Articles by "Info Beasiswa"
Tampilkan postingan dengan label Info Beasiswa. Tampilkan semua postingan

INFOSEKAYU - Tahapan seleksi program kuliah gratis ke luar negeri yakni di Arizona University terus bergulir, program yang diinisiasi Bupati Muba Dodi Reza melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Musi Banyuasin yang bekerja sama dengan Sampoerna Foundation ini menjadi impian banyak peserta didik di bumi Serasan Sekate.


Diketahui, saat ini tercatat ada sebanyak 14 peserta yang masih bersaing ketat dan nantinya akan memperebutkan dua tiket untuk mendapatkan beasiswa kuliah gratis secara penuh oleh Pemkab Muba dan Sampoerna Foundation.

"Tes akhir akan dilaksanakan secara online, karena bantuan pendidikan merupakan Double Degree dan selama 4 tahun akan dibantu masing-masing Rp 1 miliar selama menempuh kuliah termasuk biaya laptop dan asrama," ungkap Kadisdikbud Muba, Musni Wijaya, SSos, MSi.

Lanjutnya, proses seleksi terakhir nantinya akan dilaksanakan pada pertengahan Juli 2019 dan dilakukan secara online. "Pengumuman direncakan akan dilakukan 15 atau 20 Juli, nah pengumuman ini kita akan menyesuaikan dengan jadwal SBMPTN," terangnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza mengatakan, program ini diharapkan dapat memacu prestasi peserta didik untuk berlomba-lomba meningkatkan prestasi akademik.

"Bertahap pula kerjasama ini nanti kuotanya akan terus ditambah, semoga anak-anak peserta didik di Muba berlomba-lomba untuk mengejar prestasi akademik dengan program ini," pungkasnya. /red/


INFOSEKAYU - Shinta Dwi Nourma, akrab dipanggil Shinta, gadis kelahiran Sekayu Musi Banyuasin 9 Maret 2000 silam ini bisa dikatakan paling beruntung. Betapa tidak sejak lulus dari bangku SMA Negeri Sumsel putri dari pasangan Taufik dan Marona ini berhasil mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi secara gratis dari Filantrofis dan Businessman asal Hongkong, Beau Kuok, Chairman the Shangri-La Hotel Chain untuk mengenyam pendidikan di perguruan tinggi jurusan Bisnis di Monash University Australia.


Dalam kesempatan berjumpa dengan Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin, Rabu (10/9/2019) alumni SMP Negeri 6 Unggul Sekayu ini mengaku sangat terinspirasi dengan Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin.

"Saya sangat terinspirasi dengan Pak Bupati Dodi Reza, beliau juga sosok penerima beasiswa di perguruan tinggi luar negeri dan saat ini mengabdi menjadi Kepala Daerah di daerah asalnya sendiri," ungkap Shinta yang merupakan anak dari penjaga malam di Dinas DPMPTSP Pemkab Muba.

Dikatakan, dirinya ingin mengikuti jejak Bupati Muba Dodi Reza baik dari pendidikan hingga jenjang karir nantinya.

"Saya ingin mengabdi ke daerah asal, sama seperti pak Dodi dan juga saya ingin meraih predikat cumlaude sama seperti pak Dodi ketika di Universitas Leuven, Belgia. Ia sukses meraih predikat Grande Distinction atau High Honor. Bahkan, tugas akhir yang dikerjakannya mendapat penghargaan Banque Bruxelles Lambert Prize Award karena berhasil menjadi karya ilmiah terbaik di Belgia," terangnya.

Shinta menceritakan, dirinya bisa mendapatkan beasiswa pendidikan di Monash University Australia berawal dari dirinya mengikuti tahapan seleksi yang ketat dari seleksi administrasi, personal essay hingga interview.

"Seluruh proses seleksi lewat skype via digital dan Alhamdulillah saya lolos bersaing dengan peserta Se-Asia Tenggara," ungkap alumni SMA Negeri Sumatera Selatan ini.

Lanjutnya, seluruh biaya hidup, asrama hingga uang saku dirinya difasilitasi secara baik. "Saya juga mendapatkan uang saku  dapat 2500 dollar dan diberikan secara berkala," bebernya.

Ia menyebutkan, saat ini dirinya sedang dihadapkan pada masa libur winter break dan berkesempatan pulang ke Musi Banyuasin untuk berjumpa keluarga. "Alhamdulillah hari ini berkesempatan bertemu pak Bupati Dodi Reza," tuturnya.

Sementara itu, Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin dalam kesempatan menerima Shinta menuturkan rasa bangga dan apresiasi kepada Shinta karena bisa menjadi kebanggan keluarga dan Pemerintah Daerah.

"Shinta ini adalah aset bagi kedua orang tuanya, aset juga bagi Kabupaten Muba, dan tentunya Indonesia. Tidak semua orang berkesempatan bisa kuliah di luar negeri dengan program bea siswa full. Maka pergunakan kesempatan ini dengan baik, saya siap membantu kapan pun Shinta butuh bantuan, mau diakusi silahkan saya siap selalu," ujar Dodi.

Pada kesempatan tersebut Bupati juga memuji Shinta karena ngobrol langsung dengannya menggunakan bahasa asing dengan sangat baik. 

Dikatakannya Shinta ini merupakan salah satu bukti bahwa program Pemkab dari dulu mengutamakan bidang pendidikan seperti didirikannya SMA Samporna foundation (Sumsel) bagi peserta didik berprestasi dan dengan finansial terbatas tapi bisa bersaing di skala Internasional.

"Kita sebagai orang tua patut bersyukur atas keberuntungan memiliki buah hati yang membanggakan seperti Shinta ini, dengan ketidakmampuan secara finansial namun kita bisa, karena prinsipnya pemerintah sudah menyiapkan anggaran bagi peserta didik yang berprestasi. Kita berdoa semoga  semua bisa lancar, semangat disana Shinta jaga kesehatan dan jaga ibadahnya, explore everything dengan waktu 3 tahun bisa banyak yang didapat. Sekolah di luar negeri ada enak gak enak nya, pengalaman saya ada trik-triknya bagaimana menjalani hidup di luar negeri jauh dari keluarga," pesan Bupati. /red/


INFOSEKAYU - Kementerian Riset, Teknologi dan  Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menaikkan 44 persen kuota penerima Beasiswa Bidik Misi menjadi 130.000 tahun ini.


"Dengan kenaikan kuota Bidik Misi ini dapat memberikan kesempatan bagi anak bangsa untuk mendapatkan layanan pendidikan tinggi lebih luas lagi," ungkap Direktur Kemahasiswaan Kemenristekdikti, Dr Didin Wahidin saat menerima Audiensi Wakil Bupati Musi Banyuasin (Muba) Beni Hernedi serta Pengurus Yayasan Politeknik Sekayu di Kantor Kemenristekdikti Jakarta, Jumat (28/6/2019).

Bidik Misi merupakan program bantuan biaya pendidikan di Perguruan Tinggi dari Pemerintah bagi lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat yang memiliki potensi akademik baik namun terbentur ekonomi.

Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan akses dan kesempatan belajar di perguruan tinggi, meningkatkan prestasi mahasiswa, menjamin keberlangsungan studi mahasiswa dan melahirkan lulusan yang mandiri, serta memutus mata rantai kemiskinan.

"Kami berharap Program Bidikmisi di tahun 2019 dapat berjalan lebih baik, terus memberi asa generasi muda cerdas Indonesia dari seluruh pelosok negeri untuk menggapai pendidikan tinggi dan memutus mata rantai kemiskinan untuk Indonesia yang lebih sejahtera di masa depan," kata Didi Wahidin.

Dikatakannya juga, Program Beasiswa Bidik Misi ini berlaku bagi semua peserta didik di Indonesia, termasuk di Kabupaten Muba.
Peraturan sekarang penerima Program Beasiswa Bidik Misi harus siswa berprestasi dengan ukuran diterima di perguruan tinggi yang berakreditasi A atau B serta memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau memang berasal dari keluarga ekonomi rendah.

"Termasuk sekarang Mahasiswa/i Politeknik Sekayu sudah ada 146 Mahasiswa/i penerima Program Beasiswa Bidik Misi. Nah di sini tentunya semua Mahasiswa/i di Muba berpeluang untuk mendapatkan Program Beasiswa Bidik Misi, asalkan sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku," ucapnya.

Sementara itu Wakil Bupati Muba selaku Dewan Pembina Yayasan Politeknik Sekayu mengapresiasi atas penjelasan yang disampaikan oleh Direktur Kemahasiswaan Kemenristekdikti tersebut.
Dan dirinya meyakini bahwa peserta didik di Kabupaten Muba akan mampu mendapatkan program beasiswa bidik misi tersebut.

