Articles by "Jalan Tol Trans Sumatera"
Tampilkan postingan dengan label Jalan Tol Trans Sumatera. Tampilkan semua postingan

INFOSEKAYU - Menteri BUMN, Rini M Soemarno beserta rombongan melakukan ekspedisi Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) untuk ketiga kalinya. Ekspedisi ini dilakukan untuk melihat progres pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) pada ruas Terbanggi Besar (Lampung)-Pematang Panggang dan Kayu Agung-Palembang (Sumatera Selatan) segera operasional.


Rini bersama dengan rombongan yang telah melakukan perjalanan dari Jakarta mengaku senang dengan progres pembangunan Proyek Strategis pada wilayah ini. “Sungguh perjalanan yang menyenangkan, saya mengikuti dari awal proses pembangunan tol Lampung hingga Palembang, area ini bukan mudah dibangun,” ungkap Rini.

Rini mengaku bangga hasil karya anak bangsa yang telah membangun bentangan tol dengan panjang lebih dari 360 Km. “Ini karya anak-anak muda, karya anak bangsa yang dikerjakan dalam waktu kurang dari 4 tahun,” ujar Rini.

Rini juga berterimakasih atas dukungan Pemda OKI dalam proses pembebasan lahan untuk kebutuhan pembangunan tol.

“Terimakasih atas dukungan Pemda juga kerja keras HK, Waskita dan semua pihak hingga hari ini area yang dulunya rawa telah berubah menjadi aspal,” tukasnya.

Rini juga memastikan presiden akan menyusuri sendiri ruas Tol Lampung hingga Palembang saat siap diresmikan.

Sementara itu SVP Division VII PT Waskita Karya (Persero), Heri Supriyadi memastikan ruas tol Terbangi besar-Pematang Panggang- Kayuagung sudah siap operasional. “Kami laporkan kepada Ibu menteri ruas PP-KA untuk main road sudah 100 persen, PR kami tinggal ada 2 over pass yang akan selesai akhir Agustus ditambah 7 rest area yang selesai bertahap,”ujar Heri.

Lalu untuk progres tol Kayuagung-Palembang sepanjang 33,5 KM sudah mencapai 93 persen. ” Dari 33,5 Km existing menyisakan 7,9 Km yang belum aspal, akhir Agustus kita target selesai dan biring road selesai di akhir September,” ucapnya.

Mengerjakan ruas tol Kayuagung-Palembang, lanjut Heri, juga membutuhkan penanganan khusus karena terdapat dua jembatan besar, yaitu jembatan Musi dan Kramasan.

” Tol PP-KA dan KA-Palembang memang butuh penanganan khusus namun berkat dukungan semua pihak kita kerjakan tepat waktu,”tutupnya. /red/

Sumber : Kabar Rakyat

INFOSEKAYU.COM - Jalan bebas hambatan Bakauheni-Palembang-Betung sepanjang 460 km ditarget rampung pengerjaan konstruksi fisiknya pada awal 2019 mendatang. Saat ini progres pengerjaannya secara keseluruhan telah mencapai 75%.


Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan pembangunan jalan Tol Trans Sumatera telah dibangun sejak April 2015 dan ditargetkan rampung sebelum Asian Games, khususnya sepanjang Bakauheni-Palembang. Namun karena masalah pembebasan lahan, akhirnya target proyek ini terhambat.

"Kita tadinya berharap bisa kita coba untuk Asian Games. Tapi memang pada prosesnya pembebasan lahan tidak semudah yang kita perkirakan. Akhirnya ini sedikit terlambat," kata Rini di Palembang, Kamis (30/8/2018) seperti dikutip dari detikcom.

Rini pun meminta kepada pihak Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk bisa menyelesaikan proyek ini pada awal 2019, atau April 2019. Saat ini, kata Rini, progresnya konstruksi jalan tol secara umum dari Bakauheni hingga Palembang telah sekitar 75%.

"Mungkin kalau total kira-kira sudah 75-80% pembangunan. Dan alhamdulillah untuk badan jalan semua lahan sudah clear semua," katanya.

Sedangkan untuk pembebasan lahan, kata Rini, untuk badan jalan sudah sepenuhnya beban. Hanya saja, ada beberapa titik seperti di bagian sisi jalan masih ada yang belum selesai.

"Jadi mungkin di pinggir kiri-kanannya jalannya masih ada, ataupun beberapa yang ada hubungannya dengan exit. Tapi jalan tolnya sendiri sudah selesai. Insyaallah kalau pembebasan di badan jalan sudah selesai," kata Rini.

Sementara itu, Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero) Bintang Perbowo mengatakan, pihaknya selaku BUJT berusaha untuk mempercepat penyelesaian pembangunan. Dia menargetkan pada November 2018 ruasnya sudah bisa tersambung semua.

Adapun Tol Bakauheni-Palembang terbagi dalam tiga ruas, yakni Bakauheni-Terbanggi Besar pengerjaan fisiknya sudah mencapai 86,02%, Ruas Terbanggi Besar-Kayu Agung sudah mencapai 73%, serta ruas Palembang-Indralaya sudah mencapai 95,46%.

"Bisa ya, lebih cepet malah. November akhir, atau Desember sudah selesai semua," kata Bintang. /red/