Articles by "Kecelakaan Speedboat"
Tampilkan postingan dengan label Kecelakaan Speedboat. Tampilkan semua postingan

INFOSEKAYU - Kecelakaan speedboat kembali terjadi di perairan Karang Agung, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Kamis (30/5/2019).


Kecelakaan melibatkan Speedboat Sriwijaya dan Speedboat Ampibi.
Tidak ada korban jiwa, tetapi 5 orang penumpang mengalami luka-luka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan Speedboat Sriwijaya dengan Speedboat ampibi terjadi sekitar pukul 07.30 WIB di P 7 tepatnya Muara Sungai Desa Sri Gading Kecamatan Lalan, Kabupaten Muba.

Kecelakaan tersebut terjadi pada saat Speedboat Sriwijaya mau masuk kanal. Sedangkan Speedboat Ampibi mau keluar kenal.

Karena tidak bisa dihindarkan, kedua speedboat tersebut bertabrakan.

Speed Boat Sriwijaya yang dikemudikan Jumangat (30 tahun), berpenumpang 9 orang melaju dari Sungai Tenging menuju Desa Sri Gading untuk menjemput penumpang.

Sedangkan Speed Boat Ampibi yang dikemudikan Saifuddin (32 tahun), berpenumpang 30 orang.

"Dari tabrakan tersebut sejumlah penumpang terpental, namun tidak terjadi korban jiwa dari insiden tersebut. Kecelakaan tersebut hanya menyebabkan 5 orang penumpang mengalami luka berat dan ringan," kata Kepala Dishub Muba Pathi Riduan, Kamis (30/5/19).

Setelah terjadinya kecelakaan warga sekitar langsung melakukan pertolongan dan melakukan evakuasi terhadap korban.

"Salah satu Speed mengelami kerusakan yakni Speed Sriwijaya, sedangkan satunya hanya mengalami rusak ringan. Kasus ini saat ini telah di tangani oleh Satpolair Polres Muba," jelasnya.

Salah seorang korban Ema menuturkan, Speedboat yang ditumpanginya hendak berangkat dari Dermaga Tengging menuju Palembang.

Sehingga, selama di perjalanan Speedboat yang ditumpanginya itu akan berhenti di pesisir sungai menjemput penumpang.

Saat itu ada speedboat lain yang telah terisi penuh oleh penumpang, hendak keluar sehingga terjadilah tabrakan.

"Kalau yang kami tumpangi itu hanya 4 orang, tapi Speedboat yang hendak keluar itu banyak sekitar 30-an penumpangnya," terang Ema didampingi ibunya, saat dirawat di RS Myria Palembang.

Atas kejadian itu, hingga sekarang ia mengkhawatirkan kondisinya yang sedang hamil dan rasa trauma masih selimuti perasaanya. /red/

Sumber : Tribun Sumsel

INFOSEKAYU.COM - Sebuah speedboat yang membawa puluhan penumpang mengalami kecelakaan di Perairan Sungai Musi, Kabupaten Banyuasin menyebabkan empat orang meninggal dunia dan tiga penumpang masih dinyatakan hilang.


"Informasi dari anggota di lapangan ada empat meninggal, tiga orang hilang dan 13 yang selamat," kata Humas Basarnas Palembang, Taufan saat dihubungi lewat telepon, Senin (18/3/2019) seperti dikutip dari sumselupdate.com.

Dikatakan Taufan, saat ini tim gabungan Basarnas Palembang, Pol Airud Mapolda Sumsel dan Polres Banyuasin sudah ada di lokasi. Tim telah melakukan evakuasi terhadap korban selamat. "Tim fokus evakuasi korban yang selamat di lokasi dan melakukan pencarian korban hilang," imbuh Taufan.

Kasubdit Gakkum Pol Airud Polda Sumsel AKBP Munaspin mengatakan, kecelakaan terjadi pukul 11.00 WIB tepat di Perairan Sungai Musi Jalur 10. Speedboat PK 200 yang dikemudikan Muhammad menabrak pohon pedado di tepian sungai.

"Speedboat Awet Muda berangkat dari Karang Agung, Musi Banyuasin menuju Palembang. Membawa 18 penumpang, kalau sama pengemudi dan kernetnya total 20 orang di speedboat," katanya.

"Setiba di lokasi speedboat menabrak pohon pedado di pinggir sungai. Speed hancur, pengemudi dan kernetnya meninggal dunia bersama 2 penumpang lain," kata Munaspin.

Selain pengemudi dan kernet, ada empat orang megalami luka berat dan sembilan orang luka ringan. Sementara tiga penumpang masih dalam pencarian. "Seluruh korban meninggal dan luka-luka sedang dievakuasi untuk langsung dibawa ke rumah sakit. Rencana semua dibawa ke RS Bhayangkara," tutupnya. (tra)

Berikut identitas korban meninggal dunia:

1. Muhammad alias Mamat (50) Serang Speed Boat Awet Muda
2. Kodar (20) Kernet Speed Awet Muda
3. Muhidin
4. Tarno

5. Sopian (60)
6. Husnul (60)

Korban luka berat di RS AK Gani :
1. Ganjar Winarsih (39)
2. Marbeto (48)

Sumber : Sumselupdate.com