INFOSEKAYU.COM - Sebanyak 1000 murid Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) khususnya di Kota Sekayu, menyikat gigi bersama pada Acara Bakti Sosial Bulan Kesehatan Gigi Nasional 2018 dengan Tema “Lindungi Kesehatan Gigi Keluarga dan Resiko Gula Tersembunyi”, melibatkan anak-anak siswa SD di Musi Banyuasin, bertempat di Stable Berkuda Sekayu, Kamis (29/11/2018).


Kegiatan Sosialisasi kesehatan Gigi dan Mulut tersebut bertepatan pula dengan peringatan Hari Guru Nasional ke-47.

Menurut laporan Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Muba, Drg Daisy Risviany SPOG menjelaskan, diselenggarakannya kegiatan sikat gigi bersama bagi siswa-siswi SD ini berguna untuk memupuk kesadaran sejak usia dini akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Selain itu guna menekan indeks penyakit pada Gigi dan mulut (Prevalensi karies) pada masyarakat khususnya pada anak.

"Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan gigi dan mulut, selain itu dalam rangka mendukung program pemerintah  untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat. Dalam kegiatan ini kami kampanyekan sikat gigi dua kali sehari, setelah 21 hari  kegiatan ini selanjutnya akan dilakukan evalusi untuk menghitung kembali indeks prevalensi karies pada anak," jelasnya.

Mewakili Bupati Muba, H Dodi Reza Alex Noerdin, Sekretaris Daerah Kabupaten Muba, Drs H Apriyadi, MSi membuka langsung acara tersebut. Dalam sambutannya dikatakan, kegiatan menyikat gigi bersama yang dipionirkan pada anak-anak bertujuan untuk memupuk kebiasaan sehat kepada anak usia dini.

"Menyikat dan menggosok gigi minimal sehari dua kali, kebiasaan ini harus kita tumbuh kembangkan kepada anak-anak, kepada pihak PDGI cabang Muba dan Sumsel, serta pihak swasta yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini kami ucapkan terimaksih. Saya minta kepada PDGI Muba, agar kebiasaan semacam ini terus dilakukan," ujarnya.

Lanjut Sekda, ke depan inovasi bagi tenaga pendidik, bagaimana caranya, agar disekolah-sekolah dasar di Muba setiap pagi anak-anak sebelum mulai pelajaran mereka diajarkan kejujuran untuk menggosok gigi.

Ini tantangan inovasi, jika berhasil tentu kita telah berhasil memupuk kesehatan, kebiasaan dan kejujuran bagi anak-anak. Ini tantangan dan tawaran dari kami Pemkab Muba, asal kita punya keinginan, kekompakan dan inovatif pasti bisa dilaksanakan.

Sementara itu Ketua PDGI Sumsel, Drg Andika Sitasari SPOG mengatakan bulan kesehatan gigi nasional merupakan komitmen antar Persatuan Dokter Gigi dan Asosiasi Persatuan Perguruan Tinggi Kesehatan Gigi di indonesia yg didukung pihak uniliver. Bulan gigi kesehatan nasional ini dilaksanakan bekerjasma dengan berbagai sekolah dan dukungan Pemkab setempat.

"Untuk di Sumsel, 48% masyarakat yang menderita prevalensi karies, tentu menjadi tugas besar kita bersama, tidak terlepas di Kabupaten Muba. Pada kegiatan ini selain penyuluhan, cara menyikat gigi yang benar pun harus kita sosialisasikan. Yang perlu dicermati rata-rata masyarakat Sumsel memiliki lima gigi berlubang, Melalui kegiatan ini, lindungi kesehatan gigi dari resiko gula yang tersembunyi, karena mayoritasnya pada umumnya penyebab karies gigi adalah itu," pungkasnya. /red/

Share To:

Post A Comment: