Sungai Keruh – Sedekah bumi merupakan tradisi yang dilaksanakan secara turun-temurun oleh masyarakat serta Pemerintahan Desa Sungai Dua Kecamatan Sungai Keruh Kabupaten Musi Banyuasin. Kegiatan ini sebagai wujud syukur dan pelestarian adat serta budaya kearifan lokal para pendahulu desa.

Diketahui, Sedekah bumi adalah suatu upacara adat yang melambangkan rasa syukur terhadap bumi yang telah memberikan rezeki berupa segala bentuk yang dihasilkan bumi yang melimpah tahun ini.

Sedekah bumi Desa Sungai Dua ini dilaksanakan setelah panen padi dan dilaksanakan di halaman Kantor Desa Sungai Dua, Selasa (28/05/2024).

Di awal kegiatan, Kepala Desa (Kades) Sungai Dua, Sudirman menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, di mana dapat menyelenggarakan tradisi adat guna melestarikan budaya kearifan lokal Tahun ini.

“Sedekah bumi ini sebagai ungkapan syukur dan nguri-uri budoyo yang telah lama dilaksanakan oleh masyarakat di Desa Sungai Dua, sekaligus sebagai sarana untuk membina wawasan kebudayaan lokal bagi pemuda khususnya yang ada di desa,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Camat Sungai Keruh, Dendi Suhendar SE MSI, putra kelahiran Desa Sungai Dua menjelaskan, bahwa sedekah bumi yang diselenggarakan saat ini guna menghormati peninggalan leluhur atau pendahulu desa.

Ia menguraikan, sejarah pemimpin-pemimpin di Desa Sungai Dua, hari ini Sudirman ini Kepala Desa Ke 9 yang memimpin Desa Sungai Dua.

“Terima kasih kepada pemerintah desa, sanak dolor, jiron tetangga dan seluruh masyarakat desa Sungai Dua telah melestarikan budaya dan adat istiadat kearifan lokal pada setiap tahunnya, tahun ini luar biasa, banyak kejutan dan hiburannya” tuturnya.

Share To:

redaksi

Post A Comment: