Articles by "Info Pendidikan"
Tampilkan postingan dengan label Info Pendidikan. Tampilkan semua postingan
SEKAYU, INFOSEKAYU.COM - Guna mempermudah aktififas mahasiswa sehari-hari untuk mencuci pakaian dan mandi, Bupati Muba Dodi Reza mengirimkan bantuan berupa pompa air yang diperuntukkan bagi mahasiswa asal Muba yang tinggal di Asrama Ranggonang dan Randik Yogyakarta. 

"Saya dulu pernah merantau kuliah di luar negeri (LN), pernah juga mengalami kondisi seperti mahasiswa asal Muba di Yogyakarta ini. Jadi, apapun yang menjadi kebutuhan, Insha Allah bisa bertahap dipenuhi, semoga pompa air ini bermanfaat," ungkap Kandidat Doktor Universitas Padjajaran ini. 

Menurutnya, mahasiswa jangan dibebankan kepada urusan-urusan lain yang tidak penting, terlebih harus difasilitasi sarana prasarana yang lengkap. 

"Jadi bisa fokus belajar, fokus skripsi. Intinya fokus saja menyelesaikan kuliah dengan nilai sempurna," tuturnya.

Lanjut Dodi, mahasiswa dan mahasiswi yang tinggal di Asrama Ranggonang dan Randik ini kiranya bisa mentaati tata tertib yang sudah dibuat dan disepakati. "Jaga nama baik Muba, tunjukkan prestasi dan buat bangga orang tua," ujarnya.

Sementara itu, Pengelola Asrama Ranggonang Imron Munaf mengucapkan terima kasih atas perhatian yang terus diberikan Bupati Muba Dodi Reza. 

"Dengan bantuan fasilitas pompa air ini, mahasiswa mahasiswi penghuni wisma bisa lebih mudah dalam aktifitas sehari-harinya," tuturnya. 

Pada kesempatan penyerahan bantuan pompa air tersebut juga diserahkan SK Penanggung jawab Asrama Ranggonang dan Randik Imron Munaf, acara turut dihadiri Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Muba H Ibnu Saad SSos MSi, Anggota DPRD Muba Arahman Senen dan Tandzil Anshori, Serta Kabag Umum dan Perlengkapan Pemkab Muba Seprizal. (kjs)

Sekayu, Muba - Membudayakan literasi di lingkungan keluarga bukanlah hal mudah. Butuh proses agar anak mengenal dan mencintai buku. Orang tua berperan penting meningkatkan literasi keluarga. Mereka perlu cara kreatif untuk mengenalkan buku kepada anak. 

Pesan ini disampaikan Duta Baca Indonesia, Najwa Shihab, saat hadir dalam acara Talkshow Interaktif literasi digital yang digalakkan oleh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Muba, Kamis (12/12/2019) di Opproom Pemkab Muba.

Presenter yang akrab disapa Nana tersebut,
hadir berbagi tips membaca kepada pelajar dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan warga masyarakat muba /komunitas baca di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muba dan meningkatkan minat baca di tengah-tengah masyarakat. 

“Perlu banyak cara kreatif mengenalkan anak agar gemar membaca buku. Sebab, kemampuan itu bukan dihasilkan secara otomatis. Misalnya, anak diajak ke toko buku, kalau ke mall atau orang tua di rumah bisa memberi contoh membaca buku,” kata Najwa.

Dikatakannya juga menjadikan orang gemar membaca harus melalui proses belajar, karena kemampuan membaca perlu terus dilatih.

Hal yang sama, disampaikan, Kepala Perpustakaan Nasional RI diwakili Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpusnas, Dra Woro Titi Haryanti MA, dalam kesempatan tersebut dirinya mengajak ratusan pelajar dan ASN di lingkungan Pemkab Muba untuk membudayakan literasi. 

Sementara, Bupati Musi Banyuasin H. Dodi Reza Alex dalam sambutannya mengatakan bahwa ditengah meningkatkan teknologi digital yang memberikan kemudahan dalam mengakses informasi secara cepat, membaca masih menjadi kebutuhan dinomor duakan. 

"Kita patut berbangga hari ini, karena Najwa Shihab Duta Baca Indonesia telah hadir di kabupaten Musi Banyuasin. Dan berharap, mbak nana membagi ilmunya kepada kita semua,"katanya.

Selain itu, Dodi menerangkan adanya kata-kata bijak yang tertempel diberbagai sekolah/madrasah "membaca, membuka Dunia", belum mampu mendobrak minat baca bangsa ini, sehingga minat baca di Indonesia dikenal masih rendah.

Untuk itu, lanjutnya dibutuhkan model yang mampu memberikan contoh gemar membaca untuk masyarakat. 

"Untuk kepentingan ini, kami laporkan kepada kepala perpustakaan nasional RI dan Ibu Najwa Shihab, Pemerintah Kabupaten Muba telah melakukan beberapa gebrakan yaitu mengangkat dan mengukuhkan ketua tim penggerak PKK, Ibu Hj. Erini Mutia Yufada sebagai Bunda baca kabupaten Muba. Selanjutnya, kami mengangkat dan mengukuhkan Sdr. Rojaki, MPd., sebagai duta baca kabupaten Muba. Selain itu, kami juga telah melakukan pemilihan dan penyeleksian para pelajar SMP dari semua SMP, bai negeri maupun swasta untuk menjadi duta baca pelajar tingkat SMP sebanyak 76 duta baca sejak  September 2018 sampai saat ini,"terangnya.

SEKAYU- Momentum perayaan Hari Guru di Bumi Serasan Sekate yang tahun ini dipastikan bakal semarak dan meriah. Pasalnya, secara serentak sebanyak 1.500 guru di Muba akan melakukan pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) yang akan dilaksanakan pada 26 November 2019. 

Adapun kegiatan yang diikuti sebanyak 1.500 guru tersebut yakni berupa pelatihan kompetensi guru yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba bersama Putra Sampoerna Foundation (PSF). 

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba, Musni Wijaya, melalui Kabid Dikmen Nazarul. "Pelatihan ini sering dilakukan di sekolah dan kecamatan di Muba, namun hanya sekala kecil. Kali ini kita lakukan dengan skala besar dengan melibatkan 1.500 guru dan mencatatkan Rekor MURI," ujar dia.

Para guru yang terdiri dari ASN, GTT, dan PTT ini, sambung dia, nantinya akan dibagi dalam 32 kelas yang berlokasi di SMP N 6 Sekayu dan SMA N 2 Sekayu. Dimana dalam pelatihan itu terdapat 2 tutor, satu administrasi dan pengawas dari Sampoerna Foundation.

"Pelatihannya hanya 3 jam, dimulai pukul 08.00 WIB - 11.00 WIB, pelatihan tentang pembelajaran aktif kreatif dan menyenangkan," kata dia.

Khusus untuk tutor, lanjut Nazarul, berasal dari para guru yang sebelumnya telah mendapatkan pelatihan dari Sampoerna Foundation. 

"Nanti juga ada kelas pelatihan manajemen untuk Kepsek, Wakepsek, dan TU tentang manajemen sekolah efektif yakni bagaimana Kepsek nantinya dapat menata para guru di sekolah untuk melaksanakan pembelajaran," beber dia.

Lebih lanjut dia mengatakan, pelatihan secara bersama ini dapat memberikan dampak positif untuk tenaga pendidik di Bumi Serasan Sekate. 

"Efek dari pelatihan ini luar biasa, karena pembelajaran itu tidak hanya di dalam kelas saja, melainkan bisa juga dilakukan di luar kelas dan tentunya dapat dibuat dengan menyenangkan," tandas dia.

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza mengatakan pada rangkaian pelatihan guru tersebut bukan semata-mata hanya untuk pemecahan rekor Muri semata, namun pada momentum perayaan guru di Muba ini akan dimanfaatkan pada kegiatan peningkatan kompetensi dan kualitas guru dalam skala besar. 

"Perayaan hari guru kita manfaatkan sebagai momentum peningkatan kualitas guru," terangnya.

Dodi mengungkapkan, Pemkab Muba melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba selama ini sangat komitmen dalam upaya peningkatan kompetensi guru.

"Termasuk kita telah beberapa kali melakukan pertukaran guru ke luar negeri sebagai upaya memaksimalkan peningkatan kompetensi guru di Muba," terangnya.

Sekayu,infosekayu.com - Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Unggul Sekayu Menggelar Pembukaan SMANDA GO Season III, Senin (18/11/2019) di SMA N 2 Unggul Sekayu.

Kepala Sekolah SMA N 2 Unggul Sekayu, Dra. Rr Mini Sariwulan, M.Si, mengatakan, ia mengapresiasi Respon berbagai Sekolah SMA/SMK Negeri dan Swasta Provinsi Sumsel, Smanda Go Season III ini merupakan kegiatan tahunan Event terbesar kolaborasi antara OSIS dengan bidang keguruan.

"Kami ucapkan terimakasih atas respon dari berbagai sekolah SMA/SMK Negeri dan Swasta Provinsi Sumsel, setelah kegiatan pembukaan, kami akan membuka stand secara resmi, kegiatan ini diikuti 15 Sekolah SMA/SMK Se-Kabupaten Muba.

Kemudian ia menambahkan, kegiatan terdiri dari beberapa jenis, yakni lomba futsal, akustik, LTTB, kewirausahaan, Speech Kontes, dan MTQ.

"Semoga dari kegiatan ini bisa menumbuhkan akademik dan non akademik, dan berjalan aman dan damai sesuai harapan,"ujarnya.
Sementara itu Kepala Seksi Bidang Kurikulum SMA Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Arwan M.Pd.I, mengatakan, adanya kegiatan ini sangat bagus, dan ia mengapresiasi kegiatan ini, oleh karena itu Smanda berhak bersaing ke Provinsi maupun Nasional.

"Ada kebanggaan tersendiri bagi kami, mari kita tunjukkan kecerdasan, marilah kita bentuk persaudaraan dalam kompetisi, selamat bertanding selamat menjadi pemenang dan terus belajar,"pungkasnya.

SEKAYU,- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Musi Banyuasin menambah layanan kegiatan  bimbingan belajar komputer untuk pelajar SMP, SMA, dan Mahasiswa secara gratis.

Demikian diungkapkan oleh Sekretaris DPK Muba Apriadi, Selasa (12/11/2019), menurutnya paradigma perpustakaan sudah berubah, yang semula dianggap sebagai gudang buku,kini bertransformasi menjadi perpustakaan yang dapat memberdayakan masyarakat dengan pendekatan teknologi informasi, sehingga memiliki peran signifikan dalam meningkatkan kemampuan masyarakat, dengan harapan dapat mengubah kualitas hidupnya. 

"Perpustakaan selain menyediakan sumber bacaan juga memfasilitasi masyarakat dengan berbagai kegiatan pelatihan dan keterampilan yang bertujuan untuk pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat, dengan upaya ini diharapkan performa individu meningkat, sistem dan organisasi perpustakaan menjadi kuat, sehingga berdampak membaiknya kualitas layanan perpustakaan dan juga pemanfaatannya bagi masyarakat," kata Apriadi.

Lanjutnya pemerintah berkewajiban  untuk menggalakkan promosi gemar membaca dengan memanfaatkan fasilitas perpustakaan. Latar belakang inilah yang melandasi Perpusnas dan didukung Bappenas berinisiatif untuk melakukan program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, program ini bertujuan memperkuat peran perpustakaan umum dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sehingga kemampuan literasi meningkat yang berujung peningkatan kreativitas masyarakat. 

"Dalam peraturan perundangan secara tegas dijelaskan bahwa masyarakat memiliki hak dalam memperoleh layanan dan mendayagunakan fasilitas perpustakaan," tuturnya.

Sementara itu Kabid Layanan Perpustakaan DPK Muba Zainal Abidin mengungkapkan sebelumnya DPK Muba sudah melakukan bimbingan belajar mata pelajaran Matematika, Bahasa Inggris, serta Sanggar Seni Tari bagi tingkat Paud dan TPA, tanpa dipungut biaya atau gratis.

"Sekarang kita buka bimbingan belajar komputer, peminatnya diluar dugaan, banyak sekali. Kami cukup kewalahan membagi waktu belajar dan tempatnya," ungkap Zainal Abidin.

INFOSEKAYU -  Sebanyak 72 Mahasiswa-mahasiswi Politeknik Sekayu yang dari 3 (tiga) Program Studi (Prodi) yakni Akuntansi 23 orang, Teknik Informatika 25 orang dan Teknik Pendingin dan Tata Udara 24 orang tahun akademik 2018/2019 secara resmi diwisudakan pada Sidang Senat Terbuka Wisuda X, di Opp Room Pemkab Muba, Kamis (17/10/2019).


Dari tiga prodi tersebut terdapat mahasiswa lulusan terbaik, yakni Kendedes dengan IPK 3,93 dari Prodi Akuntansi, Abroida IPK 3,89 Prodi Teknik Informatika, Wahyu Aji Pangestu 3, 69 dari Prodi Teknik Pendingin dan Tata Udara.

Wisuda ke-10 Politeknik Sekayu ini dihadiri Bupati Muba H Dodi Reza Alex diwakili oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Muba H Ibnu Sa'ad SSos MSi, Kodim 0401 Muba Mayor Inf M Daud, Kejaksaan Negeri, Polres Muba, Ketua Yayasan Muba Sejahtera diwakili H M Umar Nawawi, Direktur Politeknik Sekayu Harianto, perwakilan ConocoPhillips Fajri, Koordinator Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah II Sumsel diwakili Rustina SE MSi, alumni dan para orang tua mahasiswa/mahasiswi.

Pada kesempatan itu Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Muba H Ibnu Sa'ad SSos MSi mengucapkan selamat kepada kepada civitas akademika Politeknik Sekayu yang telah melaksanakan wisuda untuk yang ke-10 kalinya dan selamat kepada para wisudawan yang telah menyelesaikan studi dengan baik.

Ia juga mengatakan pembangunan sumber daya manusia merupakan faktor yang sangat strategis dan harus diperhatikan karena dengan sumber daya manusia yang berkualitas, Kabupaten Muba akan mampu merancang, mengembangkan, mengelola, mengawasi dan memelihara pembangunan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia di Musi Banyuasin diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peran para lulusan kelak dalam memanfaatkan dan mengolah sektor-sektor potensial yang dimiliki Muba.

"Peningkatan SDM ini juga dimaksudkan untuk memperbaiki indeks pembangunan masyarakat, sesuai dengan harapan Pemkab Muba yang menargetkan pembangunan paling maju dan terdepan dengan cara melakukan terobosan yang membuat Muba unggul dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat mandiri dan pemerataan pembangunan menuju Muba Maju Berjaya 2022," ujarnya.

Lebih lanjut Ibnu mengatakan sebagai bangsa yang sedang membangun pemerintah tidak hanya memfokuskan pembangunan dalam bentuk fisik saja, namun juga membangun non fisik yaitu pembangunan di bidang mental dan spiritual agar terwujudnya keseimbangan dalam pembangunan.

Menghadapi tantangan pembangunan tersebut, tentu tidak hanya dibutuhkan tingkat kualitas SDM yang unggul dari sisi akademik, namun juga sikap moral yang terpuji dan keteladanan serta sikap profesional dalam bekerja.

"Kami berharap, saudara-saudara yang diwisuda pada hari ini dapat berperan secara aktif dan bersama-sama Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin guna mewujudkan Muba Maju Berjaya untuk Pembangunan Daerah yang kita cintai," tandas Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Muba. /red/


INFOSEKAYU - Senin (7/10/2019) suasana upacara di SMK Negeri 1 Plakat tinggi Kabupaten Muba pagi ini terlihat tampak berbeda, Pembina upacara yang biasanya dipimpin oleh kepala sekolah ataupun staf dan tenaga pengajar, pagi itu yang menjadi pembina upacara merupakan seorang anggota Polri.


Bripka Firdaus yang merupakan Bhabinkamtibmas Polsek Plakat tinggi pagi itu memimpin upacara di SMK Negeri 1 Plakat tinggi, yang mana kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk pembinaan yang dilakukan oleh Polri guna menciptakan keamanan dan juga ketertiban masyarakat khususnya di kalangan pelajar.

Melalui kesempatan tersebut Bripka Firdaus menyampaikan kepada para pelajar untuk menjauhi Narkoba, karena narkoba dapat merusak masa depan generasi bangsa.

Bripka Firdaus juga menghimbau kepada para pelajar agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara dengan melengkapi surat surat kendaraan dan mematuhi peraturan berlalu lintas.

Lebih lanjut ia mengingatkan para pelajar apa yang menjadi kewajiban sebagai pelajar di sekolah, dan selalu mentaati peraturan sekolah, dan ia juga menyampaikan kepada para pelajar untuk giat serta tekun dalam belajar, karena ke depannya para pelajar ini merupakan generasi penerus sebagai pemimpin bangsa yang akan menjadi kebanggaan orang tua, bangsa dan negara.

Terakhir Bripka Firdaus mengucapkan terimakasih kepada pihak sekolah SMK Negeri 1 Plakat tinggi atas kesempatan yang diberikan untuk menjadi Pembina Upacara, semoga kegiatan ke depan akan lebih kita tingkatkan lagi dengan harapan marilah kita cetak generasi muda kita ini secara bersama-sama untuk menciptakan generasi muda yang baik dimasa yang akan datang yang berguna bagi nusa dan bangsa. /red/



INFOSEKAYU - Endang Susilowati, SE, dari jurusan Akuntansi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Rahmaniyah (STIER) dan Yusmala Dewi SH dari Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Rahmaniyah (STIHR) Perguruan Tinggi Rahmaniyah Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), berhasil meraih wisudawati terbaik dengan nilai tertinggi Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3,89 dengan predikat pujian.


Selain Endang dan Yusmala, predikat pujian juga diraih oleh  Kyki Dwi Lestari SE , dengan IPK 3,77 dari jurusan Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Rahmaniyah (STIER) dan Alsi Mardiani dari Sekolah Tinggi Agama Islam Rahmaniyah (STAIR).

Demikian ini dalam Sidang Senat Terbuka, Wisuda Sarjana Strata 1 ke XXI, yang berlangsung di Opp Room Pemkab Muba, Kamis (26/9/2019).

Sidang senat terbuka wisuda ini, dipimpin langsung oleh Sonin SPdI MPdI. Mewakili Bupati Muba H Dodi Reza Alex, Sekretaris Daerah Kabupaten Muba turut hadir , perwakilan Pimpinan FKPD, dan OPD Muba, Koordinator Kopertis Wilayah VIII diwakili Kabag Kelembagaan dan Ketenagakerjaan Toto Haryanto, Lc, MPdI, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi wilayah II Sumbagsel diwakili Kasubbag Hukum Kepegawaian dan Tata Laksana Yuniarti, SH, MSi serta pihak dari Yayasan Rahmaniyah Sekayu.

Adapun peserta wisuda berjumlah sebanyak 157 wisudawan/wisudawati. Terdiri dari, 28 wisudawan/wisudawati dari jurusan STIH, 8 orang sarjana STAIR, wisudawan/wisudawati STIER 35 sarjana jurusan Akutansi, dan 86 sarjana jurusan manajemen.

Sekda Kabupaten Muba mengatakan, atas nama Pemkab Muba mengucapkan selamat dan sukses kepada para Sarjana Perguruan Tinggi Rahmaniyah Sekayu yang telah diwisuda tersebut.

Dirinya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Perguruan Tinggi Rahmaniyah Sekayu yang telah banyak berperan dalam pembangunan terutama dalam dunia pendidikan di Muba.

”Kami berharap  agar kita senantiasa bersama - sama bergandeng tangan, berpartisipasi dalam menghadapi tantangan masa depan yang penuh persaingan dengan meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan berupaya meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan Perguruan Tinggi Rahmaniyah yang kita banggakan ini,” ujarnya.

Sekda juga mengimbau kepada para wisudawan/wisudawati yang telah menjadi sarjana hari ini, dengan berbagai disiplin ilmu diharapkan dapat mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang dimilikinya di tengah-tengah masyarakat.

“Selain itu juga menjadi lulusan sekolah tinggi rahmaniyah sekayu mempunyai tanggung jawab moral yang besar untuk memberikan kontribusi yang nyata kepada masyarakat Muba. Belajar pendidikan formal mungkin sudah selesai, tetapi belajar dari lingkungan dan masyarakat kita baru saja akan dimulai, jangan pernah berhenti belajar dan berbuat yang terbaik bagi orang banyak.” pungkasnya.

Terpisah, salah satu wisudawati Desiana SH (22) warga Desa Ngulak Jauh yang sedang mengalami sakit pada kaki kiri, dikarenakan adanya sejenis virus yang menyebabkan dririnya tidak bisa berdiri normal mengungkapkan rasa bahagia karena bisa mengikuti wisuda bersama.

"Alhamdulillah selesai pendidikanku, mimpiku memakai toga bisa tercapai walaupun dengan kondisi kaki yang tidak sehat.Tapi saya harus tetap semangat," ucapnya.

Desi juga menjelaskan bahwa waktu yudisium Sekolah Tinggi  Hukum Rahmaniyah, dirinya masih sehat dan baru satu minggu lalu dia sakit pada bagian kaki kiri dan lemah, lanGsung di rujuk ke RSUD Sekayu, dan sempat di opname, setelah diperiksa adanya infeksi virus pada kaki Desi. /red/


INFOSEKAYU - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menggelar Lomba Mewarnai dan Melukis Tingkat PAUD/TK, SD, SMP sederajat, di Pendopoan Griya Bumi Serasan, Sabtu (21/9/2019) dengan tema 'Kearifan Lokal dan Jumputan Gambo'.


Bupati Musi Banyuasin H Dodi Reza Alex diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Muba H Rusli SP MM yang membuka acara tersebut mengatakan lomba mewarnai dan melukis ini adalah salah satu rangkaian acara Peringatan HUT Kabupaten Muba ke-63.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra menyebutkan acara itu digelar untuk mengasah keterampilan anak sehingga akan terlahir generasi penerus yang aktif, kreatif dan inovatif.

"Dalam kesempatan ini kami meminta semua komponen, baik peserta, dewan juri serta pendamping, untuk bersikap jujur. Jadi bagi dewan juri nilailah dengan hasil apa adanya," ujarnya.

Ia menandaskan, anak-anak identik dengan dunia main, Justru dengan dunianya itu anak-anak belajar segala sesuatu, mulai dari pengetahuan, mental dan interaksi sosial.

"Dengan mengangkat tema tersebut, diharapkan dapat menambah pengetahuan anak-anak tentang kearifan lokal potensi-potensi yang ada di daerah kita," imbuhnya.

Sementara itu Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba Mawardi kegiatan itu juga bertujuan untuk menumbuh kembangkan serta meningkatkan kreativitas dan melatih keberanian siswa.

"Total peserta berjumlah 191 siswa dari TK/Paud se Kabupaten Muba, dan SD, MI, SMP serta MTS dalam Kecamatan Sekayu. Adapun jurinya dari TP PKK Muba, dan Guru Kesenian SMP Negeri 6 Unggul Sekayu," ungkapnya.

Turut hadir Camat Sekayu Marko Susanto SSTP MSi, Sekretaris TP PKK Muba Halimah Rusli, serta para guru, orang tua siswa dan pendamping. /red/


INFOSEKAYU - Ratusan mahasiswa Fakultas Hukum (FH) strata 1, strata 2, dan program Doktoral Universitas Sriwijaya (Unsri) mengenakan almamater lengkap berwarna kuning memadati aula lantai 8 FH Tower Unsri, Kamis (19/9/2019).


Suasana ini rupanya rangkaian kegiatan Kuliah Umum Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Noerdin yang mendapatkan undangan langsung dari FH Unsri untuk memaparkan tema Perspektif Rencana Strategis (Renstra) Kabupaten Muba Menuju Muba Maju Berjaya 2022.

"Ini kesempatan yang sangat berharga. Bupati Muba Dodi Reza adalah sosok pemimpin yang sangat konsen di bidang pendidikan dan percepatan pembangunan infrastruktur," ujar Wakil Rektor IV Unsri, Dr A Muslim M Agr.

Lanjutnya, paparan pada kuliah umum kali ini akan menjadi serapan ilmu bagi mahasiswa-mahasiswi FH Unsri untuk bekal kelak menjadi pemimpin masa datang. "Beliau (Dodi Reza) sosok yang layak jadi pemimpin panutan," ulasnya.

Dekan Fakultas Hukum Unsri, Dr Febrian SH MS menyebutkan, kepemimpinan Bupati Muba Dodi Reza sudah teruji dan secara histori tidak bisa dipisahkan dengan FH Unsri.

"Sejak beliau duduk di DPR RI sudah tidak bisa dipisahkan dengan Unsri, pak Bupati Dodi Reza ini juga sosok pemimpin yang saat ini sangat konsen dengan bidang pendidikan dan percepatan pembangunan, Bupati Muba Dodi Reza ini bisa disebut sosok pemimpin influencer generasi millenial," tegasnya.

Diungkapkan Febrian, banyak kontribusi yang diberikan Bupati Muba Dodi Reza terhadap kemajuan FH Unsri.

"Saat beliau duduk di DPR RI juga banyak yang dibantu untuk terwujudnya pembangunan FH Tower Unsri yang memiliki delapan lantai yang merupakan tower tertinggi di Universitas Sriwijaya, dan Alhamdulillah hari ini juga kembali beliau memberikan bantuan," sebutnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin dalam kesempatan memberikan kuliah umum, menyebutkan warga Muba sangat bergantungan dengan komoditas perkebunan sawit dan karet.

"Jadi, untuk menyiasatinya kita harus punya quantum atau terobosan supaya warga yang bergantung pada komoditas perkebunan tidak kesulitan ketika harga komoditas perkebunan karet dan sawit anjlok," terangnya.

Menyiasati hal tersebut, Kandidat Doktor Universitas Padjajaran ini mengatakan telah mengimplementasikan terobosan inovasi berupa terobosan pembangunan jalan aspal berbahan baku karet, pengelolaan kelapa sawit menjadi BBM atau Biofuel.

"Nah, terobosan ini sudah berjalan di Muba. Ini kita lakukan supaya ke depan warga Muba yang bergantung pada komoditas sawit dan karet tidak lagi khawatir ketika harga karet dan sawit anjlok karena Muba dan daerah lain bisa menyerapnya untuk realisasi inovasi tersebut," bebernya.

Lanjut Dodi, upaya lain yang dilakukan yakni untuk menjaga kualitas komoditas sawit dan karet di kalangan petani rakyat.

"Upaya tersebut kita realisasikan dengan replanting atau peremajaan sawit dan karet. Dan Alhamdulillah, pada 2017 lalu Muba menjadi daerah pertama di Indonesia yang mengimplementasikan peremajaan kebun sawit milik rakyat yang diresmikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo," ujarnya.

Pada kesempatan kuliah umum tersebut Bupati Muba Dodi Reza juga memberikan bantuan berupa satu unit bus eksekutif dan beasiswa pendidikan untuk enam mahasiswa asal Muba yang berkuliah di FH Unsri. (rel)

INFOSEKAYU - Ulama asal Negeri Palestina Syeikh Nashif Nashir Abdullah menyempatkan diri melakukan kunjungan ke Sekolah SMA Negeri 3 Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan pada Jumat (13/9/2019).


Dalam perayaan tahun baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriah SMA N 3 Sekayu kedatangan Ulama asal negeri Palestina, kehadiran Syaikh tersebut mendapat sambutan meriah oleh seluruh dewan guru dan tenaga kependidikan, serta para siswa-siswi yang tampak memadati ruangan Aula, dikarenakan musholla Daarul Qalam SMA 3 terlalu padat.

Kepala SMA Negeri 3 Sekayu Sejuta, SPd, MM, mengatakan, kunjungan Syaikh tersebut bertujuan untuk menjalin silaturahim terhadap kaum muslimin yang ada di Musi Banyuasin, terkhusus kepada para pelajar.

Komite Rakyat Palestina dan Pemkab muba akan menggelar konser amal kemanusiaan dengan tema Muba peduli Palestina pada 16 September mendatang.

“Selamat datang di SMA N 3 Sekayu Syeikh Nashif Nashir Abdullah, kami ucapkan terimakasih kepada Syekh dan rombongan pengiring dari Pemkab Muba yang telah memilih sekolah SMA N 3 Sekayu untuk mendatangkan Ulama dari Palestina, Alhamdulillah semoga Pertemuan ini Barokah, Takbir 2x,” ujar Sejuta dalam pidatonya

“Kunjungan ini adalah bagian dari agenda silaturahim beliau di Kabupaten Muba, Beliau ingin sharing tentang bagaimana kondisi Palestina saat ini kepada seluruh kaum muslimin yang ada di Muba. Sebagaimana kita ketahui juga, belakangan ini kondisi di Palestina makin memanas, dan Alhamdulillah kali ini SMA 3 ditunjuk Allah untuk menyambut Beliau,” ungkap Sejuta.

Lanjutnya, kunjungan ini sangatlah positif, di mana menurutnya hal itu dapat memberikan nilai pendidikan dan wawasan dunia Islam bagi para siswa di sekolah kami yang berbasis iman dan taqwa (imtaq).

“Kami sangat bersyukur dengan kehadiran beliau, lewat beliau kami dapat membuka wawasan para siswa untuk mengenal lebih jauh tentang negeri Palestina, dan ini juga sekaligus menjadi pembelajaran penting bagi anak didik kami di sini,” ungkapnya.

“Beliau sangat baik dalam memaparkan materinya, sampai-sampai para siswa antusias bersalaman dengan beliau. Dan Alhamdulillah kami berhasil mengumpulkan infaq lebih dari 4 juta rupiah untuk membantu saudara kita di negeri Palestina," tutupnya. /red/

Sumber : Lensa Jabar

INFOSEKAYU - Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2019 Tingkat Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dengan tema, ”Perkuat Peran Keluarga Dalam Berbagai Upaya untuk Pemenuhan dan Perlindungan Khusus Anak", digelar di Stable Berkuda Sekayu dan dihadiri ribuan peserta didik Kabupaten Muba, Selasa (10/9/2019).

Kak Seto
Peringatan HAN kali ini dihadiri oleh mantan Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Dr Seto Mulyadi, SPsi, MSi atau biasa disapa Kak Seto, yang merupakan ahli psikolog anak.

Pada kesempatan tersebut, Kak Seto mengapresiasi atas keberhasilan Pemkab Muba, telah meraih penghargaan Kota Layak Anak (KLA) Tingkat Nasional tiga kali secara berturut-turut.

"Saya pribadi turut bangga atas keberhasilan Kabupaten Muba meraih predikat KLA Tingkat Nasional. Daerah yang cukup jauh dari Ibu Kota Indonesia, tapi prestasi mengalahkan ibu kota," ucapnya.

Kak Seto juga ikut menghibur anak-anak peserta didik Muba dengan cara mendongeng dan bernyanyi, serta memberikan kuis tebak judul lagu kepada anak-anak.

“Gembira merupakan kepanjangan dari gerak, emosi, makan, beribadah, istirahat, rukun/ramah, dan amal baik. Dengan bergerak tubuh akan menjadi berkeringat dan sehat. Sehingga diri juga akan menjadi positif, dan menjaga emosi stabil. Saya memandang diri akan bisa merasakan rasa senang karena sudah berbagi, saya percaya perasaan senang akan membawa tubuh menjadi sehat,” ungkapnya.

Sementara itu Bupati Muba H Dodi Reza Alex dalam sambutannya mengatakan, tiga kali Kabupaten Muba mendapatkan Penghargaan Predikat Kota Layak Anak sejak tahun 2017. Walaupun menyandang KLA kita harud tetap memperhatikan serta menjamin hak dan pemenuhan khusus bagi anak-anak.

"Oleh karena itu kita mengadakan berbagai kegiatan menyambut HAN ini, baik perlombaan untuk anak maupun seminar bagi orang tua dan sosialisasi sampai ke tingkat paling bawah terkait perkawinan dini, sehingga para orang tua bisa paham akan hak-hak anak untuk tumbuh dan berkembang sesuai usia mereka," ujar Dodi.

Dodi juga mengatakan, komitmen Pemkab Muba untuk selalu menjaga agar Predikat KLA ini memang sesuai. Inginkan predikat ini sampai ke tingkat desa dan pelosok. Peran serta guru-guru di sekolah juga agar paham bagaimana memenuhi kebutuhan khusus hak anak.

"Peringatan HAN ini dilaksanakan juga seminar Parenting bersama kak Seto, maka seluruh jajaran agar mengikuti dan memahami tentang bagaimana mendidik anak sehingga anak berkembang secara optimal. Mudah-mudahan di tangan mereka anak-anak kita sebagai generasi penerus bisa tumbuh optimal, berkembang sebagai harapan bangsa kita," pungkasnya.

Menurut Kepala DPPPA Kabupaten Muba, Dewi Sartika, SSos, MSi melaporkan peserta yang hadir pada Puncak Peringatan Hari Anak Nasional sebanyak 2000 orang, teridiri dari dinas instansi, kecamatan dan peserta didik tingkat SD, SMP/MTS, SMA/SMK/MA.

"Rangkaian puncak HAN tingkat kabupaten ini sebelumnya telah dilaksanakan beberapa kegiatan yaitu, sosialisasi pencegahan pernikahan usia anak dan KDRT oleh motivator Indonesia Louis Sastra Wijaya. Kemudian Lomba Drama Keluarga Anak, dan besok akan dilaksanakan seminar parenting untuk orang tua dan anak, selanjutnya oktober penyelenggaraan konvensi Hak Anak," jelasnya.

Di penghujung acara Bupati Dodi mengadakan kuis berhadiah sepeda bagi peserta didik tingkat SD, SMP dan SMA yang hadir pada Puncak Peringatan HAN tersebut. /red/



INFOSEKAYU - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Hj Thia Yufada Dodi Reza meresmikan Posyandu Balita Amanah Kelurahan Soak Baru Kecamatan Sekayu, Selasa (3/9/2019).


Dalam sambutannya, Thia mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kerja sama yang baik dari berbagai pihak, sehingga posyandu Balita Amanah ini dapat diresmikan. Penghargaan yang setinggi-tingginya juga diberikan kepada pengelola Posyandu Lansia An-Nur Kelurahan Soak Baru yang telah berjalan sejak tahun 2002.

"Posyandu balita merupakan titik prioritas pembangunan nasional, karena sekarang ini negara kita sedang berperang melawan penyakit stunting. Maka dari itu menjadi tanggung jawab bersama untuk merangkul warga agar membawa anak-anak kesini. Posyandu balita sangat penting, karena masih banyak ibu-ibu yang belum faham pentingnya 1000 hari pertama bagi anak, "ujar Thia.

Istri Bupati Muba ini juga berpesan agar pengurus posyandu balita maupun lansia untuk menyayangi para balita dan lansia. Lakukan banyak inovasi, bagaimana caranya layanan ini mendapatkan manfaat bagi masyarakat sebanyak-banyaknya. Tugas ini memang berat tapi yakinlah, lakukan dengan ikhlas agar dapat bejalan dengan baik.

"Seluruh yang dilakukan pengurus posyandu akan tercermin kerjanya dari layanan RSUD, kalau posyandu bagus pasti semakin sedikit warga yang berobat ke RSUD, Kalau posyandu beres, mudah-mudahan warga semakin sejahtera. Saya sarankan sekali-kali di bikin kuis bagi pengunjung, misal tentang informasi yang di tempel di dinding-dinding ini, dibikin kuis apa 3 bulan sekali kemudian kasih hadiah doorprize, saya yakin mereka akan lebih antusias datang kesini, "ucapnya

Lanjutnya, "Untuk posyandu lansia ini pengurus difokuskan untuk melayani para orang tua kita. Mereka dulunya sudah berjuang, bekerja keras untuk mensejahtetakan keluarga, dan sekarang usia mereka tidak produktif lagi. Nah maka dari itu sudah waktunya sekarang kita mengurus para orang tua kita. Jika dilihat mungkin ada yang tidak bisa berangkat sendiri untuk k Posyandu atau ada yang belum tau informasi, maka tanggung kawab kita bersama untuk di mengajak mereka,"imbuh Thia.

Sementara itu menurut laporan Camat Sekayu, Marko Susanto SSTP MSi mengatakan bahwa sekarang ini dalam wilayah Kelurahan Soak Baru ada empat posyandu lansia dan lima posyandu balita.

"Untuk posyandu balita Amanah yang baru saja diresmikan akan beroperasi tanggal 3 setiap bulannya. Sementara itu untuk posyandu lansia An-Nur yang berdekatan lokasi dengan Posyandu Balita Amanah, beroperasi nya setiap tanggal 12," bebernya. /red/


INFOSEKAYU - Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tingkat Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Tahun 2019 akan dilaksanakan pada 10 - 11 September mendatang, dan direncanakan akan dihadiri DR Seto Mulyadi atau yang akrab dipanggil Kak Seto.


Demikian disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Muba melalui Sekretaris DPPPA, Deni, SH, MSi pada Rapat Persiapan HAN Tingkat Kabupaten di Ruang Rapat Randik, Selasa (3/9/2019).

"Kak Seto adalah psikolog anak dan biasa menjadi pembawa acara televisi untuk anak-anak. Kehadiran Kak Seto selama dua hari di Sekayu pertama, akan mengisi puncak Acara HAN Tingkat Kabupaten yaitu bertemu dan mendongeng bersama anak-anak Tingkat SD, SMP dan SMA bertempat di Stable Berkuda Sekayu.Kemudian hari kedua ada Seminar Sehari tentang Parenting bersama DWP, PKK dan Organisasi Wanita di Auditorium Setda Muba," bebernya.

Pada acara puncak HAN nanti akan diserahkan juga pembagian hadiah bagi pemenang Lomba Drama Keluarga Ramah Anak, penyandang disabilitas berprestasi sebanyak lima orang dan siswa berprestasi Tingkat SD, SMP/sederajat lainnya masing-masing tiga orang.

Dan di penghujung acara akan dilaksanakan MoU Pencegahan dan Penanganan Masalah Kekerasan terhadap anak oleh Bupati bersama Forkominda Kabupaten Muba.

Sementara itu, Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Seda Muba, H Rusli, SP, MM saat memimpin Rapat Koordinasi mengatakan, agar Organisasi Perangkat Daerah yang tergabung dalam kepanitian untuk saling berkoordinasi menyiapkan segala kebutuhan pada pucak Peringatan HAN Tingkat Kabupaten.

"Dengan mendatangkan Kak Seto, stakeholder di sini DPPPA agar melakukan persiapan yang matang. Mari kita bekerjasama dan sama-bekerja sehingga pelaksanaan ini bisa dilakukan dengan lancar dan sukses," pungkasnya. /red/


INFOSEKAYU – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin membangun Mushola MTS Negeri 2 Muba, ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Muba H Dodi Reza Alex diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Muba H Rusli, SP, MM, bertempat di halaman sekolah MTS Negeri 2 Muba Desa Lumpatan II Kecamatan Sekayu, Kamis (22/8/2019).


Kepala Kantor Kementerian Agama Muba, Drs Subrata SPdI mengapresiasi atas kepedulian Pemkab Muba mengalokasikan anggaran untuk pembangunan Mushola MTS Negeri 2 Muba.

"Saya pribadi sangat berterimakasih atas partisipasinya dalam pembangunan Musholla ini. Merupakan suatu kebanggan bagi kami, karena sangat peduli akan pembangunan sarana ibadah bagi peserta didik terkhusus madrasah ini. Dan semoga di awal peletakan batu ini bisa menjadikan bangunan Musholla yang bermanfaat khususnya untuk murid-murid MTs," ucapnya.

Sementara itu dalam sambutan Bupati Muba disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra mengatakan, Mushola merupakan tempat atau rumah kecil menyerupai masjid yang digunakan sebagai tempat ibadah bagi umat islam.

Mushola bukan hanya tempat menunaikan ibadah sholat, tapi dapat dipergunakan sebagai pusat pendidikan dan penyebaran syiar islam.

"Pendidikan karakter adalah sesuatu yang sangat penting, dan mushola tempatnya peribadatan menjadi kata kunci yang tidak bisa dipisahkan dari budi luhur dan kebaikan masing-masing kita," ujar Rusli.

Rusli berharap dengan adanya peletakan batu pertama ini dapat terus diikuti, proses yang tidak terputus, selesai tepat waktu sehingga pembangunan ini berjalan lancar dan sukses.

"Mushola ini diharapkan dapat dikembangkan fungsinya secara optimal, sehingga keberadaan mushola ini dapat dirasakan oleh masyarakat di sekitar terutama siswa/siswi MTS Negeri 2 Muba," harapnya. /red/



INFOSEKAYU - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin akan menyiapkan lahan seluas 20 Hektar untuk pembangunan Politeknik Penerbangan.



Hal tersebut terungkap dalam Rapat Pengadaan Tanah untuk Politeknik Penerbangan Sekayu, di Ruang Rapat Randik, yang dipimpin Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi, dan diikut Kepala Dinas Perhubungan Muba H Pathi Riduan, Camat Sekayu Marco Susanto, Lurah Soak Baru Bastari serta Tim persiapan pengadaan tanah untuk pembangunan Politeknik Penerbangan.

Menurut laporan Kadishub H Pathi Riduan lokasi tanah tersebut berada berdekatan dengan Lapangan Terbang Sekayu, yang dimiliki oleh H Jalil.

"Proses penetapan lokasi sudah di tahap sosialisasi kepada masyarakat, target kita Agustus 2019 ini sudah selesai. Sehingga pada bulan September pihak penilai dari Provinsi Sumatera Selatan sudah mulai bekerja, karena pembebasan lahan lebih dari 5 (lima) hektar menjadi kewenangan Pemprov Sumsel," tuturnya.

Sementara itu, Sekda Muba mempersilahkan kepada tim untuk mensosialisasikan kepada masyarakat setempat supaya masyarakat tahu bahwa akan ada pembangunn Politeknik Penerbangan.

Ia juga menghimbau kepada Dinas Perhubungan dalam hal pembebasan lahan ini agar mentaati aturan yang berlaku serta dengan mengutamakan transparansi dan akuntabilitas.

"Setelah penetapan lokasi itu, proses lebih lanjut dilakukan oleh Tim Provinsi Sumsel untuk penetapan harga yang layak dibayar ke pemilik tanah," ujarnya.

Sementara itu Lurah Soak Baru Kecamatan Sekayu Bastari mengatakan secara keseluruhan masyarakat mendukung penuh, terlihat dari masyarakat yang antusias untuk membebaskan lahan.

"Masyarakat sekitar sangat mendukung baik untuk perluasan Lapangan Terbang maupun pembangunn Politeknik Penerbangan," kata Bastari. /red/



INFOSEKAYU - Sebanyak 750 Orang Mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Angkatan 71 di Kabupaten Musi Banyuasin, terhitung sejak tanggal 22 Juli - 4 September 2019.


Sebelum dilepas menuju ke tempat KKN yang berada di beberapa kecamatan di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin, para Mahasiswa mengikuti Acara Penerimaan Mahasiswa KKN oleh Bupati Muba H Dodi Reza Alex diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Muba H Rusli, SP, MM, di Auditorium Pemkab Muba, Senin (22/7/2019).

Wakil Rektor UIN Raden Fatah Palembang dr Ismail MAg mengatakan mahasiswa KKN yang berketegori reguler ini akan disebar di delapan Kecamatan dan 77 Desa dalam Kabupaten Muba.

"Kami mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Muba yang telah bersedia menerima anak kami, yang mana KKN ini merupakan bagian tugas akademik untuk menyelesaikan studinya," kata Ismail.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Muba H Rusli, SP, MM, mengucapkan terimakasih kepada UIN Raden Fatah Palembang yang telah memilih Kabupaten Muba sebagai tempat penyelenggaraan KKN, dengan harapan dapat bermanfaat bagi pembangunan di Bumi Serasan Sekate.

"Semoga pelaksanaan KKN dapat memberikan manfaat nyata bagi pembangunan di Muba khususnya juga bagi UIN Raden Fatah Palembang," ucapnya. /red/


INFOSEKAYU – Dalam rangka memperkenalkan lingkungan sekolah dan sekaligus memberikan pembekalan kepada para siswa barunya, pihak sekolah SMA Negeri 2 Tungkal Jaya, Musi Banyuasin menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).


Kegiatan yang dilaksanakan selama empat hari berturut-turut yakni Senin – Kamis (15-18/7/2019) tersebut, diisi dengan berbagai macam materi yang difokuskan pada pengembangan karakter sesuai dengan tuntutan Kurikulum 2013 saat ini.

Tak tanggung-tanggung, pihak sekolah mendatangkan trainer langsung dari Kota Palembang, Drs. Gusjandjara Arni, MSi.

Kepala SMA Negeri 2 Tungkal Jaya, Mustain, SPd, MM, mengatakan bahwa, kegiatan MPLS tahun ini yang diikuti 155 peserta didik baru, menghadirkan suasana yang berbeda dari tahun sebelumnya.

“Tahun ini kami langsung mendatangkan top trainer dari Kota Palembang, Bapak Gusjandjara Arni untuk mengisi berbagai materi yang bertujuan untuk mengembangkan karakter peserta didik,” ujarnya.



Materi yang disampaikan pun, lanjut dia, dikemas sesuai tuntutan zaman milenial yang lebih menyenangkan, kreatif, sehingga para siswa menjadi lebih mengetahui siapa dirinya.

yang beberapa hari yang lalu mendapat prestasi Gugus Depan Pramuka SMA Negeri 2 Tungkal Jaya mendapatkan Akreditasi A mengatakan bahwa,

Sementara itu, Ketua Pelaksana MPLS Nanang Rimbo, SPd, menambahkan, selain bertujuan untuk pengembangan karakter peserta didik, dewan guru pun dapat ikut belajar bagaimana cara mengembangkan karakter peserta didik ketika proses pembelajaran di kelas nantinya.

“Kegiatan hari ini kita kemas dengan materi yang disampaikan secara indoor dan outdoor dalam berbagai sesi. Fokusnya pada kegiatan edukatif dan kreatif untuk mewujudkan sekolah sebagai rumah belajar yang menyenangkan,” tambahnya lagi.

Dalam kegiatan selama empat hari tersebut, peserta didik baru dibagi dalam 15 kelompok, yang ditugaskan untuk mengumpukan puluhan medali yang telah disiapkan oleh OSIS sekolah.

“Semua kegiatan yang dilaksanakan menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif sebagai peserta didik baru dan mengembangkan interaksi positif untuk semua warga sekolah,” imbuh Nanang lagi.

“Selain itu, nilai-nilai kejujuran, kemandirian, sikap saling menghormati dan menghargai keberagaman dan persatuan, disiplin diri, hidup bersih dan sehat pun menjadi prioritas dalam setiap kegiatan,” sambungnya.



Sementara itu, salah seorang guru SMAN 2 Tungkal Jaya, Tito Nurdiyanto, SPd, Gr, mengungkapkan kegembiraannya dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan MPLS di tempatnya mengajar.

“Saya banyak belajar bagaimana cara mengembangkan karakter dan juga protensi peserta didik yang akan mendukung proses pembelajaran nantinya. Semoga dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari dengan baik,” ungkap Alumni FKIP Unsri yang juga guru baru di sekolah tersebut.

Di akhir kegiatan, Petra Melki Sedek dari SMP Negeri 1 Tungkal Jaya yang dinobatkan sebagai Peserta MPLS Terbaik Putra tahun 2019. (rel/Humas SMAN 2 Tungkal Jaya)


INFOSEKAYU - Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Lomba Bercerita Tingkat SD/MI, dengan tujuan menggairahkan budaya minat membaca bagi para siswa. Perlombaan dikuti oleh seluruh Kabupaten/Kota Se Sumsel dan salah satunya adalah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Selasa  (17/7/2019).


Menurut laporan Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Muba, Drs Yohanes Yubhar menyampaikan bahwa, Kabupaten Muba mengutus Dua orang Peserta dari SD Anwar Karim V Desa Tampang Baru Kecamatan Bayung Lencir yang bernama Denis Andrean,  membawakan cerita yang berjudul Puyang Ramedan dan dari SDN 1 Teluk Kemang yang bernama Okta Parela Putra membawakan cerita yang berjudul Bujang Ranggonang.

"Alhamdulillah pada kegiatan Lomba Bercerita Tingkat SD/MI Ringkat Provinsi Sumsel tersebut, kembali menorehkan pencapaian yang sangat membanggakan mereka meraih Juara 1 yaitu Denis Andrean, dan bulan September nanti akan mewakili Provinsi Sumsel maju ke Tingkat Nasional. Selanjutnya untuk Juara 3 diraih Okta Parela Putra," lapornya.

Dikatakan Yohanes, dimana sebelumnya dua orang peserta yang dikirim di lomba bercerita tersebut adalah Pemenang Lomba Juara pertama dan kedua Bercerita tingkat SD/MI di Tingkat Kabupaten. Kegiatan tersebut didampingi langsung oleh Kabid Pengembangan Minat dan kegemaran membaca Emi Marviana, SE, MSi dan Pustakawan Reffinra Irwantoni, SS IP.

"Pada kesempatan tersebut selain meraih juara pertama dan kedua lomba bercerita, utusan Kabupaten Muba juga mengikuti lomba perpustakaan desa yang diwakili Kecamatan Keluang, alhamdulillah meraih juara harapan II," bebernya.

Terpisah Bupati Muba, H Dodi Reza Alex mengungkapkan apresiasi atas prestasi yang telah dicapai oleh Siswa/i Kabupaten Muba.

"Kita patut bangga putra-putri Bumi Serasan Sekate terus menorehkan prestasi, disini terbuti bahwa dunia pendidikan di Kabupaten Muba punya peranan penting dan menghasilkan prestasi bisa membawa nama baik keluarga, sekolah dan daerah. Saya pesankan disini Dinas Perpustakaan agar membina siswa yang akan maju ke tingkat nasional, bimbing dengan baik agar bisa menjadi yang terbaik di tingkat nasional," ucapnya. /red/

INFOSEKAYU - Tahapan seleksi program kuliah gratis ke luar negeri yakni di Arizona University terus bergulir, program yang diinisiasi Bupati Muba Dodi Reza melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Musi Banyuasin yang bekerja sama dengan Sampoerna Foundation ini menjadi impian banyak peserta didik di bumi Serasan Sekate.


Diketahui, saat ini tercatat ada sebanyak 14 peserta yang masih bersaing ketat dan nantinya akan memperebutkan dua tiket untuk mendapatkan beasiswa kuliah gratis secara penuh oleh Pemkab Muba dan Sampoerna Foundation.

"Tes akhir akan dilaksanakan secara online, karena bantuan pendidikan merupakan Double Degree dan selama 4 tahun akan dibantu masing-masing Rp 1 miliar selama menempuh kuliah termasuk biaya laptop dan asrama," ungkap Kadisdikbud Muba, Musni Wijaya, SSos, MSi.

Lanjutnya, proses seleksi terakhir nantinya akan dilaksanakan pada pertengahan Juli 2019 dan dilakukan secara online. "Pengumuman direncakan akan dilakukan 15 atau 20 Juli, nah pengumuman ini kita akan menyesuaikan dengan jadwal SBMPTN," terangnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza mengatakan, program ini diharapkan dapat memacu prestasi peserta didik untuk berlomba-lomba meningkatkan prestasi akademik.

"Bertahap pula kerjasama ini nanti kuotanya akan terus ditambah, semoga anak-anak peserta didik di Muba berlomba-lomba untuk mengejar prestasi akademik dengan program ini," pungkasnya. /red/