Articles by "Info Kemanusiaan"
Tampilkan postingan dengan label Info Kemanusiaan. Tampilkan semua postingan

SEKAYU, INFOSEKAYU.COM _Palang merah Indonesia (PMI) Kabupaten Musi Banyuasin menyalurkan paket bantuan kemanusiaan kepada komunitas suku anak dalam (SAD) terkhusus yang berdiam di kawasan hutan Desa Muara Medak Kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Musi Banyuasin (Muba)

Bantuan yang disalurkan didistribusikan ke 77 kepala keluarga (KK) sesuai Data yang masuk di PMI Muba, bantuan itu akan disalurkan dua titik atau dua lokasi dimana masing -masing bantuan terdiri dari 38 KK di dusun delapan Muara Medak 39 KK di dusun lima Muara Medak, khusus dusun lima ini harus masuk melewati provinsi jambi.

“Paket bantuan yang di salurkan ke suku anak dalam tersebut berupa kebutuhan pokok seperti beras dan lainya, ada juga paket hygiene KIT untuk untuk kehidupan sehari-hari serta beberapa alat untuk kebersihan diri dan lingkungan di tangan termasuk juga pakaian pakaian layak pakai”,kata Beni, Kamis (7/5).

Dikatanya, bantuan yang disalurkan ke SAD tersebut diberikan atas dasar kemanusiaan menginggat kondisi pandemi covid -19 masih melanda. Penyaluran bisa dilakukan Atas kerjasama palang merah Indonesia Kabupaten Musi Banyuasin dengan aliansi masyarakat adat nusantara dimana aliansi ini memiliki anggota komunitas suku anak dalam.

Untuk mekanisme penyaluran sendiri, nantinay barang-barang yang disalurkan oleh PMI Kabupaten nantinya akan di drop oleh PMI Kabupaten di posko PMI di lapangan.Dimana barang-barang tersebut nantinya di drop posko PMI yang berada di Muara Medak di Dusun delapan

“Dari posko itu, relawan -relawan PMI akan mendistribusikan bantuan tersebut ke 77 KK suku anak dalam. Kami Ingatkan Kembali agar Dalam pendistribusian bantuan kemanusiaan tersebut para relawan harus mengedepankan physical distensing”,terangnya.

Selain itu beni menyebutkan, PMI Muba membentuk posko di lapangan yang berada di Muara Medak bukan hanya untuk posko covid-19 namun juga, digunakan untuk sebagai posko pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kerap terjadi di Desa Muara Medak

“Jadi kita bentuk posko covid -19 rasa karuhtla, di posko itu nanti relawan -relawan sekaligus akan melakukan sosialisasi dan edukasi pada dua hal, pertama pencegahan Covid-19 kemudian juga edukasi persiapan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan kenapa ini penting dilakukan, karena di muara medak kita ketahui bersama pada tahun lalu merupakan wilayah kebakaran kita ingat di situ ada 1925 titik kebakaran. Dari itu kita harapkan relawa- relawan PMI di lapangan sudah mulai melakukan sosialisasi di lapangan sembari bersamaan memberikan edukasi terkait covid-19 juga memberikan sosialisasi dan edukasi terhadap pencegahan karhutla,”bebernya

Untuk itu, PMI Kabupaten Muba mengajak semua pihak untuk mencegah secara bersamaan covid-19 dan Karhutlah,Polanya sama covid-19 mengawasi pergerakan orang jangan menularkan virus, sementara karhutla juga harus dicegah dengan pengawasan aktivitas orang yg masuk kedalam hutan untuk melakukan pembakaran.

Orang nomor dua di Bumi Serasan Sekate ini juga mengatakan, BMKG memprediksi tahun ini sekitar bulan juli akan mulai musim kemarau dan di prediksi lebih kering , Nah jangan sampai ditengah corona justru ditambah paparan asap karhutlah apalagi gambut di Merang dan Muara Medak terbakar sulit utk dipadamkan sebagaimana pengalaman selama ini.

“Bayangkan alangkah menderitanya warga Situasi Covid-19 ditambah Karhutla dari itu, jaga jarak juga jaga api , apakah bisa memdamkan apiapi dengan situasi work from home (WFH) seperti kondisi saat ini.Kuncinya ada di pencegahan , perlu kolaborasi semua pihak utk ini . Tugas PMI Muba melakukan edukasi agar terhindar dari terjadinya bencana kemanusiaan,”tukasnya. (kjs)


INFOSEKAYU - Meski kebakaran hutan dan lahan (karhutlah) di Dusun 3 dan 10 Desa Muara Medak Kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) saat ini tinggal beberapa titik saja, namun bantuan untuk korban yang terdampak dari Karhutlah di wilayah tersebut terus mengalir hingga saat ini.


Selasa (3/9/2019) Dinas Sosial (Dinsos) Muba menyalurkan bantuan berupa sembako untuk warga terdampak karhutlah serta kebutuhan operasional untuk tim karhutlah yang hingga saat ini tetap siaga di Muara Medak.

"Sesuai arahan Bapak Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex bahwa kebutuhan logistik tidak boleh  kosong, dan tim di lapangan harus terpenuhi kebutuhannya, baik kosumsi dan peralatan tindak lanjut karhutlah. Berdasarkan hal itu, hari ini Dinsos berkordinasi dengan Camat Bayung Lencir mengecek langsung serta menyalurkan bantuan ke warga setempat," ungkap Plt Kadinsos Muba, Drs Ahmad Nasuhi.

Adapun bantuan yang disalurkan untuk warga terdampak karhutlah yakni diantaranya aula beras 10 karung yang 10 kg, air mineral 15 dus, mie 8 dus. Kemudian, untuk petugas medis yang berjaga di lokasi mie 15 dus, air mineral 15 dus, gula 20 kg.

"Bantuan kebutuhan untuk dapur petugas karhutlah di lapangan juga telah disalurkan," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza menyebutkan saat ini pihak tim karhutlah terus bersiaga di lokasi karhutlah.

"Tim kesehatan juga siaga, semoga bantuan yang disalurkan ini dapat bermanfaat untuk warga yang terdampak karhutlah, dan tim satgas pemadaman api terus tindaklanjuti dan kordinasikan pasca kebakaran dan diharapkan  kita wajib terus waspada khususnya di zona lokasi muara medak yang lokasi rawan karhutlah,” pungkasnya. /red/



Lais, sumselupdate.com - Perhatian Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Sosial (Dinsos) Muba terhadap penyandang disabilitas terus dimaksimalkan, setelah mendatangi beberapa wilayah di bumi Serasan Sekate untuk memberikan bantuan berupa alat bantu penyandang disabilitas dan sembako.


Kini Dinsos Muba kembali menyalurkan bantuan untuk penyandang disabilitas ke Kecamatan Lais, Jumat (30/8/2019).

"Hari ini ada 35 penyandang disabilitas di Kecamatan Lais yang kita berikan bantuan berupa alat bantu dan paket sembako. Alhamdulillah berjalan lancar," ungkap Plt Kadinsos Muba, Drs Ahmad Nasuhi.

Ia merincikan, adapun bantuan yang diberikan yakni alat dengar 12 unit, kursi roda 12 unit, tongkat ketiak 9 unit, tongkat buta 2 unit. "Selain itu, ada pula 35 paket sembako yang kita serahkan," ujarnya.

Nasuhi menambahkan, alat dan sembako yang diberikan diharapkan dapat bermanfaat. "Semoga bantuan yang diberikan ini bisa berguna bagi penyandang disabilitas yang menerimanya," tuturnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza menyebutkan salah satu misi Kabupaten Muba selain memberdayakan perempuan dan memberikan perlindungan anak juga akan berusaha merangkul semua penyandang disabilitas tanpa ada yang terlantar dan sebagai upaya menekan angka kemiskinan.

"Jadi, di Muba ini jangan sampai ada penyandang disabilitas yang terlantar, melalui anggaran yang ada penyandang disabilitas di Muba akan terus kita perhatikan dan difasilitasi," pungkasnya. /red/



INFOSEKAYU – Walikota Al-Zawaida Gaza Palestina Dr Ayman Sulaiman Salam Abu Sweireh akhirnya tiba di Kabupaten Musi Banyuasin, Rabu (28/8/2019). Dr Ayman berjumpa langsung dengan Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin. Perjumpaan dua sahabat yang lama terjalin ini membuka prespektif baru hubungan dua daerah.


Dodi dan Ayman sepakat membangun sister city, kota kembar yang akan membuka dialog lebih luas dari sudut kemanusiaan, pendidikan hingga kesehatan.

Sebagai awal kerjasama ini Dodi akan menuju Gaza untuk penyerahan bantuan kemanusiaan. Atas inisiatif ini Ayman sangat bersyukur. Ia merasa di rumah sendiri tiba di Sekayu.

“Senyum sangat mahal di negara saya. Namun begitu turun pesawat saya langsung mendapat sesuatu yang sangat langka di negara saya yaitu senyum. Di Sekayu saya makin bersyukur senyum mengembang selalu ke saya. Ini sebuah berkah bagi saya. Sebuah dorongan, support dan modal sangat berharga untuk perjuangan rakyat kami,” tutur Ayman.

Di waktu dekat juga sudah dipersiapkan konser amal peduli Gaza pada 16 September mendatang di Stable Berkuda.

Kepedulian Bupati Muba Dodi Reza terhadap umat Muslim khususnya di Gaza inilah yang membuat Walikota Gaza, Ayman berkeinginan bertandang ke bumi Serasan Sekate dan sekaligus dalam rangkaian keliling negara-negara untuk mengumpulkan donasi bagi warga Gaza yang saat ini sedang berjuang bergerilya untuk peradaban Islam.

“Seluruh umat muslim dan warga yang ada di Muba akan berjuang bersama-sama untuk Gaza, saya berencana dari pengumpulan hasil donasi konser amal Muba untuk Gaza nantinya akan saya bawa dan salurkan langsung ke jalur Gaza,” tegas Dodi Reza yang juga Dewan Pembina GP Ansor Sumsel itu.

Baca Juga :  DPRD Muba Gelar Paripurna Mendengarkan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2018
Dikatakan, dengan membawa langsung hasil donasi untuk warga Gaza tersebut bisa melihat secara langsung perjuangan warga Gaza dan diharapkan dapat mengurangi beban warga Gaza Palestina.

“Saya sebagai pemimpin di Muba akan menggerakan Muba untuk tetap Istiqomah membantu perjuangan di Palestina ini, support moril dan materil sehingga bisa membantu perjuangan rakyat Palestina yang ada di jalur Gaza,” ungkap Bapak Santri Sumatera Selatan tersebut.

Lanjut Dodi, tidak hanya konser amal Muba untuk Gaza sebelum ini pihak Pemkab Muba bersama seluruh ASN sudah menyalurkan dan menyisihkan pendapatan yang diperoleh untuk disalurkan ke Gaza.

“Kami dari Muba baik pribadi maupun individu yang bersimpati, telah rela berikan donasi selama ini, kami ucapkan terima kasih melalui KNRP sehingga donasi dari masyarakat bisa disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan terutama di jalur Gaza Palestina,” tuturnya.

Kandidat Doktor Universitas Padjajaran ini juga berencana akan melakukan kerjasama sister city antara Kabupaten Muba dengan Gaza Palestina.

“Dengan harapan kerjasama sister city ini, apa yang menjadi kebutuhan warga Gaza bisa dibantu Pemkab Muba,” ucapnya.

Sementara itu, Walikota Al-Zawaida Gaza Palestina Dr Ayman Sulaiman Salam Abu Sweireh mengaku merasa sangat terhormat dan takjub dengan penyambutan Bupati Muba Dodi Reza.

“Saya mewakili warga Gaza sangat kagum dan takjub dengan kepedulian pak Bupati Muba Dodi Reza, pak Dodi saudara kami sangat peduli dengan apa yang kami hadapi saat ini,” ungkapnya.

Ayman mengaku, sudah sejak empat bulan belakangan ini dirinya keliling negara-negara untuk berbuat kepada warga Gaza.

Baca Juga :  Sambangi Muba, Pengurus NU Sumsel Beri Dodi Reza Songkok Tinggi
“Tanggung jawab saya sebagai Walikota di wilayah yang di blokade tentu sangat luar bisa, kalai hanya berpangku tangan begitu berat, paling tidak bisa menyuarakan saudara saya di Indonesia.

Sesuai dengan hadist Nabi sebaik-baik kalian orang yang paling bermanfaat bagi orang lain,” imbuhnya.

“Keluar dari Gaza bukan sesuatu yang gampang, meninggalkan negara dan keluarga sejak empat bulan belakangan, dan semua seakan terlupakan ketika akhirnya saya berjumpa saudara saya yang seiman pak Bupati Muba Dodi Reza,” tambahnya.

Ia menambahkan, rencana Bupati Muba Dodi Reza yang ingin berkunjung langsung ke jalur Gaza untuk menyalurkan donasi sangat membuat warga Gaza senang dan bahagia. “Kami mengundang langsung pak Bupati Dodi Reza, kami sangat senang dengan rencana pak Dodi yang ingin datang langsung ke jalur Gaza,” pungkasnya.

Diketahui, pada 16 September mendatang bertepatan dengan Hari Besar Islam, Bupati Muba Dodi Reza bersama KNRP (Komite Nasional untuk Rakyat Palestina) akan menggelar konser amal Palestina di Stabel Berkuda.

Hal ini diketahui ketika Ketua Komite Rakyat Palestina Ustadz Mokhammad Siswandi ketika sowan ke Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin beberapa waktu lalu di ruang Bupati Muba.

Adapun rangkaian pada kegiatan konser amal nantinya yakni Orasi Kemanusiaan, Lelang Amal, dan Pemutaran Film. Kemudian, konser amal juga akan diisi oleh Opick, Shoutul Harokah, dan Ebit Beat A.

Pada kegiatan konser amal juga akan dihadiri Ketum KNRP Ustadz H Suripto dan Ulama Palestina Syeikh Nashef Nashir Abdullah. /red/

INFOSEKAYU - Sebagai bentuk kepedulian terhadap petugas dan korban akibat kebakaran hutan perkebunan dan lahan (karhutlah) di Desa Muara Medak Kecamatan Bayung Lincir Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) membuat Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Muba menyalurkan bantuan berupa sembako dan masker.


Hal itu sesuai himbauan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin beberapa hari yang lalu Kepada Jajaranya dan seluruh stakeholder terkait di Muba, termasuk PMI Cabang Muba untuk membantu secara bergotong royong bagi warga yang terkena bencana kebakaran di daerahnya.

Menurut Ketua PMI Cabang Muba Beni Hernedi melalui wakilnya Chandra Wijaya mengatakan bahwa perlu adanya bantuan baik bagi petugas yang sedang memadamkan api maupun untuk warga yang terkena dampak karhutlah tersebut.

"Maka dari itu Kita sudah menurunkan satu team relawan yang saat ini sudah standby di lokasi bencana, selain menyalurkan bantuan berupa sembako dan masker yang semua itu bersumber dari banyak donatur yang tidak mengikat salah satunya Bank Sumsel Babel dan Baznas. PMI pun berupaya membantu mengevakuasi para korban bencana Karhutlah serta membantu petugas untuk memadamkan api juga," ujarnya Rabu (22/8/2019).

Chandra menambahkan bahwa relawan PMI Muba yang standby di lokasi bencana akan bergantian, bagi para donatur dan darmawan yang baik hati, silahkan kalau ingin menyalurkan bantuannya melalui PMI Muba, sebab sampai hari ini kami PMI tetap menerima saluran bantuan atau donasi. /red/

INFOSEKAYU - Kepedulian dan dukungan terhadap Palestina terus mengalir. Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) bersama Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin di bawah kepemimpinan Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin akan menggelar konser amal Palestina pada 15 September 2019 mendatang di Stadion Serasan Sekate.



Hal ini diketahui ketika Ketua KNRP Mokhamad Siswandi ketika sowan ke Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin, Rabu (7/8/2019) di ruang Bupati Muba.

"Kami sangat berterima kasih dengan Pak Bupati Dodi Reza yang sangat support dengan kegiatan konser amal peduli Palestina ini, Alhamdulillah beliau sangat memfasilitasi," ungkap Ketua KNRP Mokhamad Siswandi.

Dikatakan, adapun rangkaian pada kegiatan konser amal nantinya yakni Orasi Kemanusiaan, Lelang Amal, dan Pemutaran Film. "Kemudian konser amal juga akan diisi oleh Opick, Shoutul Harokah, dan Ebit Beat A," ungkapnya.

Lanjutnya, pada kegiatan konser amal juga akan dihadiri Ketum KNRP Ustadz H Suripto dan Ulama Palestina Syeikh Nashef Nashir Abdullah. "Dana yang akan dikumpulkan nantinya akan kita sumbangkan kepada saudara-saudara kita di Palestina," bebernya.

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin menyebutkan pihaknya sangat mensupport kegiatan konser amal Palestina tersebut. "Ini kegiatan yang sangat positif dan menjadi kegiatan yang nantinya akan turut andil meringankan beban saudara-saudara kita di Palestina," ulasnya.

Dodi menambahkan, kegiatan ini diprediksi akan dihadiri ribuan masyarakat yang tentunya juga akan menyalurkan donasi untuk konser amal tersebut. "Insya Allah konser amal Palestina ini akan bermanfaat," pungkasnya. /red/

INFOSEKAYU - Komunitas Berbagi Muba (KBM) menyerahkan bantuan dana senilai Rp 25.000.000 kepada Kepala Sekolah SMP IT Ma'had Salamun Aitam. Penyerahan bantuan tersebut diserahkan langsung di sekolah berbasis pondok pesantren, Rabu (31/7/2019).


Menurut Chandra Wijaya, SH, selaku anggota yang mewakili KBM mengatakan bahwa, dana tersebut didapatkan dari para donasi yang menyalurkan bantuannya melalui situs KitaBisa.com. KBM ini terdiri dari gabungan keterwakilan, tokoh politik, tokoh pemuda, pelajar, tokoh jurnalistik, pihak perusahaan dan pengusaha, yang di pelopori dan di komandoi oleh Wakil Bupati Muba Beni Hernedi.

"Dengan adanya gerakan sosial ini, kami berharap berbagi bisa menjadi kebiasaan, menginspirasi orang untuk memiliki kepedulian tinggi untuk ikut berperan dalam hal menghadirikan kebaikan untuk sesama," ungkap Chandra yang juga sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Muba.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP IT Ma'had Salamun Aitam Dedi Mumarto, SPd, didampingi oleh Ketua Yayasan Islamic Idol Opi Palopo MA sekaligus Kabag Kesra Setda Kabupaten Muba mengucapkan terima kasih kepada kitabisa.com dan Komunitas Berbagi Muba (KBM) atas kepeduliannya.

"Adapun nantinya dana ini akan dibelanjakan untuk perlengkapan sekolah seperti buku sekolah dan pakaian sekolah anak yatim piatu yang menjadi siswa di pesantren ini. Semoga ini menjadi kebaikan dan amal ibadah serta bermanfaat bagi kita semua," ucapnya.

Terpisah Wakil Bupati Muba mengungkapkan, dengan adanya KMB ini bisa menjari wadah bagi seluruh lapisan masyarakat untuk bisa termotivasi memberikan bantuan kepada sesama.

"Mudah-mudahan adanya komunitas ini yang bergerak di bidang sosial, kami berharap berbagi bisa menjadi kebiasaan, menginspirasi orang untuk memiliki kepedulian tinggi untuk ikut berperan dalam hal menghadirikan kebaikan untuk sesama," bebernya. /red/


INFOSEKAYU - Baznas Kabupaten Musi Banyuasin kini tidak hanya fokus di bidang sosial, kesehatan, dan dakwah, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Muba juga fokus tetapi juga akan terus berkolaborasi dan terus bersinergi dengan Pemkab Muba dalam kegiatan di bidang sosial termasuk pada bidang pendidikan dan bidang lainnya yang dibutuhkan berdasarkan Misi Kemanusiaan Pemkab Muba dan Baznas.


Setelah sukses menyelenggarakan program “Muba Peduli sesama” di antaranya bantuan bedah rumah sebanyak 7 rumah, bantuan korban bencana alam, bantuan santunan kematian, santunan fakir-miskin.

"Semua ini dapat dilaksanakan dengan baik, tentunya tidak terlepas dari komitmen para ASN TNI Polri Pegawai BUMN dan BUMD yang bertugas di Musi Banyuasin dan tentunya warga masyarakat Muba yang rutin menyisihkan rezekinya melalui Baznas Muba," ungkap Kepala Dinas Kominfo Muba Herryandi Sinulingga, Ap.

Lanjut dia, bahwa berdasarkan program Baznas untuk tahun 2019  memiliki sejumlah program yang akan dilakukan Diantaranya program Muba Makmur, program Muba cerdas, program Muba sehat, program Muba Taqwa.

Sementara itu Ketua BAZNAS Drs H Lukmanul Hakim, MSi, menbenarkan bahwa Baznas Muba akan terus berkontribusi positif untuk kemajuan muba khusunya dikegiatan sosial kemanusian khususnya  dan program tahun 2019 melalui program Muba Makmur, Program muba Cerdas program Muba Sehat dan Progran Muba Tagwa dan Baznas Muba juga akan memberikan beasiswa ataupun dukungan  pendidikan bagi siswa SD, SMP, SMA dan SMK, Beasiswa Diploma, Biasiswa Sarjana.

Tujuannya, ini semua adalah meningkatkan Sumber Daya Manusia Muba yang cerdas dan berahlak, dan menurunkan angka kemiskinan Di Musi Banyuasin serta program ini  bersinergi dengan program Muba (Membangun Umat Berbasis Agama) dan visi misi pemkab Muba Maju berjaya 2022

Lanjut Lukman, "Untuk realisasi penerimaan dan pendistribusian Baznas dimulai dari bulan Januari sampai dengan bulan Juni  tahun 2019 ini, total pendistribusiannya terealisasi sebanyak Rp 571.336.165. Sementara, untuk dana Amil realisasinya, sebesar Rp 112.603.784. Selanjutnya, total penyaluran bantuan sampai saat ini sebesar Rp 683.939.949," terangnya. /red/

INFOSEKAYU - Nasib kurang beruntung dialami Abi Hasan, warga Rantau Panjang Kecamatan Lawang Wetan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang hidup sebatang kara di gubuk tua berukuran 4X4 meter persegi dan saudaara kita ini menderita penyakit kanker getah bening sejak lama dan tak kunjung sembuh membuat kondisi Abi semakin memprihatinkan.


Meski Abu sudah tercover BPJS Kesehatan dari Pemkab Muba, Kamis (23/5/2019) Dinas Sosial Muba bersama Tim Kecamatan Lawang Wetan turut memberikan bantuan sembako dan kebutuhan sehari-hari.

"Alhamdulillah hari ini ada bantuan sembako yang diserahkan untuk pak Abi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," ungkap Camat Lawang Wetan, Tazarni.

Lanjutnya, sesuai instruksi pak Bupati Muba Dodi Reza Alex, tugas Camat memperhatikan warga yang kurang mampu untuk didata dan perhatikan.

"Sebagai tugas kita, selaku Pemerintah Daerah memberikan pelayanan terbaik bagi warganya  dan melaporkan dalam kesemoatan pertama dengan ini kami selaku Camat menindaklanjuti Instruksi tersebut dan kami laporkan bahwa  salah satunya warga kami ini kami memberikan perhatian serius untuk pak Abi Hasan. Semoga bantuan yang diberikan Pemkab Nuba Melalui Dinas Sosial ini  dapat bermanfaat dan kita doakan saudara kita ini disembuhkan dari penyakitnya dari Allah SWT," ujarnya.

Sementara itu Abi Hasan mengungkapkan terimakasih kepada Pemkab Muba Khususnya Bapak Bupati Dodi Reza Alex melalui dinas sosial dan pak Camat yang telah peduli dan memberikan bantuan kepada keluarganya untuk membantu keringanan hidup.

"Selama ini juga saya telah mendapatkan bantuan pengobatan dari BPJS yang dicover Pemkab Muba sebagai warga kurang mampu dan alhamdullilah sampai sekarang masih ditanggung dan tidak ada kendala," ucapnya. /red/



INFOSEKAYU -  Laporan yang diterima terkait adanya warga Desa Petaling Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), atas nama Mak tua dan Jamidin dengan kondisi menempati rumah yang tidak layak huni dan tergolong masyarakat tidak mampu.


Berdasarkan laporan tersebut, Pemkab Muba melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Muba bersama Camat Lais mengecek langsung dan mendatangi lokasi rumah Jamidin dan Mak Tua, Sabtu Siang (18/5/2019).

Menurut laporan Camat Lais, Deni Sukmana mengatakan bahwa tim menyerahkan langsung bantuan kepada keluarga Maktua dan Jamidin berupa enam paket sembako.

"Setelah dapatkan laporan ini kami bersama tim Dinsos langsung mendatangi lokasi dan untuk respon awal kami berikan bantuan berupa paket sembako, kemudian untuk bantuan selanjutnya rencana tahun ini akan masuk usulan dilakukan bedah rumah bagi keluarga Maktua dan Jamidin," jelasnya.

Sementara itu Maktua mengucapkan terimakasih atas kepedulian Pemkab Muba.

"Kami sangat berterima kasih kepada pak  Bupati Muba  H Dodi Reza Alex Noerdin  bersama jajaranya dan kami mengharapkan kiranya rumah kami disertakan dari bagian bedah rumah sehingga rumah kami layak huni. Sekali lagi terimaksih kami ucapkan semoga kita mendapatkan rejeki yang berlimpah dari Allah swt," ucapnya sambil mengusap airmatanya sebagai bagian rasa bahagia saat mendapatkan kunjungan dan mendapat bantuan dari Tim Pemkab Muba saat diwawancara media ini. /red/



INFOSEKAYU - Gerbong regenerasi di PMI Sumatera Selatan (Sumsel) terbuka dengan dilaksanakannya Musyawarah Provinsi ke-IX, Wakil Bupati Muba Beni Hernedi selaku Ketua PMI Kabupaten Muba turut hadir pada acara yang secara resmi dibuka Asisten Administrasi dan Umum Pemprov Sumsel, Prof Edward Juliarta pada Jumat malam (3/5/2019), di Aula Diklat PT Pusri Palembang.


Musprov mengagendakan evaluasi LPJ pengurus periode 2014-2019, memilih ketua baru dan menetapkan program-program PMI Sumsel. Peserta musprov tutur HM Najib Matjan, SH  selaku ketua panitia sebanyak 60 orang, meliputi pengurus provinsi dan markas PMI Sumsel serta ditambah perwakilan dari 17 kabupaten/kota se-Sumsel.

Pada kesempatan itu, Gubernur Sumsel melalui Asisten Bidang Administrasi dan Umum berharap musprov dioptimalkan sungguh-sungguh dalam menyukseskan tiap agenda.

"Harapannya (ketua baru) akan mampu mengemban amanah, mengorganisir, dan memimpin serta mengarahkan PMI Sumsel  menjadi lebih baik, lebih dekat, lebih cepat dan lebih menyentuh berbagai lapisan," tuturnya.

Menurutnya PMI merupakan perhimpunan organisasi yang bergerak dibidang kemanusiaan, tugasnya membantu pemerintah dalam bidang sosial dan penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan dan pelayanan darah. Menolong manusia dan bukan keperluan komersial.

Sementara itu dalam sambutan Pengurus PMI Sumsel, Zuman Marzuki menyampaikan bahwa Musprov merupakan agenda 5 tahunan sebagai bentuk pertanggungjawaban masa bakti 2014-2019 dimana telah berakhir.

Waktu 5 tahun begitu cepat berlalu namun masih banyak hal-hal  yang belum terlaksana.

"Kami laporkan PMI Sumsel telah miliki gedung baru, kemudian peningkatan kapasitas relawan, turut serta PMI pusat tanggap darudat pada bencana alam di Lombok, Banten dan Aceh serta aktif juga kirim staf relawan dalam ikuti pelatihan di tingkat nasional," bebernya.

Dalam sambutan Sekjen PMI Pusat, dr Ritola Tasmaya mengatakan, dirinya menilai musprov ini guna menilai kinerja 5 tahun kebelakanh dan menetapkan pokok program 5 tahun ke depan.

"Banyak hal telah lakukan PMI Sumsel, kami apresiasi setinggi-tinggiya kepada pengurus PMI Sumsel masa bakti 2014-2019. Kami juga ucapkan terimaksasih kepada gubernur Sumsel  dapat mendukung PMI dalam melaksanakan pelayanan kemanusiaan.

Kami berharap dengan semangat persaudaran kita dapat melaksanakan musprov sumsel ini," ucapnya.

Ketua PMI Muba, Beni Hernedi juga turut mengucapkan selamat atas terlaksannya Musprov ke IX PMI ini.

"Semoga pemilihan ketua PMI yang baru dapat terlaksana dengan baik, pilihlah pemimpinan yang kompeten dalam mendukung kemajuan organisasi maupun masyarakat. Karena organisasi ini dibangun melalui keikhlasan dan memiliki sosial yang tinggi untuk kemanusiaan," ucap Beni. /red/



INFOSEKAYU.COM - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muba menyalurkan bantuan logistik berupa  perlengkapan bayi, perlengkapan makan serta tas bagi korban banjir Trans SP 3 Desa Air Balui Kecamatan Sanga Desa.


Kepala BPBD Kabupaten Muba, Indita Purnama, SSos, MSi, mengatakan, pihaknya telah memberikan bantuan yang diperlukan masyarakat, bantuan tersebut diterima secara langsung oleh Kepala Desa setempat. Adapun jumlah KK/jiwa yang terkena dampak banjir yaitu 41 KK / 139 jiwa.

"Selain telah menyalurkan bantuan logistik, kami juga telah melakukan koordinasi dengan Dinas Instansi terkait untuk menyalurkan bantuan yang diperlukan masyarakat misalkan sembako ataupun bantuan obat-obatan," ujarnya.

Dijelaskannya, kondisi saat ini, aktivitas masyarakat setempat tidak berjalan seperti biasanya dikarenakan banyaknya genangan air yang menutupi bahu jalan, sehingga masyarakat setempat menggunakan perahu untuk beraktivitas sehari-hari.

Sementara itu Sementara itu salah satu warga Amir mengungkapkan rasa syukur atas aksi tanggap tim BPBD Kabupaten Muba yang telah menyalurkan bantuan bagi masyarakat korban banjir di Desanya.

"Kami ucapkan terima kasih kepada Pemkab Muba, bantuan logistik berupa perlengkapan bayi dan makanan telah kami terima dan segera akan kami distribusikan kepada masyarakat korban banjir," ucapnya. /red/


INFOSEKAYU.COM - Bertempat tinggal di gubuk kayu, dengan kondisi  kekurangan Amna dan Sulas warga Dusun II Desa Teluk Kijing Kecamatan Lais tidak lantas mudah mengeluh. Meski hidup dengan kondisi tidak layak, dua bersaudara ini tetap semangat melewati hari-harinya.


Dengan kondisi tersebut, membuat Dinas Sosial Pemkab Muba Selasa (5/2/2019) mendatangi langsung kediaman Amna dan Sulas, mirisnya lagi Sulas mengalami gangguan jiwa dan menjadi tanggungan Amna untuk hidup sehari-hari. 

"Hari ini Dinsos Muba memberikan bantuan sembako dan pakaian layak untuk ibu Sulas dan Amna," ungkap Plt Kepala Dinas Sosial, Drs Muhammad Jaya.

Lanjutnya, saat ini bertahap pihak Dinas Sosial Pemkab Muba sesuai arahan dari Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin melakukan penyisiran warga pra sejahtera di wilayah Muba untuk kemudian dilakukan pendataan guna dimasukan dalam program rastra atau jika unsur datanya terpenuhi sesuai ketentuan akan di dimasukan dalam data Program Keluarga Harapan (PKH).

"Selain diberikan bantuan, penyisiran warga pra sejahtera di Muba ini juga untuk dilakukan pendataan supaya masuk data Rastra atau PKH dan nantinya dapat sedikit meringankan beban hidup mereka sehari-hari," ungkap Jaya.

Tidak hanya memberikan bantuan kepada Amna dan Sulas, tim Dinsos Muba juga menyambangi kediaman Bakir (69) yang merupakan warga Desa Ulak Embacang Kecamatan Sanga Desa. "Bantuan berupa dua paket sembako, tikar selimut, juga pakaian layak pakai," imbuhnya.

Sementara itu, Amna mengaku sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan terutama perhatian pak Bupati Dodi Reza Alex Noerdin. "Terima kasih pak Bupati, bantuan ini sangat berguna dan bermanfaat untuk keluarga kami," tuturnya.

Sebelumnya juga pada 1 Februari lalu, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin bersama Dandim 0401 Letkol Arm M Saufudin Khoiruzzamani, Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, Sekda Muba Drs Apriyadi MSi serta komunitas gowes Sekayu menyambangi kediaman Levi Diana (48) warga pra sejahtera yang memiliki empat orang anak ini, mengalami sakit menahun dan kedua kakinya pun sudah diamputasi karena menderita sakit diabetes.

Bahkan kelimanya ini bertempat tinggal di rumah yang kurang layak  huni dengan kondisi bangunan kayu yang sudah mulai rapuh.

Pada saat itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin bersama FKPD Muba  menyebutkan dirinya akan segera berkoordinasi dengan OPD terkait untuk melakukan bedah rumah atau menyediakan lahan untuk membangun rumah keluarga Diana.

Melalui Dinas Sosial juga telah diberikan bantuan kursi roda untuk ibu Diana, di samping bantuan lainnya yang dibutuhkan.

"Bertahap, warga prasejahtera di Muba melalui Dinsos Muba dan OPD terkait akan diberikan bantuan dan dilakukan pendataan, supaya bisa mendapatkan bantuan dari Pemerintah baik daerah maupun pusat. Jemput bola ini juga lebih efektif supaya bantuan-bantuan nantinya tepat sasaran," pungkasnya. /red/


INFOSEKAYU.COM - Mengawali bulan Februari, Jumat (1/2/2019), Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin bersama Dandim 0401 Letkol Arm M Saufudin Khoiruzzamani, Kapolres Muba AKBP Andes  Purwanti serta komunitas gowes Sekayu mengejutkan warga di kawasan Jalan Letnan H Nur Lingkungan VII Kelurahan Serasan Jaya.


Menaiki sepeda, lengkap dengan peralatan safety tampak para pemimpin Muba ini  kompak menyusuri lorong kecil di kawasan tersebut, rupanya kedatangan pemimpin di bumi Serasan Sekate ini untuk menyambangi kediaman Levi Diana (48) warga pra sejahtera yang memiliki empat orang anak ini, mengalami sakit menahun dan kedua kakinya pun sudah diamputasi karena menderita sakit diabetes bahkan kelimanya ini bertempat tinggal di rumah sederhana sekali dengan kondisi bangunan kayu yang sudah rapuh.

"Saya dan ibu Kapolres dan pak Dandim datang langsung ini ingin melihat kondisi ibu Diana secara langsung dan kami ingin memberikan sedikit bantuan untuk meringankan beban ibu Diana," ungkap Dodi Reza Alex

Dikatakan, dirinya akan segera berkoordinasi dengan OPD terkait untuk melakukan bedah rumah atau menyediakan lahan untuk membangun rumah keluarga ibu Diana.

"Ibu Diana ini menumpang dengan keluarganya, rumah yang ditempati saat ini tidak ada surat-surat administrasi, jadi agak sedikit kesulitan untuk memberikan program bedah rumah. Tapi nanti rencananya, akan disiapkan lahan dan dibangunkan rumah agar mereka tinggal di tempat yang layak," tutur Dodi.

Kemudian, Dodi Reza menambahkan dirinya juga akan mengikutsertakan anak-anak ibu Diana untuk mengikuti program sekolah paket karena sudah puluhan tahun putus sekolah.

"Kan sayang kalau anak-anak ibu Diana ini tidak ada ijazah, jadi nanti anak-anaknya akan diikutsertakan untuk ujian Paket supaya ada modal untuk masa depannya kelak," imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti mengatakan bakti sosial yang dilakukan kali ini, melibatkan semua unsur yakni Forkopimda Muba beserta komunitas milenial dalam hal ini komunitas gowes Sekayu.

"Kami juga mendapatkan laporan dari warga, kalau keluarga ibu Diana ini sangat pantas mendapatkan bantuan, dan pak Bupati juga ingin menyambangi langsung kediaman ibu Diana untuk melihat kondisi secara langsung," urainya.

Andes menambahkan, Polres Muba juga mengajak komunitas milenial yakni komunitas gowes Sekayu untuk bersama-sama bakti sosial memberikan bantuan kepada keluarga ibu Diana."Giat ini juga ingin menggerakkan anak-anak muda untuk tergerak melakukan perbuatan positif dan membantu sesama, dan gerakan gotong royong peduli sesama," ungkap Andes.

Terpisah, Diana mengucapkan rasa bersyukur dan terima kasih atas pemberian bantuan pihak Pemkab Muba beserta Polres Muba dan Komunitas gowes Sekayu, janda yang memiliki empat orang anak ini berharap bisa memiliki rumah yang layak huni.

"Alhamdulillah, pak Bupati dan Ibu Kapolres dan pak dandim sangat memperhatikan warganya," tuturnya.

Dikatakan Diana, saat ini dirinya hanya mengandalkan salah satu anaknya yang bekerja serabutan sehari-hari untuk menafkahi keluarganya. "Ada satu anak saya kerja di cucian motor, kami hanya mengandalkan dia untuk makan sehari-hari. Kondisi kaki saya keduanya sudah di amputasi jadi tidak bisa beraktifitas lagi untuk mencari nafkah," terangnya.

Usai memberikan bantuan dan mengunjungi kediaman Diana, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin, Dandim 0401 Letkol Arm M Saufudin Khoiruzzamani Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti beserta Sekda Muba Drs Apriyadi jajaran OPD, jajaran Polres Dan Jajaran Kodim 0401 pun melanjutkan bersepeda ke Taman di belakang Rumah Dinas Bupati untuk membaur bersama warga yang sedang berolahraga di taman tersebut. /red/


INFOSEKAYU.COM - Sesuai semboyan Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, itulah yang menjadi landasan bagi Polsek Batang Hari Leko Resort Musi Banyuasin ketika memberikan bantuan sembako yang diserahkan kepada korban kebakaran warga Dusun V Desa Tanah Abang Kecamatan Batang Hari Leko, Senin (14/1/2019).


Bantuan tersebut langsung diserahkan langsung oleh Kapolsek yang didampingi Danramil Babat Toman untuk meringankan sedikit beban terhadap korban Alpian (45) yang terkena musibah. Adapun barang bantuan berupa sembako terdiri dari beras, mie instan, roti, gula dan susu.

"Kita juga turut merasakan apa yang dirasakan korban yang mengalami musibah, hanya dengan cara seperti ini dapat selalu terjalin hubungan yang baik, korban mengalami kerugian Rp.15 juta," jelas Kapolres Musi Banyuasin AKBP Andes Purwanti, SE, MM melalui Kapolsek Batang Hari Leko AKP Sofyan Afandi, SH saat dikonfirmasi.

Dari informasi Kapolsek, kebakaran terjadi pada Sabtu (12/01/19) pagi di Talang Kulim Dusun V Desa Tanah Abang Kecamatan Batanghari Leko. Kebakaran rumah disebabkan dari racun nyamuk yang ditinggalkan korban pergi ke kebun untuk menyadap getah karet. Dapur rumah korban yang semi permanen yang hanya berukuran 3 x 6 juga ikut habis terbakar.

"Saya mengucapkan terima kasih banyak yang tak terhingga, semoga senantiasa dibalas kebaikannya oleh Allah SWT,” ungkap Alpian. /red/


INFOSEKAYU.COM - Musibah kebakaran yang dialami Alfian warga Dusun V Desa Tanah Abang Kecamatan Batang Hari Leko (BHL), Sabtu (12/1/2019) lalu mengakibatkan rumah Alfian rata dengan tanah, bahkan dirinya mengalami kerugian yang ditaksir hingga Rp30 juta.


Tak ingin kondisi keluarga Alfian terus berlarut akibat musibah kebakaran tersebut, Minggu (13/1/2019) pihak Dinas Sosial Pemkab Muba yang langsung dikomandoi Plt Kadinsos Muba Muhammad Jaya langsung turun ke lokasi kebakaran dibantu pihak Kecamatan bantuan pun langsung diserahkan ke keluarga Alfian.

"Ada sembako, matras dan pakaian layak yang diberikan ke keluarga Alfian. Ini untuk mengurangi sedikit beban keluarga Alfian sesuai arahan dari pak Bupati Dodi Reza untuk merespon cepat warga Muba yang sedang terkena musibah," ungkap Plt Kadinsos Muba, Muhammad Jaya.

Sementara itu, Camat BHL Nwardi Endang menuturkan pihaknya juga nanti akan swadaya bersama warga dan pihak Kodim dan Polsek untuk bersama-sama gotong-royong memperbaiki kediaman Alfian yang menjadi korban kebakaran.

"Kami berharap keluarga pak Alfian tabah, jajaran Pemkab Muba bersama Forkompimcam dan warga akan gotong royong bersama," tuturnya.

Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin menyebutkan jajaran Pemkab Muba bersama warga akan terus bersinergi dan terus melestarikan budaya gotong-royong dalam hal meringankan beban warga khususnya di bumi Serasan Sekate. 

"Budaya gotong-royong akan terus kita tanamkan dan jalankan, utamanya meringankan beban warga yang sedang dihadapi musibah," tegasnya. /red/


INFOSEKAYU.COM - Pasca kejadian angin puting beliung yang menghancurkan puluhan rumah dan sekolah di Kecamatan Lalan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Kamis (3/1/2019) malam lalu, Dinas Sosial (Dinsos Muba) langsung melakukan aksi cepat tanggap darurat untuk memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya hancur disapu angin puting beliung.


"Kami membawa peralatan tenda pengungsian, matras, selimut, dan 40 paket sembako untuk warga yang rumahnya hancur dan juga membawa makanan serta pakaian," ungkap Plt Kadinsos Muba, Drs H Muhammad Jaya, Sabtu (5/1/2019).

Dikatakan, berdasarkan pantauan langsung pihak Dinas Sosial tidak ada warga yang membutuhkan pertolongan secara serius, hanya saja rumah warga beberapa ada yang rusak berat dan akan dibangun kembali secara gotong royong bersama warga

"Kalau luka-luka tidak ada, hanya saja ada rumah warga yang rusak parah dan sudah mengungsi di tenda pengungsian dan rumah kerabat masing-masing," tuturnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Azmi Dariusmansyah juga mengatakan  puskesmas setempat membuka posko pengobatan dan menghilangkan trauma warga

"Meski tidak ada korban jiwa dan korban luka-luka, kita tetap membuka posko pengobatan untuk sedikit menghilangkan trauma warga, dan ini sudah menjadi tugas kami dan menjalankan  instruksi dari pak Bupati Dodi Reza," ungkapnya.

Terpisah, salah satu warga Poniman (47) warga Desa Purwa Agung mengaku bersyukur  atas respon cepat tanggap pihak Pemkab Muba. "Kami ucapkan terima kasih kepada pak Bupati Dodi Reza yang dengan cepat merespon untuk memberikan perhatian dan bantuan kepada warga Lalan pasca bencana angin puting beliung," tuturnya.

Diketahui, sebelumnya angin puting beliung menghancurkan puluhan rumah warga dan sekolah di Desa Purwa Agung, Desa Karang Tirta, dan Desa Mekar Jaya Kecamatan Lalan.

Tercatat, berdasarkan laporan Camat Lalan Oktarizal, SE, beberapa kerusakan, yakni 2 unit rumah di Desa Purwa Agung rusak berat, rusak ringan 10 unit,  pure 3 tempat dan sekolah rusak 1 unit. Kemudian, di Desa Karang Tirta rumah rusak berat 2 unit, rusak sedang 1 unit, dan sekolah rusak ringan 1 unit. /red/


INFOSEKAYU.COM -  Puluhan rumah warga dan sekolah di Desa Purwa Agung, Desa Karang Tirta, dan Desa Mekar Jaya di Kecamatan Lalan Kabupaten Musi Banyuasin menjadi korban amukan angin puting beliung, Kamis (3/1/2019) malam.


Beruntung dalam insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Hanya saja, berdasarkan laporan pemerintahan setempat, terdata dua unit rumah di Desa Purwa Agung rusak berat, rusak ringan 10 unit,  pure 3 tempat dan sekolah rusak 1 unit. Kemudian, di Desa Karang Tirta rumah rusak berat 2 unit, rusak sedang 1 unit, dan sekolah rusak ringan 1 unit.

"Selain itu, di Desa Mekar Jaya rumah rusak sedang 1 unit, Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Saat ini warga yang rumahnya rusak sudah disiapkan tempat pengungsian," ungkap Camat Lalan, Okta Rizal SE .

