Articles by "Pelayanan Publik"
Tampilkan postingan dengan label Pelayanan Publik. Tampilkan semua postingan

 


Sekayu,  - Mengawali buku tahun 2022 Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTPSP) Kabupaten Muba berhasil dengan pencapaian prestasi dengan peraihan Penghargaan dari Kemen PAN RB sebagai Penyelenggara Pelayanan Publik Kategori Pelayanan Prima Lingkup Pemerintah Daerah Tahun 2021.

Capaian ini tentu tidak bisa dipisahkan inovasi-inovasi pelayanan publik yang diimplementasikan DPMPTSP Muba untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat dan menerapkan birokrasi yang cepat.

"DPMPTSP Muba meraih nilai 4.51 dengan kategori A. Capaian ini tidak terlepas dari support Plt Bupati Beni Hernedi SIP dan segenap masyarakat Muba," ungkap Kepala DPMPTSP Muba, Riki Junaidi AP MSi.

Menurutnya, ke depan DPMPTSP Muba akan terus berinovasi dengan program-program yang komitmen untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Muba khususnya.

"Ini juga menjadi atensi khusus dari pak Plt Bupati Beni Hernedi agar DPMPTSP Muba terus melayani masyarakat dengan sigap dan cepat," terangnya.

Plt Bupati Beni Hernedi SIP mengucapkan selamat kepada DPMPTSP Muba yang telah meraih Penghargaan dari Kemen PAN RB sebagai Penyelenggara Pelayanan Publik Kategori Pelayanan Prima Lingkup Pemerintah Daerah Tahun 2021.

"Pertahankan dan terus ditingkatkan semata-mata demi memudahkan pelayanan kepada masyarakat," ucapnya.

Ketua PMI Muba ini berpesan, agar pelayanan prima harus diterapkan di seluruh instansi di lingkungan Pemkab Muba. "Ini sudah menjadi kewajiban kita untuk memberikan pelayanan publik yang maksimal dan mudah ke masyarakat," tukasnya.

Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo, dalam sambutannya menjelaskan, birokrasi yang cepat merupakan visi dan misi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia memaparkan, di negara manapun birokrasi tak ubahnya seperti lehernya pemerintahan.

"Birokrasi yang gagal, pasti masyarakat akan menilai bahwa pemerintah, baik pusat sampai daerah ataupun tingkat desa/kelurahan itu gagal," kata Tjahjo.

"Maka penjabaran singkat reformasi birokrasi adalah memangkas birokrasi yang panjang menjadi pendek, cepat mengambil keputusan, berani mengambil keputusan, mempercepat proses perizinan, dan juga mempercepat proses pelayanan publik di seluruh lingkup kementerian/lembaga, maupun daerah," tuturnya.

Untuk mewujudkan hal itu, lanjut Tjahjo, setiap tahun selalu mengevaluasi setiap kementerian dan lembaga. Dengan demikian, diharapkan setiap lembaga, termasuk Pemda bisa membuat inovasi-inovasi segar.

"Mudah-mudahan, insyaallah pada akhir 2024 nanti 514 kabupaten/kota 34 provinsi dan Kementerian/lembaga, termasuk di dalamnya ada TNI dan Polri akan bisa membuat inovasi-inovasi dan mempercepat program pelayanan masyarakat itu dengan cepat," katanya.


INFOSEKAYU - Pasca kejadian angin puting beliung beberapa waktu lalu yang merobohkan tiang sutet dan mengakibatkan sebagian wilayah Muba terjadi gangguan listrik membuat Pemerintah Kabupaten Muba dengan Pihak RSUD Sekayu bersama pihak PLN terus memastikan pelayanan publik dan kebutuhan masyarakat lainnya tetap teratasi dengan baik.


Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin melalui Sekretaris Daerah Muba, Drs Apriyadi MSi bersama pihak PLN, Rabu (10/7/2019) mendatangi RSUD Sekayu guna memastikan kebutuhan listrik untuk operasional  peralatan RSUD  dan pelayanan tetap berjalan

"Pemkab Muba juga berkoordinasi dengan pihak PLN untuk memberikan bantuan mesin genset sementara," ujar Apriyadi.

Dikatakan Apriyadi, seluruh kebutuhan tetap bisa difasilitasi dengan baik meskipun saat ini proses jaringan SUTET dalam proses perbaikan dan alternatif perbaikan harus stand by seperti Mesin genset. 

"Jangan sampai warga dirugikan, jadi pelayanan publik khususnya kesehatan tetap dapat berjalan," tuturnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Sekayu dr Makson mengatakan Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin melalui Sekda Muba Drs Apriyadi MSi memastikan dan meminta supaya pihak RSUD tetap bekerja dengan maksimal.

"Di RSUD Sekayu juga memiliki genset dan selama ini sudah dapat diatasi dengan baik, pak Sekda juga tadi meminta kami berkoordinasi dengan PLN," dan dengan adanya penambahan mesin genset saya kira pelayanan RSUD berjalan dengan  baik dan diharapkan  tidak ada troble khususnya dalam pelayanan kebutuhan pasien dan para medis terangnya. /red/


INFOSEKAYU.COM - Guna mendukung pembangunan zona integritas, Polres Musi Banyuasin membuat beberapa trobosan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyrakat diantaranya yaitu Si Cakep Keliling (Surat Catatan Kepolisian Keliling) dan Si Inem (Sidik Jari dan Indentifikasi Ekspres Muba).


Program Si Cakep Keliling dan Si Inem, dilakukan dengan cara mendatangi langsung pemohon pembuatan SKCK dan Sidik jari, baik itu sekolah, kampus, instansi, perusahaan dan ke desa. Pelayanan ini juga dilakukan pada hari Sabtu dan Minggu.

Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, SE, MM, menerangkan bahwa program Si Cakep Keliling dan Si Inem ini dilaksanakan guna mendukung pembangunan zona integritas  menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

"Kita juga telah lakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang program sicakep keliling dan siinem baik melalui media sosial atau sosialisasi secara langsung dilapangan, dengan adanya program ini diaharapkan dapat memudahkan masyarakat yang ingin membuat surat keterangan catatan kepolisian dan pembuatan kartu sidik jari. Apabila pemohon SKCK dan Sidik jari tidak sempat untuk datang ke Polres maka kita akan berikan pelayanan dengan mendatangi pemohon untuk pembuatan SKCK dan Sidik jari," pungkasnya. /red/


INFOSEKAYU.COM - Usai mendapatkan penghargaan hasil evaluasi pelayanan publik Tahun 2018, dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara  dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Pemkab Muba kembali mendapatkan penghargaan dari Gubernur Sumsel, Senin (3/12/2018) di Griya Agung Palembang.


Diketahui, penghargaan tersebut yakni Inovasi Pantun Produk Penanaman Modal dan Perijinan -Senjang (Teknik  Marketing Produk Penanaman Modal dan Perijinan) dan diterima secara langsung oleh Sekretaris Daerah Pemkab Muba Drs Apriyadi, MSi.

"Saat ini kan, kita masuk Top 90 inovasi pelayanan terbaik di Indonesia. Nah, ke depan pelayanan publik di Muba yakni khususnya DPM-PTSP Muba harus masuk Top 40 besar tingkat nasional," ungkap Apriyadi.

Dijelaskan, ada 16 cakupan perizinan online yang mulai diterapkan oleh Pemkab Muba melalui DPM-PTSP, yakni di antaranya Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK), Izin Pendirian Sekolah, Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Kemudian, Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Menara, Izin Mendirikan Klinik, Izin Survey/Penelitian, Izin Usaha Perdagangan (IUP), Izin Teliti Ulang Pembuangan Air Limbah ke Air dan Sumber Air, SPPL, SPPL MBR, Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP), Izin Penyelenggara Kursus, Izin Usaha Toko Modern (IUTM), Izin Memanfaatkan Tenaga Asing (IMTA), Izin Usaha Industri (IUI).

"Nah, untuk kebutuhan masyarakat yang ingin mengurus 16 poin perizinan ini tidak perlu lagi datang ke kantor DPM-PTSP. Jadi, cukup akses ke website dpmptsp.mubakab.go.id semua persyaratan dan kebutuhan administrasi bisa dilakukan secara online," bebernya.

Lanjutnya, Pemkab Muba dibawah arahan Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin akan terus berupaya dan berkomitmen untuk mempermudah dan memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. "Insya Allah Pemkab Muba akan terus berusaha memberikan pelayanan terbaik dan memudahkan," tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan dirinya terus mengajak seluruh jajaran Perangkat Daerah untuk memperbaiki dan membenahi pelayanan ke masyarakat.
"Saya terus mendukung untuk terus evaluasi pelayanan ke masyarakat, tahun depan kita jangan masuk Top 90 besar lagi, tapi harus menjadi Top 40 besar inovasi pelayanan publik terbaik," katanya.
Herman Deru mengucapkan kepada Kabupaten/Kota yang mendapatkan penghargaan inovasi pelayanan publik. "Jangan cepat merasa puas, dan harus terus evaluasi untuk kemudahan dan kebaikan masyarakat," pungkasnya. /red/


INFOSEKAYU.COM - Pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali mendapat sorotan. Kali ini penilaian datang dari Tim Evaluasi Layanan Publik se -Indonesia oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).


Dari hasil penilaian tim tersebut, Kabupaten Musi Banyuasin di bawah kepemimpinan Dodi Reza Alex, diganjar penghargaan. "Kita patut berbangga, Muba kembali diganjar penghargaan berdasarkan hasil Tim Evaluasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2018. Diharapkan dengan ada penghargaan yang diterima tersebut, tentunya menjadi pemicu kita bersama, selaku Pelayan Publik untuk terus meningkatkan kinerja kita dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ungkap Kabag Humas Setda Pemkab Muba, Herryandi Sinulingga AP, Senin (26/11/2018).

Lanjut dia, penghargaan tersebut direncanakan akan diterima secara langsung oleh Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin, Selasa (27/11/2018) hari ini, di Balai Kartini Jakarta Selatan.

Herryandi mengungkapkan, dari seluruh Indonesia, hanya 23 daerah yang mendapatkan penghargaan tersebut di tahun 2018 ini. "Untuk Sumsel di level Kabupaten, hanya Muba yang mendapat nilai tertinggi di antara Kabupaten lainnya," cetusnya.

Adapun daerah lain yang mendapatkan penghargaan tersebut yakni di antaranya Provinsi Riau, Provinsi Jawa Barat, kabupaten Musi Banyuasin untuk Daerah Sumatera Selatan. Selain itu adalah, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Siak, Kabupaten Bangka Tengah, Kabupaten Bangka.

Kemudian, Kabupaten Garut, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Banda Aceh, Kota Medan, Kota Payakumbuh, Kota Batam, Kota Jambi, Kota Palembang, Kota Tangerang, Kota Bandung, Kota Sukabumi, Kota Bekasi, dan Kota Bogor.

"Untuk tingkat Kabupaten di Sumsel hanya Kabupaten Muba yang mendapatkan penghargaan dari Kemenpan-RB ini, sedangkan untuk tingkat Kota di antara 23 Pemda yang mendapatkan reward salah satunya Kota Palembang," imbuhnya lagi.

Sementara, untuk se-Indonesia hanya 11 kota madya yang mendapatkan nilai tertinggi dan tingkat kabupaten hanya 10 daerah yang dinilai mendapatkan nilai tertinggi. /red/


INFOSEKAYU.COM - Di sela kesibukan mempimpin Kabupaten Musi Banyuasin, Bupati H Dodi Reza Alex Noerdin didampingi beberapa Jajaran Kepala PD mendatangi langsung Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Sekayu dan Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu, Selasa (30/10/2018).


Bupati Muba selain menyapa langsung warga sebagai nasabah di masing-masing perbankan, juga meninjau kondisi pelayanan publik bagi masyarakat di bidang perbankan.

Usai meninjau operasional  pelayanan dan menyapa langsung warga, Dodi juga berbincang langsung dengan Pimpinan Cabang BRI Sekayu dan BSB Sekayu. Dikatakannya, perbankan harus menggali terus produk-produk pelayanan yang memudahkan masyarakat dalam bertransaksi.

"Cara yang konvensional tentunya harus segera kita tinggalkan, selain demi kenyamanan para nasabah terkhusus bagi nasabah/masyarakat di Kabupaten Muba agar lebih mudah bertransaksi, dan tentunya perputaran ekonomi bisa semakin meningkat," ujarnya.

Dodi juga mengatakan, pertemuan hari ini agar ditindaklanjuti kerjasama Bank BUMD maupun BUMN dengan Pemkab, selain untuk optimalisasi pendapatan tentunya juga untuk meminimalisir terjadinya penyelewengan/kejahatan.

Contohnya saja terkait gaji/honor pegawai guru yang di desa-desa, yang masih disalurkan menggunakan cara yang konvensional, tentunya cashless society (non tunai) harus segera kita mulaikan, dengan peningkatan infrastruktur oleh pihak perbankan.

"Silahkan explore apa saja yang bisa dikerjasmakan, inovasi yang cemerlang harus terus digali, market yang masih abu-abu segera ambil, tantangan kedepan, bagaimana caranya dengan cara non konvesional (Non Tunai) kontribusinya bisa meningkat," ujar Dodi. /red/


INFOSEKAYU.COM - Kota Sekayu, diganjar penghargaan sebagai Role Model terbaik dalam pelayanan publik kepada masyarakat. Penghargaan tersebut diperoleh Bupati Musi Banyuasin di tahun pertamanya menjabat pada tahun 2017. Penghargaan tersebut merupakan salah satu terbaik di Indonesia dengan mengalahkan  Kabupaten / Kota lainnya.


Penghargaan itu diapresiasi langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan & RB RI) dengan Kategori "Sangat Baik" dengan nilai (A+).

Sebelum mendapatkan penghargaan tersebut diawali sebelumnya dilakukan penilaian oleh Tim Penilai Kemenpan & RB RI, untuk mempertahankan dan merebut kembali penghargaan itu kembali ke Muba, DPMPTSP Kab. Muba selaku leading sektor pelayanan kembali dikunjungi oleh Tim Penilai Kemenpan RI. Rabu, 26/11.

Tim Kemenpan RI yang melakukan penilaian untuk tahun 2018 adalah Fanoel Thamrin, ST, M Si, selaku Kasubid dan Ni Made Widya, S STP, selaku Staf Sub Bidang Pengawasan dan Evaluasi Pelayanan Publik Wilayah Kemenpan RB RI, diterima langsung oleh Bupati Muba melalui Sekda Kabupaten Muba Drs H Apriyadi, M Si, didampingi Kepala DPMPTSP Kabupaten Muba, Erdian Syahri, S Sos, M Si, dan jajaran Kabid serta staf. /red/


INFOSEKAYU.COM - Jajaran Pemerintah Kabupaten Musi Bayuasin menyambut kunjungan Ombudsma RI Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan dalam rangka silaturahmi dan sosialisasi tugas ombudsman, di Auditorium Pemkab Muna, Kamis (6/9/2018).


Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi, MSi, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Ombudsman RI yang telah membantu pemerintah daerah dalam mengatasi permasalahan-permasalahan atau konflik yang terjadi antara masyarakat, swasta serta pihak pemerintahan sendiri.

"Kabupaten Muba memiliki luas 14.000 km persegi, dengan demografi dan topografi hampir terbagi dua antar penduduk pribumi dan transmigrasi atau pendatang. Tentu dengan wilayah yang luas dan jumlah penduduk yang mencapai 600.000 jiwa ini akan muncul berbagai masalah ataupun konflik, untuk itu dengan kehadiran ombudsman yang membantu kami menyelesaikan permasalah tersebut, kami mengucapkan apresiasi dan terimakasih," ujar Sekda Muba.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumsel M Adrian Agustiansyah, SH, MHum, pada kesempatan tersebut memaparkan tugas dari ombudsman, dan dan berharap kedepan pelayanan publik di Muba menuju pelayanan publik yang prima.

"Kita yakin di bawah pimpinan pak Dodi, Muba bisa lebih baik. Mari kita sama-sama bangun Muba menuju pelayanan publik prima," ucapnya.

Adrian juga mengungkap di tahun 2018 ini Ombudsman RI Perwakilan Sumsel akan melakukan penilaian diseluruh pelayanan publik di Kabupaten Muba. /red/