Articles by "Piala Adipura"
Tampilkan postingan dengan label Piala Adipura. Tampilkan semua postingan

INFOSEKAYU.COM - Suasana berbeda tampak di Griya Pendopoan Serasan Sekate, pasca kembalinya Piala Adipura kategori Kota Kecil Terbersih se-Indonesia yang merupakan piala ke-XII diraih Kabupaten Muba, tampak di sudut tengah Pendopan ada spot photo booth Bupati Muba Dodi Reza Alex yang sedang memegang Piala Adipura.


Warga dan petugas kebersihan di Muba tampak berduyun-duyun mendatangi spot photo booth Dodi Reza tersebut. "Kapan lagi bisa selfie dengan pak Bupati Dodi Reza," ujar Fitri, salah satu warga Sekayu.

Senada dikatakan Yulizar, salah satu petugas kebersihan di Sekayu ini menyebut keberadaan photo booth itu bisa membuat ia bersama anak-anaknya mengabadikan foto bersama Bupati Muba Dodi Reza Alex. "Fotonya seperti asli, bisa disimpan di rumah," ungkapnya.

Sementara itu Kabag Humas Pemkab Muba Herryandi Sinulingga AP menyebutkan photo booth itu diperuntukkan bagi semua warga yang ingin mengabadikan foto bersama Bupati dan Piala Adipura. "Ini untuk semua warga Muba, kalau mau foto dengan pak Bupati dan piala Adipura silahkan datang ke pendopoan," tuturnya.

Menurutnya, keberadaan photo booth tersebut untuk mengakomodir euforia warga Muba dalam menyambut dan kesenangan warga Muba setelah dua tahun tidak mendapatkan Piala Adipura.

Akhirnya di tangan Bupati Dodi Reza piala penghargaan Kota Terbersih tersebut bisa diraih kembali. "Ayo kalau mau swafoto sama pak Bupati dan piala Adipura bisa langsung ke Pendopoan Griya Serasan Sekate," bebernya.

Diketahui, sebelumnya Kabupaten Muba sempat beberapa tahun absen tidak mendapatkan piala Adipura, namun kini kepercayaan untuk mendapatkan piala Adipura tersebut berhasil dikembalikan Bupati Dodi Reza Alex dengan Tim Pemkab Musi Banyuasin melalui OPD yang bersinergi.

Untuk memenuhi indikator penilaian dan piala Adipura ini merupakan Piala Adipura yang ke-12 diraih Kabupaten Muba yang diserahkan secara langsung oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla kepada Bupati Muba Dodi Reza bersama 118 Kepala Daerah se-Indonesia yang berhasil meraih penghargaan Adipura.

"Meski Adipura kali ini penilaiannya lebih ketat dari tahun-tahun sebelumnya, Alhamdulillah Muba bisa memenuhi penilaian tersebut. Penghargaan Adipura ini berkat komitmen semua warga Muba yang terus menjaga kebersihan di tempat masing-masing," ujar Bupati Muba.

Lanjutnya, Adipura sekarang ini meningkat karena selalu berevolusi dari tahun ke tahun tentang pengelolaan lingkungan. Jika dahulu penghargaan adipura kategorinya hanya Terbersih tetapi sekarang tentang pengelolaan lingkungan. "Untuk ke depan salah satu penilaian secara berkelanjutan ialah bagaimana mengelola secara berkelanjutan," tambahnya.

Dodi menyebutkan, saat ini Muba sebagai kota kecil terbersih, salah satunya dalam pengelolaan sampah dan strategis daerah bisa di implementasikan setiap lini khususnya dalam pengurangan sampah plastik di kota.

"Sehingga Musi Banyuasin bisa mendapatkan apresiasi tertinggi dalam pengelolaan isu lingkungan dari penghargaan Adipura secara berkelanjutan," urainya.

Dikatakan Dodi, selain dinilai dari kebersihan kota, keberhasilan dalam pengelolaan TPA, ada beberapa program yg diwajibkan oleh KLHK seperti program tiga bulan bersih sampah dan tidak kalah pentingnya Pemkab Muba harus menyusun Dokumen Jakstrada (kebijakan dan strategi daerah dalam pengelolaan sampah rumah tangga atau sampah sejenis rumah tangga).

"Dimana kegiatan ini lebih dititik beratkan pada pengurangan sampah dari sumber seperti berawal dari rumah tangga dan sumber penghasil sampah lainnya dan pemerintah juga dituntut untuk berperan dalam penanganan sampah," terangnya. /red/


INFOSEKAYU.COM - Suasana akrab dan gembira tampak jelas saat Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin didampingi Ketua TP PKK Muba Thia Yufada menyambut arak-arakan piala Adipura ke-XII yang diraih Kabupaten Muba dan diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla 14 Januari 2019 di Auditorium Dr Sujarwo Gedung Manggala Wanabakti Jakarta Pusat.


Ratusan petugas kebersihan atau yang akrab dikenal pasukan orange di Muba membaur dengan bangga atas peraihan piala Adipura kategori Kota Kecil Terbersih se-Indonesia itu, tak pelak rasa bangga pasukan orange ini diabadikan dengan swafoto bersama Bupati Dodi Reza dan Ketua TP PKK Muba Thia Yufada.

Pada kesempatan menyambut arak-arakan piala Adipura tersebut, Bupati Muba dan Ketua TP PKK turut didampingi Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, Ketua DPRD Muba, Abusari, SH, MSi, Dandim 0401 Letkol Arm M Saufudin Khoiruzzamani, SSos, Kajari Muba Maskur, SH, MH, Ketua PA Sekayu Saifullah Anshari, SAg, MAg, Wakapolres Muba Kompol Ade Ardiansyah, SIP, Perwakilan PN Sekayu Christopel Harianja, SH yang menyambut piala Adipura di Griya Serasan Sekate, Jumat (18/1/2019).

"Ini peraihan Adipura tersulit dan terberat, penghargaan Adipura kali ini seleksinya sangat ketat, Alhamdulillah Muba lulus dalam penilaian. Terima kasih saya ucapkan kepada warga Muba khususnya petugas kebersihan yang ada di Muba," ujar Dodi Reza.

Menurutnya, capaian penghargaan Adipura ini harus dipertahankan bahkan ditingkatkan. "Tentu ini tidak bisa dipisahkan dari dukungan warga Muba dan khususnya petugas kebersihan yang tak kenal lelah siang dan malam menjaga kebersihan di bumi Serasan Sekate ini," ungkapnya.

Lanjutnya, ke depan dirinya bersama DPRD Muba akan berencana menerbitkan Peraturan Daerah pembatasan penggunaan plastik untuk menekan angka atau volume sampah plastik serta mengalokasikan dana untuk insentif tambahan bagi petugas kebersihan di Muba.

"Perda itu nantinya diharapkan dapat efektif dan maksimal menekan angka volume penggunaan sampah plastik, dan dari sisi kesejahteraan petugas kebersihan akan ditambah insentifnya karena merekalah garda terdepan untuk menjaga lingkungan," jelasnya.

Penggerak dan Pembina Olahraga Terbaik se-Indonesia ini juga menambahkan, saat ini Muba sebagai kota kecil terbersih, salah satunya dalam pengelolaan sampah dan strategis daerah bisa di implementasikan setiap lini khususnya dalam pengurangan sampah plastik di kota.

"Sehingga Musi Banyuasin bisa mendapatkan apresiasi tertinggi dalam pengelolaan isu lingkungan dari penghargaan Adipura secara berkelanjutan," urainya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Muba Andi Wijaya Busro menyebutkan dengan diperolehnya piala tersebut, terhitung sejak kepemimpinan H Alex Noerdin sudah 12 buah Piala yang diterima Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin.

"Penghargaan tersebut sebagai lambang Keberhasilan Pemkab Muba dalam menciptakan kota yang bersih, nyaman dan asri, pembangunan berkelanjutan dan adanya kerjasama serta peran aktif masyarakat sehingga penghargaan tersebut kembali diterima," tuturnya.

Hikmawanto (29) salah satu petugas kebersihan di Muba mengaku semenjak kepemimpinan Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin dukungan untuk menjaga kebersihan di Muba sangat gencar dan kesejahteraan petugas kebersihan sangat diperhatikan.

"Terima kasih pak Dodi bersama-sama kami telah mengembalikan piala Adipura kembali kepangkuan bumi Serasan Sekate," pungkasnya.

