Articles by "PMI"
Tampilkan postingan dengan label PMI. Tampilkan semua postingan

INFOSEKAYU – Pengurus Cabang Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) resmi membuka pendaftaran untuk menjadi Relawan PMI. Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris PMI Muba, Syafaruddin, jumat (4/10/2019) di Markas PMI Muba Jalan Merdeka No 493 Sekayu.


Menurut Syafaruddin, berdasarkan Pengumuman Pengurus Cabang PMI Muba Nomor : 143/PMI-MUBA/BA/2019 yang ditandatangani oleh Ketua PMI Muba Beni Hernedi, telah dibuka seluas-luasnya bagi warga masyarakat Muba yang ingin bergabung menjadi Relawan PMI.

“Pendaftaran Relawan PMI telah dibuka mulai hari ini (4 Oktober 2019-red). Silahkan mengambil formulir pendaftaran di Markas PMI Muba,” jelas Syafaruddin.

Ditambahkan oleh Syafaruddin, syarat untuk menjadi Relawan PMI adalah Pria/Wanita yang berusia 18 tahun hingga 45 tahun ke atas, berpendidikan minimal SLTP/Sederajat, tidak menggunakan/konsumsi narkoba, memiliki jiwa kemanusiaan yang tinggi, bersedia mentaati semua peraturan PMI, mengikuti diklat relawan dengan tulus ikhlas dan tanpa pamrih serta bersedia menjalankan tugas kepalangmerahan secara terorganisasi kapanpun dan di manapun sesuai ketentuan.

Baca Juga :  Lomba Panjat Pinang Hibur Masyarakat Muba
“Untuk tahap awal ini, kami akan menjaring / seleksi sebanyak 200 orang dan akan diikutkan dalam Kegiatan Bimbingan Teknis Relawan PMI pada bulan November 2019 mendatang,” ujar Syafaruddin.

Sementara itu, Ketua PMI Muba Beni Hernedi, mengatakan keberadaan Relawan sebagai salah satu komponen PMI sangat dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan Mandat PMI yaitu menjalankan pekerjaaan di bidang kepalangmerahan di wilayah Kabupaten Muba.

“Selain tugas Pelayanan Donor Darah juga tugas pokok PMI dalam penyelenggaraan kepalangmerahan bersama pemerintah adalah mempersiapkan dan melaksanakan tugas-tugas bantuan penanggulangan bencana. Kabupaten Muba sendiri memiliki karakteristik wilayah yang rentan dengan bencana alam, seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung dan kabut asap akibat karhutlah. Untuk itu keberadaan Relawan tentu akan membantu tugas PMI Muba dalam memberikan bantuan penanggulan bencana di Muba dengan prinsip kemanusian,” kata Beni.

Baca Juga :  PHE Jambi Merang Bahas Rencana Seismik di Muba, Bupati Siap Dukung
Beni juga mengatakan bahwa mereka yang bergabung menjadi Relawan PMI Muba nantinya mempunyai kewajiban untuk menjalankan dan menyebarluaskan prinsip-prinsi dasar gerakan internasional palang merah dan bulat sabit merah, mematuhi AD ART dan Peraturan Organisasi PMI, mempromosikan kegiatah PMI, melaksanakan tugas-tugas kepalangmerahan yang diberikan oleh pengurus dan menjaga nama baik PMI.

“Ayo! daftarkan diri Anda untuk bergabung menjadi Relawan PMI Muba sebagai relawan kemanusian,” pungkas Beni. /red/



INFOSEKAYU - Gerbong regenerasi di PMI Sumatera Selatan (Sumsel) terbuka dengan dilaksanakannya Musyawarah Provinsi ke-IX, Wakil Bupati Muba Beni Hernedi selaku Ketua PMI Kabupaten Muba turut hadir pada acara yang secara resmi dibuka Asisten Administrasi dan Umum Pemprov Sumsel, Prof Edward Juliarta pada Jumat malam (3/5/2019), di Aula Diklat PT Pusri Palembang.


Musprov mengagendakan evaluasi LPJ pengurus periode 2014-2019, memilih ketua baru dan menetapkan program-program PMI Sumsel. Peserta musprov tutur HM Najib Matjan, SH  selaku ketua panitia sebanyak 60 orang, meliputi pengurus provinsi dan markas PMI Sumsel serta ditambah perwakilan dari 17 kabupaten/kota se-Sumsel.

Pada kesempatan itu, Gubernur Sumsel melalui Asisten Bidang Administrasi dan Umum berharap musprov dioptimalkan sungguh-sungguh dalam menyukseskan tiap agenda.

"Harapannya (ketua baru) akan mampu mengemban amanah, mengorganisir, dan memimpin serta mengarahkan PMI Sumsel  menjadi lebih baik, lebih dekat, lebih cepat dan lebih menyentuh berbagai lapisan," tuturnya.

Menurutnya PMI merupakan perhimpunan organisasi yang bergerak dibidang kemanusiaan, tugasnya membantu pemerintah dalam bidang sosial dan penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan dan pelayanan darah. Menolong manusia dan bukan keperluan komersial.

Sementara itu dalam sambutan Pengurus PMI Sumsel, Zuman Marzuki menyampaikan bahwa Musprov merupakan agenda 5 tahunan sebagai bentuk pertanggungjawaban masa bakti 2014-2019 dimana telah berakhir.

Waktu 5 tahun begitu cepat berlalu namun masih banyak hal-hal  yang belum terlaksana.

"Kami laporkan PMI Sumsel telah miliki gedung baru, kemudian peningkatan kapasitas relawan, turut serta PMI pusat tanggap darudat pada bencana alam di Lombok, Banten dan Aceh serta aktif juga kirim staf relawan dalam ikuti pelatihan di tingkat nasional," bebernya.

Dalam sambutan Sekjen PMI Pusat, dr Ritola Tasmaya mengatakan, dirinya menilai musprov ini guna menilai kinerja 5 tahun kebelakanh dan menetapkan pokok program 5 tahun ke depan.

"Banyak hal telah lakukan PMI Sumsel, kami apresiasi setinggi-tinggiya kepada pengurus PMI Sumsel masa bakti 2014-2019. Kami juga ucapkan terimaksasih kepada gubernur Sumsel  dapat mendukung PMI dalam melaksanakan pelayanan kemanusiaan.

Kami berharap dengan semangat persaudaran kita dapat melaksanakan musprov sumsel ini," ucapnya.

Ketua PMI Muba, Beni Hernedi juga turut mengucapkan selamat atas terlaksannya Musprov ke IX PMI ini.

"Semoga pemilihan ketua PMI yang baru dapat terlaksana dengan baik, pilihlah pemimpinan yang kompeten dalam mendukung kemajuan organisasi maupun masyarakat. Karena organisasi ini dibangun melalui keikhlasan dan memiliki sosial yang tinggi untuk kemanusiaan," ucap Beni. /red/