Articles by "Hari Guru Nasional"
Tampilkan postingan dengan label Hari Guru Nasional. Tampilkan semua postingan

INFOSEKAYU.COM - Raut kesedihan bercampur dengan rasa bangga tampak jelas terlihat pada wajah Rayu Nurlila, Guru SD Negeri 2 Sukarami yang memasuki purnabakti. 


"Kalau rasa sedih, saya sudah purnabhakti, seandainya bisa ditunda purnabaktinya saya sangat senang sekali," ungkap Rayu saat menerima santunan dari Pemkab Muba di tengah Peringatan HUT PGRI ke 73 dan Hari Guru Nasional di Opproom Pemkab Muba, Jumat (30/11/2018).

Sementara, rasa bangga muncul, karena kepedulian dan perhatian Pemkab Muba kepada para guru. Ia bangga dan bahagia atas komitemen Bupati Muba yang telah banyak menerapkan program program untuk kemajuan guru dan pendidikan dimuba .

"Ya, misalnya saja program pak Dodi yang memberangkatkan guru untuk belajar ke Australia, ini sangat diimpikan setiap guru di Muba bisa meningkatkan kualitas kompetensi menjadi tenaga pendidik," ungkapnya.

Selain itu perhatian pemerintah Kab Muba atas kesejahteraan guru yang akan ditingkatkan, termasuk fasilitas pendidikan yang nantinya akan meningkatkan kualitas guru untuk memajukan pendidikan di Muba ujarnya.

Sementara itu, salah satu Guru Tidak Tetap (GTT) SMP Negeri 1 Sekayu, Efriliana menuturkan dirinya sangat senang bisa mengabdi di Kabupaten Muba. "Meski masih berstatus GTT, tapi pak Bupati sangat memperhatikan nasib kami," cetusnya.

Lanjutnya, dari sisi kesejahteraan dirinya mengaku sudah cukup diperhatikan. "Alhamdulillah, 2019 nanti gaji kami dari Rp1 juta bakal dinaikkan pak Bupati menjadi Rp1,5 juta. Saya sangat bersyukur bisa mengajar di Kabupaten Muba ini," tandas dia.

Sementara itu, dalam amanatnya, Bupati Muba Dodi Reza Alex menyampaikan, bahwasanya semua guru yang ada di negara Indonesia, bahkan di luar negeri juga  merayakannya. "Kita sebagai masyarakat Indonesia juga patut merayakannya, karena jasa para guru-guru yang telah mendidik putra-putri di negeri ini sangatlah besar, bahkan seorang guru juga mendapatkan panggilan sebagai pahlawan tanpa tanda jasa," ujar Dodi.

Lanjutnya, karena jasa-jasa para guru-guru inilah kita semua sekarang, bisa sukses dan bisa menggapai mimpi-mimpi masa kecil kita. "Terima kasih Guruku, bhakti dan jasamulah yang memberikan kami bekal dan ilmu pengetahuan," ungkapnya. /red/
 

INFOSEKAYU.COM - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Musi Banyuasin bersama Pemkab Muba melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Peringatan HUT ke-73 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) 2018, Jumat 30 November 2018 di Opera Room Pemkab Muba di Sekayu.


Kegiatan tersebut mengusung tema “Melalui HUT PGRI -73 dan HGN 2018 Kita Tingkatkan Profesionalisme Guru Menuju Abad 21".

"Para Guru diharapkan sebagai penggerak perubahan menuju Indonesia cerdas berkarakter dalam revolusi industri 4.0," ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan H Musni Wijaya, SSos, Msi.

Hadir pada kegiatan tersebut, Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin Ketua DPRD Muba serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekda Muba, bersama Kepala OPD dan ketua PGRI Muba beserta anggota dan Para Guru yang mengabdi di Musi Banyuasin.

Mulai tahun 2019 mendatang, pihak Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Muba akan gencar meningkatkan kualitas pendidikan guru, setelah memberangkatkan guru dan murid untuk belajar ke Australia, tahun 2019 nanti Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin akan menggencarkan guru-guru di Muba untuk meningkatkan taraf pendidikan guru.

"Untuk itu, Pemkab Muba mengandeng Universitas PGRI Palembang untuk meningkatkan taraf pendidikan guru, baik ke jenjang Strata satu maupun Strata dua" ungkap Dodi di sela penandatanganan MoU Pemkab Muba dengan UPGRI Palembang, Jumat (30/11/2018).
Lanjutnya, tidak hanya konsentrasi dengan peningkatan kualitas guru, Pemkab Muba juga memberikan perlindungan bagi guru dengan melakukan MoU bersama organisasi PGRI Muba serta Polres Muba. "Kami ingin profesi guru ini benar-benar mendapatkan perlindungan dan dilindungi," tuturnya.

Komitmen lainnya untuk kesejahteraan guru yang telah dilakukan Pemkab Muba, lanjutnya, yakni pada APBD 2019 Pemkab Muba telah menganggarkan kenaikan honorarium bagi guru kategori K2 dan GTT.

"Honor guru pada 2019 nanti dinaikkan untuk K2 menjadi Rp1,8 juta dari sebelumnya Rp1 juta dan GTT menjadi Rp1,5 juta dari sebelumnya Rp1 juta, Saya tegaskan, untuk mencapai cita-cita mulai 2019 seluruh guru termasuk guru kategori k2 dan GTT gaji naik menjadi 80%. Kesejahteraan guru harus terus kita tingkatkan, bisa saja nanti gaji guru honorer setara dengan UMR regional, walaupun di daerah lain masih dibawah kita, tapi kita maunya melompat cepat, kita harus lebih," tutur Bupati Muba Dodi Reza dalam sambutannya.

Selain itu Dodi juga menambahkan, untuk menujang peningkatan kompetensi dan skill tenaga pendidik/guru, nantinya akan kita rancang semacam program pusat belajar guru dengan kolaborasi baik di tingkat nasional maupun internasional.

"Peringatan hari guru nanti tidak hanya seremonial saja, namun guru nanti akan diukur dari kinerjanya, agar terus berupaya peningkatan skill dan mutu terbaik, selain itu tentunya akan diberikan reward bagi yang nilai grade paling tinggi pada puncak peringan hari guru pada kegiatan tahun selanjutnya," sebut dia.

Sementara itu, Ketua PGRI Muba, Indra Prasad menyebutkan pihaknya sangat mengapresiasi langkah-langkah program Bupati Muba untuk mensejahterahkan dan melindungi profesi guru di Musi Banyuasin.

"Banyak program kesejahteraan guru yang sudah direalisasikan oleh pak Bupati. PGRI akan terus berdampingan dengan Pemkab Muba untuk terus memperhatikan nasib guru terutama terkait kesejahteraan," pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Pemkab Muba memberikan penghargaan kepada Guru yang menjuarai Lomba yang langsung diserahkan oleh Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin.

Kepada, penulisan artikel pembelajaran tingkat Nasional, Rojaki Abdillah, SPd yang merupakan Guru di SMA N 2 Unggul Sekayu, berupa uang pembinaan sebesar Rp 5 juta. Kemudian pemberian santunan kepada guru purnabakti, Rayu Nurlila Guru SD Negeri 2 Sukarami dan (Alm) Tegoh Puji Toyo, SPd pengawas SMP. (rel)