Dikatakannya, pihak Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) bersama warga melakukan gotong royong bersama memperbaiki rumah-rumah yang rusak.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Kesehatan Musi Banyusian Azmi Dariusmansyah telah  mengintruksikan ke Puskesmas Karang Mukti untuk segera turun guna mengantisipasi permasalahan masyarakat khususnya terkait kesehatan dan segera mendirikan posko pengobatan dilokasi, dan tak lupa memberikan laporan ke dinas terkait kejadian tsb.

Kepala Dinas Sosial Musi Banyuasin H Muhammad Jaya mengungkapkan bahwa, "Tim Dinas Sosial Insya Allah besok akan turun langsung ke lokasi memberikan bantuan berupa sembako bahan pokok dan peralatan kebutuhan lainnya yang dibutuhkan warga sesuai laporan Camat Lalan," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan meminta seluruh OPD tanggap darurat dan segera memberikan bantuan untuk kebutuhan warga di Lalan. "Segera ke lokasi dan menginventarisir kebutuhan warga, buka posko kesehatan untuk melayani warga setempat, dalam kesempatan pertama segera ditindaklanjuti, karena Pemerintah wajib hadir ditengah tengah masyarakat dan segera laporkan langsung ke saya tindak lanjut yang diperlukan dan yang telah ditindaklanjuti OPD terkait sesuai tugas pokok dan fungsi organisasi," pungkasnya. /red/


INFOSEKAYU.COM - Beredarnya foto lima orang anak di Kabupaten Musi Banyuasin di media sosial dengan keterangan lima anak tersebut yatim piatu dan tinggal di tempat yang tidak layak akhirnya dikroscek secara langsung oleh pihak Dinas Sosial Pemkab Muba, Jumat (28/12/2018) malam.


Plt Kepala Dinas Sosial Muba, Muhammad Jaya menyebutkan, bahwasannya kelima orang anak tersebut di antaranya Firdaus tidak benar kalau tidak memiliki orang tua, kedua orang tua kelima anak tersebut masih ada.

"Kedua orang tuanya masih hidup, hanya saja sudah berpisah tetapi Erlina dan Rusdi yang merupakan kedua orang tua lima anak tersebut tetap menafkahi anak-anaknya," jelas Plt Kadinsos Muba, Muhammad Jaya.

Terkait foto yang beredar, lanjutnya, bukan foto di kediaman anak-anak tersebut melainkan foto tersebut sedang berada di pondok kebun milik neneknya. "Foto tersebut bukan di rumah tapi di pondok kebun," urainya.

Jaya menambahkan, meski demikian pihak Dinsos Muba tetap memberikan bantuan berupa sembako dan pakaian layak pakai. "Untuk rumahnya juga akan direncanakan direnovasi untuk sedikit meringankan keluarga Erlina dan kelima anaknya," terangnya.

"Selain itu, kami akan membuatkan Kartu Indonesia Sehat (KIS), secepatnya bawa Kartu Keluarga (KK) dan KTP serta foto pondok ke Kantor Dinsos Muba," tambahnya.

Untuk diketahui, Erlina (35) ini kesehariannya bekerja dan tinggal di rumah Usup Mansur Mawan atau Usup Takma, (Tapak Maut) bersama kelima anaknya, sebulan sebelumnya memang dirinya tinggal di pondok kebun duku yang berada di Komplek Praja Permai Kelurahan Balai Agung.

"Iya, dulunya kami tinggal disana, pondok itu sengaja kami kosongkan, karena Istri dari Usup Mansur Mawan menawarkan kami tinggal di rumah kontrakannya secara gratis," ujar Erlina yang akrab di sapa Lina.

Dijelaskan, dirinya bekerja dari Subuh, ia pun berminat untuk tinggal di rumah kontrakan yang ditawarkan.

"Selain dekat dengan tempat bekerja, anak - anak saya bisa terkontrol kalau mau pergi ke sekolah. Namun, memang barang - barang kami masih banyak kami tinggalkan di pondok," terangnya.

"Saya ucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Muba yang dalam hal ini pak Bupati Dodi Reza dan Dinas Sosial yang telah peduli terhadap kami," pungkasnya. (rel)



INFOSEKAYU.COM - Sebanyak 10 tim dokter relawan dari RSUD Sekayu, Kamis (27/12/2018) sekitar pukul 18.00 WIB tiba di pengungsian korban tsunami di Banten.


Tim relawan kemanusiaan yang tergabung dari Emergency Medical Response Team (EMRT) RSUD Sekayu, SSDS, dan Polda Kalimantan Tengah ini tiba di lokasi langsung berjibaku memberikan pengobatan dan perawatan bagi korban tsunami.

"Sudah sekitar 94 korban yang kita langsung berikan perawatan. Dominan mereka terkena luka dan patah tulang akibat benturan benda keras saat terseret tsunami," ujar salah satu Tim EMRT RSUD Sekayu, dr Erty Sundarita SpPD.

Dikatakan, tercatat ada sebanyak 1.011 pengungsi yang berada di posko Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten."Tim bekerja stand by, apabila ada yang butuh pengobatan dan perawatan langsung mendapat penanganan," tuturnya.

Ia mengaku, setibanya di sana masih banyak pengungsi yang belum mendapatkan penanganan secara medis. "Semoga keberadaan kami di sini, bisa satu-persatu menangani kebutuhan medis korban tsunami," ungkapnya.

Diketahui, Tim EMRT RSUD Sekayu yang turut menjadi relawan kemanusiaan korban tsunami di Banten yakni diantaranya dr Hendra Cipta, SpB (Spesialis Bedah), dr Erty Sundarita, SpPG (Spesialis Penyakit dalam), dr A Syaukat, dr Yurike, dr Alif Alfiansyah, Bambang Irawan AmRo Ns, A Kurniawan SKep, Nizar AmKep, Jonal Harnain AmKep, dan Ikang Fauzi AmKep.

Sementara itu, Direktur RSUD Sekayu dr Makson Parulian Purba, MARS mengatakan keberangkatan tim EMRT RSUD Sekayu ini merupakan misi kemanusiaan untuk meringankan beban korban tsunami di Banten.

"Kita juga sudah mendapatkan arahan dari pak Bupati untuk membawa obat-obatan serta peralatan medis yang cukup untuk menolong korban tsunami di Banten," imbuhnya.

Makson menambahkan, dengan keberadaan tim EMRT RSUD Sekayu diharapkan dapat meringankan beban korban tsunami Banten. "Semoga korban luka-luka tsunami Banten mendapatkan perawatan yang maksimal nantinya dan keberadaan tim EMRT RSUD Sekayu bisa meringankan beban korban," pungkasnya. /red/