Articles by "Infokriminal"
Tampilkan postingan dengan label Infokriminal. Tampilkan semua postingan
Sekayu, infosekayu.com- Unit Reskrim Polsek Sekayu, membekuk dua dari tiga tersangka penggelapan sepeda motor milik temannya sendiri di simpang 4 jm  Kelurahan Balai Agung  Kecamatan Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin. 

Tersangka penggelapan tersebut bernama MUHAMMAD ALI ALS AMAT (23) yang merupakan warga Dusun III Desa Bangsal Batu Kec. keluang Kab. Muba dan  SEPRIZON (30) yang merupakan warga Dusun III Desa Lumpatan II Kec. Sekayu Kab. Muba. 

Para tersangka menggelapkan sepeda motor jenis 1 (satu) Suzuki Nex warna Putih dengan Nopol Bg 5595 milik korban Meri cossandi (23) yang merupakan warga Desa Keluang kec. keluang kab. Muba, Rabu (28/12/19) siang lalu.

"dua tersangka yang ditangkap dan satu lagi masih dalam pengejaran kita, tersangka ini membawa lari sepeda motor milik temannya dan akan dijual untuk membeli sabu - sabu. Mereka ditangkap 01 Januari 2019 siang dan korban mengalami kerugian Rp. 9.000.000,-" kata Kapolres Musi Banyuasin AKBP YUDHI SURYA MARKUS PINEM, S.iK melalui Kapolsek Sekayu IPTU HERI SUPRIANTO, SH tuturnya. 

Kasus ini bermula,  saat korban berjumpa dengan salah satu tersangka dengan motif minta diantarkan ke wilayah lumpatan dengan alasan ingin mengambil motor tersangka yang ada ditemannya. Sesampainya, tersangka memerintahkan korban untuk turun dan mengambil sepeda motor yang di gunakan oleh teman tersangka dengan dalih sepeda motor tersebut adalah milik tersangka Muhammad Ali dan tersangka meminta korban mengendarai sepeda motor tersebut pulang ke desa Keluang dengan beriringan, namun pada saat korban sampai di rumah nya tersangka dan rekannya tidak muncul sehingga korban baru mengetahui bahwa tersangka benar benar tidak mengikuti korban sampai ke rumah korban sendiri.

Sepeda motor milik korban yang dibawa tersangka dan tekannya tak kunjung dikembalikan hingga membuat korban geram dan melaporkan ke mapolsek Sekayu. Dari hasil penyelidikan, Rabu (01/01/2020) siang sekira pukul 11.15 wib dapat ditangkap saat sedang di wilayah jalan Sekayu-pendopo Kelurahan  Soak Baru kabupaten Musi Banyuasin.

Saat diinterogasi, dia melakukan bersama dua rekan lainnya. namun hanya satu tersangka lagi yang bisa ditangkap bernama Seprizon Kamis (02/01/2020) sekira pukul 20.30 Wib dapat di tangkap di jalan Teladan kel. Balai Agung Kecamatan  Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin. Selanjutnya para tersangka dilakukan pemeriksaan dan untuk barang bukti telah diamankan dimapolsek. (kjs)

BAYUNG LENCIR, INFOSEKAYU.COM - Aksi seorang pesilat saat menghadapi perampok begitu tenang.

Meski leher dan tangannya terkena sabetan golok, pesilat ini mampu melumpuhkan satu perampok.

Dia adalah pesilat andalan Musi Banyuasin sekaligus peraih emas di ajang Porprov Sumsel 2019, Pandu Wira Putra.

Ketika leher dan tangan Pandu Wira terkena sabetan golok, Pandu tetap berusaha mempertahankan harta bendanya.

Perkelahian antara ketiganya tidak terelakkan lagi, ketika Pandu bergelut dengan satu begal ternyata satu begal kembali melayangkan sabetan golok dan langsung ditangkis menggunakan tangan.

Pandu yang mencoba berteriak minta tolong, warga yang ada langsung berdatangan menolong, salah satu begal berhasil diamuk masa sedangkan satu begal lagi berhasil melarikan diri.

Setelah satu begal diamankan oleh warga, luka yang dialami cukup serius pada leher dan tangan memutuskan ia ke puskemas terdekat.

Bukan diantar oleh warga, ketangguhan Pandu terlihat ketika ia membawa sepeda motoranya sendiri menuju puskemas terdekat.

"Malam itu saya keluar sendirian untuk cari sinyal, pada saat di Mendis datang dua orang bertanya. Saya meladeni orang yang pertama, tapi yang satu lagi membacok saya dari belakang,"ujar Pandu, ketika berada di RSUD Bayung Lencir, Jumat (3/1/19).

Sementara, Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesi (IPSI) Muba, Thabrani Rizki, membenarkan prihal terjadinya kasus perampokan yang dialami salah satu atlet kebanggan Muba yakni Pandu Wira Putra.

Kejadianya tersebut terjadi pada tadi malam ketika Pandu ingin mencari sinyal telephone.

Selama masa perawatan atlet tersebut terus dilakukan pemantauan perkembangnya.

"Pandu akan terus kesehatanya pasca kejadian itu, ia tidak perlu memikirkan biaya karena IPSI Muba siap membantunya,"tuturnya.(kjs)


Sumber : tribun sumsel