"Untuk di Politeknik Sekayu sendiri sejak berdiri di tahun 2007 hingga 2015 di bawah naungan Pemkab Muba dan digratiskan bagi peserta didik yang berprestasi dan berasal dari keluarga tidak mampu. Namun sejak 2016 sampai terakhir ini karena Peraturan melarang Pemda memberikan dana hibah bagi lembaga maka Polsky sudah menerima mahasiswa jalur mandiri, namun tetap menggratiskan Mahasiswa/i tidak mampu, serta mendapat kuota Program Beasiswa Bidik Misi juga," jelasnya.

Lanjut Wabup, "Kami tetap berharap Kemenristekdikti akan terus memberikan serta meningkatkan kuota program bidik misi ini bagi mahasiswa Polsky,  dalam rangka meningkatkan kapasitas serta Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Muba," ucapnya. /red/


INFOSEKAYU - Bupati Musi Banyuasin H Dodi Reza Alex diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin Drs H Apriyadi MSi membuka Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Muba, di Stable Berkuda Sekayu, Jumat (3/5/2019).


Sebelum pembukaan O2SN, terlebih dahulu dilaksanakan Jalan Sehat, Senam Bersama dan Sosialisasi Beasiswa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba bekerjasama dengan Putra Sampoerna Fondation.

Pada kesempatan itu Sekda Muba H Apriyadi berpesan kepada para peserta agar mengikuti kegiatan tersebut dengan baik sehingga nantinya yang keluar sebagai juara untuk dapat mewakili Kabupaten Muba mengikuti O2SN ketingkat provinsi hingga tingkat nasional.

"Jaga nama baik sekolah masing-masing dan nama daerah kita," pesan Apriyadi dalam sambutannya.

Terkait dengan beasiswa, Pemerintah Kabupaten Muba yang peduli terhadap dunia Pendidikan dan komitmen pemkab muba mengalokasikan anggarannya lebih 20% dari APBD sesuai Berdasarkan amanat UUD 1945 yang bertujuan mencerdasakan kehidupan bangsa dan tentunya untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas Siswa maka di rangkaian kegiatan Hardiknas Tahun 2019 ini ia berpesan kepada siswa-siswi sekolah menengah atas di Kabupaten Muba untuk memanfaatkan peluang dan kesempatan tersebut dengan baik.

"Seperti kita ketahui Pemkab Muba melalui Dinas Dikbud Kabupaten Muba bekerjasama dengan Program Sampoerna Foundation (PSF) memberikan kesempatan kepada alumni sekolah bapak dan ibu untuk mendapatkan Beasiswa senilai 2 milyar rupiah kepada 2 (dua) peserta didik terbaik dan lulus pada tahap seleksi, dalam bentuk Kuliah Gratis di Sampoerna University sekaligus Arizona University selama 4 tahun.

Maka manfaatkanlah sebaik-baiknya peluang baik yang Pemerintah Daerah Tawarkan saat ini untuk anak-anak Musi Banyuasin yang pintar memliki peluang besar untuk mengikuti seleksi tersebut," tambahnya.

Sementara itu Kepala Disdikbud Muba Musni Wijaya, S Sos, MSi, mengatakan kegiatan-kegiatan itu merupakan rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2019, dan peserta yang mengikuti O2SN siswa SD, SMP, dan SMA dalam Kabupaten Muba.

"Dari O2SN ini yang terbaik nantinya akan mewakili Muba mengikuti O2SN tingkat Provinsi Sumatera Selatan dan kiranya dengan adanya beasiswa kerja sama Pemkab Muba dengan SPF peluang bagi para siswa yang smart untuk dimanfaatkan kuliah di Samporna University serta dilanjutkan kuliah di Luar negeri tapatnya di Arizona University selama 4 tahun.

Ini semua karena keinginan Bapak Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex bahwa putra putri terbaik Muba Mampu Bersaing di Level Nasional dan Internaional kelak dan Pendidikan yang tinggi itu sangat penting sehingga pelajar asal muba dapat memberi warna di Negara kita.

Kita ini Nantinya dan tentunya dapat membangun Daerah yang Kita Banggakan ini ke depannya," ujar Musni Wijaya.

Turut hadir pada acara itu Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Muba H Ibnu Sa'ad SSos MSi, dari Putra Sampoerna Fondation Yusuf Jordan, dan Para Kepala Perangkat Daerah Muba. /red/