Articles by "TP PKK"
Tampilkan postingan dengan label TP PKK. Tampilkan semua postingan

INFOSEKAYU - Desa merupakan wilayah yang berhubungan langsung dengan masyarakat, yang berstruktur Kepala Desa, BPD, serta Tim Penggerak PKK Desa. Tim Penggerak PKK Desa adalah organisasi yang tidak terpisahkan ataupun perangkat resmi dibutuhkan masyarakat.


"Oleh karena itu kami berpesan kepada para Kepala Desa agar membantu TP PKK Desa, dan ibu-ibu PKK juga cari Program yang saat ini dibutuhkan masyarakat," pesan Bupati Kabupaten Musi Banyuasin H Dodi Reza Alex pada acara Pelantikan 25 orang Ketua TP PKK Desa Periode Tahun 2018-2024, yang dilantik Ketua TP PKK Kabupaten Muba Hj Thia Yufada Dodi Reza di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Senin (5/8/2019).

Dodi menambahkan tiap tahun alokasi dana desa terus meningkat baik dari APBN maupun APBD. Untuk tahun 2019 ini APBD-P Kabupaten Muba menembus angka Rp. 4,1 Triliun, maka alokasi dana desa dari APBD juga turut meningkat. Dari alokasi dana desa tersebut TP PKK Desa dapat memanfaatkannya dalam membuat program yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Kita ingin gerakan PKK desa ini kembali hidup, dan menuai prestasi yang membanggakan daerah," imbuhnya.

Sementara itu Ketua TP PKK Kabupaten Muba Hj Thia Yufada Dodi Reza berharap kepada Ketua TP PKK Desa yang baru dilantik agar dapat melaksanakan tugas yang merupakan aspirasi masyarakat dengan baik, senantiasa bekerja sama dengan semua Perangkat Pemerintah Desa dan dengan seluruh masyarakat.

"kami percaya ibu-ibu dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan senantiasa bekerja sama dengan semua masyarakat," tandasnya.

Turut hadir pada pelantikan tersebut Wakapolres Muba Kompol Ade Adriansyah Saputra SIk, dari Kodim 0401 Muba, Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriadi MSI, Kepala Dinas PMD Muba Richard Cahyadi, Para Camat, dan Kepala Desa dalam Kabupaten Muba. /red/


INFOSEKAYU.COM - Pemkab Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA), bekerjasama dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) menggelar Acara Puncak Peringatan Hari Ibu ke 90 dan HUT DWP ke 19 bertempat di Opproom Pemkab Muba, Rabu (12/12/2018).


Pada kesempatan yang sama, sebanyak delapan orang wanita di Bumi Serasan Sekate dinobatkan 'Champion Gender', yaitu penghargaan yang diberikan kepada wanita-wanita yang berdedikasi dan berkontribusi, mampu memimpin dalam kesetaraan gender.

Adapun delapan wanita tersebut yaitu, Ketua TP PKK Muba, Hj Thia Yufada Dodi Reza, Wakil Ketua TP PKK Muba, Susy Imelda Beni dan Ketua DWP Kabupaten Muba, Hj Asna Aini Apriyadi, Kapolres Muba, AKBP Andes Purwanti SE MM, Kepala Disdukcapil Muba, Hj Asmarani, SSos, MSi, Kepala Bagian Organisasi dan Ortala Setda Muba, Azizah, SSos, MT, Kepala DPPPA Muba, Dewi Kartika, SSos, MSi, dan Camat Sungai Lilin Emilia Afrianita, SSTP, MSi.

Mewakili Bupati Muba, H Dodi Reza Alex, Sekretaris Daerah Kabupaten Muba, Drs H Apriyadi, MSi dalam sambutannya mengatakan, sesuai tema Peringatan Hari Ibu dan DWP, "Bersama meningkatkan peran perempuan dan laki-laki dalam membangun ketahanan keluarga untuk kesejahteraan bangsa dan optimalisasi potensi DWP untuk suksesnya pembangunan nasional".

Diartikan di mana peran ibu merupakan unsur dalam keluarga menjadi bagian penting, agar tidak terjadi tindak kekerasan dan diskriminasi, maka perlu untuk saling mendukung.

"Nanti kita Kabupaten Muba akan terima Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE), ini tentunya berkat kinerja kita bersama, penghargaan ini akan tetap kita jadikan motivasi terutama kami di Jajaran Pemkab, untuk bekerja lebih giat lagi dalam hal meningkatkan perlindungan anak, perempuan dan kesetaraan gender," tukasnya.

Lanjut Sekda, "Sekarang kita ada PR berat yang sedang kita laksanakan, dibutuhkan peran ibu yang maksimal, yaitu berdasarkan hasil survey penerapan Perda no 2 tahun 2018 tentang Pembatasan Pesta di malam hari, sampai dengan pukul 17.00 wib," sebutnya.

Perda ini disepakati karena dinilai pesta malam banyak mudorat yang terjadi, tidak ada manfaatnya, disinyalir hampir 60% yang hadir menggunakan narkoba dan terjadi pornoaksi. Oleh karena itu Pemkab setuju, walaupun masih ada kelompok masyarakat yang memaksa masih melakukan pesta malam.

"Saya yakin bisa diterapkan dengan maksimal melalu peran ibu, dan tentunya sekaligus peredaran narkoba bisa kita basmi, karena kita khawatirkan akan kehilangan generasi penerus jika kita hanya diam saja," ujarnya.

Sementara itu berdasarkan Laporan Kepala DPPPA Muba, Dewi Kartika SSos MSi mengatakan tujuan digelarnya Peringatan Hari Ibu dan HUT DWP yaitu, meningkatkan peran perempuan di Muba dalam aspek kehidupan bermasyarakat dan bernegara yang adil, mendorong kesetaraan laki-laki dan perempuan dalam bermasyarakat dan bernegara serta meningkatkan kesadaran perempuan untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.

"Kita Kabupaten Muba pada tanggal 19 Desember 2018 mendatang akan menerima Penghargaan APE, masuk nominasi terhadap Perlindungan Hak Perempuan dan Anak, Penghargaan diterima dapat jadi motivasi untuk menyadari akan hak-hak perempuan dalam pembanguanan Daerah. Kita juga harus mengenang atas jasa perempuan di Indonesia sebagai bagian pejuang kemerdekaan, guna mempertebal semangat dalam pembangunan daerah dan negara," ucapnya. (rel)


INFOSEKAYU.COM - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel),  Hj Febrita Lustia Herman Deru meminta agar TP PKK kabupaten/kota dalam Provinsi Sumsel harus mempunyai produk unggulan, yang nantinya menjadi ciri khas daerah masing-masing seperti Gambo Muba yang di miliki TP PKK Muba.



Demikian disampaikannya pada saat Kunjungan Kerja dan Silaturahmi ke Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) di Guest House Griya Bumi Serasan Sekate, Selasa (27/11/2018).

"Saya minta kepada para ibu untuk mampu menciptakan juga produk unggulan daerah, yang menjadi ciri khas dan penanda. Misalkan Muba sekarang sudah punya produk unggulan berupa Gambo Muba yang dihasilkan dari pewarna alami yaitu getah gambir, tentu ini jika difokuskan secara menerus akan menjadi ikon bagi Kabupaten Muba," ujarnya.

Tidak hanya itu saja, istri dari Gubernur Sumsel ini juga menambahkan, selama ini orang taunya Palembang yang punya jumputan, dan ternyata sekarang PKK Muba bisa menciptakan kain jumputan dengan pewarna alami, tentu merupakan prestasi karena mampu mengangkat potensi daerah.

Sementara itu, Kunjungan Kerja TP PKK Sumsel ke TP PKK kabupaten Muba ini merupakan Kunjungan Kerja di Kabupaten/Kota yang ke-13, setelah kabupaten Banyuasin, dan selanjutnya ke Kabupaten Musi Rawas.

Di bumi Serasan Sekate ini, TP PKK Sumsel yang dipimpin langsung Ketua TP PKK Sumsel Hj Febrita Herman Deru didampingi Wakil Ketua TP PKK Sumsel Hj Fauziah Mawardi Yahya disambut hangat oleh Ketua TP PKK Muba, Hj Thia Yufada Dodi Reza bersama Pengurus dan Anggota TP PKK Kabupaten Muba.

Menurut Febrita, Agenda Kunjungan Kerja ini dilakukan untuk mengetahui secara langsung permasalahan yang dihadapi oleh masing-masing PKK kabupaten/kota, sekaligus menetapkan dan menyamakan Program Kerja TP PKK di tahun 2019.

Di tempat yang sama, Ketua TP PKK Muba, Hj Thia Yufada Dodi Reza menyambut baik atas Kunjungan Kerja yang dilakukan oleh TP PKK Sumsel, sekaligus menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi.

"Kami berterima kasih atas Kunjungan Kerja dan Silaturahmi TP PKK Sumsel ke TP PKK Kabupaten Muba, juga atas arahan dan bimbingannya untuk kemajuan TP PKK Muba",katanya.

Pada kesempatan ini, Ketua TP PKK Muba, Hj Thia Yufada juga menyampaikan Program Kerja, Pencapaian dan Prestasi Pokja 1 sampai 4, serta terkait Produk Unggulan Kabupaten Muba yang dibina langsung oleh TP PKK Muba.

"Saya berharap Kunjungan Kerja dan Silaturahmi ini dapat menambah wawasan dan pengalaman baru bagi TP PKK Muba dalam pemecahan masalah dan dalam mengelola organisasi TP PKK dan menggerakan program kerja serta tertib administrasi, selain itu semoga dapat memotivasi dan menggerakkan masyarakat dalam menggali potensi daerah serta pariwisata di Kabupaten Muba," tukasnya.

Sebelum acara bersilaturahim, Ketua TP PKK Sumsel Febrita Deru meninjau Stand Pameran yang menampilkan berbagai Produk dan Hasil Kerajinan UP2K karya TP PKK Muba. Dan dipengunjung acara Ketua TP PKK Muba memberikan cindera mata berupa produk Gamboe Muba kepada Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Sumsel. /red/

 

INFOSEKAYU.COM - Kain khas karya anak Negeri Musi Banyuasin, Jumputan Gambo Muba terus gencar diperkenalkan ke dunia dan telah merambah ke Industri Fashion Internasional.


Selain itu di berbagai kesempatan, baik didalam maupun Luar Negeri, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin dan Ketua TP PKK Muba Thia Yufada Dodi Reza secara terus menerus memperkenalkan dan mempromosikan kain Jumputan “Gambo Muba“ tersebut.

Kali ini, kain jumputan Gambo Muba dibawa terbang dan diperkenalkan di Margareth River Senior High School, Western Australia dan diberikan sebagai cindera mata kepada Principal Margaret River Senior High School (MRSHS)  Mr. Andrew Host

MR. Andrew Host, mengagumi “Gambo Muba” dan sangat tertarik dengan hasil karya binaan TP. PKK Muba itu.

Aneka produk produk turunan dari Gambo Muba tersebut, seperti bomber, baju batik, payung dan tas yang unik, ikut diboyong Ketua TP PKK Thia Yufada saat berkunjung ke MRSHS dalam rangkaian kegiatan Closing Ceremony Partnership Program Lighthouse Schools-Public Schools in Margaret River School, Australia, Jumat (19/10)

Dalam agenda tersebut, Dodi-Thia tampak kompak dan bangga mengenakan jaket bomber berbahan Gambo Muba. /red/



INFOSEKAYU.COM - Bertujuan untuk membuka ruang bagi kelompok perempuan dalam proses-proses perencanaan pembangunan, bukan hanya di ranah komplementer dan teknis tetapi masuk ke dalam pengambilan keputusan yang bersifat strategis dan politik.


Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), gelar Pelatihan peningkatan kapasitas dan peran TP PKK dalam penyusunan perencanaan dan pengawasan pembangunan daerah Kabupaten Muba tahun 2018, bertempat di Aula Wisma Atlet Sekayu, Selasa (28/8/2018).

Demikian laporan Sekretaris TP PKK Kabupaten Muba, Hj Halimah Rusli sekaligus ketua panitia pelaksana kegiatan.

Dikatakannya juga, "Adapun peserta pelatihan meliputi Ketua, sekretaris dan bendahara TP PKK dari 15 kecamatan serta ketua TP PKK Desa dalam kecamatan se-Kabupaten Muba sebanyak 53 orang, pelatihan dilaksanakan selama satu hari, dengan narasumber berasal dari dinas/instansi Kabupaten Muba," jelasnya.

Mewakili Ketua TP PKK Muba, Hj Thia Yufada Dodi Reza, Wakil Ketua TP PKK Muba, Susy Imelda Beni menyampaikan, berharap melalui kegiatan ini dapat ditemukan kader-kader perempuan yang nantinya bisa terlibat langsung dalam proses tata kelola pemerintahan desa yang selama ini banyak didominasi oleh laki-laki.

