Articles by "Angin Puting Beliung"
Tampilkan postingan dengan label Angin Puting Beliung. Tampilkan semua postingan
INFOSEKAYU - Pusaran angin kencang menerjang Kota Sekayu dan sekitarnya , Minggu (7/7/2019) sore, menyebabkan sebuah tower listrik di persawahan Desa Lumpatan, roboh.


Pusaran angin yang disertai hujan petir bergerak selama sekitar satu jam sejak pukul 17.15 WIB hingga 18.00 WIB dan berbarengan hujan deras.

Akibat dari peristiwa tersebut beberapa kecamatan mengalami gelap gulita. Karena robohnya tower tersebut menyebabkan gangguan Listrik di ULP Sekayu Tranmisi Gardu Induk Sekayu.

Sedikitnya ada tiga menara Sutet yang roboh, yakni Tower 97, Tower 98 dan Tower 100. Sedangkan Tower 99 hanya patah Traversnya saja. Lokasi tower-tower tersebut terletak di persawahan di daerah Desa Lumpatan Kecamatan Sekayu.

Adapun wilayah yang terkena dampak padam : Kecamatan Sungai Keruh, Kecamatan Keluang, Kecamatan Babat Toman, Kecamatan Batanghari Leko, Kecamatan Sanga Desa dan Kecamatan Lawang Wetan

Untuk Kota Sekayu, beeoperasi sebagian, sementara tegangan (spanning) cukup drop karena manuver dari gardu induk Betung.

PLN Sekayu, melalui Humas dan Pelayanan , Irsan, saat dihubungi, Senin (8/7) mengatakan, saat ini tim sedang melaksanakan perbaikan atas robohnya menara Sutet yang dimaksud.

"Saat ini sedang diupayakan perbaikan, belum bisa diprediksi kapan selesai, yang jelas kami usahakan secepat mungkin, karena empat tower yang roboh," jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, bahwa robohnya tower tersebut murni karena alam, bukan perbuatan tangan jahil. /red/

Sumber : Sumsel Update


INFOSEKAYU.COM - Pasca kejadian angin puting beliung yang menghancurkan puluhan rumah dan sekolah di Kecamatan Lalan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Kamis (3/1/2019) malam lalu, Dinas Sosial (Dinsos Muba) langsung melakukan aksi cepat tanggap darurat untuk memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya hancur disapu angin puting beliung.


"Kami membawa peralatan tenda pengungsian, matras, selimut, dan 40 paket sembako untuk warga yang rumahnya hancur dan juga membawa makanan serta pakaian," ungkap Plt Kadinsos Muba, Drs H Muhammad Jaya, Sabtu (5/1/2019).

Dikatakan, berdasarkan pantauan langsung pihak Dinas Sosial tidak ada warga yang membutuhkan pertolongan secara serius, hanya saja rumah warga beberapa ada yang rusak berat dan akan dibangun kembali secara gotong royong bersama warga

"Kalau luka-luka tidak ada, hanya saja ada rumah warga yang rusak parah dan sudah mengungsi di tenda pengungsian dan rumah kerabat masing-masing," tuturnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Azmi Dariusmansyah juga mengatakan  puskesmas setempat membuka posko pengobatan dan menghilangkan trauma warga

"Meski tidak ada korban jiwa dan korban luka-luka, kita tetap membuka posko pengobatan untuk sedikit menghilangkan trauma warga, dan ini sudah menjadi tugas kami dan menjalankan  instruksi dari pak Bupati Dodi Reza," ungkapnya.

Terpisah, salah satu warga Poniman (47) warga Desa Purwa Agung mengaku bersyukur  atas respon cepat tanggap pihak Pemkab Muba. "Kami ucapkan terima kasih kepada pak Bupati Dodi Reza yang dengan cepat merespon untuk memberikan perhatian dan bantuan kepada warga Lalan pasca bencana angin puting beliung," tuturnya.

Diketahui, sebelumnya angin puting beliung menghancurkan puluhan rumah warga dan sekolah di Desa Purwa Agung, Desa Karang Tirta, dan Desa Mekar Jaya Kecamatan Lalan.

Tercatat, berdasarkan laporan Camat Lalan Oktarizal, SE, beberapa kerusakan, yakni 2 unit rumah di Desa Purwa Agung rusak berat, rusak ringan 10 unit,  pure 3 tempat dan sekolah rusak 1 unit. Kemudian, di Desa Karang Tirta rumah rusak berat 2 unit, rusak sedang 1 unit, dan sekolah rusak ringan 1 unit. /red/


INFOSEKAYU.COM -  Puluhan rumah warga dan sekolah di Desa Purwa Agung, Desa Karang Tirta, dan Desa Mekar Jaya di Kecamatan Lalan Kabupaten Musi Banyuasin menjadi korban amukan angin puting beliung, Kamis (3/1/2019) malam.


Beruntung dalam insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Hanya saja, berdasarkan laporan pemerintahan setempat, terdata dua unit rumah di Desa Purwa Agung rusak berat, rusak ringan 10 unit,  pure 3 tempat dan sekolah rusak 1 unit. Kemudian, di Desa Karang Tirta rumah rusak berat 2 unit, rusak sedang 1 unit, dan sekolah rusak ringan 1 unit.

"Selain itu, di Desa Mekar Jaya rumah rusak sedang 1 unit, Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Saat ini warga yang rumahnya rusak sudah disiapkan tempat pengungsian," ungkap Camat Lalan, Okta Rizal SE .

Dikatakannya, pihak Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) bersama warga melakukan gotong royong bersama memperbaiki rumah-rumah yang rusak.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Kesehatan Musi Banyusian Azmi Dariusmansyah telah  mengintruksikan ke Puskesmas Karang Mukti untuk segera turun guna mengantisipasi permasalahan masyarakat khususnya terkait kesehatan dan segera mendirikan posko pengobatan dilokasi, dan tak lupa memberikan laporan ke dinas terkait kejadian tsb.

Kepala Dinas Sosial Musi Banyuasin H Muhammad Jaya mengungkapkan bahwa, "Tim Dinas Sosial Insya Allah besok akan turun langsung ke lokasi memberikan bantuan berupa sembako bahan pokok dan peralatan kebutuhan lainnya yang dibutuhkan warga sesuai laporan Camat Lalan," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan meminta seluruh OPD tanggap darurat dan segera memberikan bantuan untuk kebutuhan warga di Lalan. "Segera ke lokasi dan menginventarisir kebutuhan warga, buka posko kesehatan untuk melayani warga setempat, dalam kesempatan pertama segera ditindaklanjuti, karena Pemerintah wajib hadir ditengah tengah masyarakat dan segera laporkan langsung ke saya tindak lanjut yang diperlukan dan yang telah ditindaklanjuti OPD terkait sesuai tugas pokok dan fungsi organisasi," pungkasnya. /red/