Top News


INFOSEKAYU - Pihak SKK Migas angkat bicara menanggapi Pemkab Muba yang telah menyurati mereka terkait semburan lumpur yang mengandung gas dan minyak di Desa Kaliberau Kecamatan Bayung Lencir, Sabtu (20/07/2019).


“Betul bahwa SKK Migas telah menerima laporan dari Kontraktor jika kontrak kerjasama Migas yang terdekat dari lokasi semburan, yaitu Pertamina Hulu Energi Jambi Merang dan Pertamina EP Aset 1 Jambi, mengenai adanya semburan lumpur yang mengandung gas dan minyak bumi.

Beruntung semburan setinggi 20-30m tersebut tidak teridentifikasi gas H2S yang berbahaya, yang teridentifikasi hanya lumpur dan batuan,” kata Andi Arie Pangeran selaku Humas SKK Migas saat dikonfirmasi.

Menurutnya, masing-masing General Manager KKKS PHE Jambi Merang dan Pertamina Aset 1 Jambi telah memberikan masukan-masukan kepada aparat TNI/Polri dan koordinasi pun telah dilakukan.

SKK Migas menekankan bahwa keselamatan harus diutamakan, semua pihak agar memastikan hazard / bahaya tidak meluas, menghindari bahaya percikan api, memastikan warga untuk menjauhi daerah semburan, demi keamanan lingkungan dan masyarakat.

“Kegiatan pemboran liar ini semoga membuka mata semua pihak bahwa kegiatan hulu migas merupakan rangkaian aktivitas yang memiliki resiko tinggi, sehingga perlu mengikuti kerangka peraturan perundangan yang berlaku dan comply ke standard operating procedure (SOP) yang ketat, dan dilaksanakan oleh organisasi dengan personel yang kompeten dan bersertifikasi, demi keamanan bersama, dengan hasil yang maksimal. Sehingga tidak bisa dilaksanakan dengan sederhana,” terang dia.

Dikatakan pihak SKK Migas, pentingnya untuk menjaga kesinambungan hayati di sekitar wilayah kerja juga menjadi hal utama bagi pelaku usaha hulu migas di bawah naungan SKK Migas.

“Dengan kejadian yg telah berulang seperti ini semoga juga membuka mata semua pihak bahwa Kegiatan pemboran liar adalah bentuk tindakan yang tidak sejalan dengan kerangka peraturan yang ada yang nyatanya sangat membahayakan keselamatan masyarakat sekitar dan lingkungan,” harapnya.

Ia menuturkan, perlu adanya ketegasan dalam penindakan/penegakan hukum, sehingga terjadi efek jera bagi pelaku. Kerap kami temui dibeberapa tempat yang SKK Migas-KKKS bantu penutupan sumur liarnya, namun di area lain yang tidak berjauhan masih berlangsung kegiatan pengeboran sumur liar lainnya.

“Kalau dari sisi SKK Migas-KKKS akan mendukung secara teknis untuk penutupan sumur dari kegiatan pengeboran liar karena kemampuan teknisnya.

Dengan dukungan good governance dari Pemerintah Daerah dan arahan dari Ditjen Migas-KESDM, maka KKKS siap membantu. Mengingat biaya yang dikeluarkan untuk menutup kegiatan illegal drilling itu menjadi beban negara (cost recovery) yang dalam jumlah signifikan dapat memberatkan SKK Migas dan KKKS untuk mencapai efisiensi sektor hulu Migas,” tutupnya. /red/

Sumber: mattanews.co


INFOSEKAYU - Pelaksanaan Gebyar Pajak Daerah 2019 yang akan diselenggarakan di Desa Tanjung Agung Kecamatan Lais pada tanggal 23 Juli 2019 mendatang dipastikan berlangsung meriah karena turut dimeriahkan oleh artis ibukota yakni Viola KDI.


Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Riki Junaidi, AP, MSi mengatakan diselenggarakannya Gebyar Pajak itu untuk memberikan penghargaan dan apresiasi kepada para wajib pajak yang ada di Kabupaten Musi Banyuasin.
"Ini bentuk apresiasi kita kepada wajib pajak yang telah mendukung kebijakan Pemerintah, dalam meningkatkan pendapatan asli daerah dan berkontribusi aktif dalam pembangunan di Muba melalui kepatuhan membayar pajak yang merupakan salah satu sumber pendanaan pembangunan di daerah," ujarnya.
Ia menambahkan, selain akan dimeriahkan artis ibukota, dalam acara ini juga akan diserahkannya penghargaan kepada wajib pajak yang taat dan patuh dalam melaksanakan kewajibannya membayar pajak daerah selama tahun 2018.
Adapun penghargaan yang akan diserahkan terbagi dalam tiga kategori yakni, Tiga Kecamatan Terbaik, 45 Desa Terbaik dalam realisasi capaian pajak PBB sektor pedesaan dan perkotaan, dan 31 Wajib Pajak Badan/Perusahaan yang Taat serta tepat waktu membayar pajak.
"Untuk itu kami mohon dukungan dari Organisasi Perangkat Daerah terkait agar kegiatan kita ini bisa terlaksana dengan sukses dan lancar termasuk tentunya dukungan dari wajib pajak itu sendiri. Bersamaan dengan pelaksanaan acara Gebyar Pajak Daerah tersebut juga akan dilaksanakan program "PAPA DARLING" atau Pelayanan Pajak Daerah Keliling," imbuhnya.
Adapun hadiah utama Gebyar Wajib Pajak Daerah 2019 di antaranya Umroh, satu unit sepeda motor, dua unit lemari es, dan tiga unit LED TV. /red/


INFOSEKAYU - Bupati Kabupaten Musi Banyuasin H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi, MSi, menghadiri rangkaian kegiatan Peringatan Hari Bakti Adhyaksa ke-59 dan HUT Ikatan Adhyaksa Dharmakarini ke-19 di Halaman Kantor Kejaksaan Negeri Muba, Sabtu (20/7/2019).


Rangkaian kegiatan tersebut diisi dengan jalan sehat, yang turut diikuti Ketua DPRD Muba Abusari Burhan, Dandim 0401 Muba Letkol Arm Muh Saifuddin Khoiruzzaman, Wakapolres Muba Kompol Ade Adriansyah Saputra, SIk, Camat Sekayu Marko Susanto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Andi Wijaya, Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Azmi Dariusmansyah, serta para pegawai Kejaksaan Negeri Muba.

Pada kesempatan itu Apriyadi mengucapkan terimakasih kepada Jajaran FKPD Muba atas kerjasama yang sangat baik terutama dalam kegiatan penegakan hukum dan keamanan dalam Kabupaten Muba.

"Terkhusus kepada Kejaksaan Negeri kami banyak mengucapkan terimakasih, karena kami sangat terbantu atas semua kegiatan yang dilakukan," ungkapnya.

Sekda berharap kerjasama dan silaturahmi yang baik antara Pemkab Muba dan Kejari dapat terus dilanjutkan kedepannya.

"Mudah-mudahan ke depan, jajaran Kejari Muba semakin baik dalam melakukan tugas dan koordinasi. Sehingga pembangunan di daerah kita ini berjalan seperti apa yang kita harapkan bersama," imbuhnya.

Sementara itu Kajari Muba Suyanto, SH, MH, menuturkan acara itu merupakan penutupan dari seluruh Rangkaian Kegiatan Peringatan Hari Bakti Adhyaksa yang tahun ini mengangkat tema "Tingkatkan Pengabdian Demi Kemajuan dan Keutuhan Negeri".

"Termasuklah dalam tema ini peningkatan kinerja dan kerjasama yang kami lakukan untuk Kabupaten Musi Banyuasin," pungkasnya. /red/



INFOSEKAYU - Residivis Curanmor berulah lagi, kali ini sepeda motor milik ibu rumah tangga bernama Rita Diana (38) yang terjadi di depan Toko Buntari tepatnya desa Peninggalan Kecamatan Tungkal, dicuri oleh tersangka residivis ini, Jumat (19/07/19).



Sekira pukul 14.00 wib, tersangka bernama Muzakir (36) warga Dusun III Desa Bailangu Kecamatan Sekayu kabupaten Muba datang dari arah Dayung menuju Betung, saat di perjalanan terlihat kendaraan sepeda motor hidup yang terparkir di toko.

Timbul niat jahatnya, langsung membawa pergi sepeda motor merk Yamaha Mio Soul nopol BH 6153 YE.

Korban yang segera tersadar, langsung berteriak. Beruntung, Unit Patroli Intelkam yang saat itu sedang melintas mendengar teriakan korban langsung bersama masyarakat melakukan pengejaran dan pengepungan terhadap tersangka.

Tersangka sendiri dapat ditangkap. Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti berupa sebilah pisau yang diselipkan dipinggang kiri tersangka dan langsung dibawa ke Mapolsek beserta barang bukti untuk dilakukan pemeriksaan.

"Tersangka ini merupakan resedivis kasus curanmor tahun 2014. Dia berulah lagi dengan melakukan curanmor di wilayah kita. Saat ini masih kita lakukan penyidikan, untuk barang bukti juga sudah diamankan," tutur Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, SE, MM melalui Kapolsek Tungkal Jaya Iptu Herman Junaidi, SH. /red/

INFOSEKAYU - Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Musi Banyuasin langsung merespon adanya semburan lumpur yang mengandung gas dan minyak di Desa Kaliberau Kecamatan Bayung Lencir. 


Tidak ingin kondisi tersebut tersebut mengular dan merugikan masyarakat, Bupati Muba Dodi Reza langsung berkoordinasi dan menyurati pihak SKK Migas untuk segera melakukan upaya tanggap darurat. 

"Saya sudah minta pihak SKK Migas supaya menutup sumber semburan lumpur tersebut dan melakukan penanggulangan di area setempat," tegas Dodi.

Dikatakan, upaya tersebut untuk dilakukan segera dan pihak Pemkab Muba melalui pihak Kecamatan serta perangkat desa setempat untuk turut turun tangan gotong-royong mengatasi semburan lumpur tersebut.

"Pihak Kecamatan juga sudah diminta turun langsung ke lapangan bekerjasama dengan pihak SKK Migas untuk menutup semburan lumpur tersebut," bebernya.

Sementara itu, Kepala DLH Muba, Andi Wijaya Busro menuturkan berdasarkan hasil pantauan pihaknya semburan lumpur tersebut tidak berbahaya, namun pihaknya juga berkoordinasi dengan SKK Migas untuk segera melakukan upaya penutupan sumber dari semburan lumpur tersebut. 
"Ini juga berdasarkan arahan pak Bupati untuk segera ditindaklanjuti agar jangan sampai menganggu aktifitas warga setempat," ungkapnya.

Andi menambahkan, saat ini pihak DLH Muba bersama perangkat Desa dan Kecamatan sudah ke lokasi semburan dan berkoordinasi dengan pihak SKK Migas. "Akan secepat mungkin diatasi," pungkasnya.

Terpisah, Camat Bayung Lencir Akhmad Toyibir mengungkapkan saat ini pihak Pertamina Jambi sedang melakukan pengukuran tekanan semburan untuk melakukan penutupan.


"Saat ini tim sudah bekerja melakukan penutupan semburan dan pengamanan di lokasi sudan dilakukan oleh pihak Polsek, Koramil dan Pol PP Kecamatan Bayung Lencir," singkatnya. /red/

INFOSEKAYU - Pembunuhan sadis kembali terjadi di bumi Serasan Sekate. Kali ini dengan korban Icang bin Rohman (30). Sadisnya, korban dibunuh pelaku yang belum diketahui identitasnya saat tengah menghadiri hajatan keluarganya.


Kejadian menggegerkan tersebut, terjadi di Dusun 2 Desa Kertayu Kecamatan Sei Keruh Sekayu Musi Banyuasin, Jumat (19/7/2019) sekitar pukul 19.50 WIB.

Diketahui korban yang beralamat Dusun 1 Desa Baru Jaya Kecamatan Jirak Jaya, harus merenggang nyawa secara tiba-tiba.

Pada saat kejadian Icang Bin Rohman sedang duduk-duduk di  kursi di belakang rumah kediaman saudaranya Mulyadi yang rencananya akan menikahkan anaknya besok pagi (Sabtu, 18/7).

Namun tiba-tiba, pelaku yang belum diketahui identitasnya, datang dari arah belakang dan langsung melakukan penusukan ke leher Icang.

Akibat serangan mendadak tersebut, Icang tak sempat mengelak dan menyebabkan korban langsung tewas di tempat. Sementara pelaku langsung melarikan diri.

Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, SE, MM melalui Kapolsek Sungai Keruh Iptu Ade Nurdin, SH, mengatakan, “Ya, benar telah terjadi pembunuhan di Dusun II Desa Kertayu Kecamatan Sungai Keruh dengan korban Icang Bin Rohman," jelasnya. /red/




INFOSEKAYU - Setelah mendapatkan gelar sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) kini Kabupaten Musi Banyuasin berupaya mendapatkan Penghargaan Kabupaten Layak Pemuda 2019.


Hal tersebut terungkap dalam Rapat Persiapan Pemilihan Kabupaten Layak Pemuda yang dipimpin Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Asisten Bidang Peremintahan dan Kesra Setda Muba H Rusli SP MM bersama Para Perangkat Daerah terkait di Ruang Rapat Randik Pemkab Muba, Kamis (18/7/2019).

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Muba H Rusli, SP, MM, mengintruksikan kepada Organisasi Perangkat Daerah terkait khususnya Dinas Pemuda dan Olahraga yang sebagai leading sektor untuk menyelesaikan segala sesuatu yang diperlukan dalam penilaian KLP tersebut.

"Kita berharap OPD lainnya juga mendukung sehingga regulasi-regulasi yang dibutuhkan bisa terpenuhi," harapnya.

Plt Kepala Dispopar Muba Muhammad Fariz SSTP MM menuturkan akan menyegerakan pendaftarannya secara online di website http://www.layakpemuda2019.id, yang mana penilaian akan dilakukan pada Agustus 2019 mendatang dan penghargaan akan diberikan pada bulan Oktober 2019.

"Kami sangat butuh bantuan dan dukungan Organisasi Perangkat Daerah terkait seperti, Dinas Kominfo, DPPA, Kesbangpol, Disdukcapil, Disdikbud, KONI, dan Kini. Mudah-mudahan Kabupaten Muba terpilih menjadi Kabupaten Layak Pemuda," pungkasnya. /red/



INFOSEKAYU – Julasiah (35)  warga Kelurahan Sungai Putri Kecamatan Selanai Pura Provinsi Jambi ditangkap petugas Unit Reskrim Polsek Bayung Lincir Resor Musi Banyuasin atas kasus tindak pidana pencurian 1 (satu) Unit Sepeda Motor Honda Vario BH 2055 IK di Desa Sukajaya Kecamatan Bayung Lencir Muba, Selasa (16/7/2019).


Diterangkan oleh Kapolsek, pelaku dilaporkan oleh korban Bambang Sumitro (27) warga Desa Sukajaya Kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Muba dikarenakan sepeda motor miliknya dilarikan pelaku.

Modusnya, pelaku pada hari Sabtu (25/5/2019) sekira jam 01.00 WIB mendatangi warung, lalu pura – pura memesan kopi pada pelayan warung.

Saat pelayan sedang membuatkan kopi pelaku langsung mengambil kunci sepeda motor milik korban yang tergeletak di atas meja. Mendapatkan kunci, pelaku langsung membawa sepeda motor korban pergi.

Berdasarkan informasi tentang laporan dari korban, Kapolsek beserta anggota langsung lakukan penyelidikan dan pencarian keberadaan pelaku dan juga melakukan pemeriksaan terhadap para saksi yang melihat.

Selama dua bulan lebih, Polisi akhirnya mengetahui keberadaan pelaku dan langsung dibekuk di rumahnya tanpa perlawanan.

Kapolres Musi Banyuasin AKBP Andes Purwanti, SE, MM, melalui Kapolsek Bayung Lincir AKP Bagus Adi Suranto, SIK, SH membenarkan penangkapan tersebut.

”Saat diamankan, pelaku tidak melakukan perlawanan dan kooperatiif. Saat ini sudah kita amankan di Mapolsek untuk pemberkasan selanjutnya. Pelaku yang ditangkap mengakui perbuatannya dan menjual sepeda motor tersebut di daerah Jambi seharga Rp. 3.500.000,- Sementara Korban mengalami kerugian Rp. 15.000.000,-," tambah Kapolsek. /red/