Articles by "Pemerintahan Bersih"
Tampilkan postingan dengan label Pemerintahan Bersih. Tampilkan semua postingan


Sekayu, Infosekayu.com- Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin Drs H Apriyadi MSi mengajak masyarakat Muba untuk membudayakan hidup bersih dan sehat.

Hal ini disampaikan Sekda Muba pada acara Jumat Bersih dan Penanaman Pohon bersama peserta Festival Lingkar Temu Kabupaten Lestari, yakni Delegasi Utusan Khusus Presiden, Kabupaten Sintang, Sigi, dan Delegasi Kabupaten Sanggau, di Water Front Sekayu, Jumat (27/7/2018).


Disela acara Jumat Bersih dan Penanaman Pohon tersebut Sekda Muba mengatakan momentum ini merupakan salah satu upaya untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat Muba agar selalu melaksanakan hidup bersih dan menjaga kesehatan.

"Kegiatan seperti ini kami harapkan dapat terus dilksanakan dan ditingkatkan," ujar Sekda 
Selain menanam pohon, dilaksanakan juga senam bersama. (Edp)



INFOSEKAYU.COM - Pencegahan tindak pidana korupsi di Pemerintahan Kabupaten Musi Banyuasin tidak hanya tercantum dalam visi-misinya saja ataupun tertanda dalam fakta integritas seremonial belaka.


Banyak upaya yang dilakukan Pemkab Muba untun mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan profesional, serta pengelolaan keuangan daerah secara efisien dan efektif. mulai dari pengadaan barang dan jasa secara E-katalog, penganggaran secara E-planning dan E-budgeting, perizinan yang transparan, menerapkan tambahan penghasilan berbasis kinerja dan banyak inovasi lainnya.

Seperti halnya, hari ini Rabu (16/05/2018), Plt Bupati Muba Beni memanggil sejumlah kepala kepala Perangkat Daerah untuk rapat koordinasi percepatan implementasi rencana aksi program pemberantasan korupsi terintegrasi berempat di ruang rapat Serasan Sekate.

Beni mengatakan sebelumnya, ia didampingi ketua DPRD Muba bersama Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin, 16 Bupati/Walikota Kabupaten/kota dan ketua DPRD se-Sumsel menandatangani nota Komitmen Bersama program Pemberantasan Korupsi terintegrasi di depan Wakil Ketua KPK-RI Saut Situmorang.

"Dengan semangat perubahan, saya bersama pak Dodi telah berkomitmen mencegah tindak korupsi di Pemerintahan dan akan menjalankan rencana aksi yang di inisiasi KPK," ucapnya

Ditambahkannya, ia sengaja mengadakan rapat untuk mengetahui sejauh mana kesiapan OPD menjalankan rencana aksi dan menghimbau OPD lebih proaktif agar progresnya bisa berjalan lebih cepat.

"Saya lebih memberi perhatian soal perizinan yang menjadi lahan korupsi bagi pejabat, perizinan harus sesuai dengan namanya yakni satu pintu dan lebih cepat," atensinya.


Dijelaskannya, sebanyak 268 pejabat dilingkungan Pemkab Muba (termasuk Bupati dan Wakil Bupati) telah menyampaikan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang telah diverifikasi oleh KPK sebagai bentuk transparansi informasi publik mengenai jumlah kekayaan penyelenggara negara.

Adapun OPD yang akan menerapkan program aksi pemberantasan korupsi terintegrasi Pemkab Muba diantaranya Bappeda, BPKAD, Bagian Layanan Pengadaan, DPMPTSP, BKPSDM, Bagian Organisasi, Dikbud, Inspektorat daerah, Dinsos, PU Penata ruang, BP2RD dan Disbun. /red/