Top News


INFOSEKAYU.COM - Atlet asal Kabupaten Musi Banyuasin binaan Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD) Muba kembali bertengger di tingkat nasional, kali ini pada ajang Kejuaraan Nasional Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD), Sekolah Olahraga (SKO) se-Indonesia, Cabang Olahraga Angkat Besi yang digelar 14-18 November di Gedung Olahraga (Gor) Tri Lomba Juang Bandung.



Hasilnya, tak tanggung-tanggung atlet PPLPD Muba atas nama Bima Sakti berhasil mengantongi sebanyak 3 medali emas kategori putra 56 Kilogram.

"Alhamdulillah kita bawa tiga medali emas yang dipersembahkan untuk masyarakat Muba," ungkap Pelatih PPLPD Muba Cabor Angkat Besi, Sutrisno.

Selain itu, Bima Sakti juga menjadi Lifter Terbaik Putra dengan peraihan nilai 345.75 dengan beban angkat 225 kilogram. "Bima Sakti juga mendapat ranking 4 putra terbaik Kejurnas Angkat Besi," bebernya.

Tidak hanya itu, medali perak dan perunggu juga diraih oleh atlet PPLPD Muba yakni diantaranya Agus Sasi 2 medali perak dan 1 medali perunggu kategori putra, Wahid Effendi 1 medali perak kategori putra, dan Cici Ng Way 2 medali perak kategori putri ujar Sutrisno.

Selain itu Kadispora Muba A Suandi mengungkapkan "Secara keseluruhan atlet PPLPD Muba duduk di peringkat 4 pada Kejurnas Cabor Angkat Besi ini," dan pada tanggal 23 November mendatang atlet angkat besi PPLPD Muba akan melanjutkan perjuangan pada ajang Kejurnas Senior-Junior yang akan digelar di Bandung.

"Target kita kali ini juara umum, dan kembali meraih medali emas sebanyaknya," pungkasnya. /red/



INFOSEKAYU.COM - Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dikenal sebagai daerah yang sangat komitmen dengan mengedepankan konsep pembangunan hijau berkelanjutan.


Komitmen tersebut juga ditunjukan dengan kegiatan rutin yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Muba dengan bergotong-royong bersama Kodim 0401 Muba menanam pohon di sepanjang Jalan Ahmad Dahlan Sekayu, Jumat (15/11/2018).

"Banyak cara untuk menghijaukan bumi Serasan Sekate ini, ya salah satu upaya tersebut DLH bersama Kodim 0401gotong-royong melakukan penanaman bibit pohon," ungkap Kepala DLH Muba, Andi Wijaya Busro.

Menurut Andi, dengan dilakukan penanaman pohon ini juga mengkampanyekan kepada masyarakat untuk sadar lingkungan dan tergerak untuk menanam pohon di lingkungan sekitar.

"Kami juga berharap masyarakat tergerak untuk menanam pohon di rumah masing-masing sehingga Kabupaten Muba ini semakin sejuk dan terjaga," tuturnya.

Lanjutnya, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin sangat konsisten dalam upaya menghijaukan dan menjaga lingkungan di Kabupaten Muba.

"Terlebih beliau sangat konsisten dengan konsep pembangunan hijau yang berkelanjutan, dan tugas menjaga lingkungan di Muba ini merupakan tugas kita bersama," jelasnya.

Andi menambahkan, pihaknya akan terus melakukan penanaman bibit pohon dan melibatkan semua elemen dan masyarakat. "Kegiatan penanaman pohon ini akan terus dilakukan dan melibatkan semua pihak," pungkasnya. /red/



INFOSEKAYU.COM - Prestasi membanggakan kembali diraih sekolah di Bumi Serasan Sekate, kali ini pada Momentum Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-54 Tahun 2018, Sabtu (17/11/2018) di Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS) Palembang, SD Anwar Karim 5 Kecamatan Tungkal Jaya Kabupaten Musi Banyuasin meraih Juara 1 Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Sumsel.


Selain itu, SMP Negeri 1 Babat Toman meraih Juara 3 Sekolah Sehat Tingkat Provinsi, dan SMA Negeri 3 Sekayu meraih Juara 3 Sekolah Sehat Tingkat Provinsi.

"Alhamdulillah, SD-SMA di Muba mendapatkan Juara Sekolah Sehat di Tingkat Provinsi," ungkap Plt Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Muba, dr Azmi. 

Lanjutnya, khusus untuk SD Anwar Karim yang meraih juara 1 pada tahun 2019 mendatang ditargetkan akan mewakili Sumsel untuk mengikuti kompetisi Sekolah Sehat Tingkat Nasional.

"SD Anwar Karim ini nantinya akan mendapatkan pembinaan yang lebih intens lagi untuk target bisa meraih juara ke tingkat nasional," jelasnya.

Dikatakan, Dinkes akan bersinergi dengan Dinas Pendidikan Muba untuk nantinya memberikan pembinaan khususnya di bidang UKS di Sekolah. "UKS nantinya lebih inovatif dan kreatif lagi agar bisa mendapatkan Juara Sekolah Sehat di Tingkat Nasional," harapnya.

dr Azmi menambahkan, prestasi ini tak luput dari support Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin yang terus menekankan warga sekolah untuk memprioritaskan hidup bersih di sekolah. "Pak Bupati juga sangat menekankan supaya pola hidup bersih itu diterapkan sejak usia dini dan dibina dengan maksimal di Sekolah-sekolah," tuturnya.

Selain itu, pada rangkaian Hari Kesehatan Nasional ke-54 Tahun 2018 di Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS) Palembang juga Desa Bukit Jaya Kecamatan Sungai Lilin meraih Juara 3 Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Tingkat Provinsi. /red/



INFOSEKAYU.COM - Ikatan Mahasiswa Musi Banyuasin (IMMUBA) menggelar Rapat Umum Anggota (RUA) sebagai rangkaian pemilihan Ketua Umum (Ketum) baru masa bakti 2018-2020, dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Musi Banyuasin, Musni Wijaya.


Dalam RUA tersebut, lima calon yang akan bersaing yakni di antaranya kandidat nomor urut 1 Suwani (UIN Raden Fatah Palembang),  nomor urut 2 Faisal Supriyanto  (UIN RF Palembang), nomor urut 3 Nendri (Universitas Muhammadiyah Palembang), nomor urut 4 Ajay Asril (Universitas Muhammadiyah Palembang), dan nomor urut 5 Parlan Akbar (Universitas Muhammadiyah Palembang).

"Hari ini sidang pleno dan pemilihan akan berlangsung Minggu (18/12) di Kantor Perwakilan Muba di Palembang," ungkap Ketum IMMUBA, Amrullah di Kantor Perwakilan Pemkab Muba di Palembang, Sabtu (17/11/2018).

Dikatakan, proses pemilihan Ketum nantinya akan diikuti oleh pengurus dan anggota IMMUBA. "Pemilihan akan dilaksanakan secara demokratis, serta siap menang dan kalah," ujarnya.

Lanjutnya, IMMUBA akan terus bersinergi dengan Pemkab Muba dan mendukung Pemkab Muba untuk mewujudkan Muba Maju Berjaya 2022. "Kami apresiasi Pak Bupati Dodi Reza yang sangat support dengan IMMUBA," jelasnya.

Sementara itu, pada kesempatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Muba Musni Wijaya yang mewakili Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin. Dalam sambutanya Musni Wijaya menyatakan, "Kiranya rangkain giat pemilihan Ketum Immuba periode ini berjalan lancar dan tertib dan demokratis".

Musni menambahkan, Pemkab mengapresiasi kepada seluruh pengurus Immuba beserta anggotanya yang menjadi bagian untuk turut andil mewujudkan Muba Maju Berjaya tahun 2022 "IMMUBA diharapkan dapat terus berkarya dan memberi citra postif serta IMMUBA kiranya terus menggaungkan dengan mensosialisasikan Kemajuan Muba, yang patut kita informasikan kepada masyarakat muba dan diluar Muba dan mari kita bersama komitmen dan terus bersinergi untuk memajukan daerah yang kita banggakan Bumi Serasan Sekate,“ tukas dia.

Musni juga mengingatkan, dan menghimbau kepada seluruh anggota dan pengurus IMMUBA untuk memprioritaskan aktifitas perkuliahan masing-masing, mengingat IMMUBA adalah putra-putri Musi Banyuasin yang kelak menjadi generasi unggulan yang dapat membanggakan daerah.

"Saat ini kita memasuki jaman Revolusi Industri 4.0 dan kita harus berperan aktif menghadapi itu bersama sama," ingatnya.

Musni Wijaya juga mengingatkan, bahwa ikut organisasi itu sangat penting, "Tapi adik-adik IMMUBA juga harus tetap memprioritaskan kuliah supaya bisa selesai dengan tepat waktu dan mendapatkan nilai yang memuaskan, serta mampu memberikan warna karya dan inovasi serta pemikiran pemikiran yang dapat memajukan daerah kita Musi Banyuasin ke depannya. Ayo kita terus berkarya,” pungkasnya. /red/


INFOSEKAYU.COM - Sekitar 55 orang pelajar dari berberbagai sekolah di wilayah Kota Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang kedapatan membolos saat jam pelajaran berhasil terjaring Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Muba yang sedang melakukan patroli.


Kasat Pol PP Pemkab Muba Jonni Martohonan, AP, MM, melalui Kasi Penyidikan dan Penyelidikan Fadli, SH, membenarkan timnya telah mengamankan 55 orang pelajar yang kedapatan membolos.

“Setelah mendapat informasi dari masyarakat kita langsung melakukan patroli dan menyatroni berbagai tempat mereka berkumpul,” ujar Fadli Senin (19/11) seperti dikutip dari Sumatradeadline.

Dikatakannya mereka yang kedapatan membolos selanjutnya digelandang ke kantor Pol PP untuk dilakukan pendataan, dilakukan pemanggilan orang tua dan pihak sekolah.

“Mereka berhasil kita jaring saat sedang berada di warnet, rental PS, beberapa kosan wilayah Kayuara dan taman Kodim,” jelasnya.

Ironis, salah satu pelajar yang berhasil diamankan tersebut kedapatan membawa alat pembesar kelamin berjenis tissu magic.

“Kita berharap, hal ini tidak terjadi lagi demi terciptanya generasi muda yang berkualitas. Maka perlu adanya tindakan yang lebih khusus lagi baik dari orang tua, pihak sekolah maupun dari instansi terkait,” pungkasnya. /red/

Sumber : Sumatera Deadline

INFOSEKAYU.COM - Prestasi membanggakan kembali diberikan kepada orang nomor satu di Bumi Serasan Sekate. Kali ini Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin mendapatkan penghargaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dengan menerima Piagam penghargaan dan Penganugerahan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan, Senin (19/11/18).


Penghargaan tersebut diberikan kepada H Dodi Reza Alex Noerdin, karena dianggap sebagai pemimpin yang visioner yang mampu menjalankan pemerintahan dengan baik dan mengamalkan ajaran Astha Brata yang berisi delapan nilai utama, yakni matahari, bulan, bintang, angin, langit, api, samudera dan bumi.

Direktur Prof Dr Drs Ermaya Suradinata mengatakan, banyak prestasi membanggakan yang telah diukir oleh Dodi Reza Alex, karena dalam pemerintahan beliau dianggap mampu menjaga stabilitas pemerintahan di Pemkab Muba.

“Ya, kami nilai beliau pemimpin muda yang energik dan terus berinovasi dalam memajukan daerahnya yang saat ini dipimpinnya. Banyak program beliau terdengar sangat luar biasa di tingkat nasional salah satunya Program Replanting Sawit pertama di Indonesia, Program Aspal Karet dan menjadikan Kabupaten Muba sebagai kabupaten pencetak atlet berprestasi,” kata Prof Ermaya.

