Articles by "Info Olahraga"
Tampilkan postingan dengan label Info Olahraga. Tampilkan semua postingan

Infosekayu.com  - Pebulu tangkis Jepang, Akane Yamaguchi bicara jujur setelah dipermalukan oleh wakil Indonesia, Bilqis Prasista di Piala Uber 2022.

Hasil mengejutkan datang dari partai perdana laga pemungkas Grup A Piala Uber 2022 antara Timnas Indonesia melawan Jepang, Rabu (11/5).

Juara Dunia 2021 sekaligus tunggal putri nomor satu dunia, Akane Yamaguchi tumbang di tangan pebulu tangkis muda peringkat 333 dunia, Bilqis Prasista.

Dalam laga yang digelar di IMPACT Arena, Bangkok, Thailand, Yamaguchi dipaksa tunduk melalui dua game langsung berdurasi 35 menit dengan skor 19-21, 19-21.

Kegagalan menyumbang poin untuk Timnas Jepang tentu menjadi pukulan besar bagi peraih medali emas All England 2022 tersebut.

Menanggapi kekalahannya, Yamaguchi secara terbuka mengakui kesalahannya yang gagal mengendalikan permainan dengan baik.

"Saya merupakan penyebab utama kekalahan saya. Saya tidak mengontrol pertandingan dengan cukup baik," tutur Yamaguchi, dilansir dari laman resmi BWF, Rabu (11/5).

Terlepas dari kekalahan tersebut, Timnas Jepang tetap berhasil mengakhiri laga dengan kemenangan 4-1 atas Indonesia.

Empat poin itu disumbangkan oleh Nami Matsuyama/Chiharu Shida, Sayaka Takahashi, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto dan Juara Dunia Junior, Riko Gunji. Jepang dan Indonesia dipastikan melaju ke babak perempat final sebagai juara dan runner-up Grup A Piala Uber 2022. (Genpi)

Jakarta, Infosekayu.com  - Bagas Maulana dan Kevin Sanjaya Sukamuljo mengaku tak mengalami kendala berarti saat dipasangkan untuk pertama kalinya pada ajang kompetisi resmi. Keduanya ikut menyumbang poin bagi Indonesia saat menghadapi Thailand pada babak penyisihan Grup A Piala Thomas 2022 di Bangkok, Thailand, Senin, 10 Mei 2022.

Bagas/Kevin, yang diturunkan pada partai keempat, menundukkan Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul dengan dua gim langsung 24-22, 21-11.

"Kalau kesulitan ya pasti ada, apalagi di pertandingan besar seperti ini. Tapi tidak canggung ya, karena di latihan sudah biasa. Tapi memang kalau di pertandingan memang hawanya berbeda, kami juga baru bisa enak di gim kedua," kata Bagas Maulana setelah pertandingan usai.

Perpaduan gaya permainan ritme cepat dan smes keras yang dimiliki Bagas/Kevin membuat perlawanan Peeratchai/Pakkapon mampu diredam hanya dalam waktu 33 menit.

Meski begitu, Peeratchai/Pakkapon juga sempat membuat ganda putra Indonesia kesulitan mempertahankan keunggulan. Pasalnya, Bagas yang bertipe pemukul keras kerap melakukan kesalahan akibat smes atau pengembaliannya yang menghajar net.

Sementara Kevin Sanjaya Sukamuljo yang bertengger di peringkat satu dunia bersama Marcus Fernaldi Gideon juga tak luput dari kesalahan.

"Saya kan baru main hari ini, masih agak kaget dengan kondisi lapangan yang masih berangin dan tadi lumayan kendur ritmenya. Gara-gara itu lawannya jadi berkembang dan berani menekan," tutur Kevin.

Sebagai evaluasi, Kevin yang masih belum tahu apakah akan kembali diturunkan saat menghadapi Korea Selatan mengaku akan lebih fokus dan berupaya menyajikan lebih banyak serangan.

"Ya paling hari lebih fokus di laga selanjutnya, karena tadi masih banyak kendurnya. Nanti harus lebih banyak menekan," kata Kevin.

Kemenangan yang ditorehkan Bagas/Kevin ikut memastikan Indonesia mengalahkan Thailand 4-1 pada pertandingan Grup A Piala Thomas itu. Satu-satunya poin yang lepas dari Indonesia adalah dari partai pertama, karena Anthony Sinisuka Ginting kalah. (Tempo.co) 

Sumsel, Infosekayu.com - Fajar Abdul Rohman, atlet cabang olahraga senam dari Sumatera Selatan (Sumsel), batal berangkat ke Hanoi, Vietnam untuk mengikuti ajang Sea Games.

Fajar Abdul Rohman adalah atlet cabang olahraga senam dari Sumsel yang meraih medali emas di PON XX Papua. Batalnya keikutsertaan Fajar di ajang Sea Games karena pemerintah tidak memiliki anggaran.

Kepala Bidang Binpres KONI Sumsel Meirizal Usra mengatakan, awalnya diminta menyiapkan atlet cabor senam dan loncat indah.

"Salah satu yang pasti itu ialah Fajar Abdul Rahman untuk atlet senam-nya untuk dikirim ke Sea Games nanti, tapi tahu-tahu batal,” kata Meirizal dikutip dari ANTARA.

Menurut dia, pembatalan tersebut terjadi setelah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memutuskan untuk tidak mengikutsertakan nomor pertandingan senam, dan loncat indah di SEA Games ke-31 itu atas pertimbangan keterbatasan anggaran.

“Menurut informasi yang kami terima salah satunya karena kurang anggaran dari pemerintah pusat hingga ke dua cabor itu tidak diikutsertakan di SEA Games Vietnam nanti,” kata dia.

Ia mengaku cukup kecewa dengan adanya pembatalan itu karena atlet yang terpilih tersebut sudah dipersiapkan secara fisik, mental dan teknik melalui pelatihan terpusat yang intensif di Palembang sejak awal tahun.

Apalagi, lanjutnya, keikutsertaan atlet Sumsel pada SEA Games Vietnam menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi daerah khususnya, memotivasi atlet-atlet yang lain untuk lebih giat berlatih.

“Tentu ini merupakan momentum sekali, sebab menurut catatan saya sejak SEA Games Filipina 2019 lalu belum ada delegasi atlet Sumsel yang terpilih,” imbuhnya.

Meski demikian ia memastikan program-program pelatihan atlet di semua bidang olahraga prestasi akan terus terlaksana, sehingga mereka bisa lebih siap menyongsong kesuksesan pada event pertandingan nasional ataupun internasional lain nantinya. (Antara)

Sekayu, Infosekayu.com - Kabupaten Musi Banyuasin sukses menggelar kompetisi sepakbola berupa Liga Muba Corporate Forum (MCF) U-20 Tahun 2022 atas kerjasama antara Askab PSSI Muba dan MCF.

Keluar sebagai juara liga ini adalah Kecamatan Sungai Keruh setelah mengalahkan Kecamatan Bayung Lencir pada laga final di Stadion Serasan Sekate Sekayu (29/3/2022).

Terdiri dari empat grup A, B, C, dan Grup D Liga yang memang bertujuan untuk mencari bibit pesepakbola berbakat putra asli Kabupaten Muba tersebut berhasil mendapatkan puluhan pemain terbaik dilakukan oleh tim Talent Scout. Yang kemudian para pemain itu diproyeksi untuk mengisi kesebelasan Persimuba dan MCF United pada ajang Liga 3 Indonesia.

Berikut nama-nama yang berhasil didapatkan dan diumumkan oleh Ketua Askab PSSI Muba Ahmad Toyibir pada acara ramah tamah dan makan malam bersama pengurus dan anggota MCF, dan Tim Finalis 4 Besar Liga MCF 2022 dengan Plt Bupati Muba Beni Hernedi SIP yang turut dihadiri Wakil Ketua I DPRD Muba Jon Kenedi, Dandim 0401 Muba Letkol Arh Fariz Kurniawan SST MT, Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy SH SIk sekaligus sebagai Kapten Manager pembina Bhayangkara FC Muba, Direktur Teknis Program MCF Rudi Murod, Para Asisten, Staf Ahli, Para Staf Khusus Bupati, Pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu Dede Abdul Halim, Camat, dan para atlet sepakbola, di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Selasa (29/3/2022) malam.

Dari Grup A ada M ridho dari Kecamatan Bayung Lincir, Khutimul Imron Bayung Lincir, Yusuf Bayung Lincir, M. Fahrul, Saputra Bayung Lincir, Andika Sungai Lilin, Sutrio Bayung Lincir, Karisma Ramadhan Sungai Lilin, Dimas Saputra Lalan, dan Aditia Warman dari Kecamatan Tungkal Jaya

Untuk Grup B, Arif rahbani dari Kecamatan Keluang, Riko Priadi Keluang, Aji Saputra Keluang, Mukasafa Keluang, Dwi Setiawan Keluang, M Aji Saputra Lais, Rully Lais, Wawan Sumadi Lawang Wetan, Rafli Sekayu, dan M. Riski dari Kecamatan Sekayu

Sementara dari Grup C dan D, M. Sepo Nugroho Kecamatan Sungai Keruh, Jalil Sungai Keruh, M. Misal Linus Sungai Keruh, Malik firzal Sungai Keruh, Esiska Setiawan Sungai Keruh, Romi dermawan Sungai Keruh, Risky Bayu Alfarizi Sungai Keruh, Anjali Rahman Jirak Jaya, Tri Cahyo Santoso Jirak Jaya, Wahyu Gilang Bhayangkara, Septian Bhayangkara, dan Safran dari Tim Bhayangkara FC Muba.

Plt Bupati Muba Beni Hernedi SIP yang sekaligus menutup gelaran Liga MCF sangat mengapresiasi atas suksesnya hajat yang cukup besar tersebut dimasa pasca pandemi Covid-19, berkat dukungan serta kolaborasi semua pihak, termasuk masyarakat, dan terutama MCF yang beranggotakan para pimpinan perusahaan beroperasi di wilayah Kabupaten Muba.

“Sukses nya liga ini atas kolaborasi dan kerjasama antar semua pihak, masyarakat juga, ini suatu hal yang positif bagi kabupaten kita. Saya kira tidak banyak ditempat lain, menyelenggarakan liga setelah selesai Corona Muba dengan zona hijau melakukan kegiatan seperti ini dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” ujar Beni.

Terkait dengan pemain yang disaring berhasil disaring, menurutnya dalam memunculkan talenta baru memang perlu diadakannya sebuah kompetisi seperti Liga MCF.

“Liga MCF ini bagian upaya kita untuk mencari bibit, memunculkan talenta dari dalam Muba sendiri untuk ditindaklanjuti atau masuk dalam pembinaan kesebelasan Muba U-20 , ini luar biasa sekali. Memang diperlukan kompetisi kalau tidak seperti itu dari mana kita harus melihat talenta, kalau tidak dari sebuah kompetisi,” tandasnya.

Ketua ASKAB PSSI Muba Ahmad Toyibir mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung penuh Liga MCF yang dimulai sejak 7 Februari 2022 sehingga berjalan dengan lancar.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran MCF. dengan adanya MCF ini, yang diisi para pimpinan perusahaan dapat menjadi wadah, dan menyumbangkan pemikiran mereka untuk kemajuan sepakbola di Muba. Diharapkan kedepannya MCF, tidak hanya mendukung sepakbola saja tapi juga cabor lainnya. Terimakasih juga kepada seluruh jajaran perangkat daerah yang telah mensupport kegiatan ini, baik tenaga kesehatan pihak keamanan, Sat Lol PP, TNI, Polri, para insan pers, dan penggiat medsos yang telah bersinergi selama ini mengekspos kegiatan dan sebagainya,” ucapnya.

Sementara itu Ketua Umum MCF Purwanto berikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Muba yang saat ini dinahkodai Plt Bupati Muba Beni Hernedi SIP yang telah menciptakan kemudahan berusaha dan iklim investasi kondusif. Untuk itu ia mengaku memang bertekad mensukseskan Liga MCF untuk yang pertama kali tersebut.

“Harapan kita, tentu harapan Pak Plt Bupati juga, dari liga MCF ini semoga jiwa sportifitas, disiplin, dan kebersamaan dapat menular kepada insan individu masyarakat Muba,” pungkasnya.


SEKAYU, INFOSEKAYU.COM - Final liga MCF di Stadion Bumi Serasan Sekate, Selasa (29/3/2022) berlangsung meriah dan sengit. Euforia penonton dari dua tim penuh sorak sorai menyemangati tim kebangaan masing-masing. 

Tim sepak bola Kecamatan Sungai Keruh berhasil meraih Piala Liga MCF 2022 setelah mengalahkan  Kecamatan Bayung Lencir  pada partai final. Sebagai juara, Sungai Keruh mendapat uang pembinaan Rp 25 juta, selanjutnya untuk peringkat 2 mendapat Rp20 juta dan posisi 3 meraih Rp15 juta.

Plt Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi SIP hadir secara langsung menyaksikan Final Liga Muba Corporate Forum (MCF). Turut didampingi Dandim 0401 Letkol Arh Faris Kurniawan SST MT, Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy, Kajari Muba Marcos Marudut Mangapul Simaremare, SH MHum, Ketua Pengadilan Agama Sekayu Waluyo SAg, Ketua Pengadilan Negeri Sekayu Ben Ronald P Situmorang SH MH, berserta Kepala Perangkat Daerah Muba yang terkait. 

Plt Bupati Muba Beni Hernedi mengungkapkan Liga MCF 2022 yang sukses dilaksankan tentunya menjadi ajang mencari minat bakat pemain. 

“Goal dari kegiatan ini mencari bibit atlet sepak bola yang akan kita persiapkan untuk Liga 3, kedepan Liga MCF yang akan datang terus di maksimalkan. Kepada juara selamat apa yang didapat menjadi motivasi bagi tim-tim lainnya,”jelasnya. 

Ketua Umum FPTI Sumsel ini menambahkan, pembinaan pemain sepak bola akan terus digencarkan guna mencetak pemain handal dan membawa nama harum Muba. "Ini kegiatan yang sangat positif," terangnya. 

Ketua Askab PSSI Muba Ahmad Toyibir, mengatakan pembinaan pemain sepak bola asal Muba akan terus dimasifkan dan salah satunya melalui liga MCF ini. "Terima kasih kepada Pemkab Muba terkhusus bapak Plt Bupati Beni Hernedi yang sangat komitmen dalam pembinaan pemain sepakbola di Kabupaten yang kita cintai ini," ujarnya. 

Sementara itu.Direktur Program Pelaksana Liga MCF 2022 Rudi Murod mengatakan, Laga Final terlihat begitu meriah, suporter kedua tim hadir dan memadati lapangan sepak bola kebanggaan masyarakat Bumi Serasan Sekate. 

"Jalannya pertandingan begitu sengit kedua tim sama-sama berusaha mencuri peluang untuk mencetak gol. Tapi sangat disayangkan Bayung Lencir harus terlebih dulu kebobolan lewat Tomy Kurniawan (25) pada menit ke 20, tidak lama berselang Malik Irzan (9) mampu menambah keunggulan Sungai Keruh, Babak pertama berakhir 2-0 untuk kemenangan Sungai Keruh" terangnya.

Lanjut Pada Babak Kedua, Bayung Lencir terus berusaha mengejar ketinggalan, keasyikan menyerang Gawang Bayung Lencir harus kembali ke bobolan lewat goal Muhammad Ali di menit ke 56, skor berubah menjadi 3-0.

"Berbagai upaya terus dilakukan anak-anak Bayung Lencir untuk memperkecil ketinggalan, akhirnya di menit ke 60 Joko Prihatin mampu membuka asa lewat golnya, skor berubah menjadi 3-1. Namun sungai keruh mampu kembali memperbesar keunggulan lewat kaki Jales Putra di menit ke 93, tidak lama berselang Joko Prihatin kembali berhasil mencetak gol untuk memperkecil ketinggalan, 4-2 skor berakhir hingga pertandingan usai" jelas Rudi

Pembina Sepak Bola Sungai Keruh, Edi Heryanto mengungkapkan keberhasilan tim Sungai Keruh merupakan berkat kerja keras yang ada. 

“Apa yang didapat hari ini merupakan kerja keras tim selama penyeisihan grup. Semoga pada Liga MCF selanjutnya tetap kita mempertahankan gelar juara,” jelasnya.

Infosekayu.com - Keberhasilan Bagas/Fikri mengalahkan Hendra Ahsan di final All England membuat BWF tersentuh.

Hal tersebut terlihat dalam unggahan di akun Instagram resmi BWF, tak lama usai Bagas/Fikri mengalahkan Hendra/Ahsan pada Minggu (20/3).

"Itu adalah pertandingan yang emosional," tulis BWF di kolom caption.

"Para junior bangga dengan kemenangan ini; di saat bersamaan The Daddies (julukan Hendra/Ahsan) bangga dengan pencapaian penerus generasi mereka," tambah BWF.

Apa yang dituliskan oleh BWF sejatinya bukan isapan jempol belaka, mengingat keberhasilan Bagas/Fikri juara All England 2022 bukan karena kebetulan saja.

Pasalnya, perjalanan Bagas/Fikri untuk menjuarai All England 2022 bisa dibilang sangat amat terjal.

Di babak 16 besar, Bagas/Fikri mengalahkan ganda putra andalan Malaysia, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi, yang juga peraih medali perunggu di World Badminton Championship (WBC) 2021 lalu.

Lalu di babak 8 besar All England 2022, Bagas/Fikri mengalahkan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, peraih medali emas WBC 2021.

Pada babak semifinal, Bagas/Fikri mengalahkan Kevin/Marcus yang merupakan unggulan nomor satu All England 2022, dan juara bertahan dari All England 2017 serta 2018.

Kemudian di final, Bagas/Fikri mengalahkan Hendra/Ahsan yang berstatus sebagai unggulan kedua dan jawara All England 2014 serta 2019.

Sumber : genpi.co 

PALEMBANG, INFOSEKAYU.COM – Sebanyak enam tim bakal berebut tiket pada kompetisi Piala Soeratin U-17 zona Sumsel, yang mulai dihelat di Stadion Talang jimar, Prabumulih, Selasa (11/1/2022).

Enam tim yang dibagi menjadi dua grup tersebut, mempertemukan PS Palembang, Persimuba dan Persegrata di Grup A dan Persipra Prabumulih, Persila Lahat, OKU timur di Grup B.

Terlihat jelas, perseteruan antara PS Palembang dan Persimuba kembali hadir pada Soeratin U-17 ini, setelah sebelumnya kedua rival ini bentrok di Piala Gubernur dan Liga 3 Indonesia zona Sumsel.

Manajer Tim Soeratin U-17 PS Palembang, Jimmy Alamsyah Putra mengatakan, pihaknya tidak memikirkan atau memilih PS Palembang harus berada di grup apa.

“Kami hanya fokus pada persiapan tim, bertemu dengan siapa pun termasuk Persimuba ya sama saja, tentu baik kami atau tim lain ya sama-sama ingin menang,” ujar dia, Senin (10/1/2022).

Jimmy mengungkapkan, secara teknis persiapan PS Palembang pada Soertain U-17 ini telah berjalan sesuai dengan program tim pelatih.

“Kami (PS Palembang) punya semangat baru. Setelah sebelumnya lolos zona nasional Liga 3 Indonesia, kami juga berharap di level junior ini bisa mendapatkan hasil yang sama, juara di Sumsel,” ungkap dia.

Pada laga pertama besok, Laskar Segentar Alam, julukan PS Palembang, akan menghadapi Persimuba pukul 13.30Wib di Stadion Talang Jimar, Prabumulih. Kemudian untuk partai kedua menghadapi Persegrata, Kamis (13/1/2022) pukul 15.30WIB. 

Sumber : fornews.co

Infosekayu.com - Singapura diduga berniat curang menjelang lawan Timnas Indonesia, pihak AFF pun turun tangan untuk mencegahnya.

Federasi Sepak bola Singapura (FAS) berulah menjelang laga antara Timnas Indonesia vs Singapura yang akan digelar di National Stadium, Singapura pada Rabu (22/12).

Hal ini bermula dari pemberitahuan resmi FAS yang melarang pendukung skuad Garuda untuk membawa bendera Merah-Putih ke dalam stadion di semifinal Piala AFF 2020.

Pemberitahuan yang dipublikasikan melalui Facebook FAS tersebut menjelaskan bahwa larangan tersebut terkait dengan hukuman Badan Anti-doping Dunia (WADA) terhadap Lembaga Anti-doping Indonesia (LADI).

Pengingat untuk semua teman-teman Indonesia yang menuju Stadion Nasional hari ini: Mohon diinformasikan bahwa Badan Anti-Doping Dunia (WADA) telah melarang bendera nasional Indonesia di semua acara olahrag," tulis FAS.

"Karena ketidakpatuhan terhadap Kode Anti Doping Sedunia. Kami ingin meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan," terangnya 18 Desember lalu.

Pengumuman tersebut sontak mendapat kritikan keras dari para pendukung Timnas Indonesia karena sebagaimana diketahui WADA tidak melarang adanya bendera di tribun penonton.

Bahkan pemberitahuan tersebut diduga menjadi cara FAS untuk menekan dominasi pendukung Timnas Indonesia dalam laga kontra Singapura mendatang.

Kemungkinan tersebut diperkuat, usai sebelumnya para fans Thailand diperbolehkan membawa bendera negaranya ketika tim berjuluk Gajah Putih tersebut melawan Timor Leste di Stadion Nasional, Singapura.

Namun, permasalahan ini segera ditangani oleh AFF yang merilis pernyataan resmi bahwa memperbolehkan pendukung Timnas Indonesia dan Thailand yang mendapat hukuman serupa untuk membawa bendera nasional.

Dalam pertanyaan yang dirilis pada Senin (20/12), AFF menjelaskan keputusan tersebut diambil setelah berkonsultasi dengan WADA dan Badan Anti-doping Asia Tenggara (SEARADO).

Sumber : GenPI.co 

Infosekayu.com - Dua tim penghuni grup A , Persimuba dan Persipra Prabumulih memastikan tiket melaju ke babak empat Liga 3 Zona Sumatera Selatan. Kepastian itu didapat setelah kedua tim sukses meraih kemenangan di laga pamungkas babak penyisihan grup. Seperti diketahui Persipra Prabumulih yang bertindak sebagai tuan rumah sukses menaklukan PSSL Bayung Lencir dengan skor 4-0.

Skuad besutan pelatih Edy Iswantoro itu mengumpulkan 5 poin hasil dua kali imbang dan sekali menang. Dengan hasil tersebut menempatkan Persipra di posisi runner up grup A.

Sementara itu Persimuba juga memantapkan langkah ke fase the Big Four, setelah sukses menaklukan PS Banyuasin 2-1 di Stadion Ria Jaya Pertamina, Minggu (12/12). 

Anak asuh Hendri Wicaksana sukses kumpulkan tujuh poin hasil dari tiga laga dengan catatan dua kali menang dan sekali imbang. 

Pertandingan berjalan seru. Kedua kesebelasan sama-sama saling jual beli serangan. Namun klub kebanggaan masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin berhasil unggul cepat saat laga baru memasuki menit 7 lewat aksi individu Azzaki. Pemain nomor punggung 14 berhasil melewati pemain belakang PS Banyuasin kemudian menceploskan bola dengan keras ke sudut kanan gawang.

Persimuba menambah gol pada menit 57 melalui kaki sang bomber Tomi Darmawan. Pemain nomor jersey 7 ini crosing ke arah gawang PS Banyuasin sempat ditepis penjaga gawang namun bola masuk ke jalannya sendiri.

PS Banyuasin sempat memperkecil kedudukan menjadi 1-2 pada menit 18 lewat gol Joko Suprihatin. Berawal dari tendangan sudut pemain nomor punggung 7 ini mampu heading bola sembari terbang, bola sempat ditepis penjaga gawang, namun bola tetap masuk.

Usai laga Hendri Wicaksana Pelatih Kepala Persimuba mengaku bersyukur. "Alhamdulillah, kita meraih kemenangan hari ini dan memastikan lolos ke babak empat besar," kata Hendri Wicaksana yang juga pelatih di PPLP-D Kabupaten Musi Banyuasin ini.

Lebih lanjut pria yang berprofesi sebagai guru olahraga di SMA N 1 Sekayu ini mengapresiasi perjuangan pemain di lapangan. "Anak-anak main sesuai skema. Anak-anak main dengan motivasi tinggi dan lebih sabar," sambung mantan pelatih Porwil Sumsel ini.

Pada Babak Empat Besar dengan sistem pertandingan setengah kompetisi Persimuba ditemani Persipra Prabumulih tinggal menunggu dua tim dari grup B yang sore ini juga melakoni pertandingan pamungkas. "Kita siap hadapi empat besar. Sama seperti hadapi babak sebelumnya tetap fokus dan all out setiap pertandingan. Bagi kami setiap laga adalah final," pungkasnya.

Sumber : rmolsumsel 


BATURAJA, INFOSEKAYU.COM - Kabupaten Musi Banyausin (Muba) berhasil menduduki posisi empat klasemen akhir di Pekan Paralimpic Provinsi (Peparprov) Provinsi Sumatera Selatan III, yang digelar di OKU Raya pada tanggal 5 - 13 Desember 2021.

Hal ini berdasarkan rilis panitia Peparprov Sumsel III, Kontingen Peparprov Muba berhasil mengumpulkan 22 emas, 28 perak dan 16 medali perunggu. Dengan hasil tersebut tim Peparprov berhasil melenggang di posisi 4.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Muba Muhammad Fariz SSTP MM melalui Kabid Olaraga Dispopar Muba Giri SPdi MSi mengungkapkan, hasil yang didapatkan tersebut merupakan capaian yang luar biasa bagi atlet Peparprov Kabupaten Muba. Sebab pada ajang Peparprov II yang dihelat di Kota Prabumulih 2019 yang lalu, tim Muba hanya mampu berada di posisi 3 (tiga) terbawah.

Namun, saat ini pada ajang Peparprov III yang di gelar di OKU Raya tim Peparprov Muba berhasil melenggang di posisi atas yaitu posisi 4 besar dari 14 Kabupaten Kota yang bersaing.

“Dengan hasil tersebut, adalah suatu kebanggan bagi kami, berkat perjuangan para atlet dalam memperebutkan medali sehingga mendapatkan hasil yang cukup memuaskan,” ungkapnya, Jumat (10/12/2021).

Dia juga mengungkapkan, bahwa pembinaan para atlet Peparprov sudah disiapkan dengan cukup matang.
“Kami lakukan kepada para atlet usai pelaksanaan Peparprov II yang digelar di Prabumulih 2019 yang lalu,” ungkapnya.

Dengan pembinaan yang dilakukan tim Muba berhasil mendapatkan hasil yang cukup memuaskan bagi kami,” tambahnya. 

Dikesempatan lain, Plt Bupati Muba Beni Hernedi SIP merasa bangga kepada atlet-atlet Peparprov Muba yang telah berjuang maksimal, karena yang di kirim merupakan atlet-atlet asli Muba yang di latih dan dibina sendiri.

"Segala prestasi dan capaian yang sudah didapat oleh merupakan hasil kerja keras dan sinergitas kita semua. Terimakasih kepada para Atlet Peparprov Muba yang telah memberikan yang terbaik mengharumkan nama Bumi Serasan Sekate," pungkasnya.
Baturaja, Infosekayu.com  - Pada hari ketiga setelah dibukanya ajang Peparprov Sumsel yang diresmikan oleh Gubernur Bapak Herman Deru, atlet dari cabor panahan (Archery) Muba turut serta menambahkan  pundi medali untuk kontingen Musi banyuasin (08/12/21).

Keysha Q,dz.(10) siswa Kelas V SD.N 08 Sekayu, Merupakan atlet panahan termuda di bawah binaan Dispopar Musi Banyuasin.
Walaupun usianya terbilang paling muda diantar atlet lainnya, Namun tidak membuat "Keysha" gentar  untuk ikut dalam ajang bergengsi tsb.
 "yang penting kita lomba dulu om, kala menang itu biasa yang penting Muba tetap juara..", ungkapnya....

Kadispopar Muba M. Fariz, SSTP, MM didampingi oleh Eko ketua NPCI muba memberikan motivasi kepada atlet Peparprov Muba yang bertanding di Baturaja, OKU dalam acara Peparprov III.

"Terus semangat, berusaha maksimal dan optimal - berikan yang terbaik bagi Kabupaten Musi Banyuasin, serta selalu kompak dan bersyukur karena kita adalah kesatuan keluarga", tutupnya.

Ibnu Mawarta sebagai pelatih archery Muba diwakili oleh Rani sebagai coach lapangan mengungkapkan perasaan bangganya karna Keke(Keysha) telah turut berpartisipasi menyumbangkan 2 perak dari nomer total kualifikasi dan nomer aduan, berjuang melawan tim musuh dari 14 kabupaten/kota lainnya yang ikut serta dalam ajang peparprov III sumsel.

Pertandingan digelar di halaman Gedung Olahraga (GOR) Baturaja OKU dan disaksikan oleh para penonton masyarakat Sumsel. Ayo sahabat NPCI Lover's, dukung atlet disabilitas dari daerah sahabat semua untuk berjuang di multi event olahraga disabilitas terbesar di Sumsel.
OKU, INFOSEKAYU.COM - Sebanyak 25 medali hari ini berhasil diraih oleh para atlet disabilitas Kabupaten Musi Banyuasin pada Pekan Olahraga Paralympic Provinsi (Peparprov) III tahun 2021, Selasa (7/12/2021). 

Menurut, Kepala Dispopar Muba Muhammad Fariz SSTP MM, sekaligus sebagai Pembina NPC Muba pencapaian dari para atlet pada hari ini sudah sangat baik. 

Tercatat dari Cabor renang berhasil mengumpulkan sebanyak 13 Medali. Adapun para atlet yang sudah berjuang mendapatkan medali pada hari ini yaitu, Anang Cik 50 M gaya bebas mendapatkan 1 medali perunggu. M Riski 50 M gaya bebas mendapatkan 1 medali perak. Eko Tirta 50 M gaya punggung mendapatkan 1 medali perak. Dea Aditya mendapatkan 1 medali emas 50 M gaya punggung. M Zaitun mendapatkan 1 medali perak 50 M gaya punggung. 

"Kemudian, Isro mendapatkan 1 medali perunggu 50 M gaya punggung. Anang Cik mendapatkan 1 medali perunggu 50 M gaya dada. M Riski mendapatkan 1 medali perak 50 M gaya dada. Eko Tirta mendapatkan 1 medali emas 100 M gaya punggung. M Zaitun mendapatkan 1 medali emas 100 M gaya bebas.
Dea Aditya mendapatkan 1 medali emas 100 M gaya bebas. M Riski mendapatkan 1 medali perak 100 M gaya bebas. Isro mendapatkan 1 medali emas 50 M gaya dada,"bebernya.

Sementara, dari Cabor Atletik ikut menyumbangkan 12 medali untuk Muba. 12 medali ini diraih oleh atlet atas nama Atur mendapatkan 1 medali emas pada 400 meter. Andri mendapatkan 1 Medali perak pada 100 meter. Yogi mendapatkan 1 medali perunggu pada 100 meter. Alpian mendapatkan 1 medali perak Lempar Lebing. Sahlan juga mendapatkan 1 medali perak Lempar Lebing. Dedi Andri mendapatkan 1 medali perak Lempar Lebing.

Dilanjutkan dengan atlet atas nama, Aprilia mendapatkan 1 medali emas Lempar Lebing. Maryana mendapatkan 1 medali perak Lempar Lebing. Suharsih mendapatkan 1 medali perak Lempar Lebing Iqbal 400 M mendapatkan 1 medali perunggu. Atun 400 M mendapatkan 1 medali emas. Alpian Lempar Cakram mendapatkan 1 medali emas. "Pencapaian yang sangat baik. Saya sangat bangga kepada para atlet ini yang sudah berjuang merebut medali untuk dibawa ke Muba,"ucapnya.

Plt Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi SIP, memberikan apresiasi kepada para atlet dari Cabor Renang dan Cabor Atletik yang sudah menorehkan banyak medali  pada hari ini.

"Terima kasih sudah memberikan yang terbaik. Ayo terus semangat untuk Kontingen Muba. Terus lakukan  kerjasama dan kerja keras yang baik agar bisa memperoleh banyak medali. Tetap jaga stamina dan kesehatan kalian,"ungkapnya.
OKU, INFOSEKAYU.COM - Opening ceremony Pekan Olahraga Paralympic Provinsi (Peparprov) III tahun 2021 resmi dimulai, Senin (6/12/2021) malam dan dibuka secara langsung dihadiri oleh Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru. 

Tercatat, ada sebanyak 57 atlet National Paralympic Committee (NPC) Muba yang siap berlaga dan memboyong medali pada ajang Pepaprov Sumsel.

Adapun Cabang Olahraga yang diikuti yaitu Cabor Atletik, Cabor Para Swimming, Cabor Chess, Cabor Para Table Tenis, Cabor Volleyball, Cabor Goll Ball, Cabor Para Archery dan Cabor Para Badminton. Kemudian untuk klasifikasi, Tuna Daksa, Tuna Rungu Wicara, Tuna Netra, Tuna Grahita, Celebral Palsy, Short Stature.

"Mari sama-sama kita dukung dan berdoa agar para atlet disabilitas kebanggaan Musi Banyuasin ini bisa bertanding dengan baik menjunjung sportivitas dan memperoleh banyak medali," ungkap Kepala Dispopar Muba Muhammad Fariz SSTP MM saat menghadiri opening ceremony Peparprov III di GOR Baturaja OKU, Senin (6/12/2021) malam. 

Sementara itu, Gubernur Sumsel H Herman Deru, mengatakan bahwa dirinya bangga kepada atlet disabilitas yang mampu mengharumkan nama Sumsel di Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) di Papua kemarin.

“Sehingga Sumsel mampu menempati posisi ke-9 di atas Jawa Timur. Hal ini dapat menjadi parameter keberhasilan olahraga di Sumsel,"ungkapnya 

Kemudian, Gubernur Sumsel ini juga mengapresiasi panitia telah lancar menggelar event, diakuinya event ini berjalan dengan meriah. Dia pun berpesan kepada semua atlet agar menjunjung sporivitas. 

“Acara ini tidak akan terselenggara dengan baik tanpa adanya kerjasama dari berbagai pihak, sehingga pembukaan Peparprov ini berlangsung dengan meriah dan ramainya antusias dari masyarakat,"ulasnya.  

Plt Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi SIP mengatakan, Pekan Olahraga Paralympic (Peparprov)
menjadi momentum dan panggung kesetaraan bagi atlet disabilitas. Selain itu, juga menjadi ajang unjuk kemampuan atlet disabilitas agar terus berprestasi mengharumkan nama daerah dan bangsa.

"Semoga para atlet disabilitas dari Kabupaten Musi Banyuasin yang ikut berlaga pada Peparprov dapat menampilkan yang terbaik,"ucap Beni.
Sekayu, Infosekayu.com - Kesiapan dua tim dari Muba di Kompetisi Liga 3 yakni PSSL Baylen dan Persimuba patut diacungi jempol. Acara yang juga dilakukan launching jersey kedua tim ini dihadiri oleh Plt Bupati Muba, Beni Hernedi. Acara yang digelar di kediaman Plt Bupati Muba, Minggu, (5/12/2021) diikuti oleh Kadispopar Muba M Fariz, Anggota DPRD FPAN yang juga penasehat PSSL Dedi,  Camat Bayung Lencir,M Imron, Camat Jirak Jaya, Yudi Suhendra, dan Plt Kadisbun Akhmad Toyibir yang juga Ketua ASKAB PSSI Muba hasil musdalub. 

Manajemen PSSL Baylen, Erik menyatakan terima kasih atas fasilitasi dari Plt Bupati Muba karena dalam waktu singkat bisa melakukan persiapan di Liga 3 dengan 27 pemain yang asli putra Baylen. 
" Kami siap menyaingi Persimuba. Mendampingi di final sebagai dua yang lolos. Kami sudah uji coba dengan sejumlah klub di Jambi dengan performa mantab. Laskar Elang siap jadi lawan tangguh di Liga 3 ini. Ada pelatih kami Pak Jumali, Kapten Tim Arie Kumaat, dan pembinaa tim Camat Baylen," kata Erik. 

Tak kalah lantang, pelatih Persimuba, Hendri menyebut timnya sangat siap. Tim yang didominasi punggawa Porprov ini sudah terbukti. 
"70 persen pemain peraih emas Porprov ada di sini ditambah 6 pemain luar. Semoga lolos ke Liga Dua. Kami bawa 20 pemain dikawal CEO dan Presiden Klub Akhmad Toyibir dan manager Giri. Kami Persimuba Senin menuju Prabumulih untuk pengenalan lapangan dan siap tanding," terangnya. 

Menghadapi lawan satu grup A yakni Palembang, Prabumulih dan PSSL Baylen, Hendri mematok target terbaik. 
" Kami tetap ingin nomor satu. Silahkan tim lain bersiap apapun yang terjadi di lapangan kami Laskar Mati Dem Asal Top tetap ingin menang dan ngetop," tandasnya. 

Senada, Manager Persimuba, Giri, menjabarkan aura juara timnya masih hangat usai membawa pulang emas Porprov 2021, membuatnya percaya diri dengan target lolos nasional. 
" Juara propinsi langsung 32 nasional. Jadi kami sangat siap," tambah Giri. 

Kapten Tim PSSL Baylen, Arie Kumaat mengaku tim yang dikomandoinya siap menatap lawan di Prabumulih. 
" Kami gembira dan tanpa beban menghadapi liga 3 karena persiapan sudah cukup. Kami akan fight menghadapi lawan termasuk Persimuba sendiri," kata Arie yakin. 

Kapten Tim Persimuba, Cahyo tak kurang yakin. Pemain gelandang Persimuba yang berhasil menjadi jawara Porprov 2021 yakin lolos ke bapak nasional. 

Senada, sayap andalan Persimuba Tomi, menyebutkan timnya akan gemilang melahap semua lawan. Alumni PPLPD Muba ini berharap Persimuba memenangi setiap laga. 

Presiden Klub Persimuba yang juga petinggi ASKAB PSSI Muba,  Akhmad Toyibir, mengawali dukungan untuk dua klub dengan mengucapkan selamat ulang tahun kepada Plt Bupati Muba, Beni Hernedi. 

" Ijin, saya melihat ada semangat luar biasa warga Muba dengan kesiapan dua tim PSSL Baylen dan Persimuba. Dari 9 klub di Liga Tiga  ini kita mendapatkan kehormatan dan kesempatan baik. Semoga dua klub ini lolos sampai 32 nasional," terang Ibir yang juga duduk sebagai Ketua ASKAB PSSI Muba hasil Musdalub. 

Dirinya juga menyebut saat ini SK Ketua ASKAB PSSI Muba menunggu dari Asprop. 

"Di sini saya bicara  sebagai presiden Persimuba meski tak ingin membedakan tim lain dari Muba. 
 Kita didukung Dispopar dan KONI Muba. Yang lebih penting support penuh diberikan Plt Bupati Muba Bapak Beni. Modal ini menjadi penambah semangat kami. Baik dalam persiapan tanding maupun dari sisi sponsor. Saya melihat PSSL Baylen sudah bergerak. Sedangkan untuk Persimuba kami tetap berharap support dari MCF, yang selama ini telah mendukung giat olahraga khususnya tim Muba Babel United. Saat ini juga kami mengumumkan bahwa Muba Babel United sampai peringkat 5 dan untuk detil akan disampaikan oleh Manager Tim Rudi Murod. Intinya, Khusus Liga 3 kita kirim 2 tim. Semoga lolos ke 32 besar nasional,. Ini hanya momentum awal untuk hasil sukses berikut" beber Ibir. 


Pendanaan Crowd System Untuk Sepakbola Muba

Plt Bupati Muba, Beni Hernedi, bersyukur saat ini langkah yang baik dari kesiapan dan peresmian dua kesebelasan untuk ikut Liga 3 sekaligus menjadi wakil Muba. 
"Syukur, Alhamdulillah. Kepada pengurus PSSI Muba, calon Ketua nya Plt Kadisbun Muba Akhmad Toyibir, Kadispopar Muba Muhammad Fariz, dan Dedi Zulkarnain Anggota DPRD Muba dari PAN yang juga pembina PSSL Baylen. Didunia ini tak ada olahraga sepopuler sepakbola. Dan di dunia ini tak ada yurisdiksi yang tak punya sepakbola. Orang main sepakbola dimanapun. Bahkan alien yang dari luar angkasa merasa aneh melihat dua kelompok 11 orang berebut bola disaksikan ribuan penonton. Sepakbola ini contoh kapitalisme kalau dari sisi ekonomi."

" Nah bagaimana di Muba? Sama. Sangat digandrungi. Baik pemimpin dan oleh warga Muba. Sebagai pembina cabang olahraga sering iri. Sepakbola selalu jadi primadona. Kata kuncinya prestasi. Sepakbola bola memang prestis. Industri sepakbola modern juga sudah ada di Indonesia. Ini terlihat dari kompetisi yang berjalan di Indonesia. Bahkan saking kental industrialnya maka banyak saluran tv kabel yang membeli hak siar. Sehingga sering diacak untuk penonton. Dalam sepakbola ini semua untung. Posisi pemerintah dalam industri sepakbola tak bisa terlibat pendanaan dalam liga pro. Maka jika dua tim ini lolos ke liga pro pemerintah termasuk camat tak bisa lagi terlibat pendanaan langsung.
Dimana sisi keuntungan pemerintah, tentu dalam rantai ekonomi. Baik dari sisi pajak maupun ikutan ekonomi yang bergerak."

Khusus soal Muba Babel United, Beni menyebut dari 2020 lalu bersama Pak Dodi bukan membeli klub tersebut. Tak ada satu senpun duit Pemkab Muba terpakai. 
" Kami hanya memanfaatkan atmosfer yang sangat nyaman bagi klub saat tanding. Ini peran yang kami ambil. Karena Babel United awalnya semacam sesak nafas dan kurang udara maka kami mengisi celah ini. Baik dari sisi lapangan, sponsor, dukungan dan lainnya. Aku ditugaskan Pak Dodi menjemput dan bicara dengan komitmen menciptakan atmosfer yang sangat nyaman bagi Babel United pindah home base di Muba. Termasuk pembiayaan profesional klub ini. Di sinilah lalu munculah MCF ( Muba Corporate Forum) sebagai pihak swasta untuk pendanaan olahraga termasuk sepakbola, Muba Babel United. Ini terdiri dari semua perusahaan yang ada di Muba, lembaga non pemerintah yang didirikan untuk mensupport olahraga. Tugasnya mendorong dan mendukung sepakbola profesional. Inilah rantai industri sepakbola modern di Muba," tandas Beni. 

