Articles by "Asian Games"
Tampilkan postingan dengan label Asian Games. Tampilkan semua postingan

Infosekayu.com- Ketua Panitia Penyelenggaraan Asian Games 2018 (Inasgoc) Erick Thohir memastikan sepak bola menjadi cabang olahraga pertama yang dipertandingkan di Asian Games 2018. Rencananya, sepak bola dimulai 10 Agustus, mendahului upacara pembukaan pada 18 Agustus.

"Pertandingan pertama, sampai dengan hari ini, yaitu sepak bola pada 10 Agustus. Kalau semua berjalan sesuai rencana, 10 Agustus dan 12 Agustus adalah pertandingan pertama, dari cabang olahraga sepak bola, lalu diikuti cabang olahraga basket pada 14 Agustus," kata Erick Thohir usai mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla meninjau lokasi persiapan Asian Games di Jakarta, Jumat (3/8/2018). 

Dengan adanya pertandingan pertama pada 10 Agustus, Inasgoc memperkirakan atlet-atlet akan tiba di Indonesia pada 7 dan 8 Agustus. Sebisa mungkin, atlet sepak bola tersebut akan ditempatkan di Wisma Atlet Kemayoran.

"Atlet-atletnya yang akan datang, untuk sepak bola tanggal 10 dan 12 Agustus itu, kurang lebih tanggal 7 dan 8 Agustus mereka sudah datang. Wisma Atlet siap menerima atlet itu sebenarnya tanggal 10 Agustus, tapi tentu kita akan persiapkan dengan baik," jelas Erick.

Terkait pengunduran diri Timnas Irak dari Asian Games 2018, Erick mengatakan akan ada keputusan pada Jumat sore mengenai pengundian ulang terkait pembagian grup laga sepak bola.

"Ada catatan bahwa Irak mengundurkan diri, jadi nanti ada keputusan hari ini dari AFC (Asian Football Confederation) dan OCA (Olympic Council of Asia), apakah akan ada 'drawing' khusus yang di 'pool' timnas Irak itu," kata Erick.
Irak sebelumnya masuk ke dalam Grup C, bersama dengan timnas dari Suriah, Timor Leste dan China. (Edp)



Jakarta, Infosekayu.com- Ketua Panitia Pelaksana Asian Games (INASGOC), Erick Thohir,  mengungkapkan, harga tiket untuk pertandingan Asian Games 2018. Dia menyebut harga tiket termurah bernilai Rp30 ribu.

Hal ini diungkapkan Erick Thohir saat mengumumkan kerja sama INASGOC dengan KiosTix sebagai partner penjualan tiket pertandingan Asian Games 2018 di Wisma INASGOC, Senayan, Jakarta, Senin (11/6/2018).
“Kami berbangga hati karena yang memenangi tender adalah perusahaan nasional, padahal banyak perusahaan tiket asing ikut tender. Harga tiket termurah di Asian Games 2018 nanti adalah Rp30 ribu dan rata-rata tiket akan dijual dengan harga Rp100 ribu,” ujar Erick Thohir.
Penghitungan rata-rata penjualan tiket sebesar Rp100 ribu tak terlepas dari sejumlah olahraga yang memang memiliki peminat sangat besar. Hal itu yang membuat tiket dijual dengan harga yang lebih mahal. Bahkan Erick Thohir juga memastikan tiket pertandingan untuk warga negara asing akan dijual lebih mahal ketimbang warga negara Indonesia.
“Tidak bisa dipungkiri ada pertandingan yang dominan karena banyak peminat, seperti sepak bola, bulutangkis, voli, dan basket. Tentu untuk pertandingan yang lebih besar peminatnya akan lebih banyak dicari,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Olimpiade Indonesia itu.
“Selain itu untuk orang asing tiket akan lebih mahal dari warga Indonesia. Ini semua tidak lepas dari daya beli masyarakat. Contoh saja untuk di Indonesia, daya beli masyarakat di Jakarta pasti lebih tinggi dari di Palembang,” lanjutnya.
CEO KiosTix, Ade Sulistio Putra, memastikan perbedaan harga tiket yang dijual untuk warga negara asing dan WNI tidak akan terlalu besar.
“Untuk perbedaan harga tiket antara asing dan WNI kami rencanakan hanya sekitar 20 persen. Jadi untuk WNA akan 20 persen lebih mahal dari harga untuk WNI,” ujarnya.
Bicara soal target pendapatan dari tiket, Erick Thohir belum bisa bicara banyak. Dia mengaku masih menunggu entry by name Asian Games 2018 sebelum menentukan target tersebut. (Edp)



Jakarta, Infosekayu.com-  - Gelaran akbar Asian Games 2018 benar-benar menyita perhatian. Tidak hanya pertandingannya saja yang dinanti. Arak-Arakan obornya pun menjadi sorotan. Sebab, obor Asian Games akan dibawa ke sejumlah daerah. Termasuk menyambangi destinasi wisata yang ada di Indonesia.

Runtutannya, 14 Juli api akan diambil dari Stadion Dhyan Chand di New Delhi, India oleh Dewan Olimpiade Asia (OCA). Lalu diterbangkan menuju Yogyakarta pada 17 Juli. Di Yogya , Panitia Pelaksaan Asian Games 2018 (Inasgoc) juga akan mengambil api dari sumber api abadi di Mrapen, 18 Juli, untuk kemudian di bawa ke Candi Prambanan. Di Prambanan ini kedua api akan disatukan, sebagai tanda kesiapan Indonesia untuk menggelar Asian Games.

"Api kemudian akan mulai berkeliling Indonesia, mulai dari DIY 19 Juli menuju Stadion Sriwedari sebagai tempat bersejarah bagi olah raga Indonesia. Di situ pertama kalinya Pekan Olah raga Nasional (PON) di gelar. Api lanjut ke Blitar 20 Juli, untuk kemudian di bawa 'sowan' ke makan Bung Karno. Lanjut ke Malang lewat Kepanjen," ungkap kata Direktur Ceremony Inasgoc, Herti Purba, Jumat (11/5).

Api kemudian akan dibawa ke Gunung Bromo pada 21 Juli dini hari pukul 01.00 WIB. Di sana, ada pasukan kavelari dari kepolisian yang dipimpin atlet berkuda Nabila Syakieb, yang akan membawa api menuju kawah Gunung Bromo. Lepas dari Bromo, api Banyuwangi pada 21-23 Juli. Sampai di Banyuwangi, api dibawa ke Kawah Ijen dan pantai Boom sebelum akhirnya disebrangkan dengan kapal feri ke Bali.

"Sampai Bali, 23-24 Juli api akan keliling Gilimanuk, Kuta, dan Tanah Lot. Di Tanah Lot, akan diambil pengambilan gambar obor pada saat sunset. Pada 24 Juli api kemudian menuju Mataram, NTB melalui udara. Di Mataram api tidak lama, karena akan langsung diterbangkan menuju Raja Ampat, Papua, lewat Sorong," tuturnya.

Di Raja Ampat, api akan dibawa menyelam dan berlayar dengan kawalan kapal-kapal perang suku Papua di Pianemo, sebelum akhirnya dikarak keliling Kota Sorong. Api kemudian berlanjut ke Makassar. Dari Makassar, rombokan arakan api ini akan melalui jalan darat sejauh 200 km menuju Tanjung Bira. Dari Tanjung Bira, api akan diajak melaut dengan meggunakan kapan phinisi menuju Pantai Losari.

"Dari Makasar ke Banjarmasin pada 30-31 Juli. Di sini, api rencananya akan dipamerkan kepada masyarakat di pasar terapung dengan menggunakan sampan," tambah Herti.

Kemudian berlanjut ke Aceh pada 31 Juli - 1 Agustus untuk diarak keliling kota, dan kemudian menuju Bandara Silangit, Sumatera Utara via udara. Sesampainya di Danau Toba, api akan diarak menuju Pantai Bul-Bul dengan bersepeda. Api kembali diterbangkan ke Pekanbaru, lalu jalan darat menuju Bukit Tinggi, dan Jambi pada 1-3 Agustus.

Setelah itu, api akan menjelajahi Palembang. Di Palembang ini, api akan dibawa terjun parung dengan titik mendarat di Jakabaring. Lalu di bawa ke Pulau Kamaro dengan kapal melewati jembatan Ampera. Di Palembang ada 4-5 kabupaten/kota yang akan dilalui oleh arakan obor Asian Games 2018, yaitu Kabupaten Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir dan Ogan Komering Ilir, lanjut akan berakhir pada 7 Agustus.

"Dari Palembang, api menuju Bandar Lampung dan menyebrang ke pelabuhan Merak, Banten, Serang pada 9-10 Agustus. Setelah keliling Serang, api langsung di bawa ke Purwakarta, guna mengikuti Festival Citarum dan lanjut menuju Kota Bandung dengan finis di Gedung Sate," paparnya.

Pada 12-13 Agustus, api menuju Garut dan Cianjur untuk kemudian diinapkan di Istana Cipanas. Esoknya, api akan dibawa dengan diterjunkan dengan menggunakan Paralayang di puncak sebelum dibawa keliling Jakarta pada 15-16 Agustus.

Pada 17 Agustus, api akan dibawa ke Pulau Pramuka di Kepulauan Seribu untuk ikut dalam upacara bendera HUT RI. Dan sorenya, akan dibawa ke Istana Negara dan pada saat upacara penurunan bendara pusaka di istana, prosesi serah terima api dari Presiden ke Ketua Inasgoc akan dilakukan.

Pada 18 Agustus, api yang menginap di Balai Kota Jakarta akan dibawa oleh torch barrer bersama 2018 pelari lainnya menuju GBK. Lalu api akan dinyalakan dua torch ambassador pada saat upacara pembukaan Asian Games 2018. Finalisasi rute arakan obor api Asian Games ini akan dilakukan pada 25-25 Mei mendatang. "Torch relay ini akan diluncurkan secara resmi pada 10 Mei," pungkasnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, meski penyelenggaraan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang, namun euforia-nya bakal ke seluruh Indonesia. Apalagi, arakan obor yang melintasi tempat-tempat wisata ini, akan menjadi promosi yang sangat luar biasa.

"Kegiatan pawai obor itu menjadi momentum penting agar masyarakat Indonesia dapat mengetahui dan mendukung Asian Games 2018. Dan ini menjadi kesempatan bagi wisatawan untuk memanfaatkan momen langka ini untuk berswafoto," kata Menpar Arief Yahya. (Edp)



Sekayu, infosekayu.com- Ribuan masyarakat mulai dari kalangan pelajar, pegawai, komunitas dan juga masyarakat umum, tumpah ruah didepan kantor bupati Musi Banyuasin yang ikut memeriahkan kegiatan yang dilaksanakan oleh Polres Musi Banyuasin, jum’at (11/5).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Unsur Fkpd Kab Musi Banyuasin yang juga turut memeriahkan kegiatan tersebut. Tidak hanya diikuti warga masyarakat kab Musi Banyuasin tetapi juga dari kabupaten tetangga sempat turut hadir.

Kapolres Musi Banyuasin Akbp Andes Purwanti, S.E., M.M mengatakan dalam sambutannya bahwa “Kegiatan yang digelar polres Musi Banyuasin tersebut dalam rangka menyambut Hut Bhayangkara ke 72 serta menghimbau kepada peserta yang ada untuk bersama-sama mensukseskan pelaksanaan pemilu kada damai dibumi serasan sekate dan juga menggelorakan pelaksanaan Asian Games ke XVIII 2018 yang juga sebentar lagi kita laksanakan dan kegiatan ini juga merupakan bentuk kemitraan kita polri khususnya polres Muba dengan masyarakat dan juga unsur pemerintahan yang ada di Kab Musi Banyuasin dalam rangka harkamtibmas.”

Beberapa kegiatan dilaksanakan dalam kegiatan tersebut mulai dari lari, jalan santai dan juga fun bike serta olah raga bersama yang dilepas langsung oleh Kapolres Muba Akbp Andes Purwanti, S.E., M.M.

Bupati Musi Banyuasin yang diwakili sekda Muba dalam kesempatan tersebut yang juga mengajak masyarakat yang hadir untuk mensuskseskan pelaksanaan pilkada dan Asian games.
“Kegiatan seperti ini nanti kita akan rencanakan buat setiap bulannya,” Ujar Sekda.

Diakhir kegiatan dilakukan pembagian hadiah kepada kepada para juara, baik itu fun bike, lari dan juga pegundian door price yang disambut antosias oleh masyarakat yang hadir. (Edp)





Palembang, Infosekayu.com- Enam orang dari delegasi Olympic Council of Asia (OCA), Selasa (8/5/2018) meninjau langsung persiapan di Palembang. Beberapa tempat yang diinspeksi diantaranya wisma atlet, fasilitas doping dan layanan kesehatan serta kesiapan venue olahraga yang dipertandingkan di Jakabaring Sport City (JSC).
Hal itu dilaksanakan untuk memantau kesiapan tuan rumah dalam menyambut pelaksanaan Asian Games 2018 serta memastikan gelaran pesta olahraga akbar tersebut terlaksana dengan baik.
Director General & Technical OCA, Husain Al-Musallam mengungkapkan, tidak ada kekurangan yang signifikan pada persiapan di Palembang. Namun, perlu dipastikan bahwa fasilitas yang tersedia di Jakarta sama halnya dengan yang ada di Palembang.
“Ukuran kamar di wisma atlet sudah sesuai standar begitupun dengan ruang makan (dining room-red) nya, luasnya lebih dari cukup. Hanya saja untuk kualitas makanan harus dipastikan kualitasnya sama dengan yang ada di Jakarta,” ujar Husain kepada wartawan di sela memeriksa kesiapan venue Sepak Takraw di Gedung Ranau, JSC, Palembang.
OCA juga memeriksa kesiapan ruang medis dan pemeriksaan doping di Poliklinik Medis dan Pusat Pemeriksaan Doping yang menggunakan Gedung Sport Science Center Jakabaring. Medical Comittee Chairman OCA, Dr. M. Jegathesan, menilai persiapan di Palembang sudah cukup baik, hanya saja butuh sedikit modifikasi pada tata ruang agar untuk mempermudah akses dan memberikan ruang privasi bagi atlet.
“Yang penting aksesnya dapat dilalui dengan mudah bagi atlet. Selain itu, prinsipnya dalam pelayanan medis dan pemeriksaan doping harus tertutup dan memberikan ruang privasi. Di sini, kami melihat perlu adanya modifikasi agar tata letak ruangnya sesuai dengan standar itu,” jelasnya.
Sementara untuk pelayanan medis emergensi yang membutuhkan tindakan cepat ke rumah sakit, OCA menilai INASGOC harus memiliki beberapa alternatif untuk penanganan secara cepat khususnya bila lokasi RS jauh dari venue atau terkendala kemacetan. Bila memungkinkan, panitia menyediakan helikopter untuk membawa atlet yang cidera ke RS yang dirujuk.
“Tentu saja bila ada helikopter akan sangat kami hargai tapi itu sifatnya tidak mutlak, menyesuaikan dengan kondisi lokasinya,” pungkasnya. (Edp)



Sekayu, Infosekayu.com- Pesta olahraga Akbar tingkat internasional Asian Games 2018 yang dilaksanakan tanggal 18 Agustus mendatang yang diselenggarakan di Kota Jakarta-Palembang terus disosialisasikan semua pihak.

Tidak terkecuali untuk kabupaten Musi Banyuasin sebagai pusat destinasi olahraga juga tidak henti-hentinya ikut mensosialisasikan kompetisi bangsa-bangsa dari 45 negara dikawasan Asia tersebut. salah satunya pada saat Pencanangan "Muba Sport Day" yang dipusatkan di Lapangan Gelanggang Remaja Sekayu, Jum'at (04/05/2018).

Plt Bupati Muba Beni Hernedi mengatakan masyarakat Sumsel khususnya Muba patut berbangga selama perhelatan kompetisi terbesar kedua setelah olimpiade tersebut digelar hanya kota Palembang yang dipercaya menjadi tuan rumah diluar ibu kota negara. untuk itu mari bersama-sama mendukung dan mensukseskan pelaksanaan Asian Games di Palembang.

"Asian Games 2018 ini kita wajib mensosialisasikan dan mensukseskan pelaksanaannya dengan cara beramai-ramai menyaksikan pertandingannya, mendoakan kelancaran pelaksanaannya serta menjaga perilaku dengan tidak membuka lahan dengan cara membakar", ajaknya

dalam kegiatan itu, beni juga mengajak masyarakat Muba melakukan olahraga di setiap hari jum'at yang tujuannya tidak lain menjaga kesehatan jasmani dan rohani tubuh serta mengajak masyarakat agar membiasakan diri untuk hidup bersih bebas dari sampah.

"hari ini kita telah berolahraga bersama namun saya juga menyaksikan masih ada yang membuang sampah sembarangan, mari kita tingkatkan kesadaran berolahraga dan tidak membuang sampah semaunya sehingga Kabupaten Muba Bersih Sampah bisa terwujudkan", pintanya.

sosialisasi dan pencanangan tersebut di isi banyak rangkaian kegiatan berupa Gerakan Muba Bersih Sampah, sepeda dan jalan sehat, senam kesehatan jasmani, Penampilan Marching Band, Pencak silat dan senam lantai. (Edp)




Muba, Infosekayu.com-Kabupaten Musi Banyuasin yang merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan dan dikenal sebagai Kota Olah Raga siap mensukseskan event internasional Asian Games.

