Articles by "Pilkada Muba"
Tampilkan postingan dengan label Pilkada Muba. Tampilkan semua postingan

Infosekayu.com- H-4 menjelang pemilukada serentak yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 juni 2018 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musi Banyuasin mulai mendistribusikan logistik pemilu ke Kecamatan yang ada di Kabupaten Muba, Sabtu(23/6).

Pemberangkatan logistik dari gudang KPU tersebut mendapat pengawalan ketat dari personel polres Muba yang dipantau langsung oleh Kapolres Muba Akbp Andes Purwanti, S.E., M.M yang sekaligus pelepasan secara simbolis oleh ketua Kpu Muba, Kapolres muba, Dandim 0401, Sekda Muba dan Bawaslu yang ditandai pemecahan kendi.

Kapolres Muba melalui Kabag Ops Kompol Erwin Manik dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa sejumlah personel pengawalan yang dilengkapi senjata laras panjang dan melekat dengan kendaraan truk pengangkut logistik hinga tiba dilokasi pengawalan dan langsung dijaga pula oleh personil yang ditugaskan untuk pengamanan kotak surat suara hingga hari “H” dan sesudahnya nanti yang terus akan dikawal.

“Pendistribusian ini dilaksanakan selama dua hari, pada hari Sabtu 23-6-2018 dan  Minggu 24-6-2018 yang terbagi beberapa kecamatan dan yang kita kawal hari ini ke kecamatan Lalan, Bayung Lencir, Tungkal Jaya, Sungai Lilin, Babat Supat, Sanga Desa, Plakat Tinggi selebihnya kita laksanakan esok hari sesuai dengan jadwal Kpu Muba, meliputi kotak suara, bilik suara, surat suara, DPT dan lain sebagainya.”

Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa pengawalan dilakukan untuk memperlancar jalannya pendistribusian serta untuk memastikan kegiatan ini berlangsung dengan aman tanpa adanya gangguan dan tiba tepat waktu sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Selain pengawalan, personel polisi juga melakukan pengamanan dan patroli di KPU dan Bawaslu selama tahapan Pemilu ini berlangsung. (Edp)




Sekayu, infosekayu.com -Komisi Pemilihan Umum Daerah Musi Banyuasin (KPUD Muba) melakukan pleno penetapan calon Bupati dan calon Wakil Bupati terpilih pada Pilkada Muba 2017 di ruang media center KPU Muba, Senin (20/03/2017.
Ketua KPUD Muba, H Ahmad Firdaus Marvels, mengatakan KPUD Muba telah melakukan rapat koordinasi dalam membahas rencana rapat pleno penetapan Paslon terpilih pada Pilkada Muba 2017.Rapat pleno penetapan tersebut dilakukan, karena Pilkada Muba tidak termasuk dalam buku Mahkamah Konstitusi terkait registrasi permohonan perselisihan hasil pemilihan dalam Buku Registrasi Perkara Konstitusi (PRPK), tanggal 13 Maret 2017 terhadap 50 permohonan di 47 daerah di Indonesia.
"Ya, sesuai surat PKPU RI nomor 225/KPU/III/2017 tanggal 13 Maret 2017 perihal keterangan Mahkamah Konstitusi tentang permohonan perselisihan hasil pemilihan yang telah diregistrasi. Maka kita KPUD Muba tidak termasuk dalam daerah selisih dalam Pilkada," kata Firdaus.
Berikut berita acara rapat pleno KPU nomor: 32/BA/III/2017 tentang penetapan pasangan calon terpilih Bupati dan Wakil Bupati dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Musi Banyuasin tahun 2017 pada hari senin tanggal 20 Maret 2017 pukul 10:45 wib KPU Muba telah melaksanakan rapat pleno untuk menetapakan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih, data yang dipergunakan dalam penetapan paslon pertama, Berita acara tentang rekapitulasi hasil perhitungan suara pemilihan Bupati dan wakil bupati (Model DB-KWK) tanggal 23 Februari 2017. Kedua, sertifikat rekapitulasi hasil perhitungan suara pemilihan (Model DB1-KWK) tanggal 23 Februari 2017. Ketiga, keputusan KPU Muba nomor: 57/Kpts/KPU-Kab/006.435410/2017 tentang penetapan rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara dan hasil pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2017. Keempat, surat Keputusan KPU RI nomor: 225/KPU/III/2017 tanggal 13 Maret 2017 beserta lampiran. Kelima, surat MK nomor: 32/PAN.MK/3/2017 tanggal 13 Maret 2017. Maka dari itu rapat pleno KPU Muba memutuskan pasangan calon terpilih Bupati dan Wakil Bupati Muba adalah H. DODI REZA ALEX NOERDIN dan BENI HERNEDI.
Hadir dalam rapat pleno tersebut Penjabat Bupati Muba H Yusnin  Asisten I Setda Muba H  Rusli  SP MM. Kaban Kesbangpol Muba  H M Soleh Naim SE MM dari perwakilan partai pengusung, dan Paslon terpilih H Dodi Reza Alex dan Beni Hernedi, selepas dari rapat pleno rombongan paslon terpilih dijamu makan siang oleh PJ Bupati Muba dan jajaran kepala OPD  Pemkab Muba di Griya Bumi Serasan Sekate.(LS)

Sekayu, infosekayu.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muba harus menunggu surat keputusan (SK) Mahkamah Konstitusi (MK) untuk melaksanakan penetapan pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Muba terpilih. Ini sesuai surat edaran (SE) KPU RI No 199 Tahun 2017. Padahal tidak ada paslon yang mengikuti Pilkada Muba mengajukan permohonan perselisihan hasil pemilih (PHP).


Akibatnya, jadwal penetapan paslon Bupati dan Wakil Bupati Muba terpilih ditunda dari jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya. “Sesuai tahapan PKPU, jadwal penetapan paslon Bupati dan Wakil Bupati terpilih dilakukan 8-10 Maret,” kata H Ahmad Firdaus Marvels SE MSi, Ketua KPU Kabupaten Muba, kemarin. 

Berdasarkan perolehan suara terbanyak, paslon nomor urut 1, Dodi Reza Alex dan Beni Hernedi ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Muba terpilih. Sedangkan MK baru melaksanakan sidang PHP yang diajukan 42 kabupaten/kota serta Provinsi pada 13 Maret mendatang. Karena itu, KPU Kabupaten Muba menunggu hasil keputusan MK baru bisa menetapkan pasangan terpilih.

“Kita (KPU Muba) berkoordinasi dengan Panwaslu dan KPU Provinsi Sumsel mengenai keputusan MK ini,” ungkapnya. Diperkirakan pelaksanaan penetapan paslon Bupati dan Wakil Bupati terpilih ditund sekitar satu minggu dari jadwal yang sudah ada. Sebab, lanjut Ahmad Firdaus, keputusan MK tersebut menjadi persyaratan bagi Kementrian Dalan Negeri (Kemendagri) mengeluarkan SK pelantikan Bupati dan Wakil Bupati.

Mulai dari pengajuan SK ke DPRD Kabupaten Muba, Gubernur Sumsel serta Kemendagri. “Keputusan MK itu kemungkinan berisi penjelasan Pilkada Muba tidak ada perselisihan atau permasalahan,” imbuhnya. Selain itu, ungkap dia, karena pelaksanaan Pilkada dilakukan serentak se-Indonesia, jadwal penetapan juga dilakukan bersamaan.


KPU Kabupaten Muba sendiri, tambah Ahmad Firdaus, menargetkan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati periode 2017-2022, bisa dilaksanakan pada April mendatang seperti tidak akan terealisasi. “Kemungkinan pelantikan dilaksanakan serentak dan sesuai jadwal pada Juni mendatang,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Dodi-Beni, Hasan Usman mengaku, pihaknya belum menerima pemberitahuan KPU Kabupaten Muba perihal penundaan penetapan paslon Bupati dan Wakil Bupati terpilih. “Sebenarnya kita menyayangkan, kenapa penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih ditunda,” ungkapnya. Sebab pelaksanaan Pilkada Muba tidak ada perselisihan. 

Terpisah, Kapolres Muba AKBP Julihan Muntaha Sik melalui Kabag Ops Polres Muba Kompol Janton S mengatakan, aparat kepolisian akan berkoordinasi dengan KPU Kabupaten Muba mengenai waktu penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih. “Kita akan menerjunkan pengamanan maksimal. Sebanyak 310 aparat kepolisian Polres Muba dan 65 personil BKO Brimob akan dilibatkan dilengkapi persenjataan dan mobil baracuda,” tegasnya. (red/sumeks)
Serasan Jaya, infosekayu.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Musi Banyuasin Menggelar Prapat Pleno dan Penetapan Rekapitulasi Hasil penghitungan  suara hasil pemilihan bupati dan wakil bupati Musi banyuasin 2017, Kamis (23/02). Meski ada aksi Walk Out (WO) dari saksi Paslon No. 2. Hal tersebut tidak menggangu keabsahan hasil pleno tersebut.
Ketua KPU Muba, H Ahmad Firdaus Marvels, menanggapi aksi meninggalkan ruang rapat pleno dari tim paslon no 2, menyampaikan, kalau pihaknya (KPU Muba) hanya menjalankan regulasi tentang penetapan pleno.
“Regulasi kami hanya menjalankan pleno dan tidak mempunyai kewenangan untuk itu. Jadi pleno tetap kita lanjutkan dan sudah disetujui oleh panwas, saksi paslon no 1, pihak kepolisan dan lainnya,” kata Firdaus.
Sambung dia, dari hasil rapat pleno, Paslon nomor urut 1 Dodi Reza- Beni Hernedi, memperoleh 212.800 suara atau 78,51%. Kemudian Paslon nomor urut 2 Amiri Aripin-Ahmad Thoha mendapatkan 58.244 suara atau 21,49% lebih. Adapun total pengguna hak pilih pada pencoblosan 15 Februari lalu mencapai 276.126 dari total DPT di Muba, mencapai 468.390 jiwa atau berkisar 60%. Jumlah suara sah 271.044 dan suara tidak sah 5.082.
“Memang tadi data yang masuk ada sedikit kekeliruan input data kawan-kawan pada tiap TPS, dan sudah diperbaiki pada pleno kabupaten. Tapi, walaupun ada perbaikan tetap tidak mempengarhui hasil,” tegasnya.
Ketua Panwaslih Muba, Andi Gunawan menambahkan, dalam pleno yang digelar KPU Muba, ada terjadinya kesalahan. Jadi perbaikan yang sudah dilakukan harus dimasukan dalam form. “Tadi ada beberapa kekeliruan kawan-kawan PPK, seperti penulisan angka dalam nomor kelamin. Jadi hendaknya perbaikan tadi dituangkan dalam berita acara,” ucapnya.

Ketika disinggung mengenai aksi walk out dari tim sukses no 2, pihaknya menjawab bahwa yang dilakukan itu hak dari masing-masing tim. “Itu hak dari mereka, untuk menyampaikan aspirasi mereka,” pungkasnya. (red/iz)
aparat kepolisian mulai bersiaga di depan gedung KPU Muba

Serasan Jaya, infosekayu.com - Agenda penting Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Pilkada Muba 2017 di tingkat Kabupaten di Gedung KPU Muba Hari ini Kamis (23/02), mendapat pengawalan serius dari Pihak Kepolisian. 
Kapolres Muba, AKBP Julihan Muntaha SIk, melalui Kabag Ops Kompol Janton Silaban mengatakan, untuk pengamanan pada rapat pleno tingkat kabupaten ini, pihaknya akan menerjunkan 486 personel keamanan dari pihak kepolisian, semua kemanan dari pihak kepolisian yang terdiri  dari Brimob 141 personel, Dalmas Polda 35 personel dan sisanya dari anggota Polsek dan Polres Muba.
“486 personil kita siagakan di Gedung KPU Muba, karena rencananya besok (hari ini - red) juga akan ada aksi damai. Oleh karena itu kita menerjunkan tim untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu, kita menutup jalan Merdeka dengan radius 50 meter dari gedung KPU Muba,” terangnya.
Selain itu, Sambung Janton, pihaknya terus melakukan patroli gabungan di pemukiman ramai penduduk serta objek vital lainnya demi memberikan rasa aman bagi masyarakat pasca pelaksanaan pilkada di Bumi Serasan Sekate tersebut. (red/iz).

Serasan Jaya, infosekayu.com - Hari Ini, Kamis (23/02)  Komisi Pemilihan Umum Musi Banyuasin (KPU Muba), akan menggelar rapat Pleno rekapitulasi surat suara pasca pencoblosan Pilkada 15 Ferbruari lalu. 
“Sekitar pukul 09.00 WIB kita akan menggelar pleno tingkat kabupaten, Agenda pada pleno tersebut, melakukan penghitungan keseluruhan dari rapat pleno tingkat kecamatan oleh PPK,dan akan dihadiri oleh tim sukses dari masing-masing paslon” ujar Firdaus kepada wartawan, Rabu (22/02).
Firdaus berharap, dalam pleno nanti tidak terjadi hambatan dan masalah, karena pelaksanaan Pilkada Muba, harus menjadi yang terbaik. “Kita berharap pelaksanaan Pilkada Muba, sudah mendapatkan kategori terbaik dalam pelaksanaan. Karena kita beberapa waktu lalu berhasil melakukan hitung scan C1 tercepat pada delapan daerah yang melangsungkan Pilkada,” katanya.
Terkait tentang adanya rencana aksi damai, Firdaus sudah berkoordinasi dengan pihak polres muba agar dapat melakukan tugas pengamanan pada rapat pleno tingkat kabupaten ini.
"Polres Muba sudah kami koordinasikan, sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menciptakan rasa aman dalam setiap tahapan pilkada Muba 2017, tutupnya.  (red/iz)


Palembang, infosekayu.com - Meski penetapan calon bupati dan wakil bupati belum resmi diumumkan, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) bertekad terus mengawal pasangan calon Bupati- Wakil Bupati Dodi Reza Alex- Beni Hernedi (Dodi-Beni) yang unggul dalam perolehan suara di Pilkada Musi Banyuasin (Muba). 

Ketua DPD PDIP Sumsel, Giri Ramanda mengatakan pihaknya berterima kasih kepada semua pihak yang telah mensukseskan pilkada Muba sehingga berjalan dengan baik dan lancar. 

Dari rekapitulasi PPK, pasangan Dodi-Beni unggul dengan perolehan 78,51 persen, sementara pesaingnya 21,49 persen. Dengan tingkat partisipasi pemilihan disangka 59 persen. 

"Kita mengapresiasi kinerja KPU Muba dan semua masyarakat Musi Banyuasin," kata Giri dalam keterangan persnya di Kantor DPD PDIP Sumsel, Senin (20/2).

Ketua DPC PDIP Muba, Yakub Suprianto menambahkan pihaknya bersyukur dan berbahagia dengan kemenangan yang diraih pasangan calon Bupati-wakil Bupati yang diusung PDIP. 

"Terimakasih masyarakat Muba, PDI Perjuangan akan terus mengawal supaya pasangan ini menjalankan tugasnya sebagai pemimpin Muba dengan menepati janji politiknya dan menjalankan program visi misi pada masa kampanye," tegas Yakub.

Sementara, Beni Hernedi mengaku akan berkoordinasi dengan pasangannya untuk menjalankan program 100 hari kepemimpinannya. 

Disisi lain, Beni menambahkan akan memberantas praktik korupsi yang sempat mencoreng pemeritah kabupaten Muba. 

"Kami berkomitmen sesuai pakta integritas yang ditandatangani. Pemerintah yang bersih dapat terwujud kalau ada tauladan dari pemimpin. Dengan pengalaman dua tahun lalu yang saya masih terbayang. Kami akan tingkatkan pengawasan, DPRD, internal dan inspektorat di Muba," tutupnya. (red/rm)



Palembang, infosekayu.com - Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Agung Budi Maryoto, Kamis sore (16/2) mendatangi Kantor DPRD Sumsel untuk menyampaikan laporan keamanan pilkada Muba yang baru saja digelar kemarin (15/2). 

“Hanya melaporkan suasana keamanan Sumsel dan pilkada Muba, sebagai wakil rakyat kita berikan laporannya,” kata Kapolda usai bertemu Ketua DPRD Sumsel, Giri Ramanda. 

Dikatakannya, suasana terkini selama pilkada berlangsung hingga kini berjalan lancar aman dan kondusif. “Aman aman saja. Tidak ada gejolak-gejolak dari masyarakat,” ujarnya. 

Meski demikian, pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap situasi di Muba. 

Sementara itu, Ketua DPRD Sumsel, Giri Ramanda bersyukur dengan suasana yang kondusif di Kabupaten Muba selama pilkada berlangsung. 

“Alhamdulillah suasananya kondusif. Tidak ada gejolak di masyarakat,” pungkas Giri. (red/rmol).



Serasan Jaya, infosekayu.com - Akhirnya data tabulasi pindai dan scan Form C, C1 dan lampiran C1, Sistem Informasi Penghitungan Suara (SITUNG) tepat pukul 15.06 WIB, hari Kamis, 16/02. Genap masuk 100 persen.

Seperti terlihat dalam ruang rapat KPU Kab. Muba, Ketua KPU Kab. Muba, H. Ahmad Firdaus Marvel menyaksikan secara langsung hasil seratus persen tabulasi ditunggu.

Sementara Pilkada daerah lain, masih sedang menyelesaikan proses input dan scan, Kab. Muba sudah terdepan menyelesaikannya, hal ini terbukti pada portal resmi KPU RI.

Menurut Ketua KPU Kab. Muba, H. Ahmad Firdaus Marvel merasa bersyukur proses situng yang ditetapkan oleh KPU RI dapat diselesaikan dengan lancar dan baik, ini berkat kerjasama dan bantuan dengan semua Pihak.

"Terimakasih kepada seluruh staf yang telah bekerja dan lembur semalam suntuk ini bentuk mereka punya rasa tanggung jawab terhadap tugasnya, Kami atas nama KPU Kab. Muba merasa bangga dan berterimakasih atas dedikasinya. Kita buktikan pilkada Muba terbaik di Indonesia", menurut H. Firdaus yang juga aktif di berbagai organisasi ini.

Sementara data akhir situng perolehan pasangan Dodi Beni memperoleh 78,49 % atau 212.350 suara, sedangkan pasangan Amiri Toha memperoleh 21,51 % atau 58.197 suara.(ril/yud)


Serasan Jaya, infosekayu.com - Kunjungan Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan RI, yang dipimpin oleh Brigjen TNI Sigit Priyono dan rombongan memantau Sistem Penghitungan (Situng) KPU RI diruang rapat KPU kab. Muba, (16/02).

Brigjen TNI Sigit Priyono yang menjabat sebagai asisten deputi VII Kominfo Menkopulhukam RI, bertanya langsung kepada salah satu operator situng di KPU Kab. Muba, Romadhon, beliau menanyakan apa yang dilakukan KPU Kab. Muba, melalui situng KPU, bahwa data C, C1 dan lampiran C1 sudah diimput oleh KPU Kab. Muba sebanyak 1.246 TPS atau sudah 83,6 %. Bahwa scan dan pengiriman C1-Final tidak akan bisa dirubah oleh siapapun oknum yang mau merubahnya karena bisa masuk ranah pidana pilkada Ujar Sigit yang juga masih aktif di TNI angkatan udara RI.

Selanjutnya rombongan yang diterima oleh Ketua KPU Kab. Muba, H. Ahmad Firdaus Marvel mengajak rombongan keruang kerjanya. Kunjungan Menkopolhukam RI, selain Brigjen TNI Sigit Priyono, didampingi oleh Ibu Sakti Yulianti, SE dan Bapak Enggar Sudrajat, SE dari Kabid deputi VI Kemenkopulhukam. Selain itu rombongan didampingi juga oleh Kadiskesbangpol Kab. Muba, H. Soleh Naim.

H. Ahmad Firdaus Marvel memaparkan kepada Pihak Kemenkopulhukam RI,  Pilkada Muba sudah berjalan dengan baik sampai saat ini, soal partisipasi pemilih, pihak penyelenggara sudah semaksimal mungkin melakukan sosialisasi, kendala yang dihadapi KPU Kab. Muba saat ini, masih ada pengiriman formulir C1 dan kotak suara dibeberapa tps yang mengalami kesulitan dalam transportasinya.

Pleno tingkat kecamatan akan dilakukan mulai tgl 16 s.d 22 Februari 2017 sedangkan KPU Kab. Muba akan melakukan pleno tanggal 22 - 24 Februari 2017, ujar H. Firdaus. Kunjungan yang dimulai pukul 10.30 Wib berakhir pada pukul 11.30 Wib. Kemengkopulhukam RI menerjunkan seluruh tim di 101 daerah yang melakukan Pilkada. (ril/hum).


Palembang, infosekayu.com - Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin yang juga orang tua dari calon Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex membantah kemenangan putranya di pilkada Muba sebagai politik dinasti. 

Berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count lembaga survei Charta Politika, calon Bupati Muba nomor urut 1 itu, unggul jauh dari pesaingnya Amiri Aripin - Ahmad Toha. 

“Jadi ini nggak bisa orang katakan politik dinasti dan sebagainya,” tegas Alex saat memantau langsung quick count dikediaman pribadinya di Jalan Merdeka, Palembang, Rabu (15/2). 

Menurut Alex, menjadi seorang Bupati butuh perjuangan dan ridho dari Allah serta amanat dari masyarakat. 

“Ini bukan warisan. Bukan kerajaan jadi bupati. Ini karena perjuangan, karena ridho Allah dan juga amanat rakyat,” ujar Alex. 

Ditambahkannya, Dodi Reza pernah gagal. Namun selama 8 tahun putra sulungnya itu telah berkiprah di kancah nasional. Sehingga Alex meyakini putranya dapat menjadi bupati sesuai kehendak rakyat. 

Jika terpilih sebagai Bupati, Alex menyarankan agar putranya segera memperbaiki jalan rusak. Dan memprioritaskan program air bersih, sekolah, dan layanan pengobatan. (red/rmol).


Sekayu, infosekayu.com - Berdasarkan data hasil penghitungan suara sementara yang dimiliki Badan Kesbangpol Musi Banyuasin (Muba), pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Bumi Serasan Sekate, Rabu (15/02) kemarin, tercatat bahwa pasangan calon (Paslon) Bupati- Wabup nomor urut 1 (Dodi Reza-Beni Hernedi) menang mutlak 78% (208.356), atas lawannya Amiri Arifin-Ahmad Thoha, yang hanya mengumpulkan suara 56.504 atau 22%.
Kepala Kesbangpol Muba HM Soleh Na’im SE MM menyampaikan, perolehan suara tersebut baru beraifat sementara. Sebab, belum 100% data yang diterima mengingat masih ada beberapa desa dari 240 desa di Muba, yang belum masuk penghitungan seperti, Desa Sako Suban, dan Desa Pangkalan Bulian, Kecamatan Batang Hari Leko; Desa Muara Merang, Kecamatan Bayung Lencir; dan Desa Suka Damai, Kecamatan Tungkal Jaya.
Berikut rincian hasil penghitungan sementara Pilkada Muba 2017 berdasarkan kecamatan di daerah ini sebagai berikut:
1. Kecamatan Sekayu; DPT (61.105), partisipasi (37.440), suara sah (36.809), tidak sah (631), perolehan suara paslon 1 (31.999), paslon 2 (4.810);
2. Lawang Wetan; DPT (20.707), partisipasi (10.204), suara sah (9.946), tidak sah (258), paslon 1 (6.689), paslon 2 (3.257);
3. Babat Toman; DPT (25.057), partisipasi (14966), suara sah (14.690), tidak sah (276), paslon 1 (12.031), paslon 2 (2.659);
4. Sanga Desa; DPT (25.616), partisipasi (13661), suara sah (13.343), tidak sah (318), paslon 1 (9.586), paslon 2 (3.757);
5. Sungai Keruh; DPT (32.443), partisipasi (18803), suara sah (18.803), tidak sah (0), paslon 1 (15.573), paslon 2 (3.230);
6. Plakat Tinggi; DPT (18.460), partisipasi (13517), suara sah (13.174), tidak sah (343), paslon 1 (11.586), paslon 2 (1.588);
7. Keluang; DPT (24.210), partisipasi (16.157), suara sah (15.911), tidak sah (246), paslon 1 (13.157), paslon 2 (2.754);
8. Batang Hari Leko; DPT (17.904), partisipasi (7.781), suara sah (7.648), tidak sah (133), paslon 1 (5.757), paslon 2 (1.891);
9. Lais; DPT (45.245), partisipasi (22.980), suara sah (22.675), tidak sah (305), paslon 1 (16.444), paslon 2 (6.231);
10. Babat Supat; DPT (26.276), partisipasi (15.317), suara sah (15.195), tidak sah (122), paslon 1 (11.380), paslon 2 (3.815);
11. Sungai Lilin; DPT (42.349), partisipasi (26241), suara sah (26.201), tidak sah (40), paslon 1 (18.701), paslon 2 (7.500);
12. Tungkal Jaya; DPT (36.432), partisipasi (20.174), suara sah (19.953), tidak sah (221), paslon 1 (14.784), paslon 2 (5.169);
13. Bayung Lencir; DPT (58.726), partisipasi (30.703), suara sah (30.292), tidak sah (411), paslon 1 (22.385), paslon 2 (7.907); dan
14. Kecamatan Lalan; DPT (30.379), partisipasi (20.430), suara sah (20.220), tidak sah (210), paslon 1 (18.284), paslon 2 (1.936).
Total seluruh; DPT (464.909), partisipasi (268.374), suara sah (264.860), tidak sah (3514), paslon 1 (208.356), paslon 2 (56.504), golput (196.535).
(Sumber data: Badan Kesbangpol Muba)
Cabup Muba Nomor Urut 1, H Dodi Reza Alex
Palembang, Infosekayu.com - Cabup Muba Paslon 1, H Dodi Reza Alex, menyatakan rasa syukurnya atas kemenangan dirinya bersama Beni Hernedi perolehan sementara hasil quick count lembaga survei Charta Politika atas rivalnya Amiri Aripin-Ahmaf Toha. 

Dari hasil quick count dengan data yang sudah masuk, pasangan no 1 unggul dari pasangan no 2. Paslon No 1 mendapat 77,1 persen. Sedangkan Paslon No 2 mendapat 22,9 persen. Dengan tingkat kepercayaan plus minus 99 persen margin of error plus minus 1 persen.

Sementara itu Dodi didampingi isterinya Tia Yufadha dan rombongan usai pencoblosan dari Sekayu di kediaman sang ayahanda Alex Noerdin Jl Merdeka Palembang, Rabu (15/2/2017) mensyukuri hasil sementara dengan tenang perolehan hasil suara, legitimasi dari pemilih lebih besar. Insya Allah ini baru pertama kali di pilkada muba, atau kepala daerah, baru pertama kali. Kemenangan ini seluruh berperan penting, yang memilih nomoir 1 yang ingin terjadi perubahan. Kita dijadikan pilkada ini membangun bersama. Saya akan ajak siapapun dari pihak Pak Amiri Aripin-Ahmad Toha kita rangkul," ujarnya.

Lanjut Dodi "Bahagia karena Pilkada Muba tidak terdengar adanya ribu- ribut aman dan kondusif, lancar prosesnya nanti, sampai di KPU tidak ada permasalahan tetap menunggu hasil rersmi dari KPU. Kita mengharapkan untuk tetap jaga kodusivitas," ungkapnya.

Sembari menunggu pengumuman hasil resmi KPU, Dodi mengaku banyak diskusi dengan tokoh-tokoh, mantan bupati untuk program ke depan.

"Melihat hasil ini tetap menunggu metode mendekatkan diri dengan masyarakat daerah lalan kedekatan sejarah dan, masyarakat sudah memang menginkan perubahan," kata mantan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI. (red/sripo)

Serasan Jaya, infosekayu.com - Suara dari pasangan calon (paslon) nomor urut 1 Dodi Reza Alex-Beni Hernedi, menang telak di Tempat Pemungutan Suara (TPS) masing-masing.
Pada TPS 11 Kelurahan Kayuara, Kecamatan Sekayu, tempat Dodi Reza Alex, paslon nomor urut 1 mampu menghasilkan 276 suara, sedangkan paslon nomor urut 2 Amiri Aripin-Ahmad Toha, hanya mendapatkan 31 suara. Pada TPS ini, surat suara sah sebanyak 307 dan surat suara tidak sah ada 7 lembar.
Sementara, di lokasi Beni Hernedi di TPS 1 Desa Tanah Abang, Kecamatan Batang Hari Leko, paslon nomor urut 1 berhasil mendulang 233 suara, sedangkan paslon nomor urut 2 Amiri Aripin-Ahmad Toha hanya mengumpulkan 20 suara. pada TPS ini jumlah surat suara sah 253 dan surat suara tidak sah 4 lembar. “Insyaallah dari real count kemenangan kita menjadi kenyataan. Tapi kami harap semua pihak untuk tidak melakukan euforia yang berlebihan,” ungkap Beni, saat ditemui di Sekretariat DPC PDIP Muba, Rabu (15/02), seperti dilansir fornews.
Beni melanjutkan, pihaknya akan mengetahui hasil perolehan suara dengan melakukan tabulasi suara. Memang, kalau dari perhitungan quict count sudah mencapai target kemenangan 80% suara dan itu sudah memuaskan. Jika memang rakyat Muba menentukan Dodi-Beni menang dalam Pilkada ini, maka pihaknya akan bekerja secara maksimal untuk rakyat Muba.
“Sekarang masih proses penghitungan dan pada tanggal 24 Februari nanti dilakukan penetapan rekapitulasi. Tidak usah anarkis. Dodi-Beni dan Amiri-Toha tu Bedulur. Saya akan mencoba membuka komunikasi kepada paslon nomor 2, sehingga apapun hasilnya maka yang kalah akan cepat move on” terangnya.
Sementara, Ketua DPC PDIP Muba Yakub Supriyanto, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Muba yang telah memberikan kepercayaan. Karena, kemenangan ini bukan untuk kedua pasangan, namun lebih kepada kemenangan masyarakat Muba sendiri. “Mudah-mudahan pasangan calon ini bisa menjalankan amanah sesuai janji politik untuk mewujudkan Muba Maju Berjaya,” ungkapnya.
Terkait hasil perolehan suara quick count, Supriyanto mengungkapkan, pihaknya tidak mau berandai-andai. Karena, pihaknya ingin mendapatkan data yang real berdasarkan hasil dari perhitungan TPS. Saat ini semua kader yang ditugaskan sedang menjemput data C1-KWK, dan walaupun kondisi sebagian Muba hujan deras, namun mereka tetap semangat. “Untuk realcount, kami masih harus menunggu semua data dari C1-KWK. Kalau dari quickcount jelas pasangan nomor urut 1 menang besar,” tandasnya. (adm01/fornew)

Serasan Jaya, infosekayu.com - Ada Empat lembaga survei dipastikan ikut meramaikan proses hitung cepat (quick count) di hari pencoblosan Pilkada Muba, 15 Februari 2017. Tentu selain Komisi Pemilihan Umum (KPU) Muba yang juga akan melakukan hitung cepat suara atau quick count.

Demikian dikatakan Ketua KPUD Muba Firdaus Marvel's Senin (13/2).

"Keputusan KPU Muba nomor 35.a/Kpts/KPU.Kab/006.435410/2017 tentang lembaga survei atau jajak pendapat dan penghitungan cepat hasil pada pemilihan bupati dan wakil bupati Muba tahun 2017 telah menetapkan empat lembaga survei untuk hitung cepat," katanya.

Empat lembaga survei yang ditetapkan telah diplenokan pada 1 Febuari lalu yakni Charta Politica, PT Indo Barometer, Media Research Center, dan Lembaga Kajian Publik Independen (LKPI).

Lanjut Firdaus,untuk mekanisme perhitungan cepat keempat lembaga survei itu, pihaknya tidak mengetahui persis, KPU hanya menerima surat masuk dari keempat lembaga tersebut.

“Mereka hanya memberitahukan atau meminta izin, sehingga dari pleno sendiri kita tetapkan empat yang nanti melakukan hitung cepat untuk Pilkada serentak 15 Febuari nanti,” jelasnya. (adm01).



Palembang, infosekayu.com - Guna mengawal pelaksanaan Pilkada Musi Banyuasin, sebanyak 960 personel dari seluruh jajaran di Polda Sumatera Selatan siap diturunkan.


Seluruh jajaran tersebut, terdiri dari 200 BKO personel dari Brimob Polda Sumsel serta anggota tambahan dari Polres Muba dan Polres Banyuasin.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Agung Budi mengatakan, seluruh petugas yang diturunkan telah diinstruksi untuk mengawal setiap pergeseran distribusi surat suara.

"Keamanan kotak suara tanggung jawab Polisi. Jadi benar-benar harus menempel" kata Agung di Polda Sumsel, Senin (13/2).

Sejauh ini, Agung mengungkapkan situasi keamanan di Muba dalam keadaan kondusif.

"Di Muba rata-rata daerah perairan. Sejauh ini keadaannya kondusif. Petugas juga mengawal distribusi suara, bahkan sampai ada rela basah-basahan," ujarnya. (adm).

Serasan Jaya, infosekayu.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musi Banyuasin, telah menerima laporan dana kampanye yang diberikan langsung oleh masing-masing tim pasangan calon nomor urut 1 Dodi Reza Alex-Beni Hernedi dan Pasangan nomor urut 2 Amiri Arifin-Ahmad Toha, kemarin Minggu (12/02).

"Ya kemarin tim pasangan calon telah menyampaikan laporan tersebut yang terdiri dari laporan penerimaan sumbangan dana kampanye dan laporan pengeluaran dana kampanye," ungkap ketua KPU Muba Ahmad Firdaus Marvel's  Senin (13/2).
Firdaus menyebutkan, yang pertama dilaporkan adalah data penerimaan sumbangan dana kampanye per tanggal 11 Februari pada saat akhir masa kampanye. Kedua daftar pengeluaran dana kampanye.

"Jadi dana kampanye yang dikeluarkan itu kemudian sudah dicatat di situ pengeluarannya, kemudian beserta saldo akhir dana kampanye, baik yang ada di rekening maupun di cash mereka," jelasnya.

Dari laporan tersebut, untuk total dana kampanye paslon nomor urut 1. H.Dodi Reza dan beni hernedi total Rp.1.807.473.613.64. saldo rek.khusus berjumlah. Rp.100.000.000. Sementara total dana kampanye paslon nomor urut 2. Amiri Aripin dan Ahmad Toha.total.Rp.1.662.386.250 saldo rek.khusus paslon 2.berjumlah. Rp.1.000.000.

"Setelah laporan ini diterima, KPU akan menyerahkan laporan ini ke akuntan publik untuk diaudit," terangnya.

Selanjutnya, akuntan publik akan menyampaikan hasil auditnya ke KPUD Muba. Setelah itu, KPUD akan menyampaikan hasil audit ke masing-masing pasangan calon.

"Setelah diaudit akuntan, kami akan mengumumkan ke publik, untuk waktunya masih akan dikordinasikan terlebih dahulu," tandasnya. (ril/yud)


Serasan Jaya, infosekayu.com - Sebanyak 302 kertas suara untuk Pilkada Musi Banyuasin (Muba) rusak. Sehari menjelang pencoblosan, KPU Muba memusnahkan surat suara dengan cara dibakar.
Menurut Ketua KPU Muba Akhmad Firdaus Marvels, pemusnahan yang mereka lakukan disaksikan oleh berbagai pihak.
"Ya, surat suara yang rusak telah dimusnahkan disaksikan oleh masing-masing pihak yakni pasangan calon, panitia pengawas, anggota Polri dan Kesbangpol," tutur Firdaus, Selasa (14/2/2017).
Surat suara yang dimusnahakan terdiri dari 32 lembar mengalami kerusakan dan 267 lembar diterima dalam kondisi kurang baik. Sehingga totalnya mencapai 302 surat suara yang dimusnahkan. (ril/yud)


Balai Agung, infosekayu.cm - Ketua Komisi Pemilihan Umum Musi Banyuasin (KPU Muba), H Ahmad Firdaus Marvel's mengingatkan kepada kedua pasangan calon (Paslon) Bupati-Wabup dan tim sukses (Timses) bahwa mulai hari ini (00.00 WIB), Minggu (12/02) seluruh atribut alat peraga kampanye harus dilepas.

“Mengingat Besok (minggu) sudah memasuki masa tenang, maka tidak ada lagi aktivitas kampanye, termasuk pula alat peraga kampanye semua harus sudah dilepas,” ujar Firdaus,Sabtu (11/02).
Lanjutnya ia juga mengimbau kepada seluruh timses, pendukung dan juga simpatisan khususnya dan masyarakat Muba umunya untuk senantiasa menjaga ketertiban dan keamanan selama penyelenggaraan Pilkada.

“(Pilkada) Ini merupakan hajat kita bersama. Oleh karenanya kami sangat berharap, mari bersama-sama menjaga kondusifitas daerah ini. KPU maupun aparat dan instansi terkait saja tidak akan bisa melaksanakan kegiatan ini tanpa ada peran serta masyarakat luas. Supaya kita nantinya mendapatkan pemimpin sesuai dengan harapan,” tukasnya. (adm).

Balai Agung, infosekayu.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musi Banyusin (Muba)menyelenggarakan debat terbuka terakhir Calon Bupati dan Wakil Bupati Musi Banyuasin, dalam Pilkada serentak tanggal 15 Februari 2017 mendatang, di Gedung Dharma Wanita, Sabtu (11/2/2017) malam.
Debat terbuka yang diikuti dua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 1 H Dodi Reza Alex - Beni Hernedi diusung 11 partai politik dan nomor urut 2 Amriri Aripin - Ahmad Toha dari jalur independen, dihadiri Pj Bupati Muba H Yusnin, jajaran FKPD dan OPD Muba serta pendukung dari kedua pasangan calon dalam Pilkada Muba periode 2017-2022.
Ketua KPU Muba, dalam sambutannya mengungkapkan debat terbuka putaran kedua atau debat terakhir tersebut merupakan kegiatan terakhir dari seluruh rangkaian kampanye, dan akan memasuki masa tenang dari tanggal 12 - 14 Februari 2017.
"Kami menghimbau kepada seluruh tim pemenangan atau tim sukses dari kedua paslon untuk mulai menertibkan alat peraga kampanye mulai dari pukul 00.00 Wib nanti. Mari kita bersama menertibkan diri dan menjaga kondisi yang kondusif di Muba sampai terpilihnya pemimpin kita," kata Ahmad Firdaus.
Ketua KPU Muba juga mengajak masyarakat Muba untuk menggunakan hak pilihnya pada tanggal 15 februari 2017 mendatang, untuk menentukan pemimpin Muba lima tahun kedepan.

Paslon nomer urut 1 jika terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Muba, memfokuskan beberapa hal yakni mencakup perluas lowongan pekerjaan, kemudian hilirisasi industri perkebunan, perbaikan infrastruktur dan mengentaskan kemiskinan.
Semetara itu Paslon nomer urut 2 menitik beratkan pembangunan infrastruktur dari desa ke kota, kemudian perbaikan dari bidang pendidikan, kesehatan serta pertanian dan perkebunan.
Dalam debat terbuka yang dipandu oleh Weni Ramdiastuti dengan tiga panelis Prof DR KGS M Sobri, Prof DR H Abdul Gofar SH MH dan Prof DR H Syamsurizal Ak, hingga sesi terakhir dari keenam sesi yang ditentukan berlangsung tertib dan lancar. (ril/hum)