Articles by "Info Kriminal"
Tampilkan postingan dengan label Info Kriminal. Tampilkan semua postingan
MUBA, INFOSEKAYU.COM - Pencurian hewan ternak yang sering meresahkan warga di kab muba berhasil di tangkap oleh satreskrim polsek Lais pada Selasa (27/07/2021). Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SH Sik, Menyampaikan Saat Press rilis, Kamis (29/7/2021),  satreskrim polsek Lais menangkap 5 orang yang terlibat dalam komplotan pencuri ternak kambing ini. 

Tersangka tersebut yakni Ahmad Alias Ujang (29) , Warga dusun 1 Simpang Empat desa Simpang empat Kecamatan Jejawi kabupaten OKI, Krisdiansyah (24), Warga desa Mangsang kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Muba, Karnadi (45), warga teluk Kemang kelurahan sungai Lilin Kabupaten Muba, Marowi (39), warga kelurahan sungai Lilin, kecamatan sungai Lilin Kabupaten Muba, Miko (19). warga kelurahan sungai Lilin Kabupaten Muba, Mereka ditangkap di Jalan Dusun 3 Talang ucin desa tanjung agung selatan Kecamatan Lais Kabupaten Muba. Sambung Erlin, Awalnya sekitar pukul 14.00 WiB

Saat korban Toto melihat mobil kijang inova warna putih BG.1829 IM. lalu salah satu tersangka turun dan mengambil kambing miliknya dan memasukkan ke dalam mobil saat dilakukan pengejaran oleh warga, mobil tersangka berhenti karena tidak bisa lewat karena ada yang melakukan pengecoran jalan lalu, warga membuka pintu mobil dan salah satu salah satu tersangka mengacungkan senjata api hingga warga mundur dan mobil memutar melarikan diri ke arah tanjung agung timur.

Melihat Mobilnya Melarikan diri masuk Ke desa Warga memberi tahu Polsek Lais dan di kepung Ke lima tersangka tidak tahu arah jalan Keluar karena jalan itu buntu Akhirnya Pelaku berhasil ditangkap Polisi bersama warga Jelasnya. 

Ahmat mengatakan kepada Media ini,  daging kambing itu dijual di Sungai Lilin seharga Rp 30.000 per kilogram, Dan tersangka sebelumnya pernah mencuri di beberapa tempat lainnya didesa Bonot Kecamatan Lais Kabupaten Muba.

Tempat yang sama Marowi menyampaikan mendapatkan Senjata Api (Senpi) dibeli dari Rusli seharga Rp 2 juta, hasil dari penjualan kambing bila sudah terjual kami bagi rata tutupnya. Dalam press rilis Waka polres Kompol Irwan Andeta, Kapolsek Lais AKP Herman Junaidi, Kasubag Humas IPTU Indra Jaya, Kanitres Lais IPDA Sunardi. 

Selain mengamankan lima anggota pencuri ternak kambing itu, polisi juga mengamankan barang bukti 2 ekor kambing, 1 mobil inova putih, 2 senjata api Jenis Revolver, tali, lakban, dan 8 butir peluru Tajam. 

Sumber : BERITA-ONE.COM

Sanga Desa, Infosekayu.com- Aparat Kepolisian Resort Muba berhasil meringkus Tiga Dari Lima orang pelaku pemerkosaan Dan pembunuhan bernama AL (35), RH (26) Dan R (16) ke tiga nya merupakan warga Dusun IV Desa Air Balui Kec Sanga Desa Kab. Muba. Dua Pelaku Lain nya masih dalam pengejaran. 

Ke tiga pelaku yang berhasil ditangkap sempat menghilang selama Tiga hari setelah memperkosa Dan membunuh Wanita  bernisial R (29) asal sanga desa yang ditemukan rabu (07 Juli 2021) Sekira jam 09.30 Wib di Sungai Panai Desa Panai Kec Sanga Desa Kab. MUBA dalam keadaan meninggal dunia Dan kondisi tanpa busana di sungai Panai. 

Kapolres Muba Akbp Erlin Tangjaya, SH, S.ik melalui Wakapolres Musi banyuasin Kompol Irwan Andeta, S.Ik, MH yang didampingi Kasat Reskrim Dan Kapolsek Sanga desa mengatakan dalam press release nya, dua pelaku bersembunyi di Dusun IV Desa Rejo Sari Kec Jirak Jaya Kab Muba sedangkan satu pelaku bersembunyi di Sanga desa. 

Petugas gabungan Sabtu, (10/07/2021) sekira jam 08.00 Wib langsung melakukan konsolidasi untuk mengejar para pelaku. 
"Tiga orang yang berhasil ditangkap gabungan Polres Dan Polsek, dua orang lagi masih dalam pengejaran Tim kita yang dilapangan" Kata Irwan dalam press release sore tadi, Minggu, (11/07/21). 

Dia menyebut, keberadaan pelaku mulai tercium sabtu pagi Dan langsung melakukan pengejaran hingga menangkap ke tiga pelaku. 

Untuk dua orang Otak perencanaan pemerkosaan Dan pembunuhan yang masih DPO masih berhubungan keluarga. sampai saat ini masih terus dalam pengejaran aparat gabungan Polres muba. 

Irwan menjelaskan, pembunuhan Dan pemerkosaan itu terjadi Selasa, (06/07/21) malam hari sekitar pukul 19.00 wib. Korban terlebih dahulu bertemu dengan SK (DPO) untuk janjian, sesampainya Lima orang pelaku langsung memerkosa korban secara bergiliran di perkebunan sawit. Tak sampai disitu, untuk menghilangkan jejak korban dibunuh para pelaku Dan di buang ke sungai. Perbuatan para pelaku ini sudah terbilang keji Dan sudah direncanakan. 

Otak pelaku SK (60) Dan FN masih buron, SK Dan korban ini memiliki hubungan khusus. SK sakit hati karena korban tak mau di ajak menikah, sehingga SK merencanakan pemerkosaan Dan pembunuhan dengan mengajak keponakan, Cucu Dan temannya. 

"SK la yang membunuh korban dengan cara ditusuk, kemudian yang lain nya memukul dengan kayu, lalu di buang ke sungai" Kata Wakapolres Muba dalam pres release nya. 

Lanjut nya, korban yang ditemukan di sungai Dan saat di visum ditemukan luka tusuk pada bagian kepala, luka dibelakang telinga kiri, lebam pada mata kiri, memar dibawah dada kiri, memar di pergelangan tangan kiri dan luka pada kemaluan (vagina) korban. 

Akibat perbuatan para pelaku, ketiganya di kenakan primer pasal 340 KUHP Jo pasal 55 KUHP subsider pasal 338 KUHP Jo pasal 55 KUHP dan atau pasal 285 KUHP Jo pasal 55 KUHP Maksimal hukumam seumur hidup atau hukuman mati.
Sekayu, Infosekayu.com  - Polisi sector babat toman mengamankan dua orang pelaku warga kec. Babat toman. Karena terlibat pencurian terlibat pencurian ternak milik warga. 

Kapolres muba Akbp Erlin Tangjaya, SH, S.ik melalui kapolsek babat toman Akp Andi K Jaya, SH mengatakan, dua warga yang diamankan tersebut adalah satu pria Dan satu wanita yang kedua nya masih sepupu. " Yakni DEKI KURNAINI, (31) warga dusun III Mandi Angin Kec Rawas Ilir Kab. Musi Rawas, IRA OVRIANTI (27) warga Toman Kec.Babat Toman Kab. Muba."Ungkap Andi pada tribratamubanews, sabtu (10/07/21). 

Menurut Andi, polisi mengamankan dua orang pelaku itu, setelah menerima laporan dari warga yang menangkap basah para pelaku yang mengambil 1 (satu) ekor hewan ternak kambing berjenis kelamin betina berwarna hitam milik warga. 

Kasus pencurian itu, lanjut andi, terjadi hari Rabu 07 Juli 2021 sekira Pukul 22.30 WIB di Desa Kasmaran Kec.  Babat Toman Kab. Muba. Dari keterangan para pelaku yang didapati tribratamubanews, para pelaku sebelumnya sebelumnya berkeliling mencari hewan ternak milik warga yang berkeliaran dengan tujuan untuk mencuri hewan ternak tersebut. 

Melihat seekor kambing betina warna hitam yang sedang berada di seputaran tempat pembuangan sampah Dusun V Desa Kasmaran Kec. Babat Toman Kab.Muba, pelaku deki turun Dari motor nya langsung mengikat lehernya untuk diikat di pepohonan dekat sampah.

Pelaku IRA langsung bertugas melakukan pengintaian sekitar agar aman untuk ditinggalkan Ter lebih dahulu. 
"Malam hari saat sudah gelap para pelaku kembali ke tempat kambing tersebut. Disitu lah kedua langsung ditangkap warga saat para pelaku hendak melepaskan tali kambing" Tambah ka Polsek. 

Lanjut nya, para pelaku langsung diamankan ke mapolsek babat toman guna proses hukum selanjutnya. Pasal 363 ayat (1) ke 1e dan ke 4e KUHPidana telah diterapkan ke para pelaku. (aajm/hms).

PALI, INFOSEKAYU.COM - Seorang pria pemuja sabu berinisial AS warga Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) diamankan Tim Elang Unit Reskrim Polsek Talang Ubi Polres PALI.

Pemuda pengangguran ini diamankan atas laporan dari N (55) yang tak lain adalah Ibu Kandungnya, lantaran kerap menjual perabotan rumah serta melakukan penganiayaan lantaran tak di beri uang untuk membeli narkoba jenis sabu.

Usai menerima laporan dari Ibu Kandungnya, pada Kamis (8/7/2021) kemarin Tim Elang Pimpinan Kanit Ipda Bambang langsung melakukan penangkapan dirumahnya.

Dalam penangkapan tersangka yang sedang berada dirumahnya, sempat bersembunyi di dalam kamar. 

Sehingga petugas pun terpaksa melakukan pendobrakan pintu di kamar tersangka.

"Tidak ada perlawanan saat ditangkap. Tersangka langsung diamankan dan dibawa ke Mapolsek Talang Ubi," ungkap Kapolsek Talang Ubi, Kompol Alpian Nasution didampingi Kanit Reskrim Ipda Bambang, Jumat (9/7/2021).

Nurmala Ibu tersangka menjelaskan bahwa dirinya sudah tidak tahan atas kelakuan tersangka yang  sering menganiaya dirinya jika tak diberi uang untuk beli sabu.

Tak hanya itu, anaknya yang ke empat ini kerap menjual harta benda untuk membeli barang haram tersebut.

"Saya tidak tahan pak sering dipukuli. Padahal sudah sering diingatkan bahkan oleh kakaknya. Kami harap bisa ditahan," katanya.

Sementara, tersangka menyangkal bahwa kerap melakukan penganiayaan terhadap ibunya. "Tidak pak. Saya tidak pernah memukul ibu saya pak," kilahnya.Atas ulahnya, tersangka bakal dijerat dengan kasus 351 KUHP. 

Sumber : TRIBUNSUMSEL.COM

Jirak Jaya, Infosekayu.com  - Pelaku pencurian kotak penyimpanan uang kas Masjid Jami” Al - Ikhlas Desa Jembatan Gantung Kec.Jirak Jaya, telah di amankan Polisi Polsek Sungai Keruh. Pengakuan pelaku, bahwa ia mencuri lantaran kepepet untuk Bayar Hutang Dan Berjudi. 


HELIN, 24, Pelaku pencurian merupakan warga Dusun II Desa Layan Kec.Jirak Jaya Kab.Muba. Pelaku diamankan polisi di salah satu rumah warga masyarakat, pada kamis (05/07/21). 


Kapolres muba Akbp Erlin Tangjaya, SH, S.ik melalui Kapolsek Sungai Keruh IPTU VICO FARIUL FAJAR.S.Tr. mengatakan bahwa pelaku ditangkap dirumah warga, maka dengan itu memudahkan polisi.


"Saat kita melakukan penyelidikan, dapat telepon dari masyarakat bahwa ada pelaku maling Masjid Jami” Al tertangkap" Katanya Rabu (07/07/21) Pagi. 


Lanjut nya, saat polisi mengamankan pelaku Dan dimintai keterangannya, ia mengakui melakukan pencurian pada Jumat, (25/06/21) sekira pukul 13.00 Wib dengan menggondol uang Masjid Jami” Al - Ikhlas. "Tanggal 25 ia mencuri kemudian tanggal 4 malam ia kembali mencuri di Masjid yang sama pada malam harinya" Ucap kapolsek.


Dijelaskan Vico, pelaku melancarkan aksinya dengan memanjat tangga besi disamping masjid ke arah plafon atas gudang, kotak amal senilai Rp 4.000.000,- (empat juta rupiah) berhasil dibawa pelaku setelah merusak plafon atas gudang. Minggu malam, (04/07/21) pelaku kembali mencuri kipas angin dan terapo merk hoki milik Masjid Jami” Al - Ikhlas. 
"Perlu diketahui, pelaku diamankan senin pagi setelah warga masyarakat mencurigai pelaku yang hendak menjual barang curian tersebut" Kata Vico. 


Sementara itu, menurut pengakuan Helin, ia nekat mencuri di dalam Masjid karena terdesak untuk Bayar Hutang Dan untuk main judi. "Kepepet pak untuk Bayar Hutang Dan main judi" Aku Helin. 
Saat ini pelaku Dan barang bukti telah di amankan di mapolsek guna proses hukum selanjutnya.
Muba, Infosekayu.com - Unit Reskrim Polsek Batang Hari Leko, berhasil menangkap dua pengedar narkoba dengan barang bukti 5 (Lima) kantong klip paket kecil yang diduga Narkotika jenis Shabu. 


Kapolres Muba Akbp Erlin Tangjaya, SH, S.ik melalui Kapolsek Batang Hari Leko Iptu Rusli, SH, MH mengatakan, dua pelaku berinisial NN (16) Dan ZK (14), para pelaku ditangkap Karena mengedarkan narkoba jenis sabu. 
"Keduanya kita tangkap di jalan Dusun I Desa Saud kecamatan Batanghari Leko, Senin, (14/06/2021) sekira pukul 19.00 Wib" Kata Rusli kepada Tribratamubanews Kamis, (17/06/21). 

Saat di Lakukan penggeledahan, Polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa 5 (Lima) kantong klip paket kecil. 
"Menurut keterangan para pelaku, sabu setelah mereka edarkan keuntungan nya hendak mereka bagi dua" Kata Rusli. 
Dari hasil intrograsi Polisi, lanjut Rusli, para pelaku mengakui tergiur dengan keuntungan mengedarkan sabu. Sehingga kedua nya nekat edarkan sabu tersebut. 

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatan nya, kini keduanya Dan barang bukti telah dilimpahkan penanganannya ke Sat Narkoba Polres Muba di Lakukan proses penyidikan selanjutnya. 
"Para pelaku kita jerat pasal 114 Dan pasal 112 UU RI nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman pidana minimal 6 tahun penjara" Tegas Rusli. 
Muba, Infosekayu.com  - Adri Noversam (26), warga Desa Pilubang Kecamatan Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman provinsi Sumatera Barat harus mengakhiri pelariannya setelah ditangkap oleh Satuan Lalu Lintas Polres musi banyuasin dipersembunyiannya, Kamis 10 Juni 2021 Sekitar Jam 13.30 Wib.

Adri nopersan merupakan tersangka kecelakaan tunggal bis Akap Sambodo jenis Mercedes benz tujuan padang-jakarta di Jalan Lintas Timur Palembang – Jambi, sekira pukul 05.00 wib di Km. 214 Desa. senawar Kec. Bayung Lencir Kab. Muba., Kamis (27/05/2021) lalu.

Kapolres Muba Akbp. Erlin tangjaya saat koferensi pers yang didampingi waka Polres Muba dihadapan awak media mengatakan bahwa Andri Nopersan ini adalah sopir dari Bus Akap Sambodo dengan  Nopol : B 7314 NGA yang melaju dari arah Jambi ke arah Palembang dengan membawa 33 orang penumpang, Ungkapnya.

Lanjutnya, dimana bus yang dikendarai andri hilang kendali menikung kekanan menurun kearah palembang dengan kecepatan tinggi sehingga keluar jalur dan terbalik sebelah kiri kendaraan hingga menyebabkan 4 orang meninggal dunia, 4 orang luka berat dan 8 orang luka ringan.

Usai kejadian pelaku langsung melarikan diri melalui propinsi jambi hingga tiba dikampungnya Desa Pilubang Kecamatan Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman provinsi Sumatera Barat

Sempat buron selama 12 hari akhirnya pelaku adri  berhasil ditangkap oleh Satuan Lalu Lintas Polres musi banyuasin dipersembunyiannya di Desa Pilubang Kecamatan Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman provinsi Sumatera Barat dan kita bawa kepolres muba guna proses lebih lanjut, terhadap pelaku akan kita jerat dengan pasal 310 ayat 4,3,2 dan pasal 312 UULLAJ no.22 Tahun 2009 dengan ancaman 6 tahun penjara.

Sementara itu diwaktu yang hampir bersamaan sat lantas polres muba juga mengamankan pelaku laka lantas antara kendaraan Bus Po Ans no pol BA 7122 QU tabrak depan dengan kendaraan bus isuzu elf no pol e 7647 va di jalan umum palembang – jambi km. 148 desa peninggalan kec tungkal jaya kab muba.

Kejadian tersebut menyebabkan penumpang kendaraan Bus Isuzu Elf No Pol E 7647 VA,  2 (dua) orang meninggal dunia di tkp 2 (dua) orang mengalami luka berat dan 10 (sepuluh) orang mengalami luka ringan.

pada saat setelah kejadian pengemudi Bus Po Ans no pol BA 7122 QU, Abrar Dahri (43) warga jorong kapalo koto kec. batipuh, kab. tanah datar, sumatera barat melarikan diri.

selama 5 (lima) hari dilakukan pengejaran dan ditangkapan di kelurahan cipinang melayu no.70 rt.001 rw.010 kec. makasar kota jakarta timur pada hari rabu tanggal 07 juni 2021 sekira jam 12.00 wib.

Pelaku juga kita jerat dengan pasal 310 ayat 4,3,2 dan pasal 312 UULLAJ no.22 Tahun 2009 dengan ancaman 6 tahun penjara, tutupnya.
Sanga Desa, Infosekayu.com  - Satu dari dua Pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), EKO SUSANTO, Warga Dusun I Desa Vanai Kec. Sanga Desa Kab. Muba. Diringkus polisi, Rabu (19/05/2021) pelaku ditangkap Di jembatan Desa Panai kec.sanga desa kab.muba, Rabu, (19/05/21). 

Kapolres Musi Banyuasin Akbp Erlin Tangjaya, SH, S.ik melalui Kapolsek Sanga desa Iptu Yohan Wiranata,SH mengatakan satu dari dua pelaku yang ber hasil diringkus Polsek Sanga desa. 

"Pelaku eko terlebih dahulu kita tangkap. saat pengembangan kerumahnya, pelaku S sudah melarikan diri terlebih dahulu" Kata Kapolsek saat ditemui.

Lanjut Kapolsek, Selasa, (16/03/21) Sore para pelaku mengambil 1 unit sepeda motor Honda Revo warna hitam Nomor Polisi B 3926 NGJ milik korban PRAYITNO warga Desa Prabumulih II Kec. Muara Lakitan Kab. musi Rawas yang saat itu di parkirkan korban di pinggir sawah tempatnya bekerja.

Polisi pun segera melakukan penyelidikan dari laporan korban ke mapolsek. 

Alhasil, kurang lebih dua bulan satu dari dua pelaku yang diketahui keberadaannya berhasil ditangkap polisi. 

Saat diintrograsi, pelaku eko mengakui perbuatan yang telah melakukan curanmor. 

"Pelaku menjual di wilayah kec. Muara lakitan kec. Mura seharga Rp. 2.200.000,-  (dua juta dua ratus ribu rupiah). Untuk kerugian korban sebesar Rp.6.000.000,-(enam juta rupiah)" Katanya lagi. 

Untuk mempertanggung jawabkan pelaku pelakuakan dijerat Pasal 363 KUHPidana. 
Muba, Infosekayu.com  - Pria berumur, 39 tahun, FAIZIN, mendatangi Polsek Tungkal Jaya untuk membuat laporan terkait kasus pencurian dengan kekerasan atau penodongan mobil. 

Belakangan diketahui modus ini dilakukan nya agar tidak membayar sisa angsuran ke Lesing sehingga mobil truk tersebut jadi Milik nya. 

Ternyata sudah Enam bulan dia menunggak membayar cicilan mobil. 
FAIZIN yang merupakan warga Dusun II Desa Muara Teladan kec. Sekayu Kab. Muba mengatakan hal itu dilakukan nya Karena dia tidak ingin meneruskan cicilan mobil Dan dia juga tak ingin mobil nya di ambil pihak lising.

Guna memuluskan niatnya tersebut, FAIZIN merekayasa kejadian di Mapolsek Tungkal Jaya dengan alasan habis ditodong. Sabtu, (15/05/21) Sekira Pukul 18.00 Wib. 

Polisi Sentral pelayanan Kepolisian (SPK) yang saat itu piket langsung mengajak FAIZIN untuk cek TKP. 

Modus FAIZIN mengarang cerita kalau ia ditodong pada Sabtu, (15/05/21) sekira pukul 17.00 wib saat sedang melintas menggunakan mobil dam truk merk mitsubishi canter warna kuning dengan no pol : BG 8512 BI di jalan Palembang - Jambi Desa Simpang Tungkal Kec. Tungkal jaya kab. Muba oleh orang tak dikenal nya.

Hari kedua nya, penyidik polri mengajak FAIZIN cek TKP mulai Dari awal, setelah selesai FAIZIN langsung di ajak ke Mapolsek untuk dimintai keterangan lanjut. 

Namun siasat FAIZIN ini akhirnya terungkap setelah Polisi melakukan penyelidikan di TKP sebanyak dua kali serta memberikan keterangan berbelit belit yang penuh kecurigaan Dan melakukan pemeriksaan saksi - saksi. 

Hari Selasa pagi, (18/05/21) FAIZIN di undang untuk datang kembali ke Mapolsek guna memberikan keterangan lanjutan, dengan suara gemetar FAIZIN akhirnya mengakui perbuatan nya bahwa ia telah membuat laporan palsu untuk menghilangkan jejak agar terhindar Dari membayar Lesing. 

Kapolres Muba Akbp Erlin Tangjaya, SH, S.ik melalui Kapolsek Tungkal Jaya Iptu Nirwan Haryadi, SH mengatakan, FAIZIN yang sudah ditetapkan sebagai pelaku mendatangi Mapolsek pada Sabtu, (15/05/21) Sore yang lalu. 

"Cek TKP 2 kali kita lakukan, kemudian kita tanya masalah tunggakan, akhirnya pelaku sendiri mengakui perbuatan nya" Ujar Kapolsek. 

Kapolsek menambahkan, saat penyidik menanyakan apakah mobil itu di bayar lunas atau masih kredit pelaku gugup Dan berbelit - belit. 

"Atas dasar penyelidikan Dan penyidikan, pelaku langsung kita tetapkan dalam kasus laporan palsu, untuk sementara mobil sudah kita Amanda" Tegasnya. 
Polres Muba, Infosekayu.com -Polres Muba  berhasil meringkus buronan kasus perampokan disertai pemerkosaan di salah satu rumah warga Dusun 1, Desa Babat Ramba Jaya, Kecamatan Babat Supat, Muba yang terjadi pada Selasa (11/5), sekitar pukul 02.15 WIB.

Pelaku dimaksud, Ardi (41), warga Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin. Ditangkap di Dusun 1, Kecamatan Babat Supat, Muba, Sabtu (15/5).

Kepada penyidik Satreskrim Polres Muba, tersangka mengaku bahwa dirinya tergiur dengan kemolekan AN, istri korban GS.

“Aku tergiur sama AN, dan memang sudah ku incar nian. Jadi, waktu mereka tidur di kebun, aku merampoknya dan sekalian memerkosanya,” katanya.

Kapolres Muba, AKBP Erlin Tangjaya SH SiK, membenarkan penangkapan terhadap pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) disertai pemerkosaan tersebut.

“Benar. Dalam aksinya, pelaku mengambil satu HP, dan memerkosa istri korban satu kali,” jelasnya.

Saat kejadian, kata Erlin, korban dan istrinya sedang tertidur di pondok kebun. Lalu pelaku masuk melalui jendela dengan menggunakan tangga, dan mematikan lampu dalam pondok tersebut.

“Kemudian pelaku membangunkan kedua korban sambil mengancam dengan senjata tajam jenis pisau, dan menutup mata serta mengikat tangan kedua korban,” jelasnya.

Saat itu, korban berusaha berteriak, akan tetapi diancam oleh pelaku sambil berkata ‘Diam, aku cuma mengambil barang dan HP’. “Tapi setelah itu pelaku membuka celananya, dan membuka pakaian dalam istri korban, lalu memerkosanya sebanyak satu kali,” terangnya.

Usai melampiaskan nafsunya, pelaku mengambil 1 ponsel merk Oppo dan 1 power bank sambil berkata ‘Tidurlah, diam, jangan banyak bergerak. Mamang balek dulu, terimakasih’.

“Pelaku langsung kabur membawa barang milik korban. Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp.3 juta, dan melapor ke Polres Muba,” ujarnya seraya menambahkan, saat ini pelaku telah diamankan dan masih dalam pemeriksaan. 

INFOSEKAYU.COM - Nasib tragis menimpa seorang perawat cantik bernama Eva Sofiana Wijayanti (33 tahun) di Desa Arjowilangun, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang.

Saat sedang beristirahat di Klinik Bunga Husada tempat ia bekerja, ia tiba-tiba didatangi oleh seorang pria, dan pria itu membakarnya hidup-hidup.

Berdasarkan kronologinya, pria itu mula-mula turun dari sepeda motor Honda Beat warna merah yang dikendarainya, lalu langsung menghampiri Eva.

Dari rekaman CCTV, pria itu diketahui memakai jaket dan helm serta masker untuk menutupi wajahnya.

Begitu menjangkau Eva, pria itu langsung menyiramkan cairan yang diduga bensin yang dibawanya dengan wadah berupa botol minuman ke arah wajah dan tubuh Eva, lalu menyulutkan korek api ke tubuh perempuan malang tersebut.

Sontak, Eva pun meronta-ronta kepanasan dan sekujur tubuhnya hangus terbakar. Eva Sofiana Wijayanti, perawat yang dibakar hidup-hidup di Malang. (Facebook)

Saat peristiwa itu terjadi, tidak ada orang yang melihat. Api segera dipadamkan oleh para pegawai klinik karena mendengar jeritan memilukan dari Eva.

Hingga saat ini, pelaku pembakaran masih diburuh oleh jajaran Polres Malang.

Sumber : INDOZONE.ID 

MUBA, INFOSEKAYU.COM  - Masyarakat kota Sekayu bisa sedikit bernafas lega setelah aksi pelaku jambret yang kerap kali beraksi di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan ini akhirnya ditangkap. Pihak Kepolisian Sektor Sekayu bersama warga berhasil menangkap satu dari dua pelaku.

Tersangka diamankan setelah petugas kepolisian dan warga mengepung tersangka usai melakukan aksi jambret Terhadap warga pejalan kaki di Jalan Lintas Sekayu – Pali di kawasan brang JM di Kota Sekayu. Tersangka yang terkepung akhirnya berhasil diamankan, sementara rekan pelaku meloloskan diri.

Tersangka akhirnya digelandang ke Mapolsek Sekayu dan diketahui dari pemeriksaan pihak Kepolisian Sektor Sekayu, tersangka merupakan otak dari kawanan pelaku jambret yang biasa melakukan aksi kejahatannya di wilayah Kota Sekayu.

“Tersangka berhasil kita amankan usai melakukan aksi kejahatannya dan tersangka ini merupakan target kami. Ternyata tersangka ini merupakan otak dari akai kejahatan jalanan,” ungkap Aiptu Arie, Kasium Polsek Sekayu.

Lebih jauh Arie menjelaskan, dalam melakukan aksinya tersangka terkenal sadis dan tidak segan melukai korbannya. Tersangka Adi dan komplotannya sudah sering melakukan aksinya di Kota Sekayu. Sementara satu rekan tersangka yang kabur saat ini sedang dalam pencarian petugas.

“Tersangka sudah sering melancarkan aksinya di wilayah hukum Sekayu. Satu rekan tersangka saat ini dalam pencarian dan identitas tersangka sudah kami kantongi,” imbuh Arie.

Sementara, tersangka pelaku jambret mengaku baru kali ini melakukan aksinya. “Baru ini pak saya melakukan,” ucapnya.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan satu unit sepeda motor jenis matik yang diduga digunakan tersangka dalam melakukan aksinya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana di atas lima tahun penjara. 

Sumber : kabar Sumsel 

MUBA, INFOSEKAYU.COM  - Setelah sempat menghilang, Bandar arisan bodong di kelurahan Mangun Jaya, kecamatan Babat Toman yakni Indri Apria Sari (23) akhirnya menyerahkan diri ke Mapolres Muba, Senin (19/4/2021).

Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SH SIK mengatakan, bahwa bandar arisan tersebut datang ke Mapolres untuk menyerahkan diri. 

“ Tersangka menyerahkan diri didampingi oleh pengacaranya. Hasil interogasi, tersangka mengakui dan membenarkan bahwa telah melakukan tindak pidana penipuan sejak September 2020 sampai Maret 2021,” kata Kapolres.

Dikatakan Kapolres, aksi tersangka terbongkar setelah salah satu korban yakni Herneti beserta 9 orang lainnya melapor ke Polres Muba. Dimana aksi tersangka terjadi pada Rabu 10 Februari 2121 lalu di Kelurahan Mangun Jaya Kecamatan Babat Toman.

“ Saat itu, tersangka mengiklankan arisan get lelang dan get duel melalui media sosial Whatsapp, Facebook dan instagram milik Tersangka. Lalu tersangka menyuruh korban menyetorkan uang arisan dengan janji akan memperoleh keuntungan yang akan dibayar pada tempo yang telah ditentukan oleh pelaku,” terangnya.

Ternyata, sambungnya, uang para korban yang dijanjikan pelaku tidak dibayarkan kepada para korban, atas peristiwa tersebut korban Herneti beserta sembilan orang lainnya mengalami kerugian sebesar Rp.596.490.000. Kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Muba.

Selain tersangka, juga diamankan barang bukti berupa dokumen dan kwitansi pembayaran arisan Get lelang dan Get Duel. Selain para korban di atas, terdapat pula korban Widia Kusuma dan 3 orang lainnya melaporkan tersangka atas kasus yang sama dengan kerugian Rp90.960.000.

“ Tersangka masih menjalani pemeriksaan dan kita sedang melengkapi fakta-fakta yang ada,” pungkasnya.
Palembang, Infosekayu.com  – Agung Saputra (26), warga Jalan Super Semar, Kecamatan Kemuning dan pasangan kekasihnya Robi alias Rossa yang kini buron, melakukan aksi perampasan telepon genggam milik anak-anak.

Aksi pasangan ini mirip sepasang kekasih homo ternama di Amerika Serikat, yakni Bonnie and Clyde yang  melakukan tindak perampasan handphoneterhadap anak-anak.

Aksi Agung Saputra dan Robi (DPO) dilakukan terhadap Della (8) saat sedang melintas di pinggir Jalan H Sanusi, Kecamatan Kemuning, Palembang pada Selasa (16/3/2021) lalu.

Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel, Kompol Pol Christoper Panjaitan mengatakan, pelaku tersebut merupakan sepasang kekasih homo.

Di mana kekasih Agus Saputra belakangan diketahui adalah waria.

“Korbannya ini anak kecil perempuan. Kita amankan (Agung Saputra –red) di kediamannya 12 April 2021. Saat kejadian anggota langsung melakukan penyelidikan dan didapatkanlah pelaku tersebut,” ujarnya kepada awak media, Rabu (14/4/2021).

Dikatakannya, tersangka Agung Saputra berperan sebagai eksekutor. Di mana saat kejadian korban Della berjalan sendirian di lokasi kejadian.

Saat mendekati korban ternyata ia sudah tertangkap basah oleh warga lainnya saat ingin merampas HP korban.

Kedua pelaku yang saat itu menggunakan sepeda motor matic, langsung kabur sehingga berhasil membawa handphone Samsung S8plus milik korban.

Dari keterangan pelaku bahwa HP tersebut dijualnya seharga Rp700 ribu.

Sementara itu, tersangka Agung Saputra membenarkan bahwa HP tersebut sudah dijualnya ke orang lain seharga 700 ribu.

“Bener Kak HP-nyo kami jual Rp700 ribu, duit buat aku samo Rossa. Duitnyo buat kami makan bersama,” ungkapnya.

Agung Saputra mengaku telah menjalani hubungan asmara dengan Rossa dua tahun lebih. Tak heran dia sangat takut kehilangan Rossa yang kini dalam pengejaran polisi.

Kompol Pol Christoper Panjaitan mengatakan, atas tindakkannya tersebut, tersangka Agung Saputra dijerat Pasal 365 KHUP dengan ancaman hukuman di atas lima tahun. 

Sumber : Sumselupdate.com 

Infosekayu.com – Organisasi Papua Merdeka atau OPM terus melakukan kekerasan di Papua. Baru-baru ini OPM tembak guru dan bakar sekolah di Papua.

Anggota OPM atau Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) menembak mati seorang guru di Kampung Julukoma, Distrik Beoga Kabupaten Puncak Papua pada Kamis (8/4/2021) pagi.

Dari informasi yang diperoleh korban bernama Oktovianus Rayo (43), merupakan guru SD di kampung Distrik Beoga Kabupaten Puncak.

Korban diduga tewas lantaran mengalami luka tembak di bagian rusuk kanan dan perut sebelah kanan.

Pasukan TNI-Polri masih memburu pelaku yang diduga KKSB pimpinan Sabinus Waker.

Kelompok ini diduga sebagai pelaku penembakan guru SD dan membakar tiga gedung sekolah serta rumah guru di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak.

Sabinus Waker DPO Sejak 2018

Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi, Kombes M Iqbal Alqudussy mengatakan, pasukan TNI-Polri saat ini telah berhasil menguasai wilayah Waker di Intan Jaya, kemarin.

“TNI-Polri akan terus bergerak, segera mungkin untuk mengejar KKSB,” ujar Iqbal seperti dikutip dari Antara, Jumat (9/4).

Diduga, KKSB pimpinan Sabinus Waker bergerak menuju ke Ilaga, Kabupaten Puncak.

Sabinus Waker merupakan bawahan dari pimpinan KKSB, Guspi Waker.

Saat ini, kelompok tersebut diduga lari ke daerah Beoga karena posisinya terdesak oleh pasukan TNI-Polri.

Selain menembak seorang guru SD, membakar tiga sekolah dan rumah guru, kelompok ini juga melakukan pemerasan terhadap warga Beoga.

Sabinus Waker sendiri sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Mimika sejak 2018 atas sederet kasus kejahatan yang dilakukannya.

“Pada 2018, Guspi Waker memberi perintah kepada Sabinus Waker melakukan penembakan di Mile 69 PT Freeport Indonesia di Tembagapura, dengan kerugian barang satu buah kendaraan WLP,” kata Iqbal.

“Polri telah melakukan uji laboratorium balistik terhadap senjata jenis steyer yang digunakan,” pungkasnya. 

(jawapos)

Polres Muba, Infosekayu.com  - Sebanyak 8 (Delapan) Paket yang diduga Narkotika Jenis Shabu dengan berat bruto 2,48 (Dua koma empat puluh delapan) Gram, berhasil diamankan dari PANCA GUNAWAN,(39), warga Kel.Sungai Lilin Kec.Sungai Lilin Kab. Musi Banyuasin.

Pengunkapan ini sendiri berkat informasi dari masyarakat yang sudah resah akibat perbuatan pelaku yang sering bertransaksi narkoba, berdasarkan informasi tersebut kita lakukan penyelidikan akan kebenaran informasi tersebut, Ujar kapolres muba melalui Kasat res narkoba Akp. Jon roni,SH. Selasa (6/4/2021).

Lanjut Jon, Pelaku kita amankan di kediamannya Pada hari Selasa,30 Maret 2021 sekira jam 22.50 Wib di Kel.Sungai Lilin Kec.Sungai Lilin.

Pada saat itu pelaku kita grebek sedang berada dikamar mandi, seakan mengetahu kedatangan kita pelaku langsung berlari ke dalam kamar mandi dan berusaha untuk membuang barang barang bukti nya kedalam kamar mandi, Ujuarnya.

Berkat kesigapan dari petugas kita pelaku Bersama barang bukti berhasil kita amankan, berupa  8 (Delapan) Paket yang diduga Narkotika Jenis Shabu dengan berat bruto 2,48 (Dua koma empat puluh delapan) Gram, serta barang bukti lainnya berupa 1 (Satu) Bal plastik klip bening, 1 (Satu) Buah plastik klip bening, 1 (Satu) Buah kaleng bekas wadah rokok warna merah, 2 (Dua) Buah pirek kaca, 1 (Satu) Buah sekop plastic, 1 (Satu) Buah jarum sumbu, 1 (Satu) Buah karet warna hitam.

Saat ini pelaku suda kita amankan guna penyidikan lebih lanjut dan akan kita jerat dengan pasal 114 ayat 1 sub 112 ayat 1 UU RI no. 35 Th. 2009 tentang narkoba dengan ancaman hukuman Maksimal 12 Tahun penjara, Pungkasnya.
Muba, Infosekayu.com  - Unit Reskrim Polsek Plakat Tinggi menangkap Satu Dari Dua orang pelaku Curat Sepeda Motor yang beraksi diwilayah dusun III Desa Sidorahayu B2 Kec Plakat Tinggi Kab Muba. 

Kapolsek Plakat Tinggi Iptu Indra Widodo, SH Mewakili Kapolres Muba Akbp Erlin Tangjaya, SH, S.ik . Mengatakan, pelaku iis Diana (24) Dan Ah (DPO) merupakan pasangan suami istri yang tinggal di dusun III desa rimba ukur C5 kec. sekayu. 

"Pelaku Dan DPO ini adalah pasutri, mereka ini sering beraksi" Kata Kapolsek pada tribratamubanews, Minggu, (21/21). 

Indra menjelaskan, kejadian terjadi pada Jum'at (19/03/21) sekira jam 02.30 wib, karyawan PDAM bernama Yudi Marfin, (34) ini menjadi korban pencurian sepeda motor milik nya yang diparkirkan dibelakang rumah nya sendiri. 

"Jumat subuh, pas Saya keluar mau lihat motor tidak Ada lagi, jadi Saya bersama warga Dan Polisi yang dihubungin langsung melakukan pencarian" Kata korban. 

Alhasil, satu jam Dari kejadian sepeda motor ditemukan di rumah pasutri tersebut Dan saat dilakukan penggerebekan oleh Polisi, pelaku Ah (DPO) langsung melarikan diri sedangkan iis langsung dibawa kemapolsek Plakat Tinggi. 

Menurut kapolsek, pelaku melakukan nya dengan cara merusak kunci kontak sepeda motor yang kemudian di bawa kabur. 

"Untuk kerugian korban ditafsir sebesar sekira Rp 5.500.00,- (lima juta lima ratus ribu rupiah)" Kata Indra. 

Akibat perbuatannya, Polisi menjerat Iis dengan Pasal 363 ayat 1 ke- 3, ke-4 KUHPidana, sedangkan pelaku DPO masih dalam pengejaran. 
MUBA, INFOSEKAYU.COM - Aparat Polisi Sat Res Narkoba Polres Muba menangkap Tiga Pengedar Sabu, Yakni Amiril, 39, Yudha Media,42, Musbairi, 45, Pada Rabu, (10/02/21) Sore.

Amiril ditangkap dikawasan Perumahan Pt. Indofood Dusun V Desa Mangsang Kec. Bayung Lencir  Kab. Muba. 

"Selain pelaku, barang bukti Narkoba juga kita amankan" Ujar Kasat Narkoba Polres Muba Akp Jonroni, SH, mewakili Kapolres Muba Akbp Erlin Tangjaya, SH, S.ik.

Jon menjelaskan bahwa awalnya Polisi mendapatkan informasi dari warga masyarakat perihal peredaran narkotika.

"Kita langsung lakukan penyelidikan, setelah tau posisinya kemudian kita grebek" Katanya.  

Warga Dusun I Desa Rantau Keroya Kec. Lais Kab. Muba terlebih dahulu di tangkap Sat res Narkoba dengan barang bukti Narkoba jenis Sabu hasil penggeledahan sebanyak 28 (Dua Puluh Delapan) Paket yang diduga Narkotika Jenis Shabu dengan Berat bruto 11,16 (Sebelas koma Enam Belas) Gram, 4 (Empat)  Buah Plastik Klip Bening yang disimpan didalam saku celana Dan 1 (satu) bilah sajam yang diselipkan dipinggang pelaku Pengedar. 

Tak sampai disitu, saat penyisiran sampai ke Rumah kosong yang bersebelahan Polisi juga dapat kan dua orang pelaku Yudha Dan Musbairi hendak pesta Sabu. Disitu Polisi juga menemukan 2 (Dua) Paket yang diduga Narkotika Jenis Shabu dengan Berat bruto  0,28 (Nol Koma Dua Puluh Delapan) Gram, 1 (Satu) Buah Pirek Kaca Yang diduga Berisikan Sisa Zat Narkotika Jenis Shabu Dengan Berat Bruto 1,20 (Satu Koma dua Puluh) Gram Dan satu Pucuk Senpi Rakitan laras pendek berikut 1 satu Butir Amunisi serta pisau. Keduanya merupakan warga Desa Mangsang Kec. Bayung Lencir  Kab. Musi Banyuasin. 

"Dari pengakuan keduanya, barang dibeli dari Amiril"kata Kasat lagi. 

Akibat perbuatan ketiganya dikenakan pasal 112 dan pasal 114 UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, pasal 2 ayat (1) UU RI No 12 tahun 1951 Dan Pasal 1 ayat (1) UU Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan Senjata Api tanpa hak Dan pasal 363 ayat.1 ke 3 dan 4 Kuhp. 
Polres Muba, Infosekayu.com  - Aksi main Tembak rudi warga Mangsang berakhir dibalik Jeruji besi. Pria ini diringkus unit reskrim polsek Bayung Lincir karena memiliki Senjata Api (senpi) Jenis laras Panjang. Perbuatan pelaku dilakukan pada Minggu, (7/3/21) sekira pukul 09.00 wib lalu. 

"Sudah kita amankan saat ini be serta barang bukti senpi nya, saat ini masih dalam proses penyidikan kita" Kata Kapolsek Bayung Lincir Akp Firmansyah, SH mewakili Kapolres Muba Akbp Erlin Tangjaya, SH, S.ik.

Andy menjelaskan, kronologisnya berawal Dari korban Sardo Hutabarat, 32, warga Desa Mangsang Kec. Bayung Lencir Kab. Muba hendak berburu bersama Anjing peliharaannya. namun saat melintas rumah pelaku Rudi Marbun, Anjing peliharaan antara pelaku Dan korban bertengkar sehingga korban saat hendak menombak justru dicegah pelaku yang Sudah mengarahkan senpira nya Dan mengancam ke Arah korban. 

"Korban setelah di ancam dengan senpira langsung pergi meninggalkan korban Dan melaporkan ke pihak Berwajib karena terancam"kata nya lagi pada tribratamubanews. 

Sambungya, hari rabu, (10/3/21) malam unit reskrim menangkap pelaku Rudi Marbun. Dari hasil intrograsi sementara, pelaku mengakui bahwa telah melakukan pengancaman kepada korban di depan rumahnya.

rabu tanggal 10 maret 2021 sekira pukul 20.30 Wib, TEKAB 204 Polsek Bayung Lencir melakukan upaya paksa terhadap tersangka RUDI MARBUN. Hasil interogasi pada saat dilakukan penangkapan tersangka mengakui bahwa telah melakukan pengancaman  dengan kekerasan Dengan menggunakan senjata api didepan rumahnya didesa Mangsang Kec. Bayung Lencir Kab. Muba, terhadap korban HUTABARAT, 

Akibat ulahnya ini, pelaku Dan barang bukti Satu pucuk senjata Api Laras panjang rakitan jenis kecepek telah di amankan. Pelaku dikenakan pasal 335 Ayat (1)  KUHPidana dan pasal 1 ayat (1) UU Darurat RI No.12 tahun 1951.

Ogan Komering Ilir, Infosekayu.com -Tim macan komering Polsek Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan menahan Dewi Asmara Binti M Said Saripudin (45) warga Desa Lebung Itam, KecamatanTulung Selapan, OKI lantaran meracuni Noni (61) yang tak lain adalah mertuanya sendiri.

Kejadian ini terjadi pada Minggu (7/3/2021) sekitar  jam 11.00 WIB, di desa Lebung Itam, kecamatan tulung selapan, OKI.

Kronologis kejadian Dewi Asmara memasukkan racun biawak jenis serbuk merk Fradan ke dalam masakan mertuanya berupa pindang ikan salai hingga menyebabkan mertuanya meninggal dunia.

Di lokasi kejadian terdapat juga sebanyak tiga ekor kucing yang mati usai menyantap ikan pindang yang dimasak korban.

Dugaan sementara kasus pembunuhan berencana ini dilakukan karena pelaku dan korban yang tinggal se rumah ini sering bertengkar.

Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Palupessy melalui Kapolsek Tulung Selapan OKI, AKP Eko Suseno mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari warga setempat bahwa ada yang meninggal dunia akibat keracunan.

“Mendengar informasi tersebut kita bersama team Macan Komering Polsek Tulung Selapan berangkat menuju TKP, di TKP ditemukan korban nama NONI telah meninggal dunia dengan mulut berbusa dan di luar rumah ditemukan beberapa ekor kucing yang ikut mati, sedangkan dalam rumah hanya tinggal pelaku Dewi Asmara bersama suaminya Aidul Fitri alias OTONG Bin ABAS dan ibu mertua tersangka NONI yang meninggal dunia,”ujar Kapolsek.

Dikatakannya, setelah ditanya ternyata tersangka mengakui bahwa dia yang telah memberikan racun biawak merk Fradan berupa bubuk dalam kantong plastik gula sebanyak 1 (satu) sendok makan yang kemudian dimasukkan ke dalam panci pindang salai masakan mertuanya.

Kemudian pindang tersebut dimakan oleh korban dan meninggal dunia di rumah tersebut tanpa sempat dibawa ke Rumah Sakit. “Saat ini pelaku yang hamper dihakimi warga telah kita amankan di Polsek Tulung Selapan,”ungkapnya.

Atas perbuatannya, pelaku terjerat kasus pembunuhan berencana dan akan dijerat dengan pasal 340 KUHPidana dengan ancaman 20 tahun hingga hukuman mati. “Kita juga sudah mengamankan barang bukti berupa Panci berisi pindang ikan salai, Piring dan sendok bekas makan berikut Photo 3 (tiga) ekor kucing mati,”jelasnya. 

Sumber : beritamusi.co.id