Articles by "Haedline"
Tampilkan postingan dengan label Haedline. Tampilkan semua postingan
SEKAYU-, - Siswa belajar di rumah bagi Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) di Musi Banyuasin ( Muba) diperpanjang hingga 13 April mendatang. Langkah ini diambil demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Muba. Perpanjangan masa belajar di rumah ini dilakukan secara serius oleh sejumlah sekolah di Muba. Sesuai himbauan Bupati Musi Banyuasin, Dr H Dodi Reza Alex Noerdin langkah belajar di rumah bagi siswa semata demi keselamatan dan kesehatan siswa ajar. 

Untuk sistem pembelajaran para siswa, Pemkab Muba melalui Disdikbud memberikan kebebasan kepada sekolah sesuai situasi dan kondisi siswa ajar dan wilayah.
" Hingga saat ini kita ambil kebijakan sesuai Edaran Kemendikbud, Tim Gugus Tugas dan arahan Bupati Muba, siswa belajar di rumah dan masuk sekolah lagi pada Senin, 13 April mendatang. Ini keuputusan sampai saat ini dan akan diperbarui sesuai kondisi," terang Kadisdikbud Muba, Musni Wijaya, Senin, (30/03/2020).

Dirinya juga memberikan kebebasan untuk sistem pembelajaran siswa. " Kita utamakan materi belajar tentang apa itu virus corona, bagaimana sifatnya, hingga pola pencegahan. Selain tugas rutin pelajaran semisal matematika dan lainnya, siswa juga diberi pengertian sekaligus sosialisasi Covid-19," tambah Musni.

Anjuran dan kebebasan sistem pembelajaran ini terbukti diikuti sejumlah sekolah di Muba. Ada yang melakukan sistem belajar dengan video conference, sistem grup WhatsApp sekolah dan ada yang melalui pesan singkat dan media sosial lainnya. 

Inan, siswi SLTP 6 Sekayu, tetap mengikuti pelajaran dengan sistem pembelajaran jarak jauh ( PJJ). 
"Caranya, kami terhubung lewat grup WhatsApp sekolah. Guru mengabsen sesuai pelajaran setiap harinya. Kami diberi tugas dan mengerjakan soal di buku tulis. Selanjutnya difoto dan hasil jawaban atau tugas itu kami kirimkan kepada guru kelas," jelas dia saat ditemui sedang belajar di depan laptop, Senin.

Cara tersebut menurutnya nyaman dan tidak masalah. "Hanya kurang biasa saja. Juga tidak seseru bejalar di kelas. Tapi kita kan ikut anjuran Pemkab Muba lewat Dikbud Muba. Begitu kata guru kami," tambah dia. 

Di SD IT Anuriyah, Sekayu sistem serupa juga dilakukan. Siswa diberi tugas dan diharuskan mengikuti jadwal yang telah ditetapkan. Hanya saja, PJJ di SDIT tidak seketat di tingkat SLTP. 

"Bun, semoga anak-anak  tetap mengikuti kelas online. Walau telat ngumpul. Ikuti saja kelasnya agar anak-anak tidak telat materinya. Jadi seandainya nanti ujian kenaikan diambil dr portofolio anak, guru-guru ada bukti tugas anak-anak," tulis seorang guru dalam WA Grup sekolah pada Jumat lalu. 

Sedangkan untuk tugas ketrampilan atau prakarya, sejumlah sekolah menerapkan sistem kerjasama PJJ secara jujur dan terbuka. 
"Kami diberi tugas membuat video, poster dan ajakan sosialisasi pencegahan Covid19. Nah sejak proses awal, setengah jadi hingga rampung kami abadikan. Semua urutan kerja kami posting kepada guru. Jadi bukan hanya hasil yang dinilai tapi metode, keaslian dan kejujuran mengerjakan tugas sepertinya ikut dinilai," terang Rani, Senin kemarin. (Kjs)
SEKAYU- Meminimalisir penularan Covid-19 di lingkungan Pemkab Muba serta menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 34 Surat Tahun 2020 tentang Perubahan atas Surat Edaran Menteri PAN-RB Nomor 19 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara dalam Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19 di Lingkungan lnstansi Pemerintah, terhitung Selasa 31 Maret 2020 hingga 9 April mendatang, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin menerapkan sistem kerja di rumah atau Work From Home (WFH) bagi seluruh ASN dan Pegawai Tidak Tetap di lingkungan Pemkab Muba.

"Antisipasi penularan Covid-19 ini harus ditingkatkan, maka dari itu mulai 31 Maret hingga 9 April seluruh pegawai bekerja di rumah masing-masing," ungkap Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin.

Dodi Reza meminta seluruh perangkat daerah dan ASN memanfaatkan teknologi digital untuk tetap menjalankan seluruh aktifitas pekerjaan pelayanan publik dan kebutuhan lainnya. "ASN dan Tenaga Kontrak Wajib mengisi laporan kerja harian (SKP harian) dan mengunggah ke
Perangkat Digital (Zoom, Skype, WhatsApp, Telegram) Perangkat Daerah masing-masing sebagai konfirmasi atas kehadirannya," terangnya. 

Lanjutnya, bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator tetap melaksanakan tugas kedinasan di kantor sehingga penyelenggaraan pemerintahan tetap berjalan optimal dengan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat. "Setiap Sekretariat dan Bidang pada Perangkat Daerah ditugaskan 1 Pejabat administrator dan 1 orang Pegawai (boleh pengawas atau pelaksana atau jabatan fungsional atau tenaga kontrak) dalam pelaksanaan pekerjaan setiap hari secara bergantian," jelas Dodi. 

Kemudian, jam Kerja Work From Home tetap berlaku seperti biasa dan terhadap ASN dan Tegana Kontrak yang melaksanakan tugas kedinasan dengan bekerja di rumah (WFH) dilarang bepergian, apabila di langgar akan di kenakan sanksi kepegawaian sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku. Meminimalisir pelayanan tatap muka dan mengoptimalkan pelayanan secara daring (online), untuk regulasinya dapat diatur oleh Kepala Perangkat Daerah masing-masing.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Sunaryo menerangkan, bagi Perangkat Daerah Dinas Kesehatan (PSC 119, RSUD dan Puskesmas bagi petugas yang melaksanakan pelayanan kesehatan langsung), BPBD (TRC), Satuan Polisi Pamong Praja (Anggota Satpol.PP, Pemadam Kebakaran dan Anggota Linmas), Dinas Perhubungan (Petugas Lapangan), Dinas Sosial (Tagana), Dinas Lingkungan Hidup (Tenaga Kebersihan), Kantor Camat dan Kantor Lurah tetap melaksanakan sistem kerja seperti biasa dan atau Kepala Perangkat Daerah dapat mengatur secara spesifik sistem kerja ASN dan Tenaga Kontrak untuk kepentingan pencegahan dan penanggulangan Covid-19.

"Pelaksanaan ASN bekerja dari rumah (Work From Home) dilaporkan kepada Bupati Musi Banyuasin melalui Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam bentuk file Pdf ke WhastApp: 081211306765 Atau Email: bkpsdm.muba@yahoo.com," pungkas Sunaryo. Kjs
SANGA DESA, INFOSEKAYU.COM - Meski digelar sederhana dan harus menjalankan protokol waspada Covid-19 atau virus corona, namun pasangan pengantin asal Sanga Desa Kabupaten Muba yakni Ramadhan dan Nova Eliza sudah sah menjadi pasangan suami istri, Minggu (29/3/2020). 

Keduanya melaksanakan akad nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sanga Desa yang dihadiri tidak sampai 10 orang sebagaimana sudah menjadi ketentuan dari Kementerian Agama dalam hal protokol pelaksanaan akad nikah disaat ancaman Covid-19. 

"Kami berterima kasih dengan pihak Kecamatan, KUA, dan perangkat Desa di Kecamatan Sanga Desa yang telah memfasilitasi pelaksanaan akad nikah kami dengan mengedepankan ketentuan yang sudah diatur," ujar Pengantin Pria, Ramadhan. 

Ia mengaku, edukasi dan sosialisasi ancaman Covid-19 di Muba sangat berjalan maksimal berkat kegetolan Bupati Muba Dr H Dodi Reza  Alex Noerdin yang menginstruksikan pelaksanaan sosialisasi serta edukasi hingga ke tingkat bawah.

"Terima kasih kepada pak Bupati Dodi Reza yang sangat peduli dengan kesehatan masyarakat Muba, saya dan keluarga khususnya sangat mengapresiasi," tuturnya. 

Sementara itu, Camat Sanga Desa Suganda mengatakan, pihaknya bersama jajaran KUA Sanga Desa akan memfasilitasi setiap warga Muba yang ingin melaksanakan proses akad nikah namun tetap mematuhi protokol pencegahan covid-19 sebagaimana sudah diatur Kemenag RI. 

"Prinsipnya sesuai arahan pak Bupati Dodi Reza kami di tingkat Kecamatan tetap akan memfasilitasi, yang penting prosesnya harus patuh pada ketentuan yang sudah diatur," pungkasnya. (Kjs)
SEKAYU, INFOSEKAYU.COM - Pencegahan penyebaran wabah Virus Corona (COVID-19) terus dimaksimalkan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). 

Dibawah komando Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin kali ini giliran Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Muba yang turun ke lapangan untuk memfasilitasi tempat cuci tangan di sejumlah titik pasar tradisional di Pasar Randik Sekayu, Jumat (20/3/2020). 

Kepala dinas Disdagperin Kabupaten Musi Banyuasin Azizah SSos MT menghimbau dan mengajak masyarakat baik pedagang maupun para pembeli diajak untuk mencuci tangan yang sudah disediakan oleh Disdagperin.

"Kita melakukan langkah-langkah dalam upaya menghambat penyebaran virus Corona ( COVID-19 ) ini Disdagperin menyediakan tempat cuci tangan agar para pedagang dan pembeli di pasar randik sekayu bisa melakukan cuci tangan secara rutin untuk menjaga kebersihan, ini salah satu upaya yang kita lakukan untuk pencegahan penyebaran virus corona, dan untuk sementara ini di pasar randik kita sediakan ada tiga titik," ujar Azizah.

“Masyarakat sangat berterima kasih telah disediakan fasilitas ini walau sangat sederhana tapi memenuhi standar kesehatan dan kita tetap berupaya memantau kondisi pasar dan juga kepada masyarakat agar tidak usah panik selalu menjaga Kebersihan serta peka dan selalu waspada terhadap ancaman virus berbahaya tersebut," tambahnya.

Azizah menegaskan, kepada para pedagang dan para pembeli di pasar Randik maupun pasar -pasar di Kabupaten Muba agar tidak panik, dan tetap menjaga kesehatan sebagai upaya pencegahan Virus Corona, dengan selalu membudayakan hidup sehat, menjaga kondisi tubuh tetap fit. 

"Selalu menjaga tenggorokan agar selalu keadaan basah dengan cara minum apabila terasa sudah haus atau kering tenggorokannya dan selalu mencuci tangan," tuturnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin meminta kepada semua OPD di lingkungan Pemkab Muba tetap pro aktif mencegah dan meminimalisir penyebaran virus Corona. "Kita harus terus antisipasi, jangan sampai terjadi penyebarannya di Muba," tegasnya.

Dodi juga mengajak, semua elemen dan masyarakat di Muba untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan agar terhindar dari virus corona. "Kebersihan sangat penting, prinsipnya kita harus all out protect penyebaran virus berbahaya tersebut di Muba," pungkasnya. Kjs
PALEMBANG, INFOSEKAYU.COM- Setelah resmi merger antara Muba United dengan Babel United dan melaksanakan TC di Liga 1, terhitung Selasa (10/3/2020) pemain Muba Babel United tiba di Bumi Serasan Sekate untuk mempersiapkan diri pada laga perdana pada 15 Maret 2020 mendatang menghadapi Persekat Tegal pada pertandingan Liga 2 Musim 2020. 

Sebelumnya, saat tiba di bandara SMB II Palembang kedatangan pemain Muba Babel United ini disambut antusias para pengunjung Bandara SMB II Palembang hingga diserbu puluhan awak media. 

Dipimpin langsung Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, sebanyak 27 pemain Muba Babel United resmi mengarungi liga 2. 

"Setelah ini kita langsung ke Sekayu, untuk persiapan launching pemain dan latihan untuk menghadapi laga perdana Liga 2 musim 2020 yang dikomandoi pelatih Bambang Nurdiansyah," ungkap Wakil Bupati Muba Beni Hernedi didampingi Manajer Muba Babel United Achmad Harris dan Sekretaris Dinkominfo Dicky Meiriando.

Diketahui, ada beberapa pemain bintang yang bakal memperkuat formasi Muba Babel United, yakni diantaranya Bobby Satria, Jeki Arisandi, Hafit Ibrahim, Amirul Mukminin, Rizky Dwi Ramadhana, dan Yogi Rahardian. 

"Sesuai komitmen pak Bupati Dodi Reza bahwa kita akan maksimal berjuang membawa Muba Babel United ini ke liga 1," ucapnya.

Lanjut Beni, di Sumsel tercatat ada dua klub yang melaju ke Liga 2 yakni Sriwijaya FC. "SFC kakak Muba Babel United, semuanya akan mempersembahkan yang terbaik untuk sepakbola di Sumsel," tukasnya.

Beni menambahkan, home base Muba Babel United akan dipusatkan di Sekayu. "Wisma sudah disiapkan, fasilitas dan kebutuhan lainnya pula sudah disiapkan secara matang oleh pak Bupati Dodi Reza," ungkap Beni.

Sementara itu, Muba Babel United akan berjumpa dengan Sriwijaya FC pada 21 Juni mendatang. Bentrok kedua tim bakal tersaji kembali pada laga ke-dua puluh alias laga pamungkas. Giliran Sriwijaya FC dijadwalkan akan menjamu Muba Babel United FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Sabtu 12 September pukul 15.30.

"Derby persaudaraan. Sama sama satu keluarga. Laga persaudaraan," kata Achmad Haris, Manajer Muba Babel United FC. (Kjs)

PALEMBANG, INFOSEKAYU.COM – Teka teki status merger Babel United dan Muba United menemui titik terang. Proses bergabungnya kedua klub dalam proses finalisasi. 

Wakil Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi mengatakan, Bupati Muba Dodi Reza Alex mendapatkan permohonan dan tawaran dari Babel United yang menawarkan kerja sama untuk menghadirkan Babel United ke Muba. Klub merger Aceh United dan PS Timah Babel itu sedang mencari homebase baru untuk kompetisi Liga 2 2020. 

“Sudah hampir satu bulan ini kita berproses ke arah situ. Kenapa kita belum mengeksposnya ke publik, karena masih harus menunggu kesepakatan beberapa hal. Seperti stadion dan dukungan apa yang bisa kita berikan,” ujar Beni ditemui di Kopi Kita, Palembang, Rabu (04/03).

Menurut Beni, proses merger kedua klub berjalan positif. Bahkan dalam waktu dekat di pekan ini, akan ada pertemuan resmi antara Bupati Muba dengan CEO Babel United Ichsan Sofyan. Pertemuan itu juga bakal diiringi launching ke publik oleh Bupati. 

“Dengan demikian Muba United dan Babel United merger menjadi Muba Babel United. Untuk musim 2020 ini, pihak Babel United sudah melayangkan surat dan PT Liga Indonesia Baru sudah melakukan verifikasi perpindahan itu,” kata Beni.

Dengan hadirnya Muba Babel United, Beni optimistis bisa semakin menggelorakan olahraga sepak bola di Sumsel. 

“Alhamdulillah, tidak ada tujuan lain kehadiran Muba Babel United ini kecuali menghadirkan sebuah hiburan tontonan berkualitas bagi masyarakat Muba dan Sumsel. Memang kita jadinya satu level dengan Sriwijaya FC di Liga 2. Tentunya hal ini membuat peluang klub Sumsel kembali ke Liga 1 lebih besar karena saat ini ada dua tim Sumsel yang berkompetisi di Liga 2. Lagi pula Sriwijaya FC ini kakak kita,” tuturnya. (Kjs)


Sungai Keruh, Infosekayu.com  - Kepolisian Sektor Sungai Keruh Resor Muba menangkap pelaku pemalakan yang telah meresahkan sopir truk yang melintas diJalan Lintas Sekayu - Pali tepatnya di Desa Rantau Sialang Kec.Sungai Keruh Kab.Muba. Vidio aksi pemalakan pelaku yang terekam sopir sempat viral dimedia sosial. 

"Gerak cepat personil kita langsung lakukan penyelidikan wilayah Vidio yang beredar yang diduga melakukan pemungutan liar terhadap sopir truk yang keluar dan masuk melintasi jalan Sekayu - pali dan langsung pelaku kita tangkap dikediamannya" ungkap Kapolres Musi Banyuasin AKBP YUDHI SURYA MARKUS PINEM, S.ik melalui Kapolsek Sungai Keruh IPTU DARMAWANSYAH, SH pada humas.

Sambung wansyah, Pelaku bernama MELAN (21) warga Dusun 2 Desa Rantau Sialang Kec.Sungai Keruh Kab.Muba dimana pelaku terekam oleh sopir yang dimintai uang secara paksa. Akhirnya, pelaku sendiri dapat diamankan oleh personil Polsek Sungai keruh dipimpin IPDA AGUS ANSORI  bergabung dengan Buser Polres Muba, pelaku dapat diamankan di kediamannya.

 Lanjut dia, Berdasarkan Vidio @palembang_lapor Sabtu (22/02/2020) yang beredar tentang pengendara kendaraan R-6 yg bermuatan batu koral yg di berhentikan pelaku dan di mintai uang sebesar Rp.20.000,- (dua puluh ribu rupiah) langsung kita tanggapi dan penyelidikan langsung kita lakukan. 

"Dalam Vidio yang beredar dimedia sosial, pelaku memaksa meminta uang kepada sopir. Dari rekaman tersebutlah kita mengetahui keberadaan lokasinya"ujarnya. Kapolsek IPTU DARMAWANSYAH, SH, MH juga menghimbau apabila warga masyarakat melihat atau mengetahui bahkan mengalami Tindak Pidana apapun jangan sungkan untuk melapor segera ke Kantor Polisi Terdekat atau Polsek Sungai Keruh. Tutup Kapolsek. (Kjs)

INFOSEKAYU - Konser amal Peduli Palestina di Kabupaten Muba pada 16 September nanti di Stable Berkuda Sekayu diprediksi ramai dan meriah. Bahkan, Bupati Muba Dodi Reza mengajak seluruh Jajaran pemkab Muba, Perusahaan, BUMN, BUMD di Muba dan warga Muba untuk andil pada kegiatan donasi Palestina tersebut.


"Pak Bupati Muba Dodi Reza mengajak seluruh Jajaran Pemkab Muba, Perusahaan, BUMD, BUMN di Muba dan seluruh masyarakat Muba untuk berdonasi untuk Palestina," ungkap Ketua Pelaksana Drs Apriyadi, MSi.

Dikatakan, adapun rangkaian pada kegiatan konser amal nantinya yakni Orasi Kemanusiaan, Lelang Amal, dan Pemutaran Film. Pada kegiatan konser amal juga akan dihadiri Ketum KNRP Ustadz H Suripto dan Ulama Palestina Syeikh Nashef Nashir Abdullah.

"Konser amal ini juga merupakan rangkaian hari besar Islam. Kegiatan donasi ini dimulai pukul 08.00-12.00 WIB," ujarnya.

Selain itu, rangkaian kegiatan konser amal Palestina ini juga akan meriahkan oleh Wali Band. "Konser amal ini terbuka untuk umum dan bagi yang ingin berbagi untuk Palestina," tuturnya.

Sebelumnya, Walikota Al-Zawaida Gaza Palestina Dr Ayman Sulaiman Salam Abu Sweireh pada 28 Agustus lalu berjumpa langsung dengan Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin.

Dalam pertemuan tersebut, Dodi dan Ayman sepakat membangun sister city, kota kembar yang akan membuka dialog lebih luas dari sudut kemanusiaan, pendidikan hingga kesehatan.

Selain itu, Bupati Muba Dodi Deza berencana akan menyalurkan langsung hasil donasi konser amal Palestina dengan akan mendatangi jalur Gaza. /red/