Infosekayu.com- Untuk memberikan pelayanan yang prima dan menyerap aspirasi masyarakat secara maksimal, sejak tahun lalu Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin membuka pengaduan secara online dan terpadu melalui Aplikasi saluran elektronik layanan jaring aspirasi dan aduan warga musi banyuasin (Senjang Muba) dan Sarana Partisipasi Ughang Musi Banyuasin (Sapa Muba).

"adanya aplikasi berbasis Android yang kami luncurkan tersebut berfungsi memudahkan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan aduan kepada Bupati Muba", ujar Asisten II Sekda Muba Erdiansyah SP MSi saat membuka sosialisasi percepatan Layanan Aspirasi dan Pengadaan Online Rakyat Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik nasional (Lapor-SP4N) bertempat di Auditorium Pemkab Muba.

ia menjelaskan masyarakat tidak perlu menyampaikan aspirasi/aduannya di media sosial facebook atau yang lainnya, tetapi melalui aplikasi senjang maupun sapa muba aspirasi masyarakat akan disalurkan kepada penyelenggaraan pelayanan publik yang berwenang menanganinya

"kami berharap aplikasi yang kami punyai selama ini bisa terintegrasi dengan SP4N sehingga bisa terhubung dengan seluruh instansi pemerintahan di Indonesia dan berharap juga disosialisasikan ke tingkat kecamatan sehingga tingkat kepercayaan publik meningkat", harapnya

Tim sosialisasi percepatan Layanan Aspirasi dan Pengadaan Online Rakyat Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik nasional (Lapor-SP4N) dipimpin langsung Kasi Pengolahan Informasi Publik (PIP) Bidang Pengelolaan Informasi Publik Dinas Kominfo Sumsel, Hj. Aminah Marsoit, SE, MM. bersama Konsultan Kemenpan-RB Kurniawan dari Transformasi-GIZ, Inspektorat serta Biro Humas dan Protokol.

Kurniawan selaku pihak Konsultan Kemenpan-RB mengatakan Lapor! SP4N merupakan program nasional yang dicanangkan pemerintah pusat yakni Kementerian PAN-RB bersama kementerian lainnya untuk menunjang sistem pelayanan dan reformasi birokrasi di seluruh daerah.

Sistem aplikasi Lapor! SP4N yang berbasis elektronik ini merupakan sebuah program pelayanan pemerintah yang bisa diakses oleh seluruh kalangan masyarakat. Setiap laporan masyarakat yang masuk ke aplikasi website atau via SMS, Lapor!SP4N, akan langsung diteruskan ke tim pengelola tim teknis di masing-masing OPD setiap

Dikatakan Kurniawan, saat ini, di Provinsi Sumsel sudah ada enam Kabupaten/Kota yang sudah terhubung ke SP4N Sumsel yakni Prabumulih, OKI, OKU, OI, Banyuasin dan Palembang.

Sedangkan 11 kabupaten/kota lainnya yang belum terhubung ditargetkan pada tahun 2018 ini sudah terhubung semua.

Dan jika itu terwujud, maka Provinsi Sumsel mungkin yang pertama di Indonesia yang kabupaten/kotanya terkoneksi. (Edp)

Share To:

Post A Comment: