Articles by "Aksi Kemanusiaan"
Tampilkan postingan dengan label Aksi Kemanusiaan. Tampilkan semua postingan

INFOSEKAYU - Konser amal Peduli Palestina di Kabupaten Muba pada 16 September nanti di Stable Berkuda Sekayu diprediksi ramai dan meriah. Bahkan, Bupati Muba Dodi Reza mengajak seluruh Jajaran pemkab Muba, Perusahaan, BUMN, BUMD di Muba dan warga Muba untuk andil pada kegiatan donasi Palestina tersebut.


"Pak Bupati Muba Dodi Reza mengajak seluruh Jajaran Pemkab Muba, Perusahaan, BUMD, BUMN di Muba dan seluruh masyarakat Muba untuk berdonasi untuk Palestina," ungkap Ketua Pelaksana Drs Apriyadi, MSi.

Dikatakan, adapun rangkaian pada kegiatan konser amal nantinya yakni Orasi Kemanusiaan, Lelang Amal, dan Pemutaran Film. Pada kegiatan konser amal juga akan dihadiri Ketum KNRP Ustadz H Suripto dan Ulama Palestina Syeikh Nashef Nashir Abdullah.

"Konser amal ini juga merupakan rangkaian hari besar Islam. Kegiatan donasi ini dimulai pukul 08.00-12.00 WIB," ujarnya.

Selain itu, rangkaian kegiatan konser amal Palestina ini juga akan meriahkan oleh Wali Band. "Konser amal ini terbuka untuk umum dan bagi yang ingin berbagi untuk Palestina," tuturnya.

Sebelumnya, Walikota Al-Zawaida Gaza Palestina Dr Ayman Sulaiman Salam Abu Sweireh pada 28 Agustus lalu berjumpa langsung dengan Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin.

Dalam pertemuan tersebut, Dodi dan Ayman sepakat membangun sister city, kota kembar yang akan membuka dialog lebih luas dari sudut kemanusiaan, pendidikan hingga kesehatan.

Selain itu, Bupati Muba Dodi Deza berencana akan menyalurkan langsung hasil donasi konser amal Palestina dengan akan mendatangi jalur Gaza. /red/



INFOSEKAYU - Meski kini telah memasuki minggu ke-4 Bulan Ramadhan 1440 H dan kebanyakan orang yang tengah sibuk melakukan aktivitas mudik kampung, lain halnya yang dilakukan Organisasi DPD Provinsi Sumatera Selatan Forum Bangsa Batak Indonesia (FBBI) yang terus melakukan aksi sosial.


Kali ini aksi sosial dilakukan di Panti Asuhan Berbagi yang berada di Jalan Mangga Nomor 15 Makrayu Kecamatan Ilir Barat II.

Kunjungan dipimpin langsung oleh Ketua FBBI Sumsel Jimmy Lomban Gaol bersama Sekretaris FBBI Sumarjono Saragih dan Ketua Bidang Kepemudaan David Sibarani bersama anggota lainya, Jumat (31/5/2019)

Jimmy David Lumban Gaol menuturkan, kunjungan tersebut merupakan agenda rutin yang dilakukan Organisasi FBBI  Sumsel setiap tahunnya dengan tujuan dapat berbagi dengan sesama manusia.

"Kami berharap Kiranya bantuan ini dapat bermanfaat buat anak-anak panti asuhan," tuturnya.

Sementara itu Sekretaris FBBI Sumarjono Saragih Menambahkan bahwa kegiatan sosial berbagi sesama di setiap agenda tahunan keagaman rutin dilakukan oleh organisasi ini (FBBI).

"Dana yang kami kumpulkan bersumber dari seluruh Anggota FBBI yang konsen memberikan bantuan kepada organisasi untuk disalurkan kepada sesama manusia yang membutuhkan dan tahun ini kita kunjungi Panti Asuhan Iklhas Berbagi, yang kami liat anggotanya 20 orang dan rata rata anak sekolah yang anak-anaknya aktif bersekolah dan kami putuskan memberikan bantuan berupa beras, minyak goreng dan  kebutuhan mereka menjelang Perayaan Idul Fitri Tahun  1440 H ini," ungkap Sumarjono.

Pengasuh Panti Asuhan Iklash Berbagi,  Prima mengucapkan terimakasih atas kunjungan dan bantuan yang diberikan DPD Provinsi Sumsel FBBI.

"Atas nama Pengurus Panti Asuhan  Berbagi dan anak-anak kami mengucapkan banyak terima kasih, semoga apa yang diberikan dapat bermanfaat bagi kami," ucap Prima. /red/

INFOSEKAYU.COM - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin kembali menempuh misi kemanusiaan. Seusai melakukan aksi kemanusiaan korban tsunami dan gempa Palu serta Banten-bekerjasama dengan Tim Kemanusian SSMS (Soetowo-Soetowo Medical Service dan Polda Kalimantan tengah beberapa waktu lalu untuk pengangan Korban Bencana di Palu dan Selat Sunda Banten.


Kali ini, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin yang juga Ketua Umum Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) Indonesia bersama anggota LTKL lainnya menuju Kabupaten Sigi untuk turun kembali memberikan bantuan.

Meski melewati perjalanan panjang untuk menuju ke lokasi, semua personil bersemangat membawa amanah bantuan untuk misi kemanusiaan tersebut. Dari Kota  Palu, tim yang dipimpin Dodi Reza tersebut menghabiskan waktu sekitar tiga jam dan sampai desa Bola Papu Kecamatan Kulawi. 

Tim bersama rombongan disambut dengan upacara penyambutan suku Kulawi, Pantodui dan dilanjutkan dengan Tarian Penyambutan Raego, sebagai ucapan selamat datang bagi tamu yang pertama kali datang menginjakkan kaki di desa bola papu kec kulawi

Pantauan di lapangan, meski saat ini kehidupan di Kabupaten Sigi berangsur normal, namun mayoritas warga di sana masih membutuhkan bantuan untuk membangun daerah ini kembali bangkit.

Atas kondisi ini, kabupaten yang tergabung dalam  LTKL Indonesia dikomandoi Dodi Reza selaku Ketua Umum LTKL Indonesia,  mengumpulkan donasi yang mencapai 250.000 USD untuk disalurkan bagi warga Kabupaten Sigi.

"Terhitung bulan Desember 2018, hasil pengumpulan dana yang dapat disalurkan untuk mendukung Kabupaten Sigi mencapai angka 250.000 USD," ungkap Dodi.

Dikatakan Dodi, dalam mengumpulkan donasi tersebut LTKL bekerjasama dengan beberapa mitra telah mengumpulkan dana bantuan yang bersumber dari donor dan melalui mekanisme pengumpulan donasi publik dan melalui KitaBisa.com.

"Untuk membantu implementasi berbagai proses rekonstruksi di lokasi terdampak, sekretariat LTKL dan Pemerintah Kabupaten Sigi berinisiatif untuk bekerjasama dengan beberapa mitra yakni, AMAN, Kemitraan, KARSA dan KOPERNIK," urainya.

Ia menambahkan, kami bersama tim dan anggota LTKL akan menyerahkan secara langsung bantuan donasi tersebut. Penyerahan bantuan dipusatkan di Kecamatan Kulawi Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah.

Pada Kesempatan misi kemanusiaan tersebut, Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik se-Indonesia tersebut turut didampingi Kepala Bappeda Muba Indita Purnama S Sos MSi, Kepala Dinas Perkebunan Iskandar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Andi Wijaya Busro, Plt Kepala BPBD Indita Purnama S Sos MSi, Kabag Humas Herryandi Sinulingga AP, dan Plt Kabag Protokol Rangga Perdana Putra SSTP MSi dan disambut secara langsung oleh Bupati Kabupaten Sigi Muhammad Irwan SSos MSi didampingi Wakil Bupati Kabupaten Sigi Paulina SE MSi, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Sigi, Kepala OPD di lingkungan Pemkab Sigi dan Gorontalo, Camat Kulawi Rolli, dan Ketua Majelis Adat Kulawi Yore Pamei.

Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin menyebutkan, bantuan yang dibawa masih dikatakan jauh dari cukup, namun Dodi berharap bantuan yang dibawa tersebut jangan dinilai dari yang dibawa, "Tetapi niat kami yang tulus dan iklas bersama kawan kawan lainnya yang ingin meringankan beban saudara saudari kami sebangsa setanah air, yang terkena musibah," sebut Dodi.

Ia berharap, kehadiran tim LTKL bisa diterima dan bantuan yang merupakan amanah masyarakat Musi Banyuasin dan kawan kawan yang tergabung dalam LTKL dapat membantu meringankan saudara kami  warga Sigi khususnya Kecamatan Kulawi yang menjadi korban bencana alam Palu.

"Semoga niat baik kami ini bisa menjadi awal mula dan semangat kita semua untuk tetap saling percaya, saling membantu dan sebagai bentuk kasih dan empathy kami di Forum untuk masyarakat seluruhnya di Kabupaten Sigi, khususnya di Kecamatan Kulawi," ujar Dodi Reza .

Lanjutnya, Kabupaten anggota LTKL juga mengucapkan terima kasih atas bantuan para mitra, melalui KARSA, Kemitraan, KOPERNIK, dan AMAN atas bantuan dan kerjasamanya sehingga proses pembangunan dan implementasi di kabupaten dapat berjalan optimal.

"Saya sangat salut atas komitmen dan kerjasama mitra organisasi lokal dan national yang sangat peduli dan luar biasa berkolaborasi satu sama lain. Semoga kolaborasi dapat turut membantu Sigi untuk Bangkit," tuturnya.

Dodi menambahkan, adapun bantuan yang diberikan yakni diantaranya Sekretariat LTKL berkolaborasi dengan mitra AMAN (Aliansi Masyarakat Adat Nusantara), yang membantu dalam proses tanggap darurat setelah bencana dengan pendistribusian logistik dan pembangunan rumah adat di Kulawi (Lobo) yang rusak akibat bencana.

"Kemudian, kolaborasi dengan mitra KARSA, yang membantu dalam pembangunan kantor desa, sekolah, MCK, perbaikan instalasi air dan perlengkapan sekolah," ungkapnya.

Selain itu, organisasi KEMITRAAN, yang membantu untuk memberikan bantuan awal pemulihan ekonomi untuk kelompok perempuan, pelatihan dalam pembuatan rumah bambu, pembangunan posyandu dari bambu, serta pelatihan mitigasi bencana. "KOPERNIK fokus memberikan bantuan berupa water filter (saringan air) sebanyak 500 buah di Desa Bolapapu dan Boladangku," tambahnya.

Sekretariat LTKL dan tambahan dana dari Sekolah Gemala Ananda berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten melalui Diinas Koperasi dan UMKM untuk distribusi bantuan modal ekonomi untuk membangkitkan15 UMKM di desa-desa di Kecamatan Kulawi (total alokasi per kelompok UMKM, Rp 4,900,000).

"Selain itu, direncanakan untuk  pelatihan untuk menjaga lingkungan melalui bank sampah di Kecamatan di Sigi besama dengan Dinas Lingkungan Hidup. Selanjutnya dilakukan juga asistensi oleh konsultan terpilih yaitu ICSD (Indonesian Center for Sustainable Development) yang akan berkolaborasi dengan Bappeda Kabupaten Sigi untuk penelitian serta bantuan teknis untuk kajian zonasi rawan bencana di Kabupaten Sigi, sehingga bisa memberi masukan atas perencanaan selanjutnya di kabupaten," imbuhnya.

Kemudian, untuk Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dan Warga Musi Banyuasin melalui platform Kitabisa.com berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 100.000.000 yang diharapkan dapat digunakan untuk sedikit membantu proses perbaikan sekolah di Kecamatan Kulawi.

"Selain itu, bersama Pemerintah Kabupaten Gorontalo, juga membawa 1200 bibit pohon (kelapa, jambu, mahoni). Di kabupaten Gorontalo, Kelapa merupakan pohon adat dan pohon yang paling banyak manfaatnya, sehingga diharapkan seluruh manfaat yang terbaik dapat digunakan dan ditanam di Kabupaten Sigi untuk bisa berguna di waktu ke depan. Harapannya dapat menambah proses pemulihan kabupaten Sigi untuk dapat tumbuh dan berkembang seiring dengan semangat kolaborasi yang tinggi," tuturnya.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Sigi Muhammad Irwan SSos MSi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin yang juga Ketua Umum LTKL telah membawa banyak bantuan bersama Kabupaten Anggota LTKL. "Banyak sekali bantuan yang diberikan, kami sangat berterima kasih atas perhatian dan pertisipasi ke Kabupaten Sigi khususnya di Kecamatan Kulawi ini," ungkapnya.

Ia menambahkan, bantuan yang diberikan sangat meringankan korban di Sigi khususnya di Kecamatan Kulawi. "Semoga dengan bantuan yang diberikan ini membuat kondisi infrastruktur dan perekonomian masyarakat segera pulih" dan saat ini kami terus berupaya untuk kembali memulihkan keadaan wilayah kami secara keseluruhan dan kami akan terus bekerja keras bersama warga sigi membangun kembali dan Kami optimis Sigi Bangkit," pungkasnya. /red/



INFOSEKAYU.COM - Tim Kemanusian Pemkab Muba - RSUD Sekayu bersama tim relawan dari SSMS (Sutowo Sutowo Medical Service) Jakarta dan tim lainnya, bersinergi untuk aksi kemanusiaan dan langsung melayani korban bencana alam gempa dan tsunami di Donggala-Palu Sulawesi Tengah. Mereka langsung bekerja begitu sampai di lokasi di RS Bhayangkara Palu.


Seperti diketahui, RS bhayangkara Palu sempat vakum pasca gempa karena kekurangan personil dalam pelaksanaan tugasnya. Mengingat petugas medis RS Bhayangkara banyak yang terkena dampak akibat gempa. 

Tentu, dengan kehadiran tim medis kemanusiaan dari berbagai wilayah, termasuk Tim Kemanusiaan Kabupaten Muba - RSUD Sekayu, maka RS Bhayangkara Palu sekarang telah kembali beroperasional untuk memberikan pelayanan terbaiknya.

Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex mengapresiasi kerja tim kemanusiaan. "Baik Tim RSUD Sekayu Pemkab Muba, Brimob Polda Kalteng dan tim SSMS dari Jakarta, merupakan kerja tim yang sungguh luar biasa. Kerja sama dan kolaborasi tim yang baik kiranya mampu memberikan pelayanan maksimal bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Selamat bertugas dan semangat dalam memberikan pelayanan terbaik buat saudara-saudara kita korban bencana gempa dan tsunami di Palu. Dan mari kita mendoakan bersama sama kiranya bencana di negeri ini segera berlalu," harap Dodi.

Secara terpisah, Ketua Tim Kemanusiaan Pemkab Muba - RSUD Sekayu, dr. Ircha Ahyar, Sp S, didampingi dr Adinda Marita, SpBP (dari Tim SSMS), menjelaskan bahwa Gabungan Tim Kita dari Musi Banyuasin, Tim SSMS dan Tim brimob, saat ini bekerja maksimal untuk memberikan pelayanan terbaik buat para korban bencana.



"Selain memberikan pelayanan di RS Bhayangkara Palu, 7 orang petugas kita juga bergabung di Posko Mako Brimob Mamboro 7 Orang, terdiri dari 3 dokter dan 4 paramedis," ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kapolda Kalteng Irjen Pol Drs Anang Revandoko menyampaikan, "Kami dari Kalteng, akan bahu-membahu bersama tim relawan Pemkab Muba - RSUD Sekayu dan SSMS untuk terus bersinergi meringankan beban korban di Donggala dan Palu,” terangnya.

Ia juga menambahkan, akan terus memonitor seluruh tugas pelayanan kemanusiaan yang turut bekerja sama dengan pihaknya di lokasi bencana, baik di Palu, Donggala hingga Sigi.

Dikatakannya, pihaknya sangat mengapresiasi tim relawan Pemkab Muba - RSUD Sekayu Sumatera Selatan. Meskipun dari tempat yang jauh tetapi sangat cepat tanggap untuk ikut serta dalam aksi kemanusiaan. "Saya mengapresiasi tim medis Pemkab Muba - RSUD Sekayu dan SSMS yang telah sangat membantu masyarakat Palu dalam hal pengobatan pasien pasca gampa. Sehingga masyarakat korban bencana dapat memanfaatkan posko posko kesehatan yang ada di lokasi bencana,” imbuhnya.

Untuk tim sendiri, jumlah total seluruh rombongan ada 25 orang. "Terdiri dari personel Satuan Brimob 11 orang, personel Ditreskrimsus 3 orang, Ditintelkam 3 orang, Bidhumas 3 orang dan Tim Relawan Pemkab muba - RSUD Sekayu yang dipimpin oleh ibu Zarabida ini, membawa serta empat dokter relawan dari SSMS," jelasnya.

“Kami berharap bantuan yang kami bawa ini bersama-sama tim relawan Pemkab Muba - RSUD Sekayu dan SSMS, dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Palu, Donggala dan Sigi,” pungkasnya. /red/



INFOSEKAYU.COM - Tim Relawan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu akhirnya tiba di Balikpapan, Jumat (5/10/2018) pukul 19.30 WITA.


Tim relawan Pemkab Muba RSUD Sekayu yang tergabung untuk aksi kemanusiaan, yang akan bekerja untuk membantu korban bencana alam gempa dan tsunami di Donggala-Palu Sulawesi Tengah ini disambut langsung oleh Kapolda Kalimatan Tengah Irjen Pol Drs Anang Revandoko.

"Kami dari Kalteng, akan bahu-membahu bersama tim relawan Pemkab Muba - RSUD Sekayu untuk meringankan beban korban di Donggala dan Palu," ujar Irjen Pol Drs Anang Revandoko, melalui Kabid Humas Polda Kalteng AKBP Hendra Rochmawan, SIK, MH, yang juga merupakan alumni Akademi Kepolisian Tahun 1995 itu.

Dikatakannya, pihaknya sangat mengapresiasi tim relawan Pemkab Muba - RSUD Sekayu Sumatera Selatan meski dari tempat yang jauh tetapi sangat cepat tanggap untuk ikut serta dalam aksi kemanusiaan.

"Total seluruh rombongan 25 orang, yang terdiri dari personel Satuan Brimob 11 orang, personel Ditreskrimsus 3 orang, Ditintelkam 3 orang, Bidhumas 3 orang dan Tim Relawan Pemkab Muba - RSUD Sekayu yang dipimpin oleh ibu Zarabida ini membawa serta empat dokter relawan dari SSMS (Sutowo Sutowo Medical Service) dan anggota," jelasnya.

"Kami berharap bantuan yang kami bawa ini bersama-sama tim relawan Pemkab Muba - RSUD Sekayu  dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Palu, Donggala dan Sigi," pungkasnya.

Direktur RSUD Sekayu dr Makson Parulian, MARS, menambahkan Tim Kemanusian RSUD Sekayu bersama tim Polda Kalteng, pada hari sabtu 6 oktober 2018 akan segera diberangkatkan bersama sama tim ke lokasi bencana dari Bandara Balikpapan menggunakan pesawat Hercules.

"Sesampainya di Palu, plan A tim akan mendirikan posko di pantai untuk mendistribusikan bahan makanan dan plan B akan berusaha mengaktifkan RSUD Palu yang lumpuh akibat bencana gempa dan tsunami," ungkap dr. Makson. /red/


INFOSEKAYU.COM - Gempa bumi yang disertai tsunami dan fenomena langka berupa tanah bergerak (lukuifasi) yang menimpa Palu, Donggala, Sigi dan wilayah sekitarnya di Sulawesi Tengah telah membekaskan rasa duka yang sangat mendalam. 




Tak cukup hanya berempati dan ucapan duka cita semata. Harus ada langkah nyata untuk membantu para warga korban terdampak bencana di Sulteng. Tak tanggung-tanggung, dari wilayah Sumatera tepatnya Kabupaten Musi Banyuasin, orang nomor dua di Kabupaten tersebut berinisiatif menggalang dana untuk meringankan beban para korban.

Melalui laman crowdfunding kitabisa.com, Wakil Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi bersama beberapa orang rekan lainnya membuka laman penggalangan dana secara patungan untuk membantu para korban.

“Sedih sekali rasanya, melihat dari layar kaca dan lini masa media sosial bagaimana rumah tempat tinggal luluh lantak, warga kehilangan anggota keluarga yang dicintainya. Ditambah lagi sebagian besar infrastruktur hancur dan rusak parah,” ujar Wakil Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi mengungkapkan keprihatinannya.

Baginya, meski terbentang jarak yang sangat jauh dengan Palu, Donggala dan Sigi, bukan berarti tak ada yang bisa diperbuat, lebih dari ungkapan empati dan doa semata. “Semua tentunya turut bersimpati atas kondisi saudara-saudara kita di sana saat ini,” imbuh suami Susi Imelda Frederika ini.


Aksi penggalangan donasi online melalui pranala https://kitabisa.com/mubabisapeduli yang dimulai per Rabu (3/10/2018) kemarin, hingga hari kedua sudah berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp.11,1 juta rupiah lebih.

“Target kita, dalam 30 hari ke depan bisa mengumpulkan dana hingga Rp 1 Miliar. Syukur-syukur bisa lebih,” harap Beni.

Ia mengajak kepada masyarakat luas, khususnya warga Musi Banyuasin untuk melakukan aksi donasi patungan. "Saya mengajak kita semua melakukan aksi bagi saudara-saudara kita di Sulawesi Tengah : mengundang siapapun yang tergerak dan peduli untuk aksi bergerak peduli, patungan menggalang donasi dari Musi banyuasin untuk bantuan bencana gempa,”, ujarnya.

Dalam kolaborasi kampanye penggalangan donasi ini dilakukan bersama oleh Beni Hernedi, Siska Marleni (Anggota DPD RI asal Musi Banyuasin), H Joko Pronoto (Direktur pada Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit di Musi Banyuasin), Agus Syahputra ( Penasehat Ikatan Pelajar Mahasiswa Musi Banyuasin Yogyakarta) dan Chandra wijaya (Ketua Karang Taruna Musi Banyuasin).

Bagi masyarakat luas yang ingin membantu, bisa mengunjungi link Di SINI dan klik tombol tombol merah, "DONASI SEKARANG", masukkan nominal donasi. Lal pilih metode pembayaran donasi. Ada tiga metode pembayaran, yakni transfer bank, kartu kredit atau Go-Pay.

Penyaluran dana yang terkumpula akan dilakukan bertahap. Dan disalurkan langsung melalui pemerintah daerah terdampak bencana. /red/pan/