Top News


INFOSEKAYU.COM- Apabila terpilih menjadi Gubernur Sumsel akan mengembalikan Suban IV kembali ke Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Demikianlah pernyataan calon gubernur Sumsel Herman Deru.
Menurut Beni, pernyataan tersebut tidak seharusnya diucapkan karena berpotensi menimbulkan kegaduhan ditengah masyarakat. Apalagi Menjelang Pilkada seperti saat ini. Tentunya akan menjadi kajian yang lebih dalam dan luas tetkait batas wilayah yang diatur oleh undang-undang yang bisa dipastikan tidak mudah melakukannya.
“Kita mungkin maklum karena suasana kampanye, tapi kan tidak harus dengan cara-cara yang bisa menimbulkan kegaduhan ditengah masyarakat, tak usah terlalu kita tanggapilah, ” ujar Beni (20/4/18)
Wacana pengembalian Suban IV ke  Kab. Muratara ini diungkapkan calon Gubernur Provinsi Sumsel nomor urut 1 Herman Deru yang berpasangan dengan Mawardi Yahya , seperti dilangsir salah satu media online Lubuk linggau , ketika melakukan kampanye di Desa Ketapat Bening, Kecamatan Rawas Ilir, Rabu (18/4/18).
“Jika terpilih akan kita selesaikan ini, tidak boleh jadi sengketa lagi,” tegas Herman Deru.
Herman Deru mengaku miris melihat kondisi Kecamatan Rawas Ilir khususnya di wilayah Desa Ketapat Bening, dan Desa Air Bening, ia menilai telah terjadi ketimpangan pembangunan. (Edp)



INFOSEKAYU.COM- Polres Muba melalui Polsek Sungai Sungai Lilin, melakukan razia terhadap para pedagang di pasar Sungai Lilin. Dari hasil pemeriksaan, jajaran Polsek berhasil menyita dua dirigen tuak dan delapan botol miras jenis anggur merah. Jumat(20-04-2018).

Kapolsek Sungai Lilin AKP Zulfikar, SH mengatakan bahwa "Ini merupakan giat rutin Kepolisian. Apalagi sekarang akan memasuki bulan suci Ramadhan. Tentunya agar saat bulan Ramadhan tidak ada lagi perbuatan yang mengarah kepada kemaksiatan. Sehingga masyarakat lebih tenang, tentram, dan khusuk dalam berpuasa.”

Razia ini dilakukan untuk mengantisipasi peredaran miras oplosan. Agar jangan lagi ada masyarakat yang menjadi korban karena minum - minuman yang mengandung alkohol yang tidak terukur kadar alkoholnya. Selanjutnya langkah yang akan dilakukan adalah memusnahkan barang bukti tersebut. 

Sedangkan untuk para pedagang mirasnya. Kami telah berikan peringatan dan teguran agar tidak menjual kembali minuman itu. Kedepan kami akan menggelar razia miras yang lebih besar. Sehubungan tidak lama lagi akan datang bulan suci Ramadhan.(Edp)







INFOSEKAYU.COM- Bertepatan dengan peringatan hari Kartini, dengan menggunakan baju kebaya jajaran polwan Muba melakukan kampanye keselamatan pada kendaraan roda dua untuk sadar menggunakan helm dan perlengkapan berkendaraan. Kampanye keselamatan berkendaraan ini untuk objek sasaranya yakni para orang tua (wanita).

“Memperingati hari kartini ke 139, para polisi wanita (Polwan ) dengan menggunakan kebaya mengkampanyekan keselamatan dalam berkendaraan, kali ini kita lakukan berbeda dengan kampanye biasanya, karena itu para polisi wanita kita juga tidak menggunakan seragam polisi, tapi menggunkan pakaian kebaya.Kita juga membagikan helm khusus untuk para wanita saja”Ungkap Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti melalui Kasat Lantas AKP Rio Artha Luwih Sabtu,(21/4)

Dikatakannya, dengan mengenakan pakaian kebaya para polwan melakukan kampanye keselamatan berlalu lintas dengan membawa spanduk himbauan, sasaranya sendiri ditujukan kepada para orang tua (wanita) yang tidak menggunakan helm maupun membonceng anak yang tidak menggunakan helm.
“hal ini kita lakukan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat khususnya para orang tua atau wanita dalam memberikan rasa aman pada dirinya dan keluarganya dalam berkendara.”tukasnya. (Edp)




Warna bibir dapat berubah seiring dengan gaya hidup dan pola makan yang kita jalani. Warna bibir gelap terlihat kurang segar dan lembab sehingga banyak orang yang lebih suka warna bibir merah. Berikut bahan yang dapat kamu gunakan sebagai cara membuat bibir pink natural:

1. Gula jawa dan madu
Bahan ini dapat digunakan sebagai scrub bibir untuk membuang kulit yang kering. Bibir juga akan terlihat lebih merah dan segar. Cara pemakaian:

  • Campurkan gula jawa 1 sdt dengan madu 1 sdt
  • Gosok-gosokkan campuran tersebut ke bibir dengan gerakan memutar
  • Biarkan sekitar 5 menit
  • Bilas air bersih
2. Mentimun
Mentimun ternyata tidak hanya segar saat dimakan, tapi juga dapat menyegarkan dan mencerahkan bibir. Pemakaian teratur bahkan dapat membuat bibir kamu menjadi lebih merah merona. Cara pemakaian:
  • Potong 1 buah mentimun
  • Gosok-gosokkan pada bibir dengan perlahan sekitar 5 menit
3. Jeruk nipis

Cara memerahkan bibir dengan jeruk nipis sangat mudah untuk dilakukan. Kandungan vitamin C yang sangat tinggi pada jeruk mampu memerahkan bibir dan membantu meregenerasi sel kulit pada bibir. Cara pemakaian:
  • Peras sari 1 buah lemon
  • Tambahkan madu 1 sdt
  • Oleskan pada bibir sebelum tidur hingga keesokan harinya
4. Minyak zaitun dan minyak kelapa

Kedua bahan ini berguna dalam menjaga kelembaban bibir, membantu meregenerasi kulit, dan memerahkan bibir secara alami. Cara pemakaian:

  • Campurkan minyak zaitun ½ sdt dengan minyak kelapa ½ sdt
  • Oleskan pada bibir secara merata
  • Diamkan sekitar 10 menit hingga meresap ke dalam bibir
  • Bilas dengan air
5. Buah delima

Buah yang terkenal dengan rasa masamnya ini mampu melembabkan dan menutrisi bibir karena berbagai kandungan vitamin di dalamnya. Cara ini memiliki manfaat yang sama dengan cara memerahkan bibir secara alami dengan kunyit. Cara pemakaian:
  • Hancurkan 1 buah bersama bijinya
  • Tuangkan susu murni atau air mawar 1 sdm
  • Campur lalu oleskan pada bibir sambil menggosok-gosoknya dengan lembut selama 5 menit
  • Bilas air hangat
6. Bunga mawar merah

Bunga mawah berkhasiat untuk memberikan warna merah pada bibir secara natural. Selain itu, bibir kamu akan lebih lembab dan terasa segar. Ini lebih baik dari saat kamu melakukan cara membuat bibir merah dengan pasta gigi. Cara pemakaian:
  • Masukkan 5 gelai mahkota bunga mawar ke dalam susu murni atau madu 50 ml dan diamkan selama 30 menit
  • Haluskan bahan tersebut dengan blender
  • Oleskan pada bibir selama 15 menit
  • Bilas air bersih
7. Tomat/ cherry/ strawberry

Buah-buah ini memiliki kandungan positif yang mampu memerahkan bibir. Kandungan vitamin C di dalamnya juga dapat membantu meremajakan kulit, termasuk kulit bibir. Cara pemakaian:


  • Haluskan salah satu buah
  • Oleskan pada bibir
  • Biarkan sekitar 20 menit
  • Bilas air bersih
8. Buah bit

Buah ini sangat cocok bagi kamu yang lebih suka dengan bibir berwarna merah gelap. Kandungan posiif di dalamnya membuat bibir berwarna merah gelap. Cara pemakaian:
  • Cuci bersih 1 buah bit
  • Haluskan daging buahnya
  • Oleskan pada bibir secara merata
  • Biarkan sekitar 5 menit
  • Bilas air bersih
9. Es batu

Jika dilihat dari warna es batu, sepertinya tidak mengandung bahan yang dapat memerahkan bibir. Hanya saja, rasa dingin yang ada dapat mempersempit pembuluh darah atau membuat pembuluh darah di bibir berkontraksi sehingga memberikan tekanan lebih besar. Cara pemakaian:
  • Siapkan 1 balok kecil es batu
  • Gosok-gosokkan es batu ke bibir secara lembut sekitar 5 menit
  • Sesekali lakukan pemijatan pada bibir
10. Susu

Susu merupakan minuman yang mengandung banyak nutrisi yang baik untuk tubuh. Salah satunya adalah asam laktat yang berfungsi untuk mencerahkan kulit, termasuk bibir. Cara memerahkan bibir secara alami dalam 1 minggu dengan susu dapat dilakukan dengan langsung mengonsumsinya. Cara pemakaian:
  • Oleskan susu pada bibir
  • Diamkan sekitar 15 menit untuk mengangkat sel kulit mati, mencerahkan dan melembabkan bibir. Itu lah Cara cara memerahkan bibir secara alami, semoga bermanfaat. (im)







Jakarta, Infosekayu.com- Tidak ada alat perang yang paling canggih selain media karena yang diserang oleh media ialah kesadaran publik. Begitu yang disampaikan wartawan senior Teguh Santosa saat menjadi salah satu pembicara di forum diskusi pembangunan berbasis budaya-cegah korupsi di Aula Galeri Cipta II Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta, Sabtu (21/4).

"Saya ke Pyongyang, saat parade militer. Misil dan rudalnya besar-besar, tetapi media saya lihat jauh lebih powerful dibanding itu," kata Teguh Santosa yang juga Pemimpin Umum Kantor Berita Politik RMOL.

Sebagai wartawan senior, Teguh juga memaparkan bagaimana media menangkap peristiwa korupsi. Ketika media di bawah tekanan rezim, korporasi ekonomi dan kelompok lainnya maka media hanya akan melayani apa yang menjadi logika umum masyarakat yang sebetulnya tidak logis  dalam peristiwa korupsi tersebut.

Lantaran media, ungkap Teguh tidak bisa terlepas dari segitiga abadi yaitu media, korporasi bisnis dan politik. Dan wartawan bekerja di perusahaan pers atau media yang kadang kala mereka memiliki kepentingan di sektor lain.

"Misalnya pada kasus korupsi Bank Century, media yang saya pimpin sudah clear dari dulu, tetapi kalau kita lihat pemberitaan lain," ujarnya.

Pengurus PWI pusat itu mencontohkan, dimana saat Boediono sakarang menjadi "pecundang" karena belakangan sasaran kembali diarahkan olehnya saat PN Jakarta Selatan memerintahkan KPK untuk menetapkanya sebagai tersangka. Mengapa, tanya Teguh, saat lima tahun lalu Boediono bisa selamat dan sekarang tidak.

Karena ada kompromi lima tahun lalu, nah itulah kadang-kadang media menangkapnya,” ujarnya. Sehingga yang demikian itu, lanjut Teguh seperti teori nelayan yang mencari ikan teri, saat lampu patromaxnya dipindah maka ikan teri akan mengikuti dan sisi lainya gelap. Dalam pemberitaan kasus korupsi Bank Century, media yang dipimpinnya telah berteriak bahwa Boediono memiliki maksud lain dalam memberikan Bailout Cantury yang akhirnya merugikan negara Rp 6,7 triliun.

Keputusan untuk memberikan Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek (FPJP), itu adalah keputusan dia (Boediono) serta mengubah beberapa peraturan Bank Indonesia hanya untuk mengubah Capital Adequacy Ratio (CAR) sehingga Bank Century tidak harus diliquidasi,” jelasnya.

Sekjen Persahabatan Indonesia-Korea Utara itu ingat apa yang dikatakan Ekonom Senior Rizal Ramli, jika ingin mengakuisisi sebuah bank, cukup tinggal bayar dana dari pihak ketiga yang dalam kasus bank Century dana pihak ketiga itu hanya Rp 2,1 triliun.

Lalu jika memang niatanya menyelamatkan sebuah bank, sebetulnya prosesnya hanya perlu satu hari saja, dengan menggelar konferensi pers mengumumkan bahwa pemerintah ingin menyelamatkan bank ini, dan dibutuhkan dana sekian.

Bikin konsorsium bank plat merah, kalian kumpulkan dana sekian untuk menyelamatkan bank Century,” tandasnya. Tapi faktanya proses penyelamatan bank Century itu dari bulan November 2008 sampai bulan Juli 2009. Dengan demikian ini bukanlah praktek yang normal dalam rangka menyelamatkan sebuah bank.

Inilah praktik yang patut kita (media) pertanyakan,” harap Teguh. (im)

INFOSEKAYU.COM- Usai melantik pengurus TP PKK desa dan kecamatan dalam Kecamatan Babat Supat. Pelaksana Tugas Ketua TP PKK Kabupaten Muba, Susy Imelda Beni Hernedi mengajak pengurus TP PKK kabupaten dan kecamatan menyambangi Panti Asuhan At -Taqwa, berada di Desa Babat Banyuasin Kecamatan Babat Supat, Jum'at (20/4/2018).

Dalam kegiatan tersebut Plt Ketua TP PKK bersama pengurus lainnya memberikan bantuan berupa 30 buah Al-Qur'an dan santuan uang kepada pengurus Panti Asuhan At-Taqwa.

Susy mengatakan, kegiatan kunjungan ke panti asuhan ini selain sebagai bentuk menjalankan salah satu program kerja (Pokja 1) TP PKK, Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian TP PKK terhadap anak-anak yang tidak memiliki orang tua ataupun tidak mampu.

"Kita wajib bersyukur karena panti asuhan yang lain tidak senyaman di tempat ini, saya juga menyarankan agar nantinya anak-anak panti diberi pelatihan setelah selesai sekolah, agat mereka ada kegiatan berupa keterampilan dan bisa mengembangkan keterampilan tersebut, "pesannya.

Susy berharap, bantuan itu dapat meringankan beban anak panti asuhan. "Memang bantuan tersebut tidak seberapa, namun diharapkan dapat berguna bagi anak-anak dan panti asuhan, "tuturnya.

Untuk informasi,  jumlah anak-anak di Panti asuhan At-Taqwa berjumlah 30 anak, dengn rician, putri Sembilan orang dan putra 21 orang. Panti Asuhan At-Taqwa menampung Anak yatim, piatu, dan yatim piatu serta anak-anak dari keluarga tidak mampu di wilayah Kabupaten Muba. (Edp)



INFOSEKAYU.COM- Perlunya ibu-ibu yang produktif atau mampu menghasilkan uang tambahan bagi keluarga sangat dibutuhkan. Disini, yang dicari ialah ibu-ibu yang mampu berinovasi dalam meningkatkan perekonomian, yang mendasar di tingkat desa tentunya sangat dibutuhkan, bagaimana mengelola potensi daerah hingga mampu memproduksi hasil yang bermanfaat.

Demikian disampaikan Plt Bupati Muba, Beni Hernedi pada kunjungan kerja ke Kecamatan Babat Supat, dalam rangka menghadiri pelantikan pengurus TP PKK desa dan kecamatan, di Halaman Kantor Desa Babat Banyuasin, Jum'at (20/4/2018).

"Ibu-ibu yg berinovasi disini erat kaitannya dengan salah satu program kerja TP PKK, dedepan harus bergerak cepat, saya berani menantang para anggota TP PKK di desa, jika bisa buktikan menghasilkan sesuatu yang produktif maka dana stimulan dari tahun ini 10 juta akan saya tambah dari 25 hingga 50 juta per desa,"ujarnya.

Senada dengan Beni, Plt Ketua TP PKK, Susy Imelda Beni usai melantik pengurus TP PKK desa dan kecamatan, dalam sambutannya dikatakan, agar TP PKK lebih memantapkan lagi langkah dalam melaksanakan tugas pokok sebagai pengurus TP PKK baik di desa maupun kecamatan.

"Saya minta ibu-ibu Ketua TP PKK desa agar dapat  melaksanakan program kerja PKK dengan serius dan benar, dengan dana bantuan yang diberikan Pemkab Muba tidak ada lagi alasan untuk tidak produktif, kita harus mandiri, dari 17 desa disini saya minta muncul satu persatu produk UP2K nya, tidak harus dari makanan, misal kerajinannya, hasil dari kearifan lokalnya, cari SDA yang bisa dimanfaatkan dan teruslah berinovasi, "tandasnya.

Di penghujung acara, secara simbolis Plt Bupati menyerahan kartu KIA, dan Plt Ketua TP PKK melakukan Pemotongan tumpeng tanda peresmian sanggar seni Permata Babat Supat, tempat kreatifitas anak-anak muda di Kecamatan Babat Supat. (Edp)


Kaltim, Infosekayu.com-Jambore Nasional III Barisan Pemuda Adat Nusantara (BPAN) yang diselenggarakan di Kec. Muara Samu, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur pada tanggal 18-21 April 2018 dihadiri oleh sepasang pemuda-pemudi Adat dari Kabupaten Musi Banyuasin.

Jambore ini merupakan jambore pemuda adat yang ke III, dimana harapannya pemuda-pemudi adat yang mewakili daerahnya masing-masing dapat mengenal lebih banyak lagi keragaman suku, adat dan budaya Indonesia. Tidak hanya itu, harapannya kedepan BPAN dapat membentuk kader-kader baru pelindung bagi masyarakat adat di Indonesia. Peserta dari Muba tersebut adalah Oktapianus PW dan Haima Maileni yang berkesempatan mengenalkan adat dan Budaya lokal di Kalimantan Timur. Menurut Oktapianus, seharusnya kami dari Muba ini berangkat bertiga, namun peserta yang satunya, Herdoni Syafriansyah berhalangan karena sakit.

Kegiatan Jambore BPAN ini dibuka oleh Rukka Sombolinggi selaku Sekjen Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Nasional, Bupati Kabupaten Paser (diwakili Sekda), Camat Muara Samu, dengan memukul gong sebagai pertanda dibukanya kegiatan.
Pembukaan kegiatan ini diisi dengan ritual, Tabe-tabe untuk Muser, Tanah Adat untuk Kehidupan, Tarian dari suku Dayak dan tarian dari pemuda adat Sulawesi Utara (Manado).
Setelah pembukaan peserta JAMNAS dilanjutkan dengan beberapa kegiatan seminar atau serasehan, dengan beberapa diskusi dan kegiatan tanya jawab antara peserta dan Narasumber.
Selama enam hari berada di Kalimantan Timur, mereka akan terus belajar dan berbagi wawasan serta pertunjukan mengenai adat, seni dan budaya Indonesia.
Salah satu peserta perwakilan Muba Haima Maileni mengatakan bahwa mereka akan berkomitmen mengharumkan nama Provinsi Sumsel melalui pengenalan adat dan budaya lokal Kabupaten Musi Banyuasin. 

''Kami merasa sangat bangga mendapat kesempatan mewakili Sumsel bersama 4 orang pemuda Kabupaten/Kota lainnya di Sumsel untuk menghadiri kegiatan ini dan tak lupa mereka pun mengucapkan ribuan terima kasih kepada Bapak Plt. Bupati Muba, Beni Hernedi, S. IP dan Pak Sodingun, SH anggota DPRD Muba yang telah mendukung keberangkatan mereka baik secara moriil maupun materiil.(im)