Top News


INFOSEKAYU.COM -  Meski Peraturan Daerah Kabupaten Musi Banyuasin Nomor 2 Tahun 2018 Tentang Pesta Rakyat sudah diterapkan sejak beberapa bulan lalu, tetapi masih ada saja oknum warga yang mencoba melanggar untuk melaksanakan pesta hingga larut malam.


Seperti yang terjadi di Dusun IV Pilip Desa Lais Utara Kecamatan Lais, Kamis (17/1/2019) yang mencoba untuk menggelar musik orgen tunggal hingga malam hari dalam rangka pesta pernikahan.

Mendapatkan laporan dari sejumlah warga, pihak Kecamatan didampingi Polsek dan Danramil langsung turun ke lokasi untuk memberikan pengertian ke warga untuk tidak melaksanakan pesta pada malam hari.

"Jadi tadi pihak Kecamatan didampingi Kapolsek dan Danramil serta Tokoh Masyarakat setempat memberikan pengertian ke warga. Alhamdulillah warga bisa mengerti dan membatalkan rencana musik orgen tunggal pada malam hari," ungkap Camat Lais, Drs Deni Sukmana MSi.

Lanjutnya, ke depan pihak Kecamatan akan menerbitkan surat edaran terkait Kecamatan akan mengeluarkan rekomendasi izin keramaian. "Sehingga Kecamatan bisa termonitor kalau ada warga yang mencoba untuk melaksanakan pesta malam hari dan tentunya akan segera dibatasi," jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus bersinergi dengan Kapolsek dan Danramil untuk melaksanakan dan terus mensosialisasikan Peraturan Daerah Kabupaten Musi Banyuasin Nomor 2 Tahun 2018 Tentang Pesta Rakyat.

"Saya sangat berterima kasih kepada pak Kapolsek AKBP Edy Siregar serta Danramil Kapten Hermanto yang sigap dan pro aktif turun langsung ke lokasi bersama-sama untuk memberikan pengertian kepada warga Pilip," tukasnya. /red/


INFOSEKAYU.COM - Mita Musari atau lebih akrab di panggil Mita, saat ini sedang berjuang sebagai finalis LIDA 2 Indosiar 2019. Ia berada di group 11 dan akan tampil pada tanggal 25/01/2019 mendatang.


Dikutip dari LintasPeristiwa.com, Mita terlahir dari pasangan Indra dan Ipawati yang berasal desa Toman dan Ulak Paceh, Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan.

Sejak kelas 2 SD, Mita Musari sudah ditinggal oleh sang ayah dalam keluarga dengan ekonomi yang sangat sederhana. Sehingga Mita pun harus turut membantu kakaknya memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari.

Bahkan menyadap karet sebelum Subuh pun sempat Mita jalani, karena berkejaran waktu bersekolah di SMA Muhammadiyah Ulak Paceh sebelum pukul 7.00 WIB.

Meski demikian, hal itu tidak membuat Mita surut dalam mengejar prestasi dan cita-cita, khususnya di dunia tarik suara. Bakat itupun tersalurkan dari panggung ke panggung mengikuti ajang kontes dangdut muda mudi antar desa dalam kecamatan.

Sehingga torehan prestasi itupun membuat Mita mampu mendapat penghargaan sebagai pemenang di berbagai tempat dalam mengikutu acara kontes tersebut dan sempat juga menghantarkan Mita ikut berlaga di LIDA 1 Indosiar 2018 mewakili Sumsel. Saat itu, Mita hanya mampu bertengger sebagai juara 2  di perwakilan Sumsel.

Menurut  pengakuan Syahwalan, MPd, salah satu guru SMA Mita, “Mita Musari tercatat terakhir sebagai siswa SMA Muhammadiyah Ulak Paceh tahun 2018. Dan mampu menyelesaikan pendidikan SD, SMP, SMA tepat waktu semua di selesaikan dari Perguruan Muhammadiyah Ulak Paceh,” ujar Syahwalan.

Lanjutnya, “Setelah menamatkan pendidikan di SMA, Mita juga ikut membantu sebagai tenaga pengajar di TK ABA Karang Waru dan sepulang mengajar dari TK juga tetap membantu sebagai staf di kantor Pimpinan Cabang Muhammadiyah Ulak Paceh,” ungkap Shyawalan.

Yuk dukung niat Mita untuk berlaga di LIDA 2 Indosiar, dan saksikan bersama konser perdananya di Indonesia pada Kamis (25/1/2019) malam. Caranya, Ketik LIDA [spasi] MITA kirim ke : 97288 
atau bisa juga melalui Vote aplikasi Shopee. Semoga kupek asal Musi Banyuasin ini mampu menarik atensi para juri dan bertahan hingga babak terakhir. /red/

Sumber : Lintasperistiwa.com



INFOSEKAYU.COM - Setelah mencetak rekor tercepat se-Indonesia dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2017, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) kembali menjadi yang tercepat dalam penyampaian LKPD Tahun Anggaran 2018.


Prestasi ini terjadi dua tahun berturut-turut dan diakui serta diapresiasi langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Sumsel Maman Abdul Rahman. Menurut Maman, Pemkab Muba telah berhasil membuat sejarah dan mencetak rekor terbaik.

Bahkan, penyampaian LKPD TA 2018 ini lebih cepat dari penyampaian LKPD TA 2017 tahun lalu. Tahun lalu disampaikan pada 29 Januari 2018, dan LKPD TA 2018 ini disampaikan pada 17 Januari 2019.

"BPK RI perwakilan Sumsel sangat kagum dan takjub dengan yang sudah dilakukan Pemkab Muba, Tim TAPD, BPKAD Muba, Inspektorat Muba serta Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin, yang jelas penyampaian LKPD TA 2018 ini tercepat di Sumsel dan sejauh ini juga tercepat se-Indonesia," ujar Maman di sela Penyerahan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) TA 2018 (Unaudited) di Kantor BPK RI Perwakilan Sumsel, Kamis (17/1/2019) seperti dikutip dari laman Sindonews.

Berdasarkan aturan Undang-Undang Penyerahan Laporan Hasil Keuangan Pemerintah Daerah disampaikan paling lambat tiga bulan setelah pengunaan anggaran berakhir, berarti bulan Maret 2019 terakhir harus diserahkan ke BPK.

"Nah, ini hanya kurun waktu dua minggu sudah selesai. Saya dan dan seluruh pegawai di lingkungan BPK RI Sumsel mengapresiasi ini semoga ini bisa ditiru daerah lainnya di Indonesia dan khususnya di Sumsel," ucapnya.

Dia berharap kerja keras yang sudah dilakukan Pemkab Muba, Tim TAPD, BPKAD Muba, dan Inspektorat Muba ini nantinya akan menuai hasil yang maksimal. "Semoga ini bisa mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian," tuturnya.

Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin menyebut tujuh poin yang dilaporkan ke BPK RI Sumsel, di antaranya laporan realisasi anggaran, laporan perubahan saldo anggaran lebih, neraca, laporan operasional, laporan arus kas, laporan perubahan ekuitas, dan catatan atas laporan keuangan.

"Tujuh poin pelaporan ini kita lampirkan dalam penyerahan pelaporan hari ini. Semoga hasilnya nanti dapat peraihan opini WTP," ujarnya.

Selain itu, ada enam informasi juga yang disampaikan, di antaranya informasi mengenai kecukupan penerimaan periode berjalan untuk membiayai seluruh pengeluaran, informasi mengenai kesesuaian cara memperoleh sumber daya ekonomi dan alokasinya dengan anggaran yang ditetapkan dan peraturan perundang-undangan.

Kemudian informasi mengenai jumlah sumber daya ekonomi yang digunakan dalam kegiatan pemda serta hasil-hasil yang telah dicapai, informasi mengenai cara pemerintah daerah mendanai seluruh kegiatan dan mencukupi kebutuhan kasnya.

"Selain itu, informasi mengenai posisi keuangan dan kondisi pemerintah daerah berkaitan dengan sumber-sumber penerimaannya, baik jangka pendek maupun jangka panjang dan informasi mengenai perubahan posisi keuangan pemerintah daerah, sebagai akibat kegiatan yang dilakukan selama periode pelaporan," tukasnya.

Dodi Reza Alex mengatakan, kecepatan laporan ini berkat kerja keras seluruh OPD di Pemkab Muba khususnya BPKAD Muba. "Ini harus dipertahankan dan memberikan hasil yang maksimaldan positif bagi Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin," pungkasnya. /red/

Sumber : Sindonews.com


INFOSEKAYU.COM - Masih ingat dengan kasus pencurian hewan ternak Desember (27/12/2018) lalu, satu lagi pelaku yang DPO selama tiga minggu akhirnya dibekuk aparat Unit Reskrim Polsek Batang Hari Leko (BHL) Resort Musi Banyuasin, Kamis (17/1/2019) sekira pukul 01.00 wib dini hari tadi.


Tersangka Epangnista (42) warga Simpang Empat Dayung Desa Pangkalan Bulian kec BHL kab Muba ditangkap dikediaman Istri ke 3 (tiga) nya didesa tanjung karangan kec Tanjung Agung kab Muara enim, tersangka ditangkap oleh aparat gabungan Unit Reskrim Polsek BHL dan Unit Reskrim Polsek Tanjung Agung Resort Muara Enim.

Dari keterangan Kapolsek, informasi keberadaan salah satu tersangka komplotan pencurian didapat dari masyarakat, bahwa tersangka sedang berada di rumah istri ketiganya.

Kanit Res beserta personil langsung berkoordinasi dengan Polsek Tanjung Agung yang memiliki wilayah untuk dapat mem-backup penangkapan tersebut. Lalu, segera dilakukan penggerebekan,

Namun saat mau ditangkap, tersangka berusaha mencoba melarikan diri ke atas plafon rumah serta mencoba meloncat lewat jendela sehingga dilakukan tindakan tegas terhadap tersangka.

Dan dari hasil pengkuannya, tersangkalah yang berperan mengambil sapi tersebut dalam kandang dan juga yang menjualkannya ke Pasar Betung (Philip II Taja Raya) dengan mendapat bagian sebanyak Rp.1,5 juta rupiah.

Dari hasil pemeriksaan intensif, tersangka juga mengakui telah melakukan pencurian alat-alat komputer di dalam kantor Conoco Philip Dayung, Jumat (21/12/2018).

Selanjutnya tersangka dibawa ke Mapolsek Batang Hari Leko untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, yang kemudian berkoordinasi dengan Reskrim Polres Muba tentang pencuriaan di Conoco Phillips.

Kapolres Musi Banyuasin AKBP Andes Purwanti,SE, MM melalui Kapolsek Batang Hari Leko AKP Sofyan Afandi, SH, membenarkan penangkapan tersebut, "Tersangka DPO sudah kita amankan beserta barang buktinya dan akan kita kenakan pasal 363 (1)," bebernya saat dikonfirmasi. /red/


INFOSEKAYU.COM - Polres Musi banyuasin menggelar acara sosialisasi millenial road sefety dan pemutaran film bahaya narkoba yang diselenggarakan pada hari Rabu Kemarin (16/01) di lapangan gelanggang remaja sekayu.


Kegiatan sosialisasi dan pemutaran film bahaya narkoba tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti,SE, MM, yang dihadiri oleh kaum milenial kota Sekayu yang sedang berkumpul di gelanggang remaja kota Sekayu.

Kegiatan dimulai dengan pemutaran film edukasi tentang keselamatan berlalu lintas. Selanjutnya Kasat Lantas Polres Muba AKP Candra Kirana menghimbau serta mengajak kaum milenial yang mengikuti kegiatan tersebut agar selalu mengutamakan keselamatan berlalu lintas dengan menjaga ketertiban dalam berlalu lintas.

Serta mematuhi peraturan lalu lintas, tak lupa Kasat Lantas Juga menyampaikan kepada kaum milenial agar selalu safety riding dan berhati-hati saat berkendara.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan pemutaran film bahaya penyalahgunaan narkoba oleh Sat Binmas Polres Muba, dalam kegiatan tersebut Kasat Binmas Polres Muba Iptu Ricky Mozam mengajak para kaum milenial agar menjauhi narkoba, karena narkoba dapat merusak generasi bangsa.

Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, SE, MM, menerangkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan edukasi kepada kaum milenial tentang berlalulintas dan bahayanya penyalahgunaan  narkoba guna.

"Diharapkan dengan adanya kegiatan seperti ini para kaum milenial dapat lebih tertib berlalu lintas saat berkendara, dan menjauhi narkoba setelah mengetahui bahaya dari penyelahgunaan narkoba yang dapat menyebabkan kematian", ujar Kapolres. /red/


INFOSEKAYU.COM - Memasuki Tahun Anggaran 2019, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemkab Musi Banyuasin (Muba), dihimbau agar tidak ada lagi keterlambatan dalam pencairan.


Demikian instruksi Bupati Muba, H Dodi Reza Alex Noerdin, disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Musi Banyuasin Drs H Apriyadi MSi pada Upacara Rutin Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di Halaman Kantor Bupati Muba, Kamis (17/1/2019).

Dikatakan Sekda, setiap tahun sesuai Intruksi Bupati, OPD harus melakukan percepatan, dan alhamdulillah baik dari sisi pembahasan dan pengesahan target sudah tercapai. Intinya secara administrasi sudah selesai, bahkan hari ini pukul 10:00 wib nanti Bupati akan menyerahkan Laporan Keuangan 2018 Kepada Kepala BPK Sumsel.

"Saya juga menghimbau kita sudah memasuki tahun anggaran 2019, pengesahan dan persetujuan sudah dilaksanakan. Sekarang bola ada di kita, di kepala OPD dan karyawan masing-masing. Tolong dipercepat, jangan lagi menunda-nunda sesuatu, jangan menunggu besok dan lusa, kegiatan yang semestinya harus dilakukan maka segera laksanakan," tukasnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekda juga mengatakan, bahwa Kabupaten Muba Senin lalu menerima Piala Adipura dari Kementrian Lingkungan Hidup. Oleh karena itu, ucapan terima kasih kepada jajaran ASN, terkhusus Dinas Lingkungan Hidup bersama Pasukan Orange telah menjaga keindahan dan kebersihan khususnya di Kota Sekayu.

"Wujud rasa syukur kita sambut Piala Adipura ke 12, besok akan dilaksanakan beberapa kegiatan, pukul 07.00 wib kita akan melakasanakan gotong-royong kebersihan bersama di lingkungan masing-masing. Kemudian pukul 09.00 wib akan dilaksanakan arakan piala adipura, maka dari itu ASN tolong disampaikan kepada masyarakat, keluarga dan tetangga masing-masing," ujarnya.

Selain itu Sekda juga mengingatkan sebentar lagi akan menghadapi pesta demokraasi, tepatnya pada tanggal 17 April 2019. Dihimbau agar ASN harus netral, jangan bermain politik baik itu di dunia maya maupun nyata, karena melanggar Undang-Undang tindak pidana.

"Mari tertibkan diri, menyadarkan diri masing-masing, jangan sekali-kali melakukan tindakan yang bisa merugikan kalian sendiri sebagai ASN," ucap Sekda.

Adapun OPD pelaksana Upacara Korpri kali ini yaitu, Bappeda, Inspektorat dan Sekretariat DPRD Muba. Yang bertidak sebagai komandan Upacara Rutin Korpri kali ini adalah Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Penganggaran pada Bagian Program Keuangan Sekretariat Daerah DPRD Kabupaten Muba, Sutrisno, SE, MSi. /red/



INFOSEKAYU.COM- Banyak sekali anak anak berprestasi  yang mengharumkan Kabupaten  Musi Banyuasin baik ditingkat Nasional Maupun internasinal, salah satunya gadis yang berasal dari Ulak Paceh Kecamatan Lawang Wetan Kabupaen Musi Banyuasin

Mita Musari yang akrab disapa mita akan segera tampil diajang Liga Dangdut Indosesia yang tayangkan langusung di Indosiar. Mita menjadi satu satunya kontestan yang berasal dari Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Kemampuannya dalam menyanyikan lagu dangdut mengantarkannya lolos untuk melanjukan perjuangan dijakarta, ini bukan pertama kalinya mita mengukuti ajang bergengsi ini. Tahun 2018 mita juga pernah mengikuti ajang ini tapi belum bisa menjadi wakil Sumatera Selatan, hal tersebut tak membuat mita patah semangat, justru itu dijadikannya sebagai pengalaman untuk kedepannya.

Dari hasil pengundian yang dilakukan pada konser parade Bhineka Tunggal Ika LIDA senin (14/01/2019) lalu. Mita tampil di group 11 sekitar tanggal 25 januari 2019. Tim infosekayu sempat mewawancari sosok gadis mungil yang memliki suara emas tersebut.

"Motivasi saya mengukuti ajang ini membanggakan keluarga khususnya orang tua dan yang paling penting adalah menjadikan Kabupaten Musi Banyuasin agar lebih dikenal lagi kedepannya" ujar mita.
"selain itu persiaan yang saya lakukan menjelag LIDA 2 ini adalah mental, kesehatan, dan yang paling utama adalah suara yang harus fokus" sambungnya.

Mita sangat mengharapkan sekali arahan, motivasi dari masyarakat Sumstera Selatan khususnya Kabupaten Musi Banyuasin, dan yang paling utama sms dari masyaraka, karena itu lah point utama yang ajang tersebut. Adapun cara untuk mendukung mita adalah ketik LIDA (spasi) MITA kirim ke 97288 atau bisa vote di aplikasi shoppe. (im)












INFOSEKAYU.COM - Pemilihan duta Inmas (Informasi dan Humas) Kemenag Sumsel telah dimulai. Neni Novita Sari, Siswi MAN 1 MUBA terpilih mewakili Kabupaten Musi Banyuasin pada ajang pemilihan Duta Inmas di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), yang digelar pada bulan Januari hingga Maret mendatang.


Pada hari Rabu (9/1), Ia bersama 13 peserta lainnya dari Kabupaten dan Kota Se-Sumsel, mengikuti sosialisasi jelang proses audisi dan sesi photoshoot, di Kanwil Kemenag Sumsel. Mereka yang terpilih ini harus memiliki wawasan, kecerdasan, akhlak, dan prestasi yang membanggakan. Sebab, para pemenang nanti akan mempromosikan Kementerian Agama kepada masyarakat.

Salah satu tokoh pemuda Kabupaten Muba Herdoni Syafriansyah yang juga Ketua ARSI Muba mengatakan Neni Novita Sari ini sangat tepat mewakili Muba karena ia punya talenta, semangat dan prestasi yang membanggakan.

"Banyak prestasi yang telah diraih oleh Neni Novita Sari, seperti Juara 1 Festival Akustik tingkat kecamatan, Finalis 5 terbaik Duta Pajak 2018, Juara Favorit Deklamasi Puisi Organisasi ARSI Muba, Lomba cipta dan baca puisi sekolah, serta Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten Muba."ungkapnya.

Sementara, Kabag Humas Pemkab Muba, Herryandi Sinulingga, AP mengatakan, "Mari kita dukung dan suport anak-anak kita yang berasal dari Musi Banyuasin yang berkompetisi dibidang yang mereka tekuni, karena kita patut berbangga anak yang berprestasi pastinya akan membawa nama baik dan mengharumkan nama daerah kita Musi Banyuasin. Sukses buat ananda kami Neni Novita Sari, terus melangkah maju. Aura citra positifmu mengharumkan nama daerahmu. Yakin menang tetap semangat,” ujarnya.

Lingga menambahkan bahwa, ke depan akan ada seleksi untuk penentuan tiga besar. Salah satunya melalui vote. Oleh karena itu Neni sangat mengharapkan dukungan kepada seluruh masyarakat Musi Banyuasin.

Kegiatan ini bertujuan untuk mencari bakat dan kemampuan masing-masing siswa Madrasah dan mereka akan bersaing menjadi yang terbaik untuk menduduki dan melaksanakan tugas sebagai Duta Inmas Kanwil Kemenag Provinsi Sumsel tahun 2019.

Oleh sebab itu, "Ayo kita gotong-royong bersama-sama mendukung Neni Novita Sari nomor 07, satu-satunya perwakilan Duta Inmas Kanwil Kemenag Provinsi Sumsel dari Kabupaten Musi Banyuasin," ajaknya. /red/