Top News


INFOSEKAYU.COM - Upaya meningkatkan pajak di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus dilakukan tim gabungan Kejaksaan Negeri Muba dan Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD).



Kali ini sebanyak delapan Wajib Pajak (WP) di Kecamatan Sekayu dipanggil tim untuk dilakukan pemeriksaan terkait ketidakpatuhan dalam membayar pajak.

“Ya, saat ini terdapat 24 wajib pajak yang dikuasakan ke Kejari Muba untuk dilakukan penindakan."

"Untuk hari ini delapan yang dipanggil,” kata Kabid Penagihan BPPRD Muba, Solekhan, Rabu (17/10/18).

Saat ini pihaknya baru fokus melakukan penindakan wajib pajak yang berada di Kecamatan Sekayu.

"Total terutang 24 WP di Sekayu itu lebih dari Rp 1 miliar. Jumlah tersebut berdasarkan temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK),” ungkapnya.

Terdapat delapan mata pajak daerah yang diterapkan diluar PBB dan BPHTB yakni pajak restoran, pajak hotel, pajak air bawah tanah, pajak reklame.

Kemudian pajak mineral bukan logam, pajak burung walet, pajak hiburan, dan pajak penerangan jalan.

“Pada hari ini delapan WP yang dipanggil itu terkait pajak hotel, pajak air bawah tanah, dan pajak penerangan jalan."

"Ada laporan yang tidak sesuai omzet, ada perusahaan yang tidak membayar pajak penerangan jalan, ada hotel yang tidak membayar pajak," ujarnya.

Adanya penindakan ini diharapkan seluruh wajib pajak yang ada di Kabupaten Muba untuk segera berbenah dan membayar seluruh kewajiban yang dikenakan.

“Sementara Ini baru di Sekayu, nanti Wajib Pajak di kecamatan lain juga kita tindak."

"Harapan kita wajib pajak lebih jujur, pajak itu adalah kewajiban. Apa yang kita lakukan adalah menjalankan UU dan Perda," jelasnya.

Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Muba, Elyas Mozart Situmorang menambahkan, tindakan yang dilakukan pihaknya sebagai tindak lanjut MoU dengan BPPRD dalam rangka menertibkan wajib pajak yang melakukan pelanggaran.

"Ada sejumlah wajib pajak yang dengan sengaja atau tidak melakukan pelanggaran dengan tidak membayar atau menunggak pajak."

"Ini tidak benar dan harus diselesaikan, kedepan jangan ada lagi," ungkapnya. /red/

Sumber : Sripoku.com


INFOSEKAYU.COM - Bagi masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin yang pernah kehilangan sepeda motor diminta untuk segera melapor ke Mapolres Muba. Demikian, himbauan Kapolres Musi Banyuasin AKBP Andes Purwanti, SE, MM.


Himbauan tersebut dikeluarkan oleh Polres Muba, mengingat pelaku spesialis pencurian kendaraaan bermotor berhasil diringkus kepolisian. Adapun identitas pelaku adalah Erick (25) warga Kelurahan Balai Agung Kecamatan Sekayu.

"Kami menghimbau kepada masyarakat Musi Banyuasin yang merasa kehilangan sepeda motor, untuk segera melapor ke Polres Muba. Mengingat spesialis pencurian berhasil kita tangkap, " ungkap Kapolres Muba AKBP Andes Puwanti, SE, MM didampingi Wakapolres Muba Kompol Dody Indra Eka, Kabag Ops Kompol Erwin S Manik, SIK, Kasat Reskrim AKP Kemas Arifin, SIK, Kasat Narkoba AKP Harmianto dan jajaran Polres Muba, saat press rilis di halaman Mapolres Muba, Kamis (18/10/2018).

Keterangan tersebut, terkait pengungkapan kasus Polres Muba selama bulan September - Oktober 2018.

Selain itu, ungkap Kapolres Muba, pelaku yang bernama Erik ini telah melakukan pencurian kendaraan bermotor sebanyak 36 kali di wilayah Kabupaten Muba.

Lebih lanjut dikatakan Kapolres Muba, selama bulan September dan Oktober 2018 tercatat sudah ada 30 kasus tindak pidana. "Dengan lima kasus pencurian kendaraan bermotor dan berhasil kita amankan tujuh tersangka dan barang bukti berupa 6 unit sepeda motor," ungkap Kapolres wanita pertama di Muba tersebut, seperti dikutip dari KRsumsel.

Ia menambahkan, selain itu juga diungkap, ada 12 kasus pencurian dengan pemberatan dengan 18 tersangka, 1 kasus pencurian dengan kekerasan dengan 1 orang tersangka, 2 kasus pembunuhan dengan 3 orang tersangka, 2 kasus pencabulan dengan 2 orang tersangka, 2 kasus kekerasan dalam rumah tangga dengan 2 orang tersangka, 1 kasus percobaan pencurian dengan 1 orang tersangka, 1 kasus perjudian dengan 1 orang tersangka, 2 kasus kepemilikan senpi ilegal dengan 2 orang tersangka, dan 2 kasus sajam dengan 2 orang tersangka.

"Sedangkan untuk tindak pidana Narkoba, berhasil kita ungkap sebanyak 26 kasus dengan 35 tersangka. Di mana barang bukti shabu-shabu seberat 162,33 gram dan 20,5 butir pil ekstasi," beber Kapolres.

Sementara untuk pelanggar lalu lintas di Muba mencapai 391 pelanggar yang telah dilakukan penilangan. Sedangkan lakalantas mencapai 8 perkara.

Ditegaskan Kapolres Muba, "Kami terus berkomitmen dalam pemberantasan Narkoba di wilayah hukum Polres Muba. Serta terkait akan diadakannya Pilkades serentak tahun 2018 ini. Kita harapkan dapat berjalan aman, damai dan sejuk. Terlebih lagi di tahun 2019 nanti yaitu pileg dan pilpres dapat kondusif," pungkasnya. /red/

Sumber : KRsumsel


INFOSEKAYU.COM - Mewakili Bupati Musi Banyuasin, H Dodi Reza Alex Noerdin, Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Musi Banyuasin, H Ibnu Saad, SSos, MSi, menyambut kunjungan kerja Komisi C DPRD Kabupaten Temanggung Provinsi Jawa Tengah dalam rangka audiensi terkait pengelolaan hak-hak keuangan Bupati dan Wakil Bupati Muba, di Ruang Rapat Randik Pemkab Muba, Rabu (17/10/2018).


Rombongan Komisi C DPRD Temanggung sebanyak 14 orang diantaranya Wakil Ketua DPRD Temanggung Drs H Tunggul Purnomo, Ketua Komisi C DPRD Temanggung Slamet, SE, Asisten III Kabupaten Temanggung Drs Sigit Purwanto, MM, Kabag Umum Supriyanto, AP, MM, serta para Anggota DPRD Kabupaten Temanggung.

Kegiatan tersebut berlangsung dengan tanya jawab perihal program pembangunan dan hak-hak keuangan Bupati dan wakil Bupati Muba yang dijawab secara teknis oleh Kepala Bappeda Muba H Yusuf Amilin, Kabag Keuangan Setda Muba Muhammad Ali, dan Kabag Umum Setda Muba Denny, SH, MSi.

Asisten III Setda Muba mengucapkan terima kasih kepada rombongan eksekutif dan legislatif Kabupaten Temanggung yang telah melakukan bersilaturahmi dengan jajaran Pemkab Muba.

"Bukan hanya hari ini, tetapi diwaktu yang akan datang kami siap untuk berbagi informasi. Kami juga terus berusaha menjadi yang terbaik dalam hal pembangunan di Kabupaten Muba ini," ujar Ibnu.

Wakil Ketua DPRD Temanggung Tunggul Purnomo juga mengucapkan terima kasih atas informasi yang diberikan dan berharap hasil yang didapat akan mensejahterakan masyarakatnya pada masa yang akan datang.

"Kami berterimakasih banyak atas penyambutan dan keterbukaan informasi yang diberikan oleh jajaran Pemkab Muba, kami sangat apresiasi atas program-program kinerja dan keberhasilan-keberhasilan yang telah dicapai oleh Pemkab Muba, akan kami jadikan referensi bagi Pemkab kami agar bisa maju juga seperti Kabupaten Muba," ucap Tunggul. /red/



INFOSEKAYU.COM - Rabu (17/10/2018), SMPN 3 Lais bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Musi Banyuasin menyelenggarakan dua kegiatan sekaligus yaitu Bimbingan Teknis Pembuatan Majalah Sekolah dengan menghadirkan narasumber Duta Baca Muba, Rojaki, MPd, dan Kabid Layanan Perpustakaan, Zainal Abidin, SIP, MSi. Didampingi oleh Kabid Pengembangan Perpustakaan, Emi Marviana, SE, MSi, serta pustakawan, Reffinra Irwantoni, S SIP.


Di ruang terpisah juga diselenggarakan Kegiatan Workshop Tata Kelola Pengarsipan dan Persuratan,  dengan Narasumber Kabid Pembinaan Kearsipan, Herawaty, S Kom, M Si dan Arsiparis, Djum Hermawati, SAg, dengan peserta berjumlah 60 orang Tenaga Administrasi Sekolah dari beberapa sekolah di Kecamatan Lais, Babat Supat dan Sungai Keruh.

Ditemui secara langsung, Rojaki, MPd, dan Kabid Layanan Perpustakaan Zainal Abidin, SIP, menyampaikan bahwa kegiatan ini tentunya mempunyai manfaat yang luar biasa. "Majalah sekolah adalah media untuk menyampaikan infomasi kegiatan sekolah, melatih kecakapan dan bakat menulis siswa dan juga media promosi berbagai kegiatan sekolah kepada masyarakat luas," ujar Zainal.

Sementara itu, Kepala SMPN 3 Lais, Mardiana, MPd, menyambut baik hadirnya Duta Baca Kab Muba, Rojaki, MPd. "Selain mengajarkan bagaimana teknik membuat majalah sekolah juga, siap menerbitkan majalah sekolah dengan menjalin kerjasama salah satu pihak penerbit yang ada di Yogyakarta.

Selain itu, ia juga mengatakan sangat penting diadakan kegiatan Workshop Tata Kelola Pengarsipan dan Persuratan, karena sebagian besar peserta belum mengetahui pentingnya arsip, tertib arsip dan pengelolaan arsip sekolah bagi sekolah mereka masing-masing.

"Di samping mendapat pengetahuan tentang pengelolaan arsip dibahas juga tentang persuratan.  Bagaimana cara membuat surat yang baik dan benar, serta menentukan kode klasifikasi yang tepat untuk setiap surat karena selama ini Tenaga Administrasi Sekolah hanya mengandalkan pengalaman dalam membuat dan mengurus surat-surat sekolah," ungkap Mardiana.

Dia juga mengatakan kesiapan sekolah SMPN 3 Lais untuk menggelar acara lanjutan, yakni pemilihan duta baca sekolah dalam rangka menyambut Hari Pahlawan yang diperingati setiap tanggal 10 November. /red/


INFOSEKAYU.COM - Rabu (17/10/2018) sekira pukul 09.00 WIB bertempat di Aula H Alex Noerdin Mapolres Musi Banyuasin, telah dilaksanakan kegiatan silahturahmi Kapolres Muba dengan Mahasiswa se-Kabupaten Muba dalam rangka menjaga situasi Kamtibmas di Kabupaten Muba terkait Pileg dan Pilpres tahun 2019.


Hadir dalam pelaksanaan giat tersebut Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, SE, MM, Waka Polres Muba Kompol Dodi Eka Indra, SIK, MH, Kasat Intelkam Polres Muba AKP Metri Haryadi, SH, Kasat Narkoba AKP Harmianto, SH, MH, Kasat Sabara AKP Sigit Widodo, SH, Kasat Bimas Iptu Ricky Nizam, SH, Kasubag Hukum Penata Ita Izzakah, SH, MH, dan sekitar 150 Mahasiswa terdiri dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM Stair, Stie dan Poltek) Kabupaten Muba.

Acara dibuka dengan pembacaan doa dan dilanjutkan sambutan Ketua BEM Stair Sugalih yang mengatakan bahwa dirinya bersama perwakilan BEM Stier dan Poltek serta para Mahasiswa dalam Kabupaten Muba siap mendukung Polri, khusus Polres Muba dan Pemkab Muba menjaga situasi Kamtibmas dan mendukung Polri membuat situasi Pilpres dan Pileg 2019 berjalan Aman, Sejuk dan Damai.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, SE, MM, mengatakan bahwa, "Hasil evaluasi disepakati bahwa penandatanganan nota kesepahaman bersama tentang penegakan Peraturan Daerah Kabupaten Nomor 2 tahun 2018 tentang Pesta Rakyat bertujuan untuk menekan peredaran miras, pesta narkoba, tindak pidana penganiayaan dan menghilangkan tontonan tidak sehat yakni porno aksi serta menekan tindak pidana perjudian di Kabupaten Muba," ujar Kapolres.

Di akhir kegiatan, dilanjutkan dengan deklarasi bersama Sitkamtibmas yang damai, aman, dan sejuk di Kabupaten Muba. /red/



INFOSEKAYU.COM - Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi, MSi Mengingatkan Aparatur Sipil Negara Kabupaten Musi Banyuasin yang memegang kendaraan dinas agar tidak mengganti plat merah menjadi hitam.


"Kendaraan tersebut aset negara yang aturannya melarang mengganti plat, surat edaran sudah disebar kalau masih ada (mengganti plat) yang bandel kendaraannya akan kami tarik", kata Apriyadi saat menjadi Inspektur Upacara Rutin Korpri di Halaman Kantor Bupati Musi Banyuasin, Rabu (17/10/2018).

Memasuki triwulan ke-IV ini, Apriyadi juga mengingatkan seluruh ASN Muba untuk lebih fokus dan efektif menyelesaikan pembangunan fisik dan non fisik realisasi keuangan tahun anggaran 2018.

"Sebagai ASN kita harus senantiasa meningkatkan kompetensi, profesionalitas dan disiplin. saya minta 15 Desember semua kegiatan fisik selesai dan Surat Perintah Pembayaran sudah harus masuk di BPKAD," instruksinya.


Apel dikomandani oleh Firman Hariwan, SSos, MSi, Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta diikuti oleh para Asisten dan seluruh jajaran ASN Pemkab Muba. /red/


INFOSEKAYU.COM - Persoalan over load Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B Sekayu segera teratasi. Hal itu terjawab ketika Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin melalui Wakil Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi menemui Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna Hamonangan Laoly di Ruang Rapat Menkumham Gedung Sentra Mulia Lantai 5, Selasa (16/10/2018).


Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Muba Beni Hernedi memaparkan bahwasannya Pemkab Muba merasa penting untuk segera mengusulkan pembangunan Lapas yang baru di Kota Sekayu.

"Lahan sudah disiapkan seluas 5 hektare, kami berharap dengan pembangunan lapas yang baru nantinya tidak lagi terjadi permasalahan over load," ungkap Wakil Bupati Muba Beni Hernedi.

Lanjutnya, hal tersebut dilakukan guna memperhatikan juga masyarakat yang sedang mendapatkan pembinaan didalam lapas.

"Selain itu, keberadaan Lapas yang saat ini juga berada di dalam wilayah pemukiman penduduk. Nah, dengan lokasi Lapas yang baru nantinya akan jauh dari pemukiman penduduk," terangnya.

Sementara itu, Menkumham Yasonna Hamonangan Laoly pada kesempatan tersebut menyetujui rencana Pemkab Muba untuk membangun gedung Lapas yang baru di Sekayu. "Kami sangat mengapresiasi perhatian yang diberikan pak Bupati dan Wakil Bupati Muba terhadap keberadaan Lapas di Sekayu ini," tuturnya.

Ia menambahkan, pihak Kemenkumham akan segera meminta skema pembangunan yang akan dilakukan nantinya dengan sistem sharing anggaran dan usulan program."Perencanaan dan desain gedung Lapas akan dianggarkan melalui dana di Kemenkumham," bebernya.

Kemudian, dalam waktu dekat pihak Kemenkumham akan menerjunkan tim untuk melakukan survey ke lokasi di Kabupaten Muba. "Tahapan berikutnya adalah Pemkab Muba diminta segera menyediakan lahan yang layak bangun dan pembuatan pagar keliling di lahan tersebut," pungkasnya. /red/



INFOSEKAYU.COM - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menggelar Rapat Fasilitasi terkait permasalahan antara Masyarakat warga Eks Marga Bayat Kecamatan Bayung Lencir dengan PT. Bumi Persada Permai, di Ruang Rapat Randik Pemkab Muba, Selasa (16/10/2018).


Rapat mediasi dipimpin Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Muba H Rusli, SP, MM, dan dihadiri dari Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel Muzawir, PT BPP Hendri Siregar, Mursal dan Asnawi masyarakat Eks Marga Bayat, serta perwakilan dari Perangkat Daerah Muba.

Dalam rapat tersebut beberapa keputusan disepakati di antaranya pertama, PT BPP bersedia memenuhi tuntutan masyarakat yang meminta rehabilitasi Sungai Selaro. Kemudian melakukan penyiraman jalan secara periodik.

Meminta agar diupayakan ganti rugi terhadap tanah masyarakat yang disinyalir tergusur dalam kegiatan pembangunan HTI, dan menyarankan agar makam leluhur yang berada dalam areal kerja PT BPP dijaga dari kegiatan pembangunan HTI, serta makam tersebut dipasang tugu permanen dan juga dibatasi parit.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Muba berharap pihak perusahaan dapat menyesuaikan terhadap apa yang telah disepakati bersama tersebut agar terciptanya suasana yang kondusif.

"Sepanjang kita menyelesaikan permasalahan dengan kepala dingin dan tunduk kepada Peraturan Perundang-undangan, mudah-mudahan saja terselesaikan dengan baik," ujar Rusli.

Sementara perwakilan PT BPP Hendri Seregar mengatakan siap untuk memenuhi tuntutan masyarakat Eks Marga Bayat. "Untuk pengerjaan pembangunan tugu makam dua minggu ke depan sudah bisa kita mulai," ucap Hendri. /red/