Infosekayu.com - Marselino Ferdinan jalani bagian baru dalam perjalanan kariernya sebagai pemain profesional. Pemain andalan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia ini sekarang tengah menjalani trial di klub besar Belgia KAA Gent.
Melansir dari laporan Gazet van Antwerpen, Marselino akan menjalani trial bersama Jong KAA Gent. Tim ini sendiri merupakan bagian dari tim U-23 Gent dan berkompetisi di divisi tiga Belgia.
Publik Indonesia tentu saja memberikan doa yang terbaik kepada Marselino Ferdinan untuk menjalani trial ini. Mampu tunjukkan skill apik bukan tidak mungkin Marselino akan bergabung ke KAA Gent.
Menariknya, di tim utama KAA Gent sendiri ada satu pemain Asia lainnya, yakni Hyun-seok Hong. Pemain asal Korsel ini menjadi andalan KAA Gent pada musim 2022-23.
Siapa Hyun-seok Hong? Apakah ia ada pernah dilatih juga oleh Shin Tae-yong?
Mengutip dari data Transfermarkt, Hyung menjadi salah satu pemain menonjol di KAA Gent musim ini. Bersama Sven Kums, Hyun puncaki daftar pencetak assist KAA Gent terbanyak.
Pemain yang direkrut KAA Gent dari LASK pada 8 Agustus 2022 telah mencetak 4 assist. Menariknya, Hyun memiliki posisi yang sama dengan Marselino Ferdinan, gelandang serang.
Hyun-seok Hong lahir di Seoul pada 16 Juni 1999. Ia digadang-gadang menjadi bagian dari generasi emas Korsel di masa mendatang.
Dikutip dari berbagai sumber, Hyung belum pernah dilatih oleh Shin Tae-yong. Karier Hyun pertama kali dimulai saat ia bermain di Sinjeong ES pada 2012.
Menariknya tiga tahun kemudian ia pindah ke Jerman dan bergabung ke Unterhaching, tim kasta keempat Liga Jerman.
Dilansir dari Sports.khan.co.kr, salah satu kelebihan dari Hyun ialah kecepatannya. Sama seperti bintang Tottenham, Son Heung-min yang memiliki julukan Sony karena kecepatannya, Hyun mendapat sebutan Hongi karena kelebihannya tersebut.
Menurut data terakhir, Hyun bersama KAA Gent bisa berlari sejauh 11-12 km per pertandingan di Liga Belgia.
"Ketika saya mendenagr bahwa saya berlari sejauh 13 km, pelatih dan pemain (KAA Gent) terkejut," ucapnya.
Kecepatan dan visi bermain Hyun bahkan membuat ia dianggap sebagai penerus tongkat estafet dari Song Heung-min dan Park Ji Sung.
"Saya tampaknya mendapatkan kepercayaan diri ketika dianggap sebagai mesin baru. Saya melihat senior Park Ji Sung bermain dan semua yang ia kerahkan. Saya mau seperti dia," ungkapnya.
Menarik untuk melihat apakah mungkin Marselino Ferdinan bisa menggeser posisi Hyun yang sekarang masih jadi andalan KAA Gent. (Gol.bolatimes.com )
Dengan tewasnya ratusan orang suporter termasuk dari pihak petugas kepolisian ini, maka Indonesia memang wajib mewanti-wanti adanya potensi sanksi hukum dari FIFA dan juga AFC.
Beragam kemungkinan mungkin saja terjadi dalam sepak bola Indonesia saat ini. Bahkan, dalam sesi jumpa pers yang digelar pada Minggu (2/10/2022), Sekjen PSSI Yunus Nusi membeberkan bahwa pihaknya terus berkomunikasi dengan pihak FIFA dan AFC.
Menurut Yunus, induk sepak bola dunia itu tidak akan mengambil sikap yang buru-buru. Namun, apa pun alasan itu, Presiden FIFA, Gianni Infantino telah menyatakan bahwa Tragedi Kanjuruhan ini adalah 'hari yang gelap' bagi sepak bola dunia.
PSSI sadar betul bahwa peristiwa ini telah menjadi perhatian dunia, hingga media-media asing pun terus memberitakan peristiwa yang nyata-nyata telah mencoreng nama sepakbola Indonesia di mata internasional ini.
Lantas, apa saja bentuk ancaman sanksi hukuman menurut FIFA terhadap sepak bola Indonesia? Berikut ulasannya.
1. Batal Menggelar Piala Dunia U-20 2023
Seperti yang kita ketahui jika Indonesia saat ini dipercaya untuk menjadi tuan rumah pada gelaran kompetisi Piala Dunia U-20 2023.
Sanksi dibatalkannya Indonesia sebagai tuan rumah bukanlah perkara yang mustahil bagi FIFA, dengan alasan keamanan Indonesia bisa saja digantikan.
2. Timnas Indonesia Tak Bisa Ikut Piala Asia 2023 dan Piala Asia U-20
Timnas Indonesia untuk semua kelompok usia sedang berada di level top. Bukan hanya menyuguhkan permainan yang menghibur, tetapi juga selalu mampu memenangkan perandingan.
Akan tetapi insiden Kanjuruhan tidak bisa dianggap sepele karena itu menyangkut nyawa manusia. FIFA bisa saja membatalkan keikutsertaan Indonesia pada dua kompetisi tersebut.
3. Klub Indonesia Tidak Bisa Mentas di Piala AFC dan Liga Champions Asia
Sanksi merugikan lainnya ialah pelarangan tim wakil dari Indonesia untuk mengkuti turnamen AFC Cup dan Liga Champions Asia.
4. Liga 1 Tanpa Penonton
Tidak hanya Arema FC yang berpotensi tidak boleh menggelar pertandingan dengan dihadiri penonton, tetapi sanksi ini bisa saja berlaku untuk semua tim.
Jika hal ini terjadi, tentu saja akan merugikan bagi tim dari segi dukungan. Itulah beberapa sanksi yang berpotensi bisa dijatuhkan kepada Indonesia usai insiden tragis di Stadion Kanjuruhan, Malang.
5. Rangking poin FIFA Timnas Indonesia dikurangi
Seperti yang telah kita ketahui, saat ini Timnas Indonesia di FIFA telah menempati peringkat ke-155 dengan pencatatan poin sebanyak 1019.19. Dengan adanya insiden Kanjuruhan ini, amat memungkin jika poin atau ranking Indonesia di FIFA akan dikurangi.
6. Kompetisi Liga Indonesia tanpa penonton
Ibarat sayur tanpa garam, seperti itulah jadinya jika turnamen maupun liga pertandingan sepak bola di Indonesia tak ada penontonnya. Tak ada riuh dan teriakan dari penonton, bahkan mungkin tak ada selebrasi dari setiap gol yang diciptakan para pemain kepada para pendukung atau suporter setianya.
7. Klub Indonesia dilarang bermain di AFC Cup dan Liga Champion Asia
Jika ini terjadi, kemungkinannya adalah, para pemain profesional di liga Indonesia akan kembali bermain sepak bola antar kampung (tarkam) seperti yang pernah terjadi beberapa tahun lalu. (Suara)
Salah satu yang ditetapkan tersangka adalah Kabag Ops Polres Malang Wahyu S. Wahyu disebut mengetahui terkait adanya aturan FIFA tentang penggunaan gas air mata tapi tidak mencegah atau melarang pemakaian gas air mata.
Selain itu, Danki Brimob Polda Jatim berinisial H menjadi tersangka. Dia memerintahkan anggotanya menembakkan gas air mata di Stadion Kanjuruhan.
"Kemudian Saudara H Brimob Polda yang bersangkutan memerintahkan anggotanya untuk melakukan penembakan gas air mata," ujar Kapolri dalam jumpa pers, Kamis (6/10/2022).
Kasat Samapta Polres Malang Bambang Sidik Achmadi juga menjadi tersangka. Dia juga memerintahkan anggotanya menembakkan gas air mata. (detikNews)
Laga perempatfinal Indonesia vs Jepang berlangsung di Saad Al Abdullah Hall, Kuwait City, Selasa (4/10/2022) malam WIB. Kedua tim bermain imbang 0-0 di babak pertama.
Indonesia mampu mencuri keunggulan 1-0 lebih dulu saat babak kedua baru berjalan dalam hitungan detik. Serangan balik yang cepat diakhiri dengan baik oleh Samuel Eko.
Jepang menggila setelah kebobolan dan membuat Indonesia terpaksa lebih banyak bertahan. Pertahanan anak asuh Mohammad Hashemzadeh pun runtuh juga oleh Sora Kanazawa saat laga tersisa delapan menit.
Gol tersebut membuat Jepang seperti berada di atas angin dan Indonesia tertekan. Jepang dalam waktu singkat mampu berbalik unggul 2-1 lewat gol Soma Mizutani.
Tertinggal 2-1, timnas Indonesia memutuskan melakukan skema permainan power play. Namun sayang taktik ini menjadi bumerang bagi skuat Garuda.
Melalui skema serangan balik, Higor Pires melihat posisi kiper Indonesia yang terlalu maju. Dia melepaskan tembakan yang masuk ke gawang Indonesia. Skor berubah menjadi 3-1 untuk keunggulan Jepang.
Meski dalam posisi tertinggal dua gol, Indonesia tidak menyerah. Kurang dari 1 menit sebelum babak kedua berakhir, Timnas Indonesia berhasil memperkecil kedudukan setelah Dewa Rizky Amanda sukses menceploskan bola dari umpan sepak pojok.
Pendukung Indonesia sempat bersorak gembira setelah tembakan Rio Pangestu berhasil masuk ke gawang Jepang. Namun, sayang gol itu tidak disahkan karena tepat sebelum Rio mencetak gol, waktu sudah habis, jadi Indonesia kalah 2-3 dari Jepang.
Infosekayu.com - Sumatera Selatan (Sumsel) mengungkapkan terus mengawal persiapan guna menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 yang bakal berlangsung Mei-Juni 2022 di Indonesia.
Gubernur Sumsel Herman Deru memastikan Sumsel dapat menjadi tuan rumah yang sukses sesuai dengan harapan negara dan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA).
"Di titik ini nanti (Stadion Sriwijaya) akan dilaksanakan pertandingan tingkat dunia U-20. Kita harus bersiap diri tidak hanya lapangan namun semuanya,” kata Herman Deru.
Herman Deru menilai upaya yang dilakukan dalam memperbaiki rumput dan mempercantik Stadion Jakabaring sudah dapat terlihat dengan kasat mata. Ia mengajak semua pihak terkait dan masyarakat untuk turut serta dalam mensukseskan perhelatan sepak bola bergengsi itu.
Pengalaman menjadi tuan rumah beragam ajang skala internasional, SEA Games dan Asian Games, Sumsel semakin percaya diri karena sarana dan prasarana yang tersedia sudah memenuhi standar FIFA.
Kini yang menjadi perhatian yakni bagaimana mempercantik Kota Palembang karena akan didatangi para tamu manca negara.
Herman Deru mengharapkan perbaikan beragam sarana dan prasarana umum dapat dilakukan sedini mungkin.
“Adanya penundaan ini justru membuat kita lebih matang dalam persiapan,” ujarnya. [ANTARA]
Keduanya yakni Fransiska Sandra Dewi dan Nia Larasati bertengger di podium dengan membawa bendera merah putih mengantongi Silver Medals setelah berlaga dengan Pesilat dari negara Vietnam yang mendapatkan medali emas.
Dibawah asuhan pelatih Abas Akbar, prestasi tersebut merupakan laga perdana pasca pandemik yang membawa nama Provinsi Sumatera Selatan Khususnya Kabupaten Muba.
“Terima kasih warga Muba dan Sumsel serta dukungan bapak Bupati Apriyadi yang mendoakan perjuangan kami hingga meraih juara di ajang World Champions Pencak Silat di Malaysia,” ungkap Fransiska Sandra Dewi dan Nia Larasati.
Menurutnya, laga tersebut sangat berkesan bagi keduanya dan mendapatkan bimbingan yang sangat maksimal dari pelatih Abas Akbar. “Alhamdulillah bisa mewakili Indonesia dengan capaian prestasi yang maksimal,” tuturnya.
Sementara itu, Pj Bupati Drs Apriyadi MSi mengucapkan selamat kepada Fransiska Sandra Dewi dan Nia Larasati duo Srikandi pesilat yang mampu bertengger di ajang internasional. “Selamat atas peraihan yang dicapai, warga Muba sangat bangga,” ucapnya.
Apriyadi menambahkan, pembinaan kepada atlet-atlet Muba akan terus bergulir dan dimaksimalkan untuk menghadapi event-event nasional maupun internasional ke depan. “Muba tetap menjadi penyokong atlet berprestasi dan meraih prestasi yang maksimal,” pungkasnya.(Sriwijaya online)
BEKASI, INFOSEKAYU.COM - Netizen Indonesia bereaksi di media sosial setelah Vietnam U-19 dan Thailand U-19 sama-sama gagal melangkah ke final Piala AFF U-19 2022 . Mereka menyebut keduanya gagal lantaran karma.
Seperti diketahui, Thailand U-19 kalah di tangan Laos U-19 pada laga perebutan tiket final yang berlangsung Rabu (13/7/2022). Sedangkan Vietnam U-19 takluk di tangan Malaysia U-19.
Dengan hasil tersebut, baik Vietnam U-19 dan Thailand U-19 kandas langkahnya di semifinal. Kedua tim gagal melaju ke final Piala AFF U-19 tahun ini.
Sebelumnya, seperti diketahui, Vietnam U-19 dan Thailand U-19 sama-sama bertanding saat laga terakhir Grup A. Kedua tim pun bermain imbang 1-1 dan sama-sama memastikan tiket ke semifinal.
Tragisnya, permainan antara Vietnam U-19 dan Thailand U-19 pada saat itu dianggap telah memainkan sepak bola gajah. Di mana, di penghujung babak kedua, setelah kedua tim bermain imbang 1-1, mereka seperti main mata dan sengaja tidak melakukan serangan.
Hingga pada akhirnya, kedua bisa lolos ke semifinal, Sementara Timnas Indonesia U-19 harus terhenti langkahnya lantaran finis di posisi ketiga Grup A. Di mana, Timnas Indonesia U-19 kalah head to head dengan Vietnam U-19 dan Thailand U-19 dengan hanya bermain tanpa gol (0-0) pada laga sebelumnya.
KARMA IS REAL cc: Thailand, Vietnam
— Lepin FAT (@whosveen) July 13, 2022
Oleh karena itu, netizen Indonesia begitu bahagia bisa melihat Vietnam U-19 dan Thailand U-19 gagal ke final. Mereka pun kompak mencuit bahwa karma begitu nyata menimpa The Golden Star Muda-julukan Vietnam U-19 dan Gajah Perang Muda-julukan Thailand U-19.
"Karma is real, Thailand U-19 dan Vietnam U-19," cuit akun @whosveen, trending di Twitter, di Rabu (13/7/2022).
"Karma datang lebih Express dari perkiraan (sambil ketawa)," tulis akun @diaryiin.
"Karma benar-benar bekerja dalam waktu singkat. Salut buat Laos," cuit akun @DNDR_A_.
"Awokawim Vietnam dan Thailand kena karma (sambil senyum)," tulis akun @rizal_akbar0910. (Sindonews).
BEKASI, INFOSEKAYU.COM - Sebagian netizen Tanah Air sebut Vietnam dan Thailand main sabun di laga terakhir Grup A Piala AFF U-19 2022, Minggu (10/7/2022) malam. Akibatnya pertandingan berakhir 1-1 dan membuat Indonesia gagal ke semifinal.
Padahal Garuda Nusantara menang atas Myanmar dengan skor 5-1. Meski merebut kemenangan, Indonesia gagal menuju babak semifinal Piala AFF U-19 2022.
Tim asuhan Shin Tae-yong finis di posisi ketiga dengan nilai 11. Poin yang dikumpulkan mereka sama dengan Vietnam dan Thailand di posisi pertama dan kedua. Sayangnya mereka kalah head to head dalam klasemen mini.
Tak pelak, hal tersebut membuat netizen yang begitu kecewa. Mereka bahkan mencurigai jika Vietnam dan Thailand tak bermain serius dan berencana untuk main imbang.
“Habis seri 1-1 ga ada yg mau ngejar bola, ngulur waktu, parkir bus, dan lainnya,” cuit akun Twitter @vynnnnna
“Ayo pak Ketum PSSI, laporin match Vietnam vs Thailand dan bikin keduanya ga lolos karena memainkan sepakbola gajah. Bikin dua-duanya diskualifikasi.. Ini saatnya anda tampil pak!” ujar @ridhohtrk
Selain kekecewaan terhadap permainan Thailand dan Vietnam, banyak netizen Indonesia yang bangga. Mereka menganggap Garuda Muda telah kalah dengan terhormat. (Inews)
Infosekayu.com - Pebulu tangkis Jepang, Akane Yamaguchi bicara jujur setelah dipermalukan oleh wakil Indonesia, Bilqis Prasista di Piala Uber 2022.
Hasil mengejutkan datang dari partai perdana laga pemungkas Grup A Piala Uber 2022 antara Timnas Indonesia melawan Jepang, Rabu (11/5).
Juara Dunia 2021 sekaligus tunggal putri nomor satu dunia, Akane Yamaguchi tumbang di tangan pebulu tangkis muda peringkat 333 dunia, Bilqis Prasista.
Dalam laga yang digelar di IMPACT Arena, Bangkok, Thailand, Yamaguchi dipaksa tunduk melalui dua game langsung berdurasi 35 menit dengan skor 19-21, 19-21.
Kegagalan menyumbang poin untuk Timnas Jepang tentu menjadi pukulan besar bagi peraih medali emas All England 2022 tersebut.
Menanggapi kekalahannya, Yamaguchi secara terbuka mengakui kesalahannya yang gagal mengendalikan permainan dengan baik.
"Saya merupakan penyebab utama kekalahan saya. Saya tidak mengontrol pertandingan dengan cukup baik," tutur Yamaguchi, dilansir dari laman resmi BWF, Rabu (11/5).
Terlepas dari kekalahan tersebut, Timnas Jepang tetap berhasil mengakhiri laga dengan kemenangan 4-1 atas Indonesia.
Empat poin itu disumbangkan oleh Nami Matsuyama/Chiharu Shida, Sayaka Takahashi, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto dan Juara Dunia Junior, Riko Gunji. Jepang dan Indonesia dipastikan melaju ke babak perempat final sebagai juara dan runner-up Grup A Piala Uber 2022. (Genpi)
Jakarta, Infosekayu.com - Bagas Maulana dan Kevin Sanjaya Sukamuljo mengaku tak mengalami kendala berarti saat dipasangkan untuk pertama kalinya pada ajang kompetisi resmi. Keduanya ikut menyumbang poin bagi Indonesia saat menghadapi Thailand pada babak penyisihan Grup A Piala Thomas 2022 di Bangkok, Thailand, Senin, 10 Mei 2022.
Bagas/Kevin, yang diturunkan pada partai keempat, menundukkan Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul dengan dua gim langsung 24-22, 21-11.
"Kalau kesulitan ya pasti ada, apalagi di pertandingan besar seperti ini. Tapi tidak canggung ya, karena di latihan sudah biasa. Tapi memang kalau di pertandingan memang hawanya berbeda, kami juga baru bisa enak di gim kedua," kata Bagas Maulana setelah pertandingan usai.
Perpaduan gaya permainan ritme cepat dan smes keras yang dimiliki Bagas/Kevin membuat perlawanan Peeratchai/Pakkapon mampu diredam hanya dalam waktu 33 menit.
Meski begitu, Peeratchai/Pakkapon juga sempat membuat ganda putra Indonesia kesulitan mempertahankan keunggulan. Pasalnya, Bagas yang bertipe pemukul keras kerap melakukan kesalahan akibat smes atau pengembaliannya yang menghajar net.
Sementara Kevin Sanjaya Sukamuljo yang bertengger di peringkat satu dunia bersama Marcus Fernaldi Gideon juga tak luput dari kesalahan.
"Saya kan baru main hari ini, masih agak kaget dengan kondisi lapangan yang masih berangin dan tadi lumayan kendur ritmenya. Gara-gara itu lawannya jadi berkembang dan berani menekan," tutur Kevin.
Sebagai evaluasi, Kevin yang masih belum tahu apakah akan kembali diturunkan saat menghadapi Korea Selatan mengaku akan lebih fokus dan berupaya menyajikan lebih banyak serangan.
"Ya paling hari lebih fokus di laga selanjutnya, karena tadi masih banyak kendurnya. Nanti harus lebih banyak menekan," kata Kevin.
Kemenangan yang ditorehkan Bagas/Kevin ikut memastikan Indonesia mengalahkan Thailand 4-1 pada pertandingan Grup A Piala Thomas itu. Satu-satunya poin yang lepas dari Indonesia adalah dari partai pertama, karena Anthony Sinisuka Ginting kalah. (Tempo.co)
Sumsel, Infosekayu.com - Fajar Abdul Rohman, atlet cabang olahraga senam dari Sumatera Selatan (Sumsel), batal berangkat ke Hanoi, Vietnam untuk mengikuti ajang Sea Games.
Fajar Abdul Rohman adalah atlet cabang olahraga senam dari Sumsel yang meraih medali emas di PON XX Papua. Batalnya keikutsertaan Fajar di ajang Sea Games karena pemerintah tidak memiliki anggaran.
Kepala Bidang Binpres KONI Sumsel Meirizal Usra mengatakan, awalnya diminta menyiapkan atlet cabor senam dan loncat indah.
"Salah satu yang pasti itu ialah Fajar Abdul Rahman untuk atlet senam-nya untuk dikirim ke Sea Games nanti, tapi tahu-tahu batal,” kata Meirizal dikutip dari ANTARA.
Menurut dia, pembatalan tersebut terjadi setelah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memutuskan untuk tidak mengikutsertakan nomor pertandingan senam, dan loncat indah di SEA Games ke-31 itu atas pertimbangan keterbatasan anggaran.
“Menurut informasi yang kami terima salah satunya karena kurang anggaran dari pemerintah pusat hingga ke dua cabor itu tidak diikutsertakan di SEA Games Vietnam nanti,” kata dia.
Ia mengaku cukup kecewa dengan adanya pembatalan itu karena atlet yang terpilih tersebut sudah dipersiapkan secara fisik, mental dan teknik melalui pelatihan terpusat yang intensif di Palembang sejak awal tahun.
Apalagi, lanjutnya, keikutsertaan atlet Sumsel pada SEA Games Vietnam menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi daerah khususnya, memotivasi atlet-atlet yang lain untuk lebih giat berlatih.
“Tentu ini merupakan momentum sekali, sebab menurut catatan saya sejak SEA Games Filipina 2019 lalu belum ada delegasi atlet Sumsel yang terpilih,” imbuhnya.
Meski demikian ia memastikan program-program pelatihan atlet di semua bidang olahraga prestasi akan terus terlaksana, sehingga mereka bisa lebih siap menyongsong kesuksesan pada event pertandingan nasional ataupun internasional lain nantinya. (Antara)
Keluar sebagai juara liga ini adalah Kecamatan Sungai Keruh setelah mengalahkan Kecamatan Bayung Lencir pada laga final di Stadion Serasan Sekate Sekayu (29/3/2022).
Terdiri dari empat grup A, B, C, dan Grup D Liga yang memang bertujuan untuk mencari bibit pesepakbola berbakat putra asli Kabupaten Muba tersebut berhasil mendapatkan puluhan pemain terbaik dilakukan oleh tim Talent Scout. Yang kemudian para pemain itu diproyeksi untuk mengisi kesebelasan Persimuba dan MCF United pada ajang Liga 3 Indonesia.
Berikut nama-nama yang berhasil didapatkan dan diumumkan oleh Ketua Askab PSSI Muba Ahmad Toyibir pada acara ramah tamah dan makan malam bersama pengurus dan anggota MCF, dan Tim Finalis 4 Besar Liga MCF 2022 dengan Plt Bupati Muba Beni Hernedi SIP yang turut dihadiri Wakil Ketua I DPRD Muba Jon Kenedi, Dandim 0401 Muba Letkol Arh Fariz Kurniawan SST MT, Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy SH SIk sekaligus sebagai Kapten Manager pembina Bhayangkara FC Muba, Direktur Teknis Program MCF Rudi Murod, Para Asisten, Staf Ahli, Para Staf Khusus Bupati, Pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu Dede Abdul Halim, Camat, dan para atlet sepakbola, di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Selasa (29/3/2022) malam.
Dari Grup A ada M ridho dari Kecamatan Bayung Lincir, Khutimul Imron Bayung Lincir, Yusuf Bayung Lincir, M. Fahrul, Saputra Bayung Lincir, Andika Sungai Lilin, Sutrio Bayung Lincir, Karisma Ramadhan Sungai Lilin, Dimas Saputra Lalan, dan Aditia Warman dari Kecamatan Tungkal Jaya
Untuk Grup B, Arif rahbani dari Kecamatan Keluang, Riko Priadi Keluang, Aji Saputra Keluang, Mukasafa Keluang, Dwi Setiawan Keluang, M Aji Saputra Lais, Rully Lais, Wawan Sumadi Lawang Wetan, Rafli Sekayu, dan M. Riski dari Kecamatan Sekayu
Sementara dari Grup C dan D, M. Sepo Nugroho Kecamatan Sungai Keruh, Jalil Sungai Keruh, M. Misal Linus Sungai Keruh, Malik firzal Sungai Keruh, Esiska Setiawan Sungai Keruh, Romi dermawan Sungai Keruh, Risky Bayu Alfarizi Sungai Keruh, Anjali Rahman Jirak Jaya, Tri Cahyo Santoso Jirak Jaya, Wahyu Gilang Bhayangkara, Septian Bhayangkara, dan Safran dari Tim Bhayangkara FC Muba.
Plt Bupati Muba Beni Hernedi SIP yang sekaligus menutup gelaran Liga MCF sangat mengapresiasi atas suksesnya hajat yang cukup besar tersebut dimasa pasca pandemi Covid-19, berkat dukungan serta kolaborasi semua pihak, termasuk masyarakat, dan terutama MCF yang beranggotakan para pimpinan perusahaan beroperasi di wilayah Kabupaten Muba.
“Sukses nya liga ini atas kolaborasi dan kerjasama antar semua pihak, masyarakat juga, ini suatu hal yang positif bagi kabupaten kita. Saya kira tidak banyak ditempat lain, menyelenggarakan liga setelah selesai Corona Muba dengan zona hijau melakukan kegiatan seperti ini dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” ujar Beni.
Terkait dengan pemain yang disaring berhasil disaring, menurutnya dalam memunculkan talenta baru memang perlu diadakannya sebuah kompetisi seperti Liga MCF.
“Liga MCF ini bagian upaya kita untuk mencari bibit, memunculkan talenta dari dalam Muba sendiri untuk ditindaklanjuti atau masuk dalam pembinaan kesebelasan Muba U-20 , ini luar biasa sekali. Memang diperlukan kompetisi kalau tidak seperti itu dari mana kita harus melihat talenta, kalau tidak dari sebuah kompetisi,” tandasnya.
Ketua ASKAB PSSI Muba Ahmad Toyibir mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung penuh Liga MCF yang dimulai sejak 7 Februari 2022 sehingga berjalan dengan lancar.
“Terima kasih kepada seluruh jajaran MCF. dengan adanya MCF ini, yang diisi para pimpinan perusahaan dapat menjadi wadah, dan menyumbangkan pemikiran mereka untuk kemajuan sepakbola di Muba. Diharapkan kedepannya MCF, tidak hanya mendukung sepakbola saja tapi juga cabor lainnya. Terimakasih juga kepada seluruh jajaran perangkat daerah yang telah mensupport kegiatan ini, baik tenaga kesehatan pihak keamanan, Sat Lol PP, TNI, Polri, para insan pers, dan penggiat medsos yang telah bersinergi selama ini mengekspos kegiatan dan sebagainya,” ucapnya.
Sementara itu Ketua Umum MCF Purwanto berikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Muba yang saat ini dinahkodai Plt Bupati Muba Beni Hernedi SIP yang telah menciptakan kemudahan berusaha dan iklim investasi kondusif. Untuk itu ia mengaku memang bertekad mensukseskan Liga MCF untuk yang pertama kali tersebut.
“Harapan kita, tentu harapan Pak Plt Bupati juga, dari liga MCF ini semoga jiwa sportifitas, disiplin, dan kebersamaan dapat menular kepada insan individu masyarakat Muba,” pungkasnya.
Hal tersebut terlihat dalam unggahan di akun Instagram resmi BWF, tak lama usai Bagas/Fikri mengalahkan Hendra/Ahsan pada Minggu (20/3).
"Itu adalah pertandingan yang emosional," tulis BWF di kolom caption.
"Para junior bangga dengan kemenangan ini; di saat bersamaan The Daddies (julukan Hendra/Ahsan) bangga dengan pencapaian penerus generasi mereka," tambah BWF.
Apa yang dituliskan oleh BWF sejatinya bukan isapan jempol belaka, mengingat keberhasilan Bagas/Fikri juara All England 2022 bukan karena kebetulan saja.
Pasalnya, perjalanan Bagas/Fikri untuk menjuarai All England 2022 bisa dibilang sangat amat terjal.
Di babak 16 besar, Bagas/Fikri mengalahkan ganda putra andalan Malaysia, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi, yang juga peraih medali perunggu di World Badminton Championship (WBC) 2021 lalu.
Lalu di babak 8 besar All England 2022, Bagas/Fikri mengalahkan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, peraih medali emas WBC 2021.
Pada babak semifinal, Bagas/Fikri mengalahkan Kevin/Marcus yang merupakan unggulan nomor satu All England 2022, dan juara bertahan dari All England 2017 serta 2018.
Kemudian di final, Bagas/Fikri mengalahkan Hendra/Ahsan yang berstatus sebagai unggulan kedua dan jawara All England 2014 serta 2019.
Sumber : genpi.co
PALEMBANG, INFOSEKAYU.COM – Sebanyak enam tim bakal berebut tiket pada kompetisi Piala Soeratin U-17 zona Sumsel, yang mulai dihelat di Stadion Talang jimar, Prabumulih, Selasa (11/1/2022).
Enam tim yang dibagi menjadi dua grup tersebut, mempertemukan PS Palembang, Persimuba dan Persegrata di Grup A dan Persipra Prabumulih, Persila Lahat, OKU timur di Grup B.
Terlihat jelas, perseteruan antara PS Palembang dan Persimuba kembali hadir pada Soeratin U-17 ini, setelah sebelumnya kedua rival ini bentrok di Piala Gubernur dan Liga 3 Indonesia zona Sumsel.
Manajer Tim Soeratin U-17 PS Palembang, Jimmy Alamsyah Putra mengatakan, pihaknya tidak memikirkan atau memilih PS Palembang harus berada di grup apa.
“Kami hanya fokus pada persiapan tim, bertemu dengan siapa pun termasuk Persimuba ya sama saja, tentu baik kami atau tim lain ya sama-sama ingin menang,” ujar dia, Senin (10/1/2022).
Jimmy mengungkapkan, secara teknis persiapan PS Palembang pada Soertain U-17 ini telah berjalan sesuai dengan program tim pelatih.
“Kami (PS Palembang) punya semangat baru. Setelah sebelumnya lolos zona nasional Liga 3 Indonesia, kami juga berharap di level junior ini bisa mendapatkan hasil yang sama, juara di Sumsel,” ungkap dia.
Pada laga pertama besok, Laskar Segentar Alam, julukan PS Palembang, akan menghadapi Persimuba pukul 13.30Wib di Stadion Talang Jimar, Prabumulih. Kemudian untuk partai kedua menghadapi Persegrata, Kamis (13/1/2022) pukul 15.30WIB.
Sumber : fornews.co
Infosekayu.com - Singapura diduga berniat curang menjelang lawan Timnas Indonesia, pihak AFF pun turun tangan untuk mencegahnya.
Federasi Sepak bola Singapura (FAS) berulah menjelang laga antara Timnas Indonesia vs Singapura yang akan digelar di National Stadium, Singapura pada Rabu (22/12).
Hal ini bermula dari pemberitahuan resmi FAS yang melarang pendukung skuad Garuda untuk membawa bendera Merah-Putih ke dalam stadion di semifinal Piala AFF 2020.
Pemberitahuan yang dipublikasikan melalui Facebook FAS tersebut menjelaskan bahwa larangan tersebut terkait dengan hukuman Badan Anti-doping Dunia (WADA) terhadap Lembaga Anti-doping Indonesia (LADI).
Pengingat untuk semua teman-teman Indonesia yang menuju Stadion Nasional hari ini: Mohon diinformasikan bahwa Badan Anti-Doping Dunia (WADA) telah melarang bendera nasional Indonesia di semua acara olahrag," tulis FAS.
"Karena ketidakpatuhan terhadap Kode Anti Doping Sedunia. Kami ingin meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan," terangnya 18 Desember lalu.
Pengumuman tersebut sontak mendapat kritikan keras dari para pendukung Timnas Indonesia karena sebagaimana diketahui WADA tidak melarang adanya bendera di tribun penonton.
Bahkan pemberitahuan tersebut diduga menjadi cara FAS untuk menekan dominasi pendukung Timnas Indonesia dalam laga kontra Singapura mendatang.
Kemungkinan tersebut diperkuat, usai sebelumnya para fans Thailand diperbolehkan membawa bendera negaranya ketika tim berjuluk Gajah Putih tersebut melawan Timor Leste di Stadion Nasional, Singapura.
Namun, permasalahan ini segera ditangani oleh AFF yang merilis pernyataan resmi bahwa memperbolehkan pendukung Timnas Indonesia dan Thailand yang mendapat hukuman serupa untuk membawa bendera nasional.
Dalam pertanyaan yang dirilis pada Senin (20/12), AFF menjelaskan keputusan tersebut diambil setelah berkonsultasi dengan WADA dan Badan Anti-doping Asia Tenggara (SEARADO).
Sumber : GenPI.co
Skuad besutan pelatih Edy Iswantoro itu mengumpulkan 5 poin hasil dua kali imbang dan sekali menang. Dengan hasil tersebut menempatkan Persipra di posisi runner up grup A.
Sementara itu Persimuba juga memantapkan langkah ke fase the Big Four, setelah sukses menaklukan PS Banyuasin 2-1 di Stadion Ria Jaya Pertamina, Minggu (12/12).
Anak asuh Hendri Wicaksana sukses kumpulkan tujuh poin hasil dari tiga laga dengan catatan dua kali menang dan sekali imbang.
Pertandingan berjalan seru. Kedua kesebelasan sama-sama saling jual beli serangan. Namun klub kebanggaan masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin berhasil unggul cepat saat laga baru memasuki menit 7 lewat aksi individu Azzaki. Pemain nomor punggung 14 berhasil melewati pemain belakang PS Banyuasin kemudian menceploskan bola dengan keras ke sudut kanan gawang.
Persimuba menambah gol pada menit 57 melalui kaki sang bomber Tomi Darmawan. Pemain nomor jersey 7 ini crosing ke arah gawang PS Banyuasin sempat ditepis penjaga gawang namun bola masuk ke jalannya sendiri.
PS Banyuasin sempat memperkecil kedudukan menjadi 1-2 pada menit 18 lewat gol Joko Suprihatin. Berawal dari tendangan sudut pemain nomor punggung 7 ini mampu heading bola sembari terbang, bola sempat ditepis penjaga gawang, namun bola tetap masuk.
Usai laga Hendri Wicaksana Pelatih Kepala Persimuba mengaku bersyukur. "Alhamdulillah, kita meraih kemenangan hari ini dan memastikan lolos ke babak empat besar," kata Hendri Wicaksana yang juga pelatih di PPLP-D Kabupaten Musi Banyuasin ini.
Lebih lanjut pria yang berprofesi sebagai guru olahraga di SMA N 1 Sekayu ini mengapresiasi perjuangan pemain di lapangan. "Anak-anak main sesuai skema. Anak-anak main dengan motivasi tinggi dan lebih sabar," sambung mantan pelatih Porwil Sumsel ini.
Pada Babak Empat Besar dengan sistem pertandingan setengah kompetisi Persimuba ditemani Persipra Prabumulih tinggal menunggu dua tim dari grup B yang sore ini juga melakoni pertandingan pamungkas. "Kita siap hadapi empat besar. Sama seperti hadapi babak sebelumnya tetap fokus dan all out setiap pertandingan. Bagi kami setiap laga adalah final," pungkasnya.
Sumber : rmolsumsel

