Articles by "Putra Daerah"
Tampilkan postingan dengan label Putra Daerah. Tampilkan semua postingan

INFOSEKAYU - Atlet tapak suci Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) berhasil memborong sebanyak tiga medali emas di ajang 1 st Tapak Suci World Championship 2019 di Kota Surakarta Jawa Tengah 31 Agustus-5 September 2019 yang diikuti 16 Negara dan 33 Provinsi.


Tiga medali emas tersebut diraih oleh atlet atas nama Nia Larasati Kls E/pi,  Fransisca Sandra Dewi Kelas F/Pi, dan Zubaidah Kelas C/pi.

"Alhamdulillah, dari total empat medali emas, tiga di antaranya berhasil diraih atlet asal Kabupaten Muba dan ini prestasi yang sangat membanggakan," ungkap Ketua Pengkab IPSI Muba, Tabrani Rizki.

Pada ajang ini, lanjutnya, atlet asal Muba yang mewakili Provinsi Sumsel duduk di peringkat ke-6. "Total peraihan atlet Sumsel 4 emas, 2 perak dan 4 perunggu," bebernya.

Thabrani menambahkan, untuk peraihan dua medali perak diraih atlet asal Muba atas nama Alif Khan kelas E/pa dan Beregu Pa atas nama Reza Tri Saputra dan Alif Khan.

"Untuk Perunggu dipersembahkan Atlet Muba atas nama Nabila klas D/pi, ganda putri atas nama Indah Pertiwi dan Ade Indah Silvia serta berebut putri atas nama Nia Larasati, Zubaidah dan Fransisca Sandra," terangnya.

Atlet Tapak Suci Muba peraih medali emas, Nia Larasati mengucapkan rasa syukur atas peraihan yang diperoleh. "Terima kasih atas support pak Bupati Muba Dodi Reza serta Pengkab IPSI Muba yang all out memberikan support kepada kami atlet asal Muba," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza mengucapkan selamat atas peraihan atlet Tapak Suci asal Muba yang mampu meraih tiga medali emas sekaligus pada ajang kejuaraan tingkat dunia.

"Bertambah lagi capaian prestasi atlet asal Muba di tingkat dunia, yang paling penting kita atlet asal Muba bertanding yang menjunjung tinggi sportivitas," ujar Dodi.

Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik se-Indonesia ini menambahkan, prestasi tersebut harus dipertahankan bahkan ditingkatkan. "Terus berlatih dan komitmen untuk membawa nama baik Muba baik di tingkat nasional maupun internasional," pungkasnya. /red/



INFOSEKAYU - Kabupaten Muba melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Muba mengutus atletnya untuk mengikuti Seleksi Nasional (Seleknas) kejuaraan sepak bola usia muda internasional "Gothia Cup China 2019" pada 9-18 Agustus 2019.



Adapun atlet tersebut adalah Rizky Armando, anggota Sekayu Youth Soccer Academy pada yang juga merupakan Pemain Tim Pelajar U-16 Indonesia.

Rizky akan mengikuti seleksi nasional pada tanggal 4-8 Agustus 2019, bertempat di Asrama Atlet GOR Cendrawasih, Cengkareng, Jakarta Barat.

Muhammad Fariz, SSTP, MM, selaku Kadispopar Muba mengatakan, "Kami akan selalu mensupport setiap atlet Muba yang berprestasi dan kita harapkan anak kita Rizky Armando bisa lolos Seleknas demi memperkuat Indonesia di Gothia Cup China, 2019," sampainya.

Dengan didampingi pelatih, Rizky Armando mengatakan sangat berterima kasih atas dukungan Pemkab Muba. Direncanakan Minggu, 4 Agustus 2019, Rizky sudah tiba di Jakarta. /red/


INFOSEKAYU - Setelah mampu menjuarai Kelas Atom Weight 48 kilo gram di cabang Olah Raga Tarung Bebas One Pride MMA yang di gelar oleh Stasiun Televisi Swasta pada Agustus 2018 yang lalu, hari ini Sabtu (29/6/2019) Ifandi saputra putra asli Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali mengikuti pertarungan One Pride MMA Perbaikan Peringkat Atom Weight.


Bertempat di Tenis Indoor Senayan GBK Jakarta, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin melalui Wakil Bupati (Wabup) Muba Beni Hernedi menyempatkan diri memberi dukungan dan nonton langsung pertandingan Ifandi melawan Imam Solihin asal Kota Solo.

Sebelum pertandingan dimulai, Wabup menemui langsung Ifandi di belakang stage dan memberikan suport kepada putra asli Bumi Serasan Sekate ini.

Dikatakan Beni, dirinya sengaja datang dan menonton langsung pertandingan Ifandi guna memberikan semangat dan apresiasi atas prestasi anak Muba yang mampu mengharumkan nama baik Kabupaten Muba di kancah nasional.

"Putra asli Muba yang naik ring tarung MMA pada perbaikan peringkat sore ini wajib kita dukung dan berikan semangat. Walaupun pada pertandingan hari ini belum juara tapi harus tetap semangat, semoga pada pertandingan selanjutnya bisa lebih baik lagi, tetap semangat karena Gagal Itu Berhenti Berusaha," pesan Beni.

Sementara itu Ifandi mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Muba yang telah memberikan dukungan langsung kepada dirinya untuk mengikuti perandingan MMA ini.


"Saya sangat berterimakasih kepada Pemkab Muba, suatu kehormatan bagi saya disini Wakil Bupati Muba bapak Beni Hernedi bersama tim suport dari Sekayu dan langsung untuk nonton pertandingan pada hari ini. Mohon maaf belum bisa memberikan yang terbaik kali ini, doakan saya semoga nanti dapat juara kembali pada perandingan berikutnya," ucapnya. /red/

INFOSEKAYU - Atlet-atlet berprestasi asal Musi Banyuasin kembali mendapatkan kepercayaan mewakili Indonesia untuk bertengger di ajang olahraga Panahan bergengsi di tingkat internasional.


Kali ini Sintha Kusuma Wardani yang saat ini bekerja sebagai anggota TNI Angkatan Laut dan merupakan mantan atlet binaan PPLPD Muba. 

"Olimpiade Militer ini akan dilaksanakan pada 18-22 Oktober mendatang di Cina, dan saya akan mewakili Indonesia," ujar Sintha yang merupakan warga Dusun II Desa Kertajaya Kecamatan Sungai Keruh Kabupaten Muba.

Sintha menceritakan, sebelum dirinya lulus menjadi TNI AL, banyak hal yang sudah dilewati selama menjadi atlet PPLPD Muba.
"Perlombaan terakhir yang saya ikuti sebelum tes TNI AL ialah kejuaraan Internasional Kasersart open Bangkok Thailand dan mendapatkan Juara 3," ungkap alumni SMA Negeri 2 Unggul Sekayu ini.

Kemudian, dirinya berhasil meraih 6 medali emas di ajang Porprov 2017 sebagai atlet penyumbang medali terbanyak Muba.

"Setelah lulus SMA saya langsung lulus menjadi seorang prajurit TNI AL dan mendapatkan Sprin dari KASAL (Komandan TNI AL) untuk mewakili TNI AL di ajang Lomba Panahan Nasional Panglima TNI dan seleksi Olympiade militer ke -7 di Cina Wuhan," kata anak pertama dari pasangan Amperawan dan Yuhanis tersebut.

Lanjutnya, untuk Lomba Panglima TNI dirinya berhasil berada di urutan ke 3 Jarak 70M putri dan Lulus Seleksi menjadi tim Panahan TNI Indonesia di ajang Olimpiade Militer. "Apa yang saya capai hingga saat ini tidak terlepas dari peran PPLPD Muba dan Pemkab Muba terkhusus pelatih di PPLPD Muba pak Ibnu Mawarta," bebernya.

Sintha berharap, agar seluruh masyarakat Indonesia khususnya Muba memberikan support kepada dirinya.

"Saya tetap menjadi Atlet Musi Banyuasin, saya siap jika diperintahkan untuk lomba mewakili Sumsel maupun Muba karena saya besar dan lahir di Musi Banyuasin," tegasnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza menyebutkan dirinya akan memberikan support kepada Sintha untuk mendapatkan hasil maksimal pada ajang bergengsi tersebut. 

"Sintha ini juga menunjukkan kepada Indonesia dan dunia kalau banyak putra-putri asal Muba yang berprestasi di bidang olahraga dan memberikan kontribusi positif," ulasnya.


Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik se-Indonesia ini juga menambahkan, Muba akan terus komitmen dan konsisten mencetak atlet-atlet berprestasi.

"Semoga capaian yang sudah diraih Sintha ini dapat menginspirasi atlet-atlet muda di Muba untuk terus meraih prestasi yang membanggakan," pungkasnya. /red/

INFOSEKAYU - Di bawah kepemimpinan Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin, sejumlah atlet PPLPD Musi Banyuasin makin kinclong dalam prestasi.


Sejumlah bibit atlet belia yang dibina Muba dilirik  dan kini dibina PPLP Ragunan. Ada atlet renang, atletik. Sebelumnya tiga atlet polo air Muba pernah meraih puncak prestasi dan jadi tulang punggung timnas Polo Air Indonesia.

Kali ini, atlet renang Muba yang menjalani pemantapan di PPLP Ragunan tampil mewakili Indonesia di Thailand  Sport School Games.

Bersama atlet atletik Muba Aldinda Dedek yang juga akan tampil di Thailand termasuk beberapa atlet lainnya di  cabor Panahan, Gulat, Sepak Bola,  Bola Volly dan atletik.

Para bibit muda ini akan menuju Thailand pada 28 juli  hingga 1 Agustus 2019 mendatang.

Adalah Siti Fauzia Karina, si lincah asal Muba ini akan menjadi wakil untuk mengikuti kompetisi Thailand Sport School Games 2019 cabang olahraga (cabor) Renang Internasional di Thailand pada Juli mendatang.

Menurut Plt Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Muba, Muhammad Fariz, kini Siti Fauzia Karina sedang mengikuti pelatihan yang intensif di Ragunan.

"Ya, pembinaan dan pelatihan terhadap Siti Fauzia terus dimaksimalkan agar bisa tampil  maksimal. Kita berharap Siti Fauzia atlet Muba yang saat ini berlatih di ragunan  jadi yang terbaik," ungkap Fariz.

Pada ajang kejuaraan ini, lanjut Fariz, Siti Fauzia akan difasilitasi dan mendapatkan pendampingan dari di SKO Ragunan yang berada dibawah naungan Kemenpora RI.

"Kami, Dispopar Muba bangga anak didik kami saat di Muba bisa ikut kejuaraan tersebut, kami mendoakan kiranya dapat meraih prestasi sebaik baiknya buat Siti Fauzia selama bertanding di Thailand Sport School Games 2019 di Thailand," tuturnya.

Sebelumnya, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin telah meminta  pelatih dan pendidik PPLPD Muba  terus memberikan pelatihan yang maksimal kepada seluruh para atlet Muba sehingga akan terus bertumbuh dan berprestasi baik di level Nasional dan Internasional.

Sehingga atlet Muba menjadi contoh bagi atlet-atlet lainnya karena yang telah mengharumkan nama baik daerah yang kita banggakan termasuk seperti Siti Fauzia dan Aldinda walau masih tingkat pelajar tapi mampu mengharumkan nama baik keluarga dan daerahnya tutur Dodi Reza Alex.

"Apalagi fasilitas sarana dan prasarana kolam renang di Muba sangat menunjang dan berstandar Internasional. Semoga Siti Fauzia mampu mengharumkan nama Muba dengan mendapat hasil  maksimal," tukasnya.

Sementara itu Siti Fauzia Karina meminta  untuk  doa restu dan syukur atas dukungan masyarakat Muba kepada dirinya dan  bisa bertanding dengan maksimal.

"Saya juga sangat berterima kasih atas support yang diberikan  Pak Bupati Dodi Reza. Alhamdulillah telah memberikan fasilitas untuk berlatih kami didaerah yang kami banggakan Bumi Serasan Sekate  yang sangat lengkap dan sangat menunjang dan tidak kalah dengan fasilitas di negara lain dan kami bangga atas semuanya serta atas pembinaan Olahraga Di Bumi Serasan Sekate kami sangat berterimakasih, kami yakin akan terus berprestasi," pungkasnya. /red/

INFOSEKAYU - Berbicara bibit-bibit atlet berprestasi di Kabupaten Musi Banyuasin tidak akan pernah ada habisnya.


Dikenal sebagai daerah pencetak atlet berkualitas dan memiliki kepala daerah yang dinobatkan sebagai kepala daerah Penggerak dan Pembina Olahraga Terbaik se-Indonesia membuat daerah Muba terus gencar menyumbang prestasi olahraga.

Misalnya saja, Aldinda Dedek (16) gadis kelahiran Sekayu 25 Desember 2003 ini akan mengikuti kompetisi olahraga tingkat internasional cabang olahraga (cabor) lari gawang di Thailand pada Juli mendatang.

"Saya mohon doa warga Muba supaya nantinya bisa mendapatkan hasil yang terbaik," ujar siswi Sekolah Olahraga Ragunan di Jakarta Selatan tersebut.

Dedek menyebutkan, capaian prestasi yang diraihnya tersebut akan sepenuhnya didedikasikannya untuk kabupaten Musi Banyuasin. "Saya ingin mengharumkan nama Muba di kancah Internasional," harapnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin menyebutkan Pemkab Muba akan mendukung dan mendoakan Aldinda Dedek agar dapat meraih prestasi yang maksimal.