Pada rangkaian arak-arakan piala Adipura tersebut, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin juga menghibur petugas kebersihan di Muba dengan bernyanyi bersama diiringi Home Band dan juga pada kesempatan itu Dodi Reza membagikan sepeda dan merchandise menarik lainnya untuk petugas kebersihan. /red/

INFOSEKAYU.COM - Penghargaan Kota Kecil Terbersih yang diterima langsung oleh Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin akan dilakukan penyambutan untuk diarak keliling Kota Sekayu (Jumat pagi pekan ini) Sebagai wujud Syukur atas kerja keras Pemerintah dan masyarakat dalam mengembalikan Piala di Bidang Lingkungan tersebut yang sempat tak diraih dua tahun terakhir.


"Ini berkat usaha dan dukungan semua pihak, saya ucapkan selamat kepada masyarakat khususnya kepada petugas kebersihan yang dengan ikhlas, bekerja keras, memelihara dan menjaga lingkungan sehingga Predikat Kota Kecil Terbersih kita raih kembali," ujar Sekretaris Daerah Muba saat memimpin Rapat Persiapan Penyambutan Piala Adipura Periode 2017-2018 bertempat di Ruang Rapat Serasan Sekate, Selasa (15/1/2019).

Apriyadi mengatakan, arak-arakan ini akan dibuat meriah namun tidak berlebihan. sebagai momentum dan bagian dari sosialisasi atas kinerja Pemerintah dan kerjasama masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

"Mudah-mudahan penghargaan ke 12 ini akan terus memicu kita untuk menjaga lingkungan tetap nersih, sehat, asri dan berkelanjutan," harapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Muba Andi Wijaya Busro melaporkan sebelum melaksanakan arak-arakan penyambutan Piala Adipura akan dilakukan kegiatan jumat bersih berupa gotong royong dikantor masing-masing.

Lanjutnya, Piala Adipura akan diarak keliling Kota Sekayu pada hari Jumat pagi dengan rute start di Tugu Adipura-Jalan Merdeka-Simpang JM-Simpang Rumah Pintar dan finish di Pendopoan Bupati.

"Di Pendopoan akan dilaksanakan penyerahan Piala dari Bapak Bupati kepada Petugas Kebersihan serta mendengarkan Testimoni Petugas Kebersihan dan sambutan Bupati Muba," jelas dia.

Dengan diperolehnya piala tersebut, terhitung sejak kepemimpinan H Alex Noerdin sudah 12 buah Piala yang diterima Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin. Penghargaan tersebut sebagai lambang Keberhasilan Pemkab Muba dalam menciptakan kota yang bersih, nyaman dan asri, pembangunan berkelanjutan dan adanya kerjasama serta peran aktif masyarakat sehingga penghargaan tersebut kembali diterima. /red/


INFOSEKAYU.COM - Kabupaten Musi Banyuasin di bawah komando Bupati Dodi Reza Alex Noerdin akhirnya berhasil mendapatkan kepercayaan dan memenuhi penilaian untuk kembali mendapatkan Penganugerahaan Adipura.


Penyerahan piala Adipura dijadwalkan berlangsung pada Senin (14/1/2019) di Auditorium Dr Sujarwo Gedung Manggala Wanabakti Jakarta Pusat, dan akan diserahkan langsung oleh Wapres RI Jusuf Kalla kepada Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin.

Diketahui sebelumnya, Kabupaten Muba sempat beberapa tahun absen tidak mendapatkan piala Adipura. Namun kini kepercayaan untuk mendapatkan piala Adipura tersebut berhasil dikembalikan Bupati Dodi Reza Alex Noerdin dengan Tim Pemkab Musi Banyuasin melalui OPD yang bersinergi untuk memenuhi indikator penilaian dan piala Adipura ini merupakan Piala Adipura yang ke-12 diraih Kabupaten Muba.

Hal ini merujuk pada surat undangan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya Nomor: UN.4/PSLB3/PS/PLB.0.01/2019 perihal Undangan Penganugerahan Adipura untuk Kabupaten Muba.

"Ya, rencananya Penganugerahan Adipura akan diterima secara langsung oleh pak Bupati Dodi Reza," ungkap Kabag Humas Pemkab Muba, Herryandi Sinulingga AP, Jumat (11/1/2019).

Lanjutnya, untuk kategori piala Adipura yang diraih kali ini masuk ke Kategori Kota Kecil Terbersih. "Untuk di tingkat Sumatera, Muba mendapatkan piala Adipura bersama 33 Kabupaten/Kota se-Sumatera, sedangkan di Sumsel ada 8 Kabupaten/Kota yang mendapatkan Adipura," ucapnya.

Sebelumnya, untuk kembali meyakinkan meraih piala Adipura ini Pemkab Muba sangat gencar menjaga kebersihan dan menyebar kotak pembuangan sampah di setiap sudut kota serta sosialisasi kebersihan bersama warga-warga hingga ke pedesaan.

Sementara itu, Kepala DLH Pemkab Muba Andi Wijaya Busro menyebutkan kali ini Muba berhasil mendapatkan piala Adipura Kategori Kota Kecil Terbersih. "Penganugerahan ini akan memotivasi seluruh masyarakat Muba untuk menjaga kebersihan secara bersama," pungkasnya. /red/



INFOSEKAYU.COM - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menargetkan pada tahun ini Bumi Serasan Sekate untuk bisa mendapatkan Piala Adipura. Oleh sebab itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin mengajak semua pihak untuk komitmen menjaga kebersihan.


Bahkan, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Musi Banyuasin berkoordinasi dengan pihak Banwaslu Muba untuk menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) liar.

"Kalau ada APK liar segera untuk ditertibkan, terlebih APK tersebut dipasang di tempat yang bukan seharusnya," ujar Bupati Muba di sela audiensi bersama Komisioner Banwaslu Muba di Guest House Griya Bumi Serasan Sekate, Rabu (10/10/2018).

Sementara itu, Ketua Banwaslu Muba, Muhammad Syarkani mengatakan pihaknya akan meningkatkan sinergi bersama Pemkab Muba untuk menjalankan aturan.

"Terkait APK yang melanggar akan kami tindak tegas dengan berkoordinasi bersama pihak Satpol PP," tegasnya.

Ia menambahkan, pihak Banwaslu bersama Pemkab Muba akan bersama-sama mengawal dan mewujudkan Pemilu 2019 yang aman, damai, dan sejuk. "Kita akan kawal bersama-sama untuk mewujudkan hal tersebut," pungkasnya. /red/


INFOSEKAYU.COM - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin targetkan meraih kembali piala adipura ke-12 pada tahun 2018, yang mana gagal pada tahun 2017 setelah mendapatkannya di tahun 2016.


Komitmen tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin Drs H Apriyadi MSi saat memimpin rapat yang dihadiri para Asiste, Staf Ahli Bupati, dan Kepala Perangka Daerah Muba di Auditorium Pemkab Muba, Rabu (19/9/2018).

"Tahun 2017 lalu lepas, di tahun ini adipura harus kembali ke Muba kita coba raih lagi predikat sebagai kota kecil terbersih, oleh karena itu diperlukan kerjasama kita agar hal tersebut bisa tercapai," ujar Sekda.

Sekda juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat tim penilai tingkat nasional piala adipura akan turun ke kabupaten kota untuk melakukan penilaian, untuk itu ia menghimbau kepada seluruh perangkat daerah agar menjaga kebersihan lingkungan kantor.

"Tim penilai akan turun ke kabupaten kota di Sumsel, untuk itu kita harus saling mengingatkan, karena penilaian tahun ini berbeda degan tahun-tahun sebelumnya ada beberapa indikator selain kebersihan kali ini juga barkait dengan pola perilaku masyarakat," imbuhnya.

Dinas Lingkungan Hidup Muba Andi Wijaya Busro SH MHum mengatakan Muba termasuk dari enam kabupaten kota di Sumsel yang dinilai tim adipura nasional tahun 2018.

"Penilaian verifikasi dilakuasn setelah daerah lolos dari Penilaian 1 bulan Maret, dan Penilaian 2 bulan Juni 2018 lalu. Dari 17 kabupaten kota di Sumsel ada enam yang lolos yakni OKI, OKU, OKU Timur, Muara Enim, Lahat, Palembang, dan Muba," tuturnya.

Lanjutnya titik-titik yang menjadi penilian tim diantaranya, pasar, perumahan, bank sampah, ruas jalan dalam kota, Sungai Musi, RSUD, terminal, tempat peribadatan, taman, dan perkantoran.

"Mohon kerjasama semua pihak untuk menjaga kebersihan di tempat-tempat yang an dinilai tersebut, supaya Piala Adipura bisa kita raih kembali," pungkas Andi. /red/