INFOSEKAYU.COM - Meski sempat mendapatkan ancaman dari beberapa oknum warga, tetapi pihak Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam) Babat Toman dan Satpol PP muba kembali berhasil menggagalkan rencana pesta malam di Desa Sereka, Kamis (24/1/2019) malam


Upaya tersebut dilakukan dengan memberikan penjelasan ke tuan rumah penyelenggara pesta dan warga setempat untuk tidak menggelar pesta malam dan mentaati Peraturan Daerah No 2 Tahun 2018 tentang penyelenggaraan Pesta Malam hari

“Alhamdulillah tuan rumah yang berpesta dan warga bisa diajak mediasi, meski awalnya sempat timbul perdebatan,” ungkap Camat Babat Toman, Aswin.

Dikatakannya pihak Kecamatan bersama Danramil, Polsek Babat Toman serta perangkat Desa bersama-sama memberikan edukasi larangan pesta malam ke warga dan dengan memberikan pengertian kepada tuan rumah penyelenggara pesta dengan pendekatan persuasif dan mengedepankan musyawarah mufakat akhirnya penyelenggaran pesta malam dapat dicegah

“Tiba di lokasi masyarakat sudah ramai menunggu di depan tempat acara, kami ajak masyarakat mediasi di rumah Kades. Alhamdulillah pak Abu Seman menerima dan menyanggupi tidak dilaksanakan, tetapi warga minta diperlakukan adil, jangan sampai setelah ini ada yang melakukan pesta malam di wilayah Muba,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin mengajak Seluruh Warga Muba, pihak Kecamatan dan Forkompimcam untuk terus-menerus memberikam edukasi kepada warga tentang implementasi larangan pesta malam di masing-masing wilayah.

"Saya ucapkan terimakasih kepada warga Sereka dan tuan rumah penyelenggara pesta atas pengertiannya dan kepada Pak Camat, Kapolsek dan Danramil serta Pol PP terus edukasi warga kita. Jangan menyerah untuk terus memberikan sosialisasi ke warga tentang larangan pesta malam," sampai Dodi.

Lanjutnya, "Berikan pemahaman jangan sampai timbul gesekan di lapangan, kepada seluruh warga saya berharap untuk bersama-sama mentaati Perda yang sudah ada dan ini penting jangan sampai gara-gara pesta malam, anak muda generasi kita ke depanya rusak oleh dampak pesta malam seperti Narkotika, pergaulan bebas, mabuk-mabukan. Itu bukan budaya kita, mari kita bangun muba bersama sama agar kedepan Muba Bebas Dari Narkoba, dan mari gerakan MUBA (Membangun Umat Berbasis Ahlak-red) menuju Muba Maju Berjaya 2022," pungkasnya. /red/


Share To:

Post A Comment: