Articles by "info Viral"
Tampilkan postingan dengan label info Viral. Tampilkan semua postingan

GRESIK, INFOSEKAYU.COM  – Ritual pernikahan manusia dengan kambing di Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Gresik, Minggu (5/6/2022) direspon cepat oleh dua organisasi Islam besar di Gresik, NU dan Muhammadiyah.

Ketua pimpinan organisasi keagamaan terbesar ini sepakat untuk para pelaku menghentikan kegiatannya walaupun ritual tersebut dengan alasan tertentu.

Bahkan, selain pelakunya diminta bertobat (red: jika mengaku Muslim), pimpinan kedua Ormas tersebut minta Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gresik secepatnya turun tangan untuk melakukan pembinaan.

Sekretaris PCNU Gresik, Moh. Syifa’ul Fuad, tegas menyatakan bahwa kasus pernikahan antara manusia dengan seekor kambing itu merupakan bentuk penyimpangan perilaku yang harus diluruskan kembali. Meski demikian, lanjut Gus Syifa’, sapaan akrabnya, PCNU dalam hal kejadian ini bersikap dan bertindak lebih mengedepankan kepentingan edukatif kepada masyarakat, khususnya pelaku penyimpangan tersebut.

“Kalau kejadian itu untuk kepentingan konten medsos, saya minta secepatnya dihapus. Tetapi, kalau video yang sudah viral itu orientasinya mengandung ajaran sebuah faham, maka pihak berwenang dalam hal ini Kemenag harus cepat turun tangan dan melakukan pembinaan,” tandas Gus Syifa’, Selasa (07/06/2022).

Lanjut Gus Syifa’, pihaknya juga mengkhawatirkan reaksi masyarakat di lapangan jika instansi yang berwenang tidak segera bertindak. Sebab, respon masyarakat beragam yang jika tidak secepatnya diantisipasi justru menimbulkan masalah baru dikemudian hari.

“Selain itu, saya minta pimpinan DPRD Gresik juga harus serius mendalami kasus ini. Sebab, di dalamnya juga ada anggota dewan yang jelas-jelas memfasilitasi pernikahan aneh itu,” sebutnya.

Sepakat dengan PCNU, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik, Mohammad In’am menegaskan, perilaku pernikahan antara seorang pria dengan kambing betina itu benar-benar di luar akal sehat. Selain sebagai bentuk penyimpangan, jika dibiarkan kasus itu berpotensi merusak ajaran agama yang benar yang diketahui sangat menjunjung akal sehat.

“Karena itu, selain agar pelakunya cepat bertaubat, pihak berwenang dalam hal ini Kemenag harus cepat turun tangan. Saya khawatir kalau tidak secepatnya ditangani, reaksi masyarakat di lapangan justru berpotensi membikin suasana lebih keruh. Lha wong sing ayu-ayu jik akeh, kok milih wedhus (Wanita yang cantik-cantik masih banyak, kok memilih kambing). Ini kan penyimpangan jelas menyesatkan,” ujar In’am.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang laki-laki bernama Saiful Arif (44) menikah dengan seekor kambing atau domba. Kehebohan ritual pernikahan nyeleneh itu berlangsung di Pesanggrahan Keramat Ki Ageng, Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Gresik.

Menariknya, pernikahan itu disaksikan sejumlah tokoh masyarakat sekitar dan difasilitasi anggota DPRD Gresik dari Fraksi Nasdem, Nur hudi Didin Arianto, atau yang akrab disapa Ki Ageng Gus Nur Hudi selaku pemilik Pesanggrahan Keramat Ki Ageng. (FaktualNews.co)

Palembang, Infosekayu.com  - Seorang polisi wanita (Polwan), Briptu Suci Darma ditipu mentah-mentah oleh DK yang merupakan suaminya. DK mengaku kepada Suci sebagai pria lajang atau single. Tidak terima atas perbuatan suaminya itu, Suci melaporkan DK ke Polda Sumatera Selatan.

Laporan dilayangkan Suci ke SPKT Polda Sumatera Selatan, 25 April lalu. Di hadapan polisi, Suci mengaku ditipu DK yang mengaku masih lajang, ternyata sudah punya anak.

"Saya kenal dan nikah November 2021, dia bilang bujangan dan artinya tidak ada anak kan kalau bujang atau lajang, itu kalau kita tahu arti lajang," kata Suci saat berbincang dengan detikSumut, Senin (9/5/2022).

Suci mengaku suaminya datang bersama keluarga dan orangtuanya untuk melamar. Melihat ada niat baik, Suci menerima DK sebagai suami dan resmi menikah bulan November lalu.

"Dia bilang ada niat baik, mau datang ke rumah. Ya proses kami lamaran, orangtua semua bilang dia lajang, bujang dan bersihlah," katanya.

Jalan dua bulan pernikahan, Suci hamil anak pertamanya. Namun Suci mulai tak lelap tidur karena selalu mimpi suaminya yang merupakan PNS di kantor Pemkab Ogan Komering Ilir itu selalu jalan dengan wanita lain.

"Januari itu aku hamil dan mulai dari situ aku tidur mimpi dia ini sama perempuan lain pegangan tangan. Mimpi itu berulang kali bisa empat sampai lima hari berturut-turut," katanya.

Kecurigaan mulai kuat saat melihat sang suami senyum-senyum malam hari. Suci melihat suaminya chatting dengan wanita lain dari smart phone.

Usut punya usut, Suci memergoki sang suami berselingkuh. Firasat buruknya itu dibenarkan lewat surat pengakuan sang suami yang selingkuh dengan wanita berinisial WN bulan April lalu yang juga dibubuhi materai.

"Suami saya selingkuh sama staf-nya di kantor yang juga PNS. Saya temui bulan puasa kemarin diusir, lalu saya temui suami saya di Kayu Agung dia kabur. Jadi kesabaran aku ini sudah habis, ini sudah hamil empat bulan," kata Suci dengan nada kesal.

Tidak hanya soal perselingkuhan, Suci mengaku suaminya telah memiliki anak dari hubungan dengan stafnya tersebut. Bahkan anak tersebut telah berusia empat tahun.

"Selingkuhan suami saya ini juga sudah punya suami. Mereka bekerja satu kantor di Pemkab Ogan Komering Ilir," katanya.

Atas kekesalannya itu, Suci memilih untuk melaporkan suaminya ke Polda Sumatera Selatan. Laporan diterima Kepala Siaga di SPKT Polda Sumatera Selatan Kompol Salbih Mukarom dengan nomor laporan: STTLP/289/IV/2022/SPKT Polda Sumsel.

Kasubbid Penmas Humas Polda Sumatera Selatan AKBP Erlangga membenarkan atas laporan Suci Darma. Laporan saat ini telah ditangani.

"Benar laporan tersebut, sudah disposisi untuk ditindaklanjuti. Laporannya terkait penipuan dan zina," kata Erlangga.


Musi Banyuasin, -Warga desa Karang Rejo kecamatan Lalan kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan (Sumsel), kembali kedatangan gajah di kampung mereka. Bahkan lahan pertanian atau kebun warga rusak akibat ulah gajah liar tersebut. 

Beberapa kali warga melihat gajah memasuki kampung mereka, terutama pada malam hari seperti pada Kamis (5/5) dan Jumat (6/5) kemarin. Bahkan dalam salah satu video yang beredar, terlihat warga mengusir gajah yang masuk ke areal pertanian dengan menggunakan sepeda motor.

Camat Lalan, Andi Suharto SSTP mengatakan, kendati sudah berapa kali diusir warga, gajah liar tersebut selalu. kembali ke arel pertanian dan memakan tanaman padi dan kelapa milik warga.

"Gajah ini geraknya malam hari. Kalau siang balik ke areal PT Raja Palma," ujarnya saat dikonfirmasi Sabtu (7/5).

Tanpa berniat menyakiti gajah tersebut, lanjut Andi, warga setiap hari menggiringnya masuk ke areal PT Raja Palma. Namun masih saja setiap malam gajah masuk ke areal persawahan.

Alhasil jejak kaki hewan mamalia besar ini pun terlihat di beberapa petak sawah warga. Kendati tidak banyak yang rusak, namun jika dibiarkan kerusakan akan meluas.

"Berbagai cara dilakukan warga untuk mengusir gajah yang sepertinya anakan tersebut. Seperti berteriak, membunyikan kentongan dan digeber pakai motor. Namun gajahnya selalu kembali lagi," tuturnya.

Andi menambahkan, pihaknya juga sudah melaporkan dan berkoordinasi dengan BKSDA Sumsel terkait masuknya gajah ke pemukiman warga. Namun sejauh ini belum ada tindakan.

“Biasanya memang kawanan gajah ini masuk ke areal warga di awal tahun, tapi bukan di Karang Rejo. Tapi di desa Mulya Agung,” ungkapnya. (Gatra)

Sungai Lilin, Infosekayu.com - Pesona gadis dari Desa Bumi Kencana Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bernama Erna Gayatri telah mampu memikat seorang bule asal Australia bernama Emir Selim Demirdes.

Pernikahan ini menjadi fenomenal sebab untuk pertama kalinya di desa tersebut seorang Warga Negara Asing (WNA) mempersunting gadis asli Desa Bumi Kencana. Tak ayal acara akad nikah sekaligus resepsi yang dilaksanakan di kediaman orangtua mempelai perempuan di Dusun 7 Blok B Desa Bumi Kencana dan viral di jagat media sosial.

Kakak kandung mempelai wanita, Ari Andara Putra menjelaskan jika sang adik kenal dengan Emir dari sebuah aplikasi Muslimah, sejenis biro jodoh.

"Kalau kenal sudah lama bahkan pertama ketemu ada acara Asian Games Palembang 2018 lalu," terangnya.

Kemudian pada tahun 2019 keduanya kembali bertemu dan sang bule langsung melamar adiknya.

"Rencananya tahun 2020 kemarin mau menikah namun tertunda karena pandemi Covid-19. Jadi diundur sampai penerbangan dibuka untuk WNA. Setelah menjalani proses administrasi yang lengkap barulah tahun 2022 ini bisa menikah," tuturnya.

Ari mengungkapkan untuk prosesi akad nikah dilaksanakan secara Islam. Pihak keluarga tidak merasa keberatan karena berkeyakinan sama dengan adiknya.

"Memang dari pengantin pria keluarganya Muslim semua karena walaupun orang Australia tapi ada keturunan Turki," jelasnya.

Kepala Desa (Kades) Bumi Kencana Erwin Aprianto mengatakan, memang benar ada warganya dipersunting oleh WNA yang kebetulan beragama Islam juga.

"Alhamdulillah semua prosesi berjalan lancar. Bahkan pengantin pria sangat fasih mengucapkan ijab qobul," ujar Kades yang kebetulan menghadiri acara pernikahan tersebut.

Erwin pun selaku mewakili pemerintah desa turut mengucapkan selamat kepada kedua mempelai. Menurutnya ini merupakan sejarah karena untuk pertama kali di desa mereka ada warga lokal dipersunting WNA.

"Pihak keluarga memang sudah jauh hari sebelumnya mengurus segala keperluan administrasinya. Kita dari pemerintah desa terus membantu apa yang dibutuhkan terkait kepengurusan surat-menyurat," tutupnya. (So/dho)

PALEMBANG, INFOSEKAYU.COM - Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumsel Kombes Hisar Siallagan mengungkap isi chat oknum dosen Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya (Unsri) berinisial R kepada mahasiswi yang diduga dilecehkannya.

Polisi menjerat oknum dosen Unsri sebagai tersangka pelecehan seksual berdasarkan hasil penyelidikan dengan didukung alat bukti pendukung yang diperoleh.

Alat bukti itu berupa tiga unit gawai milik korban dengan kartu telepon, satu unit gawai milik tersangka, termasuk nomor telepon milik korban dan tersangka, dan satu eksemplar tangkapan layar pesan singkat percakapan alias chat WhatsApp.

"Salah satu bukti utama yaitu nomor telepon yang digunakan tersangka. Itu benar adalah miliknya. Diketahui setelah penyidik bekerja sama dengan pihak penyedia jaringan telekomunikasi," kata Kombes Hisar di Palembang, Jumat (10/12).

Perwira menengah Polri itu juga membeberkan bahwa oknum dosen R mengirimkan pesan singkat yang mengandung muatan pornografi alias chat mesum seperti yang dilaporkan para korban.

"Selama penyidikan tersangka tidak mengakui perbuatannya. Namun, penyidik sudah memiliki alat bukti cukup," ucapnya.

Melalui chat tersebut, dosen R mengajak korban untuk melakukan panggilan video seks, menyuruh korban membuka pakaian dalam bagian atas, serta membayangkan tubuh korban dengan maksud meluapkan nafsunya.

Dalam kasus itu, tersangka R ini dilaporkan oleh tiga mahasiswi berinisial F, C, dan D atas dugaan pelecehan seksual secara verbal melalui pesan singkat di media sosial terhadap mereka, pada Rabu (1/12).

Atas perbuatannya, R dijerat dengan Pasal 9 Juncto Pasal 35 UU Pornografi dengan ancaman pidana penjara maksimal selama 12 tahun.

Tersangka pelecehan seksual juga langsung dilakukan penahanan di sel tahanan Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Sumsel hingga 20 hari ke depan."Surat penahanannya sudah saya tandatangani, mulai berlaku hari Jumat pukul 00.00 WIB," tegas Kombes Hisar.

Sumber : jpnn.com

Palembang, Infosekayu.com - Polda Sumsel menetapkan dosen Universitas Sriwijaya (Unsri) Reza Ghasarma sebagai tersangka kasus dugaan pelecehan mahasiswi lewat chat. Reza ditahan 20 hari ke depan.

"Iya, tersangka langsung ditahan 20 hari ke depan," kata Dirreskrimum Polda Sumsel Kombes Hisar Siallagan di Polda Sumsel, Palembang, Jumat (10/12/2021).

"Tersangka langsung dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa kesehatannya, sesuai dengan SOP untuk diserahkan ke sel tahanan," katanya.

Penetapan status tersangka dilakukan setelah polisi mengumpulkan bukti-bukti dari laporan korban berinisial C da F. Selain itu, ada pengakuan dari mahasiswi berinisial D yang juga diduga sebagai korban pelecehan.

"Dari laporan itu, kita melakukan penyelidikan dan menaikkan perkaranya ke status penyidikan. Kita sudah memeriksa sembilan orang saksi, termasuk ketiga korban C, F, dan D. Sehingga, pada hari ini setelah memeriksa R sebagai saksi, melakukan gelar dan menetapkannya sebagai tersangka," ujarnya.

"Tersangka hingga saat ini tidak mengakui perbuatannya, nanti biar di persidangan yang menentukan karena menurut kita semua keterangan saksi dan alat bukti sudah cukup untuk menetapkan sebagai tersangka," sambung Hisar.

Polisi juga menyita sejumlah alat bukti. Antara lain tangkapan layar percakapan, tiga unit ponsel korban dan satu unit ponsel tersangka.

"Atas perbuatannya, Reza dijerat Pasal 9 UU Pasal 9 UU No 44 2008 dan Pasal 35 UU No 44 Tahun 2008 tentang Pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 12 tahun," jelasnya.

"Iya, tentu kita mengawal sampai ke persidangan," kata pria yang juga merupakan ketua Tim Koalisi Penghapusan Kekerasan Seksual Unsri dan IKA Unsri itu.


Infosekayu.com  - Pelaku dalam video syur di bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulonprogo, yang dikenal sebagai siskaeee mengungkap telah memproduksi video buka-bukaan selama empat tahun ini.

Bukan hanya demi kesenangan, aksi itu rupanya sanggup meraup uang hingga Rp2 miliar per tahun.

Hal itu terungkap dalam jumpa pers di markas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (7/12). Pelaku yang berinisial nama asli FCN mengunggah video porno di situs onlyfans.com.

Untuk setiap subscribe di akun tersebut, FCN akan mendapat 5 dolar (Rp71.000).

"Penghasilan tersangka dari satu konten bisa lebih dari Rp20 juta. Dalam setahun ini tersangka mendapat hampir Rp2 miliar," kata Dirreskrimsus Polda DIY AKBP Roberto Gomgom Pasaribu, Selasa (7/12/2021).

FCN ditangkap di Bandung dan dibawa ke Yogya akhir pekan lalu. Kosnya telah digeledah dan ia menjalani serangkaian pemeriksaan termasuk aspek psikologi.

Menurut Gomgom, FCN beraksi sendiri merekam video pornonya. Bukan hanya di Yogya tapi juga di Jakatta dan Bali dengan berbagai jenis tempat, seperti toko dan hotel.

"Kami menemukan 2.000 video dab 3.700 foto vulgar yang telah diposting di 7 situs sejak 2017," kata Gomgom.

Sebelumnya, video syur berdurasi 1 menit 23 detik viral di media sosial Twitter. Video tersebut dibagikan akun @koleksiRARE96 pada 23 November 2021 pada pukul 16.57 WIB.

Video ini awalnya memperlihatkan perempuan berambut panjang yang mengenakan rok hitam dan baju abu-abu. Perempuan tersebut memakai masker dan kacamata. Setelah memastikan suasana sepi, ia kemudian membuka baju dan roknya dengan menghadap ke kamera.

Di video tersebut tertera alamat situs dewasa OnlyFans dengan nama akun siskaeee_ofc.

Atas perbuatannya itu, pelaku terancam UU Pornografi dengan ancaman pidana 12 tahun penjara atau denda maksimal Rp 6 miliar. Ia juga dapat dijerat pasal 45 ayat 1 UU ITE dengan hukuman penjara paling lama 6 tahun dan denda maksimal Rp1 miliar.

Sumber : ERA.id 

MUARA ENIM, INFOSEKAYU.COM  - Tim penyidik dari Kejaksaan Negeri Muara Enim menggeledah tiga kantor organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemkab setempat. Dua kantor yang didatangi jaksa yakni Kantor Dinas PUPR, Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah dan Unit Layanan Pengadaan di Setda Muara Enim.

Pengeledahan berlangsung dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Polisi berseragam berjaga di depan pintu masuk ketika tim jaksa mencari dokumen terkait kasus dugaan korupsi pelebaran jalan Desa Pulau Panggung dan Desa Segamit. Proyek jalan ini senilai Rp1,2 miliar dari APBD Muara Enim 2020.

Setelah sekitar satu jam menggeledah ketiga kantor tersebut, penyidik terlihat membawa sejumlah kertas yang diduga dokumen terkait proyek yang diduga bermasalah itu.

Kasi Pidsus Kejari Muara Enim, Arie Prasetiyo mengatakan, pemeriksaan di dua kantor tersebut untuk mencari dokumen terkait proyek yang sedang ditangani. "Proyek jalan ini sedang ditangani berdasarkan laporan masyarakat ada indikasi ketidaksuaian volume dan spek," ujarnya.

Dalam kasus ini, Kejari belum menetapkan tersangka, namun penyidik telah memeriksa sebanya 19 orang saksi. "Untuk tersangka belum, masih menunggu hasil pemeriksaan BPKP untuk menentukan langkah selanjutnya," katanya.

Sumber : iNews.id

Editor : im 

Banyuasin, Infosekayu.com  - Seorang pria di Sumatera Selatan (Sumsel) bernama M Nur ditangkap polisi. Dia ditangkap setelah mengejar Polisi Lalu Lintas (Polantas) dengan celurit dan parang gara-gara tak terima anaknya ditilang.

Dilihat detikcom, Jumat (26/11/2021), M Nur terlihat sudah berada di dalam sel tahanan. Dia memakai baju tahanan berwarna oranye.

Ketua RT wilayah tempat tinggal M Nur, Siyadi, menyebut warganya itu kesal gara-gara anaknya sudah dua kali ditilang polisi. Dia mengatakan M Nur tak terima karena anak tunggalnya dua kali ditilang dalam sepekan.

"Menurut keterangan pihak keluarga, dia nekat melakukan aksi itu karena tidak terima anak tunggalnya dalam seminggu terakhir dua kali ditilang polisi," kata Siyadi. Anak M Nur merupakan siswa kelas X SMA. M Nur disebut sering membawa parang atau celurit di mobilnya.

"Kalau soal parang dan celurit, kami tidak heran, karena memang keseharian dia kerjanya sebagai pemborong kayu," ujar Siyadi."Baru kali ini berurusan dengan polisi, itu juga mungkin karena emosinya yang sudah tak terbendung," sambungnya.

Sebelumnya, video seorang pria mengejar Polantas sambil membawa celurit di Banyuasin, Sumsel, viral. Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Ikang Ade mengatakan peristiwa itu terjadi ketika anggota Satlantas Polres Banyuasin sedang melakukan razia kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor di Jalan Lintas Timur Sumatera, Palembang-Betung, Simpang Tugu Polwan, Banyuasin, Kamis (25/11) pagi.

"Korban tidak ada luka. Kejadian itu terjadi saat anggota tengah melakukan kegiatan rutin di Simpang Tugu Polwan, Betung, tadi pagi," katanya, Kamis (25/11).

Menurutnya, peristiwa itu bermula saat petugas Satlantas berinisial AN menyetop motor yang diduga dikendarai anak M Nur. Pemotor itu disetop karena tidak memakai helm. Saat diperiksa, STNK motor itu ternyata sudah mati sehingga motor tersebut disita.

"Tak lama setelah (polisi) menyita motor anak pelaku, pelaku datang mengendarai minibus berhenti tepat di lokasi kejadian. Pelaku turun dari mobil dan langsung mengejar petugas dengan dua bilah sajam jenis celurit dan parang panjang, hendak menikam korban," katanya.

Polantas berinisial AN terjatuh di parit. Warga kemudian berupaya melerai agar tidak terjadi perkelahian. M Nur kemudian kabur ke arah Musi Banyuasin. Polisi kemudian mengejar M Nur dan menangkapnya pada siang hari.

"Pelaku kini ditahan dan dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 335 KUHPidana dan Pasal 212 KUHPidana juncto Pasal 2 UU Darurat No 12 Tahun 1951 tentang Sajam," jelasnya

Sumber : detikNews.com 

Infosekayu.com - Dibutakan oleh cinta, seorang pemuda berinisial DRS (24) di Bantul, Yogyakarta nekat menjual genteng dan sejumlah perabotan rumah orangtuanya demi bersenang-senang dengan pacarnya.

Sejumlah perabotan tersebut dijual dengan harga murah oleh DRS. Kini rumahnya tak beratap karena gentengnya sudah dibongkar untuk dijual. kemudian, beberapa ruangan tampak kosong karena sejumlah perabotan sudah dijual.

DRS melakukan aksinya sejak Oktober

DRS melakukan aksinya tersebut sejak 14 Oktober 2021. Pada awalnya, ibu DRS yang berisinisial P itu memaklumi kelakuan anaknya. Namun, karena perbuatannya sudah kelewat batas sampai seisi rumah hampir habis karena dijual, ibunya pun geram dan tak bisa diam lagi.

Aksi DRS diketahui oleh tetangganya pada Minggu (7/11/2021) saat akan menjual genteng. Saat itu, genteng rumahnya sudah diangkut ke dalam truk untuk dijual.

Warga sekitar mencoba menghentikan aksinya, lalu melaporkannya ke ibu DRS yang sehari-harinya bekerja sebagai ART. Dari situlah ibunya marah dan genteng pun tak sempat dijual. DRS berani berbuat seperti itu setelah ayahnya meninggal dunia.

Adapun perabotan yang sudah dijual oleh DRS yaitu mulai dari kursi, lemari, hingga meja. Bahkan, jika aksinya tersebut tak dihentikan, DRS mungkin akan menjual pintu rumah, kata P

Hasil penjualan digunakan untuk memberi pacarnya hadiah

Seluruh hasil penjualan perabotan yang sudah dijual dipakai DRS untuk bersenang-senang bersama pacarnya, termasuk membelikan pacarnya hadiah. Sang pacar diketahui tinggal di Ngawi.

DRS sendiri baru mengenal pacarnya tersebut sekitar 1 bulan yang lalu saat mengantar penumpang ke Terminal Giwangan. DRS yang berprofesi sebagai driver ojek online jatuh cinta pada penumpangnya sendiri.

Sejak saat itu, DRS mulai sering mengirimi hadiah dan kebutuhan sehari-hari pacarnya dengan menggunakan uang hasil menjual perabotan rumah orangtuanya.

Total kerugian capai puluhan juta

Tak sedikit, jumlah kerugian yang dialami oleh orangtua DRS diperkirakan mencapai Rp24 juta. Semua perabotan tersebut dijual dengan harga murah, jauh dari harga aslinya.

Ia melakukan itu semua demi menyenangkan hati pacarnya. Ia sudah membelikan sang pacar tas, baju hingga makanan.

Dilaporkan ke polisi oleh ibu sendiri

Untuk membuat anaknya jera, P pun melaporkan DRS ke pihak berwajib. Pada awalnya sempat dilakukan mediasi, namun kesabaran P sudah habis sehingga ia tetap ingin kasus tersebut diproses.

Sebab, tetangga dan orang-orang terdekatnya sudah sering menasihati namun DRS tak kunjung berubah. Atas perbuatannya, DRS dikenakan Pasal 367 KUHP tentang Pencurian Dalam Keluarga dengan ancaman penjara paling lama 5 tahun. Saat itu, DRS sendiri sudah mendekam di Polsek Pundong.

DRS mengaku menyesali perbuatannya. Ia juga sudah minta maaf ke ibunya terkait aksinya menjual perabot rumah demi menyenangkan pacar.

KLATEN, INFOSEKAYU.COM  - Warga Kabupaten Klaten heboh melihat penampakan air sungai di Desa Ngreden, Kecamatan Wonosari.

Air yang biasanya bening dan bersih mendadak jadi merah, Kamis (16/9/2021). Bahkan video yang diunggah oleh akun bernama Deni Legowo di grup Facebook Info Seputar Klaten berdurasi 23 detik menjadi viral di mana-mana.

Perekam terdengar berucap : "Sungai Ngreden tercemar lur, merah merona, iwake do mati (sungai Ngrenden teremar saudara, merah merona, ikannya mati), " ucap seseorang di dalam video tersebut. "Lokasi ngreden, kaline abang seperti darah (Lokasi Ngrenden, sungai seperti darah)," imbuhnya.

Kepada TribunSolo.co, warga sekitar sampai terheran-heran karena tak pernah terjadi pemandangan tersebut. Bahkan warga ketakutan dan tak berani memegang air sungai yang selama ini menjadi saluran irigasi itu.

Warga Desa Ngreden Wiyadi (54), mengatakan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Ia mengaku kaget melihat warna air sungai tersebut berubah tiba-tiba.

Air sungai itu kan biasannya bening, kok ini merah darah, saya kaget," kata dia kepada TribunSolo.com, Kamis (16/9/2021). Wiyadi mengaku kejadian tersebut merupakan kejadian pertama kali terjadi di Desa Ngreden.

Dikatakan, kejadian tersebut berlangsung selama 15 menit."Kejadian ini sempat viral, warga pada takut semua, saya tidak berani memegang air sungai waktu itu," ucap dia.

Kepala Desa Ngreden Sunarto mengaku sudah menerima laporan tersebut dari warga sehingga akan berkoordinasi dengan pimpinan lainnya.

"Air yang tercemar dapat mengganggu perkembangan tanaman padi dan mempengaruhi kualitas padi nantinya," ujar dia.

Empat Lawang, Infosekayu.com , – Warga Empat Lawang, khususnya netizen Facebook, dihebohkan oleh seorang pria yang menikahi 2 (dua) orang perempuan sekaligus. Rabu (8/9/2021).

Foto pernikahan seorang pemuda yang menikahi dua orang tersebut, viral setelah di posting oleh akun bernama “Anissa Phutri Bungsu”, dan telah di like 109 orang dan 76 komentar serta telah dibagikan sebanyak empat kali.

“Way yang sedang viral Ikak (nah yang sedang viral sekarang),” Ciut Akun Anissa Putri Bungsu dalam postingannya. Pukul 18.00 WIB Rabu (8/9/2021).
Sontak postingan tersebut membuat heboh jagat maya, tak heran bertanya kebenaran pernikahan tersebut. seperti komentar Bernama “Rhe Sty”, yang bertanya dalam bahasa Daerah “Wg mne hekak sa”, komentarnya yang bertanya “orang mana Sa”.

Pemilik Akun “Karlena”, yang mengetahui asal pria dan perempuan tersebutpun ikut berkomentar, “Blau etu ne perna terjedi jeligan kak lanang a wang blau tine due wang bukso”
“Orang Desa Sawah Belau itu, pernah terjadi hal serupa, Kalau pria tersebut orang Desa Lubuk Besar,” Komentar Karlena yang mengetahui ketiga orang tersebut.

Berdasarkan informasi dihimpun, pernikahan tersebut benar ada. “Iya benar ada, setau saya pria tersebut orang muara saling, dia dulunya kakak kelas saya dulu di SMP 1 Suka Kaya Kecamatan Muara Saling, namanya Jeck Klip dan sempat merantau keluar kota dahulunya. sepengetahuan saya pernikahan tersebut berlangsung Rabu siang tadi, (8/9/2021).” Kata Eva Warga Desa Tanjung Ning Simpang yang mengetahui hal tersebut.

 Sumber : (Sumeks)

SEKAYU, INFOSEKAYU.COM – Kabar hilangnya seorang gadis remaja Rani (19) dan adiknya Ripa Risma (12) warga Talang Cempedak LK II Kelurahan Balai Agung Kecamatan Sekayu akhirnya terungkap. Keduanya, ternyata nekad kabur ke Kota Prabumulih untuk menemui seorang laki laki yakni Ridis Wahyu Pratama (17) yang diduga merupakan pacar dari Rani.

Kedua anak itu ditemukan pagi ini sekitar pukul 08.30 WIB bersama dengan Ridis Wahyu Pratama di taman Agrowisata di belakang rumah dinas bupati.
“Saat itu kedua adik kakak tersebut tengah berada di Taman TAS lalu kita tanya, dan keterangannya baru sampai ke Sekayu ini dari Kota Prabumulih,” Jelas Kasat Pol PP Haryadi Karim SE MM melalui Katim Deteksi Sat Pol PP Muba Rano Apriansyah.

Rano mengungkapkan, pihaknya sudah menghubungi keluarga kedua remaja tersebut. “Sudah kita hubungi pihak keluarganya, dan saat ini kedua kakak beradik bersama seorang laki-laki sudah di Polsek Sekayu untuk dimintai keterangan,” jelasnya.

Rani sendiri pergi dari rumah pada Minggu tgl 05 September 2021 sekira Pukul 14.00 WIB. Ia pamit ke ibunya untuk pergi ke warnet ke Kota Sekayu dengan alasan mengerjakan tugas. Setelah diijinkan kemudian korban Rina mengajak adiknya, dengan membawa sepeda motor Honda Genio warna Merah ia pun berangkat.

Bukannya kewarnet ternyata keduanya nekad berangkat ke kota Prabumulih ini terungkap dari pengakuan Ridis. “Dio nelpon aku minta jemput di pasar Prabumulih, lalu aku jemput dan ku ajak ke rumah, kemudian mereka berdua aku anter balek ke Sekayu, tapi Dio nangis, aku bingung,” ujarnya.

Sementara Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy SH SIK Msi melalui Kapolsek Sekayu IPTU Akib Firdaus SH didampingi Kanit Reskrim IPTU Novera Enam Jaya Putra SH MSi mengatakan, keduanya telah dimintai keterangan tentang kepergiannya dari rumah, begitu juga seorang laki – laki.

 " Saat ini masih dimintai keterangan dan masih menunggu orang tua dari Rina dan Rispa, kemungkinan ada upaya pembinaan,” jelasnya.

Sumber : harianmuba 


SULSEL, INFOSEKAYU.COM - Pasangan suami istri di Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, tega mencungkil mata kanan anak perempunnya berusia 6 tahun.

Mereka melakukan perbuatan keji itu demi ritual pesugihan yang rutin dilakukan pasangan suami istri itu.

Korban kemudian dilarikan oleh pamanya, Bayu (34) bersama petugas Bhabinkamtibmas Malino ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syech Yusuf, Sungguminasa, Kabupaten Gowa.

Bayu mengatakan, awalnya ia baru pulang dari pemakaman dan duduk di rumah korban. Tiba-tiba ia mendengar teriakan anak kecil yang menangis. Setelah masuk, ia mendapati mata bocah itu sedang dicungkil oleh ibu dan bapaknya. Bahkan perbuatan biadab itu disaksikan langsung oleh kakek dan nenek korban.

"Jadi kami langsung mengambil ini anak untuk dievakuasi," kata Bayu kepada Kompas.com di rumah sakit, Jumat (3/9/2021). Menurut Bayu, kekerasan terhadap anak itu diduga merupakan bagian dari ritual pesugihan.

Ibu korban, kata Bayu, kerap mendengar bisikan gaib. Apalagi, selama ini para pelaku sering melakuka ritual aneh di rumah mereka.

"Di rumah itu memang mereka sering gelra ritual aneh, seperti pesugihan dan mereka kerap berhalusinasi," ujar Bayu.

Kini, polisi telah mengamankan lima orang yang terdiri atas kedua orangtua, paman, kakek, dan nenek korban. Dua pelaku di antara dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Dadi Makassar untuk menjalani pemeriksaan mental.

Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Boby Rachman mengatakan, peristiwa ini masuk kategori kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap anak di bawah umur.

Hingga kini, pihaknya telah mengamankan lima orang yang dua di antaranya dibawa ke RS Jiwa Dadi Makassar. Sebab, pihaknya menduga dua orang itu mengalami gangguan mental. "Namun kami masih menunggu pemeriksaan kejiwaan rumah sakit," kata Boby.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Boby menyebutkan bahwa motif pelaku berbuat kekerasan itu adalah halusinasi dan bisikan gaib.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, motifnya ini adalah halusinasi. Tersangka disebut kerap mendapat bisikan gaib yang mengharuskan melakuka kekerasan kepada korban," kata Boby.

Sumber : kompas.com 

INFOSEKAYU.COM  - Acara pernikahan merupakan acara yang cukup sakral bagi semua orang di daerah manapun. Biasanya banyak hal-hal yang menarik dilakukan saat menggelar pernikahan. Salah satunya menggabungkan pernikahan antar kakak beradik menjadi satu rangkaian acara.

Namun, apa jadinya jika penggabungan acara pernikahan kakak beradik dilakukan oleh empat pasangan sekaligus? Tentu hal ini menjadi hal yang unik dan jarang ditemui di masyarakat.

Hal tersebut tampak dari video yang diunggah di akun @kabarmakassar_ yang menampakkan resepsi pernikahan yang tak biasa. "Jodoh datang bersamaan?" tulis keterangan video tersebut.

Dalam video itu, tampak delapan orang pengantin berdiri di atas pelaminan pengantin. Diduga mereka tampak berdiri saat ingin melakukan foto bersama.

Tampak pula para pengantin tersebut mengenakan pakaian adat dari suku Bugis, Sulawesi Selatan. Untuk mengetahui para pengantin dan pasangannya, masing-masing pasangan pun memakai pakaian yang berbeda dari pasangan lain.

Akan tetapi hal unik mulai terlihat saat mereka duduk di kursi, saking ramainya mengisi pelaminan, para pengantin itupun duduk berhimpitan.

Hal ini menjadi sorotan netizen dan menjadi bahan percontohan bagi netizen lain yang ingin melakukan pernikahan bersamaan dengan saudara.

Sumber : indozone.id 


PALEMBANG, INFOSEKAYU.COM – Polemik sumbangan Rp2 triliun pengusaha ternama, Akidi Tio perlahan-lahan menemui titik terang.

Heriyanti, anak bungsu Akidi Tio dikabarkan akan ditetapkan jadi tersangka oleh Polda Sumatera Selatan.

Bahkan Heriyanti sudah dijemput langsung Dir Intelkam Polda Sumsel, Kombes Pol Ratno Kuncoro ke Mapolda Sumsel Senin (2/8/2019). Heriyanti tiba di Mapolda Sumsel pukul 12.59 WIB dan langsung digiring masuk ke ruang Dir Ditkrimum Polda Sumsel dengan pengawalan sejumlah petugas.

Sore ini, Senin (2/8/2021), rencananya Polda Sumsel akan menggelar rilis terkait pencairan dana Rp2 Triliun yang dihibahkan oleh mendiang Akidi Tio.

Hal ini diungkapkan Direktur Ditintelkam Polda Sumsel Kombes Pol Ratno Kuncoro kepada awak media. “Ini untuk menjawab polemik di masyarakat, agar jangan sampai ada fitnah atau memprovokasi. Untuk itu akan kita selesaikan sore ini,” katanya.

Dia mengungkapkan, Kapolda Sumsel sudah membentuk tim khusus dari internal. Namun, belum bisa dijelaskan secara rinci perihal fungsi dan tugas dari tim khusus tersebut. Terkait dana Rp2 Triliun apakah sudah dicairkan? Ratno juga belum bisa menjelaskan.

Tidsk bicara soal itu, karena takut akan mengganggu kegiatan yang dilakukan. Saya juga tidak berbicara teknis karena juga akan mengganggu kegiatan yang ada di dalam tim,” tegasnya.

Tapi dia memastikan, memang ada tim khusus dari internal Polda Sumsel. “Termasuk saya di dalamnya, nanti hasilnya akan disampaikan sore nanti,” ujarnya. Semua hasil pekerjaan tim, Ratno menambahkan akan dijelaskan secara transparan kepada masyarakat.

“Yakinlah, Polda Sumsel selama ini sudah bekerja dengan tim-tim yang dibentuk Bapak Kapolda dan semuanya akan disampaikan secara transparan,” tukas Ratno.

Sumber : FAJAR.CO.ID


PALEMBANG, INFOSEKAYU.COM  - Sebuah rumah mewah bercat putih di Jalan Jepang, Kelurahan dan Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang,

Bahkan tulisan pelakor (perebut laki orang) ini memenuhi setiap bagian dinding, pagar, tiang, hingga lantai dan jalan di depan rumah. Pelaku membuat tulisan atau coretan menggunakan cat semprot dengan ukuran besar sehingga sangat jelas terlihat.

Coretan yang memenuhi rumah tersebut membuat heboh warga sekitar, termasuk pengendara yang melintas. Sebagian besar warga yang melintas berhenti, memfoto, dan merekam rumah yang dipenuhi tulisan pelakor. Sehingga kejadian ini banyak diunggah ke media sosial dan menjadi viral.

Hingga berita ini diturunkan belum diketahui pasti pelaku yang membuat tulisan tersebut. Warga sekitar juga tidak mengetahui secara pasti dan tidak begitu mengenal keluarga yang menempati rumah tersebut. Karena menurut warga sekitar, penghuni rumah tersebut kurang bergaul.

Menurut informasi yang dihimpun, hal tersebut merupakan keributan antara istri pertama dan kedua. Namun hingga Sabtu (17/7/2021) pagi belum ada pihak yang mengonfirmasi. Rumah tersebut juga dalam keadaan terkunci ditinggal pergi penghuni setelah mendapatkan serangan tulisan pelakor.

Sedangkan ketua RW setempat, Ismairin mengatakan, Ketua RT telah mencoba membantu, tapi belum ada penyelesaian.

"Ketua RT sudah mencoba membantu, tapi secara pasti pencoretan ini tidak tahu karena penghuni rumah tertutup dan kurang bermasyarakat," ucapnya.

JAKARTA,  INFOSEKAYU.COM  – Aparat kepolisian mengungkap identitas seorang musisi berinisial AN yang diamankan terkait penyalahgunaan narkoba di kawasan Cibubur, Jakarta Timur pada Jumat (11/6). Polisi membenarkan seorang musisi ternama yang diamankan berinisial EAP alias Anji.

“Ya (Anji),” kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo dikonfirmasi, Minggu (13/6).

Dalam penangkapan itu, aparat kepolisian juga turut menyita sejumlah barang bukti. Polisi menyita barang bukti berupa ganja yang didapatkan dari mantan vokalis band Drive tersebut.
Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Ronaldo Maradona Siregar menyampaikan, AN ditangkap di salah satu perumahan di kawasan Cibubur, Jakarta Timur. Dia mengungkapkan, sampai saat ini Anji masih dalam pemeriksaan polisi.

“Pemeriksaan masih dilakukan secara intensif oleh Unit 1 Narkoba Polres Metro Jakarta Barat di bawah pimpinan Kanit AKP Hary Gasgari,” ucap Ronaldo.

Jajaran Polres Metro Jakarta Barat memastikan akan menyampaikan secara rinci informasi terkait penangkapan Anji ke publik. Karena sampai saat ini, pria bernama lengkap Erdian Aji Prihartanto (EAP) itu masih dalam pemeriksaan intensif.

“Nanti akan kami sampaikan lagi,” tandas Ronaldo.

Istri Anji, Wina Natalia tidak menjawab konfirmasi yang dilayangkan JawaPos.com terkait dugaan penangkapan Anji oleh aparat kepolisian. Hal yang sama juga kepada Manajer Anji, Pepenk tidak menjawab konfirmasi terkait dugaan penangakapan Anji. 

Sumber : palpres.com 

Muba, Infosekayu.com  – Viral di media online salah satu Kepala Desa di Kecamatan Jirak Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) berinisial (MY) digerebek warganya, Senin (7/6/2021) malam.

Diduga MY digerebek dirumah selingkuhannya berinisial (KR) seorang Kaur Pemerintah yang masih berstatus istri orang.

Berdasarkan keterangan yang didapat peristiwa memalukan itu berawal, saat suami (KR) sedang tidak berada di rumah, kemudian (MY) masuk lewat pintu belakang. Kesal dengan ulah pelaku warga yang sudah emosi akhirnya melakukan penangkapan dan menahan (MY) di rumah selingkuhannya, bahkan sebelum tertangkap (MY) sempat mau kabur lewat jendela. Namun langsung ditangkap oleh  warga dalam kondisi tanpa busana.

Sementara ketika permasalahan ini dikonfirmasikan ke Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Muba, H Ricard Cahyadi menganjurkan untuk konfirmasi dengan pihak Kecamatan.

“Ws.wr.wb sebaiknya tanya dengan camat karena kejadian diwilayah yang bersangkutan dan kades dibawah camat kalau camat membuat laporan baru pmd ambil alih.” Ujar Ricard melalui pesan singkatnya.

Terpisah, menanggapi prihal tersebut Camat Jirak Jaya Yudi Suhendra, SE, MSI mengatakan, bahwa permasalahan tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

“Kami sudah memediasi kejadian tersebut dan telah menghasilkan mufaskat untuk diselesaikan secara kekeluargaan.

Mengingat permasalahan telah diselesaikan pada hari ini, besok kami akan menyampaikan surat kepada bupati melalui kepala dinas PMD terkait kronologi kejadian dan penyelesaian masalah, untuk selanjutnya dimohonkan untuk dilakukan pembinaan,”Terang Yudi.

Dan ketika ditanya,” Apa benar yang bersangkutan kepala desaTalang Mandung Yudi membenarkan,”Bener kakak,”tulisnya melalui pesan singkat.

Sumber : jurnalsumatra.com

Jakarta, Infosekayu.com - Wanita bernama Nani Aprilliani melakukan tindakan nekat setelah keinginannya menikah dengan sang mantan kekasih gagal terwujud. Dia mengirimkan sate beracun sianida.

Nani Apriliani kini telah ditangkap pihak kepolisian Polda DIY atas aksinya mengirimkan sate beracun untuk mantan kekasihnya Tomy. Sate beracun itu berakhir salah sasaran dan menyebabkan korban melayang.

Kepada polisi, Nani mengungkap alasannya mengirim sate beracun untuk Tomy. Motifnya sakit hati," kata Direskrimum Polda DIY Kombes Burkan Rudy Satria saat jumpa pers di Mapolres Bantul, Jalan Jenderal Sudirman, Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul, Senin (3/5/2021).

"Sakit hati karena ternyata si target menikah dengan orang lain dan bukan dengan dirinya," ujar Burkan.Nani dan Tomy menjalin hubungan cinta namun sudah berakhir. Nani sakit hati setelah hubungan cintanya dengan Tomy berakhir, pria tersebut menikahi wanita lain.

Perjalanan Sate Beracun Hingga Menyebabkan Anak Ojol Meninggal

Sate beracun yang seharusnya dimakan oleh Tomy itu malah dikonsumsi anak seorang tukang ojek online. Sang ojol mendapatkan sate tersebut setelah didatangi seorang wanita yang belakangan diketahui identitasnya sebagai Nani Apriliani.

Nani meminta kepada sang diver ojol untuk mengirimkan paket takjil kepada Tomy yang beralamat di Vila Bukit Asri di Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Bantul. Dan Nani meminta pada sang ojol untuk mengatakan pada Tomy bahwa paket takjil berupa sate itu dari pria bernama Pak Hamid di Pakualam.

Kepada ojol bernama Bandiman itu, Nani mengaku tak memiliki aplikasi ojek online. Bandiman pada akhirnya bersedia mengantarkan paket takjil tersebut dengan tarif Rp 25 ribu, namun dibayar Rp 30 ribu oleh Nani.

Saat Bandiman tiba di lokasi, Tomy yang dihubunginya via telepon tidak mau meneirma makanan tersebut. Dia tidak merasa memiliki teman atau kolega bernama Pak Hamid dari Pakualam. Dan pada akhirnya Tomy mengatakan sate tersebut untuk Bandiman saja.

Bandiman pun membawa Naba ke rumah sakit. Namun sampai di rumah sakit nyawa Naba tidak tertolong. Naba meninggal dunia dan istri Bandiman yang juga menyantap sate tersebut sempat dirawat di rumah sakit.Bandiman pun membawa pulang paket takjil berupa sate tersebut ke rumahnya. Saat itu anak Bandiman bernama Naba baru saja pulang dari TPA. Sang anak pun menyantap sate beracun tersebut. Namun saat baru memakan satu suap, sang anak langsung lari ke kulkas untuk minum air. Belum sampai di kulkas, Naba jatuh dengan posisi terlungkup.