INFOSEKAYU - Meski hujan mengguyuri sejumlah daerah di Kabupaten Muba dua hari belakangan ini, namun proses pemadaman dan pencegahan kebakaran dan pembsahan hutan dan lahan (karhutla) gambut tetap digencarkan Bupati Muba Dodi Reza Alex bersama Tim Forkopimda Muba


Selain usaha tim di lapangan, warga Muba terus bermunajat kepada Allah Tuhan Yang Maha  Kuasa, melalui Sholat Istisqo yang terus dilakukan sampai tingkat kecamatan dan desa secara  berkesinambungan.

Alhasil, atas ridho Allah swt dan upaya kerja maksimal tim, membuahkan hasil dan hari ini Kamis (26/9/2019) hasil Indeks Status Pencemar Udara (ISPU) di Sekayu masuk kategori baik yakni 41 PM 10.

"Alhamdulillah kabut asap dampak karhutla menipis dan langit kita kembali biru dan ISPU dari pencermatan Dinas Lingkungan Hidup Muba tercatat masuk kategori baik," ujar Bupati Muba Dodi Reza Alex.

Lanjut Dodi Reza, meski demikian dirinya mengimbau agar masyarakat di Muba tetap jaga bersama. “Jangan sampai melakukan pembukaan dan membersihkan lahan dengan cara membakar. Juga kita jangan membakar sampah dengan cara membakar. Termasuk embuang puntung rokok sembarangan yang dapat memicu penyebab kebakaran lahan . Kita  minimalisir bersama-sama,” harapnya.

"Bagi warga yang terkena dampak karhutlah ISPA. Silahkan datang Puskesmas atau RSUD terdekat, petugas layanan kesehatan kita akan melayani dengan gratis. Bagi kita semua untuk menjaga kekuatan tubuh perbanyak mengkonsumsi air putih terlebih saat di siang hari, makan buah dan sayuran,” imbuh Dodi.

Ia juga menyebutkan, saat ini tim di lapangan tetap bekerja untuk melakukan pembasahan rawa gambut di lokasi hotspot yang masih aktif dan meminimalisir perluasan kebakaran.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Muba, Andi Wijaya Busro menuturkan saat ini tercatat ISPU di Sekayu masuk kategori baik. "Di PM 10 tercatat ISPU di Muba masuk kategori baik, di poin tersebut maka tingkat kualitas udara yang tidak memberikan efek bagi kesehatan manusia atau hewan dan tidak berpengaruh pada tumbuhan, bangunan ataupun nilai estetika,” tukasnya. /red/

Share To:

Post A Comment: