Articles by "#Info Pemerintahan"
Tampilkan postingan dengan label #Info Pemerintahan. Tampilkan semua postingan


PALEMBANG, IS - Guna mengantisipasi serangan dan insiden siber atas data, informasi, infrastruktur dan aplikasi pada Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) akan membentuk Government Computer Security Respon Team (Gov-CSIRT). Hal ini dikemukakan oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinkominfo Muba Dicky Meiriando, Jumat (10/05) di Palembang.

" Sebagai Kabupaten Cerdas (Smart Regency), saat ini Muba sedang gencar-gencarnya melakukan transformasi digital. Banyak perangkat daerah telah melakukan pelayanan administrasi maupun pelayanan publik berbasis elektronik. Oleh karena itu, untuk menjamin keamanan data, informasi, infrastruktur dan aplikasi dari ancaman dan serangan yang menimbulkan gangguan, kegagalan dan kerugian sehingga bisa berdampak menurunnya kredibilitas instansi pemerintahan,  maka perlu dibentuk Gov-CSIRT Muba ", jelas Dicky usai mengikuti asistensi fasilitasi pembentukan Gov-CSIRT dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Selanjutnya menurut Dicky, pihaknya akan segera berkoordinasi BSSN melalui Dinkomifo Sumatera Selatan untuk mempersiapkan segala persyaratan pendaftaran Gov-CSIRT guna selanjutnya diverifikasi dan divalidasi pihak BSSN. Untuk tahap awal ini Gov-CSIRT yang akan dibentuk dengan model Tim Koordinasi yang mempunyai tugas memberikan layanan pemberiaan peringatan siber, koordinasi terkait respon atas insiden siber, koordinasi terkait respon atas kerawanan siber dan koordinasi terkait respon atas penemuan artifak.

Sementara itu, Menurut Direktur Penanggulangan dan Pemulihan Pemerintah pada Deputi Bidang Penanggulangan dan Pemulihan BSSN Brigadir Jenderal TNI Daddy Estoe Widodo, Indonesia merupakan negara menjadi target serangan siber terbanyak. Peran Gov-CSIRT sangat diperlukan untuk melakukan penyelidkan komperehensif dan melindungi sistem atau data atas insiden siber yang terjadi serta melakukan pencegahan insiden dengan cara terlibat aktif pada penilaian dan deteksi ancaman, perencanaan mitigasi dan tinjauan atas arsitektur keamanan informasi.

" Instansi Pemerintahan paling rentan terhadap serangan siber dan terjadinya insiden siber karena sistem keamanan sibernya masih lemah. Untuk itu, tahun ini BSSN mendorong terbentuknya Gov-CSIRT di Provinsi, Kabupaten dan Kota. Tugas kedepan akan lebih berat dalam menghadapi serangan siber karena teknologi semakin canggih. Oleh karena itu, Dinas Kominfo harus mampu memberikan jaminan kerahasiaan, keutuhan, ketersediaan, keaslian, nirsangkal, akuntabilitas, dan keandalan terkait data dan informasi, infrastruktur dan aplikasi SPBE. Untuk mengatasi hal tersebut dibutuhkan SDM yang andal dan profesional. Nanti di tahun 2020 BSSN akan menyelenggarakan banyak pelatihan untuk SDM Keamanan Siber dan diharapkan nantinya dapat diikuti oleh Pemerintah Daerah ", jelas Daddy.

Dalam paparan Tim BSSN pada Kegiatan Asistensi Fasilitasi Pembentukan Gov-CSIRT Sektoral di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan pada tanggal 9-10 Mei 2019 di Ruang Rapat Graha Bina Praja Kantor Gubernur Sumatera Selatan digambarkan bahwa pada tahun 2017 pada insiden atas domain go.id telah terjadi peningkatan pada insiden web defacement dengan persentase mencapai 86, 3% disusul Phising 6,7 %, Spam 5,5%, Malware 0,1% dan Brute Force 0,4 %.




CIREBON- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Muba terus memaksimalkan pelayanan publik yang berkualitas dan mudah bagi masyarakat. 

Selasa (9/4/2019), Pemkab Muba melalui DPMPTSP Muba resmi melakukan Penandatanganan MoU Kesepakatan Bersama Antara Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dengan Pemerintah Daerah Tentang Pengkajian dan Penerapan Teknologi untuk Mendukung Pembangunan di Pemerintah Daerah serta Perjanjian Kerjasama (PKS) Pengadilan Negeri Sekayu dengan BPPT di Swiss Belhotel Cirebon Jawa Barat. 

"Untuk percepatan proses pelayanan perizinan Pemkab Muba melengkapi dengan penandatanganan elektronik perizinan yang diterbitkan oleh DPMPTSP Muba, jadi tidak ada lagi istilah lama dan tanpa pungli, jika semua syarat lengkap maka saya bisa melakukan penandatangan dimana saja," jika ada pungli laporkan langsung kesaya demi mewujukan pelayanan bersih di kantor layanan publik tegas Plt Kepala DPMPTSP Muba, Erdian Syahri.

Lanjutnya, ini juga merupakan wujud dan langkah konkrit Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin dalam hal membangun Inovasi Layanan Publik untuk  percepatan Muba Maju Berjaya 2022 dengan optimalisasi kompetensi dan karakteristik daerah yang ada di Muba. 

"Pak Bupati sangat konsisten untuk mewujudkan pelayanan publik yang bersih efetif  dan akuntable demi mewujudkan pelayanan kami ke masyarakat Muba," maupun pihak lainya yang membutuhkan layanan prima di Muba tuturnya. 

Erdian Syahri mengatakan, penggunaan sertifikat elektronik yaitu, penandatangan berkas layanan oleh kepala perizinan dengan menggunakan teknologi digital yang dapat dilakukan melalui smart phone Sehingga dirinya bisa melakukan penandatangan berkas perizinan dimana saja, tanpa harus menunggu besok atau dikantor kita manfaatkan Teknologi Infomasi yang positif untuk mempercepat layanan publik.

"Saya bisa menandatangani berkas di manapun, istilahnya semuanya layanan dalam kantor DPMPTSP  ada dalam satu genggaman," jelasnya.

Ia menambahkan, walapun bisa melakukan penandatanganan dimana saja, akan tetapi proses administrasi akan tetap dilakukan pengecekan berkas adminitrasinya terlebih dahulu oleh TIM SDM DPMPTSP, apakah persyaratan memang sudah lengkap atau belum. 

"Saya baru bisa melakukan penandatanganan ketika syarat-sayaratnya sudah lengkap, setelah dilakukan pengecekan pada file yang sudah disiapkan dalam aplikasi, dan jika adminitrasi telah terpenuhi syarat dan ketentuannya sesuai prosedur dan ketentuan yang telah ditetapkan berdasarkan SOP yang artinya berkas lengkap sesuai yang harus dipenuhi berdasarkan SOP  baru saya langsung tanda tangani berkas melalui Teknologi digital yang telah kita siapkan," jelasnya.

Ia berharap, dengan sistem tersebut, tambah Erdian, bisa mempermudah bagi setiap pihak yang akan melakukan pengurusan perizinan. "Sehingga kepastian  waktu dan kepastian biaya memang dapat terukur, serta tidak ada lagi istilah pungutan liar atau pungli," tukasnya. 

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan Perjanjian Kerjasama (PKS) Pengadilan Negeri Sekayu dengan BPPT bersama Asisten III Pemkab Muba Ibnu Saad yang mewakili Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin dalam Penandatanganan MOU dimaksud.
suasana belajar bahasa inggris dalam "English Speaking Class"

Serasan Jaya, infosekayu.com - Memang telah menjadi rahasia umum kenapa di Era Globalisasi ini banyak orang yang harus dituntut untuk mempelajari bahasa Inggris. Pasalnya, bahasa Inggris memang menjadi elemen pendukung untuk untuk kita bersosialiasi dengan orang-orang asing mengingat pasar bebas sudah dibuka.

Tak terkecuali bagi Aparatur Sipil Negara di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kab. Musi Banyuasin. Untuk memudahkan hubungan kerjasama dengan para investor, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Musi Banyuasin melalui Bidang Perencanaan, Pengembangan Iklim dan Promosi Penanaman Modal melaksanakan "English Speakng Class".


"English Speaking Class" langsung diajar oleh Kabid Perencanaan, Pengembangan Iklim dan Promosi Penanaman Modal, Habiburrahman,S.Pd,M.M yang memang telah memiliki banyak pengalaman menjadi pengajar bahasa inggirs di berbagai lembaga bahasa, kursus hingga perguruan tinggi.

"Bahasa Inggris saat ini telah menjadi kebutuhan apalagi di Bidang kami  sering berhubungan dalam menjalin kerjasama dengan investor asing," ujar 

Lanjut kata Habib, bahwa "English Speaking Class" dilaksanakan secara tentatif dan untuk kebutuham internal di DPMPTSP Muba.

"Tentatif saja, karena kebutuhan internal dan inisiatif rekan-rekan staf dan para kasi disini. Karena semangatnya, ingin sama-sama belajar",tambah Habib.


Habiburrahman, S.Pd,MM saat menerangkan materi

Dihari pertama "English Speaking Class" Kamis (15/11), sebanyak 12 orang peserta yang mengikuti, tidak hanya dari Bidang Perencanaan, Pengembangan Iklim dan Promosi Penanaman Modal (PPI&PPM) saja tapi jg dari lintas Bidang yang ada di kantor DPMPTSP Musi Banyuasin. 

Marlina, salah satu peserta mengaku senang dengan adanya program "English Speaking Class" ini, dirinya selama ini belajar hanya otodidak.

"kalau sudah ada yang mengajar, tentu kita bisa banyak tahu dan bertanya langsung terhadap hal-hal yang belum mengerti," tutup Marlina. (red)








Bupati Muba Raih Penghargaan dari Kemendes DTT

INFOSEKAYU.COM - Percepatan pembangunan Desa dan pembinaan terhadap Badan Usaha Milik Desa (BumDes) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) berbuah manis.



Hal ini dibuktikan dengan kesuksesan kreatifitas dan inovasi yang dilakukan BumDes di setiap Desa di Bumi Serasan Sekate yang disajikan dalam rangkaian kegiatan Bursa Inovasi Desa Kabupaten Muba, Rabu (12/9/2018) di Stable Berkuda Sekayu.

"Kalau penilaian Kemendes DTT, Bursa Inovasi BumDes di Muba ini yang paling sukses pelaksanaannya dan realisasi program-programnya," ungkap Dirjen Pembangunan dan Pmberdayaan Masyarakat Desa Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal,  Dr Taufik Majid.

Menurutnya, dari seluruh pembinaan dan pelaksanaan BumDes dan Bursa Inovasi Desa di Indonesia kategori yang paling sukses dan keseriusannya paling menonjol di Kabupaten Muba."Setiap tahun pasti ada perubahan dan kontribusi positif, kami berharap ini terus dipertahankan dan ditingkatkan," tuturnya.

Lanjutnya, pembinaan Desa yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Muba dibawah komando Bupati H Dodi Reza Alex Noerdin sangat nyata dan menyokong kontribusi positif untuk kemandirian Desa.

"Jadi, tidak sia-sia dengan anggaran yang dialokasikan ke setiap Desa di Muba ini, terlebih bantuan Kemendes DTT dalam bentuk dana desa sangat dimanfaatkan betul," katanya.

Selain itu, Program Generasi Sehat dan Cerdas di Kabupaten Muba juga berjalan sangat efektif."Oleh sebab itu, hari ini saya mewakili pak Menteri memberikan penghargaan kepada Bupati atas keberhasilan dan kesuksesannya membina dan mengimplementasikan Program Generasi Sehat dan Cerdas Tahun 2018 di Kabupaten Muba," bebernya.

Sementara itu, Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin menyebutkan Kabupaten Muba begitu banyak produk unggulan yang terpusat di Desa-Desa. "Jadi bursa inovasi di Muba ini bukan hanya ceremonial saja, tetapi sudah terbukti implementasinya di lapangan yang berdampak mendongkrak kesejateraan masyarakat desa," tuturnya.

Dikatakan, ke depan kegiatan dan rangkaian bursa inovasi desa tersebut akan menjaring atau menyeleksi BumDes di Muba untuk dapat bersaing di tingkat nasional dan menjadi percontohan BumDes di Indonesia.



"Nanti akan kita bidik beberapa BumDes di Muba, yang tentunya akan mendapatkan pembinaan khusus untuk kemudian diharapkan bisa menjadi BumDes percontohan di Indonesia," bebernya.

Terpisah, Kepala Dinas PMD Provinsi Sumsel, Yusnin menyebutkan dari 17 Kabupaten/Kota di Sumsel hanya ada enam Kabupaten yang mempunyai bursa inovasi desa."Salah satunya Kabupaten Muba, dan Muba ini satu-satunya Kabupaten yang memiliki BumDes di setiap Desa-nya," kata Yusnin.

Yusnin menargetkan, ke depan bisa saja Muba akan menjadi tuan rumah pelaksanaan bursa inovasi desa di Indonesia."Bisa juga nantinya di Muba ini akan menjadi pusat studi pembinaan BumDes di Indonesia," tukasnya. /red/


INFOSEKAYU.COM - Bupati Musi Banyuasin (Muba), H Rodi Reza Alex usai sidak instansi di lingkungan Pemkab Muba, melanjutkan tinjau kondisi Pasar Randik Pasca penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang Jalan Kapten A Rivai (Talang Jawa), Jalan Letnan Munandar dan seputaran Pasar Perjuangan Sekayu, yang ditertibkan pada hari Minggu (19/8/2018) kemarin.
 

Kepala Disperindag Kabupaten Muba, H Zainal Aripin, ST, MM, melaporkan, dari hasil penertiban Minggu kemarin kendala yang ditemukan, di Pasar Talang Jawa masih ada embrio pasar pribadi sehingga masyarakat/pembeli masih banyak berbelanja di Talang Jawa.

Kemudian kejadian sekarang, di Pasar Randik hanya beroperasi dari jam 00.00 sampai jam 03.00 pagi saja, setelah itu pedagang pindah kembali lagi ke Pasar Talang Jawa.

"Para pedagang berasumsi pindah kembali dikarenakan sepi pembeli, akibatnya pasar di Randik dikosongkan kembali oleh para pedagang," jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Muba didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Muba, Drs H Apriyadi, MSi  mengatakan, penertiban pasar ini memang sejak dahulu tidak dituntaskan, terkesan membiarkan. Oleh karena itu sekarang Pemkab Muba harus tegas, jangan dibiarkan saja karena semakin lama makin banyak PKL menyebabkan kota Sekayu tidak rapi.

"Pada dasarnya kami Pemkab tidak ingin keras kepada PKL, namun telah dilakukan sosialisasi dan himbauan, tapi masyarakat masih saja melanggar. Maka mau tidak mau kita jalankan mekanisme yang ada, maka PKL harus patuhi peraturan dan tentu tujuan penertiban ini untuk kepentingan kita bersama,  penegakkan hukum musti jalan karena percuma saja hanya menghimbau tanpa penegakkan hukum," tukasnya.



Saat meninjau gedung lokasi Pasar Randik, Kamis (23/8/2018), Dodi juga menghimbau kepada pemilik pasar pribadi yang ada di Talang Jawa untuk bekerja sama dan saling pengertian dengan Pemkab agar PKL tidak lagi kembali ke sana.

"Ayo kita kerjasama dan cari solusi agar PKL tidak kembali lagi ke sana, penertiban ini harus jalan, kita tidak ingin pedagang pasar basah ada disana. Saya mengajak semua komponen terkait dan masyarakat setempat untuk mendukung,  setelah penertiban siapkan petugas untuk jaga 24 jam lokasi disana," ujarnya. /red/
 

INFOSEKAYU.COM - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Pemuda Olahrga dan Pariwisata (Dispopar) gelar rapat pemantapan Koordinasi Pawai Api Obor Asian Games 2018.


"Berdasarkan jadwal yang didapat dari pusat, Pawai Api Obor Asian Games 2018 akan diterima diserahkan oleh Pemkab Banyuasin  kepada atlet Kabupaten Muba pada tanggal 5 Agustus 2018 mendatang, tepatnya di Halaman Kantor Kecamatan Lais," jelas Kepala Dispopar, Drs A Suandi pada Rakor di Ruang Rapat Asisten II Setda Muba, Rabu (1/8/2018).

Dijelaskannya, rute Pawai Api Obor diterima di halaman kantor Kecamatan Lais oleh Asisten II didampingi Camat Lais, kemudian akan dibawa ke Kota Sekayu diserahkan kepada Sekda Muba, yang selanjutnya akan diarak dimulai di depan Griya Pramuka Sekayu, melintasi jalan Palembang-Sekayu hingga jalan Kolonel Wahid Udin sampai ke Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate yang akan diterima langsung oleh Bupati  Muba, H Dodi Reza Alex Noerdin.

"Usai pawai api obor, malamnya akan digelar acara ramah-tamah pergelaran seni bagi para atlet peserta pawai obor dan pihak dari Kemenpora yang datang ke Muba," jelas Suandi.

Menanggapi apa yang disampaikan, mewakili Bupati Muba, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Erdiansyah, SE, MSi, menghimbau agar kepanitiaan yang telah dibentuk untuk menyambut pawai api obor Asian Games ini benar-benar melaksanakan tugas dengan baik, kerahkan massa sebanyak-banyaknya untuk meramaikan momentum nasional ini.

"Secara teknis daerah-daerah yang dilalui pawai api obor Asian Games harus siap, maka dari itu kita Pemkab Muba harus menyiapkan dengan baik, pastikan acara berjalan dengan lancar, sukses dan ramai hingga api obor asian games diserahkan kepada daerah/kabupaten berikutnya," tukasnya. /red/



Palembang - Memasuki hari kedua perayaan Idul Fitri 1439 H dimanfaatkan dengan maksimal oleh Jajaran Pemkab Muba dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Muba. Sabtu (16/6) seluruh jajaran FKPD dan OPD  Muba menyambangi kediaman dinas Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, Plt Ketua DPRD Sumsel Uzer Effendy, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI AM Putranto, dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara.


"Momentum lebaran ini juga kami gunakan untuk memperkuat sinergi guna dan pro aktif turut serta menyukseskan perhelatan Asian Games 2018 pada Agustus mendatang," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Muba, Beni Hernedi.

Dikatakan Beni, penunjukan Sumsel menjadi tuan rumah Asian Games bukanlah perkara mudah, oleh sebab itu mendapatkan dukungan yang maksimal. "Asian Games tinggal beberapa bulan lagi, prinsipnya Muba akan all out mendukung Asian Games," urainya.

Lanjutnya, perhelatan Asian Games bukan berbicara soal Palembang saja tetapi bagaimana peran serta seluruh daerah untuk membawa nama baik Sumsel di kancah internasional. "Insya Allah momen lebaran ini akan menjadi penyemangat untuk bersama-sama menyukseskan Asian Games," tukasnya.  


Sementara itu, pada kesempatan halal bi halal dan silaturahmi FKPD dan OPD di Muba juga diikuti Ketua DPRD Muba Abusari, Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, Sekda Muba Drs H Apriyadi, dan seluruh OPD di lingkungan Pemkab Muba. /red/