"Supaya kaum perempuan bisa melihat dan membuat pemetaan kondisi desa, baik dari sisi peta kondisi ekonomi, kondisi sosial maupun kondisi alam yang dihubungkan dengan posisi dan fungsi peran perempuan dalam siklus pembangunan terutama pembangunan yang adil gender," tukasnya.

Istri Wakil Bupati Muba ini juga berharap semoga ibu-ibu TP PKK kecamatan dan desa dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya sehingga membawa manfaat dan menambah pengetahuan ibu-ibu. /red/



INFOSEKAYU.COM - Ketua TP PKK Provinsi, Hj Eliza Alex Noerdin menyampaikan ucapan terimakasih karena telah disambut dengan penuh kehangatan oleh segenap TP PKK Kabupaten Muba.


"Datang ke Sekayu bagi saya seperti pulang kampung, karena dulunya saya lama di sini, dulunya Sekayu adalah dusun besar, namun berkat kerja keras Pemkab dan masyarakat membangun akhirnya sekarang Kabupaten Muba lebih dikenal," demikian disampaikannya pada silaturahmi bersma TP PKK desa, kecamatan dan Kabupaten Musi Banyuasin, di Guest House Griya Bumi Serasan Sekate, Senin (6/8/2018).

Istri gubernur Sumsel ini juga berpesan, pada dasarnya menjadi pengurus PKK tidak susah yang susah ialah, menjadi inisiator, motivator serta menjaga kebersamaan dan mau berdidikasi. Tapi jika bisa dijalani apapun tanggung jawab dan kegiatan pasti akan terlaksana.

"Jangan takut-takut memberikan ide, saran dan berbagi pengalaman karena ketua bukan segala-galanya, kita tim bekerjalah dengan tim, jika kjta mempunyai tim yang baik dan bisa menjaga kebersamaan tentu jenis perlombaan/kegiatan apapun pasti bisa kita gapai keberhasilannya, semoga TP PKK Muba bisa selalu membanggakan provinsi Sumsel," ujar Eliza.



"Saya sengaja datang ke sini untuk silaturahmi, tolong sampaikan salam pamit kami kepada yang tidak sempat hadir, saya sebagai ketua PKK Provinsi karena masa jabatan sudah 10 tahun persis maka habis masa jabatan. Dengan segala kekurangan dan kelebihan kami mohon maaf dengan kurun waktu tersebut apabila masih belum bisa memuaskan masyarakat," tutupnya.

Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin dalam sambutannya juga berepesan, "Kepada seluruh pengurus TP PKK untuk terus melakukan kegiatan PKK di Muba dengan serius, penuh dedikasi yang tinggi dan ikuti seluruh perlombaan dan kegiatan yang ada, gali terus kreasi dan inovasi yang baru, untuk tugas mendanai (itu) tugas Bupati, tak perlu ibu-ibu risaukan, "tukasnya.

Bupati Muba juga mengapresiasi atas pengabdian dedikasi ketua TP PKK Provinsi, Hj Eliza Alex Noerdin selama 10 tahun.

"Kepada ibu ketua TP PKK Provinsi, Hj Eliza Alex Noerdin kami ucapkan banyak terimakasih karena selama 10 tahun telah banyak memberikan bimbingan dan arahan untuk terus melakukan hal positif dan membina kegiatan kabupaten/kota se provinsi Sumsel," ujar Dodi.

Sementara itu Ketua TP PKK Kabupaten Muba, Hj Thia Yufada Dodi Reza menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada ketua TP PKK desa beserta masyarakat, yang telah melaksanakan 10 program pokok PKK dengan baik sebagai wujud keberhasilan mengimplementasikan kegiatan 10 program PKK, di mana desa Sidorejo Kecamatan Keluang mewakili Kabupaten Muba.

"Dalam lomba pemanfaatan pekarangan PKK tingkat provinsi Sumsel, yang pelaksanaannya bersamaan dengan kegiatan silaturahmi pada hari ini. Selain itu Desa Senawar Kecamatan Bayung Lencir juga mewakili Muba lomba tertib administrasi dan Desa Supat Kecamatan Babat Supat lomba UP2K di tingkat provinsi.

Lanjut Thia, "Melalui kegiatan ini saya pribadi dan atas nama pemerintah daerah menyambut baik dan mendukung diselenggarakannya penilaian lomba pemanfaatan pekarangan/hatinya PKK tingkat Provinsi Sumsel, dengan harapan menumbuh kembang rasa gotong royong serta mrmotivasi kecamatan-kecamatan lainnya untuk berkompetisi secara sehat memajukan kegiatan 10 program pokok PKK," tutupnya. /red/



Sekayu, Infosekayu.com- Mengkonsumsi ikan jelas mencerdaskan dan berperan melawan stunting, walaupun kegiatan ini terlihat sederhana tapi makna sangat besar dan tinggal bagaimana cara ibu-ibu implementasikan ke desa, mari kita maksimalkan program seperti ini terutama hasil produksi masyarakat Muba yang punya potensi besar,  memproduksi ikan dan manfaatkan potensi perikanan yang ada. Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Muba, Drs H Apriyadi MSi saat membuka lomba masakan serba ikan tingkat kabupaten di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Kamis (26/7/2018).

Sekda mengatakan, luas wilayah Kabupaten Muba sebesar 14.477 km², dan dilalui Tiga hingga Lima sungai besar, diantaranya sungai musi, sungai rawas, musi, sungai batanghari dan sungai Lalan, belum lagi  ada danau dan lebaknya, ini artinya, besar potensi perikanan di Muba, sayang sekali jika tidak dimanfaatkan masyarakat terutama dalam pengolahan pangan. 

"Jujur saya kaget melihat langsung kegiatan lomba masakan serba ikan pada hari ini, ternyata ikan bisa diolah berbagai macam jenis makanan, baik kudapan, lauk menu keluarga , kue bahkan minuman yang berbahan dasar ikan tapi tidak lagi ada baunya.  Tentu sangat kreatif dan penuh inovasi, benar pesan Ketua TP PKK, jangan hanya ditampilkan disini, tapi di implementasikan dirumah masing-masing sajian bagi keluarga, "tukasnya.

Sekda juga mengatakan, "makan ikan jelas mencerdaskan dan berperan melawan stunting, 
walaupun kegiatan ini terlihat sederhana tapi makna sangat besar dan tinggal bagaimana cara ibu-ibu implementasikan ke desa, mari kita maksimalkan program seperti ini terutama hasil produksi masyarakat Muba yang punya potensi besar,  memproduksi ikan dan manfaatkan potensi perikanan yang ada, "imbuhnya.

Menurut Ketua TP PKK Muba, Hj Thia Yufada Dodi Reza, dikatakannya sosialisasi gerakan memasyarakatkan makan ikan (Gemar Ikan) merupakan gerakan yang diharapkan sebagai stimulus dari upaya pemerintah meningkatkan angka konsumsi ikan, pemasaran ikan dan nilai tambah produk olahan ikan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam Kabupaten Muba melalui pemenuhan gizi masyarakat.

"Kegiatan sosialisasi gemar ikan tahun 2018 ini bertujuan mensosialisasikan kepada masyarakat Kabupaten Muba pentingnya memanfaatkan sumber daya perikanan yang ada dalam Kabupaten Muba untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, "ujarnya.

Lebih lanjut Istri Bupati Muba ini mengharapkan masyarakat khususnya ibu-ibu rumah tangga di Muba dapat menyajikan maskaan berbahan baku ikan, baik sebgai makanan pokok, kudapan, maupun makanan pendamping ASI (PASI) bagi bayi dan balita untuk keluarga sendiri maupun diolah lebih lanjut untuk menngkatkan nilai tambah ekonomi keluarga.

Berdasarkan keputusan dewan juri, pemenang lomba masakan serba ikan tingkat kabupaten untuk kategori menu keluarga, juara 1 diraih oleh Kecamatan Sungai Keruh, juara 2 Kecamatan Plakat Tinggi dan juara 3 Kecamatan Lawang Wetan. Untuk kategori Kudapan, juara 1 diraih Kecamatan Batanghari Leko, juara 2 Kecamatan Tungkal Jaya dan juara 3 Kecamatan Sanga Desa. Kemudian kategori menu balita juara 1 diraih Kecamatan Sekayu, juara 2 kecamatan Bayung Lencir dan juara 3 Kecamatan Sanga Desa. Masing-masing pemenang diberikan hadiah berupa tropi dan uang pembinaan Rp 1.100.000 untuk juara satu, Rp 800.000 juara dua dan Rp 650.000 untuk juara tiga. 

Tambahan pemenang Kategori Paling seru diraih Kecamatan Lalan dengan menu Sate ikan patin, Kategori paling unik diraih Kecamatan Tungkal Jaya dengan menu Pizza singkong ikan patin dan kategori Paling Cantik diraih Kecamatan Babat Toman dengan menu Sushi ikan patin Saos Tiram. (Edp)





INFOSEKAYU.COM - Guna meningkatkan partisipatif masyarakat melalui kegiatan 10 Program Pokok PKK, Tim Penggerak PKK Kabupaten Musi Banyuasin gelar Penyuluhan Pemberdayaan Masyarakat (Damas) yang diikuti pengurus TP PKK tingkat desa dan kecamatan se Kabupaten Muba, bertempat di Aula Wisma Atlet Sekayu, Kamis (26/7/2018).


Ketua TP PKK Muba, Hj Thia Yufada Dodi Reza dalam sambutannya mengatakan, penyuluhan Damas PKK ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan TP PKK dan kader-kadernya, karena TP PKK merupakan mitra kerja pemerintah yang berfungsi sebagai penyuluh, motivator, penggerak masyarakat agar mau dan mampu melaksanakan progran TP PKK sebagai fasilitator dan lainnya.

"Pembinaan pemberdayaan masyarakat melalui penyuluhan Damas PKK ini diharapkan masyarakat dapat terlibat secara langsung dalam seluruh proses pembangunan sejak dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi kegiatan serta pengembangan hasil-hasil pembangunan dalam proses yang berkesinambungan melalui kegiatan 10 program pokok PKK, "jelasnya.

Lebih lanjut, Istri Bupati Muba ini meminta, melalui kegiatan ini diharapkan dapat ditemukan kader-kader pemberdayaan masyarakat terbaik dan berprestasi untuk dapat melakukan gerakan PKK di berbagai tingkatan wilayah kerja masing-masing.



Sementara itu menurut Ketua Pelaksana kegiatan, Hj Herliani Yusuf melaporkan, tujuan penyuluhan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan TP PKK di Kabupaten Muba dan kader-kadernya, karena TP PKK adalah mitra kerja pemerintah yang berfungsi sebagai penyuluh, motivator dan penggerak masyarakat agar mau dan mampu melaksanakan program TP PKK dan juga melaksanakan fungsinya sebagai fasilitator dan lainnya.

"Adapun peserta penyuluhan berjumlah 118 orang terdiri dari, pengurus TP PKK Kabupaten 20 orang, Ketua TP PKK Kecamatan 15 orang, ketua pokja II Kecamatan 15 orang dan Ketua pokja II desa se-Kabupaten Muba sebanyak 68 orang," ujarnya. /red/



INFOSEKAYU.COM - Dalam memasuki era globalisasi belakangan ini, tantangan dan persaingan untuk maju dalam segala bidang sangat ketat, maka dibutuhkan peran aktif yang tulus dari segenap lapisan masyarakat untuk menumbuh kembangkannya.



Demikian disampaikan Plt Bupati Muba, Beni Hernedi pada acara pelantikan ketua PKK kecamatan dan desa dalam Kecamatan Lalan, di Ruang Kelas SMP Negeri 1 Lalan, Kamis (24/5/2018).

"PKK di lingkungan masyarakat sangat penting. PKK adalah gerakan yang tumbuh dari bawah dengan wanita sebagai motor atau penggerak untuk membangun keluarga sejahtera sebagai unit atau kelompok terkecil dalam masyarakat, wanita mempunyai andil besar dalam membentuk sebuah keluarga yang sejahtera, dan dinamisator dalam pembangunan," ujar Plt Bupati.


"Kami Pemkab Muba kasih stimulan sebesar 10 juta untuk setiap TP PKK desa, dana ini untuk pancingan awal, jika ibu-ibu di Lalan bisa membuktikan hasil dari bantuan dana stimulan  ini maka tahun depan akan kami tambah, mulailah bergerak, stop kebiasaan konsumtif, mari mulai berproduktif," ujar Beni.

Menurut Plt Ketua TP PKK Muba, Susy Imelda Beni Hernedi dikatakannya, tujuan pelantikan Ketua PKK kecamatan dan desa adalah, mendasari memantapkan dalam melaksanakan kegiatan PKK di kecamatan dan masing-masing desa dalam Kabupaten Muba.

Susi juga mengatakan, tidaklah semua orang bisa menjadi ketua maupun pengurus PKK, ibu-ibu merupakan orang-orang pilihan yang dianggap mampu menggerakkan PKK, menjadikan kemandirian dalam keluarga, maka mari bersama-sama, bergotong-royong, bahu-membahu bantu  pemerintah membangun dan wujudkan Kabupaten Muba yang sejahtera, religius, berpendidikan, berwawasan luas dan berjaya.



"Laksanakan kegiatan PKK di wilayah masing - masing, dengan bantuan dari pemerintah 10 juta perdesa, semoga menjadi salah satu jalan keluar dari keterbatasan gerakan PKK," tukasnya.

Sementara itu Ketua TP PKK Kecamatan, Sartiah Syamsuri dalam laporannya menyampaikan, sangat terimakasih atas kedatangan PKK Kabupaten ke Kecamatan Lalan, dimana Kecamatan Lalan terdiri dari 27 Desa. /red/

 

INFOSEAKYU.COM - Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kecamatan Lais, meraih juara satu lomba cipta menu pangan lokal tingkat Kabupaten Musi Banyuasin dengan perolehan nilai 251 dari dewan juri. Dengan demikian Tim Penggerak PKK Kecamatan Lais yang akan mewakili Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) pada lomba yang sama di tingkat Provinsi Sumatera Selatan.

Juara dua diraih TP-PKK Kecamatan Tungkal Jaya, dengan nilai 249, dan juara ketiga diraih oleh TP-PKK Kecamatan Sekayu, dengan jumlah nilai 246. Masing-masing juara mendapatkan uang pembinaan yakni juara satu Rp5 juta, juara dua Rp3 juta dan juara tiga Rp2 juta.

Lomba dengan tema kembangkan daya kreatifitas Ibu-ibu PKK dalam menciptakan menu yang beragam, bergizi, seimbang dan berbasis sumber daya lokal yang dapat meningkatkan pendapatan rumah tangga, dilaksanakan di Pendopo Griya Bumi Serasan Sekate dan dibuka oleh Plt. Bupati Muba yang diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum, H Ibnu Saad, SSos, MSi, Selasa (8/5/2018).

Dalam sambutan Plt Bupati Muba yang disampaikan Asisten Bidang Administrasi Umum menegaskan bahwa pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling utama dan memenuhinya merupakan hak asasi manusia yang dijamin oleh undang-undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang pangan.

"Sumber daya manusia yang unggul, adalah yang mampu menciptakan inovasi dan memanfaatkan teknologi untuk ketersediaan pangan di masa yang akan datang," ujarnya.


Selanjutnya pembinaan ketahanan pangan oleh Dinas Ketahanan Pangan diharapkan terus berinovasi menghasilkan menu-menu lokal Kabupaten Muba yang nantinya dijadikan sebagai karakteristik daerah yang berbasis agrikultur. Oleh sebab itu, ibu-ibu PKK tingkat kelurahan, desa, kecamatan maupun kabupaten, harus kreatif dalam menciptakan menu olahan lokal yang pada gilirannya mungkin dapat dijadikan suatu menu nasional.

Sebelumnya laporan Ketua Pelaksana, Kepala Badan Ketahanan Pangan Ir H Yusman Syahrianto MT menyatakan bahwa lomba cipta menu pangan lokal ini bertujuan untuk mendorong pengembangan kreativitas ibu-ibu PKK khususnya dan kelompok masyarakat Kabupaten Muba pada umumnya dalam memilih menyusun serta menciptakan menu dengan memanfaatkan potensi sumber daya lokal.

Meningkatkan pemahaman ibu-ibu PKK dan masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan lokal guna meningkatkan kualitas hidup sehat aktif dan produktif, serta sebagai upaya untuk meningkatkan diversifikasi produk pangan olahan khas Muba agar dapat lebih beragam dan berkembang. /red/

 
INFOSEKAYU.COM - Desa Bukit Jaya Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin,  berhasil raih peringkat terbaik III dalam lomba Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) ke XV tahun 2018.


Penghargaan berupa piala dan piagam diserahkan langsung kepada Kepala Desa Bukit Jaya, oleh Ketua TP PKK Provinsi Sumsel, Hj Eliza Alex Noerdin didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Sumsel pada acara pembukaan Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke - 46 dan Pencanangan BBGRM XV Tingkat Provinsi Sumatera Selatan tahun 2018 serta Jambore Kader Posyandu tahun 2018 di Aula Asrama Haji, Kamis (3/5/2018).

Acara dibuka langsung oleh Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin selaku pembina PKK Provinsi Sumsel. Pada kesempatan tersebut, Gubernur Sumsel sekaligus mensosialisasikan terkait pelaksanaan Asean Games 2018 yang tidak lama lagi. 

"PKK harus turut serta mensukseskan perhelatan akbar tingkat ASIA ini, karena kita Sumsel punya peran yang sama besarnya seperti Jakarta sebagai tuan rumah, saya juga mengucapkan selamat atas terlaksannya peringatan HKG PKK ke 46 dan Pencanangan BBGRM XV serta Jambore Kader Posyandu tahun 2018, jadikanlah momen ini untuk menantap masa depan lebih baik,"tutupnya. 
 

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Sumsel, Hj Eliza Alex Noerdin membacakan sambutan Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat, Erni Guntarti Tjahyo Kumolo. 
Dikatakannya, makna mendalam dari tema HKG PKK ke XV tahun 2018 ini, yakni mengingatkan kita semua bahwa keluarga dan lingkungan jadi benteng utama terwujudnya masyarakat aman tentram dan damai. Dan PKK harus siap mendukung terlaksananya Asian Games 2018.

"Tema ini juga tepat, karena tahun ini sampai tahun 2019 banyak disebut sebagai tahun politik, seiring diadakannya Pilkada serentak di 171 daerah dan Pilpres pada tahun berikutnya yang diharapkan berlangsung damai, serta PKK juga dituntut ikut serta mensukseskan pelaksanaan ASEAN Games 2018 nanti", ujarnya.
Foto Bersama
Dilanjutkannya, "saya juga mengajak jajaran TP PKK untuk memberi bimbingan dan pembinaan pada kader-kader PKK termasuk kader Dasawisma, karena pada mereka terletak fungsi kerja termasuk di dalamnya menciptakan lingkungan yang damai tersebut,” tutup Eliza.

Rangkaian acara peringatan HKG PKK ke - 46 dan Pencanangan BBGRM XV Tingkat Provinsi Sumsel tahun 2018 serta Jambore Kader Posyandu tahun 2018 ini berlangsung selama tiga hari, yaitu tanggal 2 - 4 Mei 2018, bertempat di Asrama Haji Palembang, dan diikuti oleh seluruh Ketua dan pengurus kader posyandu TP PKK Kabupaten/Kota se Provinsi Sumsel. /red/

INFOSEKAYU.COM - Pelaksana Tugas Bupati Musi Banyuasin (Muba), Beni Hernedi mengajak ketua dan pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dalam Kabupaten Muba, untuk aktif dalam mengembangkan koperasi.


"Para ibu-ibu dalam berkegiatan selalu memiliki peran penting,  semangat perjuangan dan membangunnya sangat luar biasa. Melalui wadah organisasi PKK ini,  saya mendorong agar koperasi di setiap daerah lebih baik ke depannya,” ucap Beni saat acara pelantikan Ketua dan pengurus TP PKK desa dan kecamatan dalam Kecamatan Batanghari Leko, Senin (30/4/2018).

Ditambahkannya, melalui koperasi juga bisa menjadi sarana ibadah bagi ibu-ibu untuk bisa memberikan kontribusi  bagi kesejahteraan masyarakat. Terlebih lagi saat ini banyak ibu-ibu yang sudah bergelut dengan dunia koperasi, sehingga sangat penting sekali dilakukan penyegaran.

“Nilai-nilai yang ada dalam koperasi akan membawa banyak kebaikan, terutama untuk mensejahterakan anggotanya,” terang Beni.


Plt Ketua TP PKK Muba, Susy Imelda usai melantik ketua dan pengurus TP PKK desa, disampaikannya, pemberdayaan perempuan kedepannya akan mengutamakan kegiatan yang produktif, drngan meningkatkan potensi di daerah masing-masing.

"Sudah saatnya kita berubah, dengan dana stimulan sebesar 10 juta dari Pemkab Muba untuk setiap PKK desa,  maka kesempatan bagi kita untuk membuktikan, implementasikan setiap rumusan program kerja kita, guna meningkatkan hasil yang produktif," ujar Susy. /red/