunjang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Musi Banyuasin dan juga income desa," jelasnya. 

Terpisah, Kepala Desa Petaling Ifiat menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten melalui dinas Perikanan Muba terkait atas bantuan benih ikan. Hal ini sebagai upaya pemerintah dalam rangka pemberdayaan masyarakat khususnya di sektor perikanan. Sehingga masyarakat dapat menambah penghasilan dan meningkatkan taraf hidup.

“Saya atas nama Pemerintah Desa Petaling menyampaikan terima kasih atas kepedulian Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas terkait," jelasnya. 

Mewakili masyarakat setempat, dirinya ingin sekali ekosistem sungai tetap terjaga, sehingga generasi kedepan masih bisa menikmati manfaat dari ikan-ikan yang ada di sungai tersebut.
Sekayu, Infosekayu.com - Sejak dilaunching secara langsung oleh Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA pada 27 September lalu, keberadaan Muba Vocational Center (MVC) atau Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Migas pertama di Indonesia yang berada di Sekayu menjadi magnet positif bagi banyak pihak. 

Khususnya bagi peserta didik di jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang kini berbondong-bondong melaksanakan field trip ke MVC. 

"Hal ini merupakan program MVC dalam rangka bersinergi dengan seluruh SMK Negeri dan Swasta dalam wilayah Kabupaten Musi Banyuasin untuk membangun kerjasama dan memberikan masukan terhadap kompetensi dan standarisasi sertifikasi dalam industri migas dan industri lainnya," ungkap Kadisnakertrans Muba, Mursalin SE MSi. 

Dikatakan, sejak di launching, sudah ada beberapa SMK Negeri dan swasta yang melakukan kunjungan ke MVC di antaranya SMK Negeri 1 Sekayu, SMK Negeri 3 Sekayu, SMK Negeri 1 Lawang Wetan, dan SMK Muhammadiyah Sekayu. 

"Dalam kegiatan kunjungan ini semuanya mengikuti prokes ketat," ujarnya. 

"Sesuai harapan pak Bupati Dodi Reza, diharapkan program ini dapat memberikan kontribusi yang baik terhadap Pendidikan dan Pelatihan Vokasi di Kabupaten Musi Banyuasin," tambahnya. 

Sementara itu, Perwakilan SMK Negeri 1 Sekayu, Irlan SPd mengaku keberadaan MVC menjadi harapan baru bagi peserta didik SMK dan guru-guru SMK untuk menambah wawasan baru. 

"Dengan adanya program seperti ini, guru dan siswa SMK di Muba khususnya bisa mendapatkan pengetahuan nyata terlebih di industri migas," ucapnya. 

Senada dikatakan Pendamping dari SMKN 3 Sekayu, Widodo Rachmadi SPd T dengan adanya MVC yang di inisiasi Bupati Dodi Reza bisa menambah pemahaman baru secara langsung dengan mendatangi MVC. 

"Ini juga dapat lebih memotivasi lagi siswa SMK untuk nantinya dapat meningkatkan kompetensi Kejuruan supaya nantinya bisa lebih siap untuk bekerja," tandasnya.
CIANJUR, INFOSEKAYU.COM - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin kembali melakukan pelatihan kepemimpinan dan wawasan kebangsaan kepada perangkat desa. Pada tahap ke II ini pelatihan digelar di Batalyon Infanteri Raider 300/Brajawijaya, Cianjur, Jawa Barat, Rabu (6/10/2021).

Bimbingan teknis peningkatan kapasitas SDM pemerintah desa ini dibuka secara langsung oleh Dodi Reza Alex. Selanjutnya Dodi menyerahkan peserta kepada Batalyon Infanteri Raider 300/Brajawijaya.

Dodi berpesan latihan peningkatkan pengetahuan aparatur desa tentang loyalitas, komitmen, profesional dalam menjalankan hierarki instruksi pimpinan pemerintahan, pengembangan sumber daya manusia ini perlu dilakukan. Apalagi perubahan paradigma dan orientasi pengetahuan, keterampilan dan perilaku masyarakat pedesaan  terus terjadi.

"Maka sangat diperlukan pengetahuan  strategi peningkatan motivasi dan kinerja aparatur desa guna mewujudkan pemerintahan desa yang bersih dan baik. Semangat entrepreneurship aparatur desa dalam menggali dan mengembangkan potensi desa harus digenjot terus," ujarnya.

Dodi berharap para narasumber dan pelatih dapat memberikan materi baik teknis, pengalaman dan peraturan-peraturan terbaru yang dapat digunakan dan diterapkan oleh peserta bimtek. Sebab menurutnya perangkat desa perlu meningkatkan wawasan, disiplin dan pengetahuan pemerintah desa.

"Bimtek ini sangat  membantu pemerintah desa bisa berjalan di lapangan. Oleh karena itu janji kita semua selain mengikuti dengan baik, ilmu yang didapat harus di bawa ke tempat asal," pesannya untuk para peserta bimtek.

Dodi juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Cianjur dan Batalyon Infanteri Raider 300/Brajawijaya yang telah mengizinkan dan memfasilitasi aparatur desa dari Kabupaten Muba mengikuti pelatihan peningkatan wawasan, disiplin dan pengetahuan pemerintah desa.

Wakil Bupati Cianjur Tubagus Mulyana Syahrudin mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Muba yang telah memberikan kepercayaan ke Kabupaten Cianjur sebagai tempat pelatihan perangkat desa, terkait dengan upaya peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan desa dalam mengimplementasikan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014.

"Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada Danyon Infanteri Raider 300/Brajawijaya yang telah memberikan tempat fasilitas pelatihan," ucapnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Muba Richard Cahyadi AP MSi selaku Ketua Pelaksana kegiatan melaporkan bimtek diikuti  1.135 orang dari 227 desa dalam Kabupaten Muba. Pelaksanaan pada gelombang kedua  berjumlah 293 orang.

"Diharapkan dengan bimtek ini pemerintah desa mampu peta jalan dan mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang berkualitas dalam menyukseskan visi misi Muba Maju Berjaya Tahun 2022," pungkasnya.

Pada rangkaian pembukaan pelatihan ini juga dilakukan pemberian cinderamata antara Bupati Muba, Danyon Infanteri 300 Raider Letkol Inf Jani Setiadi, dan Wakil Bupati Cianjur. Acara turut dihadiri, Kasi Intel Kejari Muba Abunawas SH, Camat Babat Supat Rio Aditya SIP MSi, Camat Babat Toman Alpan Husin SKM MM, dan Camat Sanga Desa Hendrik SH MSi.

INFOSEKAYU.COM  - Harga TBS kelapa sawit penetapan periode 06 – 12 Oktober 2021 mengalami kenaikkan. Kenaikkan terbesar terjadi pada kelompok umur 10 - 20 tahun sebesar Rp73,19/kg atau mencapai 2,63% dari harga minggu lalu. 

Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu ke depan naik menjadi Rp2.860,64/kg.

"Kembali pecahkan rekor harga tertinggi. Naiknya harga TBS ini disebabkan terjadinya kenaikkan harga jual CPO dan harga kernel," ujar Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Defris Hatmaja kepada Haluan Riau, Selasa (5/10/2021). 

Dijelaskan Defris, harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) memang bergerak naik pada perdagangan pagi ini. Tingginya permintaan membuat harga CPO terdongkrak. Harga CPO di bursa Malaysia tercatat Myr4.531/ton atau naik 0,58% dari posisi akhir pekan lalu. 

"Harga CPO masih menjalani tren bullish. Dalam sepekan terakhir, harga naik 3,12% secara point to point. Peningkatan permintaan membuat harga CPO terangkat," tuturnya. 

Lanjut Defris, kenaikan harga CPO akan membawa dampak positif kepada Indonesia. Sebab, Indonesia adalah negara produsen dan eksportir CPO terbesar dunia. Menurutnya, saat harga CPO naik dan permintaan juga tinggi, maka Indonesia akan menikmati hasil yang luar biasa.

Sementara itu dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data, diungkapkan Defris, untuk harga jual CPO, PT PTPN V mengalami kenaikkan harga sebesar Rp386,94/kg. Disusul PT Sinar Mas Group yang mengalami kenaikkan harga sebesar Rp156,98/kg. 

"PT Asian Agri pun mengalami kenaikkan harga yaitu sebesar Rp272,45/kg dan PT Citra Riau Sarana mengalami kenaikkan harga sebesar Rp293,80/kg dari harga minggu lalu," cakapnya.

Tambah Defris, sedangkan untuk harga jual kernel juga merasakan dampak yang sama. PT Asian Agri Group mengalami kenaikkan harga sebesar Rp449,00/kg dan terkahir, PT Citra Riau Sarana mengalami kenaikkan harga sebesar Rp306,00/kg dari harga minggu lalu.

Sumber : riaumandiri.co


Sekayu, Infosekayu.com - Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 48 Tahun 2021, Kabupaten Muba dinyatakan turun level PPKM dari level II ke level I. 

"Ya, Alhamdulillah Muba  PPKM level I, terus turun.  Karena semua wilayah kecamatan  Muba  selama  5 hari belakangan  zero pasien  terpapar COVID-19 dan Di Musi Banyuasin sudah sangat landai," ungkap Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, Selasa, (05/10/2021). 

Dikatakan Dodi, meski turun level I saya minta kita tetap melaksanakan prokes ketat jangan sampai kendor pengetatan aktifitas dan prokes tetap harus dijalankan dengan maksimal. "Prokes tetap harus dipatuhi," ujar Kepala Daerah Inovatif Indonesia ini. 

Sejumlah pengetatan aktifitas yang dilonggarkan di wilayah PPKM Level I, beber Dodi,  diantaranya pekerjaan non-esensial 75 persen kerja dari kantor atau work from office (WFO) jika sudah divaksin, pekerjaan esensial beroperasi 100 persen dibagi menjadi 2 shift dengan protokol kesehatan ketat. 

"Lalu, toko atau pasar kebutuhan sehari-hari bisa buka dengan kapasitas 75 persen.  Pasar rakyat selain kebutuhan sehari-hari bisa buka dengan kapasitas 75 persen," terangnya. 

Warung makan, PKL, lapak jajanan di ruang terbuka boleh beroperasi dengan kapasitas 75 persen dan buka hingga pukul 21.00. 

"Sementara restoran di ruang terutup bisa buka dengan kapasitas 75 persen, Kegiatan belajar untuk wilayah yang berada dalam Zona Hijau dan Zona Kuning, melaksanakan kegiatan belajar mengajar sesuai dengan pengaturan teknis dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi dengan penerapan protokol kesehatan 
secara lebih ketat. 

Kegiatan peribadatan 
pada tempat ibadah dapat dilakukan paling  banyak 75% (tujuh puluh lima persen) dari kapasitas dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat serta memperhatikan 
pengaturan teknis dari Kementerian Agama" tandasnya.
SEKAYU, INFOSEKAYU.COM - Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Wakil Bupati Muba Beni Hernedi SIP menyaksikan Upacara Peringatan HUT TNI Ke-76 yang digelar secara virtual di Makodim 0401 Muba, Selasa (5/10/2021).

Kegiatan upacara Peringatan HUT TNI ke-76 dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo langsung dari Istana Negara dengan diikuti Panglima TNI, para Kepala Staf TNI AD, AU, AL dan Kapolri. Sebagai Inspektur 
Presiden RI menyampaikan, di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Tentara Nasional Indonesia (TNI) diperingati saat Indonesia masih berjuang melawan COVID-19. "Untuk itu saya ucapkan terima kasih kepada para prajurit TNI yang telah membantu masyarakat dalam menghadapi pandemi COVID-19,"ucapnya.

Senada, Wakil Bupati Muba Beni Hernedi SIP juga mengucapkan terima kasih atas dedikasi TNI terutama Kodim 0401 Muba yang senantiasa hadir bersama rakyat dan selalu menjalin sinergitas yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Muba dan unsur vertikal lainnya dalam melakukan penanganan COVID-19 dan menjaga zero konflik.

"Selamat ulang tahun TNI, semoga di usia yang ke 76 ini, TNI semakin Profesional, dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI dan melindungi segenap rakyat dan Bangsa Indonesia secara keseluruhan. Khususnya dalam menjaga kamtibmas di Kabupaten Muba,"ulasnya.

Sementara Dandim 0401 Muba Letkol Arh Faris Kurniawan SST MT mengatakan, tema yang diangkat pada HUT TNI Ke-76 Tahun 2021 ialah Bersatu, Berjuang Kita Pasti Menang. Mengenai berjuang di tengah COVID-19 saat ini, dari pihak TNI telah bersinergi bersama dengan POLRI dan Pemkab, "insyaallah akan terus berjuang khususnya dalam kegiatan vaksinasi serta mendisiplinkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan,"tuturnya.

Adapun upaya yang dilakukan untuk pemulihan ekonomi pemerintah bersama TNI dan POLRI sudah memiliki program yaitu Bantuan Langsung Tunai bagi pedagang kaki lima (PKL) atau warung (BTPKLW). Indeksnya sebesar Rp 1,2 Juta untuk masing-masing pedagang. 

"Sebanyak 3.900 Pedagang kaki lima dan warung yang di Kabupaten Muba yang akan menerima BTPKLW. Mudah-mudahan ini bisa menjadi stimulan bagi para pelaku usaha untuk membangkitkan usaha nya meskipun masih dalam kondisi COVID-19,"tandasnya.
SEKAYU, INFOSEKAYU
COM - Rapat Paripurna DPRD Masa Persidangan I Rapat ke-26 dengan agenda Tanggapan/Jawaban Bupati Musi Banyuasin (Muba) terhadap Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Muba terhadap Nota Keuangan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2022. 

Pada kesempatan yang sama Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Muba menyampaikan tanggapan/jawaban terhadap pendapat Bupati Muba mengenai Dua Raperda prakarsa usulan DPRD Muba. Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Muba Sugondo SH bertempat di Ruang rapat Paripurna DPRD Muba, Selasa (5/10/2021).

Wakil Bupati Muba Beni Hernedi sampaikan jawaban atas pemandangan umum Fraksi-fraksi DPRD terhadap Nota Keuangan Rancangan APBD Kabupaten Muba Tahun Anggaran 2022 pada Rapat Paripurna DPRD.

”Terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya, kepada Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muba yang telah membahas Nota Keuangan Rancangan APBD Kabupaten Muba Tahun anggaran 2022," ujar Wabup Beni.

”Hal ini demi terwujudnya kebijakan anggaran yang efektif, efisien dan dapat melayani kepentingan masyarakat secara utuh demi terwujudnya Muba Maju Berjaya,”jelasnya.

“Semua saran, imbauan serta pertanyaan yang telah disampaikan oleh fraksi-fraksi anggota DPRD atas nota keuangan Rancangan APBD Kabupaten Muba tahun anggaran 2022 telah ditampung,” lanjut Beni.

”Akhirnya atas kerjasama serta sumbang saran yang positif kami ucapkan terima kasih, kiranya semua rencana yang kita lakukan dapat terlaksana dan mendapat ridho dari Allah SWT. Semoga apa yang kami disampaikan mudah-mudahan dapat di pahami dan ditindak lanjuti demi mewujudkan Kabupaten Muba menjadi lebih baik lagi kedepan,”tutupnya.

Sementara itu Juru Bicara perwakilan Fraksi-fraksi DPRD Muba, Damsih SH mengungkapkan bahwa fraksi-fraksi DPRD Muba mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemkab Muba terhadap dua Raperda Prakarsa DPRD Muba, sama-sama berkeinginan dengan dibentuknya Raperda tentang Pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, serta Raperda tentang Perlindungan kekayaan intelektual akan memberikan kontribusi positif dan manfaat yang sebesar-besarnya bagi upaya mendukung terwujudnya visi dan misi Kabupaten Muba.

"Kami sampaikan bahwa re-draft raperda tentang pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan telah mengakomodir masukan mengenai ketentuan pembakaran lahan untuk petani/pekebun tradisional dalam pembukaan lahan, sesuai hasil rapat Badan Pembentukan Perda DPRD Kabupaten Muba tanggal 20 September 2021. Akan tetapi formalasi ketentuan tersebut membutuhkan kajian dan telaah yang lebih mendalam, melibatkan unsur Forkopimda dan tim ahli pada rapat pembahasan nanti,"bebernya.

Lanjut Damsih, terkait tanggapan terhadap Raperda tentang Perlindungan Kekayaan Intelektual agar dalam pembahasan melibatkan unsur profesional, di sampaikan bahwa penyusunan Raperda tentang Perlindungan kekayaan intelektual dibuat dengan terlebih dahulu disusun naskah akademik yang melibatkan unsur profesional yang terlibat langsung secara praktik dalam kepengurusan kekayaan intelektual dan akan dihadirkan dalam rapat-rapat pembahasan raperda ini.