Top News


INFOSEKAYU.COM - Pasca peningkatan dan pemeliharaan ruas jalan Mangun Jaya-Simpang Keban-Macang Sakti. Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi, MSi, mengingatkan dan melarang kendaraan operasional perusahaan yang overdimensi dan overloading (ODOL) menggunakan jalan yang dibangun Pemerintah Daerah.



"Kami memperbaiki jalan untuk masyarakat, bukan untuk operasional perusahaan. Jadi untuk sementara kami tutup terhadap operasional kendaraan perusahaan yang mengangkut hasil produksi, selama masa kontruksi dan pemeliharaan jalan Mangun Jaya sampai Macang Sakti," kata Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi, MSi, pada Rapat Koordinasi bersama  beberapa perusahaan yang menggunakan jalan tersebut bertempat di Ruang Kerja Sekda, Senin (12/11/2019).

Apriyadi mengatakan Perusahaan yang beroperasi di Muba harus berkontribusi membantu Pemerintah Daerah bukan menyusahkan dengan merusak jalan yang dibangun Pemkab Muba setiap tahunnya.

"Jika perusahaan ingin menggunakan jalan Pemerintah harus berkontribusi memperbaiki dan memelihara jalan bersama. Kalau sudah sepakat, akan kami atur dalam Peraturan Bupati. Jika tidak silakan cari jalan lain," tegasnya.

Adapun perusahaan yang hadir dalam rapat tersebut perwakilan PT Pinago Utama, Astaka Dodol, Indofood, Tri Ariyani dan Conoco Phillip. Pada dasarnya semua menyambut baik opsi yang ditawarkan Sekda untuk bergotong royong memperbaiki jalan rusak.

"Kami siap kerjasama dan mengikuti, selama terpenuhinya aturan yang ada," ungkap salah satu perwakilan perusahaan. /red/
 


INFOSEKAYU.COM - Pemerintah Kabupaten Muba terus berkomitmen memudahkan akses transportasi umum bagi masyarakat, Senin (12/11/2018) secara resmi Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin me-launching operasional Bus AKDP Damri antar Kota yakni tujuan Sekayu-Palembang dan Palembang-Sekayu.


"Dua unit Bus Damri resmi beroperasional, cukup bayar ongkos Rp.30 ribu masyarakat sudah bisa menikmati bus Damri yang nyaman dan aman tujuan Sekayu-Palembang dan Palembang-Sekayu," ungkap Dodi di sela-sela kegiatan launching di Halaman Kantor Bupati Muba.

Dikatakan, Launching Operasional Bus AKDP Damri ini baru tahap awal dan ke depan nantinya akan diperluas guna mengakomodir masyarakat di Kecamatan lainnya di Kabupaten Muba."Pemkab Muba juga akan terus berkoordinasi dengan pihak Damri guna memperhatikan aspek keselamatan," ujarnya.

Lanjutnya, Damri Sekayu juga memberikan asuransi bagi penumpang. "Jadi, penumpang diberikan juga asuransi Jasa Raharja, kalau animo masyarakat tinggi terhadap pengunaan operasional Damri ini tahun depan, operasional akan ditambah sekitar 3 unit bus Damri," terangnya.

Dodi juga mengatakan, bahwa Damri adalah kendaraan feeder untuk LRT, kendaraan pengumpan yang mana masyarakat yang ingin ke Palembang ingin menaiki LRT bisa langsung turun Damri ke loket LRT.

Kemudian untuk tahap awal karcis masih manual tapi nantinya akan terintegrasi dengan e-money yang dikeluarkan juga oleh Bank Sumsel dan langsung untuk penggunaan LRT, jadi nantinya akan ada tiket terusan.

"Ke depan juga untuk memudahkan masyarakat yang dipinggiran Sekayu, daerah turban, plural seperti yang ada di Kecamatan Sungai Keruh, Keluang, Sanga Desa itu nanti akan ditambah armada yang lebih kecil untuk diangkut menuju terminal Damri dengan tiket terusan langsung naik LRT," ujarnya.

Kemudian terkait rencana pengembangan transportasi ke depan, Dodi menyebutkan sebagai antisipasi untuk jalan tol Palembang- Betung akan beroperasi tahun depan 2019, sehingga transportasi dari Sekayu - Palembang kurang lebih akan terpangkas 2 jam. Sehingga akan membuat masyarakat menjadi lebih nyaman dalam menggunakan transportasi darat.

"Kemudian di tahun 2020 akan diresmikan Jalan Tol Betung-Jambi, pintu tolnya yang akan keluar di ruas Jambi itu nanti, kita minta didekatkan dengan mulut jalan segitiga emas yang sedang kita bangun, sehingga masyarakat kita yang tinggal di daerah pedalaman Muba yang ingin berpergian keluar daerah bisa lebih cepat mobilisasinya memangkas waktu yang lama selama ini menjadi lebih cepat", bebernya.

"Penggunaan teknologi dan peralatan tercanggih akan kami usahakan, ini tahap awal nanti Pemkab akan terus berkoordinasi dengan pihak Damri untuk memperhatikan khusus di aspek keselamatan dan ketepatan waktu. Artinya Damri jangan sampai ada delay/keterlambatan tidak sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan, karena masyarakat butuh kepastian waktu, maka pelayanan harus ditingkatkan," ujar Dodi

Sementara itu, Kepala Dishub Pemkab Muba Pathi Ridwan menjelaskan operasional angkutan bus Damri Sekayu-Palembang dan Palembang-Sekayu dilakukan setiap hari, untuk jam operasional Sekayu-Palembang pagi pukul 06.00 WIB dan sore pukul 16.00 WIB dan Palembang-Sekayu pagi pukul 05.00 WIB, sore pukul 16.00 WIB.

"Nah, untuk Pull sendiri yakni kalau di Sekayu dipusatkan di Terminal Randik, sedangkan Pull Palembang terletak di KM 5, Pull Damri KM 9, dan Pull Terminal Alang-Alang Lebar," jelasnya.

Ia menambahkan, operasional bus AKDP Damri Sekayu juga terkoneksi dengan penggunaan LRT Sumsel serta nantinya juga akan terhubung dengan Tol Jambi-Betung.

"Operasional bus AKDP Damri Sekayu juga nantinya dinilai akan meningkatkan jumlah penumpang LRT Sumsel serta dapat menunjang persiapan operasionalnya jalan Tol Jambi-Betung," tukasnya. /red/

INFOSEKAYU.COM - Puluhan siswa berpakaian adat mewarnai Karnaval Peringatan Hari Pahlawan dan Hari Sumpah Pemuda di SMA Negeri 1 Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin. Berbagai macam seragam mulai dari seragam tentara, kamtibmas, kebaya dan ala-ala pejuang tempo dulu tampak semarak dikenakan siswa.

 
Sontak para peserta menjadi pusat perhatian masyarakat saat rombongan karnaval ini berkeliling di sepanjang Jalan Merdeka dan Jalan Kolonel Wahid Udin, pada Senin (12/11/2018).

"Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kesadaran bagi warga dan siswa itu sendiri agar menghormati serta menghargai perjuangan para pahlawan yang gugur demi memperjuangkan kemerdekaan," ujar guru sekaligus juri lomba, Firmansyah.

Firman menambahkan Karnaval diikuti oleh siswa-siswi SMA Negeri 1 Sekayu mulai dari kelas X hingga XII dan Para Guru Wali Kelas. "Selain itu akan digelar juga Lomba Fashion Show dan Yel-yel antar kelas," tambahnya.

“Tentunya kita kagum dengan kreativitas yang dimiliki siswa, semoga dengan adanya acara ini mampu meningkatkan nasionalisme kita semua dan lebih mengenal sejarah serta perjalanan bangsa ini,” pungkasnya. /red/
 

INFOSEKAYU.COM - Bertempat di wilayah Lingkungan I Kelurahan Babat Kecamatan Babat Toman Kab Musi Banyuasin, Minggu (11/11/2018), Kapolres Musi Banyuasin didampingi Wakapolres, Danramil, Camat Babat serta Lurah Babat Toman dan personil Muba melakukan program bedah rumah dan peletakan batu pertama.


Dalam giat bakti sosial program bedah rumah oleh Polres Muba didapatkan dari sumber dana infak seluruh anggota Polres Muba dan jajarannya, peletakan batu pertama untuk pondasi pembangunan bedah rumah rumah milik Ngatimin yang sehari-hari berprofesi sebagai penjaga makam, penggali kuburan dan tukang sol sepatu. Rumah beliau yang sudah rusak dibedah kembali oleh Polres Muba.

Kapolres Musi Banyuasin AKBP Andes Purwanti, SE, MM dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih telah diberikan kesempatan untuk berada di tengah-tengah keluarga masyarakat Babat, "Kiranya dengan program Polres Muba Peduli semoga semua ini dapat bermanfaat buat pak Ngatimin dan keluarga," ucapnya.

Kapolres juga menambahkan, aksi bakti peduli polres muba merupakan sebagai wujud kepedulian untuk saling berbagi dan membantu warga yang kurang mampu, sudah sepatutnya harta yang kita miliki ada bagian yang menjadi hak yang kurang mampu./red/

INFOSEKAYU.COM - Usai sudah tahapan Pelaksanaan  Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Musi Banyuasin. Tercatat ada sebanyak 23 Desa dari 10 Kecamatan di bumi Serasan Sekate yang melaksanakan Pilkades tersebut.




"Alhamdulillah, seluruh tahapan pilkades serentak dapat berjalan lancar. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholders terkait yang telah membantu  dalam pelaksanan Pilkades Serentak kemarin. Sehingga dapat berjalan tertib, aman dan lancar sesuai dengan tahapanya," ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Muba,  Richard Cahyadi AP MSi, Minggu (11/11/2018)..

Berdasarkan hasil Pilkades Serentak yang baru selesai dilaksanakan, sambung Richard, pihaknya telah mengantongi 23 Nama Kepala Desa yang terpilih dari hasil pelaksanaan Pilkades Serentak tahun ini. Pelantikan Kades terpilih dimaksud akan digelar bulan Desember 2018.

Selanjutnya Richard Cahyadi menjelaskan tahapan yang dilakukan usai pemilihan tersebut, yakni; Penetapan Kades terpilih dan akan dilakukan mengacu kepada Permendagri Nomor 65 Tahun 2017, tentang Pemilihan Kepala Desa, sesuai kententuan Pasal 47d  angka (8) bahwa Tahapan pelaporan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c meliputi: Pelaporan hasil pemilihan kepala Desa melalui musyawarah Desa kepada BPD dalam jangka waktu 7 (tujuh) hari setelah musyawarah Desa mengesahkan calon kepala Desa terpilih; dilanjutkan dengan pelaporan calon kepala Desa terpilih hasil musyawarah Desa oleh ketua BPD kepada bupati dan paling lambat 7 (tujuh) hari setelah menerima laporan dari panitia pemilihan; 

Selanjutnya tahapan penerbitan keputusan bupati tentang pengesahan pengangkatan calon kepala Desa terpilih paling lambat 30 (tiga puluh) hari sejak diterimanya laporan dari BPD; dan dikanjutkan dengan tahapan penjadwalan pelantikan kepala Desa oleh bupati paling lama 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkan keputusan pengesahan pengangkatan calon kepala Desa terpilih dengan urutan acara pelantikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 

"Kades terpilih yang akan dilantik rencananya di bulan Desember 2018, dan akan dilantik langsung oleh Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin," tegas dia.

Selain itu dari 23 kades yang telah terpilih yang akan dilantik dibulan  desember tahun 2018, sebanyak 21 Kepala Desa sedangkan 2 dua (kades) terpilih lainnya yakni Kecamatan Lalan yakni Desa Galih Sari dan Desa Madya Mulia akan dilakukan pelantikan pada Februari 2019 mendatang.

"Mengingat dua Kades di Lalan tersebut masa jabatannya baru habis diawal tahun  2019 nanti, jadi khusus dua Desa tersebut pelantikannya akan dilakukan Februari," terangnya.

Adapun daftar nama Kepala Desa terpilih beserta perolehan suaranya, yakni di antaranya Jaya Agung Kecamatan Lalan: Karsipin (233 suara), Sumber Rejeki Kecamatan Plakat Tinggi, Musgani (334 Suara), Sido Mulyo Kecamatan Tungkal Jaya: Suwito (356 Suara), Mekar Sari Kecamatan Keluang: Susanto (128 Suara), Sridamai Kecamatan Keluang : Darlin Basri (192 Suara), Sinar Tungkal Kecamatan Tungkal Jaya : Indra Gunawan (497 Suara), Bangkit Jaya Kecamatan Jirak Jaya: Sidik (151 Suara), Madya Mulya Kecamatan Lalan : Suwardi (411 Suara), Sinar Jaya Kecamatan Jirak Jaya : Alexander (510 Suara), Nusa Serasan Kecamatan Sungai Lilin : Rudi Hartono (1.268 Suara).

Kemudian, Galih Sari Kecamatan Lalan : Sarji (696 Suara), Wonorejo Kecamatan Bayung Lencir : Sumitro (648 Suara), Lubuk Harjo Kecamatan Bayung Lencir : Khamdi (799 Suara), Talang Simpang Kecamatan Jirak Jaya : Darmadi (210 Suara), Jirak Kecamatan Jirak Jaya : Iskandar Kamarullah (784 Suara), Suka Damai Baru Kecamatan Sungai Lilin : Suripno (465 Suara), Suka Maju Kecamatan Plakat Tinggi : Imam Ayatullah (626 Suara), Seratus Lapan Kecamatan Babat Supat : Silahudin (436 Suara), Supat Timur Kecamatan Babat Supat : Heri Diandi (665 Suara), Ulak Paceh Kecamatan Lawang Wetan : Marzuani (620 Suara), Macang Sakti Kecamatan Sanga Desa : Aripai (398 Suara), Babat Ramba Jaya Kecamatan Babat Supat : Dedi Aswari (308 Suara), dan Mulya Agung Kecamatan Lalan : Yamidi (306 Suara). /red/


INFOSEKAYU.COM - Pelaksanaan Pesta Demokrasi di Kabupaten Musi Banyuasin ditandai dengan pertama kali dilaksanakan Pemilihan Serentak Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Musi Banyuasin yang digagas oleh Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin pada janji politik Tahun 2017 terwujud pada Pilkades serentak, Sabtu (10/11/201), bertepatan pula dengan momen Hari pahlawan dengan harapan semangat memilih masyarakat tinggi.


Sebelum dimulai, antusiasme masyarakat untuk memilih dibuktikan dengan kerelaan masyarakat menunggu di bawah tenda yang disiapkan panitia.

Ratusan masyarakat sudah mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pilkades Suka Maju yang diikuti oleh 2 (dua) orang calon yaitu Diki Harnanto dan Imam Ayatullah, yang memperebutkan 1.172 orang yang terdaftar sebagai pemilih di Balai Desa Suka Maju.

Terbukti bertepatan dengan hari Sabtu dan hari libur, pantauan dari salah satu tim pemantau yang diketuai oleh Erdian Syahri, SSos, MSi selaku Kepala DPMPTSP Muba beranggotakan H Dede Junaidi (Sekcam Plakat Tinggi), H Masrowi (Kasi Kec. Plakat Tinggi), Sudarisman (Pj Kades), M Yustamir (BPMD Kab. Muba) bertugas memantau Pelaksanaan Pilkades di Desa Suka Maju yang dimulai pukul 07.00 WIB.

Masyarakat terlihat dengan sabar menunggu untuk mendapatkan giliran memilih. Sebelum digelar pemilihan acara resmi adalah pemaparan visi dan misi calon kepala desa Suka Maju dan dilanjutkan Pembacaan Sambutan Bupati Musi Banyuasin oleh Ketua Tim Pemantau Erdian Syahri yang mewakili Bupati.

Dalam sambutannya, Bupati Musi Banyuasin menyampaikan kepada masyarakat untuk dapat memilih calon kepala desa secara serentak, langsung, umum, bebas yang mana Pilkades tahun 2018 dilaksanakan serentak di 23 Desa di 10 Kecamatan yang ada di Kabupaten Musi Banyuasin.

Hal ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Bupati Musi Banyuasin Nomor 78 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Bupati Nomor 33 Tahun 2016 tentang  Tata Cara Pencalonan, Pemilihan, Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Desa.

Bupati juga berharap agar masyarakat dapat meningkatkan partisipasi dalam memilih dengan menggunakan hak pilihnya agar Kades yang terpilih merupakan hasil pesta demokrasi yang terbaik dari yang terbaik dan merupakan pemilih mayoritas terbanyak dari masyarakat dengan harapan ketokohan dan kepemimpinan Kades yang terpilih di 23 desa ini dapat mendukung Visi Muba Maju Berjaya 2022.

Sementara Erdian Syahri yang juga kepala DPMPTSP Kabupaten Muba dan seluruh anggota tim pemantau mencatat bahwa Pilkades di Desa Suka Maju tingkat partisipasi pelaksanaan tinggi sekitar 87 % hampir 1.000 masyarakat yang memilih kades Suka Maju.

Selaku Ketua Tim Pemantau, Erdian Syahri juga berharap pelaksanaan Pilkades ini akan menjadi momentum untuk mendukung keberhasilan pembangunan di Desa Suka Maju dengan peningkatan efektifitas penggunaan Dana ADD dari Pemkab Muba dan Dana DD dari Pemerintah Pusat dapat mensejahterakan masyarakat desa Suka Maju, sejalan dengan Misi Bupati Musi Banyuasin untuk pemerataan pembangunan setiap desa dan kesejahteraan masyarakat desa terutama pendidikan, kesehatan, infrastruktur jalan, jembatan, jalan setapak, Fasilitas Sekolah, Kesehatan, Olahraga dan pemerataan air bersih dan listrik bagi masyarakat. /red/


INFOSEKAYU.COM - Akibat ulahnya menggelapkan dua karung pupuk milik PT MBI, Ramon Sing Saputra (21) warga Dusun 2 Desa Teladan Kecamatan Sekayu Kabupaten Muba, harus berurusan dengan pihak kepolisian sektor Batang Hari Leko, Jumat (9/11/2018).



Kejadian bermula pada saat tersangka mendapatkan tugas untuk melakukan pemupukan di area perkebunan sawit milik PT MBI dengan menggunakan 13 karung pupuk NK merk mahkota dengan isi 50 kg.

Saat melakukan pemupukan tersangka hanya menggunakan 11 karung pupuk sedangkan dua karung lagi diambil tersangka. Dan sebagai penggantinya, tersangka telah menyiapkan dua buah karung kosong.

Pada saat tersangka sedang membawa dua karung pupuk menggunakan sepeda motor, tersangka terpergok oleh staf karyawan PT MBI dan langsung mengamankan tersangka ke kantor PT MBI.

Selanjutnya pihak PT MBI melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Babat Supat. Kapolres Muba melalui Kapolsek Babat supat Iptu Marzuki membenarkan adanya kejadian tersebut, "Kita sudah menerima laporannya. Saat ini tersangka berikut barang bukti sudah kita amankan di Polsek Babat Supat guna dialkukan proses penyidikan lebih lanjut," ujar Kapolsek. /red/


INFOSEKAYU.COM - Aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintahan Kabupaten Musi Banyuasin dituntut untuk meningkatkan kompetensinya, baik dalam hal pengetahuan, keterampilan, maupun perilakunya. Hal ini perlu dilakukan untuk menjawab tantangan era Revolusi Industri 4.0


Demikian disampaikan Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin di sela memimpin Upacara Bendera dalam Rangka Hari Pahlawan di Halaman Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Sabtu (10/11/2018).

Dikatakan Dodi, sektor Publik atau Pemerintahan merupakan salah satu unsur penting bagi Indonesia untuk mendapatkan kemanfaatan dari berbagai peluang Revolusi Industri 4.0 yang ditandai dengan penggunaan teknologi secara massif.

"Pada akhirnya melalui momentum Peringatan Hari Pahlawan, saya mengajak marilah kita berbuat yang terbaik bagi bangsa ini. Mari berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Mulai dari yang dapat kita Iakukan, mulai dari lingkungan terdekat yang pada akhirnya memberikan kekuatan dan ketahanan bagi bangsa dan negara," ungkapnya.

Lanjutnya, di bulan November ingatan kolektif bangsa akan tertuju pada keberanian, semangat pantang menyerah serta pengorbanan tanpa pamrih para pahlawan yang telah gugur mendahului kita.

"Para syuhada bangsa tersebut telah mewariskan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdiri kokoh sampai saat ini dan untuk selamanya," imbuhnya.

Ia menambahkan, Seluruh rangkaian kegiatan Peringatan Hari Pahlawan tersebut bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai kepahlawanan, mempertebal rasa cinta tanah air dan meneguhkan semangat pengabdian bagi bangsa dan negara di hati sanubari bangsa Indonesia.

Ia menambahkan, Peringatan Hari Pahlawan bukan semata sebuah acara namun harus sarat makna, bukan hanya sebagai prosesi namun substansi setiap Peringatan Hari Pahlawan harus dapat menggali dan memunculkan semangat baru dalam implementasi nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari.

"Hal ini penting karena nilai kepahlawanan bukan bersifat statis namun dinamis, bisa menguat bahkan dapat melemah. Untuk itu, kiranya seluruh rangkaian kegiatan Peringatan Hari Pahlawan harus menjadi energi dan semangat baru mewarisi nilai kejuangan dan patriotisme dalam membangun bangsa Indonesia," pungkasnya. /red/