Articles by "Arus Mudik"
Tampilkan postingan dengan label Arus Mudik. Tampilkan semua postingan

INFOSEKAYU.COM - Sedikit angin segar bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin. Untuk lebaran tahun ini, para PNS diperbolehkan menggunakan mobil dinas untuk mudik, namun dengan catatatan, tidak boleh keluar sumsel.

Plt Bupati Muba Beni Hernedi mengatakan bahwa mobil dinas yang melekat dengan jabatan boleh dibawa mudik dengan alasan keamanan, seandainya ditinggal di rumah atau kantor. "Mobil dinas yang dipegang SKPD merupakan tanggung jawab mereka. Yang penting, mobil dinas dibawa dalam kebaikan hari raya Idul Fitri," katanya.

Diperbolehkannya mudik dengan menggunakan mobil dinas ini juga memiliki berbagai syarat, di antaranya kerusakan dan BBM ditanggung secara pribadi, "Dan bagi yang keluar Muba dalam wilayah Sumsel agar melapor ke atasannya, agar diketahui termonitor." jelasnya.

Sementara itu Beni juga menegaskan bahwa mobil dinas yang tidak boleh dibawa mudik adalah mobil DAMKAR, AMBULAN, dan Mobil JENAZAH. "Kalau ada yang bawak mobil ini mudik maka kami berikan sanksi." tutupnya. /red/

 

INFOSEKAYU.COM - Plt Bupati Muba Beni Hernedi menghadiri langsung Video conference (Vicon) dengan Kapolri, sejumlah jajaran menteri Kabinet Kerja hingga stakeholder terkait dalam Rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka kesiapan pengamanan idul Fitri 1439 H 2018 bertempat di command center Polres Muba, Selasa (5/6/2018).


Kapolri Jendral Tito Karnavian menyebutkan pertemuan ini membahas 4 isu penting jelang Idul Fitri, antara lain stabilitas pangan, arus mudik/arus balik, bencana alam, serta terorisme. 

"Mengenai stabilitas pangan, harga dan stok sudah mencukupi tidak ada alasan kenaikan harga namun perlu diwaspadai bersama penimbunan beras oleh sekelompok pengusaha di momentum lebaran ini untuk mendapatkan untung besar," ujar Tito.

Mengenai terorisme, ia juga meminta pemerintah daerah memberikan porsi anggaran ke Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) agar bisa aktif melakukan kegiatan-kegiatan untuk menetralisir penyebaran paham ideologi radikalisme.

Mengenai arus mudik/arus balik ia memberikan atensi khusus ke jajaran kepolisian di provinsi Selatan dan Lampung untuk mencegah dan menindak aksi begal dan pungli di sepanjang jalan.



Usai kegiatan Vicon tersebut Plt Bupati Muba Beni Hernedi mengatakan secara umum kondisi jalan di kabupaten Muba cukup baik untuk dilalui pemudik, hanya beberapa titik rusak telah dan sedang dilakukan perbaikan.

"5 pos siaga ketupat, mobil derek dan personel akan disiagakan untuk kelancaran arus mudik", sampainya.

Ia juga menyampaikan bersama Polres Muba akan membuat surat edaran kendaran angkutan barang atau truk dilarang melintas pada H-5 hingga H+5 lebaran sebagai upaya memperlancar lalu lintas jalan. /red/



Palembang, Infosekayu.com- Jelang arus mudik yang meningkat pada H-5 hari raya Idul Fitri 1439 H mendatang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba meningkatkan koordinasi bersama aparat TNI dan Polri untuk meningkatkan kewaspadaan dan kenyamanan saat arus mudik dan arus balik berlangsung. 

Untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan, utamanya menciptakan kondisi mudik yang nyaman dan aman Plt Bupati Muba Beni Hernedi yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Muba Pathi Ridwan menghadiri Rapat Koordinasi Operasi Ketupat Musi 2018 yang digelar di aula Rekonfu Mapolda Sumsel, Rabu (30/5). 

"Jadi, sifatnya Polres, Dandim, dan Pemda setempat bersama-sama menciptakan kondisi mudik dan arus balik yang aman dan nyaman," ungkap Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain, Rabu (30/5). 

Lanjutnya, saat ini upaya penjagaan keamanan dan kewaspadaan di wilayah Muba sangat berjalan baik, terlebih saat ini Muba sudah memiliki beberapa spot CCTV yang diawasi 24 jam oleh Pemkab Muba yang bekerjasama dengan Polres Muba. 

"Jadi tidak hanya meminimalisir kejahatan dan kecelakaan saja, sinergi ini juga untuk lebih mewaspadai adanya ancaman teror," bebernya. 

Sementara itu, Kadishub Muba Pathi Ridwan menyebutkan Pemkab Muba berkomitmen pada pelaksanaan arus mudik dan balik tahun ini Pemkab Muba akan lebih meningkatkan koordinasi bersama pihak Polri dan TNI. 

"Arus mudik dan balik di wilayah Muba akan berjalan kondusif, dan sinergi Pemkab, TNI, dan Polri akan berjalan maksimal," tegasnya. Pada kesempatan tersebut juga dihadiri Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti. (Edp)



INFOSEKAYU.COM - Antisipasi lonjakan arus kendaraan Jelang mudik lebaran, Pemkab Muba gelar Rapat Pembahasan Rencana Kesiapan Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2018/1439 H di Kabupaten Musi Banyuasin, di Ruang Rapat Serasan Sekate (28/5/2018).


Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Muba, Drs H Apriyadi MSi, turut hadir Kadishub Muba, Perwakilan Kapolres Muba,Camat Sekayu, Perwakilan Satpol PP, Serta petangkat daerah terkait lainnya.

Sekda mengatakan, persiapan dilakukan sejak jauh hari, sebagai bentuk kesiapsiagaan pemerintah jelang Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1439 H pada Juni 2018 mendatang.

"Kita mulai melakukan persiapan walaupun kegiatan masih cukup lama, dari awal kita sudah melakukan rapat untuk melakukan persiapan," ujarnya.

"Diharapkan kepada semua pihak untuk serius menjalankan kegiatan ini karena ini untuk operasi kemanusiaan, mohon partisipasinya untuk fasilitas dan sama-sama menjaga," tegasnya.

Kabag Ops Kompol Erwin S Manik SIk dalam paparannya mengatakan,  Untuk jalur lalu lintas di Kabupaten Muba ada Dua rute yang pertama jalur lintas tengah dan yang kedua jalur lintas timur.

"Yang perlu di antisipasi adalah puncak mudik pada tanggal 15, dan arus balik tanggal 20," ucapnya.


Lanjutnya, tujuan Operasi ketupat 2018 untuk memberikan rasa aman, tertib, kepada seluruh masyarakat, terutama masyarakat wilayah hukum Polres Muba yang merayakan hari raya 1439 H, Kegiatan ibadah serta mobilitas angkutan barang atau kegiatan yang menyertai di pasar pertokohan dan departemen lainnya.

"Sandi dalam operasi ketupat yaitu,  Ketupat Musi 2018, yang akan dilaksanakan selama 16 hari," jelasnya. /red/