"Aldinda ini salah satu bukti lagi bahwa di Muba ini akan terus mengalir dan mencetak atlet berprestasi dan mampu bertengger di kompetisi tingkat Internasional," ujar Dodi Reza Alex Noerdin

Dodi menambahkan, dirinya akan menjadi garda terdepan dalam pembinaan atlet-atlet di Kabupaten Musi Banyuasin. "Mari kita doakan supaya Aldinda dapat mendapatkan juara mengukir prestasi  dan tentunya membawa nama baik Kabupaten Muba," Sumatera Selatan dan Indonesia tuturnya .

Sementara itu Plt Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Muhmmad Fariz, SSTP, MM, mengatakan ada 3 orang anak dari PPLPD Muba yang mengikuti pendidikan atlet di Ragunan yaitu Siti Fauziah dari Cabang Renang, Aditya dari Cabang Basket dan Aldina Dedek dari Cabang Atletik, pihaknya akan mensupport penuh keikutsertaan Aldinda dalam kejuaraan Internasional tersebut dan mereka adalah bagian pembinaan dan  Tugas PPLPD Muba.

"Kita bangga akan pencapain prestasi mereka dan kita harapkan ke depan para atlit binaan PPLD mampu dan terus berprestasi di manapun mereka berlatih dan  kita harpakan bisa kita turunkan untuk memperkuat tim Muba untuk Porprov," pungkas M Fariz. /red/
INFOSEKAYU - Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raji'un, telah berpulang putra terbaik Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) KH Yusman Haris pada hari Rabu (29/5/2019), sekitar pukul 15.00, di Rumah Sakit Siti Khadijah Palembang.


Almarhum dishalatkan di Masjid At-Taqwa Desa Lumpatan II dan dikebumikan di pemakaman keluarga Dusun IV Desa Lumpatan II, Kecamatan Sekayu, Kamis (30/5/2019), sekitar pukul 11.00.

KH Yusman Haris lahir di Sekayu pada tanggal 17 Maret 1929 meninggal di usia 90 tahun. Pekerjaan semasa hidupnya menjadi PNS Pemkab Muba tahun 1968-1970.

Kemudian, PNS Pemprov Sumsel 1971-1976, anggota DPRD Sumsel 1977-1987 (tiga periode), dan Ketua Adat Kabupaten Muba, selain itu ia telah mendapat Penghargaan Tanda Jasa Pejuang Angkatan 45.

"Atas nama pribadi dan Pemkab Muba, kami mengucapkan belasungkawa, semoga amal ibadah beliau diterima di sisi-Nya," ujar Bupati Muba Dodi Reza Alex melalui Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Muba H Ibnu Sa'ad, SSos, MSi setelah ikut menshalatkan.

Ibnu mengatakan, almarhum sudah banyak berbuat untuk negara ini, khususnya Kabupaten Muba.


“Untuk itu sudah sepatutnya seluruh lapisan masyarakat Muba mengucapkan terima kasih serta mengirimkan doa,” katanya.

Sementara itu, mantan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin yang turut hadir dari shalat hingga pemakaman memohon maaf atas salah dan khilaf beliau semasa hidup dimaafkan.

"Manusia hidup tidak lepas dari salah dan khilaf baik disengaja ataupun tidak disengaja, untuk itu kami mohon dimaafkan," ucapnya.

Dilanjutkan Fahrurozi Syarkowi mewakili keluarga besar KH Yusman Haris pada kesempatan ini mengucapkan terima kasih atas pengorbanan dan perhatian dari berbagai pihak, sejak dari sakit beliau, hingga mengembuskan nafas terakhir memenuhi panggilan Allah SWT.

"Kami atas nama keluarga selain berucap terima kasih mohon diikhlaskan jika ada salah hingga utang beliau, Insyaallah kita menjadi saksi atas torehan tinta emas yang beliau ukir semasa hidupnya," pungkas Fahrurozi.

Tampak hadir pada pemakaman tersebut Hj Eliza Alex Noerdin, Ketua TP PKK Muba Hj Thia Yufada Dodi Reza, Kepala OPD Muba, dan Ketua MUI Muba Drs H Thamrin Nawawi. /red/


INFOSEKAYU.COM - Lagi dan lagi, anak anak Bumi Serasan Sekate kembali menorehkan prestasi di bidang olahraga. Kali ini srikandi asala Bumi Serasan Sekate turut mengharumkan nama Daerah. Srikandi Canoe ini bernama Meri Indasari, gadis kelahiran Desa Ulak Teberau itu berhasil meraih juara tiga di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Dayung tahun 2018, Jakabaring Rowing and Canoeing Regatta Course yang diikuti oleh 9 Provinsi se-Indonesia pada 4 sampai dengan 10 November di Palembang.


Meri yang masih duduk di bangku kelas III SMP ini mengaku sangat senang bisa berkompetisi dan berhasil mendapatkan juara 3 Women Junior Canoe Single Jarak 500 Meter.

"Prestasi ini saya persembahkan untuk keluarga dan masyarakat Sumsel khususnya di Kabupaten Muba," ungkap putri pasangan dari Totok dan Wati.

Lanjutnya, pada ajang Women Junior Canoe Single tersebut, dirinya mendapatkan kepercayaan mewakili Sumatera Selatan untuk bertanding menghadapi 8 Provinsi lainnya di Indonesia. "Ke depan harus lebih baik lagi," singkatnya.

Meri bangga karena Pemerintah Daerah terus memberikan support agar bisa mengikuti kejuaraan-kejuaraan baik di Tingkat Nasional dan Internasional.

"Saya juga berharap, teman-teman lainnya yang berpotensi meraih prestasi di bidang olahraga, Mari Kita harumkan nama baik Bumi Serasan Sekate di kancah Nasional bahkan Internasional. Yakin kita bisa, jika Kita terus berlatih dan disipilin dalam segala Hal serta Fokus dalam Kegiatan kita Masing Masing khususnya di bidang Olahraga," ujarnya bersemangat. /red/


INFOSEKAYU.COM - Pembuktian anak-anak Musi Banyuasin di bidang olahraga, ditandai dengan perolehan prestasi olahraga di tingkat nasional, pada ajang Kejuaraan Nasional Taekwondo antar Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD), Sekolah Olahraga (SKO) se-Indonesia di Mataram Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 2-4 November 2018.


Alhasil, pada ajang Kejurnas cabor Taekwondo ini PPLPD Muba berhasil mengantongi sebanyak satu medali perak dan tiga medali perunggu.

"Alhamdulillah, PPLPD Muba cabor Taekwondo membawa oleh-oleh 1 medali perak dan 3 medali perunggu," ungkap Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispopar) Muba, Drs A Suandi.

Dikatakan, peraihan medali perak tersebut diraih siswa PPLPD atas nama Riki, sedangkan medali perunggu diraih siswi PPLPD Muba atas nama Dira, Rizky, dan Ulan. "Pada Kejurnas Taekwondo kali ini diikuti oleh 35 PPLPD dan SKO se-Indonesia," terangnya. /red/


INFOSEKAYU.COM - Setelah meraih medali emas pada ajang Asian Games beberapa waktu lalu, kini atlet panjat tebing (climber) putra asli Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Muhammad Hinayah atau yang akrab disapa Kuyung Hinayah tersebut berhasil tembus ranking 14 dunia dalam ajang IFSC World Cup Series kategori speed putra.


Berdasarkan data terbaru dari International Federation Sport Climbing (IFSC), lima atlet Indonesia yang masuk dalam 22 elit panjat tebing dunia, yakni Jaelolo Aspar (peringkat 10); Sabri (peringkat 12); Muhammad Hinayah (peringkat 14); Septian Wibowo Siburian Pangeran (peringkat 21) dan Leonardo Veddriq (peringkat 22).

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sumsel Beni Hernedi mengatakan pihaknya memang harus menjaga prestasi yang ditorehkan M Hinayah tersebut agar tetap berada dalam jajaran atlet elit top dunia panjat dinding.

“Namun untuk menjaga performa agar Hinayah bisa berada di level tersebut, kita butuh kerjasama yang lebih solid. Karena Hinayah ini bukan saja milik Muba atau milik Sumsel, melainkan sudah milik Indonesia,” ungkapnya.

Beni yang juga Wakil Bupati Muba ini meneruskan, FPTI Sumsel akan berusaha keras agar atlet-atlet Panjat Dinding bisa meniru apa yang sudah diperbuat Hinayah untuk Indonesia.

“FPTI Sumsel akan terus mencari jalan keluar, agar Hinayah terus bisa berkompetisi di level dunia. Tapi, kami juga tetap memantau dan memaksimalkan atlet-atlet sumsel lainnya, agar sama seperti Hinayah,” ujarnya.

Sekretaris Umum FPTI Sumsel, Rusman Affandi menuturkan, diharapkan dengan keikutsertaan M Hinayah pada setiap even, justru akan lebih menumbuhkan kepercayaan dirinya dijajaran elit dunia.

“Semua kejuaraan itu sendiri nantinya akan menjadi eksistensi Hinayah dalam persiapan ke Olimpiade Tokyo. Kalau untuk Sumsel sendiri, diharapkan lebih memotivasi pemanjat sumsel lainnya dalam persiapan PON 2020,” tuturnya.

Sementara, Bupati Muba, Dodi Reza Alex menerangkan, Pemkab Muba akan berusaha menjamin masa depan Hinayah yang saat ini masih mengenyam pendidikan di perguruan tinggi.

“Ke depan tentu harus dipikirkan masa depan Hinayah ini, jadi tidak hanya fokus dengan reward saat ini saja tapi bagaimana bisa menjamin masa depan Hinayah ke depan. Kami dari Pemkab Muba akan memprioritaskan Hinayah untuk bisa menjadi ASN di lingkungan Pemkab Muba,” terangnya.

Dodi melanjutkan, saat ini Pemkab Muba bersama stakeholder sudah mulai fokus mempersiapkan Hinayah berjuang untuk berkompetisi di ajang Olimpiade 2020 nanti. “Muba telah melahirkan atlet berkualitas seperti Hinayah, nah tugas ke depan kita harus mempersiapkan Hinayah untuk bersaing di ajang Olimpiade 2020,” kata Dodi.

Hinayah sendiri akan mengikuti sejumlah seri kejuaraan dunia Panjat Dinding, mulai akhir September ini. Mulai dari The International Climbing Elite Tournament, Anshun - China, 21-22 September 2018; The International Climbing Elite Tournament, Wanyiasan - China) 13-14 Oktober 2018.

Berikutnya, IFSC World Cup Series, Wujiang – China, 20-21 Oktober2018; IFSC World Cup Series, Xiamen – China, 27-28 Oktober 2018.

Selanjutnya, Asia Championship, Kurayosi – Japan, 7-11 November 2018; International Climbing Series-China Open, Guangzhou – China, 16-18 November 2018 dan terakhir The International Climbing Elite Tournament, Leye – China, 24-25 November. /red/



INFOSEKAYU.COM - Prestasi membanggakan kembali diraih putra-putri daerah Kabupaten Musi Banyuasin. Kali ini, nama bumi Serasan Sekate bertengger di kompetisi pelajar tingkat nasional yakni Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) yang digelar di Yogyakarta.


Siswi asal SD Negeri 8 Sekayu yakni Yeni Anggraini berhasil menyabet juara 3 cabor senam dengan kategori Ritmik Putri Free Hand.

"Alhamdulillah Yeni mewakili Sumsel akhirnya mendapatkan juara 3 cabor senam dengan kategori Ritmik Putri Free Hand pada ajang O2SN Tingkat Nasional di Yogyakarta," ungkap Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muba, Drs Alias, MM.

Dikatakan, perjuangan Yeni tersebut cukup berat, pasalnya untuk mendapatkan juara 3 tersebut dirinya harus menyingkirkan ratusan peserta lainnya yang merupakan siswi SD se-Indonesia.

"Yeni akan kita berikan pembinaan dan pelatihan yang maksimal, dia bibit atlet yang kami nilai siap untuk menjadi atlet berprestasi," terangnya.

Sementara itu, Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin mengapresiasi prestasi yang diraih putri daerah Muba yang mampu mendapatkan juara di tingkat nasional.

"Muba lumbung atlet berprestasi, pembinaan sejak usia dini akan terus dimaksimalkan. Prestasi Yeni ini akan menjadi pemecut semangat kami untuk menjaring dan membina atlet berpotensi dan berprestasi," ungkap Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik di Indonesia tersebut.

Dodi menambahkan, prestasi Yeni tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya di Kabupaten Muba."Kejar terus prestasi baik di bidang akademik maupun non akademik, Muba bisa dan Muba hebat," pungkasnya. /red/


INFOSEKAYU.COM - Salah satu alumni Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Sumatera Selatan (Sumsel), kembali mengharumkan nama Sumsel dikanca internasioal, karena telah berhasil meraih beasiswa ke Monash University Australia.



Gadis berusia 18 tahun asal Kota Sekayu, Kabupaten Muba, Provinsi Sumsel, bernama Shinta Dwi Nourma ini berhasil menyingkirkan peserta se-Asia Tenggara dan mendapatkan beasiswa  KC KUOK ke Monash University Australia.

Beasiswa yang akan didapatkan alumni SMAN Sumsel ini, mencakup tiket pesawat pergi, pulang dan liburan, biaya kuliah, apartemen, serta biaya hidup yang didanai oleh Beau Kuok, Chairman of the family's Shangri-La Hotel Chain dengan dana yang mencapai Rp3 miliar.

"Saya merasa bersyukur sekali dan sempat tidak menyangka bisa mendapatkannya. Sebab beasiswa itu hanya untuk satu orang setiap tahunnya, dan harus bersaing dengan sejumlah peserta se-Asia Tenggara," ungkap gadis cantik kelahiran, 9 Maret 2000 ini.

Shinta mengaku, salama ini dia kerap mengerjakan soal-soal TOEFL, lalu berkali-kali merevisi esai yang ia tulis, serta berlatih wawancara. Keuletannya yang dilakukan dengan kerja keras sebelumnya ternyata tidak sia-sia, karena bisa menjadikannya lulus melalui berbagai tahapan seleksi seperti administrasi, esai, dan wawancara.

"Selain kepada Allah dan keluarga, saya juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumsel yang telah mendanai studi saya di SMAN Sumsel," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SMAN Sumsel, Muhammad Ridwan Aziz mengaku, sangat bangga atas prestasi yang ditorehkan salah satu siswa SMAN Sumsel. Dia berharap, keberhasilan ini bisa menjadi semangat bagi siswa lainnya agar tidak pernah putus asa untuk bekerja keras, kerena hasil tidak akan mengkhianati usaha. /red/

 

INFOSEKAYU.COM - Suasana haru dan bangga di halaman Griya Pendopoan Serasan Sekate Selasa (4/9/2018) siang. Pasalnya, atlet panjat tebing yang berhasil menyabet medali emas di ajang Asian Games yakni Muhammad Hinayah kini kembali ke tanah kelahiran bumi Serasan Sekate.





Kuyung Hinayah secara resmi disambut Bupati Musi Banyuasin H Dodi Reza Alex Noerdin bersama Ketua TP PKK Hj Thia Yufada Dodi Reza serta Wakil Bupati Muba yang juga Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sumsel, Beni Hernedi.

Kedatangan Kuyung Hinayah ini juga ditandai dengan pemakaian Tanjak oleh Ketua TP PKK Hj Thia Yufada Dodi Reza bersama Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin.

"Hinayah telah mengharumkan nama Indonesia khususnya Muba, tentu ini harus diapresiasi dan menjadi panutan bagi generasi muda di Muba khususnya," ungkap Dodi.

Dikatakan, Pemkab Muba akan berusaha menjamin masa depan Hinayah yang saat ini masih mengenyam pendidikan di perguruan tinggi.

"Ke depan tentu harus dipikirkan masa depan Hinayah ini, jadi tidak hanya fokus dengan reward saat ini saja tapi bagaimana bisa menjamin masa depan Hinayah ke depan, dan kami Pemkab Muba akan memprioritaskan Hinayah untuk bisa menjadi ASN di lingkungan Pemkab Muba," bebernya.

Lanjutnya, di Muba tidak memiliki bukit dan gunung tetapi telah melahirkan atlet panjat tebing tingkat dunia."Jadi, Muba ke depan diharapkan nantinya akan menjadi lumbung atlet, tidak hanya atlet panjat tebing tetapi juga atlet-atlet berkualitas dari cabor lainnya," harapnya.

Dodi menambahkan, saat ini Pemkab Muba bersama stakeholder harus sudah fokus mempersiapkan Hinayah berjuang untuk berkompetisi di ajang Olimpiade pada 2020 nanti.

"Muba telah melahirkan atlet berkualitas seperti Hinayah, nah tugas ke depan kita harus mempersiapkan Hinayah untuk bersaing di ajang Olimpiade 2020," ulasnya.

Wakil Bupati Muba Beni Hernedi juga saat ini menjabat Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sumsel mengatakan akan memaksimalkan fasilitas sarana dan prasarana panjat tebing untuk memaksimalkan pelatihan bibit-bibit atlet panjat tebing di Muba.

"Pemkab Muba juga menargetkan untuk Kabupaten Muba menjadi tuan rumah kejuaraan panjat tebing tingkat Asia dan sekaligus tempat Pelatnas Panjat Tebing," ungkap Beni.

Beni menambahkan, FPTI Sumsel bersama Pemkab Muba juga akan bersiap dan memaksimalkan latihan untuk persiapan Hinayah bisa bertanding di ajang Olimpiade tahun 2020 mendatang."Kami akan support penuh Hinayah untuk terus mengharumkan nama Indonesia khususnya Muba," pungkasnya.



Sementara itu, M Hinayah mengucapkan rasa terima kasih kepada Pemkab Muba dibawah Komando Bupati H Dodi Reza Alex Noerdin dan Wakil Bupati Beni Hernedi yang sangat maksimal memberikan support.

"Pak Dodi dan Pak Beni sangat mensupport saya.Terima kasih atas perhatian yang diberikan dan saya berharap atlet panjat tebing di Muba terus bertambah dan mengharumkan nama Muba," singkatnya.

Pada kesempatan penyambutan Muhammad Hinayah tersebut juga diberikan reward sebesar Rp150 juta dari Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin yang disaksikan perwakilan anggota DPRD Muba, Sekretaris Daerah Drs Apriyadi MSi, dan Kepala Perangkat Daerah Pemkab Muba. /red/

 

INFOSEKAYU.COM - Ifandi Saputra petarung bebas martial art menjuarai olahraga tarung bebas One Pride MMA, kelas "Atom" 48 kg yang digelar oleh TV One, setelah mengalahkan petarung asal Kaban Jahe Medan, Nasib Sumarsono Simbolon yang merupakan mantan juara Nasional Wushu dengan kemenangan angka hingga tiga ronde.


Tak urung, atas prestasinya tersebut, lagi-lagi nama Sekayu kembali terangkat ke kancah nasional dan turut mengharumkan nama Kabupaten Musi Banyuasin, setelah atlet panjat tebing Hinayah merebut emas Asian Games 2018 dan Danu anggota Paskibraka asal Sekayu yang turut dalam barisan Paskibraka di Istana Merdeka, Jakarta.

Ifandi menjuarai gelaran tersebut untuk kelas "Atom" 48 Kilogram.

Saat ini, Ifandi yang tergabung dalam Bhagasasi Gym Wushu Bekasi untuk Jawa Barat tersebut, pernah bergabung di sasana Tinju Muba, Taekwondo Muba bernama Taekwondo Rajo Club' (TRC). Setelah tamat SMA ia pindah ke Muaythai, Jakarta demi meneruskan karirnya.

Saat ditanya wartawan tentang harapannya, Ifandi mengaku tidak muluk-muluk. Mewakili atlit- atlit Cabang Olahraga lainnya, ia berharap agar Pemerintah Sumsel umumnya dan khususnya pemerintah kabupaten Muba agar memperhatikan asupan gizi para atlet.

"Apalagi kami di cabor yang full body contact dan full power, jadi pasti akan sangat membutuhkan gizi dan vitamin. Walaupun saya tercatat sebagai atlet wushu Bekasi, tapi tetap saya bermain untuk Muba bila bermain di MMA. Karena jujur hati saya masih untuk Muba," ujar Alumni SMA 1 Sekayu tersebut.

Selamat Ifandi, terima kasih telah mengharumkan nama Sekayu! /red/


INFOSEKAYU.COM - Danu Muhammad Pradika siswa kelas XI SMAN 2 Unggul Sekayu yang mewakili Sumsel untuk menjadi Paskibraka pada momentum HUT RI ke-73 beberapa waktu lalu di Istana Negara akhirnya pulang kampung dan tiba kembali di bumi Serasan Sekate.



Danu yang merupakan pasukan 17 pagi Istana Negara tersebut berkesempatan langsung disambut Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Noerdin, Rabu (29/8/2018) di Griya Serasan Sekate. Anak pertama dari dua bersaudara ini diberikan reward oleh Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin berupa penghargaan dalam bentuk uang sebesar Rp.10 juta.

"Kita patut berbangga dengan prestasi Danu ini. Setelah 34 tahun tidak pernah terpilih ke Istana Negara akhirnya tahun ini perwakilan dari Muba bisa menjadi paskibraka di Istana Negara," ungkap Dodi.

Dikatakan, prestasi-prestasi yang diraih oleh putra-putri di Muba harus terus di-support dan diberikan jaminan untuk kelanjutan masa depannya. "Ya, generasi muda di Muba ini sudah banyak mencetak prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional dan ini harus terus di support oleh Pemerintah Daerah," urainya.

Sementara itu, Danu pada kesempatan tersebut banyak bercerita pengalamannya selama mendapatkan pendidikan untuk menjadi paskibraka di Istana Negara.

"Selama satu bulan mendapatkan pelatihan yang ketat dan Alhamdulillah bisa menjadi wakil Sumsel khususnya Kabupaten Muba untuk menjadi paskibraka HUT RI ke-73 di Istana Negara," bebernya.

Danu menyebutkan, dirinya sangat berterima kasih atas support yang diberikan Pemkab Muba khususnya Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin."Reward ini sangat memotivasi saya untuk terus mengejar prestasi dan mengharumkan nama Muba. Terima kasih Pak Bupati," pungkasnya. /red/