SEKAYU, - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik menggelar Rapat Penanganan Virus Corona (Covid-19) bersama organisasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Muba, di Kantor Kesbangpol Muba, Jumat (27/3/2020).

Dalam kesempatan ini Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Kaban Kesbangpol Muba H Soleh Naim mengajak anggota yang tergabung dalam FKUB mendukung maklumat Kapolri, dan Imbauan Bupati Muba kepada semua Tokoh Ulama dan Agama untuk mencegah penyebaran Virus Corona, dan menyampaikan informasi serta memberikan edukasi kepada umat masing-masing.

"Mohon disampaikan betapa pentingnya kita memutus rantai penyebaran virus ini. Mudah-mudahan Kabupaten Muba terhindar dari virus corona," ujar Soleh Naim.

Selain itu Kaban Kesbangpol mengatakan mendekati bulan puasa atau perayaan agama lainnya, jika ada keluarga yang mau pulang kampung harap ditunda kalaupun masih dilakukan apalagi dari daerah yang terdampak, diharapkan dapat melaporkan ke fasilitas kesehatan terdekat.

Ketua FKUB H Ahmad Yani menyatakan siap mendukung imbauan pemerintah baik pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten secara tegas serta menyiapkan kepada umat masing-masing.

"Pada dasarnya semua umat beragama di Kabupaten Muba mendukung imbauan  Pemerintah dan masing-masing siap untuk solialisasi dan edukasi melalui jamaah untuk kemaslahatan bersama terhadap pencegahan penyebaran Covid-19 atau virus Corona ," kata Ahmad Yani.

Senada Toga Protestan Man Syukur Waruwu menuturkan perang melawan virus tersebut memang harus dikerjakan bersama.

"Himbauan dari pimpinan pusat kami mulai tanggal 29 Maret 2020 ini kegiatan ibadah dilaksanakan dirumah masing-masing, dan tidak kumpul dulu di Gereja," tuturnya.

Sementara itu Jhonny Aking melaporkan sejumlah kegiatan keagamaan Khong Hu Cu pun dibatalkan dalam rangka mendukung pencegahan penyebaran Covid-19.

"Untuk itu disarankan kita dapat mengkonsumsi  makanan gizi seimbang setiap harinya untuk menjaga stamina tubuh kita. Pada intinya kami mengikuti apa yang sudah dihimbaukan Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Kabupaten," tandasnya. (Kjs)
Share To:

Post A Comment: