Top News


INFOSEKAYU.COM - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muba menyalurkan bantuan logistik berupa  perlengkapan bayi, perlengkapan makan serta tas bagi korban banjir Trans SP 3 Desa Air Balui Kecamatan Sanga Desa.


Kepala BPBD Kabupaten Muba, Indita Purnama, SSos, MSi, mengatakan, pihaknya telah memberikan bantuan yang diperlukan masyarakat, bantuan tersebut diterima secara langsung oleh Kepala Desa setempat. Adapun jumlah KK/jiwa yang terkena dampak banjir yaitu 41 KK / 139 jiwa.

"Selain telah menyalurkan bantuan logistik, kami juga telah melakukan koordinasi dengan Dinas Instansi terkait untuk menyalurkan bantuan yang diperlukan masyarakat misalkan sembako ataupun bantuan obat-obatan," ujarnya.

Dijelaskannya, kondisi saat ini, aktivitas masyarakat setempat tidak berjalan seperti biasanya dikarenakan banyaknya genangan air yang menutupi bahu jalan, sehingga masyarakat setempat menggunakan perahu untuk beraktivitas sehari-hari.

Sementara itu Sementara itu salah satu warga Amir mengungkapkan rasa syukur atas aksi tanggap tim BPBD Kabupaten Muba yang telah menyalurkan bantuan bagi masyarakat korban banjir di Desanya.

"Kami ucapkan terima kasih kepada Pemkab Muba, bantuan logistik berupa perlengkapan bayi dan makanan telah kami terima dan segera akan kami distribusikan kepada masyarakat korban banjir," ucapnya. /red/


INFOSEKAYU.COM - Satuan Fungsi Binmas Polres Muba menggelar Forum Group Discussion (FGD) Kapolres Muba bersama Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Daerah dan Tokoh Pendidikan guna menangkal dan mencegah perkembangnya paham Radikalisme dan anti Pancasila di Bumi Serasan Sekate, Rabu (20/2/2019).


Dalam kegiatan yang digelar di ruangan meeting Hotel Ranggonang Sekayu tersebut, Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, SE, MM, menuturkan kegiatan Forum Group Discussion dilaksanakan untuk bersama-sama menjaga keamanan wilayah, khususnya di Kabupaten Musi Banyuasin.

"Kami mengajak kepada seluruh Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Daerah dan Tokoh Pendidikan se-Kabupaten Musi Banyuasin untuk mencegah berkembangnya paham Radikalisme dan anti Pancasila di wilayah Musi Banyuasin serta menjaga kamtibmas dan kestabilan wilayah Kabupaten Musi Banyuasin," ajak Kapolres.

Kapolres wanita pertama di Musi Banyuasin itu juga melanjutkan, “Banyak  penyebab munculnya radikalisme. Bisa dari pendidikan, politik, ekonomi dan sosial budaya. Karena ada pihak-pihak yang memanfaatkan kesempatan dari segi kurangnya faktor pengetahuan, bahkan sampai melakukan pencucian otak dengan faktor kurangnya kebutuhan ekonomi masyarakat. Bisa juga memanfaatkan Narkoba. Maka dari itu, mari bersama-sama kita cegah guna memperkuat persatuan dan kesatuan Bangsa dan Negara juga dalam menjaga kedaulatan NKRI,” demikian urai Kapolres.

Dalam kesempatan ini ketua MUI, H Thamrin, MPd I, juga memberikan arahan bahwa tugas dan peran MUI, yakni membantu pemerintah, dalam mengeluarkan fatwa-fatwa. Dan terkait perkembangan paham radikalisme, kita harus paham apa itu radikalisme, yakni dari bahasa asing radict. Munculnya paham dari ajaran agama, memakai al Hadist yang berasal dari Rasulullah SAW.

“Mencegah munculnya paham Radikalisme, diharapkan harus melibatkan pihak MUI karena sebelumnya tidak dilibatkan dalam mencegahnya untuk menjaga wilayah khususnya Musi Banyuasin yang damai, aman dan sejuk,” ujarnya. /red/



INFOSEKAYU.COM - Pengedar Sabu berhasil diamankan aparat kepolisan Unit Reskrim Polsek Keluang Polres Musi Banyuasin di Jalan Umum Keluang – Mekarjaya Kecamatan Keluang, Selasa (19/2/2019) sore.


Diceritakan sebelumnya, Kapolsek mendapat laporan dari masyarakat bahwa telah terjadi kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor dan satu unit mobil Daihatsu Xenia No Pol BG 1273 MP yang mengakibatkan korban meninggal.

Tersangka langsung melarikan diri dengan mobil nya, kapolsek yang mendapatkan informasi langsung memerintahkan Kanit Res Polsek Keluang Ipda Budi Mulya, SIP, MH, dan anggota untuk memimpin cek TKP, sesampainya pelaku sudah melarikan diri.

Personil langsung menyisiri wilayah Keluang dan didaptlah kendaraan dengan pemilik bernama Rudi Maryadi (43) warga Talang Kacang RT 01 RW 02 Kecamatan Banyuasin III Kab. Banyuasin langsung diamankan.

Pada saat dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap mobil pelaku, ditemukanlah barang bukti berupa satu paket diduga narkotika golongan 1 jenis sabu, satu buah pirek yang dibungkus tisu dan plastik warna hitam yang disimpan pada laci dashboard mobilnya.

"Benar kita telah menahannya. Tersangka sebelum kecelakaan habis mengedarkan barang dengan pelanggan yang bertemu di jalan umum Keluang," sebut Kapolres Musi Banyuasin AKBP Andes Purwanti, SE, MM, melalui Kapolsek Keluang Iptu Sapta Eka Yanto, SH, MSi. /red/
 


INFOSEKAYU.COM - Gerebek perjudian dadu guncang di Dusun V Desa Mangsang Kecamatan Bayung Lencir, satu pelaku berhasil diamankan aparat Unit Reskrim Polsek Bayung Lincir Polres Musi Banyuasin, Senin  (19/02) malam 21.00 WIB.


Pelaku Kaden alias Kudin (39) warga Dusun V Desa Mangsang Kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Muba tak berkutik saat polisi mengamankannya.

Diceritakan Kapolsek, Senin (17/2/2019) malam, Kapolsek mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya pesta malam di Dusun V Desa Mangsang.

Dengan cepat personil yang dipimpin Kapolsek mendatangi TKP. Setiba di lokasi, petugas mendapati adanya perjudian dadu guncang.

Pelaku kemudian dilakukan penggeledahan sehingga didapatilah senjata tajam yang diletakkannya di pinggang sebelah kiri selanjutnya langsung diamankan beserta barang buktinya dan dibawa ke Mapolsek Bayung Lencir.

Bersama para pelaku, turut diamankan selembar lapak dadu bergambar, satu buah tong dadu, satu bantalan dadu, tiga buah dadu, satu buah tas warna, uang tunai sebesar Rp.965 ribu sebilah senjata tajam jenis pisau.

"Saat ini kita telah amankan pelaku perjudian dadu guncang dan akan kita kenakan pasal 303 KUHPidana,” ungkap Kapolres Musi Banyuasin AKBP Andes Purwanti, SE, MM melalui Kapolsek Bayung Lincir AKP Bagus Adi Suranto, SIK. /red/



INFOSEKAYU.COM - Implementasi dan pengelolaan Sistem Keuangan Desa (siskeudes) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus mendapatkan sorotan dan pujian dari banyak pihak.


Setelah pada 2017 lalu Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin mendapatkan penghargaan dari  Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sumsel karena telah menerapkan Sistem Pengelolaan Keuangan Desa secara mandiri, Selasa (19/2/2019) Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin mendapatkan pujian langsung dari Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Pusat, Dr Ardan Adiperdana Ak MBA CA CFrA karena Bupati Muba Dodi Reza dinilai sudah sempurna melakukan pengawalan dan implementasi Siskeudes.

"Semuanya sudah dilakukan di Muba ini dalam implementasi siskeudes, mulai dari regulasi hingga memberikan bimbingan teknis. Semuanya sudah perfect (sempurna-red). Justru pak Bupati yang memberikan PR kepada BPKP Pusat untuk bisa mengimplementasikan siskeudes secara online," ungkap Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Pusat, Dr Ardan Adiperdana Ak MBA CA CFrA di sela Workshop Evaluasi Implementasi Sistem Tata Kelola Keuangan Desa dengan Aplikasi Siskeudes Versi 2.0 Kabupaten Musi Banyuasin di Opproom Pemkab Muba.

Dikatakan, BPKP Pusat kagum atas implementasi dan fasilitasi pembinaan Pemkab Muba terhadap pengelolaan siskeudes yang transparan dan akuntabel. "Saya berharap kepala daerah lain di Imdonesia bisa mencontoh Bupati Muba dalam keseriusan dan konsen untuk implementasi pengawasan dan pengelolaan siskeudes," terangnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Ir Achmad Hafisz Tohir tahun 2019 ini Pemerintah pusat tidak hanya menggelontorkan dana desa saja tetapi juga akan mengalokasikan dana kelurahan.

"Dana Kelurahan sudah dimasukkan dalam APBN 2019 ini, dan kami berharap untuk di Muba pengelolaan dana Kelurahan nantinya bisa sempurna dan akuntabel seperti pengelolaan dana desa dan siskeudes," tuturnya.

Hafisz Tohir menambahkan, dirinya kagum dengan komitmen dan konsisten Bupati Muba Dodi Reza dalam mengawasi dan berperan aktif untuk siskeudes di Muba. "Ada 227 desa di Muba ini dibawa komando Bupati yang siskeudes-nya akuntabel dan Insya Allah di 2019 ini capai target," tukasnya.

Bupati Muba Muba Dodi Reza Alex Noerdin menegaskan Pemkab Muba akan total dalam mengawasi dan mendampingi pengelolaan dana desa oleh perangkat desa. "Bentuk pencegahan penyimpangan itu harus dilakukan dengan serius, supaya Kabupaten Muba ini jauh dari penyimpangan anggaran dana desa," tegasnya.

Lanjut Dodi, dirinya telah menginstruksikan jajaran untuk turun ke lapangan dalam mengawasi dan mendampingi pengelolaan dana desa. "Saya minta betul OPD terkait turun untuk mengawasi dan tidak hanya menerima laporan saja," cetusnya.

Dodi menambahkan, keseriusan Pemkab Muba juga dalam komitmen mensejaterahkan desa tampak dalam anggaram yang digelontorkan untuk ADD menggunakan APBD Muba sebesar Rp271 Miliar beserta dana tambahan ABT.

"APBN menggelontorkan Rp227 Miliar untuk 227 desa di Muba dan ini akan diawasi secara maksimal," pungkasnya.

Pada kegiatan Workshop Evaluasi Implementasi Sistem Tata Kelola Keuangan Desa dengan Aplikasi Siskeudes Versi 2.0 Kabupaten Musi Banyuasin di Opproom Pemkab Muba turut menjadi narasumber Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Pusat, Dr Ardan Adiperdana Ak MBA CA CFrA, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Ir Achmad Hafisz Tohir, Kanit I Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumsel, Kompol Agus Irawanto SSi, dan Perwakilan BPK RI Antonio Inoki.

Selain itu turut juga dihadiri Forkopimda Muba yakni diantaranya Dandim 0401 Letkol Arm M Saufudin Khoiruzzamani SSos, Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, Kajari Muba Maskur SH MH, Ketua PA Sekayu Saifullah Anshari SAg MAg, serta Camat dan Kades se-Kabupaten Muba. /red/


INFOSEKAYU.COM - Badan Usaha Milik Desa (BumDes) Sumber Rejo mendapatkan pujian langsung dari Ketua Komisi XI DPR RI , Ir H Achmad Hafisz Tohir dan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Republik Indonesia (BPKP RI), Dr Ardan Adiperdana Ak MBA CAbCfrA.


Pasalnya, atas keberhasilan BumDes Sumber Rejo yang dibangun menggunakan Dana Desa tersebut tercatat mampu meraup omzet hingga Rp.209 Juta perbulan. BumDes mart ini sendiri dikelola langsung oleh masyarakat Sidorejo Kecamatan Keluang Kabupaten Musi Banyuasin.

Dikatakan Hafisz Tohir dalam kunjungannya, BumDes Sumber Rejo sangat layak diapresiasi, karena terbukti Dana Desa telah dimanfaatkan dengan baik dan bermanfaat bagi masyarakat di sini.

"Kades merupakan ujung tombak pengelolaan dana desa, maka dari itu kades harus bisa jadi penggerak ekonomi masyarakat di Republik indonesia. Kalau kita tidak bisa lebih dari pendapatan menengah maka akan sulit di tahun 2038 mendatang, pendapatan perkapita kita harus bisa ditingkatkan, salah satunya upaya adalah dengan tersedianya Anggaran Dana Desa. Pengelolaan BumDes ini salah satu upaya yang tepat," ujarnya.

Senada dengan Ketua Komisi XI, Kepala BPKP RI Dr Ardan Adiperdana Ak MBA CAbCfrA, juga mengapresiasi atas keberhasilan BumDes Sumber Rejo. Dijelaskannya tugas BPKP sesuai dengan Perpres 192 tahun 2014, yaitu bagaimana mengawasi keuangan dan pembangunan daerah untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat melalui program-program yang telah disetujui DPR RI.

"Kami dituntut untuk mengawasi akuntabilitas pengelolaan keuangan dan pembangunan di sini yang menggunakan Dana Desa. Kami berharap program desa yang luar biasa ini bisa benar-benar memberikan manfaatnya," ucapnya saat meninjau BumDes Sumber Rejo, Selasa (19/2/2019).

"Saya sangat mengapresiasi BumDes Sumber Rejo dengan modal 100 juta bisa pinjam 500 juta ke bank dan menghasilkan laba hingga 400 juta, jika bisa juga melaporkan audit keuangan nya dengan transparan kepada masyarakat  merupakan lebih dari luar biasa lagi. Saya berharap program luar biasa bisa mensejahterahkan masyarakat, karena itulah tujuan Undang-Undang Desa dibuat oleh Para Anggota DPR RI," ujarnya.

Sementara itu Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Wakil Bupati Muba, Beni Hernedi mengatakan Kecamatan Keluang ini termasuk daerah unggul, banyak potensi sumber daya alam yang dihasilkan, contohnya saja di A4 pernah mendapatkan pengakuan Rekor Muri atas kualitas sawitnya.

"BumDes Sumber Rejo memang telah layak  diapresiasi, paling berani dan nekad mendirikan BumDes mart, saya dulu menekankan agar 227 desa menghidupkan BumDes. Maka kami tetapkan BumDes Sumber Rejo terbaik walau kita masih banyak kekurangan, tapi kami harapkan agar kunjungan ini dapat memberikan masukan agar BumDes semakin baik dan ditularkan bagi BumDes daerah lain," tukasnya.

Acara kunjungan tersebut turut dihadiri Deputi Kepala Bidang Penyelenggaraan Keuangan Daerah BPKP RI, Drs Gatot Darmasto AK MBA CRMA CA CFrA, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sumsel, Gillbert AH Hutapea serta Kepala DPMD, Disdagperind, Diskoperasi UKM Kabupaten Muba, Camat Keluang, 13 Kades dalam Kecamatan Keluang,serta Direktur Bumdes Sidorejo, Sadirun. /red/



INFOSEKAYU.COM - Jajaran Polisi Sektor Sekayu amankan empat pelaku curanmor yang terjadi tanggal Minggu (17/2/2019).


Kejadian bermula pada hari Sabtu (16/2/2019) sekira pukul 22.00 wib saat korban Heri Wibowo (27) pegawai honorer yang beralamat di Jalan Randik-Bundaran RT 15 RW 06 Kelurahan Kayuara Kecamatan Sekayu Kabupaten Muba memarkirkan sepeda motor merk Honda Revo tahun 2009 warna hitam dengan nomor polisi BG 4293 BQ di depan teras rumah dalam keadaan sepeda motor terkunci gembok seling di bagian roda kendaraan.

Kemudian datanglah pelaku Tri Sutrisno alias Tino (24) warga Jalan Praja Mukti RT 011 RW 004 Kelurahan Soak Baru dan Eko bersama Suadi (25) warga Jalan Sekayu-Muara Teladan Lk III RT 002/RW 001 Kelurahan Balai Agung Kecamatan Sekayu. Keduanya disinyalir telah mengetahui kebiasaan korban yang sering memarkirkan motor di teras rumah pada malam hari. Kemudian, keduanya pun menggasak motor korban di tengah malam gelap gulita

Keesokan hari, betapa terkejutnya Heri Wibowo, saat hendak pergi sholat Subuh, tidak lagi mendapati sepeda motor kesayangannya itu di tempat parkiran.

Atas kejadian tersebut, korban langsung melaporkan ke pihak kepolisian Sektor Sekayu.

Lalu, pada Senin (18/2/2019) sekira jam 21.30 Kanit Reskrim Polsek Sekayu mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa pelaku pada saat itu sedang berada di rumahnya di Jalan Perumnas Kelurahan Balai Agung Kecamatan Sekayu Kabupaten Muba. Mendapatkan informasi tersebut Kanit Reskrim bersama anggota polsek sekayu langsung meluncur ke lokasi.

Di rumahnya pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan selanjutnya pelaku dibawa ke polsek sekayu guna proses penyidikan lebih lanjut.

Dari pengakuan pelaku, bahwa barang bukti yang dicurinya telah dijual kepada Ferdi Konsa (24) warga Dusun I Desa Toman Kecamatan Babat Toman Kabupaten Muba sebagai penadah barang curian (melanggar pasal 480 Jo pasal 55, 56 KUHPidana) dan Sofian (34) warga Dusun III Desa Simpang Sari Kec. Lawang Wetan Kabupaten Muba sebagai penadah (melanggar pasal 480 KUHPidana).

Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, SE, MM, melalui Kapolsek Sekayu Iptu Heri Suprianto, SH menuturkan, “Kita juga mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor merk Honda Revo tahun 2009 warna hitam dengan nomor polisi BG 6538 JAM dan  satu buah kunci T,” ujarnya.

“Untuk pelaku Tri Sutrisno alias Tino (24) dan Eko Suadi (25) akan kita terapkan pasal 363 ayat (1) ke-3, ke-4 dan ke-5 KUHPidana dengan ancaman kurungan 9 thn, sedangkan untuk Ferdi Konsa (24) dan Sofian (34) kita terapkan pasal 480 Jo pasal 55, 56 KUHPidana,” tegas Kapolsek. /red/



INFOSEKAYU.COM - Polisi Unit Reskrim Polsek Sungai Lilin Resort Musi Banyuasin tangkap satu pelaku curat dan penadah hasil curat yang terjadi Minggu (17/2/2019).


Barang bukti yang diamankan dari pelaku Fatkur Rohman (34) warga Sungai Lilin dan penadah Erwin Fauzi (43) warga Desa Sri Gunung Kecamatan Sungai Lilin. Hasil curat yaitu satu set Cutting Tools, satu buah tabung gas, 54 batang pipa yang sudah terpotong.

Aksi pencurian tersebut dilakukan pada hari Minggu sekitar jam 10.00 WIB. Pelaku yang sendirian merencanakan pencurian di PT Pertamina Geo Minergi Kecamatan Sungai Lilin, langsung menuju lokasi.

Kemudian sesampai di lokasi pelaku langsung memotong yang dibagi menjadi 3 meter. Adapun ukuran pipa ; 27/8  sebanyak 4 batang, pipa 3 inci 37 batang, pipa 4 inci sebanyak 5 batang, pipa 6 inci sebanyak 8 batang, jadi total jumlahnya 54 batang yang selanjutnya diangkut menggunakan dump truck merk Hino warna hijau No.pol BG 8048 BI yang dibawanya ke tempat pengepul di daerah Sri Gunung.

Namun pelaku tidak menyadari saat di perjalanan menuju keluar, pelaku diikuti sekuriti berpakaian preman sampai ke tempat pengepul. Sekuriti tersebut lalu memberitahukan kepada rekannya yang lain untuk melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Sungai Lilin.

Kapolsek yang mendapat laporan tersebut langsung mengarahkan anggota untuk mengejar pelaku di wilayah Sri Gunung dan dari pengakuan pelaku barang tersebut dijualnya ke pengepul yang akhirnya pelaku dan pengepul dibawa ke mapolres untuk diperiksa.

"Benar kita telah menangkap pelaku dan pengepul, saat ini sedang dalam pemeriksaan kita. PT Pertamina selaku korban, mengalami kerugian sebesar Rp 5juta rupiah," ungkap Kapolres Musi Banyuasin AKBP Andes Purwanti, SE, MM melalui Kapolsek Sungai Lilin AKP Heri Hurairo, SH. /red/