Demikian diutarakan Bupati Muba H Dodi Reza Alex saat melepas peserta lomba baris berbaris atau gerak jalan di halaman Kantor Bupati Muba dalam rangka Peringatan HUT RI ke-72, Jumat (18/8).

"Dengan event baris berbaris ini kita latih disiplin dan sportifitas, untuk menciptakan sumber daya manusia yang yang kuat sehingga dapat bersaing hingga dipelosok Negeri ini," ujar Bupati Muba.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muba Drs Syafaruddin dalam laporannya mengatakan lomba baris berbaris tersebut diikuti sebanyak 255 regu yang terdiri dari 83 regu peserta dari instansi, siswa sekolah dasar 74 regu, sekolah menengah pertama 52 regu, sekolah menengah atas 37 regu, dan peserta dari umum 9 regu.

Adapun rute yang dilalui peserta lomba baris berbaris yakni, untuk peserta tingkat SD, start dari Halaman Kantor Bupati Muba, menyusuri Jalan Kolonel Wahid Udin, kemudian menuju Jalan Merdeka dari jalan didepan Kantor Badan Pertanahan Nasional Muba melewati Jalan Simpang PLN Sekayu, dan finish ditempat yang sama. Sedangkan untuk tingkat SMP, SMA, instansi, dan umum, Jalan Kolonel Wahid Udin melewati Tugu Bundaran Sekayu, Jalan Merdeka, Jalan Simpang PLN Sekayu dan juga berakhir di Halaman Kantor Bupati Muba.

Selain dilepas Bupati Muba, para peserta juga dilepas secara bergantian oleh Plt Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, dan perangkat daerah Muba. (im)



Palembang, Info Sekayu.com- Atlet nasional asal Sumatera Selatan, Jauhari Johan yang direncanakan akan memperkuat Indonesia dalam ajang Asian Games 2018 hanya mengincar medali perunggu dalam cabang olahraga triathlon. Pasalnya dalam ajang tersebut, ada tiga negara yang sulit ditaklukkan mengingat level masing-masing negara tersebut sudah level Olimpiade.
Diakui Jauhari Johan, peta kekuatan pada Asian Games mendatang memang sangat sulit khususnya negara yang sudah level Olimpiade, negara-negara tersebut yakni, China, Korea, serta Jepang. Oleh sebab itu, khusus Asian Games 2018 mendatang berharap bisa memberikan hasil yang maksimal saja.
“Ya memang sulit nanti, khusus negara yang levelnya Olimpiade tentunya mereka akan lebih siap. Oleh sebab itu, sejak dini saya harus mempersiapkan diri sejak dini,” katanya, saat dibincangi di sela-sela latihan di Venue Atletik, Selasa (2/1/2018), kemarin. (EDP)




Palembang, infosekayu.com – Ketua Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)  Fahlevi Maizano mengatakan pada Event Asian Games 2018 harus menguntungkan Sumsel. Salah satunya menjadi peluang bisnis bagi usaha mikro kecil menengah (UMKM) Sumsel. Khususnya mereka yang bergerak di bidang cinderamata. 

“Harus dipersiapkan dari sekarang. Ini peluang yang harus kita dorong. Terlebih cinderamata yang berkarakter Palembang dan Sumsel,” kata Fahlevi saat menjadi pembicara dalam Diskusi mengenai Asian Games 2018 di Radio Suara Rakyat DPRD Sumsel, Selasa (10/5).

Dijelaskan, membuka peluang UMKM ini maka harus dipersiapkan pelatihan. Selain itu, mereka juga harus disiapkan tempat agar bisa berjualan. “Ini menjadi perhatian kita, dan melibatkan anak muda. Mumpung masih lama akan kita perjuangankan,” katanya.

Selain itu menurutnya Disperindag pun katanya harus memanfaatkan momen Asian Games sebagai ladang meningkatkan perekonomian. 

Disperindag harus kreatif ajak UKM membuat cindera mata yang memiliki ciri khas Asian Games Sumsel. Yang kecil-kecil saja barangnya biar mudah dibawa,” katanya.
Dengan souvenir yang menjadi ciri khas event internasional empat tahunan itu akan menjadi kenangan wisatawan dan atlet yang berlaga di Asian Games.

Ditambahkannya, Diseperindag juga harus menyiapkan tempat alias lapak bagi UKM untuk memasarkan produknya saat Asian Games.
“Jadi kalau ada yang mau beli souvenir sudah ada tempatnya, nggak bingung lagi nyarinya dimana,” katanya. (ery)