Articles by "info Viral"
Tampilkan postingan dengan label info Viral. Tampilkan semua postingan

Infosekayu.com  - Setiap orang pernah merasakan jatuh cinta. Rasa cinta itu bahkan kadang tak mengenal usia. Seperti dialami pemuda asal Ponorogo, Jawa Timur, ini.

Mengaku cinta pada pandangan pertama, seorang pemuda berumur 29 tahun nekat menikahi seorang nenek yang sudah berumur 76 tahun. Alhasil, pernikahan beda usia 47 tahun ini pun memantik perhatian masyarakat Ponorogo.

Adalah Yainem (76) warga Desa/Kecamatan Slahung dan Jamhar Ali Nursaid (29) warga Desa Mrayan, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, yang kini sedang berbahagia menikmati rasa pengantin baru.

Sejoli terpaut usia jauh itu diketahui melangsungkan pernikahan di Dusun Bandungan, Desa/Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jumat (27/11) kemarin.

Pengantin pria, Jamhar Ali Nursaid (29) menceritakan awal keduanya bertemu. Jamhar mengaku, bertemu dengan sang pujaan hati saat di Pasar Slahung.

"Ya pengen beli sesuatu. Terus tiba-tiba bertemu dan seperti cinta pada pandangan pertama saja," jelasnya.

Jamhar mengaku ia kemudian sempat membuntuti Yainem. Seperti cerita dalam sinetron, ia mengetahui lokasi rumah Yainem dan bahkan bisa mengorek status pernikahan Yainem yang telah janda tanpa anak.

"Saya beranikan diri saja ke rumahnya. Saya langsung tanya mau menikah dengan saya atau ndak. Kalau mau lanjut ya ayo, " tegasnya.

Menurutnya, Yainem sempat menolaknya. Karena ia tidak yakin niat dan usia antara dirinya dengan Yainem yang terpaut 47 tahun itu.

"Sempat ditanya. Apakah memang serius. Saya jawab serius. Ya akhirnya menikah juga kan, " tegasnya.

Saat ini, dia menjelaskan tidak memikirkan omongan orang. Baginya, yang terpenting adalah keyakinannya akan menjalin rumah tangga dengan sang istri.

"Kalau saya sudah yakin ya sudah yakin. Saya akan membimbing keluarga ini, " pungkasnya.

Ia pun menyebut, prosesi pernikahannya berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Sebab, selain sang istri yang sudah berpengalaman berumah tangga, ia juga merupakan seorang duda tanpa anak.

"Alhamdulilah lancar. Saya cuma sekali mengucapkan ijab kabul, " terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Urusan Agama (KUA) Tajul Mujahidin, juga mengaku prosesi pernikahan pasangan sejoli tersebut berjalan dengan lancar. Bahkan, setelah dilakukan rapat, diketahui tidak ada unsur paksaan dari siapapun atas pernikahan tersebut.

"Yang perempuan mengaku senang karena mempunyai teman di rumah. Senang punya pendamping tempat curhat. Yang laki-laki juga merasa senang, tenang dan damai," tegasnya.

Menurutnya, secara agama, pernikahan seperti ini boleh saja. Ia mencontohkan, nabi Muhammad yang juga menikahi Siti Khotijah.

"Secara Yuridis pun boleh kan. Buktinya sudah bisa dicatat KAU Slahung. Persyaratan sudah penuhi, " terangnya.

Dia mengaku keduanya merupakan pernikahan kedua. Untuk yang perempuan janda tanpa anak dan yang laki-laki juga duda tanpa anak. 

Sumber : Merdeka.com 

Infosekayu.com - Perselingkuhan Berdarah... Pergoki Berduaan di Tempat Karaoke, Suami  Bunuh Selingkuhan Istri
Rivat Eka Putra (43) ditangkap polisi karena terlibat dalam tindak pidana pembunuhan. Korbannya tak lain adalah pria selingkuhan istrinya, Ario Fernando (34)

Peristiwa itu terjadi saat korban sedang asyik berduaan dengan istri pelaku, Yebi Abmi Efemi (37), di Karaoke Diva Family, Kelurahan Wonosari, Prabumulih Utara, Prabumulih, Sumatera Selatan, Rabu (25/11) pukul 14.00 Wib. Lantas pelaku masuk dan memergoki keduanya sedang bernyanyi sambil makan-makan di sana.

Tersulut emosi, pelaku menghujamkan pisau sebanyak tiga kali hingga korban tewas di tempat. Tak butuh waktu lama, pelaku diringkus polisi untuk proses penyidikan.

Petugas juga mengamankan istri tersangka guna diambil keterangan
Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi mengungkapkan, motif pembunuhan dilatarbelakangi cemburu karena istri tersangka berselingkuh dengan korban. Tersangka mencari informasi keberadaan mereka dan akhirnya menemukan di TKP
"
Sumber:  @video_jurnalis

Infosekayu.com - PERNAH dengar peribahasa mendapat durian runtuh? Nah bagaimana kalau yang didapatkan bukan durian, tetapi batu meteor.

Inilah yang terjadi pada Josua Hutagalung, seorang pembuat peti mati ini. Dilansir dari laman The Sun, Josua adalah pembuat peti mati asal Kolang, Sumatera Utara. Suatu hari ia sedang berada di rumah bersama istrinya. Tiba-tiba mereka terkejut, rumahnya seperti tertimpa sesuatu.

"Saya sedang mengerjakan peti mati di dekat jalan di depan rumah saya, ketika saya mendengar suara ledakan yang membuat rumah saya bergetar. Seolah-olah pohon telah menimpa kami," kata Josua.

Setelah dicek, ternyata sebuah bongkahan batu yang ia sendiri tidak tahu dari mana asalnya. Saat akan diambil batu yang tiba-tiba terkubur itu cukup panas, dan istrinya mengambilnya dengan cangkul.

Mengetahui keberadaan benda luar angkasa itu, ahli batuan luar angkasa Amerika, Jared Collins pun mengetahui batuan tersebut. Collins membeli batu tersebut dari Josua seharga 1,8 juta dollar, atau setara dengan Rp25 miliar. Hal ini membuat Josua mendadak menjadi jutawan, dan ia pun akan menggunakannya sebaik mungkin.

Sumber : okezone.com 

JAKARTA,INFOSEKAYU.COM – Media sosial Twitter dihebohkan dengan trendingnya nama artis Gisella Anastasia (Gisel).

Lantarannnya, viral video mesum seorang perempuan dan lelaki berjenggot di dalam kamar.

Dalam video berdurasi 19 detik itu, pemeran perempuan disebut mirip dengan Gisel.

Netizen juga membandingkan kamar yang ada dalam video syur itu dengan kamar yang pernah ada dalam video Tik-Tik Gisel.

Netizen juga ramai-ramai berkomentar di akun Instagram Gisel menanyakan soal video itu. Mereka meminta Gisel segera mengklarifikasinya.

Polisi sudah turun mengecek video itu. “Nanti cek dulu ya,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dilansit dari detik.com, Sabtu (7/11/2020).

Yusri enggan bicara banyak mengenai video tersebut. Ia mengaku belum mengetahui kabar heboh itu.

Sejauh ini, Gisel belum memberikan klarifikasi atas video tersebut.

Akhir 2019 lalu, video seks mirip Gisel juga viral di media sosial. Kala itu, Gisel menempuh jalur hukum. Simak di halaman berikutnya

Ini bukanlah kali pertama Gisel diterpa isu video seks mirip dirinya. Tepat di akhir 2019, video seks mirip Gisel juga viral di jagat maya.

Kala itu, Gisel menempuh jalur hukum setelah video adegan syur tersebar di media sosial. Gisel merasa dirugikan karena dituding mirip sebagai pemeran wanita di video syur itu. (nza)

sumber: detik.com

Infosekayu.com  -Seorang pengantin di Lombok mendadak bikin heboh netizen karena wajahnya yang disebut-sebut sangat mirip dengan Presiden Jokowi. Pengantin pria tersebut diketahui bernama Sukiman asal Desa Gapuk Lauk Anjani, Lombok Timur, NTB.

Foto ini dibagikan oleh pengguna Facebook dengan nama akun Arta Pratama Rias Pengantin, yang merupakan perias pria mirip Presiden Jokowi tersebut. "Samawa Baturan. Pas sy ngerias kmaren rasanya benar-benar sangat berbeda, serasa sy rias orang nmr 1 di Indonesia, no edit dan no rekayasa. Benaran mirip banget, " Sukiman sendiri menikahi seorang gadis asal Lombok tengah yang bernama Rohani. Dia pun tak menyangka suaminya akan viral karena punya wajah mirip orang nomor satu di Indonesia.

Unggahan Arta Pratama Rias Pengantin juga mendapat beragam reaksi dari netizen.

"Haaaa, Jokowi nikah lagi (emoji tertawa)," komentar akun Thahira Gayatri.

"Yaah jgn kaget org sedunia pasti ada yg mirip”semuanya juga,semoga aja mirip segalanya sama pak presiden," kata akun Anisah Karja.

"Owh itu anjay...kirain siapa. Aku lupa wajah presiden skrng..hahhha kirain apa tadi ,cuma mirip dong," kata akun Nasrulloh.

Sumber : INDOZONE.ID 

Infosekayu.com -Pernyataan kontroversial Presiden Prancis, Emmanuel Macron telah memantik kemarahan umat Muslim di seluruh dunia. Masyarakat di beberapa negara pun mulai menggaungkan boikot produk-produk Prancis.

Beberapa negara yang menyatakan memboikot produk Prancis di antaranya adalah Arab Saudi, Turki, hingga Yordania. Beberapa kelompok masyarakat di Indonesia juga ikut memboikot produk Prancis.

Baru-baru ini, sebuah minimarket viral di media sosial karena 'menyegel' sejumlah produk sebagai bentuk protes sikap Presiden Prancis."Salah satu minimarket di Indonesia juga sudah ikut memboikot produk dari negara Prancis," tulis akun @makassar_iinfo, pengunggah video minimarket boikot produk Prancis.

Netizen pun menyoroti produk-produk yang diboikot oleh minimarket tersebut. Selain air mineral, mereka juga menyoroti susu formula untuk bayi yang di boikot.

Langkah yang diambil pihak minimarket menuai pro dan kontra di kalangan netizen. "Teman-teman saya mau tanya apabila diboikot secara sepihak, bagaimana dengan orang-orang yang masih membutuhkan produk tersebut apalagi jika merasa tidak tersinggung karena non muslim karena seperti yang kita tahu bahwa indonesia ada 5 agama di dalam," kata akun @edwardblisky.

"Ikut2n boikot nanti anak yg udah cocok susu sgm pada bingung mamaknya," kata @felixa_celiana.”MashaAllah setujuu bgt. Kalau perlu buat list produk2 Perancis biar kt jg bisa turut berpartisipasi untuk tidak menggunakan produknya. We Love Rasulullah Muhammad SAW," kata @pwatieka.

Sumber : INDOZONE.ID 

Infosekayu.com  - Kabar Sahrul Gunawan meninggal dunia karena kecelakaan bikin heboh.

Bahkan membuat WhatsApp dan telepon sang artis banjir ucapan duka dan belasungkawa.

Mantan pemain sinetron Sahrul Gunawan dikejutkan dengan banyak telepon dan WhatsApp yang menghubunginya untuk mengucapkan duka cita.

Pemain serial Jin dan Jun itu mengaku ponselnya tak berhenti berdering dari pagi hingga malam.Usut punya usut, hal itu merupakan imbas dari headline berita media online yang menuliskan: Sahrul Gunawan Meninggal Dunia, Kecelakaan Maut di Palopo.

Sontak Sahrul Gunawan menanyakan kebenaran kabar duka dari Palopo, Sulawesi tersebut.Ternyata Sahrul Gunawan warga Palopo yang meninggal kecelakaan, bukan Sahrul Gunawan artis dan penyanyi terkenal itu.

Tapi Sahrul Gunawan yang artislah yang kebanjiran pertanyaan konfirmasi.Akhrinya Sahrul Gunawan pun menanggapi judul berita tersebut.

"dr pagi ada telp dan wa nanya kbr, sihoreng teh krn ada berita ini.

ya Allah smg korban yg namanya persis sama dgn sy, Allah trm iman islamnya dan keluarga yg ditinggalkan diberi ketabahan" tulisnya.

Sahrul Gunawan pun mengabarkan dirinya baik-baik saja.

Kecelakaan sepeda motor sebabkan Sahrul Gunawan (bukan Sahrul Gunawan artis) meninggal dunia (Istimewa)

"alhamdulillah sy sehat dan baik2 saja.

smg sahabat2 ig sy pun begitu, amin," tulis Sahrul.

Dalam hitungan jam, unggahan Sahrul Gunawan itu menuai banyak komentar warganet.

Sahrul Gunawan Warga Palopo Itu Tewas Dengan Telinga Berdarah, Tabrak Sepeda Motor Sedang Belok

Sebelumnya diberitakan kecelakaan menewaskan pria bernama Sahrul Gunawan di Palopo Sulawesi Selatan Kamis 8 Agustus 2020 malam.

Mengutip Tribun Timur, pria bernama Sahrul Gunawan tewas dalam kecelakaan maut yang terjadi di Kelurahan Tompotikka, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Kamis (08/10/2020) malam. Dalam kecelakaan maut itu, Sahrul Gunawan (bukan Sahrul Gunawan aktor pemeran di serial sinetron Jin dan Jun) menyalip motor di depannya.

Namun sepeda motor yang dikendari Sahrul Gunawan terlalu mepet dan akhirnya terjatuh. Korban mengalami luka-luka. Telinganya mengalami pendarahan.

"Korban meninggal dunia di Rumah Sakit At Medika dengan luka di paha, kaki kiri, dan darah keluar dari telinga," kata Kasat Lantas Polres Palopo, Iptu Muhammad Tang. Pihak kepolisian menuturkan kronologi kecelakaan itu bisa terjadi.

Kecelakaan ini terjadi tepatnya di perempatan Jalan Anggrek diduga Kelurahan Tompotikka.

Kasat Lantas Polres Palopo, Iptu Muhammad Tang mengatakan pengendara terjatuh setelah menyenggol sepeda motor saat akan menyalip.

Korban rupanya tak bisa mengendalikan laju sepeda motor dalam kondisi menyalip dan terlalu mepet sepeda motor lain dari arah sama yang berbelok ke selatan atau ke kanan.

Dalam kondisi sepeda motor tersebut belok kanan, muncul sepeda motor ditunggangi Sahrul Gunawan dari arah belakang hendak menyalip. Kontan senggolan jarak dekat tak bisa dihindari sehingga korban jatuh.

"Korban yang meninggal bernama Sahrul Gunawan 14 tahun."Korban mengendarai Yamaha Mio M3 DP 3165 US," kata Tang saat dikonfirmasi, Jumat (9/10/2020).

Menurut dia, kecelakaan itu berawal saat motor Yamaha Mio Sporty yang dikendarai Haerul berboncengan dengan Rivaldi melaju dari arah barat ke timur.

Saat berbelok ke kanan ke arah selatan, tiba-tiba dari arah belakang, korban (Sahrul Gunawan) menyalip. Karena terlalu mepet, motor bersenggolan dan jatuh.

"Korban meninggal di Rumah Sakit At Medika dengan luka di paha, kaki kiri, dan darah keluar dari telinga," katanya.

Sumber : TRIBUNKALTIM.COM 

Infosekayu.com - Masih ingat dengan bayi Shaka? Bocah yang sempat viral pada Juli 2020 karena tertidur selama satu tahun akhirnya meninggal dunia. Hal ini diketahui dari unggahan video akun TikTok @shaka_17.

Diketahui bayi Shaka meninggal dunia pada Kamis 8 Oktober 2020. "Selamat jalan, surga menantimu nak ," tulis akun @shaka_17.

Dalam unggahan video tersebut, terlihat bila bayi Shaka sempat mendapat perawatan di rumah sakit. Bahkan, sebelumnya bayi Shaka sempat menjalani operasi.

Namun, bayi Shaka kini telah meninggal dunia. Bayi Shaka meninggal di usia 18 bulan.

Diduga idap sindrom putri tidur

Pada Juli 2020 bayi Shaka viral karena tidur sejak usia 8 bulan. Shaka belum terbangun hingga usianya menginjak 18 bulan.

https://www.tiktok.com/@shaka_17/video/6820256178472242434?referer_url=https%3A%2F%2Flifestyle.okezone.com%2Fread%2F2020%2F07%2F20%2F481%2F2248952%2Fviral-bayi-tidur-hampir-setahun-idap-sleeping-beauty-syndrome-apa-itu&referer_video_id=6820256178472242434&sender_device=pc&sender_web_id=6830454014289151490&is_from_webapp=1

Ketika itu, dokter yang menanganinya telah mendiagnosis bayi Shaka mengidap Sleeping Beauty Syndrome (Sindrom Putri Tidur). Di dunia medis, kondisi yang dialami Shaka disebut Klein-Levin Syndrome (KLS).

Sindrom Kleine-Levin adalah kelainan neurologis langka dan kompleks yang ditandai dengan periode berulang dari jumlah tidur yang berlebihan dan perubahan perilaku. Kelainan ini biasanya menyerang remaja, tapi bisa terjadi pada anak-anak dan orang dewasa yang lebih muda.

Pada permulaan episode, pasien menjadi semakin mengantuk dan tidur hampir sepanjang hari dan malam (hypersomnolence), kadang terbangun hanya untuk makan atau pergi ke kamar mandi. Setiap episode berlangsung beberapa hari, minggu atau bulan, selama semua aktivitas normal sehari-hari berhenti. Individu tidak dapat merawat diri mereka sendiri atau bersekolah dan bekerja.


(Foto : @shaka_17/TikTok)

Di sela episode, orang-orang dengan KLS tampak sehat sempurna tanpa bukti adanya disfungsi perilaku atau fisik. Episode KLS dapat berlanjut selama 10 tahun atau lebih. KLS kadang disebut di media sebagai sindrom "Sleeping Beauty".

Sumber : okezone


INFOSEKAYU - Kabar duka beredar cepat, di dunia media sosial dan berbagai Group Whatshap (WA), Jhony Gelantum menghebuskan nafas terakhirnya di RS Erni Medika Jambi.


Sosok Jhony Gelantum, sempat membuat heboh dan viral di masyarakat Kota Palembang, dengan kata – katanya “Gelantum ujinya”.

Ida saudara kandung Jhony Gelantum menuturkan bahwa adiknya datang ke Jambi, untuk menemui dirinya.

“Kemarin, dia (Jhony Gelantum, red) mengeluh sakit kepala, Jam 4 sore kami ke rumah sakit meski tidak ada biaya,” ujar Ida Selasa (10/9/2019) seperti dikutip dari DetikSumsel.

“Jam 12 siang tadi, Jhony menghembuskan nafas terakhir. Jhony anak bungsu dari enam bersaudara,”tuturnya.

Saat ini ungkapnya, pihak keluarga sedang mengalami kendala keuangan untuk membayar admnistrasi rumah sakit sebesar Rp 15 juta.

“Kami pihak keluarga tidak ada uang untuk mengeluarkan jenazah Jhony, stres kami,”tandasnya.

Mendapat kabar Jhony Gelantum meninggal dunia, salah satu senator Sumsel, Hendri Zainuddin mengucapkan belasungkawa.

“Semoga amal ibadah beliau diterima Allah, dan keluarga yang di tinggal diberi ketabahan,”singkatnya. /red/

Sumber : detik Sumsel


INFOSEKAYU - Melihat foto utama di atas yaitu sebuah Suzuki Thunder milik polisi memang terlihat seperti kecelakaan motor tergilas truk, tapi bukan itu yang terjadi.


Suzuki Thunder tersebut memang rela dikorbankan oleh Ipda Tatang dari Polsek Sungai Raya, Kalimantan Barat.

Kasat Lantas Polresta Pontianak Kompol Syarifah Salbiah dalam siaran persnya di sebuah grup WA menjabarkan bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 08.45 WIB, Jumat (3/4/2019).

Saat itu tengah terjadi kemacetan di Jembatan Kapuas 2 yang disebabkan oleh tronton Roda 10 mogok dan tidak bisa naik.

Truk tersebut berasal dari dari arah Simpang Brimob yang hendak menuju arah Simpang Kapur.

Kemudian, datanglah Ipda Tatang yang mencoba mengamankannya dan mencoba untuk memundurkannya.

Dengan menyetop kendaraan di bawahnya/belakangnya dengan jarak sekitar 500 meter, kemudian anggota tersebut meletakkan motor dinas Suzuki Thunder sebagai penghalang supaya kendaraan lain tidak naik.

Setelah diarahkan untuk mundur ternyata tronton tersebut remnya tidak berfungsi. Sementara saat di gas truk tersebut tidak sanggup naik lagi.

Sembari mengatur lalu lintas, Ipda Tatang mencoba meneriaki sang supir agar mengerem.

Namun truk tersebut tetap mundur dan menggilas motor dinas Ipda Tatang.

Syukurnya hal tersebut malah membuat truk tersebut terganjal dan berhenti sehingga tidak membuat kendaraan terus mundur dan menggilas mobil-mobil dan kendaraan lainnya yang berada di bawah jembatan.

Kalau tidak ada Suzuki Thunder Ipda Tatang yang jadi ganjalan, bisa jadi truk tersebut akan mengakibatkan kecelakaan yang lebih parah. Trims Ipda Tatang! /red/

Sumber : Tribun Sumsel


INFOSEKAYU.COM - Siapa sangka pertemuan bocah asal Afghanistan bernama Murtaza Ahmadi dengan megabintang Argentina, Lionel Messi, kini justru membuahkan kesialan bagi keluarganya?


Kejadian bermula pada 2016 lalu, di mana Murtaza yang masih berumur 7 tahun tertangkap kamera bermain bola menggunakan kaos kantong plastik biru putih dengan tulisan nama punggung Messi 10. Foto tersebut kemudian viral di media sosial.

Messi kemudian tergugah hatinya. Dia memanggil secara pribadi agar Murtaza bisa berpartisipasi di salah satu laga Blaugrana. Mimpi Murtaza saat itu menjadi kenyataan.

Namun, dua tahun berlalu, kabar sang anak saat ini tragis?



Dilansir Dailymail, dia dan keluarganya meninggalkan rumah untuk menghindari pemberontak Taliban. Menurut ibu kandung Murtaza, Shafiqa, pertemuannya dengan Messi membuat beberapa kelompok pemberontak mengincar keluarganya.

Pemberontoak menganggap jika pertemuan anaknya dengan Messi pasti melibatkan pemberian uang. Shafiqa bahkan berharap anaknya tidak terkenal jika berujung seperti ini.

"Kembali ke rumah bukan menjadi pilihan. Taliban datang dengan macam-macam bahaya. Orang sekitar mengatakan jika kami menjadi orang kaya dan mengancam untuk mengambil anak saya jika tidak memberikan uang dari Messi," kata Shafiqa.

"Di malam hari kami terkadang melihat orang tidak dikenal mengintai rumah kami. Pada siang hari kami tidak membiarkan Murtaza bermain di luar," lanjut dia. /red/

Sumber : Vivanews


INFOSEKAYU.COM - Dinas Kesehatan Pemprov Kalimantan Tengah (Kalteng) harus putar otak untuk mengevakuasi Titi Wati (37), yang berbobot 350 kilogram, ke RSUD Doris Sylvanus, Kalimantan Tengah. Pintu rumah harus dijebol untuk mengevakuasinya.


"Untuk evakuasi ke rumah sakit, harus membongkar pintu atau lewat jendela. Itu kalau diizinkan keluarga," ujar Kepala Dinas Pemprov Kalimantan Tengah dr Suyuti Syamsul, seperti dikutip dari detikcom, Selasa (8/1/2019).

Kesimpulan itu diambil setelah tim Dinas Kesehatan melakukan survei ke rumah Titi pada Senin (7/1). Dari survei awal itu, petugas kaget terhadap kondisi badan Titi yang sangat lebar.

"Tiga tahun lalu, ia keluar pintu saja harus memiringkan badan. Kalau sekarang, perkiraan saya mungkin lebar badannya bisa 1 meteran," ujar Suyuti.

Evakuasi Titi ke rumah sakit masih membutuhkan waktu beberapa hari ke depan. Sebab, pihak rumah sakit mesti menyiapkan ranjang khusus untuk merawat Titi.

"Untuk evakuasi pasien diperlukan beberapa hari karena RSUD Doris harus menyiapkan terlebih dahulu tempat tidur dan brankar khusus yang mampu menahan berat badan pasien," kata Suyuti.

Selain itu, ambulans biasa tidak bisa membawa Titi. Karena itu, Titi akan dibawa menggunakan truk damkar.

"Untuk mengangkatnya, kami akan siapkan forklift. Beban maksimal 1 ton, jadi saya kira kuat. Untuk membawanya ke RS, ambulans biasa tidak bisa. Jadi rencananya pakai truk pemadam kebakaran atau pikap. Dengan kondisi seperti ini, saya harap semua maklum," kata Wakil Direktur RSUD dr Doris Sylvanus Palangkaraya, Theodorus Sapta Atmadja, setelah menjenguk Titi di rumahnya, Selasa (8/1).

Saat ini Pemprov Kalteng sudah berkoordinasi dengan Pemkot Kalteng serta melakukan berbagai persiapan evakuasi dan perawatan atas Titi.

"Kalau tidak segera dievakuasi, pasti akan bertambah parah," ujarnya.

Untuk dokter, saat ini dokter spesialis yang menangani kasus Titi tidak ada di Kalteng. Namun kolega dokter yang ahli yang menangani dari Bali sudah menyatakan diri membantu perawatan dan operasi Titi.

"Kami cuma membiayai transportasi dan akomodasi," tutur Theo.

Titi kini hanya bisa terbaring di ruang tamu karena masalah berat badannya. Dia mengaku pernah memiliki tubuh ideal saat masih berusia 21 tahun.

Titi hanya bisa pasrah menghadapi berat badannya yang tak normal itu. Dia tak ada biaya untuk berobat.

Dengan bobot ratusan kilogram, Titi beberapa kali mengalami kesulitan saat melakukan aktivitas keseharian. Bahkan, untuk tidur pun, Titi mengalami kesulitan.

"Ya untuk sekarang saya hanya bisa pasrah. Biaya juga tidak ada untuk pengobatan. Cuma tadi ada orang dari pemda katanya datang mau bantu, tapi saya juga belum tahu bantuannya. Mereka bilang mau dioperasi juga," ucap Titi saat diwawancarai detikcom, Senin (7/1). /red/

Sumber : detikcom

INFOSEKAYU - Titi Wati (36) yang berbobot 350 kg kini susah gerak akibat obesitas. Bahkan, untuk berdiri saja tidak kuat.


"Setiap kali bangun tidur bagian kaki saya selalu sakit seperti keram, kemudian badan terasa sakit semua," kata Titi Wati yang hanya bisa tengkurap di tempat tidur di rumah kontrakannya sebagaimana dilansir Antara, Senin (7/1/2019).

Wanita 37 tahun tersebut merasakan berat badannya meningkat drastis dalam tujuh tahun terakhir. Akibatnya, kini perempuan yang diperkirakan merupakan perempuan tergemuk di Kalimantan Tengah itu makin kesulitan bergerak dan lebih banyak berbaring dengan posisi tengkurap.

Berbagai cara dilakukannya untuk menyembuhkan obesitas atau kelebihan berat badan yang dideritanya, di antaranya dengan mengonsumsi minuman herbal penurun berat badan. Cara itu diakuinya menunjukkan hasil karena berat badannya sempat berkurang.

Namun, karena harga minuman herbal itu makin mahal, Wati tidak sanggup lagi membelinya, sehingga akhirnya pola makannya pun kembali membuat berat badannya naik lagi.

"Setelah tidak mampu membeli minuman herbal penurun berat badan itu, sayapun menjalani aktivitas saya seperti orang normal. Makan dan minumpun juga tidak terkontrol lagi, sehingga berat badan saya yang saat itu sempat 167 kilogram, kini menjadi 350 kilogram lebih," katanya.
Baca juga: Heboh Gadis Lamongan Berbobot 179 Kg, Aria 'Bocah Tergemuk' Pernah Lebih Gemuk

Saat diwawancara, ia hanya bisa tiduran dan rebahan di kontrakannya.

"Besar harapan kami agar ibu saya mendapatkan uluran tangan dari para dermawan serta pemerintah untuk membantu pengobatan. Kami pasrah dan apa boleh buat dengan kondisi perekonomian kami yang tidak mampu untuk melakukan pengobatan ibu agar bisa kembali normal seperti sediakala," ujar anak Titi, Herlina. /red/

Sumber : Detikcom

INFOSEKAYU.COM - Fenomena alam aneh terjadi di langit Makasar, Selasa (1/1/2018) kemarin. Tampak dalam video yang sempat viral unggahan seorang netizen atas nama Wiwin Yulianingsih Muhammad di laman Facebook tersebut, awan menggulung hiam pekat berbentuk gelombang tsunami besar.


Dikutip dari Kompas.com, kejadian tersebut membuat penundaan beberapa pesawat mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.

General Manager AirNav Indonesia cabang Makassar Air Traffic Service Centre (MATSC) Novy Pantaryanto mengatakan 5 pesawat berputar- putar sebelum mendarat. Rata-rata pesawat berputar-putar di atas sekitar 15 hingga 20 menit.

"Saat awan kumulonimbus menggulung di langit Kota Makassar, Selasa (1/1/2019) sore, ada lima pesawat yang mengalami penundaan mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Pesawat itu berputar-putar terlebih dahulu di atas sekitar 15 hingga 20 menit, lalu mendarat setelah cuaca mulai membaik," ungkap Novy.



Awan kumulonimbus dihindari pilot karena di dalamnya ada pusaran angin. Novy mengatakan pihaknya mempunyai alat radar untuk melacak cuaca hingga radius 100 km.

Sedangkan, Staf Prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar, Nur Asia Utami mengungkapkan, peristiwa munculnya awan tersebut dikenal sebagal cell awan kumulonimbus yang cukup besar.

Biasanya, awan kumulonimbus tersebut disertai hujan deras, petir, dan angin kencang.

"Peristiwa tersebut dikenal sebagai cell awan kumulonimbus yang cukup besar, biasanya menimbulkan hujan deras disertai kilat/petir dan angin kencang. Untuk periode luruhnya awan tersebut tergantung besarnya bisa 1-2 jam," katanya.

Ia mengatakan awan tersebut berpotensi terjadi di beberapa wilayah di Sulawesi Selatan. /red/

Sumber : Tribun Makassar


INFOSEKAYU.COM - Beredarnya foto lima orang anak di Kabupaten Musi Banyuasin di media sosial dengan keterangan lima anak tersebut yatim piatu dan tinggal di tempat yang tidak layak akhirnya dikroscek secara langsung oleh pihak Dinas Sosial Pemkab Muba, Jumat (28/12/2018) malam.


Plt Kepala Dinas Sosial Muba, Muhammad Jaya menyebutkan, bahwasannya kelima orang anak tersebut di antaranya Firdaus tidak benar kalau tidak memiliki orang tua, kedua orang tua kelima anak tersebut masih ada.

"Kedua orang tuanya masih hidup, hanya saja sudah berpisah tetapi Erlina dan Rusdi yang merupakan kedua orang tua lima anak tersebut tetap menafkahi anak-anaknya," jelas Plt Kadinsos Muba, Muhammad Jaya.

Terkait foto yang beredar, lanjutnya, bukan foto di kediaman anak-anak tersebut melainkan foto tersebut sedang berada di pondok kebun milik neneknya. "Foto tersebut bukan di rumah tapi di pondok kebun," urainya.

Jaya menambahkan, meski demikian pihak Dinsos Muba tetap memberikan bantuan berupa sembako dan pakaian layak pakai. "Untuk rumahnya juga akan direncanakan direnovasi untuk sedikit meringankan keluarga Erlina dan kelima anaknya," terangnya.

"Selain itu, kami akan membuatkan Kartu Indonesia Sehat (KIS), secepatnya bawa Kartu Keluarga (KK) dan KTP serta foto pondok ke Kantor Dinsos Muba," tambahnya.

Untuk diketahui, Erlina (35) ini kesehariannya bekerja dan tinggal di rumah Usup Mansur Mawan atau Usup Takma, (Tapak Maut) bersama kelima anaknya, sebulan sebelumnya memang dirinya tinggal di pondok kebun duku yang berada di Komplek Praja Permai Kelurahan Balai Agung.

"Iya, dulunya kami tinggal disana, pondok itu sengaja kami kosongkan, karena Istri dari Usup Mansur Mawan menawarkan kami tinggal di rumah kontrakannya secara gratis," ujar Erlina yang akrab di sapa Lina.

Dijelaskan, dirinya bekerja dari Subuh, ia pun berminat untuk tinggal di rumah kontrakan yang ditawarkan.

"Selain dekat dengan tempat bekerja, anak - anak saya bisa terkontrol kalau mau pergi ke sekolah. Namun, memang barang - barang kami masih banyak kami tinggalkan di pondok," terangnya.

"Saya ucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Muba yang dalam hal ini pak Bupati Dodi Reza dan Dinas Sosial yang telah peduli terhadap kami," pungkasnya. (rel)


INFOSEKAYU.COM - Lubuklinggau, Sumatera Selatan, dihebohkan dengan turunnya hujan es. Peristiwa ini berhasil diabadikan salah seorang warga dan viral di media sosial.


Dalam video yang berdurasi satu menit, terlihat kondisi cuaca terlihat tidak bersahabat, seperti angin yang kencang disertai kilat. Tak lama kemudian, turun hujan berupa butiran es dengan diameter berkisar 2 sentimeter.

Salah satu warga, Muhammad Suwanto (22) mengatakan, hujan es terjadi saat dirinya tengah bermain di sebuah warnet di Jalan Kemuning, Kelurahan Jogoboyo, Lubuklinggau, Sumsel, Senin, (15/10/2018) sore. Saat itu, kondisi cuaca memang sangat mendung. Bahkan, tiba-tiba terjadi petir yang membuat lampu padam.

"Kondisi cuaca semakin buruk. Angin kencang, ditambah petir yang sangat keras disertai hujan," kata Suwanto seperti dikutip dari JawaPos.com, Selasa (16/10/2018).

Suwanto bersama rekannya kemudian keluar dari warnet untuk melihat kondisi di luar. Ternyata hujan yang mengguyur di lokasi tempatnya bermain, airnya bercampur es dengan diameter berkisar 2 sentimeter.

Ia mengaku terkejut dengan fenomena ini karena baru pertama melihatnya. Hingga akhirnya ia berhasil merekam fenomena tersebut. "Korban tidak ada dalam kejadian ini. Tapi banyak pohon yang tumbang dan seng rumah banyak yang lepas dalam fenomena ini," tuturnya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Stasiun SMB II Palembang Bambang Beny Setiaji membenarkan adanya hujan es di Lubuklinggau. Berdasarkan hasil analisis, hujan es atau fenomena hail terjadi dari awan cumulonimbus yang dekat permukaan sekitar 5 kilometer.

Saat itu, updraft atau daya angkat udara tidak kuat karena dinamika atau golakan dalam awan tersebut signifikan. Biasanya fenomena ini disertai dengan angin kencang dan tempo waktunya singkat.

"Ini sering terjadi saat peralihan musim," ulas Bambang.

Dia berharap fenomena ini tidak terjadi apa-apa karena angin kencang dan butiran es itu sendiri membahayakan. "Sejauh ini yang terpantau baru di Lubuklinggau, belum ada di daerah lainnya di Sumsel," tuturnya. /red/



INFOSEKAYU.COM - Rombongan jemaah haji yang baru pulang dari Tanah Suci sudah pasti dinantikan oleh keluarga serta kerabat. Tentu perjalanan dan pengalaman mereka beribadah di Makkah dan Madinah telah ditunggu-tunggu untuk diceritakan.


Namun, penampilan mereka saat pulang tentu juga perlu jadi perhatian. Biasanya jemaah haji pulang dengan seragam yang telah disediakan travel haji atau pakaian yang sopan dan tertutup.

Namun, ada hal yang cukup mengejutkan warganet pada rombongan haji asal Mamuju ini. Diunggah oleh akun Facebook Dyan Khautsar, Rabu (19/9/2018), ibu-ibu yang baru mendarat dari Tanah Suci itu membuat kontroversi karena pakaian nyentrik mereka.

Komentar Warganet

Dengan warna pakaian yang mencolok dan perhiasan emas, rombongan ibu-ibu itu sukses menuai beragam respons warganet. Walaupun banyak yang merasa heran, segelintir warganet memberikan pandangan dan pendapat mereka tentang penampilan ibu-ibu tersebut.



"Moga ketularan ajalah naik haji sama emasnya," kata Rindy Ani.

"Yg sperti ini asli dandanan dr sulawesi selatan atau bugis makassar," sahut Riman Anaqia

"Mantap ini menujukkan orang2 di daerah lebih kaya kaya..lanjutkan..yang penting punya sendiri ya..gk hasil korupsi," tulis Junkdi Putra Adiyasa.

"Ini klo ga salah Bugis Makassar, ibu2 ini bukan mau pamer atau berlebihan, tp mereka spt ini krn memang sdh dari jaman nenek moyang mereka yg turun temurun, adatnya mereka spt ini, bentuk rasa syukur kpd Allah krn telah menunaikan kewajiban ibadah haji dan pulang dgn selamat," komentar Oktavia Renata.

Sampai saat ini unggahan tentang ibu-ibu rombongan haji tersebut sudah dibagikan lebih dari 5,8 ribu kali. /red/



INFOSEKAYU.COM - Timnas Jepang sekali lagi menunjukkan mengapa mereka memiliki suporter terbaik di Piala Dunia Rusia/2018 ini.

Seperti di banyak gelaran akbar sebelumnya, kali ini para fans Jepang kembali bertahan di tribun penonton dan MEMBERSIHKAN stadion usai kemenangan tim kesayangan mereka atas Kolombia, Selasa (19/6/2018) malam WIB.



Timnas Jepang raih kemenangan pertama mereka atas tim asal Amerika Selatan di ajang Piala Dunia. Malam tadi, Jepang menekuk Kolombia yang hanya diperkuat 10 pemain dengan skor 2-1 di pertandingan pembuka Grup H.

Para suporter Jepang pun rayakan kemenangan itu dengan membersihkan tribun penonton dari sampah dan merapihkannya, seperti yang pernah mereka lakukan selama Piala Dunia di Brasil empat tahun lalu.

Saat itu, para suporter Jepang bahkan sengaja membawa kantong sampah ke pertandingan melawan Pantai Gading saat Piala Dunia 2014. Meskipun saat itu Jepang kalah, para suporter itu tetap bertahan dan membersihkan bekas tempat duduk mereka.

Kini, fans Jepang juga menolak untuk tinggalkan stadion Mordovia Arena setelah mereka saksikan Jepang berhasil menjadi negara Asia pertama yang kalahkan tim asal Amerika Selatan di Piala Dunia.

Dengan demikian, Jepang berhasil balas dendam terhadap para pemain asuhan Jose Pekerman itu, setelah Kolombia pernah kalahkan mereka, 4-1, di babak grup di tahun 2014.

Mantan gelandang Manchester United, Shinji Kagawa, membuka skor kemenangan Jepang dari titik putih – saat pertandingan baru berjalan enam menit setelah Carlos Sanchez diusir dari lapangan karena handball yang jelas-jelas terlihat.

Juan Quintero kemudian samakan kedudukan 1-1 dalam mode brilian, setelah ia sukses menceploskan tendangan bebasnya tepat sebelum jeda.

Tapi, striker Jepang yang bermain di FC Koln, Yuya Osako, pastikan kemenangan Jepang 2-1 pada menit ke-73. Pemain berusia 28 tahun itu sukses sarangkan sundulannya dan amankan kemenangan yang terkenal untuk skuad asuhan Akira Nishino tersebut.


Fans Timnas Senegal pun turut membersihkan arena penonton seusai tim negara mereka bertanding.
Tampaknya, aksi bersih-bersih yang dilakukan para suporter Jepang telah menular ke komunitas suporter lainnya. Yang jelas terlihat adalah para fans Timnas Senegal.

Kini beredar rekaman video yang menunjukkan aksi bersih-bersih tribun para fans Senegal setelah kemenangan tim mereka menang 2-1 atas Polandia. Para suporter itu terlihat sedang bersama-sama mengumpulkan sampah yang ditinggalkan pendukung lain. /red/

 




INFOSEKAYU.COM - Aksi seorang anggota kepolisian dari Sat Lantas Polres Musi Banyuasin (Muba) ini mengundang decak kagum para netizen. Bahkan, aksinya itu juga dimuat oleh salah satu stasiun televisi swasta nasional.

Adalah Bripka Silaen dan Briptu Satria yang membantu seekor kucing ketika akan menyeberang di jalan Merdeka Kelurahan Serasan Jaya Kecamatan Sekayu pada Rabu (9/5) sekitar pukul 06.30 WIB, pagi tadi.

Aksi sederhana tersebut, ternyata cukup bisa membuat simpatik banyak pihak. Hal tersebut terlihat dari banyaknya like, komen dan share yang diberikan pada video yang berdurasi kurang dari 1 menit tersebut.

Aksi “nyeberangke” kucing ini, menjadi perbincangan di medsos Instragram karena terekam dalam video berdurasi 18 detik.

Seperti mengutip dari Palembang Ekspress, video tersebut beredar, setelah salah satu admin medsos mengunggah di Instagram. Dalam hitungan beberapa jam, seketika video yang menunjukkan kepedulian sesama makhluk hidup direpost oleh berbagai admin publikasi Instagram di Indonesia, salah satunya dari RTMC Polda Sumatera Selatan dan Inipolisi.

Bahkan, tayangan yang sudah dilihat mencapai ratusan ribu lebih serta komentar positif oleh netizen cukup banyak.

Salah satunya dari akun instagram @mpusliar “Terima kasih pak polisi sudah memberi contoh&teladan baik buat semua orang..agar kita harus tolong menolong kesesama makhluk tuhan, lalu akun @justbot “Kok merinding yaa:”) trharu sekali jarang liat kek gini dan akun @ rikkalasbuan Hero. sudah mengasihi semua makhluk. ciptaan tuhan .. terutama kucing. kesyangan nabi.. sehat selalu ya pak..

Sementara itu, Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti melalui Kasat Lantas Polres Muba, AKP Rio Artha Luwi mengatakan, dirinya juga merasa terkejut atas viralnya video itu. Karena, setiap pagi di jam sibuk, anggota Satlantas Muba diterjunkan di titik-titik strong point di Kecamatan Sekayu, salah satunya di jalan Merdeka yang ada di video itu.

“Sebab, jalanan itu sendiri kategori ramai dan rawan. Karena sering dilalui kendaraan dan dekat dengan sekolah, mungkin anggota kita melihat seekor kucing akan menyebrang. Dibantulah, oleh anggota kita,” ungkap Rio saat dihubungi via ponsel.

Mengingat, sambung perwira balok tiga dipundaknya ini, banyak contoh di jalan kucing ditabrak. Padahal, semua makhluk hidup ciptaan Allah SWT harus dijaga dan dilindungi. /red/



Infosekayu.com -  Siapa yang tidak mengetahui ovin sanjaya sosok anak kecil yang sekarang menjadi pusat perhatian di kecamatan sekayu.Di usianya yang tak seharusnya di lakukan oleh anak biasanya yang pulang sekolah terus langsung bermain.sementara ovin siswa kelas 3 Sd Negeri 7 Sekayu ini setelah pulang sekolah langsung berjualan es kacang hijau dan keripik untuk membantu bibik dan pamannya.Hasil berjualan ditabungkan untuk keperluan sekolah.

Sosok ovin menginspirasi anak - anak seusianya bahwa harus mensyukuri perjalanan hidup bagaimana kondisinya jangan patah semangat untuk tetap sekolah pesan ini di sampaikan susy imelda beni saat mendatangi rumah ovin di  simpang y kampung 7 sekayu kelurahan serasan jaya kecamatan sekayu muba 04/04/2018 sore. 






Dengan kondisi rumah yang sempit tidak membuat susy imelda beni beserta rombongan tidak sungkan untuk masuk kerumah ovin yang di sambut senyum bahagia dari bibik dan paman ovin saat melihat kedatangan susi imelda beni.terlihat ovin yang sore itu juga baru pulang dari berjualan terlihat menangis bahagia karena mendapat bingkisan dari ibu plt bupati muba ini.

Susy imelda beni mengatakan " tetap semangat ovin jangan sampai putus sekolah, meski harus sambil bekerja membantu bibi"Sore itu bukan hanya menjadi momen bahagia untuk ovin tetapi warga sekitar juga turut bahagia dengan antusias menyambut ibu plt bupati ini.



Paman dan bibik ovin juga mengucapkan terima kasih kepada ibu susi imelda beni "ku temesan nian pacak kedatangan ibu nomor satu di muba dak nyangko  bae pokoknye mekaseh untuk ibu uci beserta rombongan yang dem ngeruanke bersyukur ade ibu bupati cak ikak Ujarnya".Paman dan bibi ovin ini sudah menganggap ovin sebagai anak sendiri meski dirinya juga memiliki dua anak yang masih sekolah di karenakan kedua orang tua ovin telah lama bercerai, sehingga membuat bibik ovin yang merupakan ayuk dari ibu ovin ini untuk mengurus ovin dari kecil.



 
Tim info sekayu yang sore ini langsung meliput ke lokasi menyaksikan bagaimana sosok ovin yang penuh dengan impian dalam mimpi.Semoga ini bisa menginspirasi anak - anak di musi banyuasin untuk tetap semangat belajar jangan putus sekolah bagaimanapun keadaannya jangan pernah malu tetap berbakti dengan orang tua jadilah kebanggaan musi banyuasin sesungguhnya untuk menjadi orang sukses berawal dari perjalanan sulit untuk memulainya.  (lsim