Lanjutnya, "Kita terus memonitor giat-giat inovasi dan kepemimpinan kepala daerah di Indonesia, dan dulu pertama saya ingat ayahanda Dodi Reza, saudara Alex Noerdin - mantan Bupati Muba dua periode dan mantan Gubernur Sumsel 2 periode, merupakan Kepala Daerah pertama yang mendapatkan penghargaan tertinggi dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri yakni Penghargaan Bintang Astha Brata. Dan kali ini, yang terseleksi mendapatkannya adalah Dodi Reza Alex sebagai Bupati Musi Banyuasin".

"Dodi Reza Alex, kami juga tahu dari pemberitaan di media masa bahwa di mana baru-baru ini juga mendapatkan penghargaan dari PR Indonesia Best Communicators 2018 kategori Bupati," sebutnya lagi.

Lanjut Prof Ermaya, Dodi juga termonitor memberdayakan alumni sekolah pemerintahan (purna praja) menduduki jabatan struktural dari tingkat eselon 2 sampai Jabatan Camat didominasi oleh alumni Pamong Praja di daerahnya.

“Kita berharap kepada Pak Dodi bisa terus bersinergi dengan IPDN, ke depannya hubungan baik antara IPDN dan Pemkab Muba dapat terjalan harmononis dan baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dr Reyonnyzar Moenek M Devt M yang turut hadir pada penyematan lencana yang diterima Dodi Reza Alex, menyampaikan pesan kepada Bupati Muba, untuk terus memberikan peluang serta mengakomodir para alumni dari IPDN.

"Ya jelas, saya amanahkan para adik-adik Junior yang ada di Muba kepada Bupati, lalu bantu juga program yang dijalankan Bupati. Jikalau ada alumni yang melenceng atau nakal silahkan Bupati Muba menjewer saja," pesan Reyonnyzar yang juga merupakan alumni APDN.

Di tempat yang sama, Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin dalam sambutannya di hadapan 3000 praja IPDN menyatakan bahwa, secara pribadi dirinya sangat memberikan apresiasi setinggi-tingginya bagi kampus IPDN yang selalu mencetak para pamong praja dengan kualitas serta dedikasi tinggi dan loyalitas yang luar biasa bagi untuk pengabdiannya di pemerintahan.

"Saya bangga dan merasa terhormat menerima lencana penghargaan alumni IPDN. Tentu, saya sangat berterima kasih kepada Rektor dan para civitas akademika yang ada di kampus IPDN," ucap Dodi

Mantan anggota DPR RI dua periode ini juga menambahkan, bahwa para alumni mulai dari IIP, APDN, dan IPDN yang ada di Muba sangat membantu dalam menjalankan roda pemerintahan di Muba.

"IPDN yang ada di Muba sangat diperlukan, dikarenakan saya percaya dan melihat secara langsung atas dedikasi dalam bekerja serta membantu mewujudkan visi misi Muba Maju Berjaya," imbuh Dodi.

Dilanjutkan dia, dalam menjalankan roda pemerintahan di Pemkab Muba, banyak program strategis yang telah dijalankan salah satunya inovasi Pelaksanaan replanting kelapa sawit dan telah secara langsung diresmikan oleh Presien RI Joko Widodo. Selain itu Presien RI Joko Widodo akan kembali untuk kedua kalinya akan hadir di kabupaten yang kami banggakan, rencananya meresmikan pembangunan Infratruktur jalan yang menggunakan teknologi Aspal campur karet yang pertama di indonesia dilaksanakan oleh tingkat kabupaten se- Indonesia ujarnya

Dilanjutkan Dodi Reza, "Pada awal tahun 2019 nanti kita akan membuka lelang jabatan terhadap pejabat esselon II, dan akan dilakukan lelang.sebagai wadah kompetensi ASN dan Saya yakin para alumni yang mengikuti lelang nanti dapat berkontrubusi dengan baik,” jelasnya. (ril) 


INFOSEKAYU.COM - Bermula dari terciduknya satu pemuja sabu dalam kegiatan razia rutin, Unit reskrim Polsek sungai Lilin Resort Musi Banyuasin akhirnya berhasil membongkar dan meringkus empat komplotan pencurian Sarang Walet, Selasa (13/11/2018) malam hari.


"Masih ada tiga orang lagi yang kita kejar, yakni Syek, Nazar dan Bambang. Mudah-mudahan dalam tidak beberapa lama kita tangkap, dan barang bukti sudah diamankan," kata Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, SE, MM diwakili oleh Kapolsek Sungai Lilin Heri Hurairo, SH.

Sebelumnya Polsek Sungai Lilin menangkap tersangka Muhammad Alamsyah (30) warga Pinang Manjat Kecamatan Sungai Lilin yang kedapatan menyimpan sabu-sabu.

Setelah diinterograsi tersangka mengakui telah mencuri sarang walet di dua tempat berbeda, bersama rekan-rekannya, milik korban Antoni (46) warga Pasar Sungai Lilin sebanyak 1,5 kg dengan kerugian mencapai Rp.22 juta yang dicuri pada Rabu (11/07) pukul 02.30 WIB di bangunan walet empat lantai Paret 3 Teluk Kemang Kelurahan Sungai Lilin Kecamatan Sungai Lilin. 

Kemudian korban KH Abdul Malik Munsir (64) warga Sri Gunung Kecamatan Sungai Lilin sebanyak 4 kg dengan total kerugian mencapai Rp.50 juta pada Selasa (12/7) pukul 02.00 WIB di rumah walet, Pondok Pesantren Assalam Al Islamy Desa Sri Gunung Kecamatan Sei Lilin Kabupaten Muba. 

Mendapati pengakuan tersebut langsung melakukan pengejaran terhadap para tersangka lainnya. Alhasil didapatlah tersangka Erwin (37) warga Teluk Kemang Sungai Lilin, Muji Burohman alias Nang (41) warga Perumahan Asri Sungai Lilin, Nopin Saputra (35) warga Puskesmas Kebun Kelapo Sungai Lilin.

Menurut pengakuan para tersangka, mereka mencuri walet korban dengan cara melalui pintu masuk keluar burung walet dengan menggunakan tali yang telah dipasang jangkar dan memanjat agar mendapatkan sarang waletnya. /red/




INFOSEKAYU.COM - Peringatan Hari Juang Kartika tahun 2018, diisi dengan penanaman pohon di sepanjang Jalan KH Ahmad Dahlan Kelurahan Balai Agung Kecamatan Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin.


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolres Musi Banyuasin AKBP Andes Purwanti, SE, MM, unsur FKPD Kabupaten Musi Banyuasin diwakili Kadishub Kab Musi Banyuasin Patih, peserta gabungan instansi pemerintah daerah dan aktivis lingkungan hidup Kabuaten Musi Banyuasin.

Letkol Mulyadi CZi selaku ketua panitia pelaksana kegiatan dari Kodim 0401 Muba menuturkan, “Kita telah menyiapkan bibit pohon ketapang mini sebanyak 65 batang untuk ditanam pagi hari ini,” ujarnya.

Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, SE, MM turut ambil bagian untuk menanam bibit pohon ketapang mini yang telah disediakan. "Penanaman pohon dilakukan demi menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat struktur tanah,” sebut Kapolsek.

“Kita telah melihat di media bahwa Kota Palembang terdapat banjir beberapa hari lalu. Untuk itu, jika bukan kita siapa lagi yang akan menjaga lingkungan. Mari kita wariskan mata air kepada anak cucu kita, bukan air mata,” ujar Kapolres Muba, Jumat (16/11/2018) pukul 08.20 wib. /red/