Articles by "Sadar Pajak"
Tampilkan postingan dengan label Sadar Pajak. Tampilkan semua postingan

INFOSEKAYU - Berbagai cara dilakukan Pemkab Musi Banyuasin (Muba) melalui Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Muba untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Terbaru BPPRD meluncurkan program "Papa Darling" yakni Pelayanan Pajak Daerah Keliling.


Program ini pun sudah dimulai Rabu kemarin (10/8/2019) pertama kali dilaksanakan di Desa Linggosari (B3) Kecamatan Sungai Lilin. Dihadiri langsung kepala BPPRD Muba H Riki Juanaidi AP Msi, Sekretaris BPPRD Ardiansyah SE MM, Kabid Penagihan dan pembukuan Solekhan AS, selain itu ada juga Sekcam Sungai Lilin Affendi Darojat SH MH dan juga Kades Linggosari.

Tidak hanya louncing pihak BPPRD langsung memberikan pelayanan juga di Desa Berlian Makmur Kecamatan Sungai Lilin. Masyarakat yang merupakan wajib pajak terlihat antusias mengikuti program ini, mereka hadir bersama pemerintah desa untuk membayar PBB, selain itu ada juga perwakilan rumah makan dan hotel.

Terpantau antusias masyarakat yang memanfaatkan pelayanan ini terlihat dari banyaknya wajib pajak yang membayar. Berdasarkan data dari petugas BPPRD, sekitar 700 lebih wajib pajak membayar dgn pendapatan lebih dari Rp 350 juta

Kepala BPPRD, H Riki Junaidi AP, Msi, dalam sambutannya menjelaskan program Papa darling merupakan terobosan baru dan pertama kali dilaksanakan di Muba dengan mengambil tempat di Desa Linggosari Kecamatan Sungai Lilin.

Dijelaskannya tujuan kegiatan ini adalah memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam hal pelayanan pajak sehingga wajib pajak tidak perlu repot-repot datang ke bank ataupun ke Sekayu untuk membayar pajak.

"Di samping itu masyarakat yang sudah membayar bisa langsung mengantongi bukti lunas pembayaran pajak, sehingga masyarakat akan semakin bersemangat membayar pajak yang akhirnya berdampak dengan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD)," jelasnya.

Lanjutnya, Program Papa Darling ini, akan berlanjut dan rutin berkeliling kedesa-desa dalam Kabupaten Muba. Pemerintah desa tinggal berkoordinasi untuk menentukan tempat dan jadwalnya,  nanti petugas akan datang untuk memberikan pelayanan.

 "Termasuk pelayanan di Sungai Lilin hari ini, jika memang belum seluruhnya selesai nanti petugas kita akan datang kembali," tegasnya.

Dijelaskan Riki ada 4 pelayanan yang dilaksanakan, pertama adalah pendaftaran objek pajak baru, validasi data, pendataan dan juga pembayaran. "Masyarakat tidak hanya membayar saja namun juga bisa memanfaatkan hal lain seperti validasi data serta pendaftaran pajak baru yang dikomandoi langsung oleh pak sekretaris," jelasnya.

Riki mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pelayanan pajak keliling ini sebaik mungkin, karena ada kejutan menarik yang sudah disiapkan.

"Mari bayar pajak daerah di pelayanan keliling dan dapatkan doorprise yang akan diundi pada acara gebyar pajak daerah berupa umroh, sepeda motor, kulkas, TV LED dan hadiah menarik lainnya," jelasnya.

Dalam kesempatan terpisah,  Bupati Musi Banyuasin, H. Dodi Reza Alex Noerdin memberikan apresiasi atas diluncurkannya program Papa Darling oleh BPPRD Kabupaten Muba, guna mempermudah masyarakat untuk membayar pajak sebagai warga negara yang baik.

"Terima kasih kepada masyarakat yang sudah membayar pajak tepat, waktu karena dengan membayar pajak berarti masyarakat telah berkontribusi aktif dalam pembangunan di Muba," jelasnya.

Sementara itu Kepala Desa (Kades) Linggosari Siswadi menjelaskan pemerintah desa sangat menyambut positif dengan adanya terbosan ini. Menurutnya dengan pelayanan jemput bola sangat membantu masyarakat.

"Kami sangat merasa terbantu, karena masyarakat tidak perlu repot datang ke bank, selain itu lebih bisa langsung mendapatkan bukti lunas pembayaran pajak," jelasnya.

Herman salah satu warga mengaku sangat terbantu dengan adanya program pelayanan keliling. "Selama ini kami sering lama mendapatkan bukti lunas PBB. Kadang kala itu sangat dibutuhkan untuk pelayanan, nah kalau bayar langsung seperti ini bisa langsung dapat," tutupnya. /red/


INFOSEKAYU.COM - Membentuk generasi penerus yang sadar akan pajak di Kabupaten Musi Banyuasin dinilai penting ke depan, untuk menambah pendapatan asli daerah (PAD) disamping sistem dana bagi hasil dari sektor pertambangan minyak bumi dan gas, yang berperan sebagai salah satu sumber dana untuk pembangunan di Muba.


"Oleh sebab itu kita selalu menggalakan sektor pajak sebagai sumber PAD Kabupaten Muba," ujar Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Muba H Ibnu Saad, SSos, MSi, mewakili Bupati Musi Banyuasin pada acara Spektakuler 2018 dalam rangka Peringatan Hari Oeang Republik Indonesia ke 72 dan hari pekan ekslusif pajak, yang diselenggarakan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Sekayu di Stable Berkuda Sekayu, Rabu (7/11/2018).

Lanjutnya, Pemkab Muba menyambut baik keberadaan KPP Pratama di Sekayu untuk membantu meningkatkan perekonomian Kabupaten Muba.

"Pada kesempatan ini kami mengajak hadiri sekalian untuk menundukan kepala sejenak lalu mendoakan 21 orang pegawai jajaran Kementrian Keuangan RI yang menjadi korban kecelakaan Pesawat Terbang Lion Air JT 610," seru Ibnu.

Perlu diketahui hari Oeang RI diperingati setiap tanggal 30 Oktober, hari dimana Indonesa memiliki mata uang sendiri yakni Oeang RI (ORI) sebagai alat pembayaran yang sah. Hari itu juga ditetapkan sebagai hari berdirinya Kementrian Keuangan RI.

Kepala KPP Pratama Iskandar Zulkarnain yang membuka secara langsung kegiatan tersebut mengatakan, sebagian besar APBN dari perpajakan, artinya tiap pembangunan di seluruh Indonesia bersumber dari uang pajak. Seperti pembangunan gedung sekolah, subsidi pemerintahan, pengadaan fasilitas kesehatan, pembelian alat pertahanan, serta pembiayaan pasca bencana.

"Tahun 2017 capaian pajak tidak mecapai 100% itu menunjukan masih rendahnya kesadaran pajak di Indonesia. Program pembangunan tersendat akibat ketidakpatuhan kita membayar pajak," ungkap Iskandar.

Untuk mempersiapkan kesadaran pajak kedepan di Indonesia sambungnya budaya sadar pajak perlu ditanamkan sejak dini.

Peringatan hari Oeang ini juga diisi dengan berbagai perlombaan, yakni lomba mewarnai tingkat TK, menggambar, pidato, dan lomba band. /tra/