INFOSEKAYU - Kasus penembakan misterius di wilayah hukum Polres Muba terjadi di Kecamatan Sungai Keruh Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Rabu (4/7/19) sekitar puku 20.30 WIB.


Akibatnya Sandra (24) Warga Dusun 7 Desa Gajah Mati Kecamatan Sungai Keruh, Muba harus dilarikan ke Puskemas terdekat karena mengalami luka tembak di dada.

Sandra ditembak oleh Orang Tidak Dikenal (OTD) tersebut terjadi di Jalan Sindang Marga sekitar pukul 20.30WIB, dimana saat itu korban Sandra baru pulang dari rumah pacarnya yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Pada saat dalam perjalanan pulang korban dipepet oleh 2 orang tidak dikenal dengan menggunakan sepeda motor, tanpa aba-aba pelaku langsung menembak korban dengan senjata api rakitan (Senpira) jenis kocok. 

Seketika korban langsung tersungkur dan bersandar pada sepeda motor miliknya. 

Usai melakukan penembakkan pelaku langsung melarikan diri, sementara Sandra menghidupkan senter Handphone miliknya dan memencet klakson untuk meminta bantuan.

Selang berapa lama kemudian warga sekitar langsung menolong korban dan membawa ke Pusekemas Tebing Bulang untuk diberikan pertolongan pertama.

Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, SE, MM, melalui Kapolsek Sungai Keruh Iptu Ade Nurdin, membenarkan terkait penembakan misterius yang dialami oleh korban Sandra. Korban ditemukan oleh masyarakat sekitar yang melintas dan langsung menolongnya.

"Kondisi korban saat ini belum bisa berbicara, namun korban mengatakan bahwa ia dipepet oleh 2 orang. Mengenai ciri-cirinya belum diketahui masih menunggu korban sadar dan dapat berbicara, akibat dari penembakan tersebut korban mengalami luka 3 lobang pada dada bawah," kata Ade.

Lanjutnya, terkait penembakkan terserbut pihaknya telah melakukan olah TKP dan pengejaran serta melakukan pemeriksaan terhadap saksi.

"Itu motifnya kita masih mendalami, jika itu perampokan tentunya barang-barang bawaan korban dibawa lari, namun ini tidak. Pihaknya terus berupaya mengejar pelaku penembakan misterius tersebut," ungkapnya.

Disinggung mengenai senjata api yang digunakan Ade menjelaskan bahwa menggunakan Senpira.

"Sementara ini diduga senpira jenis kocok, tapi kita masih menunggu proyektil yang sedang dilakukan pemeriksaan," jelasnya. /red/

Sumber : Tribun Sumsel

Share To:

Post A Comment: