Articles by "Rekor MURI"
Tampilkan postingan dengan label Rekor MURI. Tampilkan semua postingan

INFOSEKAYU - Percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Musi Banyuasin dibawah kepemimpinan Bupati Muba Dodi Reza sangat gencar. Tidak hanya itu, pelayanan publik serta peningkatan kinerja aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Muba pun sangat masif.


Tak pelak, Bumi Serasan Sekate ini di perayaan HUT Muba ke-63, Sabtu (28/9/2019) berkat dua tahun berturut-turut 2017-2018 menjadi yang tercepat dalam penyampaian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Muba dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) berhasil mencetak Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin, mengatakan capaian prestasi prestasi ini merupakan hasil kerja keras dan kekompakan antara pihak legislatif, eksekutif, Yudikatif, serta stakeholder lainnya di Kabupaten Muba.

"Tim bergerak disini semua unsur Pemkab Muba yang didalamnya ada Perangkat Daerah dapat bergerak melaksanakan program dengan baik karena adanya visi dan misi yang jelas. Disini saya dan Wabup Muba Beni sejak awal kepemimpinan di Muba punya visi dan misi yang jelas, maka dari itu prestasi yang telah dicapai berkat kerjasama yang baik," ungkap Kandidat Doktor Universitas Padjajaran tersebut di sela Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Muba Dalam Rangka Hari Jadi ke-63 Kabupaten Muba Tahun 2019 di Kantor DPRD Muba, Sabtu (28/9/2019).

Dikatakan, peraihan prestasi-prestasi dengan akhirnya berhasil mencetak Rekor MURI ini akan menjadi momentum penyemangat untuk terus bergerak cepat dan gencar melengkapi pembangunan di Bumi Serasan Sekate.

"Di HUT Muba ke 63 tahun ini, Saya mengajak seluruh warga Kabupaten Muba berpatisipasi penuh bersama, bahwa sekarang ini kita sedang membangun, dan ini butuh kerja keras dan kerja iklash yang luar biasa, tentu tantangannya tidak sedikit maka butuh dukungan kita bersama, untuk sama-sama membangun Muba yang kita cintai. Insya Allah di HUT Muba tahun selanjutnya bisa lebih baik lagi dan masyarakat Muba makin sejahtera," ulasnya.



Lanjutnya, Pemkab Muba dalam hal pengembangan wilayah terus meningkatkan sinergi baik di tingkat Provinsi dan pusat. "Ini menjadi kunci utama selain komitmen untuk terus berbuat dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Muba," ujar Dodi.

Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik se-Indonesia ini menyebutkan, dalam kurun waktu enam bulan belakangan Kabupaten Muba meraih berbagai prestasi dari hasil kerja keras OPD bersama stakeholder di Kabupaten Muba.

"Enam bulan belakangan Alhamdulillah ada beberapa capaian prestasi di tingkat nasional dan internasional yakni diantaranya peraihan Piala Adipura Kategori Kota Kecil Terbersih, Akuntabilitas Predikat Sangat Baik dari Kemenpan-RB, Penghargaan Inovasi RSUD Sekayu, Dukcapil Hebat, Penghargaan Jasa Konstruksi Inovatif dari Kementerian PUPR, Kepala Daerah Pelopor Perdamaian dari Kementerian Sosial, dan penghargaan lainnya," bebernya.

Dikatakan, capaian prestasi tersebut merupakan bukti bahwa Kabupaten Muba sudah sangat berada di jalan yang benar. "Ini juga komitmen seluruh lapisan di Muba guna mewujudkan Muba Maju Berjaya di Tahun 2022," tukasnya.

Sementara itu, Senior Manajer Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI), Yusuf Ngadri mengungkapkan penyematan Museum Rekor Indonesia kepada Pemkab Muba dibawah Kepemimpinan Bupati Muba Dodi Reza sudah melewati penilaian yang sangat selektif.

"Indikatornya yakni Muba sebagai daerah dengan yang menyampaikan laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) tercepat ke BPK RI dan mendapatkan Laporan Hasil Pemeriksaan atas LKPD dengan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI, dan ini belum pernah terjadi di Indonesia," tegasnya.

Ia menambahkan, pencetakan rekor MURI kepada Muba atas laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) tercepat ke BPK RI dan mendapatkan Laporan Hasil Pemeriksaan atas LKPD dengan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ini juga diperkuat dan dilengkapi dengan adanya surat keterangan dari BPK RI.

"Kemudian pula Didukung juga dengan pemberitaan di media massa dan elektronik yang sangat masif," terangnya.

Yusuf mengaku, pencetakan rekor MURI kepada Muba atas LKPD tercepat ke BPK RI dan mendapatkan Laporan Hasil Pemeriksaan atas LKPD dengan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan kinerja-kinerja positif lainnya dinilai MURI sangat sulit untuk ditiru daerah lain di Indonesia.

"Kami berharap pak Bupati Muba Dodi Reza terus komitmen untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia khususnya di Muba," harapnya.

Gubernur Sumsel Herman Deru dalam kesempatan tersebut mengaku sangat kagum dan takjub atas capaian-capaian di Kabupaten Muba yang dinahkodai oleh Bupati Muba Dodi Reza.

"Muba punya kemitraan yang sangat baik dengan Kabupaten/Kota lain di Sumsel, rasa bangga terhadap prestasi yang diukir. Saya salut dan bangga," ungkap Herman Deru.

Dalam kesempatan Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Muba Dalam Rangka Hari Jadi ke-63 Kabupaten Muba Tahun 2019 di Kantor DPRD Muba tampak dihadiri ribuan tamu undangan dari Kabupaten/Kota di Sumsel.

Turut pula dihadiri Kepala BPK RI Perwakilan Sumsel, Pemut Aryo Wibowo, Kakanwil Kemenkumham Sumsel Ayub Suratman, beberapa anggota DPRD Sumsel Perwakilan Muba, Susi Imelda dari PDI Perjuangan, Abusari dari PAN, Tamrin dari Partai Golkar, Fatra Radeza dari Partai Golkar, dan Ahmad Toha dari PKS, serta Forkopimda Muba. 63, Muba Diganjar Rekor MURI. /red/


INFOSEKAYU.COM - Ribuan generasi millenial memadati Lapangan Gelanggang Remaja Sekayu, suasana ini merupakan rangkaian kegiatan pelaksanaan Millenial Road Safety Festival (MRSF) 2019 di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sabtu (16/3/2019) dan secara resmi turut dihadiri langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara dan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin.


Bahkan, dalam rangkaian MRSF 2019 di Bumi Serasan Sekate ini tercatat ada sebanyak 1.500 peserta yang didominasi generasi millenial yang turut hadir memeriahkan rangkaian acara yakni dengan memberikan hiburan berupa Tarian Mantang Para. Tidak hanya itu angka peserta tersebut juga dinobatkan oleh Museum Rekor Indonesia (Muri) menjadi peserta terbanyak rangkaian MRSF 2019 yang digelar di seluruh Indonesia.

Kapolres Muba, AKBP Andes Purwanti SE MM mengatakan kegiatan MRSF tahun 2019 ini digelar mengambil tema mewujudkan generasi millenial menuju Indonesia gemilang. Menurut Data Satlantas Polres Muba pada tahun 2018 di Kabupaten Muba terjadi Kecelakan Lalu Lintas (Lakalantas) sebanyak 98 kasus dengan korban 84 meninggal akibat lakalantas, korban didominasi sebanyak 65% kalangan pelajar dan mahasiwa (millenial).

"Sehingga sangat memprihatinkan, sudah saatnya kita bangkit untuk gelorakan akan pentingnya keselamatan berlalu lintas. Adapun rangkaian kegiatan dimulai sejak bulan januari, puncak hari ini kita laksanakan jalan sehat, senam kolosal, deklarasi millenial dan pemberian Rekor Muri Tari Mantang Para yang diikuti 1500 millenial Kabupaten Muba," tuturnya.

Bupati Muba, H Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan Acara Road Safety Festival ini diadakan oleh Kapolri beserta Pemkab Muba untuk memberikan pemahanan kepada kita semua, terutama warga millenial yaitu usia 17 - 35, karena pada usia tersebur sangat rentan terjadi kecelakaan lalu lintas, oleh karena itu kami sangat peduli dari pemerintah pusat hingga ke bawah berharap agar tidak terjadi lagi kecelakaan lalu lintas.

"Terkhusus untuk warga millenial Kabupaten Muba tolong diingat, mari kita patuhi tata tertib dalam berkendaraan, jangan main HP, gunakan perlengkapan dalam berlalu lintas derta patuhi rambu-rambu lalu lintas, kita ramai-ramai kumpul semua disini inginkan sukseskan program Pemerintah stop pelangaran berlalu lintas, utamakan keselamatan dalam berlalulintas," ucapnya.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menyebutkan pelaksanaan MRSF di Muba sangat semarak dan meriah, antusias warga terutama generasi millenial yang hadir menunjukkan keinginan untuk taat berkendara dan safety first dalam berkendara.

"Saya apresiasi pak Bupati Dodi Reza yang sangat support dengan kegiatan MRSF ini dan benar-benar memperhatikan masyarakatnya khususnya anak muda untuk taat berkendara," imbuhnya.

Jenderal bintang dua ini juga menambahkan, kalau melihat seluruh rangkaian MRSF di Sumsel khususnya di Musi Banyuasin yang paling meriah dan sangat mendukung keselamatan dalam berkendara. "Semoga MRSF ini meningkatkan lagi kesadaran kita semua khususnya warga Muba untuk taat berlalu lintas," pungkasnya.

Acara bertambah seru diisi dengan penampilan Rara Lida Dangdut Indonesia. Di tengah acara, Kapolda Sumsel berduet bersama Rara membawakan lagu berjudul Aku Takut dari Republik. Selanjutnya Bupati Muba, H Dodi Reza Alex Noerdin memberikan cendera mata berupa Jaket Boomber Gamboe Muba kepada Kapolda Sumsel dan istri, selain itu puluhan hadiah doorprize menarik turut memeriahkan acara, hadiah utama 2 unit sepeda motor, 10 unit sepeda gunung, kulkas, rice cooker, dispenser, dan berbagai macam hadiah lainnya. /red/




INFOSEKAYU.COM - Koperasi Unit Desa (KUD) Barokah Jaya yang beralamat di Desa Tegal Mulyo Kecamatan Keluang Gelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2018, bertempat di Halaman Kantor KUD Barokah Jaya, Selasa (15/1/2019).


Pada kesempatan tersebut, Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Wakil Bupati (Wabup) Musi Banyuasin (Muba), Beni Hernedi turut hadir pada acara tersebut. Dikatakannya, KUD Barokah Jaya sudah sangat layak diapresiasi, bahkan sudah seharusnya jadi contoh bagi warga Muba dan daerah lainnya di Indonesia.

"Prestasi berupa penghargaan yang telah dicapai KUD Barokah Jaya sampai ke tingkat nasional, serta tingkat partisipasi anggota yang terus meningkat, tentunya sangat layak diapresiasi dan patut dicontoh. Dengan produk unggulan anggota KUD Barokah Naya ialah kelapa sawit, tentu ini menjadi sorotan nasional dalam meningkatkan perekonomian masyarakat," ujar Beni.

Lanjut Wabup, keberhasilan KUD Barokah Jaya tentunya tidak terlepas berkat kerjasama Kades Tegal Mulyo dan Pengurus KUD Barokah Jaya serta kekompakan masyarakatnya. Perlu diingat manfaat RAT yaitu, dapat menilai dan mengevaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan oleh pengurus.

Kemudian memperoleh bahan masukan dari anggota untuk kemajuan koperasi, dan menetapkan rencana kerja belanja dan anggaran tahun berikutnya, serta menambah kepercayaan anggota.

"Banyak koperasi tidak ada RAT nya, mungkin ada yang bingung dan tidak jelas. Di sini bisa dilaksanakan, koperasi yang baik pasti RAT nya juga baik karena rencana yang baik ditentukan dari RAT nya. Maka dari itu kita wajib memberikan apresiasi kdpada KUD Barokah Jaya ini yang telah memberikan kejayaan dan existensi yang semakin maju serta hasil dan  kinerja yang baik, "kata Wabup.

Sementara itu laporan Ketua KUD Barokah Jaya, Suparji mengatakan, jumlah Anggota KUD Barokah Jaya sampai saat ini yaitu 286 anggota dengan profesi petani sawit. Terhitung dari tahun 2008 sampai dengan 2018, telah melaksanakan kinerja melalui RAT. Forum RAT merupakan sebuah forum yang disarankan Undang-Undang Koperasi.

Ia pun menambahkan untuk menilai sebuah koperasi berjalan atau tidak, berdasarkan cara yang cukup sederhana dan mudah. Salah satu indikasi penilaian tersebut, yaitu koperasi dapat melaksanakan RAT seperti yang diamanatkan UU Koperasi.

“Jika koperasi tidak mampu melaksanakan RAT, sebagaimana amanah undang-undang, tentu perlu dipertanyakan lagi eksistensinya”, ujar Suparji.

Pada kesempatan yang sama, pembina KUD Barokah Jaya, Chief Manager Plasma PT Hindoli, Joko Wahyu Priadi mengatakan, KUD Barokah Jaya sangat efektif dalam mengelolanya. Terbukti tansparansi keuangan dan laporan begitu lengkap dan detail.

"Prestasi Rekor Muri yang telah dicapai KUD Barokah Jaya dengan penghargaan di Tingkat Nasional berupa Penghargaan Kebun/Hamparan Terluas nomor satu di Indonesia, kemudian Rekor Muri tahun ini Tandan Terberat 95 kg, merupakan prestasi yang amat luar biasa dan patut dicontoh," ungkapnya.
Acara turut dihadiri, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM H Zabidi, SE, MSi, Plt Dinkominfo Dicky Meirando, SSTP, MH, Camat Keluang Debby Hermanto SSTP MSi, Perwakilan PU Perkim serta Perwakilan Kabag Humas dan Protokol. /red/