Sifat MCF adalah gotong-royong dan tanpa patokan pasti. Ini dikarenakan karakter perusahaan dan masyarakat Muba yang spesifik, yang beda dengan daerah lain. Makanya kita sebagai pemerintah ikut membantu, merubah wacana agar perusahaan mau jadi sponsor. 

Ke depan, tandas Beni, jangan politik yang  dikedepankan dalam mengurus sepakbola. No leader, tak bergantung satu figur tapi sama rata, semua sama punya peluang menjadi sponsor. 

"Tapi klub harus siap transparan dan profesional. Ini yang harus kita ciptakan. Butuh sepuluhan miliar untuk di liga dua. Nah dalam konsep modern bisa dibagi banyak sponsor, crowd system, sehingga tak berat. Saya mensyaratkan ini untuk sebuah awal sepakbola modern profesional berbasis crowd system. Inilah industri sepakbola modern," tutupnya.
BATURAJA, INFOSEKAYU.COM – Kontingen National Paralympic Committee (NPC) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) meraih medali pertama Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) Sumatera Selatan (Sumsel) III-2021 di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dari cabang olahraga (Cabor) chess atau catur. 

Adalah Enrico Caesar Delano atlet catur NPC Muba yang sukses mempersembahkan medali perak di kategori B 1 atau tuna netra total perorangan putra. Enrico berhasil mengumpulkan dua poin atau hanya selisih satu poin dari Prasetio atlet NPC dari Kabupaten Muara Enim yang berhasil meraih medali emas. 
Pada perlombaan cabor catur yang di gelar di Sekretariat NPC OKU, Kota Baturaja, Kabupaten OKU, Sabtu (5/12/2021), Enrico tampil dengan menjanjikan mengalahkan Arif dari Kota Prabumulih dengan skor 1-0. Kemudian pada laga kedua dia tundukkan Deni Agus dari Palembang dengan skor 1-0. 

Namun sayang pada laga ketiga Enrico harus mengakui keunggulan Prasetio dari Muara Enim dan merelakan medali emas jadi milik atlet Muara Enim tersebut. Sementara medali Perunggu didapat Arif dari kota Prabumulih. 

“Saya bangga dan bersyukur bisa mempersembahkan medali perak untuk Kabupaten Musi Banyuasin. Saya sudah berusaha maksimal,” kata Enrico saat usai perlombaan. Enrico akan terus berusaha maksimal kedepan. Bukan hanya ajang Provinsi dia mengincar gelar internasional. 

“Target kalau bisa lolos Asian Paragames kedepan dan memperoleh medali,” kata pemuda yang masih kuliah di salah satu universitas di Malang tersebut. 

Sementara itu Apriyadi Pelatih Catur NPC Muba memberikan apresiasi atas capaian Enrico. "Kita bersyukur Enrico berhasil mempersembahkan medali meski hanya perak,” kata Apriyadi.

Masih kata Apriyadi ada tujuh atlet catur Muba yang turun di Peparprov 2021. Di nomor B 2 (tuna netra low vision) atau lemah penghilatan dua atlet Muba Mizuar dan Alfian harus bertemu lebih dulu. 

Sementara atlet putri NPC Muba Feni Novianti yang turun di kelas Tuna daksa harus mengakui keunggulan atlet Lubuklinggau dengan skor 0-1 pada laga pertama. 

Di pertandingan lain atlet putra NPC Muba Hendi Effendi juga meraih kemenangan 1-0 lawan Trimo dari PALI pada babak pertama.

"Catur ini ada tiga kategori yakni catur cepat, standar dan beregu. Catur bakal bertanding hingga 9 Desember nanti. Mudah mudahan bisa meraih medali lagi,” tukas dia. 

Di sisi lain Eko Tirta M Ketua NPC Kabupaten Muba mengatakan selain catur hari ini juga berlagak di cabor para Atletik. “Sore ini masih ada Atletik semoga bisa meraih banyak medali,” timpal dia.
MUBA, INFOSEKAYU.COM -Jelang tampil di Liga 3 Zona Sumatera Selatan, PSSL Bayung Lencir dan Persimuba melaksanakan Troffeo bersama Muba Babel United, di Lapangan Gelanggang Remaja kota Sekayu, Minggu (05/12).

Troffeo sendiri merupakan sebuah mini turnamen dengan peserta tiga tim atau turnamen segi tiga di mana setiap tim akan saling berhadapan dalam satu waktu, digelar dalam satu hari.

Pada pertandingan ini Kick Off dimulai pukul 08.30 WIB mempertemukan PSSL Bayung Lencir vs Persimuba, pertandingan yang dihelat 2x35 menit dengan format 11 vs 11 serta pergantian pemain bebas ini berjalan menarik, anak-anak PSSL Bayung Lencir berkali-kali membangun serangan, dengan ciri khas sentuhan dari kaki ke kaki, Laskar Lang berusaha membokar pertahanan Persimuba.

Hal serupa juga dilakukan Persimuba dimana Laskar Ranggonang langsung tancap gas, dari berbagai upaya yang dilakukan akhirnya di menit ke 20 Persimuba berhasil membuka keran gol mereka lewat titik putih setelah salah satu pemain Persimuba dilanggar dalam kotak pinalti. 3 menit berselang Persimuba kembali menambah keunggulan dengan skor 2-0 Persimuba memimpin atas PSSL Bayung Lencir.

Dipertandingan kedua Muba Babel United menghadapi PSSL Bayung Lencir, Muba United tampil begitu perkasa berkali-kali Muba Babel United memborbardir pertahanan PSSL Bayung Lencir, beruntung PSSL Bayung Lencir memiliki kiper yang begitu ciamik.

Muba United berhasil memimpin di menit ke 10, namun sesuatu yang mengejutkan terjadi dimana tendangan jarak jauh salah satu pemain PSSL Bayung Lencir berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Bukan Muba Babel United namanya jika tidak terus berusaha, menjelang menit akhir goal bunuh diri pemain belakang PSSL Bayung Lencir membuat Muba Babel United unggul 2-1.

Pada pertandingan terakhir Muba Babel United vs Persimuba, dimana Muba Babel United berhasil unggul dengan skor 1-0.

Manager PSSL Bayung Lencir Novriadi Sjamsuri mengatakan bahwa timnya banyak belajar pada pertandingan kali ini,"Ujicoba alhamdulilah sesuai ekspektasi, tinggal kita menatap liga 3, dengan waktu sesingkat ini kami yakin bisa menghadapi liga 3," katanya singkat.

Senada Pelatih Persimuba Hendri menyampaikan pertandingan hari ini menjadi pengukur kekuatan menjelang Liga 3,"Anak-anak tampil bagus, pada pertandingan ini kita menurunkan seluruh pemain," kata Hendri.

Terpisah Plt Bupati Muba Beni Hernedi SIP berharap tim yang akan berlaga di Liga 3 dapat mengharumkan nama Kabupaten Muba, serta menjaga sportifitas dalam pertandingan.

"Kami sangat mendukung dan apreasiasi yang tinggi untuk tim-tim kita yang akan bertanding di Liga 3 dalam waktu dekat ini. Kalian ini adalah pemuda terbaik yang akan mengharumkan nama Bumi Serasan Sekate. Untuk itu, bermain lah dengan sportif, dan berjuanglah secara maksimal," tutupnya .

Pertandingan Troffeo ini dihadiri Dandim 0401/Muba Letkol Arh Faris Kurniawan, Asisten Administrasi Umum Setda Muba Sunaryo, Kadisbun Achmad Toyibir Kadispopar Muba Muhammad Fariz, Camat Bayung Lencir Muhammad Imron, Camat Jirak Jaya Yudi Suhendra, Camat Sungai Lilin Agus Kurniawan, Camat Sekayu M Taisir Gunawan dan para suporter ketiga tim.

Sumber : oganpost.com
SEKAYU, INFOSEKAYU.COM - Usai memborong ratusan medali emas di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII Sumsel tahun 2021 dan berhasil menduduki juara runner up, kali ini Kabupaten Muba kembali mengirim sebanyak 57 atlet National Paralympic Committee (NPC) yang akan bertanding di ajang Pekan Olahraga Paralympic Provinsi (PEPARPROV). 

Sebanyak 57 atlet NPC Muba, Senin (29/11/2021) dilepas secara langsung oleh Plt Bupati Beni Hernedi SIP untuk bertanding secara sportif di ajang PEPARPROV Sumsel. 

"Pemkab Muba berkomitmen akan terus memperhatikan atlet-atlet olahraga di Kabupaten Muba tanpa adanya diskriminasi. Oleh karena itu para atlet National Paralympic Committee (NPC) Kabupaten Muba sebanyak 57 orang diikutsertakan pada event kedua kalinya Pekan Olahraga Paralympic Provinsi (PEPARPROV)," ujar Plt Bupati Muba, Beni Hernedi Pelepasan Kontingen Peparprov III Sumsel Kabupaten Muba, Senin (29/11/2021) bertempat di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate.

Beni mengungkapkan, atas nama Pemkab Muba mengucapkan selamat kepada atlet yang telah terpilih untuk mewakili Muba. Tentu tidak mudah untuk lolos dalam seleksi yang amat ketat, dan hanya sedikit putra-putri terbaik di Kabupaten Muba yang memiliki kesempatan untuk bisa mewakili Muba, agar dapat berlaga dan berjuang demi membela dan menjaga kehormatan Kabupaten Muba.

"Saya berpesan bahwa untuk mengatur dan mengorganisasikan kontingrn bukanlah pekerjaan yang mudah. Sehingga sangat dibutuhkan koordinasi, komunikasi intensif dan kerjasama tim, serta kekompakan untuk bisa menutupi segala kekurangan yang terjadi demi mensukseskan misi yang diemban,"ujar Beni.

Ketua FPTI Sumsel ini juga mengingatkan kepada kepala OPD yang mendapat tugas sebagai pendamping, agar dapat bertugas untuk memperlancar kegiatan transportasi, akomodasi, konsumsi dan tugas-tugas lain yang dibutuhkan dalam Perparprov III Sumatera Selatan.

"Saya ucapkan selamat jalankan tugas yang mulia ini dengan sebaik-baiknya, saya optimis akan hasil yang terbaik karena atlet-atlet selama masa persiapan telah dilatih dengan baik. Dengan demikian, insyaallah dengan semangat tinggi, doa dari seluruh masyarakat Muba dan pertolongan Tuhan, para atlet akan berhasil mengemban tugas yang penting ini,"pungkasnya.

Kepala Dispopar Muba sekaligus sebagai Pembina NPC Muba, Muhammad Fariz SSTP MM melaporkan, persiapan keberangkatan para atlet NPC menuju OKU Raya dilakukan melalui 
serangkaian kegiatan, yakni tahap rekrutmen dalam bentuk  klasifikasi dan seleksi awal.

Para atlet NPC akan berangkat pada 1 Desember 2021, karena pembukaan Peparprov III Sumsel akan dilaksanakan pada tanggal 3 Desember 2021 bertepatan dengan hari Disabilitas. Pelaksanaan Perpaprov akan berlangsung hingga tanggal 10 Desember 2021, bertempat di Kabupaten Ogan Komering Ulu.

"Adapun Cabang Olahraga yang diikuti yaitu Cabor Atletik sebanyak 16 Orang, Cabor Para Swimming sebanyak 5 Orang, Cabor Chess sebanyak 5 Orang, Cabor Para Table Tenis sebanyak 4 Orang, Cabor Volleyball sebanyak 7 Orang, Cabor Goll Ball sebanyak 3 Orang, Cabor Para Archery 1 Orang dan Cabor Para Badminton sebanyak 12 Orang.Kemudian untuk klasifikasi, Tuna Daksa sebanyak 29 Orang, Tuna Rungu Wicara sebanyak 9 Orang, Tuna Netra sebanyak 6 Orang, Tuna Grahita 2 Orang Celebral Palsy sebanyak 3 Orang, Short Stature sebanyak 4 Orang, Dengan keterangan 1 (satu) orang Atlet bisa ikut lebih dari 1 Cabang Olahraga,"paparnya.

Acara turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Muba Sugondo, Anggota DPRD Muba Karan Karnedi, Ketua Pengadilan Negeri Sekayu Ben Ronald P Situmorang SH MH, Pengadilan Agama Sekayu Waluyo SAg MHI, Pasi Pers Kodim 0401/Muba Kapten Inf M Yamin, Kasubbag Pembinaan Kejari Widodo Sudarsono SH, Ketua NPC Muba Eko Tirta M, Asisten II Setda Muba Drs Yusuf Amilin, Staf Khusus Bupati Bidang Pemuda dan Disabilitas Chandra Wijaya SH, Dansubdenpom Muba, Kapten CPM Agus Cahyono, Kepala Dinkominfo Muba Herryandi Sinulingga AP dan Kepala OPD lainnya.

OKU RAYA, INFOSEKAYU.COM - Usai sudah Pelaksanaan Pekan Olah raga Provinsi (Porprov) Sumsel ke-XIII, Ahad (28/11). Setelah sempat membuat Palembang sulit menduduki peringkat satu, akhirnya atlet Muba puas berada di posisi runner up dengan mengantongi 266 peraihan medali yakni 114 medali emas, 84 medali perak, dan 68 medali perunggu.

Tercatat, hanya berselisih enam medali emas dengan Kota Palembang, dimana Palembang mendapatkan 120 medali emas. "Selamat kepada seluruh atlet yang telah bertanding serta semua yang terlibat dalam membawa nama Muba dalam Porprov 13 OKU Raya," ucap Plt Bupati Beni Hernedi dalam siaran persnya.

Ketum FPTI Sumsel ini mengatakan, kontingen Muba sudah mempersiapkan dan berjuang sekuat tenaga dan sebaik-baiknya. "Kuncinya bukan pada kemauan untuk menang, setiap atlet dari daerah manapun memiliki kunci tersebut, yang terpenting adalah kehendak untuk mempersiapkan kemenangan dan spirit berjuang di arena tanding," ujarnya.

Ketua PMI Muba ini menambahkan, terpenting bagi Kabupaten Muba, atlet Muba sudah berjuang maksimal untuk nama baik daerah tanpa mencoreng. "Selain itu, pulang dengan selamat dan sehat sehingga serta menjadi patriot olahraga kebanggaan Bumi Serasan Sekate," ulasnya.

Ketua KONI Muba, Agus Raplen menyebutkan atlet Muba sudah berjuang maksimal dan juga mendapatkan hasil baik. "Untuk menjadi juara tentu keinginan setiap kontingen, terpenting Muba telah berhasil menunjukan bahwasannya menjunjung tinggi sportifitas adalah hal yang paling penting dalam pertandingan," ungkapnya.

Agus melanjutkan, KONI Muba juga telah mengucurkan bonus kepada para atlet Muba. "Bonus sudah diberikan dan akan diberikan bagi patriot olahraga Muba yang telah maksimal berjuang di Porprov Sumsel," bebernya.

Sumber : REPUBLIKA.CO.ID

OKU Raya, Infosekayu.com - Keputusan yang diambil soal juara bersama bagi-bagi medali emas cabang olahraga (cabor) bulutangkis menuai protes dari berbagai kontingen. Terlebih dari KONI Muba, yang menilai keputusan yang diambil tersebut tidak relevan. 

Diketahui, persoalan tersebut disinyalir karena adanya kecurangan yang dilakukan oleh kontingen daerah tertentu yang memakai atlet dari luar Sumsel untuk bertanding pada cabor Bulutangkis. 

Ketua KONI Muba Agus Raflen menyatakan keberatan pihaknya telah sesuai dasar atau buku pedoman yang ditetapkan sebelumnya dalam pelaksanaan Porprov ke-XIII OKU Raya. 

"Kita harus lihat aturan di dalam pedoman pelaksanaan Porprov yakni juklak dan juknis. Disitu dinyatakan bahwa untuk pelaksanaan Porprov ke-XIII adalah porprov pembinaan. Jadi tidak ada atlet yang berada diluar wilayah Sumsel, kalau ada itu langsung didiskualifikasi. Jadi tidak usah dikembangkan lagi, cukup satu itu," kata dia. 

"Jelas kan, karena aturan mainnya ada di aturan pedoman juklak dan juknis. Jika tidak ada kesesuaian kita kembali lagi ke buku pedoman," sambung dia. 

Dikatakannya, atas kejadian tersebut pihaknya dirugikan dengan keputusan PB Porprov yang menetapkan juara bersama kepada empat daerah. Pasalnya, kontingen Muba di cabor bulutangkis harus kehilangan potensi meraih medali emas.  "Kita merasa dirugikan karena disitu kita pasang target 2 medali emas dari 7 medali yang diperebutkan," tegasnya.

Disinggung adanya pernyataan PB Porprov XIII mengenai perpindahan atlet di cabang olahraga bulutangkis tersebut telah sesuai prosedur, Agus mengatakan, hal itu diperlukan pembuktian.  "Kita mungkin disitu dilihat dan dibuktikan bersama, jangan sepihak. Harus duduk bersama dengan seluruh Pengcab untuk dibuktikan," kata dia. 

Adanya rencana pemberian sanksi, Agus menuturkan, hal tersebut diserahkan pihaknya ke Pengcab. "Mereka (Pengcab) nanti bisa ke pengurus pusat. Kita dan kabupaten/kota lain yang menolak memiliki keyakinan dan memiliki data, sehingga berani melakukan hal tersebut. Untuk pembuktiannya kita lihat dari 12 Pengcab, mereka selanjutnya akan menyampaikan konfirmasi lebih lanjut baik ke Pengcab Provinsi dan PB Porprov," tandasnya. 

Sementara itu, dari kejadian tersebut, Panitia Pertandingan (PBSI Sumsel) meminta klarifikasi dari Panitia Besar Porprov Sumsel XIII OKU Raya 2021. Setelah dilakukan klarifikasi dan verifikasi oleh Panitia Besar Porprov (KONI Sumsel) bahwa atlet yang diduga berasal dari luar Sumsel tersebut dinyatakan Sah dan memenuhi syarat serta ketentuan oleh tim keabsahan KONI Sumsel sehingga dapat tetap mengikuti pertandingan Porporv Sumsel XIII OKU Raya 2021.

"Panitia bulutangkis PBSI Sumsel melanjutkan manager meeting dan technical meeting dengan telah dinyatakannya sah nya atlit diluar Sumsel dapat mengikuti Porprov Sumsel. Menyikapi hal tersebut, maka 12 kabupaten kota mengundurkan diri dari kegiatan Porporv Sumsel XIII OKU Raya 2021," ungkap Ketua Umum PBSI Sumsel, Amrullah SH MM. 

Ia merinci, Dua belas Kabupaten Kota yang mengundurkan diri diantaranya (Kab. Musi Banyuasin, Kab. Banyuasin, Kab. Musi Rawas, Kab. Musi Rawas Utara, Kab. Muara Enim , Kab. PALI, Kab. Lahat, Kab. Ogan Ilir, Kab. Ogan Komering Ilir, Kota. Pagar Alam, Kota. Lubuk Linggau dan Kota. Prabumulih).
Dengan adanya deadlock manager meeting tersebut, PBSI Sumsel melakukan pendekatan secara persuasif kepada semua pihak namun berbagai upaya yang telah dilakukan oleh PBSI Sumsel masih tidak dapat diterima oleh para pihak sehingga panitia cabor bulutangkis Porporv Sumsel XIII OKU Raya 2021 melaporkan kembali hasil pendekatan tersebut kepada panitia besar Porporv Sumsel XIII OKU Raya 2021 atas hasil tersebut.

"Dengan pernyataan mundurnya 12 kabupaten kota maka secara teknis, pertandingan cabor bulutangkis tidak bisa dilaksanakan, sehingga diputuskan pertandingan cabor bulutangkis pada kegiatan Porporv Sumsel XIII OKU Raya 2021 dibatalkan. 
Selanjutnya, panitia bulutangkis Sumsel mengusulkan kepada KONI Sumsel untuk tetap dilaksanakan pertandingan eksibisi yang akan diikuti oleh 4 kabupaten kota yang masih bersedia mengikuti Porporv Sumsel XIII OKU Raya 2021 diantaranya (Kab. Ogan Komering Ulu, Kab. Ogan Komering Ulu Timur, Kab Ogan Komering Ulu Selatan dan Kota Palembang)," ulasnya.

Ia menambahkan, tas kejadian pembatalan pertandingan bulutangkis di Porporv Sumsel XIII OKU Raya 2021 maka panitia pertandingan bulutangkis (PBSI Sumsel) melaporkan hal tersebut kepada panitia besar Porprov Sumsel XIII OKU Raya 2021 (KONI Sumsel). Mengenai sanksi atau apresiasi atas kejadian ini semuanya menjadi wewenang panitia besar Porporv Sumsel XIII OKU Raya 2021 (KONI Sumsel).

"Dengan adanya kejadian ini maka menjadi pelajaran penting bagi kita bersama, apabila kita akan menyelenggarakan pertandingan maka terkait regulasi mengenai pertandingan harus jelas dan disepakati bersama sehingga tidak ada yang dapat menolak dengan alasan apapun.

Tidak kalah penting karena kejadian ini bisa berdampak besar kepada para atlet bulutangkis yang dimiliki Provinsi Sumsel, maka kami menghimbau kepada semua pihak untuk bersama sama menjaga dan memberikan semangat kepada para atlet agar tetap fokus berlatih dengan lebih giat dan displin tetap terjaga, memberikan motivasi agar daya juang para atlit dalam bertanding tetap terpelihara dengan baik, lebih jauh lagi kita memikirkan nasib dan masa depan para atlet ini kedepannya jika nanti telah pensiun menjadi atlet kita berharap para atlet ini tetap bisa menjadi pelatih atau berkarya menjadi pegawai ASN, TNI, POLRI, dan BUMN," tandasnya.

Infosekayu.com - Pasca delapan pekan terbenam menempati juru kunci dan akhirnya berhasil keluar dari zona degradasi Liga 2 Indonesia Grup A 2021, Manajer Muba Babel United blak-blakan membongkar kunci kesuksesan Laskar Ranggonang.

"Ya kita tahu delapan pekan yang sulit buat Muba Babel United, kuncinya adalah kebersamaan tim, fighting spirit. Kemudian usaha yang semaksimal mungkin yang kita bisa, tentunya itu," ungkap Manajer Tim MBU yang baru, Rudy Murod.

Dengan perolehan 9 poin dari 9 kali bertanding, tim Muba Babel United asuhan Ibnu Grahan ini dipastikan aman dari degradasi.

Tinggal yang berkutat penentuan siapa yang bakal terdegradasi yakni KS Tiga Naga yang mengantongi 8 poin dari 9 kali bertanding dengan Semen Padang FC yang mengantongi 7 poin dari 9 kali bertanding.

"Kalau dari segi teknis kita melakukan beberapa perubahan seperti mendatangkan coach Ibnu Grahan."

"Kemudian ada beberapa pemain yang kita datangkan dan ini Alhamdulillah menjadi motivasi tersendiri, sesuatu yang menjadi Muba Babel United bangkit."

"Saya apresiasi sekali kerja keras tim, kerja keras manajemen kita bisa lebih baik ke depannya untuk menjadi kebanggaan masyarakat Muba dan secara umum masyarakat Sumatera Selatan," beber Pemilik Sport Event Management, brand BONGEN.ID yang selama ini kerap tampil sebagai staf Wabup Musi Banyuasin terutama banyak bergelut menyukseskan kegiatan olahraga hingga terlibat di MBU sebagai asisten manajer.

Bagi Muba Babel United laga sisanya alias laga pamungkas kesepuluh menghadapi tim tuan rumah PSPS Riau, Senin (29/11/2021) pukul 20.30 sudah tidak berpengaruh lagi untuk lolos tidak lolosnya ke babak berikutnya ataupun tidak lagi menentukan ada yang terdegradasi atau tidak.

Begitu juga peringkat tidak akan berpengaruh baik nantinya menang kalah ataupun seri. Posisi peringkat akan tetap PSPS Riau di peringkat ketiga.

Hanya saja bagi Muba Babel United kalaupun menang akan berakhir di peringkat keempat. Namun jika MBU kalah, sementara antara KS Tiga Naga atau Semen Padang FC jika salah satunya menang nanti maka tim itu akan menyalip MBU ke peringkat empat sekaligus aman dari degradasi.

Laga Semen Padang vs KS Tiga Naga Selasa 30-November 2021 pukul 15:15 nanti adalah laga hidup mati kedua tim ini.

KS Tiga Naga cukup satu poin saja sudah bisa dipastikan aman.

Sedangkan Semen Padang FC mesti mati-matian memenangkan laga untuk mencuri 3 poin tambahan agar tidak terjungkal degradasi ke Liga 3.

"Sejauh ini anak-anak dalam motivasi yang tinggi ya. Mungkin kita semua tahu bahwa leg pertama kita mengalami situasi yang sulit," terang pria kelahiran Palembang 13 Februari 1975.

Rudy yang mengaku keluarganya (anak dan istri) bertempat tinggal di 18 Land Res. Bandung menjelaskan, dengan tekad bulat perjuangan serta doa semua akhirnya kita bisa melalui ini dan tahun depan kita masih akan melakukan perbaikan-perbaikan terus untuk tim.

"Yang pasti sampai detik ini anak-anak, tim pelatih khususnya dalam satu rumah, satu saudara dan tetap akan fight di laga-laga selanjutnya," pungkas Rudy yang pernah menjadi atlet Diklat Bulutangkis Pusri. (Abdul Hafiz)

KLASEMEN PENYISIHAN II GRUP A

KLUB, MAIN, MENANG, SERI, KALAH, GOL, POIN

Sriwijaya FC 9 6 2 1 (13-4) 20

PSMS 9 4 4 1 (13-7) 16

PSPS 9 2 3 4 (7-9) 12

MBU 9 2 3 4 (5-9) 9

KS Tiga Naga 9 2 2 5 (9-15) 8

SPFC 9 1 4 4 (9-12) 7.

Sumber : Sriwijaya post.