Articles by "Info Tokoh"
Tampilkan postingan dengan label Info Tokoh. Tampilkan semua postingan


Pangkalan Balai - Ketua TP PKK Kabupaten Banyuasin, dr. Sri Fitriyanti Askolani menjadi narasumber di Pelatihan Kepemimpinan Siswa Angkatan II Se-Kabupaten Banyuasin untuk membentuk karakter pemuda yang berintegritas demi terwujudnya Banyuasin Bangkit dan Cerdas di Auditorium Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Jum’at (19/03/2021).

Dalam kesempatan ini, dr. Fitri menjelaskan pencapaian-pencapaian yang telah dijalankan dan telah dicapai oleh Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Bertujuan agar siswa di Kabupaten Banyuasin mengetahui setiap program dan gerakan yang telah dilaksanakan di Kabupaten Banyuasin dan siswa mampu
mengimplementasikan program pemkab dalam keseharian.

Gerakan yang telah dicanangkan seperti Gerakan Gorong (Gerakan Gotong Royong), Gerakan Si Manis (Gerakan Siswa Membaca dan Menulis) merupakan gerakan yang bisa dilakukan dilingkungan Sekolah dan dirumah.

dr. Fitri mendukung setiap siswa untuk memiliki mimpi dan bercita-cita tinggi. Sekaligus mensupport untuk menyiapkan apapun yang menjadi cita-citanya agar dapat meraihnya.

“Jika memiliki cita-cita, itu harus dipersiapkan dari sedini mungkin agar dapat terwujudkan dengan baik. Lakukan persiapan sebaik mungkin, jangan mudah menyerah dalam meraih cita-cita kalian,” dukung Fitri.

“Semua bermula dari mimpi, tinggal bagaimana upaya dan sekeras apa kita untuk meraihnya. Terus semangat dan jangan pernah berputus asa,” tutupnya.

 (PKK/Banyuasin).

BATANGHARI LEKO, INFOSEKAYU.COM - Suasana ramai dan tetap patuh pada protokol kesehatan (protokes) tampak di Danau Siarak Desa Tanah Abang Kecamatan Batanghari Leko, Selasa (13/10/2020). 

Wakil Bupati Muba Beni Hernedi SIP didampingi warga sekitar serta beberapa OPD diantaranya Plt Kadis Perikanan Hendra Tris Tommy, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Andi Wijaya Busro SH MHum, dan Camat Batanghari Leko Tazarni SSTP, Dispopar dan Dinkominfo Muba membersihkan tumpukan gulma yang memadati Danau Siarak.

"Kalau dibiarkan bisa menganggu kehidupan biota yang ada di Danau Siarak ini. Jadi, hari ini kita sepakat bersih-bersih gulma bareng warga," ungkap Beni Hernedi. 

Dikatakan Beni, terlebih danau ini masuk nominasi Anugerah Pesona Indonesia Awards 2020 dengan kategori Wisata Air. "Oleh sebab itu 
harus kita dorong bersama, membantu menjaga kebersihan dan kelestariannya," tuturnya.

Beni juga mengajak kepada seluruh warga Muba khususnya di sekitar daerah Danau Siarak untuk peka menjaga biota sungai dan air agar siklus mahluk hidup lainnya bisa tumbuh dan berkembang lebih baik.

"Kesadaran menjaga lingkungan itu ada pada diri kita masing-masing, kita harus lebih peka lagi menjaga lingkungan sekitar," ajaknya.

SEKAYU, INFOSEKAYU.COM - Meski masih dihadapkan pada pandemi COVID-19 namun tak menyurutkan langkah Wakil Bupati Muba Beni Hernedi untuk memaksimalkan mengenalkan potensi destinasi wisata di Bumi Serasan Sekate. 

Belakangan ini, Wakil Bupati Muba yang kerap disapa Kuyung Beni ini rutin menyusuri wilayah perairan. 

Selain menikmati suasana alam dan mengenalkan spot-spot wisata, Politisi Partai PDI Perjuangan ini juga menyambangi warga yang sedang sakit. 

"Sesuai arahan Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin agar 1 Desa 1 youtuber. Maka wakil bupati langsung jadi youtuber," ungkap Beni. Dikatakan, dirinya membuat video guna memperkenalkan potensi destinasi Wisata penjelajahan alam dan petualangan dalam wilayah Muba.

"Tentunya juga untuk mendorong peluang ekonomi di bidang pariwisata “era new normal” yang back to nature, murah dan pro kelestraian alam," imbuhnya. "So, Welcome to Musi Banyuasin, jelajahi Muba, Sungai dan Mancing liar," tambahnya.
Sungai Lilin, Infosekayu.com - Meskipun libur akhir pekan, tidak menyurutkan semangat Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Wakil Bupati Muba Beni Hernedi  mengunjungi warga masyarakat untuk bersilaturahmi dan sosialisasi terkait menjaga kelestarian sumber daya ikan serta biota sungai di Kabupaten Muba, Khususnya di Kecamatan Sungai Lilin.

Untuk itu, Wakil Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi mengingatkan seluruh masyarakat supaya tidak mencari atau menangkap ikan dengan meracun atau setrum. Karena bisa mengakibatkan kerusakan ekosistem air.

Hal ini, disampaikannya langsung saat melakukan Kunjungan Kerja sekaligus Bersilaturahmi dengan Para Nelayan di Desa Pinang Banjar Kecamatan Sungai Lilin, Sabtu (29/8/2020).

Menurut Wabup Beni Hernedi, mencari ikan dengan meracun atau setrum selain merusak biota air ataupun populasi ikan, juga berbahaya bagi manusia dan bisa hilangnya ikan diperairan. Dirinya juga menyarankan, alangkah lebih baiknya bila Nelayan mencari ikan dengan cara tradisional. Misalnya dengan menjala atau memancing.

Oleh sebab itu, Beni mengajak masyarakat bersama-sama mengawasi supaya tidak ada lagi yang mencari ikan dengan racun ataupun setrum. 

Beni juga mengatakan bahwa Pemkab Muba siap membantu para nelayan di pinang Banjar dalam menyiapkan wadah para nelayan. Dan terkait soal anggaran, Wabup Beni Hernedi minta Dinas terkait yaitu Dinas Perikanan Kabupaten Muba dan  DPRD Muba untuk bisa membantu alat tangkap ikan dan perahu buat nelayan khususnya nelayan di Desa Pinang Banjar.

"Kita ingin membangkinkan lagi dan harus merevitalisasi kembali budaya kearifan lokal dengan cara-cara kebaharian, dan budaya tradisional yang sebetulnya menjadi kekuatan ekonomi kerakyatan karena banyak rakyat yang menggantungkan hidup di sini, dan menjadi perhatian kita semua,"terangnya.

Dalam kesempatan ini, Beni Hernedi juga
meminta partisipasi aktif dari masyarakat dalam Kecamatan Sungai Lilin bisa mengawasi dan menginformasikan ke pemerintah atau pihak berwajib jika mengetahui ada masyarakat yang masih melakukan tindakan tersebut, sehingga dapat segera ditindaklanjuti.

"Oleh karena itu peran serta masyarakat sangat diperlukan untuk bersama-sama menjaga kelestarian dan pemanfaatan lingkungan perairan di Muba. Dan diharapkan masyarakat sadar dan dapat melaporkan kepada kami dan pihak berwajib apabila mendapati orang yang menangkap ikan dengan setrum," ungkapnya.

Sementara Camat Sungai Lilin, Agus Kurniawan, SIP MSi menyampai bahwa pihaknya siap membantu terbentuknya organisasi bagi para nelayan di Desa Pinang Banjar Kecamatan sungai Lilin. 

"Alhamdulillah, kami hari ini merasa senang serta bangga atas kehadiran Pak Wabup Muba Beni di Kecamatan Sungai Lilin. Dan dalam hal ini, saya selaku Camat di Kecamatan Sungai Lilin ini siap membantu Pemkab Muba dan siap menjadi penasehat bagi organisasi para nelayan di desa Pinang Banjar dalam mendapatkan suatu perubahan pada nelayan tradisional menjdi nelayan modern yang mempunyai perahu yang cukup besar, serta alat tangkap ikan, demi peningkatan ekonomi para nelayan Desa Pinang Banjar,"katanya.

Senada, Edi Aprianto salah satu nelayan mengucapkan terima kasih atas segala perhatian yang diberikan Pemkab Muba kepada para nelayan.

"Kami nelayan Desa Pinang Banjar berterimakasih, dan kami juga berkomitmen untuk terus menjaga kelestarian lingkungan perairan sungai dengan cara menangkap ikan tidak dengan racun serta setrum,"pungkasnya.

INDRALAYA, INFOSEKAYU.COM- Setelah terpapar Covid-19, Bupati Ogan Ilir (OI) H M Ilyas Panji Alam menjalani isolasi mandiri di rumah dinas KPT Tanjung Senai sejak Senin ( 27/7/2020). Namun Kamis malam atau pada malam lebaran (30/7/2020) Bupati harus dilarikan ke RSMH Palembang.

’’Benar, pada Kamis malam bapak bupati dibawa ke RSMH Palembang,’’ ungkap Direktur RSUD Ogan Ilir, dr Roretta Arta Guna. Menurut dr Roretta, Bupati haru dibawa ke RSMH akibat suhu badannya yang naik turun.

“Suhu tubuh bapak mengalami naik turun, dan memang standar rumah dinas untuk isolasi mandiri kurang baik. Bila dirawat di RS system sirkulasi udara tentu berbeda dengan dirumah dinas, karena khawatir ya kita bawa ke RSMH Palembang, apalagi bapak sendiri selain positif Covid-19, juga mengalami tipes,’’ jelasnya.

Dakui Roretta selain ada dua dokter spesilias yang menjaga, yakni dr Syamsu Elya Sppd dan dr Reysginawathie Sppd, juga ada istrinya Hj Meli Mustika Ilyas yang ikut menjaganya, tapi di kamar yang berbeda.

“Maklum Ibu Meli  tetap mau menemani bapak, sedangkan bapak sendiri memang kalau sakit agak manjaan, mau minta ditemani istrinya, tapi tetap di kamar yang berbeda,’’ jelas dr Roretta lagi.

Memang lanjut dr Roretta, istri Bapak H M Ilyas Panji Alam, hasil swabnya negative, meski yang bersangkutan salah satu yang menjadi kontak erat dengan H M Ilyas Panji Alam.

’’Meski secara fisik kondisi Ibu Meli Mustika lemah, tapi hasilnya negative, itu juga mukjizat dari Tuhan, kita berharap Bapak Bupati segera sehat dan pulih  kembali,’’ ujarnya. Kjs 

Sumber : sumeks.co


SEKAYU, INFOSEKAYU - Wabah Covid-19 atau virus corona berimbas kepada pendapatan ekonomi masyarakat.  Agar tidak makin berdampak, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin melakukan re-alokasi anggaran. Tujuannya,  meringankan beban hidup warga Muba yang terdampak wabah covid19.

Dodi berharap bantuan sembako gratis bisa bermanfaat dan meringankan beban masyarakat Muba yang terdampak wabah Covid-19. "Semoga wabah Covid-19 ini segera berlalu dan warga masyarakat Muba dapat beraktifitas normal seperti biasa," harapnya.

 DRA melalui teknis yakni Dinas Sosial Muba,  merealisasikan bantuan sosial berupa sembako gratis. Sembako ini diperuntukkan bagi warga Muba yang terdampak covid19.

"Warga yang berhak mendapat bantuan sembako gratis yakni seluruh penduduk berkebutuhan khusus atau penyandang disabilitas, Iansia, pengemis, dan sejenisnya yang berdomisili di Muba," ungkap Plt Kepala Dinsos Muba, H Ahmad Nasuhi. 

Namun, tambah Nasuhi, seluruh warga masyarakat yang masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) hasil finalisasi periode Januari 2020 Pusdatin Kemsos RI dalam Aplikasi SIKS Ng
Kabupaten Musi Banyuasin yang tidak mendapatkan prograrn PKH dan Program Sembako juga berhak sembako ini 

"Ditambah lagi para pedagang kecil mulai pedagang asongan, pedagang keliling, pedagang kaki lima,
pedagang kuliner, jajanan anak-anak dan sejenisnya juga berhak," imbuhnya.

Sembako gratis juga dibeikan bagi pelaku industri mikro diantaranya tukang jamu, pembuat kerupuk/kemplang, pembuat keripik, pisang/ubi dan sejenisnya.

"Lalu, seluruh buruh misalnya kuli bangunan, pelayan toko, buruh tani sawah, buruh  kebun karet,
buruh tani sawit, buruh masak, asisten rumah tangga dan sejenisnya pun dibagi sembako gratis," tambahnya.

Bantuan Buoati DRA ini juga beehak dinikmati oleh seluruh pelaku usaha jasa misalnya; penjaga tempat wisata, kurir paket, sopir tavel, sopir angkot, pengamen, tukang parkir, tukang servis, tukang tambal ban, tukang urut, buruh cuci, dan sejenisnya, dan seluruh buruh dan pegawai non formal yang di PHK.

"Data tersebut disampaikan kepada Bupati Musi Banyuasin melalui Dinas Sosial Paling lambat
tanggal 15 April 2020 (Sekretariat Data Penerima Sembako dampak Covid-l9 di Ruang Kabid
Linjamsos), atau melalui kontak person, Mat Darul, S.Sos 081367621695 dan Putra Sumito 082183617000," ungkapnya.

Bupati Muba DR Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan, program ini untuk mempedomani  Surat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 440/243615J Perihal Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-I9) di lingkungan Pemerintah Daerah. 

"Kemudian diteruskan dengan Surat Edaran Bupati Musi Banyuasin nomor 094/SE/Dinkes/2020 Tertanggal 17 Maret 2020 Tentang 9 Poin Instruksi Bupatni Musi Banyuasin," terangnya. (Kjs)
SEKAYU, INFOSEKAYU.COM _  Program terobosan dan inovasi Bupati Muba Dodi Reza mendapatkan pengakuan dari berbagai pihak, kali ini Bupati Muba Dodi Reza mendapatkan apresiasi dari Mendagri Prof Tito Karnavian dalam kesempatan launching mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) di Opproom Pemkab Muba, Jumat (28/2/2020). 

"Dodi ini ibaratkan gelas yang berisi air, aliran air itu ibaratkan pikirannya yang tidak cukup tertampung di dalam sebuah gelas, karena beliau ini punya pikiran yang visioner sekali, bisa ibaratkan Kabupaten Muba ini hanya sekedar latihan bagi beliau, orang seperti Dodi ini sangat diburuhkan untuk skala nasional, mudah-mudahan kedepan bisa lebih maju lagi, mengeluarkan ide-ide baru lagi untuk mensejahterakan masyarakat," ungkapnya.

"Mendengar paparan Bupati Muba tadi, saya kenal betul Dodi ini orang yang penuh inovasi, yang selalu bermimpi untuk maju, dan membuat pembaruan dan perkembangan terus, terlihat dari pendidikannya juga sangat mendukung, gelar doktor yang baru didapat saya benar-benar takjub," ujarnya.

Dikatakan Tito, Bupati Muba Dodi Reza sejak dahulu menjadi sahabatnya, Tito mengaku mengikuti terus perkembangannya, "Apalagi sekarang sejak menjadi Bupati Muba begitu banyak inovasi yang dia hasilkan. Contohnya saja, sekarang ini masalah harga karet di pasar dunia sedang anjlok, namun di Kabupaten Muba justru telah menyiapkan inovasi aspal bercampur bahan karet, ini tentunya akan berdampak besar pada ekonomi masyarakat khususnya, Mantab nian dulur sikok ini sudah buat perubahan dan terobosan luar biasa," tambah Tito.

Kemudian juga Dodi menemukan inovasi yang sejalan dengan Pemerintah pusat, dimana Presiden RI memprioritaskan program penerapan Bahan Bakar Nabati.

"Nah di Muba menemukan produk Biofuel dari kelapa sawit, yang akan dibuat menjadi biodiesel, bahkan produk turunan dari sawit. Nah di Provinsi Sumsel penghasil sawit terbesar, bahkan jantungnya ada di Kabupaten Muba," tegasnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza mengucapkan terima kasih atas kesempatan Mendagri Tito Karnavian yang berkesempatan langsung menghadiri launching mesin ADM. 

"Ini momen yang sangat berharga, kami warga Muba sangat bangga mendapat kunjungan langsung dari pak Mendagri yang juga putra asli daerah Sumsel," pungkasnya. (Kjs)
JAKARTA - Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) bekerjasama dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyelenggarakan Lestari Talk 2020 bertajuk “Unboxing Ekonomi Lestari”, untuk mengemukakan konsep Ekonomi Lestari yang menjadi salah satu inovasi bagi daerah guna menyerap dan menciptakan iklim investasi berkualitas.

Lestari Talk menghadirkan lebih dari 20 pembicara yang dibagi dalam empat sesi dengan tema “Rise & Fund”, “Brace for The New Epic Battle”, “In Data We Trust”, dan “Move More People.” Para pembicara terdiri dari pihak pemerintah, swasta, lembaga non-profit, dan gerakan masyarakat. Acara berlangsung di Auditorium BKPM Jakarta, Kamis (27/2/2020).

Berdasarkan identifikasi BKPM, peluang investasi berkualitas banyak ditemukan melalui pemanfaatan sumber daya alam Indonesia secara optimal dan mengintegrasikan faktor pendukung seperti infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan untuk meningkatkan kapasitas SDM Indonesia.

“Pendekatan Ekonomi Lestari sangat mungkin dilakukan. Para anggota LTKL sudah memulai hal tersebut dengan menyiapkan ‘amunisi’ untuk menuju ke sana melalui program-program yang dirancang bersama. Program yang dirancang disesuaikan berdasarkan keunggulan daerah masing-masing Kabupaten Lestari. Semua dibungkus jadi satu paket, dari hulu ke hilir,” ujar Beni Hernedi, Wakil Bupati Musi Banyuasin yang juga Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi LTKL.

Program-program yang dirancang oleh LTKL berfokus pada peningkatan daya saing daerah. Lima cakupan program LTKL tersebut adalah (i) Bisnis dan Investasi Lestari untuk menyiapkan kabupaten menyusun portofolio komoditas dan secara aktif menjemput investasi ke daerah, (ii) Inovasi Masyarakat untuk peningkatan pelibatan masyarakat lokal dalam visi hijau kabupaten, (iii) Kebijakan  dan Perencanaan untuk memetakan kebijakan yang berpotensi mendatangkan insentif dari kerangka nasional, (iv) Pemantauan dan Pelaporan untuk menghasilkan produk laporan daya saing daerah, dan (v) Komunikasi untuk mempromosikan inisiatif keberlanjutan yang dilakukan kabupaten. 

“Saat ini prioritas utama BKPM adalah investasi berkualitas pada sektor ekonomi produktif dan jangka panjang, dengan ciri-ciri utama kemitraan dengan pengusaha lokal dan memberikan nilai tambah (value-added) bagi perekonomian,” jelas Indra Darmawan, Direktur Fasilitasi Promosi Daerah BKPM.

Desain awal Ekonomi Lestari adalah menyeimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi dalam kebijakan, perencanaan, dan program-programnya dengan tujuan konkret untuk (i) meningkatkan PDB dan efisiensi anggaran kabupaten, (ii) mengurangi kemiskinan dan pengangguran serta (iii) bergerak menuju nol deforestasi dan degradasi hutan & gambut. Hal tersebut sejalan dengan narasi nasional yang digaungkan Presiden, yaitu menitikberatkan peningkatan daya saing daerah melalui kemudahan investasi, peningkatan kapasitas perdagangan, dan reformasi birokrasi.

Sekretariat LTKL, Gita Syahrani menyampaikan bahwa LTKL adalah forum kolaborasi yang dibentuk dan dikelola oleh pemerintah kabupaten untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan. LTKL dibentuk oleh 8 pemerintah kabupaten di bulan Juli 2017. Sampai dengan Februari 2019, LTKL memiliki 11 kabupaten anggota di 8 provinsi Indonesia dan  bekerja berdampingan dengan Asosiasi Pemerintah Kabupaten seluruh Indonesia (APKASI), serta 10 jejaring mitra. 

"Melalui LTKL, arah pembangunan kabupaten didukung untuk mampu menyeimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan melalui gotong royong seluruh pemangku kepentingan, baik di dalam kabupaten maupun antara kabupaten anggota. Sebagai suatu forum, LTKL berupaya juga untuk menjembatani dukungan bagi kabupaten untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan dari jejaring mitra pembangunan nasional dan global, termasuk masyarakat sipil, akademisi, dan swasta. Info lengkap mengenai program LTKL bisa dilihat di www.kabupatenlestari.org,"bebernya. (Kjs)
SEKAYU, Pasca kosongnya jabatan Ketua RT 01 RW 01 Kelurahan Kayuara dikarenakan Ketua RT sebelumnya meninggal dunia, maka atas aspirasi masyarakat akan digelarlah pemilihan Ketua RT. 

Lurah Kelurahan Kayuara, H. Ibrahim Lakoni, SP, melalui Ketua RW 01 Kayuara Eka Karma mengatakan bahwa, "Pasca ditinggal Ketua RT sebelumnya, maka kekosongan jabatan tersebut akan diisi dengan cara pemilihan langsung yaitu satu rumah satu suara. Keputusan ini merupakan mufakat dari para calon Ketua RT berdasarkan hasil rapat bersama hari ini ( 27/02/2020). Sebelumnya kita sudah melakukan sosialisasi untuk pendaftaran calon Ketua RT dan didapatlah 5 orang kandidat yang mendaftar. Ini merupakan suatu kemajuan demokrasi, hal yang bagus bagi pendidikan politik masyarakat kita".

Pemilihan Ketua RT 01 RW 01 Kayuara akan digelar pada hari Minggu, tanggal 01 Maret 2020 dengan sistem pintu ke pintu, satu rumah satu suara. Adapun nama dari lima (5) orang kandidatnya adalah Herdoni Syafriansyah, Beni Agusta, Ahmad Subhan, Tauhid, dan Sukadi.

Salah seorang warga RT 01 RW 01 Kayuara, Mansur mengatakan, "kami sangat antusias dengan pemilihan langsung Ketua RT ini karena hal ini merupakan suatu hal yang jarang terjadi. Kami berharap, siapapun nanti yang terpilih menjadi Ketua RTnya bisa membawa RT 01 RW 01 Kayuara menjadi lebih baik lagi".

Dengan mata pilih mencapai 500an suara pada saat Pileg 2019 tadi, diperkirakan ada kurang lebih 200 rumah yang akan turut serta memberikan suara pada pemilihan Ketua RT 01 RW 01 Kayuara nanti. (Kjs)
Sungai Lilin, Infosekayu -Wakil Bupati kabupaten Musi Banyuasin, Beni Hernedi, Jumat (21/2/2020) malam sengaja menginap di rumah H. Sumeri warga desa Mulyo Rejo tepatnya di B4 kecamatan Sungai Lilin.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Beni Hernedi mengatakan bahwa dirinya berinteraksi dengan warga masyarakat  dalam kapasitasnya sebagai Wakil Bupati  Muba. 

Suasana hangat pun, Menurut Beni tercipta dengan baik malam itu, wajah bahagia pun, kata dia, terlihat disenyum dan tawa para warga.

Setelah melewati malam bersama warga, Beni menceritakan bahwa H. Sumeri salah satu petani sawit yang sawitnya lagi replanting, melaporkan akhir tahun 2020 akan mulai berbuah.

"Semalam saya menginap di Desa Mulyo Rejo  B4 - Kecamatan Sungai Lilin, saya ketemu Haji Sumeri petani Sawit yang sawitnya lagi replanting, pak H. Sumeri lapor akhir tahun ini insyallah sawitnya akan mulai berbuah. Sementara sawitnya direplanting, pak haji Sumeri ini berusaha membuka usaha meubel modalnya minjem dikoperasi, saya mampir lihat usaha meubelnya. Wah rupanya kota kualitas kursi buatannya.  Ayo kita dukung kalau mau pesen dipersilahkan, bisa juga melalui saya,"ungkapnya.

Terpisah, Sumeri warga yang rumahnya ditempati Wabup menginap mengaku sangat bangga, senang dan berterima kasih rumahnya telah disinggahi orang nomor dua di Pemkab Muba dan berharap usaha meubelnya dapat terus berkembang. 

"Saya tidak menduga desa kami menjadi tempat bermalam Wakil Bupati. Ya sangat senang sekali bisa bertatap muka langsung dengan wakil Bupati Muba. terima kasih banyak pokoknya," katanya Sabtu (22/02/2020).

Dirinya juga mendukung program Bupati dan Wakil Bupati salah satunya program replanting yang telah dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin.
PALEMBANG, INFOSEKAYU
COM- Pembinaan kedirgantaraan terus digencarkan oleh jajaran TNI Angkatan Udara (AU) Pangkalan Udara Sri Mulyono Herlambang (SMH) Palembang. Kali ini, Lanud SMH menggandeng Bupati Muba Dodi Reza untuk mengawali menjadi bagian menggalih potensi kedirgantaraan. 

Hal ini diketahui saat pelaksanaan Apel Khusus Dalam Rangka Penyematan Wing Terbang Layang Kepada Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza, Senin (20/1/2020) di Pangkalan Udara Sri Mulyono Herlambang (SMH) Palembang yang dipimpin langsung Danlanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) Kolonel Pnb Firman Wirayuda, ST MSoc Sc. 

"Dalam kaitan pembinaan kedirgantaraan ini, Pemkab Muba telah mengawalinya di Sumsel untuk turut andil di wilyah Muba," ungkap Danlanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) Kolonel Pnb Firman Wirayuda, ST MSoc Sc. 

Pantauan di lokasi, kandidat Doktor Universitas Padjajaran tersebut tidak hanya disematkan brevet wing saja tetapi juga mengikuti rangkaian menembak executive bareng Danlanud SMH dan Danlanal Palembang serta jajaran anggota, dan yang membanggakan Bupati Muba Dodi Reza mendapatkan Brevet Penembak Ulung Senapan dan Pistol serta sertifikat kelulusan yang langsung di sematkan oleh Danlanal Palembang Kolonel Laut (P) Saryanto. 

"Pak Bupati ini rupanya jago juga nembaknya, wajar kalau juara dua waktu tanding nembak executive pada HUT TNI beberapa waktu lalu," beber Danlanal Palembang Kolonel Laut (P) Saryanto. 

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza mengungkapkan Penyematan Brevet Wing Terbang Layang ini menjadi kehormatan dan kebanggaan bagi dirinya dan Kabupaten Muba.

"Ini akan menjadi momentum agar Pemkab Muba ke depannya dapat menjaring bibit-bibit atlet olahraga dirgantara yang dapat mengembangkan olahraga ini lebih dikenal khususnya di wilayah Muba," ungkap Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia ini. 

Lanjutnya, semoga nantinya atlet-atlet dirgantara dari Muba dapat mengharumkan nama Muba di kancah nasional maupun internasional. 

Pada rangkaian penyematan brevet wing dan menembak executive bersama Lanud Palembang tersebut Bupati Muba Dodi Reza turut didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan Drs Badaruzzaman, Kepala Dishub Muba Pathi Ridwan, Kaban Kesbangpol Muba Soleh Naim, PLT Kepala BPBD Muba Indita Purnama, Plt Kadispopar Muba Muhammad Fariz, Staf Khusus Bupati Muba Bidang Pemuda dan Olahraga Achmad Haris, Kabag Umum dan Perlengkapan Seprizal, Plt Kabag Humas Yettria, dan Plt Kabag Protokol Rangga Perdana Putera. (kjs)
SEKAYU, INFOSEKAYU.COM - Setelah berhasil menyisihkan ratusan peserta asal Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Igo Alamsyah yang akrab dipanggil Igo, asal Kampung 1 Kota Sekayu terpilih mewakili Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) pada ajang Liga Dangdut Indonesia Indosiar. Demikian disampaikan Ketua Forum Komunikasi Muda-Mudi Muba (FKM3), Ivan Armidani SE dampingi Igo saat Audiensi dengan Bupati Muba, H Dodi Reza Alex Noerdin.

"Tujuan kami beraudiensi pada hari ini yaitu mengharapkan dukungan dari pihak pemerintah baik eksekutif dan legislatif, untuk mendukung Igo pada ajang Liga Dangdut Indonesia yang akan tayang live di Indosiar pada 20 Januari 2020 mendatang, "jelasnya.

Sementara itu Igo mengungkapkan rasa bahagia dan bangga bisa bertemu langsung dengan Bupati Muba, H Dodi Reza Alex Noerdin. Dirinya mengharapkan betul dukungan penuh dari Pemkab Muba melalui komando Bupati Muba. 

"InshaAllah nanti saya akan tampil memberikan yang terbaik, dengan harapan terus bisa membanggakan nama baik Kabupaten Muba. Mohon do'a dan dukungannya. Saya berdua utusan dari Sumsel, satunya lagi perwakikan Kabupaten Muara Enim,"ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Dodi menyambut baik dan mengapresiasi atas keberhasilan putra Kabupaten Muba, Igo terpilih menjadi utusan Sumsel di Lida Dangdut Indosiar 2020.

"Ternyata talenta di Kabupaten Muba ini banyak, para official agar persiapkan Igo dengan maksimal, apa yang bisa dilakukan bentuk dukungan Pemkab Muba akan kita akan suport penuh,"pungkas Dodi.

Dikatakan Dodi, walaupun skill menyanyi yang utama, namun dukungan dalam bentuk sms juga menentukan kemenangan, kalau sms kurang ganas maka bisa saja dikalahkan utusan daerah lain.

"Karena kontes ini diikuti seluruh provinsi di Indonesia, maka dukungan sangat penting. Kita yakin skill dan kapasitas Igo di atas rata-rata. Maka dari itu saya mengajak seluruh warga Muba khususnya dan Jajaran Pemkab Muba untuk dukung Igo dengan cara mengirimkan sms sebanyak-banyaknya,"imbuhnya. (kjs)

SEKAYU- Lagu selamat ulang tahun bergema di guest house Griya Serasan Sekate, Senin (11/11/2019) malam. Kue ulang tahun tampak sudah disiapkan, rupanya Bupati Muba Dodi Reza telah menyiapkan surprise kepada Kajari Muba Suyanto SH MH yang bertambah usia ke 55 tahun. 

Dalam momen silaturahmi Pemkab Muba dengan Kajari Muba tersebut tampak akrab dan jajaran Pemkab Muba serta Kajari Muba saling bertukar informasi dan sinergi. 

"Semoga sinergi Pemkab Muba bersama Kajari Muba terus maksimal untuk sama-sama menjadi penyelenggara negara yang baik dan memberikan kontribusi positif," ucap Bupati Muba Dodi Reza. 

Dikatakan Dodi, dengan kerjasama selama ini antara Pemkab Muba bersama Kajari Muba sangat berkontribusi positif utamanya dalam kaitan Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) serta dari Jaksa Pengacara Negara (JPN). 

"Alhamdulillah kerjasama ini sangat berjalan baik dan lancar. Saling mengisi baik Pemkab Muba sebagai lembaga eksekutif dan Kejaksaan sebagai lembaga yudikatif," terangnya.

Sementara itu, Kajari Muba, Suyanto SH MH mengucapkan terima kasih atas surprise yang diberikan oleh Bupati Muba Dodi Reza. "Pak Dodi sangat menjaga sinergi dengan Kajari Muba dalam hal sebagai penyelenggara negara yang di jalur yang benar," sebutnya.
Lanjut Suyanto, saat ini dalam kaitan upaya pengembalian aset kendaraan Pemkab Muba dari pihak ketiga sudah 90 persen terlaksana. "Tinggal beberapa lagi ada aset yang masih di pihak ketiga, dan tahun ini akan kita selesaikan," ungkapnya. 

Pada kesempatan tersebut Bupati Muba Dodi Reza juga memberikan penghargaan kepada Kajari Muba dalam hal apresiasi penindakan Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) serta dari Jaksa Pengacara Negara (JPN). 

Pada rangkaian silaturahmi bersama Kajari Muba tersebut selain dihadiri jajaran Kajari Muba juga turut dihadiri Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, Sekda Muba Drs Apriyadi MSi serta OPD Muba.

INFOSEKAYU.COM - Sri Maya Sari, Srikandi berprestasi asal Kabupaten Musi Banyuasin ini saat ini sedang berjuang mengikuti kompetisi Internasional Kejuaraan Atletik Singapore Open di Singapore Sport Hub, dara cantik kelahiran Sekayu 24 April 1994 silam tersebut mewakili Indonesia untuk bertanding dengan atlet-atlet dari mancanegara.


Diketahui, kejuaraan Atletik Singapore Open di Singapore Sport Hub akan digelar 28-29 Maret 2019 dan Sari sendiri mengikuti kategori nomor 400 meter dan estafet 4x400 meter.

"Saya meminta dukungan semua warga Muba supaya bisa mendapatkan hasil yang maksimal," ujar alumni MTs Negeri Sekayu ini.

Menurutnya, capaian dirinya hingga saat ini tidak bisa dipisahkan dengan dukungan yang diberikan warga Muba serta Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin.

"Pada kompetisi kali ini saya ingin memberikan hasil yang terbaik untuk masyarakat Indonesia khususnya Muba dan menargetkan untuk meraih medali emas," ungkap anak ke empat dari empat bersaudara pasangan pasangan Kozi dan Hena Wati tersebut.

Sry Maya Sari yang saat ini aktif di TNI AD dan bertugas di Secapaad Bandung menuturkan, mengaku dirinya sedang mempersiapkan dan terus berlatih untuk mengikuti Sea Games di Manila Filipina pada November 2019 mendatang.

"Alhamdulillah saya juga mendapatkan dispensasi dari kesatuan untuk terus berlatih dengan maksimal," kata peraih medali perak Asean University Games perunggu 400m dan estafet 4x400m ini.

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza mengatakan, dirinya akan memberikan support kepada Sari untuk mendapatkan hasil maksimal pada ajang bergengsi tersebut.

"Sari ini juga menunjukan kepada Indonesia dan dunia kalau banyak putra putri asal Muba yang berprestasi di bidang olahraga dan memberikan kontribusi positif," ulasnya. 

Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik se-Indonesia ini juga menambahkan, Muba akan terus komitmen dan konsisten mencetak atlet-atlet berprestasi.

"Semoga capaian yang sudah diraih Sari ini dapat menginspirasi atlet-atlet muda di Muba untuk terus meraih prestasi yang membanggakan," pungkasnya. /red/


INFOSEKAYU.COM - Di tengah padatnya aktifitas menggelar Turnamen Alex Noerdin Cup, mantan gubernur Sumsel dua periode Alex Noerdin menyempatkan diri bersama istri tercinta Eliza Alex mengunjungi dan menyantap durian di kebun milik Walikota Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe, Kamis (24/1/2019) di Kelurahan Jukung Kecamatan Lubuklinggau Selatan 1.


Mengenakan kaos berwarna kuning, Alex Noerdin yang saat ini menjadi Caleg DPR RI dari Partai Golkar tampak mesra bersama istri tercinta.

"Durian pak Walikota ini enak nian, apolagi kalu makannyo samo wong yang kito cintoi," seloroh Alex.

Ketua Dewan Penasehat TKD Jokowi-Ma'ruf di Sumsel ini menyebutkan meski dirinya saat ini disibukkan dengan agenda kampanye dan kebutuhan lainnya, sebisa mungkin mantan Ketua Bupati se-Indonesia ini menyempatkan diri untuk berjalan bersama istri.

"Bu Eliza lagi pengen makan durian, jadi kami sempatkan mampir ke kebun durian milik pak Walikota," jelasnya. /red/



INFOSEKAYU.COM- Banyak sekali anak anak berprestasi  yang mengharumkan Kabupaten  Musi Banyuasin baik ditingkat Nasional Maupun internasinal, salah satunya gadis yang berasal dari Ulak Paceh Kecamatan Lawang Wetan Kabupaen Musi Banyuasin

Mita Musari yang akrab disapa mita akan segera tampil diajang Liga Dangdut Indosesia yang tayangkan langusung di Indosiar. Mita menjadi satu satunya kontestan yang berasal dari Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Kemampuannya dalam menyanyikan lagu dangdut mengantarkannya lolos untuk melanjukan perjuangan dijakarta, ini bukan pertama kalinya mita mengukuti ajang bergengsi ini. Tahun 2018 mita juga pernah mengikuti ajang ini tapi belum bisa menjadi wakil Sumatera Selatan, hal tersebut tak membuat mita patah semangat, justru itu dijadikannya sebagai pengalaman untuk kedepannya.

Dari hasil pengundian yang dilakukan pada konser parade Bhineka Tunggal Ika LIDA senin (14/01/2019) lalu. Mita tampil di group 11 sekitar tanggal 25 januari 2019. Tim infosekayu sempat mewawancari sosok gadis mungil yang memliki suara emas tersebut.

"Motivasi saya mengukuti ajang ini membanggakan keluarga khususnya orang tua dan yang paling penting adalah menjadikan Kabupaten Musi Banyuasin agar lebih dikenal lagi kedepannya" ujar mita.
"selain itu persiaan yang saya lakukan menjelag LIDA 2 ini adalah mental, kesehatan, dan yang paling utama adalah suara yang harus fokus" sambungnya.

Mita sangat mengharapkan sekali arahan, motivasi dari masyarakat Sumstera Selatan khususnya Kabupaten Musi Banyuasin, dan yang paling utama sms dari masyaraka, karena itu lah point utama yang ajang tersebut. Adapun cara untuk mendukung mita adalah ketik LIDA (spasi) MITA kirim ke 97288 atau bisa vote di aplikasi shoppe. (im)












INFOSEKAYU.COM - Pemilihan duta Inmas (Informasi dan Humas) Kemenag Sumsel telah dimulai. Neni Novita Sari, Siswi MAN 1 MUBA terpilih mewakili Kabupaten Musi Banyuasin pada ajang pemilihan Duta Inmas di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), yang digelar pada bulan Januari hingga Maret mendatang.


Pada hari Rabu (9/1), Ia bersama 13 peserta lainnya dari Kabupaten dan Kota Se-Sumsel, mengikuti sosialisasi jelang proses audisi dan sesi photoshoot, di Kanwil Kemenag Sumsel. Mereka yang terpilih ini harus memiliki wawasan, kecerdasan, akhlak, dan prestasi yang membanggakan. Sebab, para pemenang nanti akan mempromosikan Kementerian Agama kepada masyarakat.

Salah satu tokoh pemuda Kabupaten Muba Herdoni Syafriansyah yang juga Ketua ARSI Muba mengatakan Neni Novita Sari ini sangat tepat mewakili Muba karena ia punya talenta, semangat dan prestasi yang membanggakan.

"Banyak prestasi yang telah diraih oleh Neni Novita Sari, seperti Juara 1 Festival Akustik tingkat kecamatan, Finalis 5 terbaik Duta Pajak 2018, Juara Favorit Deklamasi Puisi Organisasi ARSI Muba, Lomba cipta dan baca puisi sekolah, serta Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten Muba."ungkapnya.

Sementara, Kabag Humas Pemkab Muba, Herryandi Sinulingga, AP mengatakan, "Mari kita dukung dan suport anak-anak kita yang berasal dari Musi Banyuasin yang berkompetisi dibidang yang mereka tekuni, karena kita patut berbangga anak yang berprestasi pastinya akan membawa nama baik dan mengharumkan nama daerah kita Musi Banyuasin. Sukses buat ananda kami Neni Novita Sari, terus melangkah maju. Aura citra positifmu mengharumkan nama daerahmu. Yakin menang tetap semangat,” ujarnya.

Lingga menambahkan bahwa, ke depan akan ada seleksi untuk penentuan tiga besar. Salah satunya melalui vote. Oleh karena itu Neni sangat mengharapkan dukungan kepada seluruh masyarakat Musi Banyuasin.

Kegiatan ini bertujuan untuk mencari bakat dan kemampuan masing-masing siswa Madrasah dan mereka akan bersaing menjadi yang terbaik untuk menduduki dan melaksanakan tugas sebagai Duta Inmas Kanwil Kemenag Provinsi Sumsel tahun 2019.

Oleh sebab itu, "Ayo kita gotong-royong bersama-sama mendukung Neni Novita Sari nomor 07, satu-satunya perwakilan Duta Inmas Kanwil Kemenag Provinsi Sumsel dari Kabupaten Musi Banyuasin," ajaknya. /red/




Sekayu, infosekayu.com - Pemilihan umum (Pemilu) 2019 sudah di depan mata. Masing-masing partai politik (parpol) pun sudah mulai melakukan kampanye di seluruh Indonesia, mulai dari mengunjungi daerah secara langsung, melakukan blusukan ke rumah-rumah warga, melakukan kampanye melalui media massa seperti media cetak, televisi, dan online, dan bahkan melalui media sosial (medsos).

Medsos saat ini merupakan media yang dinilai cukup penting bagi para calon legislatif. Di tengah maraknya isu berita hoax atau hate speech yang saat ini terjadi.

Sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kab Muba dapil 1 (DPRD) dari Partai PDIP dengan nomor urut 2 (dua) DR.DESI ULPA ANGRAINI .,SE,MM,MSi. memiliki cara tersendiri untuk berkampanye.

"Selain berkampanye secara langsung ke masyarakat dengan melakukan blusukan, saya juga memanfaatkan media sosial. Karena mau tidak mau, suka tidak suka, saya juga harus mengikuti dan memanfaatkan  perkembangan zaman sekarang," ujar DESI, di SEKAYU Kamis (23/11).

DR.DESI merupakan Caleg DPRD partai PDI Perjuangan nomer urut 2  kab.Muba Dapil 1 Sekayu Keluang Sungai keruh Jirak Jaya . Dia merupakan satu satunya caleg yg bergelar doktor /S3 dari sekian ratusan caleg Kab Muba yang ada.

Desi mengatakan, keinginannya untuk mencalonkan diri sebagai anggota DPRD karena memiliki niat dan komitmen untuk berbagi pengalaman wawasan untuk memberi manfaat kepada masyarakat Muba khususnya yang ada di daerah pemilihannya. Komitmen tersebut selalu diungkapkan ketika dirinya melakukan kunjungan atau blusukan ke beberapa desa di Dapilnya untuk mengajak saatnya kita menjadi pemilih cerdas bukan ikut transaksional melalui politik uang yg akan membodohi diri mereka sendiri.

Menurutnya, dengan blusukan maka dia bisa mengetahui permasalahan yang ada di sekitar secara langsung sehingga dapat segera solusi dan diperbaiki.

“istilah blusukan yang dipopulerkan sejak zaman Pak Joko Widodo dulu menjadi Wali Kota, Gubernur DKI Jakarta dan sekarang sudah menjadi Presiden memang sangat patut untuk dijadikan contoh. Karena dengan blusukan kita dapat mengetahui permasalahan yang ada secara langsung, sehingga dapat memperbaikinya dan selebihnya kembali ke masyarakat siapakah yg diberikan amanah untuk dipercaya.... kata Desi

Meskipun dirinya sempat gagal pada Pemilu 2014 lalu, tetap bersyukur mungkin karena baru transisi pertama kali pindah dapil namun ia tetap kembali mencalonkan diri, dengan harapan agar bisa tetap memberi arti ke masyarakat Muba ini sejalan dengan pengabdiannya  sebagai seorang guru dosen yg saat ini masih dipercaya sbg pimpinan STIER Sekayu.

“Menjadi politisi adalah panggilan jiwa saya untuk berkontribusi mengabdi kepada masyarakat melalui kompetensi keilmuan yg dimiliki bukan sekedar ikutan atau basabasi dan itu adalah hal yang saya yakini bisa membantu pencerahan kpd masyarakat ,” kata Desi yg telah dua kali dipercaya teruji terbukti membawa aspirasi didapil 4 sebelumnya Lalan dan Bayunglencir peruode 2004-2014.

"Kini saya sdh siapkan strategi2 jitu untuk itu mohon doa dan dukungan yang diberikan masyarakat dapil 1 béharap smg bisa terus memperjuangkan aspirasi  sesuai dengan komitmen saya, untuk tetap mendukung Pak Joko Widodo KH.Makruf Amin untuk kembali menjadi Presiden RI tahun 2019 mendatang," katanya. (red)
 

Sekayu, Infosekayu.com- Usai sudah api obor Asian Games 2018 melintasi dan menginap di Kabupaten Musi Banyuasin. Senin (6/8/2018) pagi api obor tersebut dilepas dan kembali diserahkan Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin didampingi Ketua TP PKK Muba Thia Yufada bersama FKPD Muba ke atlet pembawa obor untuk melanjutkan perjalanan ke Kota Prabumulih. 

"Semoga atlet pembawa obor tetap semangat keliling Indonesia dan menyemarakkan rangkaian Asian Games 2018," ujar Dodi. 

Dikatakan, di perjalanan atlit pembawa obor Asian Games harus tetap semangat dan menjaga kondisi kesehatan tubuh. 

"Sebentar lagi api obor ini akan sampai ke Jakarta setelah berkeliling Provinsi di Indonesia. Jadi, atlit pembawa obor harus tetap semangat hingga nantinya pada opening Asian Games di Jakarta," harapnya. 

Sementara itu, Director Torch Relay Asian Games, Serelina menyebutkan pihaknya sangat merasa senang bisa berkunjung ke Musi Banyuasin dan merasakan semarak rangkaian menyambut Asian Games. 

"Kota Sekayu ini sangat bersemangat menyambut Asian Games. Semoga semangat di Kota Sekayu ini bisa menjadi influence daerah lainnya di Indonesia," pungkasnya.



Sungai Lilin, Infosekayu.com- Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti saat berada di pasar Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Muba melihat dua anak dengan kondisi yang kumuh sedang meminta-minta, Kamis (02/08/2018)

Kemudian AKBP andes menghampiri anak-anak tersebut, tanpa sungkan mereka juga tidak segan meminta uang kepada Kapolres yang berpangkat dua melatih tersebut. Setelah ditanyai ternyata merupakan suku anak dalam yang berasal dari Jambi yang ingin pulang lagi ke Jambi dan mereka meminta-minta untuk keperluan membeli makanan.

Selanjutnya Kapolres Wanita pertama di Muba tersebut langsung membawa kedua anak tersebut kesalah satu tokoh pakaian untuk membeli dan memilih sendiri pakaian yang mereka sukai. Mereka juga diberi sejumlah uang dan Kapolres berpesan kepada agar tidak menimbulkan permasalahan di daerah yang mereka lalui hingga sampai ketujuan nantinya.(Edp)