Articles by "Kuyung Kupek 2018"
Tampilkan postingan dengan label Kuyung Kupek 2018. Tampilkan semua postingan

INFOSEKAYU.COM - Kuyung Kupek Muba (KKM) adalah duta yang mewakili Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dalam berbagai aspek, yaitu duta wisata dan duta budaya. Tujuannya untuk mengenalkan kepada dunia luar akan potensi daerah dan program yang sedang dijalankan di Muba, sehingga semua potensi tersebut bisa dikembangkan dan dibangun dengan cepat.


Demikian pesan Bupati Muba H Dodi Reza Alex  disampaikan oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Muba, H Ibnu Saad, Ssos, MSi pada acara Inagurasi Kuyung Kupek Muba tahun 2018, di Auditorium Pemkab Muba, Minggu (16/12/2018).

"Kami Pemkab Muba berpesan kepada Ikatan Kuyung Kupek Muba agar selalu menjaga integritas, jati diri dan nama baik serta kewibawaan Pemkab Muba, yakinlah kami akan tetap memprioritaskan generasi muda yang terdidik dan berpotensi," tukasnya.

Sementara itu, Plt Kadispopar Kabupaten Muba, Eko Kusbantono, S Hut mengatakan, mengingat Kabupaten Muba memiliki potensi wisata yang cukup besar dan menjanjikan untuk dikembangkan yang ditandai dengan bermacam-macam peninggalan sejarah, keindahan alam, keragaman budaya, kuliner dan kesenian tradisional yang dimiliki. Maka dibutuhkan seorang duta sebagai penyampai informasi tersebut.

"Selain itu, di era digital ini menuntut generasi muda untuk berlomba-lomba bersaing mengejar prestasi dan tidak mengenyampingkan kemajuan teknologi, maka kami ingin KKM ini harus tetap eksis dan turut andil memajukan daerah," ujarnya. /red/


INFOSEKAYU.COM - 15 pasang finalis Kuyung dan Kupek Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) tahun 2018 selama enam hari karantina digembleng dengan berbagai materi, dengan tujuan putra-putri terbaik pilihan di Kabupaten Muba dapat menjadi duta penyambung lidah Pemkab Muba untuk mempromosikan daerah.


Di penghujung masa karantina, para finalis kuyung kupek mendapatkan materi langsung dari Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Muba, Hj Thia Yufada Dodi Reza tentang produk unggulan Gamboe Muba, yang merupakan produk kain khas Kabupaten Muba yang berasal dari pewarna alami yaitu Getah gambir.

"Gamboe Muba ini merupakan kain jumputan dengan pewarnaan alami tanpa bahan kimia yaitu berasal dari getah gambir. Di mana getah gambir itu sendiri punya keunikan, tanamannya harus dihasilkan dari salah satu desa di Bumi Serasan Sekate, yaitu Desa Toman Kecamatan Babat Toman," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Thia juga menjelaskan legenda asal Gamboe Muba dan proses cara pembuatannya. Latar belakang Dipesankannya, agar para finalis Kuyung dan Kupek Muba dapat jadi duta Gamboe Muba.

"Malam grandfinal nanti kami harapkan, agar peserta kuyung kupek Muba memakai Gamboe Muba ini harus dengan penuh bangga, karena begitu banyak tenaga yang terlibat untuk menciptakan produk unggulan ini, maka dari itu kami sangat berharap Kuyung Kupek Muba bisa menjadi duta dalam mempromosikan produk Gamboe Muba," harapnya. /red/


INFOSEKAYU.COM - Usai sudah tahapan seleksi Kuyung-Kupek Muba 2018, setelah mengikuti rangkaian seleksi yang ketat akhirnya pada malam Grand Final Kuyung-Kupek Muba 2018 yang diikuti oleh 15 pasang putra-putri Musi Banyuasin memutuskan dengan terpilihnya Muhammad Zehran Julizan utusan SMAN 2 Unggul Sekayu menjadi Kuyung Muba 2018 dan Ajeng Putri Anjani utusan Kecamatan Sekayu menjadi Kupek Muba 2018.


"Tugas ke depan, Kuyung-Kupek inilah yang akan menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Muba untuk membawa dan mengenalkan pariwisata yang ada di bumi Serasan Sekate ini dikenal di Indonesia maupun dunia," ungkap Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin didampingi Ketua TP PKK Muba Thia Yufada di sela kegiatan malam Grand Final Kuyung Kupek Muba Tahun 2018 di Gedung Opproom Pemkab Muba, Senin (5/11/2018) malam.

Dikatakan, saat ini Muba telah dinilai berhasil membawa bidang olahraga dikenal di tingkat internasional, dan ke depan Pemkab Muba selain mengenjot pembangunan infrastruktur juga akan menggalih dan mengangkat potensi pariwisata.

"Banyak pihak nantinya yang akan dilibatkan termasuk seluruh lapisan masyarakat dan khususnya Kuyung-Kupek Muba," ujar Dodi yang juga merupakan mantan Bujang Gadis Palembang (BGP) angkatan 1987.

Menurutnya, Kuyung-Kupek Muba ini tidak hanya memiliki penampilan yang menarik tetapi juga dituntut untuk memiliki wawasan yang mumpuni terutama menguasai potensi-potensi pariwisata di Muba.

"Dan Kuyung-Kupek Muba 2018 yang terpilih ini tentu sudah melewati seleksi yang ketat dan nantinya akan turut andil memajukan pariwisata di Muba," bebernya.

Sementara itu, Bintang Tamu yang juga sekaligus Tim Juri Kuyung-Kupek Muba, Putri Indonesia 2017 Bunga Jelitha Ibrani mengaku takjub dengan potensi-potensi yang dimiliki putra-putri di Kabupaten Musi Banyuasin.

"Semua finalis Kuyung-Kupek ini mempunyai kemampuan yang hebat-hebat, saya sangat takjub dan kagum dengan generasi muda di Muba ini," imbuhnya.

Menurutnya, meski di level Kabupaten tetapi potensi dan wawasan generasi muda di Muba tidak bisa dipandang sebelah mata.

"Saya pribadi sangat apresiasi dengan pak Bupati Muba yang sangat support dan mendorong generasi muda di Muba untuk berkreasi dan meningkatkan potensi diri masing-masing," tuturnya.

Pada rangkaian malam Grand Final Kuyung Kupek Muba Tahun 2018 di Gedung Opproom Pemkab Muba juga dihadiri ribuan warga Muba yang sangat antusias untuk menyaksikan rangkaian grand final Kuyung-Kupek Muba 2018, selain itu masyarakat yang hadir juga sangat terhibur dengan adanya penyanyi Abdul Indonesia Idol.

Tidak hanya itu, rangkaian malam Grand Final Kuyung Kupek Muba Tahun 2018 ini juga diisi oleh dewan yang berkompeten diantaranya Putri Indonesia Wakil Sumsel 2017 Nur Harisyah, Budayawan Sumsel Yudhi Syarofi, Model asal Sumsel Devi Bayumi, dan Juri Kepribadian Martha. /red/



INFOSEKAYU.COM - Setelah mengikuti rangkaian karantina dan seleksi yang ketat, kini Finalis Kuyung Kupek Muba 2018 yang saat ini sudah mengerucut 15 pasang peserta, akan menghadapi tahapan grand final yang akan digelar pada 5 November mendatang di Opera Room Pemkab Muba.


Peserta Kuyung Kupek Muba 2018 ini berasal dari perwakilan beberapa Kecamatan, Instansi, dan Sekolah di Bumi Serasan Sekate. Perhelatan Malam Grand Final Kuyung Kupek Muba 2018 ini dipastikan akan lebih meriah dan semarak.

"Akan ada dua tamu yang turut meramaikan, yakni Wakil Indonesia pada ajang Miss Universe 2017 dan juga sekaligus Putri Indonesia 2017 Bunga Jelitha Ibrani dan Abdul Indonesia Idol," ungkap Kabag Humas Pemkab Muba Herryandi Sinulingga, Ap.

Lanjutnya, Putri Indonesia 2017 Bunga Jelitha juga akan bertindak sebagai dewan juri. Tidak hanya itu, dewan juri Kuyung Kupek Muba 2018 juga akan diisi oleh juri berkompeten lainnya di antaranya Putri Indonesia Wakil Sumsel 2017 Nur Harisyah, Budayawan Sumsel Yudhi Syarofi, Model asal Sumsel Devi Bayumi, dan Juri Kepribadian Martha.

"Audisi Kuyung Kupek Muba ini sudah dimulai sejak 16 Oktober lalu dan proses karantina dimulai pada 1-6 November di Hotel Ranggonang Sekayu," terangnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin melalui Kadispopar Muba Drs A Suandi, menuturkan Pemilihan Kuyung Kupek Muba merupakan agenda rutin tahunan yang digelar.

"Tujuan pelaksanaan acara ini untuk dapat memilih satu pasang Kuyung dan Kupek untuk menjadi duta wisata Kabupaten Muba yang dapat mempromosikan kebudayaan dan pariwisata di Kabupaten Musi Banyuasin," ulasnya.

Suandi  menambahkan, Kuyung Kupek Muba nantinya akan menjadi mitra Pemerintah untuk mengenalkan dan turut serta mengembangkan potensi-potensi yang ada. "Bersinergi bersama untuk mengenalkan dan mengangkat potensi-potensi di Kabupaten Muba," ujarnya.

Selain itu Malam Grand Final Kuyung Kupek 2018 akan berbeda dari tahun tahun sebelumnya selain dihadiri Putri Indonesia 2017 Bunga Jelitha Ibrani, juga akan dimeriahkan artis Ibukota Ahmad  abdul (Indonesia Idol) dan juga akan dihadiri langsung Bupati Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin beserta FKPD dan stakeholders terkait.

"Saat ini persiapan hampir mencapai 100 persen para finalis sedang melakukan gladiresik, untuk acaranya sendiri kita sudah rampung baik panggung sound sistem dan alat penunjang lainnya sudah siap digunakan," pungkas Suandi. /red/